Analisis perbandingan unjuk kerja TCP Tahoe dan TCP Reno pada router droptail dan random early detection

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ANALISIS PERBANDINGAN UNJUK KERJA TCP TAHOE DAN TCP
RENO PADA ROUTER DROPTAIL DAN RANDOM EARLY
DETECTION

SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Komputer
Program Studi Teknik Informatika

DISUSUN OLEH :
CESARIUS AGNI CHRISTIAN KURNIAWAN
125314039

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2017

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

COMPARATIVE ANALYSIS OF PERFORMANCE TCP TAHOE AND
TCP RENO IN ROUTER DROPTAIL AND RANDOM EARLY
DETECTION
A THESIS
Presented as Partial Fulfillment of Requirements
to Obtain Sarjana Komputer Degree
in Informatics Engineering Department

By:
CESARIUS AGNI CHRISTIAN KURNIAWAN
125314039

INFORMATICS ENGINEERING STUDY PROGRAM
INFORMATICS ENGINEERING DEPARTMENT
FACULTY SCIENCE AND TECHNOLOGY
SANATA DHARMA UNIVERSITY
YOGYAKARTA
2017

ii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

HALAMAN PERSETUJUAN

ANALISIS PERBANDINGAN UNJUK KERJA TCP TAHOE DAN TCP
RENO PADA ROUTER DROPTAIL DAN RANDOM EARLY
DETECTION

Dipersembahkan dan ditulis oleh :
Cesarius Agni Christian Kurniawan
NIM : 125314039

Telah disetujui oleh :

Pembimbing

Bambang Soelistijanto, S.T., M.Sc., Ph.D.

iii

Tanggal : ___________

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

HALAMAN PENGESAHAN

SKRIPSI
ANALISIS PERBANDINGAN UNJUK KERJA TCP TAHOE DAN TCP
RENO PADA ROUTER DROPTAIL DAN RANDOM EARLY
DETECTION

Dipersiapkan dan ditulis oleh:
Cesarius Agni Christian Kurniawan
NIM : 125314039

Telah dipertahankan di depan Panitia Penguji
pada tanggal ………………..
dan dinyatakan memenuhi syarat.

Susunan Panitia Penguji
Nama Lengkap

Tanda Tangan

Ketua

: Henricus Agung Hernawan, S.T., M.Kom.

.........................

Sekretaris

: Puspaningtyas Sanjoyo Adi, S.T., M.T.

.........................

Anggota

: Bambang Soelistijanto, S.T., M.Sc., Ph.D.

.........................

Yogyakarta, ……….……………………
Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Sanata Dharma
Dekan,

Sudi Mungkasi. S.Si., M.Math.Sc., Ph.D.

iv

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

MOTTO

“Asalkan kamu percaya, semua bisa terjadi.”
(Christopher Reeve)
“Cara terbaik untuk mempelajari sesuatu adalah dengan melakukannya”
(Richard Branson)

v

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

Dengan ini, saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang
saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, terkecuali yang
sudah tertulis di dalam kutipan daftar pustaka, sebagaimana layaknya sebuah
karya ilmiah.

Yogyakarta,..................................
Penulis

Cesarius Agni Christian Kurniawan

vi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK
KEPENTINGAN AKADEMIS

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma:
Nama : Cesarius Agni Christian Kurniawan
NIM

: 125314039

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan
Universitas Sanata Dharma karya ilmiah yang berjudul:
ANALISIS PERBANDINGAN UNJUK KERJA TCP TAHOE DAN TCP
RENO PADA ROUTER DROPTAIL DAN RANDOM EARLY
DETECTION
Beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan
kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan,
mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data
mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di Internet atau media
lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun
member royalty kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai
penulis.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Yogyakarta,………………………
Penulis

Cesarius Agni Christian Kurniawan

vii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRAK

Pada penelitian ini penulis ingin mengetahui unjuk kerja TCP Tahoe dan
TCP Reno yang diterapkan pada ruter Droptail dan Random Early Detection
dengan menggunakan Network Simulator 2. Metrik yang digunakan adalah
Throughput, Packet Drop dan End - To - End Delay. Parameter yang digunakan

adalah penambahan kapasitas buffer dan penambahan α (Alpha) dan β (Beta).
Hasil pengujian menunjukan TCP Reno ketika diterapkan di Droptail dan
Random Early Detection, memiliki throughput yang lebih baik dari TCP Tahoe

karena memiliki keunggulan dalam menangani single drop karena adanya fase fast
recovery dan tidak memasuki fase slowstart berulang – ulang seperti halnya TCP

Tahoe akan tetapi pada sisi packet drop TCP Reno memiliki hasil yang lebih buruk
karena dengan adanya fase fast recovery, paket yang dikirim akan membanjiri
jaringan sehingga packet drop memiliki hasil yang lebih besar. Sedangkan pada sisi
End - To - End Delay, TCP Reno sedikit memiliki nilai yang besar karena paket

yang dikirimkannya lebih banyak sehingga penanganan paket menjadi lebih lama.

Kata kunci : TCP Tahoe, TCP Reno, throughput, packet drop, End - To - End Delay,
congestion window, slowstart, fast recovery, buffer.

viii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRACT

In this study the authors wanted to know the performance of TCP Tahoe and
TCP Reno is applied to the router Droptail and Random Early Detection using
Network Simulator 2. The metric used is Throughput, Packet Drop and End-ToEnd Delay. The parameters used are the addition of buffer capacity and the addition
of α (Alpha) and β (Beta).
The test results showed TCP Reno when applied in Droptail and Random
Early Detection, have better throughput than TCP Tahoe because it has advantages
in handling single drop since the phase of fast recovery and not entering a phase
slowstart repeatedly - again just like TCP Tahoe but on the side Reno TCP packet
drop have poorer outcomes due to their fast recovery phase, packets sent would
overwhelm the network so that the packet drop have greater results. While on the
End-To-End Delay, TCP Reno bit has a great value because it sends more packets
so that the packet handling becomes longer.

