Penyusunan Promosi Acara Awi-Awi Mandiri 2009.

(1)

Universitas Kristen Maranatha vii

ABSTRAK

Penyusunan Promosi Acara Awi-Awi Mandiri 2009 merupakan wujud pertemuan

antara kebudayaan dan teknologi yang dikemas secara kreatif, dengan menggunakan bahasa yang lebih anak muda dibandingkan dengan acara sebelumnya. Awi-Awi Mandiri juga mengusung kampanye untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, dan juga berinovasi dengan bahan-bahan yang ramah lingkungan.


(2)

Universitas Kristen Maranatha viii

DAFTAR ISI

Halaman Judul i

Lembar Pengesahan ii

Pernyataan Orisinalitas Laporan dan Hasil Perancangan iii Pernyataan Publikasi Laporan dan Hasil Perancangan iv

Abstrak v

Kata Pengantar vi

Daftar Isi viii

BAB I PENDAHULUAN 1

1.1 Latar Belakang 1

1.2 Permasalahan dan Ruang Lingkup 2

1.2.1 Permasalahan 2

1.2.2 Ruang Lingkup 3

1.3 Tujuan Perancangan 3

1.4 Metode Perancangan 4

1.5 Skema Perancangan 4

BAB II LANDASAN TEORI 5

2.1 Kampanye 5

2.1.1 Extendibility 5

2.1.2 Repeatability 8

2.1.3 Memaksimalkan Extendibility dan Repeatability 8

2.1.4 Tips Kampanye 9

2.2 Sembilan Elemen Pemasaran 10

2.2.1 Segitiga PDB

(Positioning, Diferensiasi, dan Branding) 11 2.2.2 Segmenting, Targeting, Positioning 11

2.2.3 Marketing Mix 15

2.3 Marketing Communication Mix 17


(3)

Universitas Kristen Maranatha ix

2.4 Events and Experiences 23

BAB III TINJAUAN FAKTUAL 27

3.1 Data dan Fakta 27

3.1.1 Sekilas Tentang Saung Angklung Udjo 27

3.1.2 Awi-Awi Mandiri 2008 29

3.1.3 Program Corporate Social Responsibility

Bank Mandiri 32

3.2 Tinjauan Terhadap Proyek/Program Sejenis 33 3.3 Analisis Terhadap Permasalahan Berdasarkan Data dan Fakta 35 3.3.1 Posisi Awi-Awi Mandiri Berdasarkan Segitiga PDB 35

3.3.2 Market Segmentation 36

3.3.3 Target Marketing 36

3.3.4 Events & Experiences 37

3.3.5 Kampanye 37

BAB IV PEMECAHAN MASALAH 41

4.1 Konsep Komunikasi 41

4.2 Konsep Kreatif 43

4.3 Konsep Media 44

4.4 Hasil Karya 46

4.4.1 Poster Acara 46

4.4.2 Poster Teaser 47

4.4.3 Poster Roadshow 47

4.4.4 Website 48

4.4.5 Agenda 49

4.4.6 CD Acara 49

4.4.7 Goody Bag 50

4.4.8 Banner 50

4.4.9 Kalender 51

4.4.10 Kaos 51


(4)

Universitas Kristen Maranatha x

4.4.12 Leaflet dan Pin 52

4.4.13 Mug 53

4.4.14 Postcard 53

BAB V PENUTUP 54

Daftar Gambar xi

Daftar Pustaka xii

Ucapan Terima Kasih xiii

Biodata Penulis xiv


(5)

