Sistem Informasi Data Keluarga BPPKB berbasis web

(1)

Sistem Informasi Data Keluarga BPPKB Berbasis Web

KERJA PRAKTEK

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kerja Praktek

Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Universitas Komputer Indonesia

Faizal Azhar 10110612

Riyan Hidayat 10110604

Rendi Santoso 10110598

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG


(2)

LAMPIRAN E


(3)

(4)

LAMPIRAN F


(5)

SURAT KETERANGAN

PERSETUJUAN PUBLIKASI


(6)

LAMPIRAN G


(7)

DAFTAR LAMPIRAN

1. Daftar Riwayat Hidup Penulis

Biodata

Nama : Riyan Hidayat

Tempat/TanggalLahir : Pekanbaru/ 06 Januari 1992

JenisKelamin : Laki-Laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Alamat : Jl. Belimbing gg. Belimbing II No. 08 Pekanbaru-Riau

Telp : 081378295410

Pendidikan Formal

a. 1998 – 2004 : SDN 013 Pekanbaru b. 2004 – 2007 : MTS Negeri Pekanbaru

c. 2007 – 2010 : Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru d. 2010 – Sekarang : Universitas Komputer Indonesia


(8)

Biodata

Nama : Faizal Azhar

Tempat/TanggalLahir : Bandung, 05 Februari 1991

JenisKelamin : Laki-Laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Alamat : Jl. Cikajang VI No.73 Antapani Bandung

Telp : 08980134204

Pendidikan Formal

a. 1997 – 2003 : SDN Griba 23 Bandung b. 2003 – 2006 : SMPN 45 Bandung c. 2006 – 2010 : SMKN 4 Bandung


(9)

Biodata

Nama : Rendi Santoso

Tempat/TanggalLahir : Bandung, 01-06-1992

JenisKelamin : Laki-Laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Alamat : Jl. Nanjung Kp. Cipatat Desa. Lagadar RT02/10

Telp : 08882312660

Pendidikan Formal

a. 1998 – 2004 : SDN Nusa Indah

b. 2004 – 2007 : SMP Negeri 1 Marga Asih c. 2007 – 2010 : SMA Negeri 4 Cimahi


(10)

DAFTAR ISI

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 2

1.3 Maksud dan Tujuan ... 2

1.4 Batasan Masalah ... 2

1.5 Metode Penelitian ... 3

1.6 Sistematika Penulisan ... 4

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 5

2.1 Profil BPPKB Kota Bandung ... 5

2.1.1 Sejarah Instansi ... 5

2.1.2 Logo Instansi ... 6

2.1.3 Dasar Hukum Instansi ... 7

2.1.4 Struktur Orgaisasi dan Job Deskripsi ... 8

2.2 Landasan Teori ... 12

2.2.1 Pengertian Sistem ... 12

2.2.2 Pengertian Informasi ... 13

2.2.3 Pengertian Sistem Informasi ... 13

2.2.4 Pengertian Data ... 13

2.2.5 Pengertian Database ... 14

2.2.6 Diagram Alir Data ... 15

2.2.7 MySQL ... 16

BAB 3 PEMBAHASAN ... 18

3.1 Analisis Sistem ... 18

3.1.1 Analisis Masalah ... 18

3.1.2 Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan ... 18

3.1.2.1 Flowmap Sistem Yang Berjalan ... 20

3.1.3 Evaluasi Sistem Yang Sedang Berjalan ... 20


(11)

3.1.5 SKPL ... 21

3.1.6 Analisis Non Fungsional ... 21

3.1.6.1 Analisis Perangkat Keras ... 21

3.1.6.2 Analisis Perangkat Lunak ... 22

3.1.6.3 Analisis SDM ... 22

3.1.7 Analisis Fungsional ... 23

3.1.7.1 Entity Relationship Diagram ... 24

3.1.7.2 Diagram Konteks ... 24

3.1.7.3 Data Flow Diagram ... 25

3.1.7.4 Spesifikasi Proses ... 27

3.1.7.5 Kamus Data... 33

3.2 Perancangan ... 35

3.2.1 Perancangan Basis Data ... 35

3.2.1.1 Struktur Tabel ... 35

3.2.2 Perancangan Struktur Menu ... 36

3.2.3 Perancangan Antar Muka ... 38

3.2.3.1 Perancangan Form Utama ... 38

3.2.3.2 Perancangan Form Profil ... 38

3.2.3.3 Perancangan Form Dokumen... 39

3.2.3.4 Perancangan Form Informasi ... 39

3.2.3.5 Perancangan Form Galeri ... 40

3.2.3.6 Perancangan Form Admin ... 41

3.2.3.7 Perancangan Form Laporan Kelahiran ... 42

3.2.3.8 Perancangan Form Laporan NTCR ... 43

3.2.3.9 Perancangan Form Laporan Target AB Daerah & PA ... 44

3.2.4 Perancangan Pesan ... 45

3.2.5 Perancangan Jaringan Semantik ... 46

3.2.6 Perancangan Prosedural ... 47

3.2.6.1 Prosedural Menu Utama ... 47


(12)

3.3 Implementasi ... 48

3.3.1 Implementasi Sistem ... 48

3.3.1.1 Perangkat Keras Yang Digunakan ... 48

3.3.1.2 Perangkat Lunak Yang Digunakan ... 48

3.3.2 Implementasi Basis Data ... 48

3.3.3 Implementasi Antar Muka ... 52

3.3.3.1 Implementasi Menu Utama ... 52

3.3.3.2 Implementasi Menu Admin ... 53

3.3.3.3 Implementasi Laporan Kelahiran... 53

3.3.3.4 Implementasi Laporan NTCR ... 54

3.3.3.5 Implementasi Laporan Target AB Daerah & PA... 55

3.3.4 Pengujian Perangkat Lunak ... 55

3.3.4.1 Rencana Pengujian ... 55

3.3.4.2 Kasus dan Hasil Pengujian Alpha ... 56

3.3.4.3 Kesimpulan Hasil Pengujian Alpha ... 66

3.3.4.4 Pengujian Betha ... 66

3.3.4.5 Kesimpulan Pengujian Betha ... 67


(13)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis penjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat, rahmat dan karunia-Nyalah sehingga penulis dapat menyelesaikan kerja praktek yang berjudul “Sistem

Informasi Data Keluarga BPPKB Berbasis Web di kota Bandung”.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan Laporan Kerja Praktek ini masih banyak kekurangan dari berbagai macam hal. Namun berkat bantuan dan bimbingan dari beberapa pihak akhirnya laporan ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Dengan penuh rasa syukur, ucapan terima kasih yang mendalam serta penghargaan yang tidak terhingga penulis sampaikan kepada :

1. Kedua orang tua, serta keluarga besar penulis senantiasa mendoakan kami dan memberikan dorongan serta dukungan baik moril maupun materil.

2. Bapak Iip Saripudin selaku pembimbing kami di kantor BPPKB Kota Bandung dan juga atas kesediaan beliau memberi izin kami untuk Praktek Kerja Lapangan disana. 3. Bapak Irawan Afrianto, S.T. M.T selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika.

4. Kepada Ibu Kania Evita Dewi, S.Pd. M.Si. selaku Dosen Wali dan juga pembimbing dalam penulisan Laporan Kerja Praktek tersebut.

5. Semua pihak yang tak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan dan dorongan dalam menyusun laporan ini.

Tiada kata yang pantas penulis ucapkan selain kata terima kasih yang sebesar – besarnya kepada semua pihak yang telah membantu pembuatan skripsi ini, semoga Allah SWT membalas kebaikan yang telah diberikan kepada penulis, akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua. Amien.

Bandung, Januari 2014


(14)

DAFTAR PUSTAKA

[1] Kadir, A. Dasar Perancangan dan Implementasi, Yogyakarta: Andi, 2008.

[2] I. Sommerville, Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak) edisi 6 jilid 1, Jakarta: Erlangga, 2003.

[3] Pengertian Sistem Informasi [Online].

Available : http://media.kompasiana.com/buku/2013/11/07/pengertian-sistem-informasi--606067.html [Diakses 8 November 2013].

[4] Pengertian dan Jenis Data [Online].

Available : http://www.pengertianahli.com/2013/11/pengertian-data-dan-jenis-data.html [Diakses 8 November 2013].

[5] Gulo.W, Metodologi Penelitian, Jakarta: Grasindo, 2002. [6] Pengertian Sistem Basis Data [Online].

Available : http://fardian.mhs.uksw.edu/2013/01/pengertian-sistem-basis-data-database.html [Diakses 8 November 2013].


(15)

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

BPPKB merupakan singkatan dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

Berencana. BPPKB ini mempunyai misi yaitu, mengatasi masalah kependudukan khususnya

di Kota Bandung telah disusun strategi dan kebijakan kependudukan yang tertuang dalam

Arah Kebijakan Umum Tahun 2010 dengan sasaran prioritas Pengendalian Laju

Pertumbuhan Penduduk dan Peningkatan Keluarga Sejahtera.

Sistem informasi yang terdapat pada BPPKB sekarang ini sudah cukup membantu

dalam hal menangani data-data penduduk. Petugas tidak perlu lagi memerlukan buku untuk

mencatat data-data tersebut, dengan adanya sistem informasi online petugas bisa

mengaksesnya kapan saja dan dimana saja sesuai dengan kebutuhan. Namun tidak semuanya

dapat diakses secara online, ada beberapa yang masih manual yaitu menggunakan buku

sebagai media penyimpanan informasi. Beberapa diantaranya yang masih manual yaitu

untuk mendata jumlah kelahiran bayi tiap kelurahan, mencatat data NTCR (Nikah, Talak,

Cerai dan Rujuk) serta data laporan kelurahan yang tidak terintegrasi secara online. Dan

hasil laporan kecamatan yang dicetak dalam jumlah yang banyak harus direkap dan

dikumpulkan pada salah satu ruangan kantor terkadang ini sangat mengganggu kenyamanan

bagi para karyawan karena ditumpuk begitu saja sehingga ruangan menjadi sempit dan

kurang leluasa. Dan masalah rusaknya kertas yang ditumpuk atau hilangnya beberapa lembar

data juga akan mempengaruhi validitas data yang diterima. Serta membutuhan waktu lama

untuk mencari data dan memasukkan seluruh laporan kedalam sebuah mobil Box dan


(16)

Untuk itu diperlukan pengembangan dan penyempurnaan sarana yang sudah ada

dengan menambah beberapa fasilitas pada website yang menjadi permasalahan pada BPPKB

Kota Bandung, supaya tidak ada lagi permasalahan yang sudah dijelaskan diatas.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka identifikasi masalahnya adalah sebagai

berikut :

1. Mengapa Sistem informasi tersebut perlu ditambahkan beberapa fasilitas?

2. Apakah proses pencatatan data kelahiran dan informasi dokter masih manual dan

belum lengkap?