Keywords: TCP Tahoe, TCP Reno, throughput, packet drop, End - To - End Delay,
congestion window, slowstart, fast recovery, buffer.

ix

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat dan karuniaNya penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul “Analisis Perbandingan
Unjuk Kerja TCP Tahoe dan TCP Reno Pada Router Droptail dan Random Early
Detection” ini dapat diselesaikan dengan baik oleh penulis. Penyusunan tugas akhir
ini merupakan syarat untuk memperoleh gelar sarjana komputer di Program Studi
Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta.
Dalam penulisan tugas akhir ini, tentunya banyak pihak yang telah
memberikan bantuan dan bimbingan kepada penulis, sehingga pada kesempatan ini
penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada :
1. Tuhan Yesus Kristus dan Bunda Maria yang telah memberikan
kesehatan, semangat, berkat dan perlindunganNya.
2. Kedua orang tuaku, Paulus Agus Kusdianto dan mendiang Bernadetta
Noorhayati yang telah memberikan dukungan berupa doa, dukungan
moral maupun materi sehingga penulis dapan menyelesaikan tugas
akhir.
3. Bambang Soelistijanto, S.T., M.Sc., Ph.D. selaku Dosen Pembimbing
tugas akhir yang telah sabar membimbing, meluangkan waktu dan
tenaga.
4. Iwan Binanto, S.Si., M.Cs. selaku dosen pembimbing akademik.
5. Dr. Anastasia Rita Widiarti, M.Kom. selaku Ketua Program Studi
Teknik Informatika.
6. Sudi Mungkasi. S.Si., M.Math.Sc., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Sains
dan Teknologi.
7. Seluruh dosen Program Studi Teknik Informatika yang telah
memberikan ilmu selama perkuliahan sehingga dapat menjadi bekal
yang berguna bagi saya untuk kedepannya.

x

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

8. Benedicta Meiharisa Winda Kartika tercinta yang selalu menemani
dalam suka dan duka serta selalu memberikan dukungan doa dan
dukungannya selama menyelesaikan tugas akhir.
9. Teman seperjuangan TCP yang selalu berdebat (Theo, Yoppi dan Ari),
teman – teman Lab Tugas Akhir Jaringan Komputer dan teman – teman
seperjuangan Teknik Informatika yang telah memberikan dukungan dan
doa.
10. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah
membantu penulis dalam pengerjaan tugas akhir ini.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan yang terdapat dalam penulisan
tugas akhir ini. Kritik dan saran sangat diharapkan untuk perbaikan yang akan
dating. Akhir kata, semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk perkembembangan
ilmu pengetahuan.

Yogyakarta,………………………
Penulis

Cesarius Agni Christian Kurniawan

xi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR ISI

SKRIPSI ................................................................................................................... i
A THESIS ............................................................................................................... ii
HALAMAN PERSETUJUAN ............................................................................... iii
HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................ iv
MOTTO .................................................................................................................. v
PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ................................................................ vi
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK
KEPENTINGAN AKADEMIS ............................................................................ vii
ABSTRAK ........................................................................................................... viii
ABSTRACT ........................................................................................................... ix
KATA PENGANTAR ............................................................................................ x
DAFTAR ISI ......................................................................................................... xii
DAFTAR TABEL ................................................................................................. xv
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... xvi
BAB I ...................................................................................................................... 1
PENDAHULUAN .................................................................................................. 1
1.1

Latar Belakang ......................................................................................... 1

1.2

Rumusan Masalah .................................................................................... 2

1.3

Tujuan Penelitian ...................................................................................... 2

1.4

Batasan Masalah ....................................................................................... 2

1.5

Manfaat Penelitian .................................................................................... 2

1.6

Metodelogi Penelitian ............................................................................... 3

1.

Studi Literatur ........................................................................................... 3

xii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

2.

Perancangan .............................................................................................. 3

3.

Pembangunan Simulasi dan Pengumpulan Data ...................................... 3

4.

Analisis ..................................................................................................... 3

1.7

Sistematika Penulisan ............................................................................... 4

BAB II ..................................................................................................................... 5
LANDASAN TEORI .............................................................................................. 5
2.1

Jaringan Kabel (Wired Network) ............................................................. 5

2.2

TCP Tahoe ................................................................................................ 5

2.2.1

Slow Start .......................................................................................... 5

2.2.2

Congestion Avoidence ...................................................................... 6

2.2.3

Fast Retransmit ................................................................................. 6

2.3

TCP Reno ................................................................................................. 6

2.3.1

Fast recovery ..................................................................................... 7

2.4

Droptail ..................................................................................................... 7

2.5

Random Early Detection (RED) ............................................................... 8

2.6

Network Simulator 2 ................................................................................ 8

BAB III ................................................................................................................... 9
RANCANGAN SIMULASI JARINGAN .............................................................. 9
3.1

Parameter Simulasi ................................................................................... 9

3.2

Skenario Simulasi ..................................................................................... 9

3.3

Parameter Kinerja ................................................................................... 10

3.4

Topologi Jaringan ................................................................................... 11

BAB IV ................................................................................................................. 12
PENGUJIAN DAN ANALISA............................................................................. 12
4.1

Droptail ................................................................................................... 12

xiii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

4.1.1

Penambahan kapasitas Buffer ......................................................... 12

4.1.2

Congestion Window ........................................................................ 15