Universitas Kristen Maranatha xi

DAFTAR GAMBAR

1.1 Logo Awi-Awi Mandiri 2008 2

3.1 Logo Saung Angklung Udjo (dua warna) 27

3.2 Foto Mang Udjo (Alm) beserta catatan pribadinya 28

3.3 Logo Awi-Awi Mandiri 2008 29

3.4 Sign system untuk Awi-Awi Mandiri 2008 30

3.5 Spanduk untuk Awi-Awi Mandiri 2008 30

3.6 Layout katalog untuk Awi-Awi Mandiri 2008 31

3.7 Poster untuk Awi-Awi Mandiri 2008 32

4.1 Poster Acara 46

4.2 Alternatif Poster Acara 47

4.3 Poster Teaser 47

4.4 Poster Roadshow 47

4.5 Website 48

4.6 Agenda 49

4.7 CD Acara 49

4.8 Goody Bag 50

4.9 Banner 50

4.10 Kalender 51

4.11 Kaos 51

4.12 Katalog 52

4.13 Leaflet dan Pin 52

4.14 Mug 53


(6)

Universitas Kristen Maranatha xii


(7)

Universitas Kristen Maranatha 1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Isu Global Warming dulunya hanya merupakan mitos saja, masyarakat pada saat itu tidak mempercayai bahwa memakai sampah plastic berlebih dapat mengganggu lingkungan, menghalangi penyerapan air hujan ke tanah, membuat banyak genangan air, serta menghalangi penyerapan sinar matahari untuk tumbuh-tumbuhan. Walaupun isu ini sudah diangkat dari bertahun-tahun yang lalu, namun masyarakat Indonesia masih minim kesadarannya untuk menjaga lingkungan.

Saung Angklung Udjo tempat penulis melakukan penelitian, merupakan tempat kesenian yang peduli terhadap lingkungan, bahkan sebagian besar dari bangunan yang terdapat di Saung Angklung Udjo ini terbuat dari bambu. Bambu merupakan materi yang ramah lingkungan, murah, lentur dan memiliki banyak variasi dalam penggunaannya. Pohon bambu di daerah tropis dalam satu harinya dapat bertumbuh sepanjang 30cm, dan dapat mencapai ketinggian 30m per batangnya. Bambu dapat menjadi banyak hal, mulai dari makanan, minuman, topi, alat musik, kerajinan tangan, dan lain-lain. Bambu dapat menjadi sebuah solusi sebagai bahan pengganti yang lebih ramah lingkungan.

Adapun program yang dilakukan oleh Saung Angklung Udjo untuk menduniakan budaya bambu sesuai dengan visi dan misi Saung Angklung Udjo, adalah Awi-Awi Mandiri 2008. Acara Awi-Awi Mandiri 2008 ini merupakan kerjasama antara Saung Angklung Udjo, dengan Bank Mandiri. Awi-Awi Mandiri


(8)

Universitas Kristen Maranatha 2 2008 merupakan salah satu program yang berupaya untuk mengarahkan, menumbuhkembangkan daya kreatif mahasiswa yang dipertemukan dengan para pengrajin bambu, dimana kedua disiplin ilmu yang berbeda ini akan membentuk suatu hasil yang bermanfaat bagi kelanjutan potensi kerajinan bambu di Nusantara.

gambar 1.1 Logo Awi-Awi Mandiri 2008

Awi-Awi Mandiri 2008 ini diikuti oleh sepuluh peserta dari enam universitas di Bandung. Dalam pelaksanaannya Awi-Awi Mandiri 2008 ini dihitung cukup sukses. Awi-Awi Mandiri ini rencananya akan diadakan setahun sekali selama lima tahun ke depan Hanya saja yang disayangkan adalah acara ini kurang dikenal oleh masyarakat dikarenakan kurangnya publikasi dan strategi pemasaran pada Awi-Awi Mandiri 2008 kemarin, sehingga dampaknya pun tidak terlihat di masyarakat luas, khususnya generasi muda. Melihat kenyataan ini, penulis tertarik untuk menyusun strategi pemasaran dan publikasi yang baik untuk event Awi-Awi Mandiri yang akan diselenggarakan pada tahun 2009 ini.

