ASI dan Manfaatnya ASI, KONSEP

24

BAB II ASI, KONSEP

RADLA’AH MENURUT HUKUM ISLAM DAN SEJARAH IBU SUSU

A. ASI dan Manfaatnya

1. Pengertian ASI Dalam kamus besar bahasa Indonesia, ASI adalah singkatan dari Air Susu Ibu. 13 Sedangkan menurut istilah, ASI adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa dan garam-garam anorganik yang sekresi oleh kelenjar mamae ibu, yang berguna sebagai makanan bagi bayinya. 14 ASI adalah makan dan minuman yang paling utama bagi para bayi selain karena tidak akan pernah manusia sanggup memproduksi susu buatan sekualitas dengan ASI, juga ASI merupakan pemberi an Allah Subhanahu Wa Ta‟ala kepada seluruh anak manusia. Untuk menjamin kesehatan ibu dan anak, serta menjamin kelangsungan hidup anak manusia itu kelak dikemudian hari. 15 Menurut dr. Utami Rusli, perintah menyusui ini sudah tertulis didalam al- Qur‟an, bahwa 13 DepDikBud, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta; Balai Pustaka, 1988, hlm. 1058 14 Mhd. Arifin Siregar, Pemberian Asi Ekslusif dan Faktor - Faktor Yang Mempengaruhinya, Bagian Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, 2004 hlm. 3 15 Abdul Hakim al-Sayyid Abdullah, Keutamaan Air Susu Ibu, Jakarta; PT. Fikahati Aneska, 1993, Cet. I, hlm. 30 25 Allah Subhanahu Wa Ta‟ala berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 233, sebagai berikut:                                                                         . ق ا 2 : 233 Artinya: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, Yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. dan kewajiban ayah memberi Makan dan pakaian kepada Para ibu dengan cara maruf. seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. apabila keduanya ingin menyapih sebelum dua tahun dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, Maka tidak ada dosa atas keduanya. dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, Maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan. ”Q.S Al-Baqarah 2: 233 Dan surat an- Nisa‟ ayat 6 yang berbunyi:                ءا ا 4 : 6 Artinya: “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap kesejahteraan mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkata an yang benar”.Q.S. an-Nisaa‟ 4: 6 26 Ayat ini menerangkan janganlah meninggalkan keturunannya dalam keadaan lemah, hal ini menjadi sangat relevan untuk membiarkan anak tumbuh tanpa ASI dan membuatnya lemah dan tidak sejahtera. Satu lagi hal yang belum diketahui adalah Breasfeeding Father, konsep ini dasarnya bahwa untuk menyusui diperlukan dua hormon yakni prolaktin dan oksitosin. Prolaktin adalah hormon yang dipengaruhi perasaan negatif dan oksitosin merupakan hormon yang dipengaruhi rasa positif. Karenanya, peran ayah untuk membuat ibunya senang dan menghasilkan banyak dua hormon tadi sehingga memperbanyak ASI. 16 ASI mengandung nutrisi lengkap, karbohidrat, protein, garam mineral, dan sebagai vitamin. Berbagai kandungan yang terdapat dalam ASI merupakan unsur sumber daya yang dibutuhkan bayi. Air Susu Ibu memiliki fungsi menjaga, memperkuat kekebalan tubuh bayi lebih baik, karena ASI mengandung faktor- faktor protektif yang terdiri dari antibody, sel-sel darah putih, enzim, dan hormone tertentu. 