4.2

Random Early Detection (RED) ............................................................. 20

4.2.1

Penambahan Nilai α (Alpha) ........................................................... 20

4.2.2

Congestion Window ........................................................................ 23

4.2.3

Penambahan Nilai β (Beta) ............................................................. 30

4.2.4

Congestion Window ........................................................................ 33

BAB V................................................................................................................... 39
KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................................. 39
5.1

Kesimpulan ............................................................................................. 39

5.2

Saran ....................................................................................................... 40

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 41
LAMPIRAN .......................................................................................................... 42

xiv

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Parameter Simulasi ................................................................................. 9
Tabel 3.2 Skenario penambahan nilai α dengan nilai β dan kapasitas buffer
bernilai tetap .......................................................................................................... 10
Tabel 3.3 Skenario penambahan nilai β dengan nilai α dan kapasitas buffer
bernilai tetap .......................................................................................................... 10
Tabel 4 1 Hasil Pengujian penambahan kapasitas buffer...................................... 12
Tabel 5.1 Hasil pengujian RED dengan penambahan nilai α ............................... 20
Tabel 6.1 Hasil pengujian RED dengan penambahan nilai β ............................... 30

xv

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Algoritma TCP Tahoe ......................................................................... 5
Gambar 2.2 Algoritma TCP Reno........................................................................... 7
Gambar 2.3 RED Packet Drop ................................................................................ 8
Gambar 3.1 Topologi Jaringan .............................................................................. 11
Gambar 4.1 Throughput pada antrian Droptail ..................................................... 12
Gambar 4.2 Packet Drop pada antrian Droptail .................................................... 13
Gambar 4.3 End-To-End Delay pada antrian Droptail ......................................... 13
Gambar 4.4 Congestion Window TCP Tahoe dengan buffer = 10 paket ............. 15
Gambar 4.5 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe dengan buffer = 10
paket ...................................................................................................................... 15
Gambar 4.6 Congestion Window TCP Reno dengan buffer = 10 paket ............... 16
Gambar 4.7 hasil zoom Congestion Window TCP Reno dengan buffer = 10 paket
............................................................................................................................... 16
Gambar 4.8 Congestion Window TCP Tahoe dengan buffer = 20 paket ............. 17
Gambar 4.9 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe dengan buffer = 20
paket ...................................................................................................................... 17
Gambar 4.10 Congestion Window TCP Reno dengan buffer = 20 paket ............. 18
Gambar 4.11 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno dengan buffer = 20
paket ...................................................................................................................... 18
Gambar 4.12 Congestion Window TCP Tahoe dengan buffer = 30 paket ........... 19
Gambar 4.13 Congestion Window TCP Reno dengan buffer = 30 paket ............. 19
Gambar 5.1 Throughput pada antrian RED dengan penambahan nilai α ............. 20
Gambar 5.2 Packet Drop pada antrian RED dengan penambahan nilai α ............ 21
Gambar 5.3 End-To-End Delay pada antrian RED dengan penambahan nilai α .. 21
Gambar 5.4 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan α = 5 paket ......................................................................................... 23
Gambar 5.5 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan α = 5 paket ............................................................................. 23
xvi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 5.6 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan penamahan
α = 5 paket ............................................................................................................. 24
Gambar 5.7 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan α = 5 paket ......................................................................................... 24
Gambar 5 8 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan α = 10 paket ....................................................................................... 25
Gambar 5.9 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan α = 10 paket ........................................................................... 25
Gambar 5.10 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan α = 10 paket ....................................................................................... 26
Gambar 5.11 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno pada antrian RED
dengan penamahan α = 10 paket ........................................................................... 26
Gambar 5.12 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan α = 15 paket ....................................................................................... 27
Gambar 5.13 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan α = 15 paket ........................................................................... 28
Gambar 5.14 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan α = 15 paket ....................................................................................... 28
Gambar 5.15 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno pada antrian RED
dengan penamahan α = 15 paket ........................................................................... 29
Gambar 6.1 Throughput pada antrian RED dengan penambahan nilai β ............. 30
Gambar 6.2 Packet Drop pada antrian RED dengan penambahan nilai β ............ 31
Gambar 6.3 End-To-End Delay pada antrian RED dengan penambahan nilai β . 31
Gambar 6.4 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan β = 10 paket........................................................................................ 33
Gambar 6.5 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan β = 10 paket ........................................................................... 33
Gambar 6.6 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan penamahan
β = 10 paket ........................................................................................................... 34
Gambar 6.7 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan β = 10 paket........................................................................................ 34

xvii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 6.8 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan β = 15 paket........................................................................................ 35
Gambar 6.9 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan β = 15 paket ........................................................................... 35
Gambar 6.10 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan β = 15 paket........................................................................................ 36
Gambar 6.11 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno pada antrian RED
dengan penamahan β = 15 paket ........................................................................... 36
Gambar 6.12 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan β = 20 paket........................................................................................ 37
Gambar 6.13 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan β = 20 paket ........................................................................... 37
Gambar 6.14 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan β = 20 paket........................................................................................ 38
Gambar 6.15 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno pada antrian RED
dengan penamahan β = 20 paket ........................................................................... 38

xviii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi begitu pesatnya seiring dengan
berjalannya waktu semakin banyak juga bermunculan teknologi – teknologi
baru yang semakin memudahkan manusia dalam melakukan segala hal.
Perkembangan teknologi yang sangat cepat khususnya pada jaringan internet
juga ikut berkembang dengan segala teknologi yang ada sehingga dapat
memberikan kualitas terbaik untuk memenuhi kebutuhan informasi yang
semakin besar dan juga cepat.
Kualitas suatu jaringan internet sangat di tuntut kualitas terbaiknya,
salah satu yang menjadi sorotan untuk selalu di kembangkan yaitu TCP
(Transmission Control Protocol). Varian TCP terbaik di kembangkan untuk