3. Apakah data Nikah, Talak, Cerai dan Rujuk (NTCR) masih mengunakan buku

Pendataan?

1.3 Maksud dan Tujuan

Untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh BPPKB, maka diajukanlah pengembangan

serta peremajaan dari sistem yang sudah ada tersebut. Serta adapun tujuan yang ingin dicapai

yaitu :

1. Memudahkan proses pendataan keluarga.

2. Mempercepat input data kelahiran bayi serta menyediakan informasi dokter, bidan,

atau paraji pada suatu daerah kecamatan.

1.4 Batasan Masalah

Supaya pengembangan sistem informasi yang ada lebih terarah dan tepat sasaran yang telah

ditentukan, maka di perlukan suatu batasan masalah seperti berikut :

1. Sistem informasi tambahan yang mencakup kendataan Kelahiran bayi serta

informasi dokter, bidan, atau paraji yang berada pada satu kecamatan.

2. Informasi mengenai data Nikah, Talak, Cerai dan Rujuk (NTCR).


(17)

1.5 Metode Penelitian

Dalam melakukan analisis dan perancangan menggunakan teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah sebagai berikut :

1. Metode Wawancara

Merupakan teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara berupa tanya jawab secara langsung dengan pihak instansi tersebut untuk memperoleh data dan informasi yang penulis butuhkan.

2. Metode Studi Pustaka

Merupakan teknik pengumpulan data dengan mempelajari buku-buku website dan koleksi perpustakaan yang berkaitan dengan kasus yang penulis bahas pada kesempatan ini.

3. Metode Observasi

Merupakan teknik pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan atau penelitian langsung terhadap objek penelitian.

Dalam pembuatan perangkat lunak metode yang digunakan yaitu metode Waterfall / sekuensial linier dengan gambar sebagai berikut:

Gambar 1.1. Metode Waterfall

1. Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak

Proses menganalisis dan pengumpulan kebutuhan sistem yang sesuai dengan domain informasi tingkah laku, unjuk kerja, dan antar muka (interface) yang diperlukan. Kebutuhan-kebutuhan tersebut didokumentasikan dan dilihat lagi dengan pelanggan.

2. Desain

Proses desain akan menerjemahkan syarat kebutuhan ke sebuah perancangan perangkat lunak yang dapat diperkirakan sebelum dibuat coding. Proses ini berfokus pada : struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface, dan detail (algoritma) prosedural.


(18)

3. Pengkodeaan (Coding)

Pengkodean merupakan prses menerjemahkan desain ke dalam suatu bahasa yang bisa dimengerti oleh komputer.

4. Pengujian (Testing)

Proses pengujian dilakukan pada logika internal untuk memastikan semua pernyataan sudah diuji. Pengujian eksternal fungsional untuk menemukan kesalahan-kesalahan dan memastikan bahwa input akan memberikan hasil yang aktual sesuai yang dibutuhkan

5. Pemeliharaan (Maintenance)

Perangkat lunak yang sudah disampaikan kepada pelanggan pasti akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut bisa karena mengalami kesalahan karena perangkat lunak harus menyesuaikan dengan lingkungan (periperal atau sistem operasi baru) baru, atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional atau unjuk kerja.

1.6 Sistematika Penulisan

Gambaran umum tentang sistematika penulisan laporan kerja praktek ini adalah sebagai

berikut :

BAB 1 PENDAHULUAN

Menguraikan tentang latar belakang permasalahan, mencoba merumuskan inti

permasalahan yang dihadapi, menentukan maksud dan tujuan penelitian, yang kemudian

diikuti dengan pembatasan masalah, metode penelitian, serta sistematika penulisan.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Menjelaskan tentang sejarah singkat serta struktur organisasi, visi dan misi dan

landasan teori yang ada di Kantor BPPKB Kota Bandung.

BAB 3 PEMBAHASAN

Bab ini berisi tentang hasil analisis terhadap seluruh sistem untuk mengetahui kebutuhan

apa saja yang harus dipenuhi, konsep dan rancangan aplikasi yang akan dibuat dan berisi

tentang implementasi, hasil dan pengujian aplikasi yang dibangun.

BAB 4 KESIMPULAN DAN SARAN

Menjelaskan tentang kesimpulan yang diperoleh dari hasil implementasi dan pengujian

sistem informasi yang telah dibuat, serta saran-saran untuk pengembangan dimasa yang


(19)

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Profil BPPKB Kota Bandung

Dalam profil tempat Kerja Praktek akan dibahas mengenai BPPKB Kota Bandung.

2.1.1 Sejarah Instansi

Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana adalah urusan wajib berdasarkan Peraturan Peremerintah Nomor 38 Tahun 2007, yang memiliki 108 Urusan, 15 Program dan 76 Kegiatan yang harus dilaksanakan sebagaimana diatur peraturan menteri dalam negeri no. 13 / 2006 yang telah dirubah Permendagri No. 59 / 2007. dan Perwal Walikota No. 542/2008 yang telah dirubah dengan Perwal 004/2011.

Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dalam aplikasi operasionalnya berada dalam satu Badan sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41/2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah; Induk Organisasi Pemberdayaan Perempuan berada dibawah Kementerian Negera Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Induk Organisasi Keluarga Berencana berada dibawah Lembaga Non Departemen Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Kewenangan Pemberdayaan Perempuan diserahkan dari Pemerintah Pusat ke Daerah / Kota Bandung sejak tahun 2001 dan berada dibawah koordinasi Assisten Ekbang dan Kesra berdasar Perda No. 3/2001 Ttg Pembentukan dan Susunan Organisasi Sekretariat Daerah.Kewenangan Keluarga Berencana diserahkan dari Pemerintah Pusat ke Daerah / Kota Bandung sebagai amanat UU No.22/1999. sejak 16 Desember 2003 dan selanjutnya dibentuk Badan Keluarga Berencana Berdasarkan Perda No. 08/2004.

Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dipadukan dalam satu wadah lembaga teknis daerah Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 12 Tahun 2007 tanggal 4 Desember 2007 tentang Susunan Organisasi Lembaga Teknis Daerah.


(20)

VISI

Mewujudkan Keluarga Sejahtera, Kesetaraan dan Keadilan Gender dan Perlindungan Anak Dasar Penetapan Visi :

1. Masih tingginya jumlah keluarga dengan kategori Pra-Sejahtera dan Sejahtera-I. 2. Masih tingginya kesenjangan gender di berbagai bidang kehidupan.

3. Masih rendahnya kesejahteraan dan perlindungan anak.

4. Belum maksimalnya partisipasi masyarakat dalam mengkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan perempuan serta perlindungan anak.

MISI

1. Mengendalikan TFR melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam program KB.

2. Mengembangkan Pusat Pelayanan Informasi dan Konseling KRR.

3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat kategori Pra-Sejahtera dan Sejahtera-1 melalui program ekonomi produktif.

4. Meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

5. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat kategori Pra-Sejahtera dan Sejahtera-1 melalui program ekonomi produktif.

6. Meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

2.1.2 Logo Instansi

BPPKB Kota Bandung memiliki Logo seperti berikut :


(21)

2.1.3 Dasar Hukum Instansi

1. Undang-undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga;

2. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak;

3. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga; 4. Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 1994 tentang Penyelenggaraan Pembangunan

Keluarga Sejahtera;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 1994 tentang Pengelolaan Perkembangan Kependudukan;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tanggal 9 Juli 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tanggal 23 Juli 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah;

8. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 12 tahun 2007 tanggal, 4 Desember 2007 tentang Tentang Susunan Organisasi Lembaga Teknis Daerah.


(22)

2.1.4 Struktur Organisasi dan Job Description

Gambar 2.2 Struktur Organisasi BPPKB Kota Bandung

Profil Unsur Pimpinan Badan PPKB Kota Bandung

Kepala Badan : Dra. Hj. Popong W Nuraeni M.MPd

Sekretaris Badan : Dra. Hj. Sri Mayaningsih M.Si Kasubag Umum dan Kepegawaian : Hj. Hetti Srihartini, B.Sc. SE Kasubag Keuangan dan Program : Hj. Mifta Asikin BA

Kabid Pemberdayaan Perempuan : Dra. Hj. Hetty Sofiaty Kasubid Pemberdayaan & Partispasi : Dra. Hj. Lenny Herlina M.Si Peran Serta Masyarakat dan

Organisasi Perempuan

Kasubid Perlindungan Hak : Neti Supriati, SH. M.Si Perempuan dan Anak

Kabid Pengendalian KB dan : Hj. Nenny Nuraeni, SH CN Kesehatan Reproduksi SUB BIDANG KETAHANAN & PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN SUB BIDANG PERLINDUNGAN KESEHATAN REPRODUKSI BIDANG PENGENDALIAN KB & KESEHATAN REPRODUKSI

SUB BIDANG PEMBERDAYAAN & PARTISIPASI PERAN SERTA

MASY & ORG PEREMPUAN

SUB BIDANG PERLINDUNGAN HAK

PEREMPUAN & ANAK

SUB BIDANG INFORMASI KELUARGA BIDANG KETAHANAN & PEMBERDAYAAN KELUARGA SUB BIDANG KELEMBAGAAN KELUARGA KECIL UPT

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI

BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA

KEPALA BADAN SEKRETARIAT KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SUB BAGIAN UMUM & KEPEGAWAIAN SUB BAGIAN KEUANGAN & PROGRAM


(23)

Kasubid Perlindungan Kes-pro : Drs. Aminudin. M.Si Kasubid Informasi Keluarga : Iip Saripudin, SH. MM Kabid Ketahanan dan : Hj. Nunung, SE

Pemberdayaan Keluarga Kasubid Ketahanan dan

Pemberdayaan Ekonomi Keluarga : Marwandi, SE Kasubid Kelembagaan Keluarga Kecil : Dra. Wuryani. M.Si Kepala UPT P2TP2A : Ir. Felly Lastiawati, Subag UPT P2TP2A : Dra. Sesy Pebriani

Berdasarkan struktur organisasi diatas terdapat uraian jabatan sebagai berikut : 1. Kepala Badan

Kepala Badan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan perumusan, penetapan, memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan tugas pokok Badan serta mengkoordinasikan dan membina UPTB.

