KEMAMPUAN MEMBANDINGKAN TEKS CERPEN DENGAN TEKS ANEKDOT SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017.

KEMAMPUAN MEMBANDINGKAN TEKS CERPEN
DENGAN TEKS ANEKDOT SISWA KELAS XI
SMK NEGERI 1 LUBUK PAKAM
TAHUN PEMBELAJARAN
2016/2017
SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh

MARGARETHA OKTAVIANA GINTING
NIM 2123311046

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2017

PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam Skripsi ini tidak terdapat karya

yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan disuatu
perguruan tinggi dan sepanjang pengetahuan saya tidak terdapat karya atau
pendapat yang pernah tertulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang
secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Medan, Januari 2017

Margaretha O. Ginting
NIM 2123311046

ABSTRAK
Margaretha Oktaviana Ginting, 2123311046, Kemampuan Membandingkan
Teks Cerpen Dengan Teks Anekdot Siswa Kelas XI SMK Negeri I Lubuk
Pakam Tahun Pembelajaran 2016/2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan
kemampuan membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot siswa kelas XI
SMK Negeri 1 Lubuk Pakam berdasarkan isi, struktur dan ciri kebahasaannya.
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 1 Lubuk Pakam
Bidang Teknologi dan Rekayasa tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 10 kelas
dan berjumlah 355 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan cara random
sampling. Sampel penelitian diambil 10% dari populasi sehingga sampel

penelitian ini adalah 36 orang siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode deskriptif. Instrument yang digunakan untuk memperoleh data
adalah tes essay. Data penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam
membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot memiliki nilai rata-rata (mean)
70,13 dan berada pada kategori cukup. Hal ini dapat dilihat dari rentang nilai 86100 dengan kategori sangat baik diperoleh sebanyak 1 orang (2,78 %), rentang
nilai 76-85 dengan kategori baik diperoleh sebanyak 13 orang (36,11%), rentang
nilai 56-75 dengan kategori cukup diperolh sebanyak 15 orang (41,67 %), dan
rentang 10-55 dengan kategori kurang diperoleh sebanyak 7 orang (19,44 %).

Kata Kunci : Membandingkan, Teks Cerpen, Teks Anekdot

i

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan
baik. Skripsi ini berjudul “Kemampuan Membandingkan Teks Cerpen dengan
Teks Anekdot Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Lubuk Pakam Tahun Pembelajar
2016/2017”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi syarat memperoleh gelar Sarjana
Pendidikan di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan.

Penyusunan Skripsi ini tidak terlepas dari dukungan doa, arahan,
motivasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati penulis
mengucapkan terima kasih kepada:
1. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., Rektor Universitas Negeri Medan,
2. Dr. Isda Pramuniati, M.Hum., Dekan Fakultas Bahasa dan Seni
Universitas Negeri Medan dan para Wakil Dekan serta seluruh Staf
Pegawai Administrasi,
3. Drs. Syamsul Arif, M.Pd., Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia,
sekaligus sebagai Dosen Pembimbing Skripsi yang telah membimbing
dalam menyelesaikan tugas akhir penulis,
4. Trisnawati Hutagalung, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Jurusan Bahasa dan
Sastra Indonesia,
5. Fitriani Lubis, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra
Indonesia, sekaligus sebagai Dosen Penguji yang telah banyak
memberikan masukan serta saran kepada penulis,
6. M. Surif, S.Pd.,M.Si., Dosen Pembimbing Akademik
7. Prof. Dr. T. A. Siburian, M.Pd., Dosen Penguji yang telah banyak
memberikan masukan serta saran kepada penulis,
8. Bapak/Ibu Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa
dan Seni Universitas Negeri Medan,

9. Kepala Sekolah serta Staf Tata Usaha SMK Negeri 1 Lubuk Pakam yang
telah banyak memberikan kemudahan dalam mengumpulkan data

ii

penelitian,
10. Ayahanda terkasih Drs. Aris Ginting dan Ibunda Rosianna br Surbakti,
S.Pd. yang telah memberikan dukungan baik materil maupun moril, selalu
memberi doa kepada penulis sehingga Skripsi ini dapat selesai tepat pada
waktunya,
11. Kakak dan adik-adik terkasih (Lita Efrianna Ginting, S.Sos, Eka Tri
Suramana Ginting, Ferdinan Arlianka Ginting) serta seluruh keluarga yang
telah banyak memberi dukungan, motivasi dan doa kepada penulis dalam
menyelesaikan Skripsi ini,
12. Teman-teman The Batak (Renita, Merlin, Dewi, Richardo, Junifer, Juli,
Hoprin, Petrus, Daniel, Togar, Eko, Mangara)