17 Karena itulah, tak mengherankan jika ibu selalu dianjurkan untuk memberikan ASI Ekslusif kepada bayinya demi pertimbangan kesehatan tersebut. 16 Koran Republika, Wawasan; Menyusui adalah Perintah Agama, tanggal 4 Agustus 2010, hlm. 18 17 Majalah Ayah Bunda, Asi Versus Susu Formula, edisi 25-08 Oktober, 2004, hlm.28 27 Untuk dapat mengatahui lebih jelas, bagaimana sebenarnya perbandingan dan perbedaan segala macam unsur lain yang dikandungnya baik dalam susu manusia maupun susu sapi yang bermanfaat bagi kesehatan bayi, dapat dilihat pada table dibawah ini: 18 Jenis zat gizi Kadar dalam tiap 100 ml Air Susu Ibu Susu Sapi Kalori 67 g 66 g Protein 1,2 g 3,3 g Lactose 7,0 g 4,8 g Lemak 3,8 g 3,7 g Vit. A 53 mg 34 mg Vit. C 4,3 mg 1,8 mg Vit. B 1 0,16 mg 0,42 mg Asam Folic 0,18 mg 0,23 mg Vit. B12 0,18 mg 0,56 mg Zat besi 0,15 mg 0,10 mg Zat kapur 33 mg 125 mg Air Susu Ibu bukan sekedar sebagai makanan, tetapi juga sebagai suatu cairan yang terdiri dari sel-sel yang hidup seperti darah. Sedangkan susu formula atau susu sapi adalah cairan yang berisi zat yang mati. Didalamnya tidak ada sel hidup seperti sel darah putih, zat pembunuh bakteri, anti bodi, mengandung enzim, hormone, dan juga tidak mengadung faktor pertumbuhan. 18 Sjahmien Moehji, Ilmu Gizi II; Penanggulangan Gizi Buruk, Jakarta; Papas Sinar Sinanti, 2003, Cet. I, hlm. 34 28 Didalam buku Mengenal ASI Eksklusif karangan dr.Utami Roesli, dijelaskan mengenai perbandingan antara ASI dengan Susu Sapi atau Formula: 19 ASI Susu Sapi Pencemaran bakteri Tidak ada Mungkin ada Zat anti-infeksi Banyak Tidak ada Protein  Kasein  Whey 40 60 80 20 Asam amino  Taurin Cukup untuk pertumbuhan otak Tidak ada Lemak Ikatan panjang untuk pertumbuhan otak Ikatan pendek dan sedang Kolesterol cukup untuk pertumbuhan otak tidak cukup Lipase untuk mencerna lemak Ada Tidak ada Laktosa gula 7 cukup 3-4 tidak cukup Garam Tepat untuk pertumbuhan Terlalu banyak Mineral  Kalsium  Fosfat 350 tepat 150 tepat 1440terlalu banyak 900 terlalu banyak Zat besi Jumlahnya sedikit diserap baik Jumlahnya sedikit diserap tidak baik Vitamin Cukup Tidak cukup Air Cukup Diperlukan lebih banyak Ada banyak kelebihan dari bayi yang langsung mendapatkan ASI sejak dini. Ia duapuluh kali bayi lebih jarang terkena diare, tujuh kali lebih jarang 19 Utami Ruoesli, Mengenal Asi Ekslusif , hlm. 34-35 29 terserang radang paru-paru, dan empat kali lebih jarang mengalami radang otak serta menurunkan potensi alergi dan infeksi pada telinga. 20 Yang dimaksud dengan ASI Eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI saja, tanpa tambahan cairan seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih dan tanpa makanan padat seperti pisang, papaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan tim. Pemberian ASI eksklusif ini dianjurkan untuk jangka waktu setidaknya selama 4 empat bulan, tetapi bila mungkin sampai enam bulan. 21 Tapi kenapa harus 6 enam bulan?, karena dalam 6 enam bulan pertama kehidupan semua kebutuhan nutrisi dari protein, karbohidrat dan lainnya sudah tercukupi dari ASI Eksklusif, ini menurut dr. Utami Roesli. Beliau juga menuturkan bahwa bayi berusia dibawah 6 enam bulan belum memiliki enzim pencernaan yang sempurna atau matang. Selain itu juga bisa bermanfaat bagi ibu yaitu sebagai kontrasepsi pencegah kehamilan alami atau metode amenorea 22 laktasi, mencegah kanker 23 payudara dan indung telur, ibu lebih cepat mendapatkan berat badan idealnya kembali serta mencegah obesitas. 