Turnover dan Hubungan Kepuasan Kerja Dengan Turnover Intention.pptx

seminar msdm
ANALISIS PENURUNAN TURNOVER INTENTION
DIPENGARUHI OLEH EMPLOYEE ENGAGEMENT DAN
KEPUASAN KERJA
BENY SAEFUL BAHRI 21213226

Latar Belakang
Cascio
(1991)
menegaskan
bahwa
manusia
merupakan sumber daya yang sangat penting dalam
bidang industri dan organisasi, oleh karena itu
pengelolaan sumber daya mencakup penyediaan
tenaga kerja yang bermutu, mempertahankan
kualitas dan mengendalikan biaya ketenagakerjaan
senantiasa harus menjadi fokus perusahaan
Namun seringkali dalam sebuah perusahaan
kesulitan mengidentifkasi permasalahan gejalagejala penurunan efektivitas kerja karyawan yang
pada
akhirnya
berdampak
pada
keluarnya
karyawan di perusahaan tersebut
Dampak negatif yang dirasakan akibat keluarnya
karyawan dari perusahaan yaitu kualitas dan
kemampuan untuk menggantikan karyawan keluar
dari perusahaan sehingga membutuhkan waktu
serta biaya baru untuk merekrut karyawan baru

Identifkasi Masalah
Dalam proses mempertahankan karyawan, tentunya
banyak hal yang harus diperhatikan dan dipersiapkan
dalam
sebuah
organisasi.
Diantaranya
karyawan
diharapkan
mempunyai
keterikatan,
yakni
suatu
keterlibatan, komitmen, keinginan untuk berkontribusi
dan rasa memiliki terhadap pekerjaan dan perusahaan.
Ketika seorang karyawan merasa nyaman di tempat
mereka
bekerja,
maka
mereka
akan
memiliki
kecenderungan untuk bertahan dan akan melakukan
pekerjaan yang maksimal bagi perusahaan
Berikut ini beberapa masalah yang akan diteliti dalam
penelitian ini, antara lain:
1. Tingkat Turnover Karyawan perusahaan X
2. Keterikatan karyawan di perusahaan X
3. Kepuasan karyawan di perusahaan X

Rumusan Masalah
Penelitian

Tujuan

Seberapa
besar
pengaruh
Employee
Engagement
terhadap penurunan Turnover
Intention Pada PT. X

Untuk Mengetahui Bagaimana
Gambaran Employee
Engagement, Kepuasan Kerja,
dan Turnover Intention Pada
PT. X
Untuk Mengetahui Seberapa
besar
pengaruh
Employee
Engagement
terhadap
penurunan Turnover Intention
Pada Perusahaan PT. X

Seberapa
besar
pengaruh
Kepuasan
Kerja
terhadap
penurunan Turnover Intention
Pada PT. X

Untuk Mengetahui Seberapa
besar pengaruh Kepuasan
Kerja terhadap penurunan
Turnover Intention Pada PT. X

Seberapa
besar
pengaruh
Employee Engagement dan
Kepuasan
Kerja
terhadap
penurunan
Turnover
Intention Pada PT. X

Untuk Mengetahui Seberapa
besar pengaruh Employee
Engagement dan Kepuasan
Kerja terhadap penurunan
Turnover Intention Pada PT. X

Bagaimana
Gambaran
Employee
Engagement,
Kepuasan Kerja, dan Turnover
Intention Pada PT. X

Kegunaan Praktis
Penelitian ini dapat
memberikan manfaat
dan bahan evaluasi
dalam permasalahan
turnover
intention
terutama khususnya
bagi
divisi
manajemen
sumber
daya manusia dan
peneliti lainnya yang
mendalami
manajemen
sumber
daya manusia, untuk
mengatasi
tingkat
turnover intention di
perusahaan

Secara
teortis,
Kegunaan
Teoritis
kegunaan
dari
penelitian ini dapat
menambah wawasan,
ilmu
pengetahuan
dan semua mengenai
pentingnya
pengelolaan sumber
daya manusia agar
tetap
loyal
serta
memberikan
kontribusi
kepada
perusahaan.
Penelitian
ini
diharapkan
dapat
menjadi
rujukan
pengujian teori-teori
yang
berhubungan
dengan
turnover

