Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

DAFTAR PUSTAKA

Admin.
(2007).
Sulitnya
menjadi
tunggal.http://gayahidupsehatonline.com/ html

orang

tua

Ahmadi, A. (2007). Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.
Alvita, N.O.(2008). Wanita sebagai single parent dalam membentuk anak yang
berkualitas. http://okvina.word press.com/ html
Astuti, B. (2009).Efektivitas Bimbingan dan Konseling Perkembangan untuk
Meningkatkan Kematangan Emosi Remaja . Makalah Disampaikan dalam
Kegiatan Jurnal Club di Ruang Sidang I Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Yogyakarta tanggal 9 November 2011. Diakses dari
http://staff.uny.ac.id, tanggal 10 Oktober 2012
Aqsyaluddin.
(2007).
Menjadi
orang
tua
http://milis_nakita@news.gramedia- majalah.com/ html

tunggal.

Basuki, H. (2006). Penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu kemanusiaan dan
budaya.Jakarta: Universitas Gunadarma. Kaltharina, S.Psi. (2004). Wanita
muslimah.http://group.yahoo.com/ html
Chaplin, J. K. 2000. Kamus Lengkap Psikologi.Raja Grafindo. Jakarta.
Cole, L., (1983), Psychology of Adolance, New York : Hort, Rienhart and
Winstoninc.
Dagun, S. M. (2002). Psikologi Keluarga: PerananAyah dalam Keluarga . Jakarta
: Rineka CiptaAlgensindo.
Davidoff,(1991),"Affective and Predatory Violence: a Bimodal Classification
System of Human Aggression and Violence." Journal Aggression &
Violent Behavior, h. 1-30. 7 Dec. 1991
Dosanjh
(1960),
Imagination
and
Maturity
as Factor Indicative
successinTeaching. Doctoral Thesis, Panjab University.
Duvall, Evelyn M. & Miller, Brent C. (1985).Marriage and Family
Development(6thEd.).NewYork:Harper&RowPublishers.
Hall, C.S. & Linzey, G. (1985). Introduction Of Theories of Personality.
Canada : John Wiley & Sons.
Hamner, Tommie, & Pauline H. Turner. (1990). Parenting in Contemporary
Society (2nd edition). New Jersey: Prentice Hall

72

73

Herawati,N.(2005).Kematangan Emosi Ditinjau Dari KeutuhanKeluarga
Skripsi:Fakultas.Psikologi, Universitas MuhammadiyahMalang. Diakses
darihttp://skripsi.umm.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jiptummp
p-gdl-s1-2005-nettyheraw4859&q=netty%20herawati,pada14Desember
2012.
Hurlock, E.B. 1980. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang
Rentang Kehidupan. Cetakan Ke-5. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Hurlock, E. B. (1999).
Med.Meitasari

Perkembangan

anak. Jilid

2.

Alih

Bahasa:

Kartono, K. (1985). Seri Psikologi Terapan I :Peranan Keluarga Memandu
Anak. Jakarta :CV. Rajawali.
Manoharan, R. J. L., & Doss, I.C. (2007). Emotional Maturity of Post
GraduateStudent in Pondicherry Region.
Martin, A. D. (2003). Emotional QualityManagement. Jakarta : Arga.
Mappiare, A., (1983), Psikologi Remaja, Usaha Nasional, Surabaya.
Moleong,L.J (2014).Metode Penelitian Kualitatif.Bandung:PT. Remaja Rosda
Karya.
Monks, F.J., Konoers, A. M. P., & Haditono, S. R.(2004). Psikologi
Perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya (revisi ke-III).
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Munandar, U. (2000). Peran Single Parent dalam Menghadapi Kenakalan
Anak.Anima: Indonesian Psychological Journal, 15 (4), 390-394.
Osho. (2008). Emotional learning. Alih Bahasa: Ahmadi Kahfi. Y ogyakarta:
Pustaka Pelajar.
Overstreet, H.A. (1949). The MatureMmind. New York: Norton. pp. 42-75
Pastey, G. S. & Aminbhavi, V. A. (2006).Impact of Emotional Maturity on Stress
and Self Cofidence of Adolescents.Journal of theIndian Academy of
Applied Psychology, 32(1),66-70. [ o n l i n e ] , ( h t t p : / /
www.academicjournals.org, diakses tanggal 13 Oktober 2012).
Papalia, D, E., Olds, S, W., & Feldman, R, D. (2009 ). Human developmant,
edisi 10 perkembangan manusia . Jakarta: Salemba humanika.
Perlmutter, M. & Hall, Elizabeth.(1985). Adult Development and Aging. New
York: John Wiley&Sons, Inc.

74

Poerwandari,E.K.(1998).
Pendekatan
Kualitatif
dalam
Penelitian
psikologi.Jakarta:Lembaga Sarana Pengukurandan Pendidikan Psikologi
(LPSP3)
Ratri.(2006). Orang tua tunggal. http://ikan-konsel@xc.org/html
Ratri S, Maria. (2006). Orang tua tunggal.http://kompas.com/html
Santrock, J. W. (2003). Adolescence:Perkembangan
EdisiKeenam.(Terjemahan). Jakarta: Erlangga

masa

remaja.

Sartre, J. P . (2002). Pengantar teori emosi. Alih Bahasa: Luthfi Ashari.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Schneiders, A.A. 1955. Personal Adjustment and Mental Health. New York: Holt,
Rinehart, and Winston.
Singh Y. and Bhargave, M. (1990). Manual for Emotional Maturity Scale
(EMS): Agra National Psychological Corporation.
Surya, M. (2003).Bina keluarga . Semarang: Aneka Ilmu.Psikologi, 20 (2), 1-14.
Suryasoemirat, A. (2007). Wanita single parent yang berhasil. Jakarta: EDSA
Mahkota.
Tabloid Indonesia. (2007). Psikologikeluarga. http://tabloid.indonesia.com/htm
Yuniardi, M. S. & Djudiyah. (201 1). Model Pengembangan Konsep diri
MelaluiSupport Group Therapy:UpayaMeminimalkan Trauma Psikis
Remaja dari Keluarga dari Keluarga SingleParent. Jurnal Psikologi
Proyeksi,6(1),16-26.
Yuliawati, L., & Setiawan, J. L. (2007). dari Keluarga dari Keluarga Single
Perbedaan kecerdasan emosional Remaja Parent. Jurnal Psikologi
Proyeksi,Ditinjau dari Keberadaan Ayah. Jurnal (1),16-26.

Dokumen yang terkait

Dokumen baru

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus