SKRIPSI PEMANFAATAN DAKTILOSKOPI OLEH KEPOLISIAN DALAM MENGUNGKAP PELAKU KEJAHATAN.

SKRIPSI
PEMANFAATAN DAKTILOSKOPI OLEH KEPOLISIAN DALAM
MENGUNGKAP PELAKU KEJAHATAN

Disusun oleh :
JHON FREDY MANIK
NPM

: 09 05 10126

Program Studi

: Ilmu Hukum

Program Kekhususan

: Peradilan dan Penyelesaian Sengketa Hukum

UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA
Fakultas Hukum
2015


KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah Bapa Yang Maha Kuasa atas segala
berkat, anugerah, kekuatan, kesehatan, dan semangat sehingga penulis dapat
menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pemanfaatan Daktiloskopi Oleh
Kepolisian Dalam Mengungkap Pelaku Kejahatan ”.
Pada kesempatan ini, dengan rendah hati dan rasa syukur penulis ingin
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang tak
henti-hentinya memberikan doa, semangat, dukungan, dorongan kepada penulis
sehingga penulis dapat meyelesaikan skripsi ini. Mereka semua yang ada disekitar
penulis, yang merupakan orang-orang yang hebat dan sangat berarti:
1. Puji dan Syukur kepada Bapa di Surga, Tuhan Yesus Kristus, dan Roh
Kudus serta Bunda Maria atas segala berkat yang luar biasa.
2. Kepada bapak Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H.,LL.M selaku dekan fakultas
hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan para Dosen mata kuliah
yang pernah mengajar Penulis.
3. Kepada bapak P. Prasetyo Sidi Purnomo, S.H. MS. Selaku dosen
pembimbing skripsi penulis yang henti-hentinya memberikan masukan,
saran, dan juga dorongan.

4. Kepada bapak R. Sigit Widiarto, S.H.,LL.M selaku dosen pembimbing
akademik penulis yang tak henti-hentinya mengingatkan dan memberi
semangat.
5. Terima kasih kepada bapak dan mama ku tercinta S. Manik dan R. Saragih
atas segala pengorbanan yang telah diberikan, semangat, dan juga doa
yang tak henti-hentinya dipanjatkan.
6. Buat adik-adik ku Francius Manik, Santi Manik, Sandi Manik, Rosa
Manik, dan Rohanna Manik yang selalu mendoakan, mengingatkan dan
memberikan semangat.
7. Buat Riska Septikasari Turnip, orang yang sering bawel, cerewet, marahmarah tapi hatinya baik. Ku rindu bawel mu keriting.

iv

8. Kepada bapak Brigadir Kunto Adi Wibowo, anggota identifikasi, satuan
Reskrim, Polresta Yogyakarta yang telah memberikan penjelasan dan
menjadi narasumber yang baik bagi penulis saat melakukan penelitian.
9. Buat teman-teman KKN 66 kelompok 113 yang telah memberikan
dorongan dan semangat. Kalian semua luar biasa.
10. Buat teman-teman dari Naposo Bulung Parna DIY yang telah menjadi
teman dan sahabat yang baik selama ini.

11. Kepada rekan-rekan Parsadaan Paragat Jogja (PPJ) yang telah memberikan
dukungannya selama ini. Kalian tetap yang terbaik.
Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan berguna bagi penulis dan bagi pembaca,
demi pengembangan ilmu pendidikan di bidang hukum.

Yogyakarta, Mei 2015

Penulis

v

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN

Dengan ini penulis nyatakan bahwa penulisan hukum / skripsi ini
merupakan hasil karya asli penulis, bukan merupakan duplikasi ataupun plagiasi
dari hasil karya penulis lain. Jika penulisan hukum / skripsi ini terbukti merupakan
duplikasi ataupun plagiasi dari hasil karya penulis lain, maka penulis bersedia
menerima sanksi akademik dan/atau sanksi hukum yang berlaku.

