AKREDITASI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) BUKU VI MATRIKS PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2014 DAFTAR ISI - BUKU 6 Matriks Penilaian Akreditasi PPAk 21 Maret 2014

  BAN-PT

AKREDITASI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI

(PPAk)

  

BUKU VI

MATRIKS PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI

BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI

  

JAKARTA 2014

DAFTAR ISI

Halaman

  STANDAR 1

  VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

  3 STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

  4 STANDAR 3 MAHASISWA DAN LULUSAN

  8 STANDAR 4 SUMBER DAYA MANUSIA

  14 STANDAR 5 KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK

  22 STANDAR 6 PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA, SERTA SISTEM INFORMASI

  29 STANDAR 7 PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJASAMA

  36

  STANDAR 1 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN HARKAT DAN PERINGKAT ELEMEN PENILAIAN

SANGAT DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG KURANG

  4

  3

  2

  1

  1.1 Kejelasan dan

  1.1.1 Kejelasan, Memiliki visi, misi, Memiliki visi, misi, Memiliki visi, misi, Memiliki visi, misi, Tidak ada kerealistikan visi, misi, tujuan, kerealistikan, dan keterkaitan tujuan, dan sasaran tujuan, dan sasaran tujuan, dan sasaran tujuan, dan sasaran skor 0 dan sasaran, pemangku antar visi, misi, tujuan, yang: yang: yang: yang: kepentingan yang terlibat, serta sasaran program PPAk, dan (1) Sangat jelas. (1) Cukup jelas. (1) Tidak jelas.

  (1) Jelas.

  strategi pencapaian sasaran pemangku kepentingan yang (2) Sangat realistik. (2) Cukup realistik. (2) Tidak realistik.

  (2) Realistik.

  program PPAk. terlibat. (3) Saling terkait (3) Kurang terkait (3) Tidak terkait satu sama lain. satu sama lain. satu sama lain.

  (3) Saling terkait

  (4) Melibatkan (4) Melibatkan (4) Hanya satu sama lain. dosen, dosen, melibatkan mahasiswa, (4) Melibatkan mahasiswa, dan unsur pimpinan tenaga dosen, tenaga atau yayasan. kependidikan, mahasiswa, kependidikan. alumni dan tenaga masyarakat. kependidikan dan alumni.

  1.1.2 Strategi pencapaian Strategi pencapaian Strategi pencapaian Strategi pencapaian Strategi pencapaian Tidak ada

  sasaran dengan rentang waktu sasaran: sasaran: sasaran: sasaran: skor 0. yang jelas dan didukung oleh (1) dengan tahapan (1) dengan tahapan (1) dengan tahapan (1) tanpa adanya dokumen. waktu yang jelas waktu yang jelas, waktu yang jelas, tahapan waktu

  dan sangat dan realistik, dan cukup yang jelas, realistik, realistik, (2) didukung (2) didukung dokumen (2) didukung dokumen yang yang lengkap. (2) didukung dokumen dokumen yang sangat lengkap. yang cukup kurang lengkap. lengkap.

  1.2 Pemahaman visi, misi,

  1.2 Tingkat pemahaman Dipahami dengan Dipahami dengan Dipahami dengan Tidak dipahami Tidak ada tujuan, dan sasaran program seluruh sivitas akademika baik oleh seluruh baik oleh sebagian baik oleh sebagian oleh seluruh sivitas skor 0. PPAk oleh seluruh pemangku (dosen dan mahasiswa) serta sivitas akademika besar sivitas sivitas akademika akademika dan kepentingan internal (internal tenaga kependidikan. dan tenaga akademika dan dan tenaga tenaga

  stakeholders): sivitas kependidikan. tenaga kependidikan. kependidikan. kependidikan.

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  4

  3

  2

  1

  akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan.

  STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

HARKAT DAN PERINGKAT SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG SANGAT KURANG

  2

  1

  2.1 Tata Pamong adalah sistem yang dapat menjamin terlaksananya lima pilar tata pamong yaitu:

  3

  2.1 Tata pamong menjamin terwujudnya visi, terlaksanakannya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil. program PPAk memiliki tata pamong yang memungkinkan terlaksananya secara konsisten prinsip tata pamong, dan menjamin penyelenggaraan program studi yang memenuhi 5 aspek berikut : (1) kredibel (2) transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil program PPAk memiliki tata pamong yang memungkinkan terlaksananya secara konsisten prinsip tata pamong, dan menjamin penyelenggaraan program studi yang memenuhi 4 dari 5 aspek berikut :

  (1) kredibel (2) transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil. program PPAk memiliki tata pamong yang memungkinkan terlaksananya secara cukup konsisten prinsip tata pamong, dan menjamin penyelenggaraan program studi yang memenuhi 3 dari 5 aspek berikut : (1) kredibel (2) transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil. program PPAk memiliki tata pamong, namun hanya memenuhi 1 s.d. 2 dari 5 aspek berikut :

  (1) kredibel (2) transparan (3) akuntabel (4) bertang- gung jawab (5) adil.

  Tidak ada skor 0.

  2.2 Kepemimpinan program PPAk.

  2.2.1.1 Tingkat pendidikan Ketua program PPAk.

  Akuntan dengan pendidikan S-3 Akuntan dengan pendidikan S-3 yang

  Akuntan dengan pendidikan S-2 Tidak ada skor 1.

  Tidak ada skor 0.

  4

  (1) kredibel (2) transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  Tidak ada skor 0.

  Kepemimpinan program studi Tidak ada skor 0.

  Kepemimpinan program studi Kepemimpinan program studi

  2.2.3 Karakteristik kepemimpinan yang efektif Kepemimpinan program studi

  Jika L PP < 5 tahun, maka skor = (4 x L PP ) / 5.