Non Reguler B 2012,

Teman-teman sepelayanan di KAKR GBKP Ketaren yang selalu

mendukung dalam doa. Abangda Saddam Hussein, Lily Kaloko, Sarina
Munthe, Adinda Karina dan PPLT 2015 SMA Negeri 1 Kabanjahe yang
telah memberi dukungan,
13. Semua pihak yang turut membantu penyelesaian Skripsi ini yang tidak
dapat disebutkan satu persatu.
Semoga semua bantuan, dukungan, dan kemudahan-kemudahan yang
diberikan menjadi amalan dan mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Kuasa.
Akhir kata, penulis mengharapkan semoga Skripsi ini dapat bermanfaat untuk
menambah khasanah pengetahuan.
Medan,

Januari 2017

Penulis,

Margaretha O. Ginting
NIM 212311046

iii


DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK ......................................................................................................

i

KATA PENGANTAR ....................................................................................

ii

DAFTAR ISI ...................................................................................................

iv

DAFTAR TABEL ..........................................................................................

vi

DAFTAR LAMPIRAN ..................................................................................


vii

BAB I PENDAHULUAN ...............................................................................

1

A. Latar Belakang Masalah ..................................................................

1

B. Identifikasi Masalah ........................................................................

5

C. Batasan Masalah ..............................................................................

6

D. Rumusan Masalah ...........................................................................


6

E. Tujuan Penelitian .............................................................................

6

F. Manfaat Penelitian ...........................................................................

7

BAB II KERANGKA TEORETIS, KERANGKA KONSEPTUAL DAN
PERTANYAAN PENELITIAN......................................................

8

A. Kerangka Teoretis............................................................................

8

1. Pengertian Teks...........................................................................


8

2. Pengertian Teks Cerpen ..............................................................

9

a. Pengertian Teks Cerpen ..................................................

9

b. Isi Teks Cerpen ...............................................................

10

c. Struktur Teks Cerpen ......................................................

11

d. Ciri Kebahasaan Teks Cerpen.........................................


13

3. Pengertian Teks Anekdot ............................................................

16

a. Pengertian Teks Anekdot ................................................

16

b. Isi Teks Anekdot .............................................................

17

c. Struktur Teks Anekdot ....................................................

18

d. Ciri Kebahasaan Teks Anekdot ......................................


19

4. Kemampuan Membandingkan Teks Cerpen dengan Teks
Anekdot .......................................................................................

20

a. Persamaan Teks Cerpen dan Teks Anekdot ....................

22

iv

b. Perbedaan Teks Ceerpen dan Teks Anekdot ...................

25

B. Kerangka Konseptual .....................................................................

26

C. Pertanyaan Penelitian .....................................................................

27

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ....................................................

28

A. Lokasi dan Waktu Penelitian.........................................................

28

B. Populasi dan Sampel Penelitian ....................................................

28

1. Populasi ...................................................................................

28

2. Sampel .....................................................................................

30

C. Devenisi Operasional Variabel Penelitian.....................................

30

D. Metode Penelitian ..........................................................................

31

E. Instrumen Penelitian ......................................................................

32

F. Teknik Analisis Data .....................................................................

36

BAB IV HASIL DAN PEMBHASAN ..........................................................

38

A. Hasil Penelitian Kemampuan Membandingkan Teks Cerpen
dengan Teks Anekdot ..................................................................

38

B. Pengolahan Data Kemampuan Membandingkan Teks Cerpen
dengan Teks Anekdot ...................................................................

39

C. Pembahasan Hasil Penelitian Kemampuan Membandingkan
Teks Cerpen dengan Teks Anekdot ..............................................

48

BAB V SIMPULAN DAN SARAN ...............................................................

52

A. Simpulan .......................................................................................

54

B. Saran .............................................................................................

55

DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................

56

v

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1

Distribusi Jumlah Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Lubuk
Pakam Bidang Teknologi dan Rekayasa Tahun Pembelajaran
2016/2017 .................................................................................

Tabel 3.2

31

Kriteria Penilaian Membandingkan Teks Cerpen
dengan Teks Anekdot ...............................................................

33

Tabel 3.3

Kategori Penilaian ....................................................................

37

Tabel 4.1

Skor Kemampuan Membandingkan Teks Cerpen dengan Teks
Anekdot oleh Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Lubuk Pakam
Tahun Pembelajaran 2016/2017 ...............................................