Kepala Badan mempunyai fungsi :

1. Penyelenggaraan perumusan, penetapan kebijakan teknis pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana;

2. Penyelenggaraan fasilitasi dan pengendalian pelaksanaan pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana;

3. Penyelenggaraan koordinasi dan pembinaan UPTB

Rincian tugas kepala badan bppkb

1. Menyelenggarakan penetapan program kerja pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana;

2. Menyelenggarakan pembinaan dan pengendalian pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Badan;

3. Menyelenggarakan penetapan kebijakan teknis pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana;

4. Menyelenggarakan fasilitasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan kesekretariatan, peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan, pengarusutamaan gender dan kerjasama, kesejahteraan dan perlindungan anak, keluarga berencana dan kesejahteraan keluarga;


(24)

5. Menyelenggarakan tugas-tugas teknis serta evaluasi dan pelaporan yang meliputi kesekretariatan, peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan, pengarusutamaan gender dan kerjasama, kesejahteraan dan perlindungan anak, keluarga berencana dan kesejahteraan keluarga;

6. Menyelenggarakan perumusan dan penetapan Rencana Strategis, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), LKPJ, dan LPPD Badan; 7. Menyelenggarakan pengkoordinasian kegiatan teknis operasional dalam rangka

penyelenggaraan pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana; 8. Menyelenggarakan pengkoordinasian dan membina UPTB;

9. Menyelenggarakan perumusan dan penetapan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;

10.Menyelenggarakan koordinasi dengan Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah dalam melaksanakan tugas di Kabupaten/Kota;

11.Menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

12.Menyelenggarakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

2. Sekretariat

Sekretariat mempunyai tugas pokok menyelenggarakan koordinasi perencanaan dan program Badan, pengkajian perencanaan dan program, pengelolaan keuangan, kepegawaian, dan umum.

Sekretariat mempunyai fungsi :

1. Penyelenggaraan koordinasi perencanaan dan program Badan; 2. Penyelenggaraan pengkajian perencanaan dan program Sekretariat; 3. Penyelenggaraan pengelolaan urusan keuangan, kepegawaian dan umum.

Rincian Tugas Sekretariat :

1. Menyelenggarakan pengkajian program kerja Badan dan Sekretariat; 2. Menyelenggarakan pengelolaan administrasi keuangan;

3. Menyelenggarakan pengkajian anggaran belanja; 4. Menyelenggarakan pengendalian administrasi belanja; 5. Menyelenggarakan pengelolaan administrasi kepegawaian;

6. Menyelenggarakan penatausahaan, kelembagaan dan ketatalaksanaan; 7. Menyelenggarakan pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan;


(25)

8. Menyelenggarakan penyusunan bahan rancangan pendokumentasian peraturan perundang-undangan, protokol dan hubungan masyarakat;

9. Menyelenggarakan pengelolaan naskah dinas dan kearsipan; 10.Menyelenggarakan pembinaan Jabatan Fungsional;

11.Menyelenggarakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;

12.Menyelenggarakan pengkajian bahan Rencana Strategis, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), LKPJ, dan LPPD Badan;

13.Menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

14.Menyelenggarakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Sekretariat membawahkan :

1. Subbagian Perencanaan dan Program; 2. Subbagian Keuangan;

3. Subbagian Kepegawaian dan Umum

3. Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak

Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pengkajian bahan kebijakan dan fasilitasi kesejahteraan dan perlindungan anak.

Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak mempunyai fungsi :

1. Penyelenggaraan pengkajian bahan kebijakan teknis kesejahteraan dan perlindungan anak;

2. Penyelenggaraan fasilitasi kesejahteraan dan perlindungan anak.

Rincian Tugas Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak :

1. Menyelenggarakan pengkajian program kerja Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak;

2. Menyelenggarakan pengkajian bahan kebijakan teknis operasional kesejahteraan dan perlindungan anak;

3. Menyelenggarakan pengkajian bahan fasilitasi kesejahteraan dan perlindungan anak;


(26)

4. Menyelenggarakan koordinasi penyelenggaraan kesejahteraan dan perlindungan anak;

5. Menyelenggarakan fasilitasi dan pengembangan kesejahteraan dan perlindungan anak;

6. Menyelenggarakan bimbingan teknis SDM dalam rangka kesejahteraan dan perlindungan anak;

7. Menyelenggarakan pengkajian bahan pemberian dukungan dalam rangka KIE, sosialisasi dan advokasi;

8. Menyelenggarakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;

9. Menyelenggarakan koordinasi dengan Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah, dalam pelaksanaan kegiatan di Kabupaten/Kota; 10.Menyelenggarakan sosialisasi kebijakan KPA;

11.Menyelenggarakan pelaporan dan evaluasi kegiatan Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak;

12.Menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

13.Menyelenggarakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bidang Kesejahteraan dan Perlindungan Anak membawahkan : 1. Subbidang Kesejahteraan Anak;

2. Subbidang Perlindungan Anak.

2.2 Landasan Teori

2.2.1 Pengertian Sistem

Asal kata Sistem berasal dari bahasa Latin systema dan bahasa Yunani sustema. Pengertian sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Atau dapat juga dikatakan bahwa Pengertian Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Jadi, secara umum Pengertian Sistem adalah perangkat unsur yang teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas. Pengertian lain dari Sistem adalah susunan dari pandangan, teori, asas dan sebagainya.


(27)

2.2.2 Pengertian Informasi

Informasi merupakan data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi yang didalamnya ada input, proses dan output.

2.2.3 Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien. Adapun definisi lain menurut para ahli sistem informasi adalah suatu alat untuk menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya. Tujuannya adalah untuk menyajikan informasi guna pengambilan keputusan pada perencanaan, pemrakarsaan, pengorganisasian, pengendalian kegiatan operasi suatu perusahaan yang menyajikan sinergi organisasi pada proses. Dengan demikian Sistem informasi berdasarkan konsep (input, processing, output – IPO).

2.2.4 Pengertian Data

Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan, dapat berupa angka, lambang atau sifat. Menurut Webster New World Dictionary, pengertian data adalah things known or assumed, yang berarti bahwa data itu sesuatu yang diketahui atau dianggap. Diketahui artinya yang sudah terjadi merupakan fakta (bukti). Data dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan. Data bisa juga didefinisikan sebagai sekumpulan informasi atau nilai yang diperoleh dari pengamatan (obsevasi) suatu objek. Data yang baik adalah data yang bisa dipercaya kebenarannya (reliable), tepat waktu dan mencakup ruang lingkup yang luas atau bisa memberikan gambaran tentang suatu masalah secara menyeluruh merupakan data relevan.

Jenis-jenis data dapat dibagi berdasarkan sifatnya, sumbernya, cara memperolehnya, dan waktu pengumpulannya. Menurut sifatnya, jenis-jenis data yaitu:


(28)

1. Data Kualitatif: data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka, misalnya: Kuesioner Pertanyaan tentang suasana kerja, kualitas pelayanan sebuah rumah sakit atau gaya kepemimpinan, dll.

2. Data Kuantitatif: data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka, misalnya: harga saham, besarnya pendapatan, dll.

Jenis-jenis data menurut sumbernya, antara lain:

1. Data Internal: data intenal adalah data dari dalam suatu organisasi yang menggambarkan keadaan organisasi tersebut. Contohnya: suatu perusahaan, jumlah karyawannya, jumlah modalnya, atau jumlah produksinya, dll.

2. Data Eksternal: data eksternal adalah data dari luar suatu organisasi yang dapat menggambarkan faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi hasil kerja suatu organisasi. Misalnya: daya beli masyarakat mempengaruhi hasil penjualan suatu perusahaan.

2.2.5 Pengertian Database

Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Istilah "Data Base" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai


(29)

model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel-tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.

Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

2.2.6 Diagram Alir Data

Diagram Alir Data merupakan suatu model perancangan sistem yang memungkinkan para professional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun terkomputerisasi. Ada beberapa komponen pembentuk diagram alir data ini, diantaranya :

1. Entitas Luar

Merupakan entitas yang berada di luar sistem yang sedang dibangun, tetapi berkomunikasi atau berhubungan langsung dengan sistem. Entitas luar dapat berupa orang, sekelompok orang, organisasi, departemen, atau perusahaan yang sama tetapi di luar kendali sistem yang sedang dibuat modelnya. Terdapat dua jenis entitas luar yaitu entitas luar sebagai sumber dan entitas luar sebagai tujuan.

2. Proses

Komponen proses menggambarkan bagian dari sistem yang mentransformasikan input menjadi output. Proses diberi nama untuk menjelaskan proses atau kegiatan apa saja yang sedang dilakukan. Selain keempat kemungkinan proses diatas, proses lain dinyatakan memiliki kesalahan dalam proses.

3. Data Store

Komponen ini biasanya digunakan untuk menyatakan penyimpanan file didatabase yang berada di computer, bisa juga berupa data yang masih manual seperti arsip.