Turnover
Intention

Employee
Engagement

Kepuasan
Kerja

TINJAUAN PUSTAKA
 TURNOVER INTENTION
Turnover intention Mobley 1978 adalah
kecenderungan atau niat karyawan
untuk
berhenti
bekerja
dari
pekerjaannya secara sukarela atau
pindah dari satu tempat kerja ke
tempat
kerja
yang
lain
menurut
pilihannya sendiri.
Sedangkan
menurut
Issa
(2013)
Turnover
intention
adalah
niat
meninggalkan
perusahaan
secara
sukarela, yang dapat mempengaruhi
status perusahaan dan dengan pasti
akan
mempengaruhi
produktivitas
karyawan.

 INDIKATOR TURNOVER INTENTION

1. Memikirkan untuk keluar (Thinking
of
Quitting),
mencerminkan
individu untuk berfkir keluar dari
pekerjaan atau tetap berada di
lingkungan pekerjaan.
2. Pencarian
alternatif
pekerjaan
(Intention
to
search
for
alternatives),
mencerminkan
individu untuk mencari pekerjaan
pada organisasi lain.
3. Niat untuk keluar (intention to
quit), mencerminkan individu yang
berniat untuk keluar.

 CIRI-CIRI TURNOVER INTENTION
1. Absensi
yang
meningkat,
Karyawan
yang
berkeinginan pindah kerja, biasanya ditandai
dengan absensi yang semakin meningkat
2. Mulai
malas
bekerja,
Karyawan
yang
berkeinginan untuk melakukan pindah kerja akan
lebih malas bekerja
3. Peningkatan terhadap pelanggaran tata tertib
kerja, Berbagai pelanggaran terhadap tata tertib
dalam lingkungan pekerjaan sering dilakukan
karyawan yang akan melakukan turnover
4. Peningkatan protes terhadap atasan, Karyawan,
lebih
sering
melakukan
protes
terhadap
kebijakan-kebijakan perusahaan kepada atasan
5. Perilaku positif yang sangat berbeda dari

 EMPLOYEE ENGAGEMENT

Schaufeli (2002)
mendefnisikan
Empoyee
Engagement
sebagai
keadaan pikiran berkaitan dengan
pekerjaan yang bernilai positif yakni
mengacu pada pikiran yang ditandai
dengan persepsi optimistis untuk
memenuhi tugas.
Pendapat lain menambahkan bahwa
Employee
Engagement
adalah
keterlibatan,
kepuasan,
dan
antusiasme
individu
dalam
melakukan
pekerjaan
(Harter,
Schmidt, dan Keyes 2002).

 INDIKATOR EMPLOYEE ENGAGEMENT
1. Semangat (Vigor)
• Tingkat energy dan ketahanan mental
• Kemauan untuk berusaha
• Ketekunan
2. Dedikasi (Dedication)
• Merasa antusias dalam bekerja
• Merasakan inspirasi dari pekerjaan
• Memiliki kebanggaan atas pekerjaan
3. Penyerapan (Absorption)
• Memiliki perasaan senang
• Sangat berkonsentrasi saat bekerja

 CIRI-CIRI EMPLOYEE ENGAGEMENT
1. Mempercayai misi organisasi mereka
2. Menyenangi pekerjaan mereka dan memahami
kontribusi pekerjaan mereka pada tujuan yang
lebih besar
3. Tidak memerlukan pendisiplinan dan mereka hanya
memerlukan kejelasan, komunikasi dan konsistensi
4. Selalu meningkat kebenaran keterampilan mereka
hanya memerlukan kejelasan, komunikasi dan
konsitensi
5. Dapat dipercaya dan saling percaya satu sama lain
6. Menghormati manajer mereka
7. Mengetahui bahwa manajer mereka

 KEPUASAN KERJA

Issa (2013)
Kepuasan
kerja
merupakan
sikap
positif
dan
perasaan
emosional
yang
menyenangkan terhadap pekerjaan
seseorang dan lingkungannya.
Lebih lanjut Handoko (2001:193)
mendefnisikan
kepuasan
kerja
sebagai keadaan emosional yang
menyenangkan
atau
tidak
menyenangkan dengan mana para
karyawan memandang pekerjaan
mereka.