24 Menurut dr.Nova Riyanti Yusuf, SpKJ dari komisi 9 Sembilan DPR dalam acara 20 Sunardi, Ayah, Bari Aku Asi, Solo: Aqamedika, 2008, hlm.28; Koran Republika, Wawasan; Menyusui adalah Perintah Agama, tanggal 4 Agustus 2010, hlm. 18 21 Utami Ruoesli, Mengenal Asi Ekslusif, hlm. 3 22 amenorea adalah terhentinya haid secara abnormal. http:kamusbahasaindonesia.org. amenorea diakses tanggal 29 januari 2011 23 berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan prof. Catharina Svanborg di swedia, ASI dapat melindungi bayi terhadap kanker. http:www.harunyahya.comindoartikel082.html diakses 06 januari 2011 24 http:www. DetikHealth.comread2010111540341491453mengapa-asi-eksklusif- harus-6-bulan.html diakses 19 januari 2011 30 “OneAsia Breastfeeding Forum 7”, beliau menuturkan bahwa “Memberikan ASI Eksklusif selama 6 enam bulan sama dengan menyelamatkan kehidupan 30.000 tiga puluh ribu bayi”. 25 Menyusui sendiri mempunyai beberapa keuntungan: a. Susu yang diberikan dalam keadaan steril dalam artian bebas kuman, bermutu sesuai dengan kebutuhan bayi manusia seperti halnya juga susu kucing sesuai untuk anak kucing. b. Menyusui sendiri anaknya akan mempererat hubungan antara ibu dan bayinya. 26 2. Manfaat ASI Bagi Ibu dan Bayi Merupakan hal yang sangat alami dan mengagumkan saat melihat seorang ibu menyusui anaknya. Sebuah permulaan yang merupakan pemberian terbaik bagi sibayi. Walaupun bagi sebagian ibu hal tersebut terlihat mudah, tetapi banyak juga yang mengalami kesulitan saat melakukannya. ASI adalah makanan yang terbaik untuk bayi. Kebutuhan nutrisi masa laktasi sedikit lebih banyak dibandingkan pada ibu yang tidak menyusui karena nutrisi pada ibu menyusui sangat dibutuhkan bayi dalam bentuk ASI, selain digunakan untuk dirinya sendiri. Bayi akan merasakan terpuaskan dan sehat bila sejak lahir hingga enam bulan mendapatkan ASI dengan kualitas dan kuantitas 25 http:www.detikhealth.comread201011101218281491135764asi-6-bulan-sama- dengan-menyelamatkan-30.000-bayi.html. diakses 19 januari 2011 26 Derek Liewellyn Jone, Ginekologi dan Kesehatan Wanita, Jakarta; Gaya Favorit Press; 1977 , hlm. 238-239 31 yang cukup baik. Untuk mendapatkan ASI yang demikian, ibu harus mendapatkan nutrisi cukup dan bergizi. Secara ringkas, manfaat yang diperoleh bayi dari air susu, selain rasa kenyang adalah sebagai berikut: a. Kandungan gizi yang sangat lengkap. b. Keseimbangan yang tepat antara karbohidrat, protein, mineral dan lemak. c. ASI lebih mudah dicerna dari pada susu formula sehingga jarang mengakibatkan gangguan pencernaan bayi. Misalnya: diare dan konstipasi. d. Bayi yang disusui dengan ASI biasanya jarang mengalami kelebihan dan kekurangan Berat Badan. e. Jarang diantara mereka yang menderita alergi ataupun infeksi karena bakteri. f. Terjalin ikatan batin antara seorang ibu dengan bayinya. Hal tersebut baik untuk psikologis bayi. g. ASI jarang sekali menyebabkan bayi menderita eksim karena tidak tahan terhadap