(30)

4. Alur Data

Alur data digambarkan dengan anak panah yang menunjukkan arah menuju ke dan keluar dari suatu proses. Alur data ini digunakan untuk menerangkan perpindahan data atau paket data/informasi dari satu bagian sistem ke bagian lainnya. Alur data perlu diberi nama sesuai dengan data/informasi yang dimaksud, pemberian nama biasanya dilakukan dengan menggunakan kata benda.

2.2.7 MySQL

MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat closed source atau komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya.

Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.

Selain itu MySQL juga memiliki beberapa keistimewaan, antara lain : a. Portability

MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.

b. Open Source

MySQL didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.

c. Multiuser

MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.


(31)

MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu. e. Column Types

MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.

f. Command and Functions

MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam query.

g. Security

MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi.

h. Scalability dan limits

MySQL mampu menangani database dalam skala besar, dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.

i. Connectivity

MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).

j. Localisation

MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada client dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meskipun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk didalamnya.

k. Interface

MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).

l. Clients dan tools

MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online.

m. Struktur tabel

MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan database lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.


(32)

BAB 3

PEMBAHASAN

3.1 Analisis Sistem

Analisis sistem merupakan kegiatan penguraian suatu sistem yang utuh dan nyata kedalam bagian-bagian atau komponen-komponen komputer yang bertujuan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi masalah-masalah dan hambatan-hambatan yang mungkin terjadi sehingga mengarah kepada suatu solusi untuk perbaikan maupun pengembangan ke arah yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan.

3.1.1 Analisis Masalah

Sistem informasi yang terdapat pada BPPKB sekarang ini sudah cukup membantu dalam hal menangani data-data penduduk. Petugas tidak perlu lagi memerlukan buku untuk mencatat data-data tersebut, dengan adanya sistem informasi online petugas bisa mengaksesnya kapan saja dan dimana saja sesuai dengan kebutuhan. Beberapa diantaranya yang masih manual yaitu untuk mendata jumlah kelahiran bayi tiap kelurahan, mencatat data NTCR (Nikah, Talak, Cerai dan Rujuk) serta data laporan kelurahan yang tidak terintegrasi secara online. Dan hasil laporan kecamatan yang dicetak dalam jumlah yang banyak harus direkap dan dikumpulkan pada salah satu ruangan kantor terkadang ini sangat mengganggu kenyamanan bagi para karyawan karena ditumpuk begitu saja sehingga ruangan menjadi sempit dan kurang leluasa. Dan masalah rusaknya kertas yang ditumpuk atau hilangnya beberapa lembar data juga akan mempengaruhi validitas data yang diterima. Serta membutuhan waktu lama untuk mencari data dan memasukkan seluruh laporan kedalam sebuah mobil Box dan mengirimkannya langsung menuju kantor pusat.

Untuk itu diperlukan pengembangan dan penyempurnaan sarana yang sudah ada dengan menambah beberapa fasilitas pada website yang menjadi permasalahan pada BPPKB Kota Bandung, supaya tidak ada lagi permasalahan yang sudah dijelaskan diatas.

3.1.2 Analisis Sistem yang Sedang Berjalan

Dalam membangun sebuah aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan, dibutuhkan analisis terhadap sistem umum yang ada atau sistem yang sedang berjalan. Tujuan dari menganalisis sistem yang sedang berjalan yaitu agar aplikasi yang dibangun tidak keluar dari sistem inti yaitu sistem informasi pengelolaan data keluarga.


(33)

Prosedur Sistem Informasi Data Keluarga BPPKB Kota Bandung Bandung adalah seperti berikut :

1. Setiap RW mempunyai kader yang ditunjuk oleh ketua RW untuk mendata dan mengisi formulir pemutakhiran data keluarga.

2. Kader yang dipilih kemudian ditugaskan untuk mencatat data dari setiap kepala keluarga.

3. Setiap kader wajib mengisi data pada formulir secara lengkap.

4. Setiap data dan laporan hasil pendataan harus mendapat persetujuan dari masing-masing kepala keluarga.

5. Data yang sudah lengkap kemudian dikumpulkan dikantor kelurahan masing-masing.

6. Data yang telah disetujui dapat diterima oleh admin website untuk diinput kedalam website BPPKB.

7. Setelah disetujui oleh Kepala Bagian semua laporan data keluarga dari seluruh kecamatan dikirim ke kantor BPPKB Pusat.


(34)

3.1.2.1 Flow Map Sistem yang Berjalan

Formulir Data

Formulir Data Formulir DataFormulir Data

Disetujui? Formulir Data

Formulir Data

Proses memasukan data T

Y

Data NTCR Data Kelahiran Data AB Daerah

A

Web BPPKB

Gambar 3.1 Flowmap Sistem yang berjalan

3.1.3 Evaluasi Sistem yang sedang Berjalan

Untuk mengetahui kelebihan dari sistem yang baru berupa pengolahan dan penyimpanan data yang bersifat aman dan efisien. Kelemahan dari sistem yang lama adalah masih manualnya data jumlah kelahiran bayi tiap kelurahan, mencatat data NTCR (Nikah, Talak, Cerai dan Rujuk) serta data laporan kelurahan yang tidak terintegrasi secara online.

Maka perubahan dari sistem lama ke sistem baru sangat diperlukan untuk mempermudah pendataan keluarga, yaitu dengan membuat sistem informasi.

3.1.4 Aturan Bisnis


(35)

1. Admin/operator harus login terlebih dahulu untuk dapat menggunakan semua

fasilitas yang terdapat pada website Sistem Informasi BPPKB.

2. Data yang diisi harus sesuai dengan laporan. 3.1.5 SKPL (Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak)

Berdasarkan analisis masalah yang dibutuhkan oleh perangkat lunak, maka perangkat lunak harus memenuhi kriteria-kriteria berikut :

Tabel 3.1 SKPL

Kode Ket.

Fungsional SKPL – F1 Aplikasi dapat mendata kelahiran SKPL – F2 Aplikasi dapat mengelola data NTCR

SKPL – F3 Aplikasi dapat mengelola data Target AB Daerah

SKPL – F4 Aplikasi dapat mengelola laporan data Kelahiran, NTCR, dan Target AB Daerah.

Non Fungsional

SKPL – NF1 Sistem mampu menerima inputan dari mouse dan keyboard SKPL – NF2 Sistem mampu menampilkan pesan/alert

3.1.6 Analisis Non Fungsional

Analisis non fungsional merupakan analisis yang dibutuhkan untuk menentukan spesifikasi kebutuhan sistem. Spesifikasi ini juga meliputi elemen atau komponen-komponen apa saja yang dibutuhkan untuk sistem yang akan dibangun sampai dengan sistem tersebut diimplementasikan. Analisis kebutuhan ini juga menentukan spesifikasi masukkan yang diperlukan sistem, keluaran yang akan dihasilkan sistem dan proses yang dibutuhkan untuk mengolah masukkan sehingga menghasilkan suatu keluaran yang diinginkan.

3.1.6.1 Analisis Perangkat Keras

Tabel 3.2 Analisis Perangkat Keras

Keterangan Keadaan yang Sekarang Keadaan yang dibutuhkan

Prosesor Intel core 2 duo Intel Core i3

RAM 1 GB 3 GB

VGA Intel HD Graphics NVIDIA 7000M 512 MB


(36)

Monitor 10’’ Resolusi 1280x800 14’’ Resolusi 1280x800

Modem Huawei Up to 7 Mbps Huawei Up to 21 Mbps

Printer Canon iP2770 Canon iP2770

Kesimpulan : Bahwa spesifikasi hardware di BPPKB Kota Bandung dapat menunjang dibangunnya aplikasi ini.

3.1.6.2 Analisis Perangkat Lunak

Tabel 3.3 Analisis Perangkat Lunak

Keterangan Keadaan yang Sekarang Keadaan yang dibutuhkan

Sistem operasi Windows XP Windows 7

Bahasa pemrograman HTML HTML, CSS, PHP

Web browser Mozilla versi 3 Mozilla Firefox, Google Chrome,Internet Explorer Code editor Macromedia Dreamweaver

CS3

Macromedia Dreamweaver CS5

Web server XAMPP Wamp Server

Database server MySQL SQLYOG

Kesimpulan : Bahwa spesifikasi software sudah efisien dan terkendali.

3.1.6.3 Analisis SDM 1. Pengunjung

Tabel 3.4 Analisis SDM Pengunjung Keadaan sekarang

Pengguna Tanggung Jawab Kemampuan Pengalaman

Pengunjung Melihat Informasi Tidak pernah menguasai web browser

Tidak pernah

mengoperasikan sistem komputer

Keadaan yang dibutuhkan

Pengguna Hak Akses Kemampuan Pengalaman

Pengunjung Melihat, mencari dan mencetak

Mampu menguasai web browser

Menguasai komputer, pemahaman yang cukup untuk mengola data dalam aplikasi berbasis web.


(37)

Kesimpulan : bahwa user yang akan menggunakan aplikasi ini harus menguasai komputer dan pemahaman yang cukup untuk mengeleloa data dalam aplikasi berbasis web ini.

2. Admin

Tabel 3.5 Analisis SDM Admin Keadaan yang dibutuhkan

Pengguna Tanggung Jawab

Hak Akses Kemampuan Pengalaman

Admin Mengelola data

1. Menambah, mengedit, dan menghapus data NTCR.

2. Menambah, mengedit, dan menghapus data Kelahiran.

3. Menambah, mengedit, dan menghapus data AB Daerah.

Menguasai web browser,

pengetahuan tentang database, menguasai PHP

Mampu

mengoperasikan sistem komputer, mampu mengolah database dan mampu menggunakan bahasa

pemrograman PHP Kesimpulan : bahwa admin yang akan menggunakan aplikasi ini harus mampu

mengoperasikan sistem komputer, mengolah database, dan mampu menggunakan bahasa pemrograman PHP.

3.1.7 Analisis Fungsional

Analisis kebutuhan fungsional bertujuan untuk mengetahui proses informasi yang mengalir melalui perangkat lunak. Untuk menggambarkan proses informasi secara umum digunakan alat bantu, yaitu ERD, Diagram Konteks, DFD, spesifikasi proses dan kamus data.