mampu menjamin layanan yang handal terutama di internet dengan layanan
berkecapatan tinggi seperti saat ini, Perkembangan TCP yang di awali dengan
TCP Tahoe, TCP Reno, TCP New Reno, TCP SACK, TCP Vegas dan versi
terbaru.
Dalam suatu jaringan internet terdapat beberapa masalah yang diawali
dengan masuknya data yang membanjiri jaringan sehingga mengakibatkan
terjadi kemacetan yang menimbulkan peningkatan jumlah paket yang hilang.
Kemacetan yang terjadi pada suatu jaringan itu sendiri menimbulkan buffer
antrian yang terdapat pada router mengalami overload data, untuk mengatasi
masalah antrian tersebut terdapat beberapa cara managemen antrian yang
populer yaitu Droptail dan Random Early Detection (RED), dua jenis
manajemen antrian tersebut memiliki karakteristik sendiri dalam menangani
adanya antrian yang penuh. Oleh karena itu penulis akan melakukan analisis
pengaruh Droptail dan Random Early Detection (RED) terhadap unjuk kerja
TCP Tahoe dan TCP Reno.
1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
2

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah yang
didapat adalah mengetahui pengaruh Droptail dan Random Early Detection
(RED) terhadap unjuk kerja TCP Tahoe dan TCP Reno.

1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui
perbandingan unjuk kerja dari TCP Tahoe dan TCP Reno pada router Droptail
dan Random Early Detection (RED).

1.4 Batasan Masalah
Dalam pelakasanaan tugas akhir ini, masalah dibatasi sebagai berikut :
1. Pengujian unjuk kerja TCP Tahoe dan TCP Reno.
2. Manajemen antrian yang di gunakan adalah Droptail dan Random Early
Detection (RED).

3. Pengujian dilakukan menggunakan simulator Network Simulator 2
4. Pengujian dengan menggunakan satu host pengirim, satu host penerima
dan dua router di antara kedua host.
5. Parameter yang diukur adalah throughput, packet drop, end to end delay,
dan congestion window.

1.5 Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan memberikan informasi yang berguna
mengenai unjuk kerja dari TCP Tahoe dan TCP Reno, sehingga dari pengujian
ini dapat di ketahui kelebihan dan kekurangan dari TCP Tahoe dan TCP Reno.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
3

1.6 Metodelogi Penelitian
Adapun tahapan penelitian dan langkah-langkah yang digunakan dalam
pelaksanaan tugas akhir ini adalah sebagai berikut :

1. Studi Literatur
Mengumpulkan berbagai macam referensi yang mendukung
tugas akhir, seperti
a. Teori Wired
b. Teori TCP Tahoe dan TCP Reno
c. Teori throughput, packet drop dan end-to-end delay.
d. Teori Network Simulator 2

2. Perancangan
Dalam tahap ini penulis merancang skenario jaringan
sebagai berikut :
a. Kapasitas datarate, delay dan link (tetap).
b. Penambahan kapasitas buffer.

3. Pembangunan Simulasi dan Pengumpulan Data
Simulasi jaringan menggunakan simulator yang bernama
Network Simulator 2.

4. Analisis
Dalam tahap ini penulis menganalisis hasil sesuai dengan
parameter yang sudah ditentukan, untuk menarik kesimpulan
dari unjuk kerja TCP Tahoe dan TCP Reno.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
4

1.7 Sistematika Penulisan
Dalam penulisan tugas akhir ini perlu membagi sistematika penulisan
menjadi 5 bab, yang lebih jelas dapat dilihat dibawah ini :
BAB I

: PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang latar belakang yang diambil dari judul Tugas
Akhir “ Analisis Perbandingan Unjuk Kerja TCP Tahoe dan TCP Reno
Pada Router Droptail dan Random Early Detection” , batasan masalah,
tujuan penelitian, manfaat penelitian, metode penelitian dan sistematika
penulisan Tugas Akhir yang menjelaskan secara garis besar substansi
yang diberikan pada masing-masing bab.

BAB II

: LANDASAN TEORI

Bab ini membahas tentang teori – teori yang menjadi acuan pada
topic tugas akhir.

BAB III : PERANCANGAN SIMULASI JARINGAN
Bab ini membahas bagaimana cara perancangan imulasi jaringan
dalam melakukan penelitian.

BAB IV : PENGUJIAN DAN ANALISIS
Bab ini berisi tahap pengujian simulasi dan analisis data hasil simulasi.

BAB V

: KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini berisi kesimpulan hasil penelitian serta saran yang
dilakukan penulis.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Jaringan Kabel (Wired Network)
Jaringan kabel adalah menghubungkan satu komputer dengan
komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan
berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar
komputer jaringan [1].
2.2 TCP Tahoe
TCP Tahoe mengacu pada algoritma TCP congestion control. TCP
menggunakan acknowledgement untuk paket keluar karena acknowledgement
berarti bahwa paket telah sampai pada penerima. TCP Tahoe memiliki 3
mekanisme yaitu slow-start, congestion avoidance, fast retransmission.