  Jika L PP ≥ 5 tahun, maka skor = 4.

  2.2.2.2 Pengalaman praktik ketua program PPAk. L PP = Lama pengalaman praktik (tahun)

  Tidak memiliki publikasi Tidak ada skor

  Memiliki publikasi di jurnal ilmiah nasional yang tidak terakreditasimajalah profesi sebagai anggota

  Memiliki publikasi di jurnal ilmiah nasional terakreditasi majalah profesi baik nasional maupun internasional sebagai anggota

  Memiliki publikasi di jurnal ilmiah internasional/ / majalah profesi nasional atau internasional/jurnal ilmiah nasional terakreditasi sebagai penulis pertama.

  2.2.2.1 Pengalaman publikasi ketua program PPAk 3 tahun terakhir

  4

  3

  Ketua program memiliki gelar profesi yang tidak relevan dengan bidang Akuntansi

  Ketua program memiliki gelar profesi yang relevan dengan bidang Akuntansi

  2.2.1.3 Sertifikasi profesi ketua program PPAk.

  Tidak ada skor 0.

  Ketua program tidak memiliki jenjang kepangkatan fungsional.

  Ketua program memiliki jenjang kepangkatan asisten ahli.

  Ketua program memiliki jenjang kepangkatan lektor ke atas.

  Ketua program memiliki jenjang kepangkatan lektor kepala ke atas.

  2.2.1.2 Jabatan akademik/ fungsional ketua program PPAk.

  akuntansi nonakuntansi atau Akuntan dengan pendidikan S-2 yang sesuai dengan program PPAk. nonakuntansi

  1

  2

  Ketua program tidak memiliki gelar profesi Tidak ada skor 1.

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program PPAk dilakukan tidak sesuai dengan SOP.

  Tidak ada sistem penjaminan mutu.

  Ada sistem penjaminan mutu, tetapi tidak berfungsi.

  Sistem penjaminan mutu berfungsi sebagian namun tidak ada umpan balik dan dokumen cukup lengkap.

  Sistem penjaminan mutu berjalan sesuai dengan standar penjaminan mutu, umpan balik tersedia tetapi tidak ada tindak lanjut, dokumen lengkap.

  Sistem penjaminan mutu berjalan sesuai dengan standar penjaminan mutu, ada umpan balik dan tindak lanjutnya, yang didukung dokumen yang lengkap.

  Pelaksanaannya antara lain dengan adanya: kelompok dosen bidang ilmu yang menilai mutu soal ujian dan/

  2.4 Pelaksanaan penjaminan mutu di program PPAk: (1) Kesesuaian dengan standar penjaminan mutu, (2) Umpan balik dan tindaklanjutnya, dan (3) Kelengkapan dokumen.

  2.4 Penjaminan mutu.

  Tidak ada sistem pengelolaan.

  4

  3

  Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program PPAk dilakukan dengan cukup baik, sesuai dengan SOP dan dokumen sebagian besar lengkap.

  Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program PPAk berjalan sesuai dengan SOP, yang didukung dokumen yang lengkap.

  2.3 Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program PPAk mencakup: perencanaan, pengorganisasian, penstafan, pengarahan, dan pengendalian yang efektif dilaksanakan.

  2.3 Sistem pengelolaan

  (3) kepemim- pinan publik.

  (2) kepemim- pinan organisasi,

  dalam hal: kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik. memiliki karakteristik yang kuat dalam: (1) kepemimpinan operasional, (2) kepemimpinan organisasi, (3) kepemimpinan publik . memiliki karakter kepemimpinan yang kuat dalam dua dari karakteristik berikut: (1) kepemimpinan operasional, (2) kepemimpinan organisasi, (3) kepemimpinan publik . memiliki karakter kepemimpinan yang kuat dalam salah satu dari karakteristik berikut: (1) kepemimpinan operasional, (2) kepemimpinan organisasi, (3) kepemimpinan publik . lemah dalam karakteristik berikut: (1) kepemim- pinan operasional,

  1

  2

  Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program PPAk dilakukan hanya sebagian sesuai dengan SOP dan dokumen sebagian lengkap.

HARKAT DAN PERINGKAT ELEMEN PENILAIAN

  4

  3

  2

  1

  atau silabus untuk mata kuliah pilihan.

  2.5 Umpan balik

  2.5 Penjaringan umpan balik Umpan balik Umpan balik Umpan balik hanya Umpan balik Tidak ada dan tindak lanjutnya. diperoleh dari dosen, diperoleh dari dosen, diperoleh dari hanya diperoleh umpan balik. Sumber umpan balik antara mahasiswa, alumni, mahasiswa, alumni, sebagian dan ada dari sebagian lain dari: (1) dosen, (2) pengguna lulusan pengguna lulusan tindak lanjut dan tidak ada mahasiswa, (3) alumni, (4) dan asosiasi profesi dan asosiasi profesi tindak lanjut. pengguna lulusan, (5) asosiasi serta ditindaklanjuti serta ditindaklanjuti profesi. secara secara insidental. berkelanjutan. Umpan balik digunakan untuk pelaksanaan proses pembelajaran, dan peningkatan kegiatan program PPAk.