(38)

3.1.7.1 Entity Relationship Diagram

Kader Mencatat Laporan

Admin Memeriksa

N N

N

1

Gambar 3.2 Diagram ERD

3.1.7.2 Diagram Konteks

Diagram konteks adalah suatu diagram yang menggambarkan ruang lingkup sistem atau bagaimana sistem tersebut berinteraksi dengan lingkungannya. Sistem digambarkan dengan bulatan, sedangkan lingkungan diwakili oleh entitas luar yang digambarkan dengan persegi. Interaksi antara sistem dan entitas luar direpresentasikan oleh aliran data yang digambarkan dengan anak panah mengalir dari entitas luar ke sistem (sebagai input) atau sebaliknya dari

system ke entitas luar (sebagai output). Berikut adalah aliran informasi “Website BPPKB Kota Bandung”.

Admin

Website BPPKB

Kota Bandung Pengunjung

Data NTCR Data Kelahiran Data AB Daerah

Info NTCR Info Kelahiran Info AB Daerah

Mendapatkan Informasi

Mencari Informasi


(39)

3.1.7.3 DFD (Data Flow Diagram)

DFD adalah sebuah teknik yang menggambarkan aliran data atau informasi yang digunakan. DFD dibuat jika pada Diagram Konteks masih terdapat proses yang mesti dijelaskan lebih rinci. Berikut ini adalah DFD pada Website BPPKB Kota Bandung :

DFD Level 1

Admin 1.0 Mengelola NTCR NTCR Kelahiran

AB Daerah & PA 2.0 Megelola Kelahiran 3.0 Mengelola AB Daerah & PA Data NTCR

Informasi Data NTCR

Data Kelahiran

Informasi Data Kelahiran

Data AB Daerah & PA

Informasi AB Daerah & PA

Data NTCR

Data NTCR

Data Kelahiran

Data Kelahiran

Data AB Daerah & PA

Data AB Daerah & PA

4.0 Login Login Informasi Login Data Login Data Login Informasi Login

Gambar 3.4 DFD Level 1

Admin 1.1 Menambah NTCR NTCR 1.2 Menghapus NTCR 1.3 Mengubah NTCR Data NTCR Informasi NTCR Data NTCR Informasi NTCR Data NTCR Informasi NTCR Data NTCR Data NTCR Data NTCR Data NTCR Data NTCR Data NTCR


(40)

Admin 2.1 Menambah Kelahiran Kelahiran 2.2 Menghapus Kelahiran 2.3 Mengubah Kelahiran

Data Kelahiran

Informasi Kelahiran

Data Kelahiran

Informasi Kelahiran

Data Kelahiran

Informasi Kelahiran

Data Kelahiran

Data Kelahiran

Data Kelahiran

Data Kelahiran

Data Kelahiran

Data Kelahiran

Gambar 3.6 DFD Level 2 Kelahiran

Admin

3.1 Menambah

AB Daerah & PA

AB Daerah & PA

3.2 Menghapus AB Daerah & PA 3.3 Mengubah AB Daerah & PA

Data AB Daerah & PA

Informasi AB Daerah & PA

Data AB Daerah & PA

Informasi AB Daerah & PA

Data AB Daerah & PA

Informasi AB Daerah & PA

Data AB Daerah & PA Data AB Daerah & PA

Data AB Daerah & PA

Data AB Daerah & PA

Data AB Daerah & PA

Data AB Daerah & PA


(41)

Admin

4.1 Verifikasi Username

Data Admin

4.2 Verifikasi Password

Data Login

Data Login

Data Login

Info Login

Data Login Info Login

Info Login Info Login

Gambar 3.8 DFD Level 2 Login

3.1.7.4 Spesifikasi Proses

Spesifikasi proses bertujuan untuk mendeskripsikan dari setiap fungsi yang disajikan pada diagram alur Data Flow Diagram (DFD). Berikut ini spesifikasi proses dari Website BPPKB Kota Bandung.

Tabel 3.6 Spesifikasi Proses

No Proses Keterangan

1

No. Proses 1.0

Nama Proses Mengelola NTCR Source (Sumber) Admin

Input Data NTCR

Output Informasi NTCR Destination Admin

Logika Proses {Admin dapat menambah, menghapus, mengubah data NTCR}

If tambah then

Menuju ke tambah data NTCR Elseif ubah then

Menuju ke hapus data NTCR else hapus then

Menuju ke ubah data NTCR 2 No. Proses 2.0


(42)

Nama Proses Mengelola Kelahiran Source (Sumber) Admin

Input Data Kelahiran Output Informasi Kelahiran Destination Admin

Logika Proses {Admin dapat menambah, menghapus, mengubah data Kelahiran }

If tambah then

Menuju ke tambah data Kelahiran Elseif ubah then

Menuju ke hapus data Kelahiran else hapus then

Menuju ke ubah data Kelahiran

3

No. Proses 3.0

Nama Proses Mengelola AB Daerah & PA Source (Sumber) Admin

Input Data AB Daerah & PA Output Informasi AB Daerah & PA Destination Admin

Logika Proses {Admin dapat menambah, menghapus, mengubah data AB Daerah & PA} If tambah then

Menuju ke tambah data AB Daerah & PA

Elseif ubah then

Menuju ke hapus data AB Daerah & PA

else hapus then

Menuju ke ubah data AB Daerah & PA

4

No. Proses 4.0 Nama Proses Login Source (Sumber) Admin Input Data Login Output Informasi Login Destination Admin

Logika Proses {Admin mengisi username dan password}


(43)

Menuju ke halaman Admin else

Muncul Pesan Error.

5

No. Proses 1.1

Nama Proses Menambah NTCR Source (Sumber) Admin

Input Data NTCR

Output Informasi NTCR Destination Admin

Logika Proses Begin

{Admin memilih menu tambah data NTCR }

If menu tambah dipilih then

Menuju ke menu tambah data NTCR

Inputkan data NTCR

Else batal atau kembali ke menu NTCR

End

6

No. Proses 1.2

Nama Proses Menghapus NTCR Source (Sumber) Admin

Input Data NTCR

Output Informasi NTCR Destination Admin

Logika Proses Begin

{Admin memilih menu hapus data NTCR }

If menu hapus dipilih then

Menuju ke menu hapus data NTCR Else batal atau kembali ke menu NTCR

End

7

No. Proses 1.3

Nama Proses Mengubah NTCR Source (Sumber) Admin

Input Data NTCR


(44)

Destination Admin Logika Proses Begin

{Admin memilih menu ubah data NTCR }

If menu edit dipilih then

Menuju ke menu edit data NTCR If data sama dengan yang dicari then

Ubah data

Else batal atau kembali ke menu NTCR

End

8

No. Proses 2.1

Nama Proses Menambah Kelahiran Source (Sumber) Admin

Input Data Kelahiran Output Informasi Kelahiran Destination Admin

Logika Proses Begin

{Admin memilih menu tambah data Kelahiran }

If menu tambah dipilih then

Menuju ke menu tambah data Kelahiran

Inputkan data Kelahiran

Else batal atau kembali ke menu Kelahiran

End

9

No. Proses 2.2

Nama Proses Menghapus Kelahiran Source (Sumber) Admin

Input Data Kelahiran

Output Informasi Data Kelahiran Destination Admin

Logika Proses Begin

{Admin memilih menu hapus data Kelahiran }

If menu hapus dipilih then

Menuju ke menu hapus data Kelahiran

Else batal atau kembali ke menu Kelahiran


(45)

End

10

No. Proses 2.3

Nama Proses Mengubah Kelahiran Source (Sumber) Admin

Input Data Kelahiran

Output Informasi Data Kelahiran Destination Admin

Logika Proses Begin

{Admin memilih menu ubah data Kelahiran }

If menu edit dipilih then

Menuju ke menu edit data Kelahiran

If data sama dengan yang dicari then

Ubah data

Else batal atau kembali ke menu Kelahiran

End

11

No. Proses 3.1

Nama Proses Menambah AB Daerah & PA Source (Sumber) Admin

Input Data AB Daerah & PA

Output Informasi Data AB Daerah & PA Destination Admin

Logika Proses Begin

{Admin memilih menu tambah data AB Daerah & PA }

If menu tambah dipilih then

Menuju ke menu tambah data AB Daerah

Inputkan data AB Daerah & PA Else batal atau kembali ke menu AB Daerah & PA

End

12

No. Proses 3.2

Nama Proses Menghapus AB Daerah & PA Source (Sumber) Admin


(46)

Output Informasi Data AB Daerah & PA Destination Admin

Logika Proses Begin

{Admin memilih menu hapus data AB Daerah & PA }

If menu hapus dipilih then

Menuju ke menu hapus AB Daerah & PA

Else batal atau kembali ke menu AB Daerah & PA

End

13

No. Proses 3.3

Nama Proses Mengubah AB Daerah & PA Source (Sumber) Admin

Input Data AB Daerah & PA

Output Informasi Data AB Daerah & PA Destination Admin

Logika Proses Begin

{Admin memilih menu ubah data AB Daerah & PA}

If menu edit dipilih then

Menuju ke menu edit data AB Daerah & PA

If data sama dengan yang dicari then

Ubah data

Else batal atau kembali ke menu AB Daerah & PA

End

14

No. Proses 4.1

Nama Proses Verifikasi Username Source (Sumber) Admin

Input Data Username Output Informasi Username Destination Admin

Logika Proses Begin

{Admin memasukan data Username} If true then

Menuju ke menu Admin Else


(47)

End

15

No. Proses 4.2

Nama Proses Verifikasi Password Source (Sumber) Admin

Input Data Password

Output Informasi Data Password Destination Admin

Logika Proses Begin

{Admin memasukan data Password} If true then

Menuju ke menu Admin Else

Muncul Pesan error. End

3.1.7.5 Kamus Data

Kamus data merupakan tempat penyimpanan dari elemen-elemen yang berada dalam suatu sistem. Kamus data mempunyai fungsi yang sama dalam pemodelan sistem yang berfungsi membantu pengguna sistem untuk mengerti aplikasi secara detail dan mengorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem sehingga pengguna dan penganalisa sistem punya dasar pengertian yang sama tentang masukan, proses, penyimpanan dan keluaran. Kamus data dibuat berdasarkan alur data yang ada di dalam Data Flow Diagram. Kamus data yang terdapat pada sistem adalah sebagai berikut :