Yogyakarta, Mei 2015

Yang menyatakan,
penulis

vi

MOTTO

Mereka yang berdoa tidak pernah kehilangan
harapan, bahkan ketika mereka menemukan
diri mereka dalam keadaan yang sulit dan
tak berpengharapan secara manusiawi. (Paus
Benediktus XVI)

vii

HALAMAN PERSEMBAHAN

Skripsi ini penulis persembahkan buat kedua orang tua yang tak henti-hentinya
mendukung, mendoakan, dan memberikan segala yang terbaik, sehingga penulis
dapat menyelesaikan studi di Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta

dan kepada orang-orang yang ada disekitar penulis.

viii

DAFTAR ISI

Halaman
1. Halaman Judul ............................................................................................... i
2. Halaman Persetujuan ..................................................................................... ii
3. Halaman Pengesahan ..................................................................................... iii
4. Kata Pengantar ............................................................................................... iv
5. Surat Pernyataan keaslian .............................................................................. vi
6. Motto ............................................................................................................. vii
7. Halaman persembahan .................................................................................. viii
8. Daftar Isi ....................................................................................................... ix
9. Daftar Lampiran ............................................................................................ xii
10. Abstract ......................................................................................................... xiii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah ................................................................................ 1
B. Rumusan masalah .......................................................................................... 4

C. Tujuan Penelitian ........................................................................................... 4
D. Manfaat Penelitian ......................................................................................... 5
E. Keaslian Penelitian ........................................................................................ 5
F. Batasan Konsep ............................................................................................. 12
G. Metode penelitian .......................................................................................... 13
H. Sistematika Penulisan .................................................................................... 15
ix

BAB II TINJAUAN TENTANG TUGAS DAN KEWENANGAN KEPOLISIAN DALAM
MENGUNGKAP

PELAKU

KEJAHATAN

DENGAN

MEMANFAATKAN

DAKTILOSKOPI

A. Tinjauan Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia
1. Pengertian kepolisian ............................................................................................... 17
2. Tugas dan Kewenangan Kepolisian ......................................................................... 17
B. Tinjauan tentang Daktiloskopi oleh Kepolisian dalam mengungkap pelaku kejahatan
1. Pengertian Daktiloskopi ..........................................................................................23
2. Fungsi dan Peranan Ilmu Bantu Daktiloskopi .........................................................24
3. Identifikasi Sidik Jari yang dilakukan Oleh Kepolisian dalam mengungkap pelaku
kejahatan ................................................................................................................. 26
C. Pengambilan Sidik Jari Oleh Kepolisian Dengan Daktiloskopi Dalam mengungkap
pelaku kejahatan serta Kendala yang dihadapi
1.

Pemanfaatan Daktiloskopi oleh Kepolisian dalam menngungkap pelaku
kejahatan ................................................................................................................ 42

2.

Kendala kepolisian dalam memanfaatkan Daktiloskopi untuk mengungkap pelaku
kejahatan ................................................................................................................ 43


x

BAB III PENTUTUP
A. Kesimpulan .................................................................................................................. 45
B. Saran ............................................................................................................................. 46
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

xi

DAFTAR LAMPIRAN

1. Surat ijin penelitian dari Polresta Yogyakarta
2. Kartu Pengambilan Sidik Jari (AK-23)

xii

DACTYLOSCOPY USE BY POLICE REVEAL PERPETRATORS OF
CRIMES


ABSTRACT

Dactyloscopy has been a lot of help and facilitate the police in uncovering the
perpetrators of crimes , especially in the jurisdiction in Polresta Yogyakarta.
Because until now the science of dactyloscopy was recognized for accuracy and
can be valid evidence in court . Given the number of crimes that occur in the
community , the police are also required to constantly renew themselves in order
not to be fooled by the modus operandi of the perpetrators . It can also occur
because not all kehatan can be identified by the science of dactyloscopy , whether
due to the destruction of the crime scene so destroy evidence, or because the trail
left by the perpetrator very little . And therefore the police investigators go deeper
and mempelari dactyloscopy expertise on this in full , in order to be able to
properly carry out their duties and professional.
Keywords: dactyloscopy, reveal, perpetrator.

xiii