protein. h. ASI siap sedia diperoleh kapan saja dan tidak memerlukan ongkos apapun. Tetapi, perlu diperhatikan bahwa seorang ibu yang sedang menyusui seyogianya berusaha memakan semua zat-zat yang diperlukan untuk memproduksi susu. i. ASI sesuai dengan suhu yang dibutuhkan bayi sehingga anda tidak perlu memanaskannya lagi. 32 j. Menyusui bayi menyebabkan ala-alat kandungan ibu lebih cepet normal kembali seperti keadaan semula. Ibu yang menyusui bayinya sendiri merasa lebih sehat dari biasanya. k. Dari sudut kejiwaan juga lebih baik jika menyusui sendiri. Dengan begitu ibu merasa memiliki anak dan timbulah kebanggaan sebagai ibu yang berhasil memelihara bayinya. Bayi sendiri akan memperoleh perasaan aman sejak dini yang merupakan bekal penting bagi pertumbuhan jiwanya dikemudian hari. 27 Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh dr.Katherine Hobbs Knutson, dari Departemen Psikiatri Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston- Amerika Serikat. Mengungkapkan bahwa ASI secara siginifikan mempengaruhi perangai anak dimasa depan. Bahwa seorang ibu yang mencukupi asupan ASI bayinya tidak pernah melaporkan adanya masalah perilaku pada mental anaknya selama lima tahun fase pertumbuhannya. Namun, ditemukan anak yang Cuma disusui selama dua bulan berpotensi berperangai buruk dibanding dengan anak yang ditunjang ASI selama satu tahun. Menurutnya, “ini merupakan indikasi bahwa pemberian ASI selama pertumbuhan dapat memiliki efek pada anak”, ujarnya. Studi ini melibatkan sekitar 100 ribu partisipan dari usia 10 sepuluh bulan hingga 18 delapan belas 27 Indiarti, M.T., A to Z The Golden Age; Merawat, Membesarkan dan Mencerdaskan Bayi anda Sejak dalam Kandungan Hingga Usia 3Tahun, Yogyakarta; C.V Andi Offset, 2007, hlm. 74-76; Republika, Tren Global Menyusui Dua Tahun, Senin, 21 Maret 2011, hlm. 24-25 33 tahun. Dalam penelitian tersebut, orang tua ditanya seputar pemberian ASI serta prilaku dan mental anaknya. Menurut spesialis anak, dr. Soedjatmiko, selama proses menyusui akan terjadi interaksi penuh kasih sayang antara ibu dan buah hatinya. Bayi merasa aman, nyaman dan dilindungi sehingga terbentuk Attachment Basic Trust sebagai landasan utama perkembangan emosi yang baik dikemudian hari. Ujarnya. Konsultan laktasi, dr. Utami Roesli mengungkapkan, bayi yang terpenuhi asupan ASI akan memiliki Emosional Quetient EQ dan Spiritual Quetient SQ yang baik. Ini yang akan membentuk Behave-nya, dibandingkan dengan susu formula. Menurutnya, kontak langsung dari kulit membuat buah hati lebih merasa dekat. Ketika menyusui juga ada ransangan terhadap panca indranya. Bayi akan merasakan, melihat, mencium, dan mendengar sesuatu yang ada didekatnya, termasuk keintiman dengan ibunya. Anak yang diberi ASI akan tumbuh lebih cerdas dan sehat dibandingkan dengan susu formula, ujarnya. 