Tabel 3.7 Kamus Data

Nama Data login admin

Where used / how used Proses 1.1 -Verifikasi username Proses 1.2 –Verifikasi password Deskripsi Berisi seluruh data login admin Struktur data Username, password, level Penjelasan per Struktur

data

Username [varchar(20)] Password [varchar(20)] Level [varchar(20)]


(48)

Nama Pengelolaan Data Kelahiran

Where used / how used Proses 2.2.1 –Ubah Data Kelahiran Proses 2.2.2 –Hapus Data Kelahiran

Deskripsi Berisi data kelahiran yang akan diubah dan dihapus. Struktur data no, nama_tempat, lokasi, jenis_kelamin, nama Penjelasan per Struktur

data

No [varchar(8)]

Nama_tempat [varchar(50)] Lokasi [varchar(50)]

Jenis_kelamin [enum(‘Laki-laki’, ‘Perempuan’)] Nama [varchar(50)]

Nama Pengolahan Data nt_cr

Where used / how used Proses 2.3.1 –Tambah Data nt_cr Proses 2.3.2 –Ubah Data nt_cr Proses 2.3.3 –Hapus Data nt_cr

Deskripsi Berisi data nt_cr yang akan ditambah,diubah dan dihapus. Struktur data No, kelurahan, nikah_perempuan, nikah_laki-laki, status,

keterangan Penjelasan per Struktur

data

No [varchar(5)]

Kelurahan [varchar(50)] Nikah_perempuan [varchar(5)] Nikah_laki-laki [varchar(5)] Status [varchar(30)]

Keterangan [varchar(50)]

Nama Pengolahan Target AB Daerah & PA

Where used / how used Proses 2.4.1 –Tambah Target AB Daerah & PA Proses 2.4.2 –Ubah Target AB Daerah & PA Proses 2.4.3 –Hapus Target AB Daerah & PA


(49)

Deskripsi Berisi data Target AB Daerah & PA yang akan ditambah,diubah dan dihapus.

Struktur data No, mix, pa, persen, pb, per_do, do, tpa, kab_baru Penjelasan per Struktur

data

No [varchar(5)] Mix [varchar(10)] Pa [varchar(10)] Persen [varchar(10)] Pb [varchar(10)] Per_do[varchar(10)] Do [varchar(10)] Tpa [varchar(10)] Kab_baru [varchar(10)]

3.2 Perancangan

3.2.1 Perancangan Basis Data 3.2.1.1 Struktur Tabel

1. Tabel User

Tabel 3.8 Tabel User

Nama Type Length Keterangan

username varchar 20 Primary key

password varchar 20

Level varchar 20

2. Tabel Laporan Kelahiran

Tabel 3.9 Laporan Kelahiran

Nama Type Length Keterangan

No varchar 10 Primary key

nama_tempat varchar 20

Lokasi varchar 100


(50)

3. Tabel NTCR

Tabel 3.10 NTCR

Nama Type Length Keterangan

No varchar 10 Primary key

kelurahan varchar 100

nikah_perempuan varchar 100

nikah_laki varchar 50

Status varchar 100

keterangan varchar 100

4. Tabel Target

Tabel 3.11 Tabel Target

Nama Type Length Keterangan

No varchar 10 Primary key

Mix varchar 20

Pa varchar 100

persen varchar 50

Pb varchar 100

per_do varchar 100

Do varchar 100

Tpa varchar 100

kab_baru varchar 100

3.2.2 Perancangan Struktur Menu

Dalam perancangan sebuah aplikasi dibutuhkan struktur menu yang berisikan menu dan submenu yang berfungsi untuk memudahkan user dalam menggunakan aplikasi tersebut. Berikut ini merupakan rancangan arsitektur menu untuk aplikasi yang akan dibangun :


(51)

1. Struktur Menu Utama

Index

Dokumen Profil Beranda

Login Admin

Galeri Foto Informasi

Dasar Hukum

Visi & Misi

Tugas Pokok

Kewilaya han Strategi Kebijakan

Tujuan

Target AB daerah &

PA NT-CR Laporan Kelahiran

Gambar 3.9 Struktur Menu Utama

2. Struktur Menu Admin

Login Admin

Dokumen Laporan

Kelahiran NT-CR

Target AB

daerah & PA Laporan Keluar Index


(52)

3.2.3 Perancangan Antar Muka

3.2.3.1. Perancangan Form Utama (Beranda)

Halaman utama merupakan tampilan awal dari Company Profile BPPKB Kota Bandung. Form halaman utama dapat dilihat pada Gambar

Gambar 3.11 Perancangan Form Utama

3.2.3.2. Perancangan Form Profil

Form profil berisi penjelasan mengenai profil, dasar hukum, visi & misi, tugas pokok, tujuan, kebijakan,strategi,kewilayahan. Form profil dapat dilihat pada Gambar


(53)

3.2.3.3. Perancangan Form Dokumen

Form Dokumen adalah form yang berisi data-data tentang kependudukan yang ada di BPPKB Kota Bandung dan menampilkan masing-masing penjelasannya. Link submenu tersebut yaitu Laporan kelahiran, laporan NT-CR, Target AB daerah & PA. Form dokumen dapat dilihat pada Gambar

Gambar 3.13 Perancangan Form Dokumen

3.2.3.4. Perancangan Form Informasi

Form Informasi menampilkan semua informasi yang ada di kota Bandung. Link submenu tersebut yaitu Info Bandung, Olahraga, Masyarakat Bandung, Acara Bandung, Kegiatan, Tempat Rekreasi, Seni, Komunitas. Form dokumen dapat dilihat pada Gambar


(54)

Gambar 3.14 Perancangan Form Informasi

3.2.3.5. Perancangan Form Galeri

Form galeri foto menampilkan kumpulan foto-foto yang berhubungan dengan Kota Bandung. Form galeri foto dapat dilihat pada Gambar


(55)

Gambar 3.15 Perancangan Form Galeri

3.2.3.6. Perancangan Form Admin

Form ini menampilkan halaman dari form login admin. Form login admin dapat dilihat pada Gambar


(56)

Gambar 3.16 Perancangan Form Admin

3.2.3.7. Perancangan Form Laporan Kelahiran

Form laporan kelahiran berisi fitur kontrol tambah, edit, dan hapus untuk mengelola laporan kelahiran yang akan ditampilkan pada website Bppkb Kota Bandung. Form laporan kelahiran dapat dilihat pada Gambar


(57)

Gambar 3.17 Perancangan Form Laporan Kelahiran

3.2.3.8. Perancangan Form Laporan NT-CR

Form laporan NT-CR berisi fitur kontrol tambah, edit, dan hapus untuk mengelola laporan NT-CR yang akan ditampilkan pada website Bppkb Kota Bandung. Form laporan NT-CR dapat dilihat pada Gambar


(58)

Gambar 3.18 Perancangan Form Laporan NT-CR

3.2.3.9. Perancangan Form Laporan Target AB daerah & PA

Form laporan target AB daerah & PA berisi fitur kontrol tambah, edit, dan hapus untuk mengelola laporan target AB daerah & PA yang akan ditampilkan pada website Bppkb Kota Bandung. Form laporan target AB & PA dapat dilihat pada Gambar


(59)

Gambar 3.19 Perancangan Form Laporan Target AB daerah & PA

3.2.4

Perancangan Pesan

Tabel 3.12 Perancangan Pesan

Kode Pesan Pesan No.Form

M01 Login berhasil, Selamat datang Admin. F03

M02 Username dan Password salah. F03

M03 Data Kelahiran berhasil di isi. F02

M04 Terima kasih telah mengisi data kelahiran F02 M05 Apakah Anda yakin akan menghapus data ini? F05

M06 Data berhasil di perbarui. F05, F07


(60)

M08 Maaf tidak bisa, kode yang anda masukan sudah ada.

F02

M09 Form harus di isi semua. F06, F07

M10 Maaf data tidak bisa di simpan, kode tersebut sudah ada.

F06, F07

M11 Silahkan isi data kelahiran. F05, F08

M12 NIP Pegawai harap di isi. F09, F10

3.2.5 Perancangan Jaringan Semantik

Setelah melakukan perancangan antarmuka dan perancangan pesan maka dilakukanlah perancangan terhadap aliran dari menu-menu yang ada di program akan digambarkan dalam sebuah jaringan semantik.