1.2Permasalahan dan Ruang Lingkup 1.2.1 Permasalahan

Secara garis besar, Awi-Awi Mandiri merupakan program yang menarik untuk digali lebih lanjut. Hanya saja disayangkan acara ini kurang dikenal oleh


(9)

Universitas Kristen Maranatha 3 masyarakat, karena minimnya promosi yang diadakan. Karena itu penulis menyimpulkan terdapat tiga buah permasalahan di sini, yaitu:

1. Bagaimana merancang promo event Awi-Awi Mandiri ini, agar dapat dikenal dan diingat oleh masyarakat luas?

2. Bagaimana merancang promo event Awi-Awi Mandiri ini, agar dapat memberi dampak yang luas pada masyarakat?

3. Tagline seperti apakah yang tepat untuk acara Awi-Awi Mandiri 2009?

1.2.2 Ruang Lingkup

Awi-Awi Mandiri 2009 rencananya akan diadakan di lima kota besar di Jawa Barat, dengan acara puncaknya sendiri di Bandung. Target peserta berkisar dari 18-25 tahun. Target audiens sendiri tidak dibatasi, mengingat tujuan acara ini adalah menduniakan budaya bambu, karena itu diusahakan seluas-luasnya. Waktu diadakannya Awi-Awi 2009 ini pada tanggal 5-29 Agustus 2009.

1.3Tujuan Perancangan

Adapun tujuan penulis dari dilakukannya penelitian ini adalah:

1. Merancang promo event Awi-Awi Mandiri ini, agar dapat dikenal dan diingat oleh masyarakat luas.

2. Merancang promo event Awi-Awi Mandiri ini, agar dapat memberi dampak yang luas pada masyarakat.


(10)

Universitas Kristen Maranatha 4

1.4Metode Perancangan

Dalam pembuatan karya tulis ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan cara mendatangi Saung Angklung Udjo secara langsung, melakukan observasi, dan pengumpulan-pengumpulan artikel lewat kumpulan arsip perpustakaan maupun internet.

1.5Skema Perancangan

Mensosialisasikan penggunaan bambu

sebagai material

Inovasi terhadap

bambu

Workshop Lomba

Awi-Awi Mandiri

Bambu dikenal oleh masyarakat


(11)

Universitas Kristen Maranatha 50

BAB V

PENUTUP

1.1Kesimpulan

Dari hasil pengamatan dan pembuatan Awi-Awi Mandiri 2009 ini penulis menyimpulkan bahwa:

1. Dalam promosi, Awi-Awi Mandiri perlu untuk bicara bahasa yang sesuai dengan pasarnya. Dalam hal ini pasar yang dimaksud adalah pasar untuk anak muda. Karena itu Awi-Awi Mandiri memakai warna-warna yang cerah, beragam, dengan elemen-elemen grafis yang dinamis sesuai dengan target sasaran yaitu anak muda. Nan juga Awi-Awi Mandiri pun mengadakan roadshow dari kampus ke kampus, untuk mensosialisasikan Awi-Awi Mandiri, sehingga peminatnya bertambah, dan acara ini pun lebih dikenal.

2. Untuk memberi dampak yang lebih luas terhadap masyarakat, maka cakupan wilayah untuk Awi-Awi Mandiri pun diperluas. Sehingga dapat memberi informasi dan pengetahuan kepada masyarakat lebih jauh

3. Pembuatan tagline dianggap penting karena tagline mampu mengikat semua konsep, desain, dan tujuan acara menjadi satu sehingga audiens dapat dengan mudah mengambil kesimpulan acara dan mengingatnya. Tagline untuk acara ini adalah “Find Your Green Idea!”, pemakaian bahasa Inggris dimaksudkan agar tagline menjadi ringkas, padat, dan jelas. Green disini ditujukan untuk


(12)

Universitas Kristen Maranatha 51 menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mengacu kepada bambu.

1.2 Saran

Melalui Tugas Akhir ini, penulis mendapat banyak pengalaman, khususnya yang berhubungan dengan penyusunan promosi acara. Penulis belajar bagaimana menyelesaikan sebuah proyek promosi dan bekerjasama dengan pemilik serta lembaga-lembaga terkait guna memperoleh informasi lengkap mengenai penyusunan promosi.