Tabel 4.2

Skor Kemampuan Membandingkan Teks Cerpen dengan Teks
Anekdot Berdasarkan Struktur Teks ........................................

Tabel 4.3

43

Skor Kemampuan Membandingkan Teks Cerpen dengan Teks
Anekdot Berdasarkan Isi ..........................................................

Tabel 4.5

41

Skor Kemampuan Membandingkan Teks Cerpen dengan Teks
Anekdot Berdasarkan Ciri Kebahasaan ...................................

Tabel 4.4

38

44

Distribusi Persentase Nilai Kemampuan Membandingkan Teks
Cerpen dengan Teks Anekdot Siswa Kelas XI SMK Negeri 1
Lubuk Pakam Tahun Pembelajaran 2010/2017 ......................

vi

46

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1

Teks Cerpen .............................................................................

58

Lampiran 2

Teks Anekdot............................................................................

62

Lampiran 3

Istrumen Tes Kemampuan Membandingkan Teks Cerpen
dan Teks Anekdot .....................................................................

63

Lampiran 4

Lembar Kerja Siswa .................................................................

64

Lampiran 5

Kunci Jawaban..........................................................................

65

vii

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kurikulum merupakan program rancangan belajar mengajar yang
dikeluarkan oleh instansi kependidikan yang menjadi pedoman pendidik dan
peserta didik. Dalam sejarah pendidikan Indonesia, kurikulum terus
mengalami perubahan dan pengembangan sesuai dengan cita – cita bangsa
Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Perubahan kurikulum dari
tahun 1947 sampai sekarang sudah terjadi sebanyak sepuluh kali dimulai dari
Ler Plan sampai pada sekarang ini Kurikulum 2013.
Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang diterapkan oleh pemerintah
untuk menggantikan kurikulum tingkat satuan pendidikan yang tentunya
membawa perubahan dalam pembelajaran setiap mata pelajaran yang ada
terkhusus bahasa Indonesia. Pembelajaran bahasa Indonesia dalam kurikulum
2013 mengalami perubahan yang mendasar. Pada kurikulum 2013
Pembelajaran Bahasa diterapkan menggunakan pendekatan dengan berbasis
teks. Pada kurikulum sebelumnya, kajian – kajian terhadap jenis – jenis teks
tersebut lebih banyak diarahkan pada kegiatan reseptif dan produktif melalui
kegiatan atau kemampuan menyimak, membaca, berbicara dan menulis.
Sementara itu , dalam kurikulum 2013 kelima belas teks yang dipelajari pada
tingkat SMA harus dipelajari dengan sembilan langkah sistematis baik lisan
maupun

tertulis.

membandingkan,

Kesembilan

langkah

menganalisis,

tersebut

mengevaluasi,

yakni

menginterpretasi,

memproduksi, menyunting, mengabstraksi dan mengkonversi.
1

memahami,

2

Salah satu genre teks yang dipelajari dalam pembelajaran bahasa
Indonesia yang menerapkan Kurikulum 2013 ialah genre cerita atau sering
disebut teks cerita. Teks cerita yang terdapat pada silabus SMA sederajat
salah satunya ialah teks cerpen.
Teks cerpen adalah teks cerita yang mengisahkan sepenggal kehidupan
tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa, dan pengalaman. Tokoh dalam
cerpen

tidak

mengalami perubahan nasib. Keberadaan teks cerpen

memberikan kesenangan pada para pembaca. Dibalik itu cerpen memiliki
amanat dan nilai yang ingin disampaikan pada para pembaca. Seperti yang
sudah diungkapkan di atas dalam pembelajaran kurikulum 2013 salah satu
langkah sistematis dalam mempelajari teks cerpen ialah membandingkan teks
cerpen dengan lainnya, hal ini sejalan dengan kompetensi dasar (K.D) 3.2
mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI yaitu membandingkan teks cerpen
dengan teks lainnya melalui lisan maupun tulisan.
Berawal dari pengertian membandingkan , kata membandingkan berasal
dari kata “banding” yang berarti imbang, tara dan persamaan. Menurut
menurut Depdikbud dalam KBBI (2007:100), “Membandingkan adalah
mengadu dua benda untuk diketahui perbandingannya”. Jadi, dikatakaan
membandingkan adalah kegiatan menemukan pesamaan dan perbedaan dari
dua objek. Berdasarkan pengertian membandingkan tersebut maka peneliti
memilih teks anekdot menjadi teks yang dibandingkan dengan teks cerpen.
Pemilihan teks anekdot didasarkan pada persamaan genre kedua teks tersebut.
Teks cerpen dan teks anekdot merupakan teks yang tergolong pada teks
nonfactual atau sering disebut teks cerita.