Gambar 2.1 Algoritma TCP Tahoe
2.2.1

Slow Start
Paket transmisi TCP di ambil dari acknowledgement yang
masuk. TCP dimulai atau restart setelah packet loss harus melalui
prosedur yang disebut slowstart. Alasan untuk prosedur ini adalah
bahwa ledakan awal memungkinkan membanjiri jaringan sehingga
5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
6

koneksi tidak akan pernah dimulai. Slowstart menunjukkan bahwa
pengirim mengatur congestion window menjadi 1 dan kemudian untuk
setiap ACK yang menerimanya meningkatkan congestion window
dengan 1, sehingga dalam Round Trip Time (RTT) pertama TCP
mengirim 1 paket, di kedua TCP mengirim 2 dan ketiga TCP mengirim
4. Peningkatan terjadi secara eksponensial sampai TCP kehilangan
paket yang merupakan tanda congestion. Ketika TCP menghadapi
congestion, TCP menurunkan tingkat pengiriman dan mengurangi
congestion window menjadi 1 kemudian mulai dari awal lagi.

2.2.2

Congestion Avoidence
Sebuah packet loss diambil sebagai tanda congestion dan TCP
Tahoe menyimpan setengah dari congestion window saat ini sebagai
nilai threshold. Kemudian menetapkan congestion window menjadi 1
dan mulai slow start sampai mencapai nilai threshold. Congestion
window mengalami kenaikan linier sampai bertemu dengan sebuah
packet loss.

2.2.3

Fast Retransmit
Fast Retransmit adalah fase ketiga setelah Congestion
Avoidance. Fast Retransmit merupakan peningkatan terhadap TCP

dalam rangka mengurangi waktu tunggu oleh pengirim sebelum meretransmit packet drop. TCP pengirim akan menggunakan pencatat
waktu untuk mengetahui segmen yang hilang. Jika acknowledgement
tidak diterima untuk packet tertentu dalam jangka waktu tertentu, maka
pengirim akan menggangap paket tersebut hilang dalam jaringan dan
akan dilakukan retransmit untuk segmen yang hilang.
2.3 TCP Reno
TCP Reno mempertahankan prinsip dasar TCP Tahoe, seperti slow
start, congestion avoidance dan fast retransmit, namun pada TCP Reno

menambahkan mekanisme fast recovery. TCP Reno mengharuskan mendapat
acknowledgment setiap kali segmen di terima. Setiap kali menerima 3 dupilkat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
7

acknowledgement maka di anggap sebagai tanda bahwa segmen hilang, jadi

jika kembali mengirimkan segmen tanpa menunggu timeout .
2.3.1

Fast recovery
Fast recovery adalah tetap menjaga throughput tetap tinggi

ketika terjadi congestion. Di fase ini, ketika menerima 3 duplikasi
acknowledgement dan telah melakukan fast retransmission, TCP tidak

masuk ke fase slowstart, tetapi langsung masuk pada fase congestion
avoidance.

Gambar 2.2 Algoritma TCP Reno

2.4 Droptail
Droptail adalah algoritma Passive Queue Managemment (PQM) yang

menetapkan panjang maksimum untuk setiap antrian pada router. Router
memutuskan kapan untuk menjatuhkan (drop) paket. Droptail menggunakan
algoritma First In First Out (FIFO) dimana paket yang pertama kali datang
maka paket tersebut yang akan pertama kali dilayani akan tetapi ketika buffer
antrian memenuhi batas kapasitas maksimum, paket yang masuk akan
dijatuhkan (drop). Artinya, Droptail akan terus mengabaikan/menjatuhkan
(drop) paket sampai antrian memiliki cukup ruang untuk paket baru [4].

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
8

2.5 Random Early Detection (RED)
Random Early Detection merupakan mekanisme antrian yang dapat

menjatuhkan paket sebelum congestion terjadi dengan cara menandai atau
melakukan drop secara acak. Random Early Detection memiliki dua batasan
panjang antrian yaitu α (Alpha) dan β (Beta) untuk menentukan apa yang akan
dilakukan terhadap paket. Jika paket berada di bawah α (Alpha), maka paket
akan diantrikan atau ditransmisikan dan tidak akan didrop. Jika paket berada
diatas β (Beta), paket di buang/drop. Jika paket berada diantara α (Alpha) dan
β (Beta), paket akan ditandai dan akan didrop secara random.

β

α

No Dropping
Random Dropping
Full Dropping

Gambar 2.3 RED Packet Drop

2.6 Network Simulator 2
Network simulator (NS2) adalah alat simulasi jaringan yang bersifat open
source yang banyak digunakan dalam mempelajari struktur dinamik dari jaringan

komunikasi. Simulasi dari jaringan nirkabel dan protokol (seperti algoritma routing,
TCP, dan UDP) dapat diselesaikan dengan baik dengan simulator ini. Beberapa
keuntungan

menggunakan

network

simulator

sebagai

perangkat

lunak

simulasi adalah : network simulator dilengkapi dengan tool validasi, pembuatan
simulasi dengan menggunakan network simulator jauh lebih mudah daripada
menggunakan

software

develover

seperti

Delphi

atau

C++,

network

simulator bersifat open source di bawah GPL (Gnu Public License), Dapat

digunakan pada sistem operasi windows dan sistem oprasi linux [2].

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB III
RANCANGAN SIMULASI JARINGAN

3.1 Parameter Simulasi
Pada penelitian ini, penulis sudah menentukan parameter-parameter
jaringan. Parameter jaringan yang digunakan bersifat konstan dan akan dipakai
terus pada setiap pengujian yang dilakukan. Parameter jaringan dapat dilihat
pada tabel di bawah ini.