1.3 Civitas Akademik

Saran penulis untuk Universitas Kristen Maranatha, untuk lebih memperlengkapi fasilitas-fasilitas yang mendukung proses pembelajaran untuk mahasiswanya.

1.4 Masyarakat secara umum

Melalui penyusunan promosi acara ini, penulis mengharapkan agar masyarakat dapat semakin peduli terhadap lingkungan, dan juga mampu mengangkat kerajinan bambu pada umumnya


(13)

Universitas Kristen Maranatha xii

DAFTAR PUSTAKA

Altstiel, Tom (2006), Advertising Strategy, California, Sage Publication, Inc. Hermawan, Yuswohady, Jacky Mussry, Taufik (2005), Positioning Diferensiasi

Brand, Jakarta, Gramedia

Kotler, Philip. (2000), 10th edition. Marketing Managment Millenium Edition., New Jersey, Prentice Hall

Ries, Al, Laura Ries. (2002). The Fall of Advertising, and the Rise of PR, New York, Harpers Collin Publishers, Inc.

Stanton, William J. Adn Charless Futrell. (1994). 8th edition. Fundamental of


(1)

Universitas Kristen Maranatha 2 2008 merupakan salah satu program yang berupaya untuk mengarahkan, menumbuhkembangkan daya kreatif mahasiswa yang dipertemukan dengan para pengrajin bambu, dimana kedua disiplin ilmu yang berbeda ini akan membentuk suatu hasil yang bermanfaat bagi kelanjutan potensi kerajinan bambu di Nusantara.

gambar 1.1 Logo Awi-Awi Mandiri 2008

Awi-Awi Mandiri 2008 ini diikuti oleh sepuluh peserta dari enam universitas di Bandung. Dalam pelaksanaannya Awi-Awi Mandiri 2008 ini dihitung cukup sukses. Awi-Awi Mandiri ini rencananya akan diadakan setahun sekali selama lima tahun ke depan Hanya saja yang disayangkan adalah acara ini kurang dikenal oleh masyarakat dikarenakan kurangnya publikasi dan strategi pemasaran pada Awi-Awi Mandiri 2008 kemarin, sehingga dampaknya pun tidak terlihat di masyarakat luas, khususnya generasi muda. Melihat kenyataan ini, penulis tertarik untuk menyusun strategi pemasaran dan publikasi yang baik untuk event Awi-Awi Mandiri yang akan diselenggarakan pada tahun 2009 ini.

1.2Permasalahan dan Ruang Lingkup 1.2.1 Permasalahan

Secara garis besar, Awi-Awi Mandiri merupakan program yang menarik untuk digali lebih lanjut. Hanya saja disayangkan acara ini kurang dikenal oleh


(2)

Universitas Kristen Maranatha 3 masyarakat, karena minimnya promosi yang diadakan. Karena itu penulis menyimpulkan terdapat tiga buah permasalahan di sini, yaitu:

1. Bagaimana merancang promo event Awi-Awi Mandiri ini, agar dapat dikenal dan diingat oleh masyarakat luas?

2. Bagaimana merancang promo event Awi-Awi Mandiri ini, agar dapat memberi dampak yang luas pada masyarakat?

3. Tagline seperti apakah yang tepat untuk acara Awi-Awi Mandiri 2009?

1.2.2 Ruang Lingkup

Awi-Awi Mandiri 2009 rencananya akan diadakan di lima kota besar di Jawa Barat, dengan acara puncaknya sendiri di Bandung. Target peserta berkisar dari 18-25 tahun. Target audiens sendiri tidak dibatasi, mengingat tujuan acara ini adalah menduniakan budaya bambu, karena itu diusahakan seluas-luasnya. Waktu diadakannya Awi-Awi 2009 ini pada tanggal 5-29 Agustus 2009.