3

Membandingkan

teks

merupakan

proses

mengolah

teks

untuk

mengetahui persamaan dan perbedaan dari masing-masing teks yang
dibandingkan dari segi isi, struktur dan ciri kebahasaan teks tersebut.
Kemampuan membandingkan teks perlu mendapatkan perhatian khusus. Hal
ini dikarenakan dalam membandingkam teks cerpen dan teks anekdot siswa
harus mampu memahami isi , struktur dan ciri kebahasaan teks tersebut,
melalui

proses

kegiatan

mengamati,

menanya,

mengesplorasi

dan

mengasosiasi.
Kemampuan

membandingkan

secara

membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot

isi

ialah

kecakapan

berdasarkan tema dan

pesan yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca. Kemampuan
membandingkan berdasarkan struktur

ialah kecakapan siswa dalam

menemukan persamaan dan perbedaan struktur dari teks cerpen dan teks
anekdot. Struktur dari teks cerpen ialah abstrak, orientasi, komplikasi,
evaluasi, resolusi dan koda sedangkan struktur teks anekdot terdiri atas
abstrak, orientasi, krisis, reaksi dan koda. Kemampuan membandingkan teks
berdasarkan ciri kebahasaannya ialah kecakapan siswa menemukan persamaan
dan perbedaan ciri kebahasaan seperti penggunaan kalimat langsung,
konjungsi temporal keterangan waktu dan ciri kebahasaan lainnya. Proses
yang cukup rumit inilah yang menyebabkan kemampunan membandingkan
perlu diperhatikan.
Sampai saat ini tidak dapat disangkal adanya suatu kemungkinan masih
ada siswa yang kurang menguasai membandingkan teks cerpen dengan teks
anekdot. Dari hasil wawancara yang dilakukan di SMA Negeri 1 Lubuk

4

Pakam dan berdiskusi dengan salah satu guru bidang studi Bahasa Indonesia
ibu Safriantina Purba, M.Pd, diketahui bahwa siswa masih kesulitan dalam
pelajaran bahasa Indonesia, dimana kemampuan siswa dalam membandingkan
teks cerpen dan teks anekdot masih tergolong kurang dengan nilai rata-rata
68,5. Sedangkan Nilai KKM pada standar kompetensi di sekolah tersebut
adalah 7,5. Selain itu berdasarkan wawancara dengan guru tersebut diketahui
bahwa dalam pembelajaran membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot
siswa mengalami kesulitan dalam menganalisis dan menemukan perbedaan
teks cerpen dan teks anekdot berdasarkan ciri kebahasaaannya, khususnya
dalam menemukan kata kerja material dan majas.
Selain itu, Diane Ratna Sari, dalam jurnalnya “Pembelajaran
Membandingkan Teks Cerita Pendek Dengan Teks Eksplanasi Kompleks
Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading And Composition Pada
Siswa Kelas XI SMA Negeri 18 Bandung Tahun Pelajaran 2016/2017”
menyatakan bahwa dalam membandingkan teks cerita pendek dengan teks
eksplanasi berdasarkan struktur dan isinya masih kurang. Hal ini dapat dilihat
dari hasil analisis data kelas kontrol pada pretes diperoleh nilai rata-rata yaitu
0,91 dengan interpretasi kurang berhasil , sedangkan nilai rata-rata postes 2,61
dengan interpretasi cukup. Sejalan dengan penelitian Diane, Irfan Hilman
Murfodi dalam jurnalnya

“Pembelajaran Membandingkan Struktur Teks

Cerpen dengan Teks Ulasan Film Dengan Menggunakan Model Circ
(Cooperative Integrated Reading And Composition) Pada Siswa Kelas XI
SMA Negeri 1 Ciwidey Tahun Pelajaran 2015 /2016” menyatakan hasil
analisis data kelas kontrol pada pretes membandingkan struktur teks diperoleh

5

nilai rata –rata yaitu 1,35 dengan interpretasi kurang baik. Hasil analisis data
kelas kontrol pada postes membandingkan struktur teks diperoleh nilai ratarata 4,76 dengan interpretasi berhasil.
Dari pemaparan di atas peneliti merasa perlu dilakukan penelitian terkini
untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam membandingkan teks
cerpen dengan teks anekdot yang berfokus pada persamaan dan perbedaannya
berdasarkan isi, struktur dan ciri kebahasaan teks tersebut. Sehingga dapat
membantu guru untuk menemukan aspek yang menghambat siswa dalam
membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot. Oleh karena itu peneliti
tertarik untuk meneliti kemampuan siswa dalam mempelajari teks cerpen dan
teks anekdot khususnya dalam kemampuan membandingkan teks dengan
judul, “Kemampuan Membandingkan Teks Cerpen dengan Teks Anekdot
Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Lubuk Pakam tahun pembelajaran
2016/2017”.

