Latar Belakang Masalah HASIL BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS IV SDN III TUBOKARTO,PRACIMANTORO TAHUN PELAJARAN 2009 2010

3 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Setiap siswa merupakan pribadi yang unik , b e rbeda satu dengan yang lain baik dalam tingkatan intelegensi , kondis i fi s ik dan e mosi maupun kondisi sosialnya.Sementara di sekolah,semua siswa mendapatkan layanan pendidikan yang sama, selain itu proses belajar meng a jarnya sebagian besar masih menerapkan pembelajaran yang konvensional . Di mana guru sangat mendominasi kegiatan pembelajaran d i kelas , penggunaan metode ceramah , media yang minim sehingga keaktifan Siswa sangat rendah. Akibatnya ada sebagian siswa yang hasil b e lajarnya jauh lebih rendah dibanding ternan-ternan lain di kelasnya . Salah satu pelajaran di sekolah dasar yang rata-rata hasilnya rendah adalah Matematika. Padahal Matematika termasuk dalam salah satu kemampuan dasar yang harus dikuasai siswa di samping membaca dan menulis. Pada kenyataannya, jika diperhatikan hasil belajar Matematika masih tergolong rend a h dimana nilai siswa 5,6 sementara nilai yang diharapkan adalah 6,5 ke atas.Hal ini disebabkan karena banyak mitos menyesatkan mengenai Matematika . Mitos-mitos salah ini memberi andil besar dalam membuat sebagian masyarakat merasa alergi bahkan tidak menyukai Matematika. Akibatnya, mayoritas siswa kita mendapat nilai buruk untuk bidang studi ini, bukan lantaran tidak mampu , melainkan karena sejak awal sudah merasa alergi dan takut sehingga t idak pernah atau malas untuk mempelajari Matematika. Menurut Ade Chandra Prayogi, S.Pd http:www.friendster.comadechandraprayogi Diakses pada hari Rabu,5 Mei 2010 Ada lima 5 mitos sesat yang sudah mengakar dan menciptakan perseps i negatif terhadap Matematika yaitu: 1. Matematika adalah ilmu yang sangat sukar sehingga hanya sedikit orang atau siswa dengan IQ minimal tertentu yang mampu memahaminya . 2. Matematika adalah ilmu hafalan dari sekian banyak rumus. Mitos in i membuat siswa malas mempelajari Matematika dan akhirnya tidak mengerti apa-apa tentang Matematika . Padahal , Matematika bukanlah ilmu menghafal 4 rumus , karena tanpa memahami konsep, rumus yang sudah dihafal tidak akan bermanfaat. 3. Matematika selalu berhubungan dengan kecepatan menghitung. Memang, berhitung adalah bagian tak terpisahkan dari Matematika , terutama pada tingkat SD. Tetap i, kemarnpuan menghitung secara cepat bukanlah hal terpenting dalam Matematika. Yang terpenting adalah pemahaman konsep . Melalui pemahaman konsep, kita akan mampu melakukan analisis penalar a n terhadap perma s al a han soal untuk kemudi a n mentran s formasikan ke dal a m model dan bentuk p e r s amaan Matematika. 4. Matematika adalah ilmu abstrak dan tidak berhubugan den g an realita. Mitos ini jelas-jelas salah kaprah , sebab f a kt a mcnun j ukkan bahwa Matematika sangat realistis . Dalam art i , Matematika merupakan bentuk analogi dari realita s ehari-h a ri . 5. Matematika adalah ilmu yang membosankan , k a ku , dan tidak rekreatif. Anggapan ini jelas keliru . Meski jawaban solusi Matematika tera s a ek s ak l a nt a ran s olu s in y a t un g g a l , tid a k berarti Matematika kaku dan m e mb osa nka n . Menurut informasi dari beberapa guru di SDN III Tubokarto yang sudah mengajar bertahun-tahun bahwa saat ini pelajaran matematika masih merupakan sesuatu hal yang dianggap sulit oleh siswa baik dari masalah-masalah konsep, rumus-rumus maupun penerapannya, hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya siswa yang memperoleh nilai matematika kurang dari 65 Rendahnya hasil belajar sebagi a n be s ar s i swa dal a m p em b e l aja ran perlu di waspadai guru , guru hendaknya mengidentifika s i sebab-s e bab rendahnya hasil belajar yang didapat siswa , agar dapat se g era di cari langkah pemecahan masalahnya. Salah satunya adalah dengan penerapan metode tutor sebaya di mana adanya keterlibatan t e m a n sebaya dalam kelas yang memiliki kemampuan penguasaan materi pelaja r an yang lebih baik ·untuk mengajarkan konsep t e rsebut ke teman sebayanya yang kesulitan untuk memahaminya. Penerapan metode tutor sebaya . ini sangat bermanfaat bagi siswa yang mendapatkan nilai yang rendah, karena dengan pengajaran yang di lakukan oleh 5 teman yang seusia akan lebih mudah di pahami oleh siswa. Siswa yang mengalami belum memahami suatu konsep mata pelajaran akan lebih le1uasa bertanya ke tutor sebayanya tanpa rasa takut , malu atau canggung . Se1ain bermanfaat bagi siswa yang hasil belajarnya rendah, metode ini juga bermanfaat bagi tutornya . Tutor sebaya akan merasa bangga atas perannya dan juga belajar dari pengalamannya. Hal ini membantu memperkuat apa yang telah dipelajari dan diperoleh atas tanggung jawab yang dibebankan kepadanya. Ketika mereka belajar dengan tutor sebaya, peserta didik juga mengembangkan kemampuan yang lebih baik untuk mendengarkan , berkonsentrasi , dan memahami apa yang dipelajari dengan cara yang bermakna . Penjelasan tutor sebaya kepada temannya lebih memungkinkan berhasil dibandingkan guru . Peserta didik me1ihat masalah dengan cara yang berbeda dibandingkan orang dewasa dan mereka menggunakan bahasa yang lebih akrab . Berdasarkan latar belakang masalah di atas penulis ingin mengetahui penggunaan metode tutor sebaya dalam meningkatkan hasil be1ajar Matematika pokok bahasan operasi hitung bilangan bulat pada kela s IV SD Ne g eri III Tubokarto , kecamatan Pracimantoro , Kabupaten W o nogi r i tahun pelajaran 20092010. B . Identifikasi Masalah Adapun faktor-faktor yang men y ebabkan hasil belajar s i s wa rendah adalah sebagai berikut: 1 Kemampuan berhitung siswa m a sih tergolon g rend a h. 2 Metode pembelajaran y ang digunakan tidak s esuai deng a n k o ndisi siswa. 3 Matematika di a nggap p e laj a r a n yang sulit d a n membosankan . 4 Pembelajaran yang berlang s ung kuran g melibatkan s i s w a . 5 Has i l belajar Matematika siswa masih rendah. 6 Kemauan siswa bertanya kepada guru tergolong sangat rendah.