  2.6 Upaya untuk menjamin

  2.6 Upaya-upaya yang telah Ada bukti semua Ada bukti 3 usaha Ada bukti 2 usaha Ada bukti 1 Tidak ada keberlanjutan (sustainability) dilakukan penyelenggara usaha dilakukan dan dilakukan dan dilakukan dan usaha yang usaha. program PPAk program PPAk untuk hasilnya baik. hasilnya baik. hasilnya baik. dilakukan dan menjamin keberlanjutan hasilnya baik. (sustainability) program PPAk ini antara lain mencakup: a. Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa b. Upaya peningkatan mutu manajemen c. Upaya untuk peningkatan mutu lulusan d. Upaya untuk pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan

  STANDAR 3 MAHASISWA DAN LULUSAN HARKAT DAN PERINGKAT ELEMEN PENILAIAN

SANGAT DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG KURANG

  4

  3

  2

  1

  3.1.1 Efektivitas implementasi

  3.1.1.1 Rasio calon sistem rekrutmen dan seleksi mahasiswa yang ikut seleksi : calon mahasiswa untuk daya tampung.

  Jika rasio ≥ 2, Jika rasio < 2, maka menghasilkan calon mahasiswa maka skor = 4. skor = 2 x rasio. yang bermutu yang diukur dari

  Jumlah kolom 3

   

  jumlah peminat, proporsi Jumlah kolom 2 pendaftar terhadap daya

   

  Rasio = tampung dan proporsi yang

  3.1.1.2 Rasio mahasiswa baru diterima dan yang registrasi yang melakukan registrasi : calon mahasiswa baru yang

  Jika rasio ≥ 95%, Jika

  Jika 25% < rasio < 95%, lulus seleksi. maka skor = 4. rasio ≤ 25%, maka skor = [(40 x rasio)-10]/7 maka skor = 0. Jumlah kolom 5

   

  Jumlah kolom 4

   

  Rasio =

  3.1.1.3 Rata-rata nilai ujian yang diterima di PPAk (R NUM ) Jika R NUM ≥ 80, maka Jika 50 < R NUM < 80, maka Jika R NUM ≤ 50, skor = 4. skor = [ (2 x R NUM ) – 100)] / 15. maka skor = 0.

  3.1.1.4 Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) selama tiga tahun terakhir.

  Skor = N IPK . N IPK =[(4 x G) + (3 x H) + (2 x

  I)] / (G + H + I) 3.1.1.5 Nilai TOEFL lulusan.

  Jika N TFL ≥ 475, maka Jika N TFL ≤ 400, Jika 400 < N TFL < 475, maka skor = [(2 x N TFL ) – 650]/ 75. skor = 4. maka skor = 2.

  N TFL = Rata-rata nilai TOEFL

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  Tidak ada skor 0.

  Jika 0% < K TW < 90%, maka skor = 1 + (10 x K TW )/3. Jika K TW = 0, maka skor = 0.

  Jika K TW ≥ 90%, maka skor = 4.

  3.1.4 Persentase kelulusan tepat waktu (K TW ).

  3.1.4 Profil lulusan: ketepatan waktu penyelesaian studi, proporsi mahasiswa yang

  Tidak ada skor 0.

  Tidak ada kebijakan mengenai magang.

  Ada kebijakan dan mekanisme yang jelas, serta sebagian tempat magang yang sesuai dengan bidang Akuntansi.

  Ada kebijakan dan mekanisme yang jelas, serta sebagian besar tempat magang yang sesuai dengan bidang Akuntansi.

  Ada kebijakan dan mekanisme yang sangat jelas, serta tempat magang yang sesuai dengan bidang Akuntansi.

  3.1.3 Kebijakan, mekanisme dan tempat magang.

  3.1.3 Kegiatan magang mahasiswa program PPAk

  4

  3

  Proses program matrikulasi dilakukan tanpa ada silabus dan ujian akhir

  Proses program matrikulasi dilakukan dengan baik, Semua mata kuliah matrikulasi memiliki silabus tetapi tidak ada ujian akhir

  3.1.2.2 Proses Program matrikulasi Proses pembelajaran program matrikulasi dilakukan dengan sangat baik. Semua mata kuliah matrikulasi memiliki silabus dan program matrikulasi diakhiri dengan ujian.

  Tidak ada skor 0.

  Tidak ada program matrikulasi.

  Program matrikulasi mencakup 1 dari 3 mata kuliah berikut: Akuntansi Manajemen, Akuntansi Keuangan dan Auditing.

  Program matrikulasi mencakup 2 dari 3 mata kuliah berikut: Akuntansi Manajemen, Akuntansi Keuangan dan Auditing.

  Program matrikulasi mencakup Akuntansi Manajemen, Akuntansi Keuangan dan Auditing.

  3.1.2.1 Program matrikulasi untuk mahasiswa berlatar belakang pendidikan Akuntansi.

  lulusan Catatan: Jika bukan TOEFL, agar disetarakan.

  1

  2

  Tidak ada program matrikulasi.

HARKAT DAN PERINGKAT ELEMEN PENILAIAN

  4

  3

  2

  1

  menyelesaikan studi dalam Rumus perhitungan: batas masa studi

  c K = x 100 % TW a

  Catatan: Huruf-huruf a dan c pada rumus dapat dilihat pada tabel butir 3.1.4.

  3.2 Layanan dan kegiatan

  3.2.1 Mahasiswa memiliki Ada semua (5 jenis) Ada 4 jenis layanan Ada 3 jenis Ada kurang dari Tidak ada skor kemahasiswaan: ragam, jenis, akses untuk mendapatkan pelayanan mahasiswa yang layanan 3 jenis unit wadah, mutu, intensitas. pelayanan mahasiswa yang dapat diakses. mahasiswa yang mahasiswa yang Jenis pelayanan kepada dapat diakses. . dapat diakses. dapat diakses. mahasiswa antara lain: .