Parameter Simulasi

Nilai

Waktu simulasi

200s

Jumlah host

4

Banyak koneksi

1 TCP, 1 UDP

TCP Packet Size

1024 B

Traffic source

TCP vs UDP

Datarate

10 Mbps

Delay

2 ms

Router

Droptail, Random Early Detection

Buffer size

10, 20, 30 paket ( Droptail ) / 30 paket (RED)

Tabel 3.1 Parameter Simulasi
3.2 Skenario Simulasi
Skenario pengujian yang digunakan pada simulasi menggunakan dua
tipe antrian yang terdapat pada router, yaitu Droptail dan Random Early
Detection :

1. Skenario Droptail
Pada skenario ini dilakukan dengan menambah buffer capacity
pada router Droptail untuk setiap pengambilan data. Besar buffer
capacity yang diuji mulai dari 10 paket hingga 30 paket.
9

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
10

2. Skenario Random Early Detection
Pada skenario ini dilakukan dengan menambah nilai α dan β serta
buffer capacity bernilai tetap.

Buffer Size

α

β

30 paket

5 paket

20 paket

30 paket

10 paket

20 paket

30 paket

15 paket

20 paket

Tabel 3.2 Skenario penambahan nilai α dengan nilai β dan kapasitas buffer
bernilai tetap
Buffer Size

α

β

30 paket

5 paket

10 paket

30 paket

5 paket

15 paket

30 paket

5 paket

20 paket

Tabel 3.3 Skenario penambahan nilai β dengan nilai α dan kapasitas buffer
bernilai tetap
3.3 Parameter Kinerja
Parameter yang digunakan pada tugas akhir ini :
a. Throughput
Throughput adalah bandwidth aktual yang terukur pada suatu ukuran
waktu tertentu.Nilai satuan Throughput yaitu Bps (Byte per second)
Semakin besar nilai Throughput akan semakin baik.
b. Packet drop
Packet drop adalah paket yang dibuang ketika melalui router atau ketika

kapasitas antrian/buffer penuh. Jumlah total packet drop selama simulasi.
c. End-To-End Delay
End-To-end delay merupakan waktu tempuh paket yang dilalui dari source

sampai ke destinasi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
11

3.4 Topologi Jaringan

Gambar 3.1 Topologi Jaringan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB IV
PENGUJIAN DAN ANALISA

4.1 Droptail
4.1.1

Penambahan kapasitas Buffer
Throughput

Kapasitas

Packet Drop

End-To-End Delay

Buffer

Tahoe

Reno

Tahoe

Reno

10 Paket

131920.2

161217.5

651

753

0.035590944 0.036033678

20 Paket

151817

163111.4

306

327

0.065568038 0.067585386

30 Paket

163148.6

163308.2

35

36

0.11500034

Tahoe

Reno

Tabel 4 1 Hasil Pengujian penambahan kapasitas buffer

Throughput B/s)

Throughput
180000
160000
140000
120000
100000
80000
60000
40000
20000
0
10

20

Buffer Capacity (packet) pada Router 1
Tahoe

Reno

Gambar 4.1 Throughput pada antrian Droptail

12

30

0.11826652

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
13

Packet Drop
800

Packet Drop (pkt)

700
600
500
400
300
200
100
0
10

20

30

Buffer Capacity (packet) pada Router 1
Tahoe

Reno

Gambar 4.2 Packet Drop pada antrian Droptail

End-To-End Delay
0.14
0.12

Delay (s)

0.1
0.08
0.06
0.04
0.02
0
10

20

30

Buffer Capacity (packet) pada Router 1
Tahoe

Reno

Gambar 4.3 End-To-End Delay pada antrian Droptail

Gambar 4.1 menunjukan bahwa dengan menambah kapasitas buffer
berpengaruh kepada throughput yang semakin meningkat pada TCP Tahoe dan
TCP Reno. Hal ini menunjukan bahwa dengan semakin memperbesar kapasitas
buffer pada router berpengaruh juga dengan semakin benyaknya paket yang dapat

di tampung. Meskipun demikian, TCP Reno pada sisi throughput terlihat lebih

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
14

unggul dibandingkan dengan TCP Tahoe, hal ini dapat terjadi karena TCP Reno
lebih unggul dalam penanganan single error dibandingkan dengan TCP Tahoe yang
ketika terjadi single error akan kembali ke fase slow start, sedangkan TCP Reno
ketika terjadi single error akan masuk ke fase fast retransmit dan fase fast recovery
sehingga paket yang terkirim akan lebih banyak, oleh karena itu throughput yang
di hasilkan TCP Reno lebih unggul dari TCP Tahoe.
Skenario penambahan kapasitas buffer memberikan pengaruh baik tidak
hanya pada nilai throughput, akan tetapi juga berpengaruh kepada nilai packet drop
yang ditunjukkan pada Gambar 4.2. Pengaruh yang dapat ditunjukan adalah dengan
semakin berkurangnya packet drop pada TCP Tahoe maupun TCP Reno seiring
dengan semakin besarnya kapasitas buffer . Pada Gambar 4.2 terlihat TCP Reno
memiliki packet drop yang lebih besar dari TCP Tahoe karena TCP Reno memiliki
fase fast recovery, sehingga paket yang terkirim lebih banyak dan akan membanjiri
jaringan. Hal ini berakibat packet drop TCP Reno lebih besar. Berbeda dengan TCP
Tahoe yang akan kembali ke fase slow start ketika terjadi drop packet sehingga
paket yang dikirim tidak membanjiri jaringan.
Skenario penambahan kapasitas buffer tidak hanya memberikan hasil yang
baik terhadap nilai throughput dan packet drop saja, akan tetapi memberikan nilai
yang semakin besar untuk End-To-End Delay. Hal ini dapat dilihat dari semakin
besarnya kapasitas buffer maka akan semakin banyak pula paket yang masuk
kedalam antrian sehingga paket tersebut lebih lama untuk melalui antrian untuk
mencapai tujuan karena pelayanan paket pun juga akan lebih lama. Dalam hal ini
TCP Reno menunjukkan End-To-End Delay lebih besar dari TCP Tahoe karena
TCP Reno memiliki fase fast recovery yang membuat TCP Reno dapat mengirim
lebih banyak paket dari pada TCP Tahoe yang akan kembali ke slow startketika
mendapati packet drop.
Dalam kondisi kapasitas buffer yang kecil akan memiliki kemungkinan
terjadinya multiple error yang lebih besar, akan tetapi dengan penambahan
kapasitas buffer maka kemungkinan terjadinya multiple error semakin berkurang,
oleh karena itu unjuk kerja TCP Tahoe dan TCP Reno hampir sama, akan tetapi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
15

dalam penanganan single error TCP Reno lebih unggul dari TCP Reno karena
memiliki fase fast recovery.