C. Pembatasan Masalah


Dokumen yang terkait

PENERAPAN MEDIA PAPAN HITUNG PADA PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT KELAS V DI SDN DADAPREJO 1 BATU

3 18 23

ANALISIS TINGKAT KOGNITIF PERTANYAAN PADA BUKU TEKS MATEMATIKA KELAS VII POKOK BAHASAN BILANGAN BULAT BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM

0 5 15

ANALISIS TINGKAT KOGNITIF PERTANYAAN PADA BUKU TEKS MATEMATIKA KELAS VII POKOK BAHASAN BILANGAN BULAT BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM

0 6 15

ANALISIS TINGKAT KOGNITIF PERTANYAAN PADA BUKU TEKS MATEMATIKA KELAS VII POKOK BAHASAN BILANGAN BULAT BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM

0 13 15

ENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN IPA POKOK BAHASAN ENERGI PANAS MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY DI SDN LENGKONG 01 KEC. MUMBULSARI KAB. JEMBER TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011

0 3 15

SOAL UH MATEMATIKA KELAS 4 SEMESTER 1 BAB OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT

0 11 2

PENGGUNAAN METODE BELAJAR KELOMPOK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V MATERI POKOK OPERASI BILANGAN BULAT SDN 3 CAMPANG

0 9 44

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK MELALUI COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW PADA OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT KELAS IV SD NEGEI 08 METRO SELATAN TAHUN PELAJARAN 2009/201

0 9 10

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT SISWA KELAS V SDN 002 SEKIP HULU RENGAT Helminaria SDN 002 Sekip Hulu

0 0 14

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BILANGAN BULAT MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER PADA SISWA KELAS IV SDN I DAREN SKRIPSI

0 0 23

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

85 2181 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 560 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

30 484 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

12 313 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

22 433 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 690 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 598 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

11 386 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 567 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

27 686 23