28 Dari penjelasan diatas dapat kita difahami begitu besar manfaat dari ASI Eksklusif. Namun, ada beberapa alasan medis mengenai kondisi kesehatan antara Ibu dan Bayi yang dapat diterima dan dibenarkan untuk tidak menyusui sementara atau permanen. Kondisi ini, yang menjadi keprihatinan sangat sedikit ibu dan bayi, di bawah ini kita lihat dengan beberapa kondisi kesehatan ibu yang, 28 Koran Tempo, Kosmo; Perilaku Anak Berawal dari ASI, ed. Rabu tanggal 5 November 2010, hlm. C2 34 meskipun serius, bukan merupakan alasan medis untuk menggunakan pengganti ASI. Kapanpun terdapat pertimbangan untuk menghentikan proses menyusui, manfaat menyusui harus ditimbang dan dibandingkan terhadap risiko yang ditimbulkan oleh adanya kondisi khusus, diantaranya: a. Kondisi Bayi Bayi yang seharusnya tidak menerima ASI atau susu lainnya kecuali formula khusus: 1 Bayi dengan galaktosemia klasik, diperlukan formula khusus bebas galaktosa. 2 Bayi dengan penyakit kemih bearoma sirup maplemaple syrup urine disease, diperlukan formula khusus bebas leusin, isoleusin dan vlin. 3 Bayi dengan fenilketonuria, dibutuhkan formula khusus bebas fenilalanin dimungkinkan beberapa kali menyusui, dibawah pengawasan ketat. Bayi-bayi dimana ASI tetap merupakan pilihan makanan terbaik tetapi mungkin membutuhkan makanan lain selain ASI untuk jangka waktu terbatas: 1 Bayi lahir dengan berat badan kurang dari 1500 seribu lima ratus gram berat lahir sangat rendah. 2 Bayi lahir kurang dari 32 tiga puluh dua minggu dari usia kehamilan amat premature. 35 3 Bayi baru lahir yang beresiko hipoglikemia berdasarkan gangguan adaptasi metabolisme atau peningkatan kebutuhan glukosa seperti pada bayi yang prematur, kecil untuk umur kehamilan atau yang mengalami stress iskemikintrapartum hipoksia yang signifikan, bayi-bayi yang sakit dan bayi yang memiliki ibu pengidap diabetes. b. Kondisi Ibu Kondisi ibu yang dapat membenarkan alasan penghindaran menyusui secara permanen: 1 Infeksi HIV : Jika pengganti menyusui dapat diterima, layak, terjangkau, berkelanjutan dan aman. Kondisi Ibu yang dapat membenarkan alasan penghentian menyusui sementara waktu: 1 Penyakit parah yang menghalangi seorang ibu merawat bayi, misalnya sepsis. 2 Virus Herpes Simplex tipe 1 HSV-1, kontak langsung antara luka payudara ibu dan mulut bayi sebaiknya dihindari. 3 Pengobatan Ibu: a Obat-obatan prikoterapi jenis penenang, obat anti epilepsy dan opioid dan kombinasinya dapat menyebabkan efek samping. 36 b Radioaktif iodine-131 lebih baik dihindari mengingat bahwa alternatif yang lebih aman tersedia-seorang ibu dapat melanjutkan menyusui sekitar dua bulan setelah menerima zat ini. c Pengguna yodium atau yodofor topical secara berlebihan, terutama pada luka terbuka atau membrane mukosa, dapat menyebabkan penekanan hormone tiroid atau kelainan elektrolit pada bayi yang mendapatkan ASI dan harus dihindari. d Sitotoksik kemoterapi mensyaratkan bahwa seorang ibu harus berhenti menyusui selama terapi. e Abses payudara, menyusui harus dilanjutkan pada payudara yang tidak terkena abses. f Hepatitis B, bayi harus diberikan vaksin hepatitis B dalam waktu 48 empat puluh delapan jam pertama atau sesegera mungkin sesudahnya. g Hepatitis C h Mastitis, bila menyusui sangat menyakitkan, susu harus dikeluarkan untuk mencegah progresivitas penyakit. i Tuberculosis, ibu dan bayi harus diterapi sesuai dengan pedoman tuberculosis nasional. 37 j Pengguna nikotin, alkohol, ekstasi, amfetamin, kokain, dan stimulant sejenis oleh ibu telah terbukti memiliki efek berbahaya pada bayi yang disusui. 29

B. Konsep Radla’ah Me urut Huku Isla