F01 F03 F02 F04 F05 F07 F06 F08 F09 F10 L01 L02 L03 M01 M03 M04 M03 M05 M06 M06 M07 M07 M08 M09 M09 M09 M10 M10 M11 M11 M12 M12


(61)

3.2.6 Perancangan Prosedural

Prosedur ini akan digunakan sebagai algoritma dasar dalam mengkodekan prosedur yang ada. Adapun perancangan prosedural untuk pembangunan website informasi ini adalah sebagai berikut :

3.2.6.1 Prosedural Menu Utama

Mulai

1. Beranda 2. Profil 3. Dokumen 4. Informasi 5. Galeri 6. Admin

Pilih 2 Pilih 3 Pilih 4 Pilih 5 Pilih 6

A

Profil Dokumen Informasi Galeri

Selesai

Admin B

Gambar 3.21 Prosedural Menu Utama

3.2.6.2 Prosedural Login Admin

Memasukan Username

dan Password

Pengecekan Field yang kosong

Selesai B

Menampilkan pesan field masih

kosong

Y

T

Cek Inputan Username dan Password

Menampilkan pesan username

atau password salah

Invaid

Masuk ke Menu Utama

Admin Valid


(62)

3.3 Implementasi

3.3.1 Implementasi Sistem

3.3.1.1 Perangkat keras yang digunakan

Spesifikasi perangkat keras (hardware) yang digunakan dalam pembangunan website ini tercantum pada tabel 3.7 sebagai berikut :

Tabel 3.13 Spesifikasi Perangkat Keras Yang Digunakan

Perangkat Keras Spesifikasi

Prosesor Intel Core i3

RAM 3 GB

VGA NVIDIA 7000M 512 MB

HARDISK 320 GB

Monitor 14’’ Resolusi 1280x800

Modem Huawei Up to 21 Mbps

Printer Canon iP2770

3.3.1.2 Perangkat lunak yang digunakan

Spesifikasi perangkat lunak (software) yang digunakan dalam pembangunan website ini tercantum pada tabel 3.8 sebagai berikut :

Tabel 3.14 Spesifikasi Perangkat Lunak Yang Digunakan No Perangkat Lunak Keterangan

1 Sistem operasi Windows 7

2 Bahasa pemrograman HTML, CSS, PHP 3 Web browser Mozilla Firefox, Google

Chrome,Internet Explorer

4 Code editor Macromedia Dreamweaver

CS5

5 Web server XAMPP

6 Database server MySQL

3.3.2 Implementasi Basis Data

Pembuatan database dilakukan menggunakan aplikasi SQLYOQ. Implementasi database dalam bahasa SQL adalah sebagai berikut, dapat dilihat pada tabel :


(63)

Tabel 3.15 Implementasi Database

No Nama Tabel Source Code

1 User CREATE TABLE `user` (

`username` varchar(20) NOT NULL, `password` varchar(20) NOT NULL, `level` varchar(20) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1

2 Home CREATE TABLE `home` (

`isi` text NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 3 info_acara CREATE TABLE `info_acara` (

`isi` text NOT NULL,

`image` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 4 info_kegiatan CREATE TABLE `info_kegiatan` (

`isi` text NOT NULL,

`image` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 5 info_komunitas CREATE TABLE `info_komunitas` (

`isi` text NOT NULL,

`image` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 6 info_kota CREATE TABLE `info_kota` (

`isi` text NOT NULL,

`image` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 7 info_masyarakat CREATE TABLE `info_masyarakat` (

`isi` text NOT NULL,

`image` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 8 info_seni CREATE TABLE `info_seni` (

`isi` text NOT NULL,


(64)

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 9 info_tempat CREATE TABLE `info_tempat` (

`isi` text NOT NULL,

`image` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 10 informasi_artikel CREATE TABLE `informasi_artikel` (

`isi` text NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 11 Judul CREATE TABLE `judul` (

`id` int(11) NOT NULL, `isi` varchar(100) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 12 laporan_kelahiran CREATE TABLE `laporan_kelahiran` (

`no` varchar(100) NOT NULL DEFAULT '0', `nama_tempat` varchar(100) DEFAULT NULL, `lokasi` varchar(100) DEFAULT NULL,

`jenis_kelamin` varchar(100) DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`no`)

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 13 Level CREATE TABLE `level` (

`id_level` int(11) NOT NULL AUTO_INCREMENT,

`level` varchar(20) NOT NULL, PRIMARY KEY (`id_level`)

) ENGINE=MyISAM AUTO_INCREMENT=5 DEFAULT CHARSET=latin1

14 Ntcr CREATE TABLE `ntcr` (

`no` varchar(100) NOT NULL DEFAULT '', `kelurahan` varchar(100) DEFAULT NULL, `nikah_perempuan` varchar(100) DEFAULT NULL,

`nikah_laki` varchar(100) DEFAULT NULL, `status` varchar(100) DEFAULT NULL,


(65)

`keterangan` varchar(100) DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`no`)

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 15 pilihan_kelahiran CREATE TABLE `pilihan_kelahiran` (

`nama_tempat` varchar(45) NOT NULL, `lokasi` varchar(45) NOT NULL,

`jenis_kelamin` varchar(45) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1

16 Copy CREATE TABLE `copy` (

`isi` text NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 17 Header CREATE TABLE `header` (

`isi` text NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 18 Iklan CREATE TABLE `iklan` (

`image` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 19 slide_image CREATE TABLE `slide_image` (

`isi` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 20 slide_image1 CREATE TABLE `slide_image1` (

`isi` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 21 slide_image2 CREATE TABLE `slide_image2` (

`isi` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 22 slide_image3 CREATE TABLE `slide_image3` (

`isi` varchar(890) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 23 Target CREATE TABLE `target` (

`no` varchar(100) NOT NULL DEFAULT '', `mix` varchar(100) DEFAULT NULL, `pa` varchar(100) DEFAULT NULL,


(66)

`persen` varchar(100) DEFAULT NULL, `pb` varchar(100) DEFAULT NULL, `per_do` varchar(100) DEFAULT NULL, `do` varchar(100) DEFAULT NULL, `tpa` varchar(100) DEFAULT NULL, `kab_baru` varchar(100) DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`no`)

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1 24 tempat_pelayanan CREATE TABLE `tempat_pelayanan` (

`pekerjaan` varchar(100) NOT NULL

) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1

3.3.3 Implementasi Antar Muka

Implementasi antarmuka dilakukan dengan setiap program dibangun dan pengkodeannya dalam bentuk file program.

3.3.3.1 Implementasi Menu Utama

Implementasi Form Menu Utama dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar 3.23 Form Menu Utama

Pada form ini terdapat 5 menu yang dapat digunakan, yaitu :

1. Menu Profil digunakan untuk melihat Profil, Dasar Hukum, Visi & Misi, Tugas Pokok, Tujuan, Kebijakan, Strategi, Kewilayahan dari bppkb kota bandung tersebut.


(67)

2. Menu Dokumen digunakan untuk melihat data pada Laporan Kelahiran, NT-CR, dan Target AB Daerah & PA.

3. Menu Informasi digunakan untuk melihat Info Bandung, Olahraga, Masyarakat Bandung, Acara Bandung, Kegiatan ,Tempat Rekreasi, Seni, dan Komunitas.

4. Menu Galeri digunakan untuk melihat foto – foto yg ada dikota bandung.

5. Menu Admin digunakan oleh admin untuk menambahkan data Laporan Kelahiran, NT-CR, dan Target AB Daerah & PA.

3.3.3.2 Implementasi Menu Admin

Implementasi Form Menu Admin dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar 3.24 Form Menu Admin

Pada menu admin terdapat 5 modul yaitu Data Laporan Kelahiran, Data NT-CR, Data Target AB daerah & PA,dan laporan.

3.3.3.3 Implementasi Laporan Kelahiran


(68)

Gambar 3.25 Form Laporan Kelahiran

Form ini merupakan form untuk menampilkan kode, nama tempat, lokasi, jenis kelamin, dan nama, Di dalam form laporan kelahiran terdapat 2 button yaitu :

1. Button Simpan, digunakan untuk menyimpan data laporan baru. 2. Button Reset, digunakan untuk mereset data laporan.

3.3.3.4 Implementasi Laporan NT-CR

Implementasi Form Laporan NT-CR dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar 3.26 Form Laporan NTCR

Form ini merupakan form untuk menampilkan kode, kelurahan, nikah perempuan, nikah laki-laki, status, keterangan.


(69)

3.3.3.5 Implementasi Laporan Target AB daerah & PA

Implementasi Form Laporan Target AB daerah & PA dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar 3.27 Form Laporan Target AB daerah & PA

3.3.4 Pengujian Perangkat Lunak 3.3.4.1 Rencana Pengujian

Pada bagian tahap ini merupakan kelanjutan dari tahap implementasi yaitu melakukan pengujian terhadap aplikasi yang dibangun. Pengujian yang akan dilakukan yaitu dengan pengujian Black Box yang berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak.

Rencana pengujian yang akan dilakukan dengan menguji system secara Alpha dan

Betha.

Tabel 3.16 Rencana Pengujian

Item Uji Detail Pengujian Jenis Pengujian

Login Isi data login

Verifikasi username Verifikasi password

Black Box

Pengolahan Data Laporan Kelahiran

Tambah Data Kelahiran Black Box Edit Data Kelahiran


(70)

Pengolahan Data Laporan NT-CR

Tambah Data Laporan NT-CR Black Box Edit Data Laporan NT-CR

Reset Data Laporan NT-CR

Pengolahan Data Laporan Target AB Daerah & PA

Tambah Data Laporan Target AB Daerah & PA

Black Box

Edit Data Laporan Target AB Daerah & PA

Reset Data Laporan Target AB Daerah & PA

Logout Menghapus session user Black Box

3.3.4.2 Kasus dan Hasil Pengujian Alpha

Berdasarkan rencana pengujian, maka dapat dilakukan pengujian Alpha pada sistem informasi ini adalah sebagai berikut :

1. Pengujian Proses Login

Tabel 3.17 Pengujian Login Kasus dan Hasil Uji (Data Benar)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan -Username :

unikom -Password :

unikom Dapat masuk kedalam menu admin Username dan Password sesuai dengan yang berada di database

[ √ ] Diterima

[ ] Ditolak

Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan A. Jika field di isi

-Username : unikom -Password :

unikom

B. Jika salah satu field di isi -Username :

unikom -Password :

Tidak dapat login sebagai admin dan menampilkan

pesan “username atau password

salah”

Username dan Password tidak sesuai dengan yang berada di database

[ √ ] Diterima


(71)

C. Jika field kosong -Username : -Password :

2. Pengujian Pengolahan Data Laporan Kelahiran

Tabel 3.18 Pengujian Tambah Data Laporan Kelahiran Kasus dan Hasil Uji (Data Benar)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan -Kode : LP1

-Nama Tempat: Dokter

-Lokasi : Dalam Kota

-Jenis Kelamin : Laki-laki -Nama: Budi

Semua data diinputkan kedalam field yang terdapat pada form dan tersimpan

kedalam database

Data Kelahiran dapat disimpan kedalam database

[ √ ] Diterima

[ ] Ditolak

Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan A. Jika field di isi

-Kode : LP1 -Nama Tempat:

Dokter

-Lokasi : Dalam Kota

-Jenis Kelamin : Laki-laki -Nama: Budi

B. Jika salah satu atau lebih field tidak di isi -Kode : LP1 -Nama Tempat: -Lokasi : Dalam

Kota

-Jenis Kelamin : Laki-laki -Nama:

C. Jika field kosong

Tidak semua atau tidak satu pun data yang diinputkan kedalam field yang terdapat pada form dan menampilkan peringatan Data Kelahiran tidak dapat disimpan kedalam database dan peringatan ditampilkan

[ √ ] Diterima


(72)

-Kode :

-Nama Tempat: -Lokasi :

-Jenis Kelamin : -Nama:

Tabel 3.19 Pengujian Edit Data Laporan Kelahiran Kasus dan Hasil Uji (Data Benar)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan A. Data Yang

Sudah Ada -Kode : LP1 -Nama Tempat:

Dokter

-Lokasi : Dalam Kota

-Jenis Kelamin : Laki-laki -Nama: Budi B. Data Yang

Diedit -Kode : LP1 -Nama Tempat:

Dokter

-Lokasi : Dalam Kota

-Jenis Kelamin : Laki-laki -Nama: Zibran

Mengedit data yang sudah ada sebelumnya tanpa menghapus salah satu data yang sudah terisi didalam field

Data Kelahiran yang telah diedit tersimpan ke dalam database

[ √ ] Diterima

[ ] Ditolak

Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan A. Jika salah satu

atau lebih field tidak di isi -Kode : LP1 -Nama Tempat:

Dokter -Lokasi :

-Jenis Kelamin : -Nama:

B. Jika field kosong

Ketika mengedit data, ada satu atau semua data yang terdapat didalam field itu dihapus dan menampilkan peringatan

Data Kelahiran tidak dapat

disimpan ke dalam database dan peringatan ditampilkan

[ √ ] Diterima


(1)

63 - PA :25

- % :10

- PB :40 - %DO :10 - T-PA :45 - T-PA :45 - KAB Baru :

Sekeloa

field yang terdapat pada form dan tersimpan kedalam database

dapat disimpan kedalam database

Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan A. Jika field di isi

- Kode : TR - MIX : 20 - PA :25

- % :10

- PB :40 - %DO :10 - T-PA :45 - T-PA :45 - KAB Baru : Sekeloa

B. Jika salah satu atau lebih field tidak di isi

- Kode : TR - MIX : 20 - PA :

- % :

- PB :40 - %DO :10 - T-PA : - T-PA :45 - KAB Baru : C . Jika field kosong

- Kode : - MIX : - PA :

- % :

- PB : - %DO : - T-PA : - T-PA :

Tidak semua atau tidak satu pun data yang diinputkan kedalam field yang terdapat pada form dan menampilkan peringatan

Data Target AB Daerah & PA tidak dapat

disimpan kedalam database dan peringatan ditampilkan

[ √ ] Diterima [ ] Ditolak


(2)

64 - KAB Baru :

Tabel 3.25 Pengujian Edit Data Laporan Target AB Daerah & PA Kasus dan Hasil Uji (Data Benar)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan A. Data Yang

Sudah Ada - Kode : TR - MIX : 20 - PA :25

- % :10

- PB :40 - %DO :10 - T-PA :45 - T-PA :45 - KAB Baru :

Sekeloa B.Data Yang Diedit

- Kode : TR - MIX : 40 - PA :25

- % :15

- PB :45 - %DO :15 - T-PA :50 - T-PA :45 - KAB Baru :

Sekeloa

Mengedit data yang sudah ada sebelumnya tanpa menghapus salah satu data yang sudah terisi didalam field

Data Target AB Daerah & PA yang telah diedit

tersimpan ke dalam database

[ √ ] Diterima [ ] Ditolak

Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan A. Jika salah satu

atau lebih field tidak di isi - Kode : - MIX : 20 - PA :

- % :10

- PB : - %DO :10 - T-PA :45

Ketika mengedit data, ada satu atau semua data yang terdapat didalam field itu dihapus dan menampilkan peringatan

Data Target AB Daerah & PA tidak dapat disimpan ke dalam database dan peringatan

ditampilkan

[ √ ] Diterima [ ] Ditolak


(3)

65 - T-PA :45

- KAB Baru : B. Jika field kosong

- Kode : - MIX : - PA :

- % :

- PB : - %DO : - T-PA : - T-PA : - KAB Baru :

Tabel 3.26 Pengujian Reset Data Laporan AB Daerah & PA Kasus dan Hasil Uji (Data Benar)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan - Kode : TR

- MIX : 20 - PA : 25

- % :10

- PB :40 - %DO :10 - T-PA :45 - T-PA :45 - KAB Baru :

Sekeloa

Ketika memilih data yang akan direset, sebelumnya mengecek terlebih dahulu apakah data tersebut digunakan di tabel lain atau tidak sebelum direset datanya

Data tereset, ketika datanya tidak digunakan dalam tabel lain

[ √ ] Diterima [ ] Ditolak

Kasus dan Hasil Uji (Data Salah)

Data Masukan Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan - Kode : RT

- MIX : 57 - PA :80

- % :10

- PB :40 - %DO :10 - T-PA :46 - T-PA :80 - KAB Baru :

Sekeloa

-Ketika memilih data yang akan direset, sebelumnya mengecek terlebih dahulu apakah data tersebut digunakan di tabel lain atau tidak sebelum direset datanya

Data tidak tereset dan menampilkan peringatan

[ √ ] Diterima [ ] Ditolak


(4)

66 5. Pengujian Menu Keluar (Logout)

Tabel 3.27 Pengujian Menu keluar

Kasus dan Hasil Uji (Data Benar)

Data Masukan Yang Diharapkan Pengamatan Kesimpulan

Menu Keluar Menghapus

session operator

Dapat menghapus session operator

Diterima [√] Ditolak [ ]

3.3.4.3 Kesimpulan Hasil Pengujian Alpha

Berdasarkan hasil pengujian sistem yang telah dilakukan secara keseluruhan memberikan kesimpulan bahwa proses pada website BPPKB Kota Bandung telah melalui tahap perbaikan dan sudah dimaksimalkan terhadap proses-proses tersebut dan secara fungsional sistem sudah dapat digunakan dan menghasilkan output yang diharapkan.

3.3.4.4 Pengujian Betha

Pengujian Betha merupakan pengujian yang dilakukan secara langsung pada user, yaitu untuk mengetahui kualitas dari software yang telah dibuat, apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan atau belum. Pengujian dilakukan dengan memberikan kuisioner kepada masing-masing user. Pertanyaan ini disebarkan kepada 2 pegawai BPPKB Kota Bandung.

Adapun pertanyaan yang ditanyakan kepada user, adalah sebagai berikut : 1. Apakah tampilan website yang dibangun ini menarik?

2. Apakah website ini mudah digunakan? 3. Apakah website ini mudah dipelajari?

4. Apakah website ini dapat membantu dalam pengolahan data?

5. Apakah website yang dibangun ini dapat menyimpan data dengan baik? Berikut hasil dari wawancara yang telah dilakukan dengan masing-masing user : a. User 1

1. Apakah tampilan website yang dibangun ini menarik?

Menurut saya menarik, karena tampilan yang dibuat cukup bagus. 2. Apakah website ini mudah digunakan?

Ya, website yang dibuat ini sangat mudah digunakan, karena di dalam website ini tidak terlalu banyak tombol.


(5)

67 3. Apakah website ini mudah dipelajari?

Mudah, karena saya sudah terbiasa memakai beberapa aplikasi. 4. Apakah website ini dapat membantu dalam pengolahan data?

Cukup membantu dalam pengolahan data, seperti data kelahiran, dan sebagainya,

5. Apakah website yang dibangun ini dapat menyimpan data dengan baik? Ya, sistem informasi ini dapat menyimpan data dengan baik.

b. User 2

1. Apakah tampilan website yang dibangun ini menarik?

Menurut saya menarik, namun jika ada waktu tambahkan sedikit desain agar lebih menarik lagi.

2. Apakah website ini mudah digunakan?

Menurut saya sangat mudah sekali, karena di dalam nya terdapat fitur-fitur yg mudah untuk dipelajari

3. Apakah website ini mudah dipelajari?

Mudah, karena saya sudah terbiasa memakai beberapa aplikasi. 4. Apakah website ini dapat membantu dalam pengolahan data?

Cukup membantu dalam pengolahan data, karena pemrosesannya cukup cepat. 5. Apakah website yang dibangun ini dapat menyimpan data dengan baik?

Ya, sistem informasi ini dapat menyimpan data dengan baik.

3.3.4.5 Kesimpulan Pengujian Betha

Kesimpulan dari hasil wawancara dengan masing-masing user : 1. Website yang dibuat cukup menarik dan mudah dipahami. 2. Website yang dibuat mudah untuk digunakan.

3. Website yang dibuat dapat membantu dalam mengelola data kelahiran dan sebagainya. 4. Adapun masukan yang diberikan oleh user agar Website yang dibangun ini lebih baik


(6)

68 BAB 4

KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan

Berdasarkan tahap analisa, perancangan, implementasi dan pengujian dapat disimpulkan bahwa pembuatan laporan kerja praktek ini difokuskan terhadap sistem pendataan keluarga yang masih manual. Perancangan yang telah diimplementasikan dan diuji, memenuhi tujuan yang dirumuskan pada bab pendahuluan adalah memudahkan proses pendataan keluarga, dan mempercepat input data kelahiran bayi serta menyediakan informasi dokter, bidan, atau paraji pada suatu daerah kecamatan.

4.2 Saran

Web ini tentunya masih harus dikembangkan sesuai perkembangan kebutuhan pengguna. Berikut adalah beberapa saran untuk pengembangan Web BPPKB ini :

1. Tampilan dibuat lebih menarik lagi agar admin dan user tidak bosan dalam menggunakan aplikasi ini.

2. Penambahan Search Data yang diinginkan.

3. Penambahan fitur lainnya, seperti proses informasi tempat secara detail, agar user bisa mencari tempat yang diinginkan.