  1. Bimbingan dan konseling

2. Pembinaan soft skill

  3. Layanan beasiswa

  4. Layanan kesehatan

  5. Penempatan kerja Skor = SL.

  3.2.2 Kualitas layanan kepada mahasiswa. Untuk setiap jenis pelayanan, pemberian skor sebagai berikut: 4 : sangat baik 3 : baik 2: cukup 1: kurang 0: sangat kurang

HARKAT DAN PERINGKAT ELEMEN PENILAIAN

  4

  3

  2

  1 S L =

  Jml skor untuk semua layanan

  5

  3.3 Pelacakan dan perekaman

  3.3.1.1 Upaya pelacakan dan Ada upaya yang Ada upaya yang Upaya pelacakan Upaya pela- Tidak ada upaya data lulusan: perekaman data lulusan. intensif untuk intensif untuk dilakukan cakan lulusan pelacakan kekomprehensifan, melacak lulusan dan melacak lulusan, sekedarnya dan dilakukan lulusan pemutakhiran, profil masa datanya terekam tetapi hasilnya belum hasilnya terekam sekedarnya dan tunggu kerja pertama, secara komprehensif terekam secara hasilnya tidak kesesuaian bidang kerja komprehensif terekam dengan bidang studi, dan posisi

  3.3.1.2 Penggunaan hasil Hasil pelacakan Hasil pelacakan Hasil pelacakan Hasil pelacakan Tidak ada upaya kerja pertama. pelacakan untuk perbaikan: untuk perbaikan 4 untuk perbaikan 3 untuk perbaikan 2 untuk pelacakan (1) proses pembelajaran, item. item. item. perbaikan 1 lulusan (2) penggalangan dana, item. (3) informasi pekerjaan, (4) membangun jejaring.

  3.3.2 Pendapat pengguna (employer) lulusan terhadap kualitas alumni (kemampuan umum)

  Skor = Skor akhir Ada 6 jenis kompetensi. Skor akhir = [4 x (a) + 3 x (b) + 2 x (c) + (d)] / [(a) + (b) + (c) + (d)]

  3.3.3 Pendapat pengguna Skor = Skor akhir

  (employer) lulusan terhadap kualitas alumni (kemampuan khusus) Ada 5 jenis kompetensi.

  Skor akhir =

HARKAT DAN PERINGKAT ELEMEN PENILAIAN

  4

  3

  2

  1

  [4 x (a) + 3 x (b) + 2 x (c) + (d)] / [(a) + (b) + (c) + (d)]

  3.3.4 Profil masa tunggu kerja pertama.

  Jika R MT ≤ 3, maka R MT ≥ 18 bulan, Jika 3 <RMT<18, maka skor =(72 - (4 x RMT))/15.

  R MT = Rata-rata masa tunggu skor = 4. maka skor = 0. lulusan memperoleh pekerjaan yang pertama (dalam bulan)

  3.3.5 Profil kesesuaian bidang kerja dengan keahlian profesi.

  Jika P BS ≥ 90%, maka Jika P BS < 90%, maka skor = (40 x P BS )/9. P BS = Persentase kesesuaian skor = 4. bidang kerja dengan keahlian profesi.

  3.4 Partisipasi alumni dalam

  3.4 Partisipasi alumni dalam Semua bentuk 3-4 bentuk Hanya 2 bentuk Hanya 1 Tidak ada mendukung pengembangan mendukung pengembangan partisipasi dilakukan partisipasi dilakukan partisipasi yang bentuk partisipasi akademik dan non-akademik akademik dan non-akademik oleh alumni. oleh alumni. dilakukan oleh partisipasi saja alumni. program studi. program studi dalam bentuk: alumni. yang

  (1) Sumbangan dana dilakukan oleh

  (2) Sumbangan fasilitas alumni. (3) Keterlibatan dalam kegiatan akademik dan non-akademik

  (4) Pengembangan jejaring (5) Penyediaan fasilitas untuk kegiatan akademik dan non-akademik

  STANDAR 4 SUMBER DAYA MANUSIA ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

HARKAT DAN PERINGKAT SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG SANGAT KURANG

  3

  Ada pedoman tertulis yang lengkap; dan ada bukti dilaksanakan secara konsisten.

  Tidak ada bukti tentang kinerja dosen yang terdokumen- tasikan.

  Ada bukti tentang kinerja dosen di bidang pendidikan tetapi tidak terdokumenta- sikan dengan baik serta tidak ada di bidang penelitian atau pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat.

  Ada bukti tentang kinerja dosen di bidang pendidikan yang terdokumentasikan dengan baik tetapi tidak ada di bidang penelitian atau pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat.

  Ada bukti tentang kinerja dosen di bidang (1) pendidikan (2) penelitian (3) pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat tetapi tidak terdokumentasi dengan baik.

  Ada bukti tentang kinerja dosen di bidang (1) pendidikan (2) penelitian (3) pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat yang terdokumentasi dengan baik.

  4.2.2 Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kinerja dosen di bidang pendidikan, penelitian, pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat.

  Tidak ada pedoman tertulis.

  Ada pedoman tertulis, tidak lengkap dan tidak dilaksanakan.

  Ada pedoman tertulis yang lengkap; sebagian yang dilaksanakan secara konsisten.

  Ada pedoman tertulis yang lengkap; sebagian besar dilaksanakan secara konsisten.

  sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga kependidikan.

  2

  4

  4.2 Sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga kependidikan

  Tidak ada pedoman tertulis.

  Ada pedoman tertulis, tidak lengkap dan tidak dilaksanakan.

  Ada pedoman tertulis yang lengkap; sebagian yang dilaksanakan secara konsisten.

  Ada pedoman tertulis yang lengkap; sebagian besar dilaksanakan secara konsisten.

  Ada pedoman tertulis yang lengkap; dan ada bukti dilaksanakan secara konsisten.

  sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan.