B. Identifikasi Masalah
Penelitian tentang membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot
berkaiatan dengan masalah sebagai berikut.
1. Kemampuan membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot
berdasarkan isi masih rendah.
2. Kemampuan membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot
berdasarkan stuktur masih rendah.
3. Kemampuan membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot
berdasarkan ciri kebahasaannya masih rendah.

6

4. Kemampuan membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot masih
rendah.
5. Kurang mampu dalam menemukan konjungsi material dan majas.

C. Batasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah di atas, peneliti akan menyoroti poin
keempat. Lebih jelasnya, penelitian ini akan mengukur dan mendeskripsikan
kemampuan siswa dalam membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot
berdasarkan isi, struktur, ciri kebahasaan. Oleh karena itu, penulis membatasi
masalah pada kemampuan membandingkan teks cerpen dan teks anekdot oleh
siswa kelas XI SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.

D. Rumusan Masalah
Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka disusunlah rumusan
masalah, yaitu “Bagaimanakah kemampuan membandingkan teks cerpen
dengan teks anekdot siswa kelas XI SMK Negeri 1 Lubuk Pakam?”

E. Tujuan Penelitian
Setiap penelitian yang dilakukan tentunya mempuyai tujuan yang akan
memberi arahan dalam melaksanakan penelitian sehingga berjalan secara
efektif dan efisien. Dengan demikian sejalan dengan rumusan masalah di atas,
penelitian bertujuan sebagai berikut. Untuk mengetahui dan mendeskripsikan
kemampuan membandingkan teks cerpen dengan teks anekdot siswa kelas XI
SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.

7

F. Manfaat Penelitian
Dengan tercapainya tujuan penelitian diatas, diharapkan hasil penelitian ini
memiliki beberapa manfaat sebagai berikut.
1. Sebagai bahan informasi bagi guru bidang studi bahasa Indonesia di SMK
Negeri 1 Lubuk

Pakam Tahun Pembelajaran

2016/2017

tentang

kemampuan siswa membandikan isi, struktur dan ciri kebahasaan teks
cerpen dengan teks anekdot.
2. Sebagai penambah wawasan pengetahuan bagi pembaca tentang
permasalahan yang diteliti.
3. Sebagai bahan kajian bagi peneliti lain yang bermaksud mengadakan
penelitian pada permasalahan yang sama atau berhubungan dengan
permasalahan yang ditelitinya.

BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai kemampuan
membandingkan teks cepen dan teks ankdot siswa kelas XI SMK Negeri 1
Lubuka Pakam tahun pembelajaran 2016/2017, maka dapat di simpulkan bahwa:
1. Kemampuan membandingkan teks cerpen dan teks anekdot siswa kelas XI
SMK Negeri 1 Lubuk Pakam tahun pembelajaran 2016/2017 berada dalam
kategori cukup dengan perolehan nilai rata-rata 70,13.
2. Dari 36 siswa yang dijadikan sampel hanya sebanyak 1 (2,78 %) siswa
berada pada rentang skor 86-100 termasuk dalam kategori baik sekali.
Kemudian sebanyak 13 (36,11%) siswa berada pada rentang skor 76-85
termasuk dalam kategori baik. Berikutnya, sebanyak 15 (41,67 %) berada
pada rentang skor 56-75 termasuk dalam kategori cukup. Selanjutnya
sebanyak 7 (19,44 %) berada pada rentang skor 10-55 termasuk dalam
kategori kurang. Berdasarkan pengamatan ini, dapat disimpulkan bahwa
kemampuan siswa dalam membandingkan teks cerpen dengan teks
anekdot masih dibawah kategori baik atau belum maksimal.
3. Berdasarkan analisis penilaian pada aspek-aspek yang berkaitan dengan
kemampuan membandingkan teks cerpen dan teks anekdot siswa kelas XI
SMK Negeri 1 Lubuk Pakam tahun pembelajaran 2016/2017, ditemukan
bahwa aspek membandingkan teks berdasarkan ciri kebahasaan mendapat
nilai rata-rata yang paling rendah, yaitu 56,58. Kemudian aspek isi
54

55

mendapat nilai rata-rata 56,95. Kedua aspek ini jauh dari kategori baik,
sehingga perlu mendapat perhatian khusus. Sedangkan aspek struktur
memperoleh nilai rata-rata 89,93 yang berada pada kategori baik sekali.