4.1.2

Congestion Window

Droptail

Gambar 4.4 Congestion Window TCP Tahoe dengan buffer = 10 paket

Gambar 4.5 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe dengan buffer = 10 paket

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
16

Gambar 4.6 Congestion Window TCP Reno dengan buffer = 10 paket

Gambar 4.7 hasil zoom Congestion Window TCP Reno dengan buffer = 10 paket

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
17

Gambar 4.8 Congestion Window TCP Tahoe dengan buffer = 20 paket

Gambar 4.9 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe dengan buffer = 20 paket

Lingkaran merah menunjukan bahwa terjadi packet drop sehingga TCP Tahoe
masuk ke fase fast retransmit.
Lingkaran biru menunjukan ketika terjadi packet drop TCP Tahoe akan kembali
ke fase slowstart.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
18

Gambar 4.10 Congestion Window TCP Reno dengan buffer = 20 paket

Gambar 4.11 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno dengan buffer = 20 paket

Lingkaran merah menunjukan bahwa terjadi packet drop maka TCP Reno akan
masuk ke fase fast retransmit dan fast recovery.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
19

Lingkaran biru menunjukan bahwa ketika TCP Reno sedang memasuki fase fast
recovery dan terjadi packet drop kembali sehingga fase tersebut gagal dan akan

kembali ke fase slowstart.

Gambar 4.12 Congestion Window TCP Tahoe dengan buffer = 30 paket

Gambar 4.13 Congestion Window TCP Reno dengan buffer = 30 paket

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
20

4.2 Random Early Detection (RED)
Penambahan Nilai α (Alpha)

4.2.1

Kapasitas Nilai

Troughput

Packet Drop

End-To-End Delay

Buffer

α

Tahoe

Reno

30 paket

5

157642.44

159493.8

490

596

0.044509023 0.044740671

30 paket

10

158078.52 159908.76

383

462

0.05212432

30 paket

15

159120.44 160568.44

328

342

0.063077745 0.065482192

Tahoe Reno

Tahoe

Reno

0.053177764

Tabel 5.1 Hasil pengujian RED dengan penambahan nilai α

Throughput
Throughput (B/s)

161000
160000
159000
158000
157000
156000



α



Buffer Capacity (packet) pada Router 1
Tahoe

Reno

Gambar 5.1 Throughput pada antrian RED dengan penambahan nilai α

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
21

Packet Drop
700

Packet Drop (pkt)

600
500
400
300
200
100
0


α



Buffer Capacity (packet) pada Router 1
Tahoe

Reno

Gambar 5.2 Packet Drop pada antrian RED dengan penambahan nilai α

End - To - End Delay
0.07
0.06

Delay (s)

0.05

0.04
0.03
0.02
0.01
0


α



Buffer Capacity (packet) pada Router 1
Tahoe

Reno

Gambar 5.3 End-To-End Delay pada antrian RED dengan penambahan nilai α

Pada Gambar 5.1 menunjukkan bahwa TCP Tahoe dan TCP Reno terjadi
peningkatan pada throughput, hal ini di sebabkan karena ketika nilai α (Alpha)
semakin besar maka paket yang diterima pun juga akan semakin banyak. TCP Reno
lebih unggul pada sisi throughput karena pada tipe antrian ini kemungkinan untuk
multiple error lebih sedikit, oleh karena itu TCP Reno kemungkinan untuk masuk

ke fase slowstart ketika terjadi packet drop pun juga semakin sedikit dan paket yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
22

dapat terkirim pun juga lebih banyak dari TCP Tahoe sehingga pengiriman paket
TCP Reno akan lebih baik.
Selain itu pada sisi packet drop TCP Tahoe dan TCP Reno mengalami
penurunan, pada grafik Gambar 5.2 terlihat bahwa packet drop pada TCP Reno
lebih besar karena mekanisme antrian ini bertipe single drop sehingga ketika terjadi
packet drop TCP Reno memasuki fast recovery, oleh karena itu paket yang

dikirimkan dapat membanjiri jaringan sehingga lebih banyak packet drop dibanding
dengan TCP Tahoe yang akan kembali ke fase slow start, sehingga paket yang
dikirim tidak membanjiri jaringan.
Skenario penambahan nilai α pada buffer juga mempengaruhi pada End To - End Delay, dalam hal ini TCP Reno menunjukan hasil yang lebih besar karena

pada TCP Reno memiliki fase fast recoviery yang dapat mengirim lebih banyak
paket sehingga pelayanan terhadap paket akan semakin lama.
Pada Congestion Window dapat terlihat pada grafik bahwa mekanisme
antrian Random Early Detection berpengaruh terhadap kecilnya kegagalan TCP
Reno dibandingkan dengan mekanisme antrian Droptail karena mekanisme
Random Early Detection bertipe single drop dan memiliki kemungkinan multiple
drop yang kecil. Berbeda dengan TCP Tahoe yang tetap memiliki tingkat kegagalan

tinggi karena TCP Tahoe selalu kembali ke fase slowstart ketika terjadi packet
drop.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
23

4.2.2

Congestion Window

Random Early Detection dengan penambahan nilai α (Alpha)

Gambar 5.4 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan α = 5 paket

Gambar 5.5 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan α = 5 paket

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
24

Gambar 5.6 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan penamahan
α = 5 paket

Gambar 5.7 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan α = 5 paket

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
25

Gambar 5 8 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan α = 10 paket

Gambar 5.9 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan α = 10 paket
Lingkaran merah menunjukan bahwa terjadi packet drop dan memasuki fase fast
retransmit. Setelah itu pada Lingkaran biru menunjukan fase slowstart setelah

terjadi terjadi packet drop. Tidak jauh beda dengan droptail, TCP Tahoe pada

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
26

Random Early Detection akan gagal ketika menemui packet drop dan akan kembali

ke fase slowstart.