  4.1 Pedoman tertulis tentang

  4.1 Efektivitas sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan untuk menjamin mutu penyelenggaraan program akademik

  1

  4.2.1 Pedoman tertulis tentang

HARKAT DAN PERINGKAT SANGAT ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG KURANG

  4

  3

  2

  1

  4.3.1.1 Dosen tetap

  4.3 Kualifikasi akademik, berpendidikan tertinggi minimal kompetensi (pedagogik,

  S-2 yang bidang keahliannya kepribadian, sosial, dan Akuntansi Jika KD 1 = 100%, 1 1 Jika KD 1 ≤ 50%, profesional), dan jumlah

  Jika 50% < KD < 100%, maka skor = (8 x KD ) – 4. KD 1 = Persentase dosen tetap maka skor = 4. maka skor = 0. (rasio dosen mahasiswa, berpendidikan tertinggi minimal jabatan akademik) dosen

  S-2 yang bidang keahliannya tetap dan tidak tetap Akuntansi. (dosen mata kuliah, dosen

  4.3.1.2 Dosen tetap yang tamu, dosen luar biasa berpendidikan S-3 yang bidang dan/atau pakar, sesuai keahliannya Akuntansi Jika KD 2 ≥ 50%, maka dengan kebutuhan) untuk 2 2 Jika KD < 50%, maka skor = 1+ (6 x KD ). KD 2 = Persentase dosen tetap skor = 4. menjamin mutu program yang berpendidikan S-3 yang akademik. bidang keahliannya Akuntansi.

  4.3.1.3 Dosen tetap yang memiliki Pelaksanaan tugas dosen jabatan lektor kepala dan guru tetap selama tiga tahun besar yang bidang keahliannya terakhir.

  Akuntansi Jika KD 3 ≥ 20%, maka Jika KD 3 < 20%, maka skor = 1+(15 x KD 3 ).

  KD 3 = Persentase dosen tetap skor = 4. yang memiliki jabatan lektor kepala dan guru besar yang bidang keahliannya Akuntansi.

  4.3.1.4 Dosen tetap yang bidang keahliannya Akuntansi, yang sekaligus merangkap sebagai praktisi Jika KD 4 ≥ 40%, maka

  Jika KD 4 < 40%, maka skor = 1+(7.5 x KD 4 ). KD 4 = Persentase dosen tetap skor = 4. yang bidang keahliannya Akuntansi, yang sekaligus merangkap sebagai praktisi.

HARKAT DAN PERINGKAT SANGAT ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG KURANG

  4

  3

  2

  1

  4.3.2 Rasio mahasiswa terhadap dosen tetap yang bidang keahliannya Akuntansi (R MD ).

  Catatan: Jika 15 ≤ R MD ≤ 25, Jika 25 < R MD < 60, maka skor = (240 – 4 x R MD ) / 35. Jika R MD ≥ 60,

  • Jumlah mahasiswa diambil dari maka skor = 4. Jika 5 < R MD < 15, maka skor = (2 x R MD – 10) / 5. atau R MD ≤ 5, tabel 3.1.1., yaitu kolom (5) pada maka skor = 0.

  baris TS.

  • Jumlah dosen tetap diambil dari tabel 4.3.1.

  4.3.3 Reputasi dosen tetap dalam bidang keahlian profesi akuntansi. R DT = Persentase dosen tetap yang memiliki sertifikasi Jika R DT ≥ 20%, maka

  Jika R DT < 20%, maka skor = 2+(10 x R DT ). profesional Akuntansi dan skor = 4 sertifikasi profesional lainnya yang terkait dengan bidang Akuntansi ( CPMA, CPA, QIA,

  seperti Akuntan, CA,

  CMA, CIA, CFE)

  4.3.4 Rata-rata beban dosen per Jika 5 < R FTE < 11 sks, maka semester, atau rata-rata FTE Jika 11 ≤ R FTE ≤ 13 FTE FTE FTE skor = (R – 3) / 2. Jika R ≤ 5 sks, atau R ≥ 21

  (Fulltime Teaching Equivalent) sks, maka skor = 4.

  Jika 13 < R FTE < 21 sks, maka maka skor = 1. FTE skor = (71 – 3 x R ) / 8. R FTE = rata-rata FTE 4.3.5 & 4.3.6 Kesesuaian Semua mata kuliah 1 mata kuliah diajar 2 mata kuliah diajar Lebih dari 2 Tidak ada skor keahlian (pendidikan terakhir) diajar oleh dosen yang oleh dosen yang oleh dosen yang mata kuliah

  0. dosen dengan mata kuliah yang sesuai keahliannya. tidak sesuai tidak sesuai diajar oleh diajarkannya. keahliannya. keahliannya. dosen yang tidak sesuai keahliannya.

HARKAT DAN PERINGKAT SANGAT ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG KURANG

  4

  3

  2

  1

  4.3.5 & 4.3.6 Tingkat kehadiran dosen tetap dalam mengajar Jika

  PK DT = Persentase kehadiran Jika PK DT ≥ 95%, Jika 60% < PK DT < 95%, maka skor = [(80 x PK DT ) – 48]/7. PK DT ≤ 60%, dosen tetap dalam maka skor = 4. maka skor = 0. perkuliahan (terhadap jumlah kehadiran yang direncanakan)

  4.4 Jumlah, kualifikasi, dan

  4.4.1.1 Persentase jumlah dosen pelaksanaan tugas Dosen tidak tetap, terhadap jumlah DTT DTT Jika P ≤ 10%, maka

  Jika P ≥ 50 Jika 10% < P DTT < 50%, maka skor = 5 – (10 x P DTT ). Tidak Tetap seluruh dosen (= P DTT ). skor = 4. maka skor = 0.