B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian terhadap kemampuan membandingkan teks
cepen dan teks ankdot siswa kelas XI SMK Negeri 1 Lubuk Pakam tahun
pembelajaran 2016/2017 yang telah diperoleh, maka peneliti memberi saran
sebagai berikut.
1. Diharapkan kepada guru mata pelajaran Bahasa Indonesia agar materi
membandingkan teks perlu diajarkan lebih mendalam lagi agar tingkat
penguasaan siswa lebih baik khususnya pada aspek membandingkan ciri
kebahasaan dan isi teks.
2. Sebaiknya guru membantu siswa untuk membentuk kelompok diskusi agar
siswa lebih leluasa bertanya jawab mengenai hal yang belum dipahami.
3. Hendaknya siswa lebih banyak membaca buku tata bahasa agar siswa
memahami jenis-jenis kata dan kalimat. Selain itu siswa sebaiknya
mengulang kembali pelajaran di rumah agar lebih menguasai materi
pembelajaran.

56

DAFTAR PUSTAKA

Agusthania, Maya.2015. Kemampuan Menulis Teks Anekdot Siswa kelas X.1
Madrasah Aliyah Negeri Bintan Tahun Pembelajara 2014/2015
http://jurnal.umrah.ac.id/wp-content/uploads/gravity_forms/EJOURNALMAYA-AGUSTAHNIA-110388201069-FKIP-2015PDF.pdf . Diakses 11
Mei 2016
Arikunto, Suharsimi. 2000. Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktek Edisi
Ke 3. Jakarta: Rineke Cipta
.2009. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi
6.Jakarta : Rineka Cipta.
______.2010. Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineke
Cipta
Badrun, Ahmad. 2003. “Patu Mbojo: Stuktur, Konteks Pertunjukan, Proses
Penciptaan, dan Fungsi”. Disertasi Pada Program Pascasarjana FIB
Universitas Indonesia.
Depdikbud. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta:Balai Pustaka
Hilman, Irfan Murfodi.2016.Pembelajaran Membandingkan Struktur Teks Cerpen
dengan Teks Ulasan Film Dengan Menggunakan Model Circ
(Cooperative Integrated Reading And Composition) Pada Siswa Kelas XI
SMA Negeri 1 Ciwidey Tahun Pelajaran 2015 /2016
http://repository.unpas.ac.id/2069/ Diaskes 9 Oktober 2016
Kemendikbud. 2014. Buku Siswa Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik
SMA/MA/SMK/MAK Kelas X.Jakarta:Politeknik Media Kreatif
. 2014. Buku Siswa Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik
SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI.Jakarta:Politeknik Media Kreatif
Kosasih. 2014. Jenis-Jenis Teks Analisis Fungsi, Struktur dan Kaidah Serta
Langkah Penulisannya.Bandung:Yraman Widya
Mahsun. 2014. Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013. Jakarta:PT.Raja
Grafindo.
Manurung. 2013. Statistik Pendidikan.Jakarta:Halaman Moeka
Nuraini, Fatimah. TTh. Teks Anekdot sebagai sarana pengembangan kompetensi
bahasa dan karakters siswa,

57

https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/3335/13. Diakses
17 Mei 2016
Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Penilaiaan Pembelajaran Bahasa Berbasis
Kompetensi.Yogyakarta:BPFE-Yogyakarta
Priyatni,Endah Tri dan Titik Harsiati. 2014. Bahasa dan Sastra Indonesia
SMA/MA Kelas XI.Jakarta:Bumi Aksara.
Ratna, Diane Sari.2016. Pembelajaran Membandingkan Teks Cerita Pendek
Dengan Teks Eksplanasi Kompleks Menggunakan Model Cooperative
Integrated Reading And Composition Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 18
Bandung Tahun Pelajaran 2016/2017
http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/12608 Diakses 1 Oktober 2016
Semi, Atar.1990. Dasar Dasar Keterampilan Menulis.Bandung: Angkasa
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2012. Metode Penelitian Pendidikan.Bandung: PT
Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif Kualitatif dan
R&D.Bandung:Alfabeta