PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK UNTUK MENCARI NILAI OPTIMAL DESAIN PENUKAR KALOR JENIS SHELL AND TUBE - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Lampiran 1.

Tabel property fisik air [8].

Lampiran 1.

Lanjutan.

Lampiran 2.

Tabel properti fisik udara [8].

Lampiran 3.

Tabel koefisien perpindahan kalor total [10].

Lampiran 4.

Tabel faktor pengotor (fouling factor ) [10]

Lampiran 5.


Faktor koreksi suhu: 1 laluan shell; 2 atau lebih laluan genap sisi pipa [14].

Lampiran 6.

Faktor koreksi suhu: 2 laluan shell; 4 atau kelipatan 4 laluan pipa [14].

Lampiran 7.

Faktor koreksi suhu: divided-flow shell; 2 atau lebih laluan pipa genap [14].

Lampiran 8.

Faktor koreksi suhu, split flow shell, 2 laluan pipa [14].

Lampiran 9.

Faktor koefisien gesek sisi pipa [10].

Lampiran 10.


Faktor perpindahan kalor sisi shell [10].

Lampiran 11.

Keofisien gesekan sisi shell [10].

Lampiran 12.

Tabel properti material [10].

Lampiran 13.

Tabel konstanta konduktivitas termal gas [15].

Lampiran 14.

Tabel properti fisik molekul gas [15].

Lampiran 14. Lanjutan.


Lampiran 15.

Pengoperasian software optimasi desain shell and tube.

a. Form awal
Form awal merupakan form untuk mengawali menjalankan program, dimana pada form
ini terdapat tombol untuk memulai program (start) dan keluar program (exit).

b. Form data masukan (input)
Pada form ini pengguna bisa memasukkan dan memilih data-data yang dibutuhkan
dalam merancang shell and tube, yaitu : diameter pipa, susunan pipa, menentukan fluida
sisi pipa dan sisi shell, menentukan apakah ada sisipan plat ke dalam pipa atau tidak,
memasukkan temperatur masuk baik di sisi pipa dan sisi shell, temperatur keluar
pilihan, dan terakhir laju aliran massa pilihan. Dalam form inputan ini juga dilengkapi
gambar untuk memudahkan pengguna (user ) memahami inputan yang dimasukkan.

c. Form data keluaran (output)
Form ini berisikan data-data hasil dari perhitungan baik di sisi pipa, sisi shell dan
keseluruhan. Pengguna bisa kembali ke form input untuk mengubah data masukan

dengan cara klik tombol back dan apabila sudah selesai bisa keluar dari pemrogaman
dengan mengeklik tombol exit. Pada form ini juga terdapat tombol untuk mengetahui
skematik perpindahan kalor pada penukar kalor jenis shell and tube. Form skematik ini
juga berisi tombol grafik dimana pengguna bisa melihat grafik perbandingan antara
bilangan Reynold dengan bilangan Nusselt dan kerugian tekanan dengan mengeklik
tombol show chart.

d. Form grafik
Pada form ini pengguna dapat melihat grafik perbandingan antara bilangan Reynold
dengan bilangan Nusselt dan kerugian tekanan pada desain shell and tube dengan
sisipan plat atau tanpa sisipan plat ke dalam pipa. Pada form ini terdapat tombol back
dan exit. Dimana pengguna dapat kembali pada form output dengan mengeklik tombol
back dan mengakhiri program perancangan dengan mengeklik tombol exit.