  4.4.1.2 Kesesuaian keahlian Semua dosen tidak 1 mata kuliah 2 mata kuliah diajar 3 mata kuliah Lebih dari 3 mata dosen tidak tetap dengan mata tetap mengajar mata diajar oleh dosen oleh dosen tidak diajar oleh dosen kuliah diajar oleh kuliah yang diampu. kuliah yang sesuai tidak tetap yang tetap yang tidak tidak tetap yang dosen tidak tetap keahliannya tidak sesuai sesuai keahliannya. tidak sesuai yang tidak sesuai keahliannya. keahliannya. keahliannya

  4.4.2 Persentase jumlah dosen tidak tetap yang berasal dari Jika P DTTPI ≥ 80% Jika P DTTPI < 80%, maka skor = 1 + (15 x P DTTPI ) / 4. profesional atau industri, terhadap maka skor = 4 jumlah seluruh dosen tidak tetap DTTPI (= P )

  4.4.3 Pelaksanaan tugas/ tingkat kehadiran dosen tidak tetap dalam DTT mengajar. DTT Jika PK

  Jika PK ≥ 95%, Jika 60% < PK DTT < 95%, maka skor = [80 x PK DTT – 48]/7. 60% , maka DTT maka skor = 4.

  PK = Persentase kehadiran skor = 0. dosen tidak tetap dalam perkuliahan (terhadap jumlah kehadiran yang direncanakan)

HARKAT DAN PERINGKAT SANGAT ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG KURANG

  4

  3

  2

  1

  4.5.1 Kegiatan tenaga ahli/pakar

  4.5 Upaya peningkatan (sebagai pembicara dalam sumber daya manusia seminar/pelatihan, pembicara

  (SDM) dalam tiga tahun tamu, dsb, dari luar PT sendiri terakhir.

  (tidak termasuk dosen tidak tetap). TAP J TAP = Jumlah tenaga ahli/pakar. Jika J

   12 orang, TAP TAP Jika J < 12 orang, maka skor = 1 + (J / 4). Catatan: Tenaga ahli dari luar maka skor = 4. perguruan tinggi dengan tujuan untuk pengayaan pengetahuan dan bukan untuk mengisi kekurangan dosen, tidak bekerja secara rutin.

  4.5.2. Kegiatan dosen tetap yang bidang keahliannya Akuntansi dalam seminar ilmiah/ lokakarya/ penataran/ PPL yang tidak hanya melibatkan dosen PT sendiri. Perhitungan skor sebagai berikut:

  Misalkan: a = jumlah makalah atau kegiatan (sebagai penyaji)

  Jika SP ≥ 3, maka skor Jika SP = 0,

  b = jumlah kehadiran (sebagai Jika 0 < SP < 3, maka skor = 1 + SP.

  = 4. maka skor = 0.

  peserta) n = jumlah dosen tetap

  b a + 4 n

  SP = SP = rata-rata keikutsertaan dosen tetap yang bidang keahliannya akuntansi dalam kegiatan ilmiah.

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  Mendapatkan prestasi dalam pendidikan, penelitian dan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat, ataupun penghargaan profesional lainnya tingkat PT sendiri.

  Jika NK ≤ 0.5, maka skor = 4 x NK.

  Jika 0.5 < NK < 1.025, maka skor = 1.5 x (1 + NK).

  Jika NK ≥ 1.025, maka skor = 4.

  X 2 = Persentase dosen tetap menjadi anggota asosiasi profesi nasional.

  4.5.4 Reputasi dan keluasan jejaring dosen dalam bidang profesi. Nilai Kasar (NK) = 4 X 1 + 0.5 X 2 X 1 = Persentase dosen tetap menjadi anggota asosiasi profesi internasional.

  Tidak pernah mendapat penghargaan.

  4

  3

  Mendapatkan prestasi dalam pendidikan, penelitian dan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat, ataupun penghargaan profesional lainnya tingkat nasional.

  Mendapatkan prestasi dalam pendidikan, penelitian dan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat, ataupun penghargaan profesional lainnya tingkat internasional.

  Catatan: selama tiga tahun terakhir.

  4.5.3 Prestasi dalam pendidikan, penelitian dan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat, ataupun penghargaan profesional lainnya tingkat nasional dan internasional.

  1

  2

  Mendapatkan prestasi dalam pendidikan, penelitian dan pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat, ataupun penghargaan profesional lainnya tingkat regional.

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  Jika A ≥ 4, maka skor = 4.

  Tidak ada skor 0.

  Kurang dalam jumlah atau terlalu banyak sehingga kurang kegiatannya

  Cukup dalam jumlah dan kualifikasi tetapi mutu kerjanya sedang-sedang saja

  Jumlah cukup dan memadai kegiatannya

  Jumlah cukup dan sangat baik kegiatannya

  4.6.1.2 Laboran, teknisi, operator, programer. Catatan: Agar dibandingkan dengan kegiatan yang seharusnya dilakukan dalam PS yang bersangkutan.

  Jika A < 4, maka skor = A.

  4

  3

  X 2 = jumlah pustakawan yang berpendidikan D-4 atau S-1.

  X 1 = jumlah pustakawan yang berpendidikan S-2 atau S-3.

  4.6.1.1 Pustakawan dan kualifikasinya. Catatan: nilai dihitung dengan rumus berikut: A = (4 X 1 + 3 X 2 + 2 X 3 )/4

  administrasi, dan/atau staf pendukung lainnya) untuk menjamin mutu penyelenggaraan program studi.

  programer, staf

  4.6 Jumlah, rasio, kualifikasi akademik dan kompetensi tenaga kependidikan (pustakawan, laboran, analis, teknisi, operator,

  1

  2

  X 3 = jumlah pustakawan yang berpendidikan D-1, D-2, atau D-3.

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  Upaya peningkatan kualifikasi dan kompetensi dikaitkan dengan:

  Tidak ada skor 0.

  Tidak ada upaya pengembangan, padahal kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan relatif masih kurang.

  Upaya pengembangan telah dilakukan dengan cukup sehingga dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan.

  Upaya pengembangan telah dilakukan dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan.