Gambar 5.10 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan α = 10 paket

Gambar 5.11 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno pada antrian RED
dengan penamahan α = 10 paket
Lingkaran merah menunjukan bahwa terjadi packet drop, oleh karen itu TCP
Reno akan masuk ke fase fast retransmit dan pada lingkaran biru memasuki fase

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
27

fast recovery akan tetapi ketika pada fase ini terjadi packet drop sehingga TCP Reno

gagal karena tidak mampunya untuk menangani multiple error , setelah itu pada
lingkaran hijau memasuki fase slowstart. Pada antrian random early detection ini
pada TCP Reno memiliki tingkat kegagalan yang lebih kecil dari antrian droptail
karena pada antrian random early detection melakukan drop secara acak sehingga
kemungkinan terjadi multiple drop lebih kecil.

Gambar 5.12 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan α = 15 paket

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
28

Gambar 5.13 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan α = 15 paket

Gambar 5.14 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan α = 15 paket

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
29

Gambar 5.15 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno pada antrian RED
dengan penamahan α = 15 paket

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
30

4.2.3

Penambahan Nilai β (Beta)

Kapasitas Nilai

Troughput

Packet Drop

Buffer

β

Tahoe

Reno

30 paket

10

150109.32

155317.6

629

30 paket

15

153998.24 157956.32

30 paket

20

156104.96

158323.4

Tahoe Reno

En –To–End Delay
Tahoe

Reno

727

0.036518584

0.03746887

530

652

0.041459319 0.041587383

468

590

0.044613763 0.045204291

Tabel 6.1 Hasil pengujian RED dengan penambahan nilai β

Throughput
160000

Throughput (B/s)

158000
156000
154000
152000
150000
148000
146000
β



β

Buffer Capacity (packet) pada Router 1
Tahoe

Reno

Gambar 6.1 Throughput pada antrian RED dengan penambahan nilai β

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
31

Packet Drop
800

Packet Drop (pkt)

700
600
500
400
300
200
100
0
β



β

Buffer Capacity (packet) pada Router 1
Tahoe

Reno

Gambar 6.2 Packet Drop pada antrian RED dengan penambahan nilai β

End - To - End Delay
0.05

Delay (s)

0.04
0.03
0.02
0.01
0
β



β

Buffer Capacity (packet) pada Router 1
Tahoe

Reno

Gambar 6.3 End-To-End Delay pada antrian RED dengan penambahan nilai β

Pada Gambar 6.1 terlihat bahwa pada sisi throughput TCP Tahoe dan TCP
Reno mengalami peningkatan seiring dengan semakin besarnya nilai β (Beta)
karena paket yang ditampung juga akan semakin banyak. Selain itu TCP Reno
seperti yang terlihat pada grafik memiliki throughput yang lebih baik, hal ini di

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
32

sebabkan karena TCP Reno memiliki fase fast recovery ketika terjadi single drop
sehingga paket yang dapat dikirim lebih banyak.
Selain itu pada skenario ini juga memberikan pengaruh yang baik terhadap
packet drop, pada Gambar 6.2 menunjukkan penurunan packet drop terhadap TCP

Tahoe dan TCP Reno. Hal ini disebabkan karena TCP Reno memiliki fase fast
recovery ketika mendapati single drop, karena mekanisme drop pada antrian ini

adalah single drop sehingga paket yang dikirim dapat lebih banyak dan dapat
membanjiri jaringan dibandingkan TCP Tahoe yang akan kembali ke fase slowstart
ketika terjadi packet drop sehingga paket yang dikirim tidak membanjiri jaringan.
Nilai baik pada throughput dan packet drop tidak terlihat pada Gambar 6.3,
peningkatan End-To-End Delay pada TCP Tahoe dan TCP Reno karena semakin
besar kapasitas buffer maka akan semakin banyak pula paket yang masuk ke dalam
antrian, sehingga penanganan paket akan semakin lama.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
33

4.2.4

Congestion Window

Random Early Detection dengan penambahan nilai β (Beta)

Gambar 6.4 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan β = 10 paket

Gambar 6.5 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan β = 10 paket

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
34

Gambar 6.6 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan penamahan
β = 10 paket

Gambar 6.7 Hasil zoom Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan β = 10 paket

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
35

Gambar 6.8 Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED dengan
penamahan β = 15 paket

Gambar 6.9 Hasil zoom Congestion Window TCP Tahoe pada antrian RED
dengan penamahan β = 15 paket
Lingkaran merah menunjukan terjadinya packet drop sehingga TCP Tahoe
memasuki fase fast retransmit dan pada lingkaran biru TCP Tahoe memasuki fase
slowstart, pada fase ini paket dikirim kembali secara bertahap.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
36

Gambar 6.10 Congestion Window TCP Reno pada antrian RED dengan
penamahan β = 15 paket

Gambar

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

76 1855 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 486 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 431 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

9 258 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 380 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 569 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 501 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

10 319 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 491 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 582 23