1.3Tujuan Perancangan

Adapun tujuan penulis dari dilakukannya penelitian ini adalah:

1. Merancang promo event Awi-Awi Mandiri ini, agar dapat dikenal dan diingat oleh masyarakat luas.

2. Merancang promo event Awi-Awi Mandiri ini, agar dapat memberi dampak yang luas pada masyarakat.


(3)

Universitas Kristen Maranatha 4 1.4Metode Perancangan

Dalam pembuatan karya tulis ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan cara mendatangi Saung Angklung Udjo secara langsung, melakukan observasi, dan pengumpulan-pengumpulan artikel lewat kumpulan arsip perpustakaan maupun internet.

1.5Skema Perancangan

Mensosialisasikan penggunaan bambu

sebagai material

Inovasi terhadap

bambu

Workshop Lomba

Awi-Awi Mandiri

Bambu dikenal oleh masyarakat


(4)

Universitas Kristen Maranatha 50

BAB V

PENUTUP

1.1Kesimpulan

Dari hasil pengamatan dan pembuatan Awi-Awi Mandiri 2009 ini penulis menyimpulkan bahwa:

1. Dalam promosi, Awi-Awi Mandiri perlu untuk bicara bahasa yang sesuai dengan pasarnya. Dalam hal ini pasar yang dimaksud adalah pasar untuk anak muda. Karena itu Awi-Awi Mandiri memakai warna-warna yang cerah, beragam, dengan elemen-elemen grafis yang dinamis sesuai dengan target sasaran yaitu anak muda. Nan juga Awi-Awi Mandiri pun mengadakan roadshow dari kampus ke kampus, untuk mensosialisasikan Awi-Awi Mandiri, sehingga peminatnya bertambah, dan acara ini pun lebih dikenal.

2. Untuk memberi dampak yang lebih luas terhadap masyarakat, maka cakupan wilayah untuk Awi-Awi Mandiri pun diperluas. Sehingga dapat memberi informasi dan pengetahuan kepada masyarakat lebih jauh

3. Pembuatan tagline dianggap penting karena tagline mampu mengikat semua konsep, desain, dan tujuan acara menjadi satu sehingga audiens dapat dengan mudah mengambil kesimpulan acara dan mengingatnya. Tagline untuk acara ini adalah “Find Your Green Idea!”, pemakaian bahasa Inggris dimaksudkan agar tagline menjadi ringkas, padat, dan jelas. Green disini ditujukan untuk


(5)

Universitas Kristen Maranatha 51 menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mengacu kepada bambu.

1.2 Saran

Melalui Tugas Akhir ini, penulis mendapat banyak pengalaman, khususnya yang berhubungan dengan penyusunan promosi acara. Penulis belajar bagaimana menyelesaikan sebuah proyek promosi dan bekerjasama dengan pemilik serta lembaga-lembaga terkait guna memperoleh informasi lengkap mengenai penyusunan promosi.

1.3 Civitas Akademik

Saran penulis untuk Universitas Kristen Maranatha, untuk lebih memperlengkapi fasilitas-fasilitas yang mendukung proses pembelajaran untuk mahasiswanya.

1.4 Masyarakat secara umum

Melalui penyusunan promosi acara ini, penulis mengharapkan agar masyarakat dapat semakin peduli terhadap lingkungan, dan juga mampu mengangkat kerajinan bambu pada umumnya


(6)

Universitas Kristen Maranatha xii

DAFTAR PUSTAKA

Altstiel, Tom (2006), Advertising Strategy, California, Sage Publication, Inc. Hermawan, Yuswohady, Jacky Mussry, Taufik (2005), Positioning Diferensiasi

Brand, Jakarta, Gramedia

Kotler, Philip. (2000), 10th edition. Marketing Managment Millenium Edition., New Jersey, Prentice Hall

Ries, Al, Laura Ries. (2002). The Fall of Advertising, and the Rise of PR, New York, Harpers Collin Publishers, Inc.

Stanton, William J. Adn Charless Futrell. (1994). 8th edition. Fundamental of