  3. Jenjang karir Upaya pengembangan telah dilakukan dengan sangat baik sehingga dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan.

  2. Pemberian fasilitas, termasuk dana

  1. Pemberian kesempatan belajar/pelatihan

  4

  3

  Jika D < 4, maka skor = D.

  X 4 = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan SMU/SMK Jika D ≥ 4, maka skor = 4.

  X 3 = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D-1 atau D-2

  X 2 = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D-3.

  X 1 = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D-4 atau S- 1 ke atas.

  Catatan: nilai dihitung dengan rumus berikut: D = (4 X 1 + 3 X 2 + 2 X 3 + X 4 )/4 Misalkan:

  1 4.6.1.3 Tenaga administrasi.

  2

  4.6.2 Upaya yang telah dilakukan program PPAk dalam meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan.

  STANDAR 5 KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK HARKAT DAN PERINGKAT ELEMEN PENILAIAN

SANGAT DESKRIPTOR SANGAT BAIK BAIK CUKUP KURANG KURANG

  4

  3

  2

  1

  5.1 Kurikulum harus

  5.1.1 Kompetensi lulusan Kurikulum memuat Kurikulum memuat Kurikulum Kurikulum Kurikulum tidak memuat standar

  5.1.1.1 Kelengkapan dan kejelasan kompetensi lulusan kompetensi lulusan memuat memuat memuat kompetensi lulusan yang perumusan kompetensi. secara lengkap secara lengkap kompetensi kompetensi kompetensi terstruktur dalam

  (utama, pendukung, (utama, pendukung, lulusan secara lulusan secara lulusan secara kompetensi utama, lainnya) yang lainnya) yang lengkap (utama, lengkap (utama, lengkap. pendukung dan lainnya terumuskan secara terumuskan secara pendukung, pendukung, yang mendukung sangat jelas. jelas. lainnya) yang lainnya), namun tercapainya tujuan, terumuskan rumusannya terlaksananya misi, dan secara cukup kurang jelas. terwujudnya visi program jelas. studi.

  5.1.1.2 Orientasi dan kesesuaian Sesuai dengan visi- Sesuai dengan visi- Sesuai dengan Tidak sesuai Tidak sesuai dengan visi,misi dan tujuan. misi, tujuan sudah misi, tujuan visi-misi, tujuan dengan visi-misi dengan visi-misi berorientasi ke berorientasi ke tetapi masih dan tujuan. serta tidak jelas masa depan. masa kini. berorientasi ke orientasinya masa lalu. atau tidak memuat standar kompetensi.

  5.1 Kurikulum memuat

  5.1.2 Struktur Kurikulum Sesuai dengan Sesuai dengan Sesuai dengan Tidak sesuai Tidak memiliki matakuliah yang

  5.1.2.1 Kesesuaian matakuliah dan standar kompetensi, standar kompetensi, standar dengan standar standar mendukung pencapaian urutannya dengan standar sudah berorientasi berorientasi ke kompetensi, kompetensi. kompetensi. kompetensi lulusan dan kompetensi. ke masa depan. masa kini. tetapi masih memberikan keleluasaan berorientasi ke pada mahasiswa untuk Catatan: masa lalu. memperluas wawasan dan Untuk menilai kesesuaian mata memperdalam keahlian kuliah dan urutannya, bila perlu sesuai dengan minatnya, asesor memperhatikan silabus/ serta dilengkapi dengan materi mata kuliah. deskripsi matakuliah,

HARKAT DAN PERINGKAT ELEMEN PENILAIAN

  4

  3

  2

  1

  silabus dan rencana pembelajaran.

  5.1.2.2 Persentase mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada tugas-tugas (prektikum/praktik, PR atau makalah) ≥ 20% (= P TGS ) TGS TGS TGS Jika P ≥ 50%, Jika P < 50%, maka skor = 8 x P . maka skor = 4. Cara penghitungan: Jumlah mata kuliah yang diberi tanda √ pada kolom (7) dibagi dengan jumlah total mata kuliah wajib dan pilihan.

  5.1.2.3 Mata kuliah dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah, silabus dan SAP Jika P DMK ≥ 95%, DMK DMK Jika P DMK ≤ 55%, Jika 55% < P < 95%, maka skor = 10 x (P – 55%).

  P DMK = Persentase mata kuliah yang maka skor = 4. maka skor = 0. memiliki deskripsi, silabus dan SAP.

  5.1.3 Fleksibilitas mata kuliah Jika B MKP ≥ 6 sks dan Jika B MKP ≥ 6 sks Jika B MKP < 6 sks Tidak ada skor di bawah 2 untuk pilihan. yang disediakan/ dan yang maka skor = 2. penilaian subbutir ini. dilaksanakan ≥ 2 disediakan/

  B MKP = Bobot mata kuliah pilihan kali sks mata dilaksanakan ≥ 1 dalam sks kuliah pilihan yang kali sks mata kuliah R MKP = Rasio sks mata kuliah pilihan harus diambil, yang harus diambil, yang disediakan/dilaksanakan maka skor = 4. maka skor = 2 x terhadap sks mata kuliah pilihan R MKP . yang harus diambil

  Catatan:  Bagi program PPAk yang memiliki jalur pilihan/peminatan/ konsentrasi, matakuliah yang

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  pemangku kepentingan internal

  3 Sedangkan penghitungan skor untuk setiap butir sebagai berikut: Skor = NA.

  Jumlah skor setiap butir

  Penilaian butir ini dihitung dengan cara berikut: NA =

  5.3.1.1 Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki setiap semester tentang: (a) Kehadiran mahasiswa (b) Kehadiran dosen (c) Kesesuaian materi kuliah

  5.3. Pelaksanaan proses pembelajaran

  (Tidak ada skor satu) Tidak ada skor 0.

  Tidak ada peninjauan kurikulum.

  dan eksternal dan tidak ada umpan balik PS kepada pihak internal, eksternal maupun asosiasi profesi.

  4

  3

  dan eksternal dan ada umpan balik PS kepada pihak internal, eksternal maupun asosiasi profesi.

  pemangku kepentingan internal

  Peninjauan dilakukan secara mandiri dengan melibatkan

  5.2 Pelaksanaan peninjauan kurikulum selama 3 tahun terakhir.

  5.2 Kurikulum dan seluruh kelengkapannya harus ditinjau ulang dalam kurun waktu tertentu oleh program studi bersama pihak-pihak terkait (relevansi sosial dan relevansi epistemologis) untuk menyesuaikannya dengan perkembangan Ipteks dan kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders)

  khas jalur pilihan/peminatan/ konsentrasi dianggap sebagai mata kuliah pilihan.

  1

  2

  Peninjauan dilakukan secara mandiri dengan melibatkan

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan cukup, dan sesuai dengan GBPP/ SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus Semua soal ujian tidak bermutu atau

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk Mutu soal ujian dan studi kasus

  5.3.2.3 Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah Praktik Mutu soal ujian dan studi kasus untuk

  Semua soal ujian tidak bermutu atau tidak sesuai dengan GBPP/ SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan kurang, dan tidak sesuai dengan GBPP/SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan cukup, dan sesuai dengan GBPP/ SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan sangat baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP.

  5.3.2.2 Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah Perpajakan.

  Semua soal ujian tidak bermutu atau tidak sesuai dengan GBPP/ SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan kurang, dan tidak sesuai dengan GBPP/SAP.

  4

  3

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan sangat baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP.

  5.3.2.1 Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah Etika Bisnis dan Profesi.

  Tidak ada mekanisme monitoring.

  Materi kuliah hanya disusun oleh dosen pengajar tanpa melibatkan dosen lain.

  Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu.

  Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain.

  Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain atau dari pengguna lulusan.

  5.3.1.2 Mekanisme penyusunan materi perkuliahan.

  1: Tidak ada monitoring 2: Ada monitoring tetapi tidak ada evaluasi 3: Ada monitoring, evaluasi tidak kontinu 4: Ada monitoring dan evaluasi secara kontinu

  1

  2

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP.

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  Semua soal ujian tidak bermutu atau tidak sesuai dengan GBPP/ SAP.

  Semua soal ujian tidak bermutu atau tidak sesuai

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang

  5.3.2.7 Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah Akuntansi Manajemen dan Biaya.

  Semua soal ujian tidak bermutu atau tidak sesuai dengan GBPP/ SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan kurang, dan tidak sesuai dengan GBPP/SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan cukup, dan sesuai dengan GBPP/ SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan sangat baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP.

  5.3.2.6 Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah Pelaporan dan Akuntansi Keuangan.

  4

  3

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan cukup, dan sesuai dengan GBPP/ SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan sangat baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP.

  5.3.2.5 Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah Pasar Modal dan Manajemen Keuangan.

  Semua soal ujian tidak bermutu atau tidak sesuai dengan GBPP/ SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan kurang, dan tidak sesuai dengan GBPP/SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan cukup, dan sesuai dengan GBPP/ SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP.

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan sangat baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP.

  5.3.2.4 Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah Lingkungan Bisnis dan Hukum Komersial.

  diberikan sangat baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP. mata kuliah yang diberikan baik, dan sesuai dengan GBPP/SAP. untuk mata kuliah yang diberikan cukup, dan sesuai dengan GBPP/ SAP. untuk mata kuliah yang diberikan kurang, dan tidak sesuai dengan GBPP/SAP. tidak sesuai dengan GBPP/ SAP.

  1 Audit. mata kuliah yang

  2

  Mutu soal ujian dan studi kasus untuk mata kuliah yang diberikan kurang, dan tidak sesuai dengan GBPP/SAP.

ELEMEN PENILAIAN DESKRIPTOR

  c. Penggunaan teknologi pembelajaran d. Cara-cara evaluasi

  Substansi mata kuliah cukup memungkinkan pencapaian soft

  skills and attitude secara optimal.

  Substansi mata kuliah kurang memungkinkan pencapaian soft

  skills and attitude secara optimal.

  Substansi mata kuliah tidak memungkinkan pencapaian soft

  skills and attitude secara optimal.

  5.5 Upaya perbaikan sistem pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga tahun terakhir

  5.5 Upaya perbaikan sistem pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga tahun terakhir berkaitan dengan aspek: a. Materi

  b. Metode pembelajaran

  Upaya perbaikan dilakukan terhadap keempat aspek perbaikan

  Substansi mata kuliah memungkinkan pencapaian soft

  Upaya perbaikan dilakukan untuk 3 dari 4 aspek perbaikan

  Upaya perbaikan dilakukan untuk 2 dari 4 aspek perbaikan

  Upaya perbaikan dilakukan untuk 1 dari 4 aspek perbaikan

  Tidak ada upaya perbaikan.

  5.6 Upaya peningkatan suasana akademik: Kebijakan tentang suasana

  5.6.1 Kebijakan tertulis tentang suasana akademik (kebebasan akademik, kebebasan mimbar

  Kebijakan lengkap mencakup informasi tentang, kebebasan

  Kebijakan lengkap mencakup informasi tentang, kebebasan

  Kebijakan tertulis kurang lengkap.

  Tidak ada kebijakan tertulis, kebebasan Tidak ada skor 0.

  skills and attitude secara optimal.

  4

  3

  knowledge and skills secara

  2

  1


Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

76 1823 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 474 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 429 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

9 255 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 377 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 557 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 490 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

10 317 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 485 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 573 23