 INDIKATOR KEPUASAN KERJA

1. Kepuasan terhadap pekerjaan itu
sendiri
2. Kepuasan terhadap gaji
3. Kepuasan terhadap promosi
4. Kepuasan terhadap pengawasan
(Supervisi)
5. Kepuasan terhadap rekan kerja

 FAKTOR-FAKTOR KEPUASAN KERJA
Mangkunegara (2009:120) berpendapat ada dua
faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja,
yaitu:

• Faktor pegawai, yaitu kecerdasan (IQ),
kecakapan khusus, umur, jenis kelamin,
kondisi fsik, pendidikan, pengalaman
kerja, masa kerja, kepribadian, emosi, cara
berfkir, persepsi, dan sikap kerja.
• Faktor pekerjaan, yaitu jenis pekerjaan,
struktur organisasi, pangkat (golongan),
kedudukan, mutu pengawasan, jaminan
fnancial, kesempatan promosi jabatan,

Hasil Penelitian Terdahulu
NO

TAHU

SUMBER

N

JURNAL
Jurnal

Pengaruh Kepuasan Kerja

Administrasi

tehadap Turnover

Bisnis (JAB),
Vol. 27 No. 1
1

JUDUL

2015 Oktober 2015

Intention (Studi Pada AJB

HASIL PENELITIAN

Variabel Kepuasan kerja (kepuasan
pada pembayaran, kepuasan pada

Bumiputra 1912 Kantor

pekerjaan, kepuasan pada penyelia)

Wilayah Jatim II/Malang)

mempunyai pengaruh negative dan
signifkan secara parsial terhadap
turnover intention

2

Jurnal

Pengaruh Kepuasan Kerja

Wawasan

dan Komitmen Organisasi

2015 Manajemen,
Vol. 3, No.3,
Oktober 2015
e-Jurnal

terhadap Turnover

Variabel Kepuasan kerja berpengaruh
negative dan signifkan terhadap

Intention Karyawan

Turnover Intention

Pengaruh Job

Variabel Kepuasan Kerja Berpengaruh

NO

TAHU

SUMBER JURNAL

JUDUL

HASIL PENELITIAN

N

4

Jurnal Mandiri,

Pengaruh Kepuasan Kerja

Vol. 4, Nomor 1,

Karyawan terhadap Intensi

2009 Februari 2009,

ISSN 1907-4158

Variabel Kepuasan Kerja
Berpengaruh negative dan

Turnover pada Call Center
Telkomsel di Medan

signifkan secara parsial terhadap
Turnover Intention

Jurnal Wawasan
Manajemen, Vol.
3, No.3, Oktober
5

2016 2015

Analisa
Kerja,

Pengaruh
Stress

Kepuasan Variabel Kepuasan Kerja

Kerja,

dan

Komitmen Organisasi terhadap
Turnover Intention (Studi Pada
PT. Duta Service Semarang)

6

e-Jurnal

Pengaruh Employee

Manajemen

Engagement terhadap

Unud, Vol. 5, No

kepuasan kerja dan Turnover

7, 2016: 4690-

Intention

Berpengaruh negative dan
signifkan terhadap Turnover
Intention
Variabel employee engagement
berpengaruh negative dan
signifkan terhadap turnover

NO

TAHU

SUMBER JURNAL

JUDUL

HASIL PENELITIAN

N

7

Jurnal Mandiri,

Pengaruh Employee

Variabel employee engagement

Vol. 4, Nomor 1,

Engagement dan

secara parsial berpengaruh negatif

Februari 2009,

Workplace Well-Being

terhadap turnover intertion pada

terhadap Turnover

auditor KAP ABC & ReakanVariabel

Intention

Kepuasan Kerja Berpengaruh

2012 ISSN 1907-4158

negative dan signifkan secara
parsial terhadap Turnover Intention
Internasional
Journal of
8

2016

Learning &
Development,
Vol. 4, No. 2,
ISSN 2164-4063

The
relationship
of job satisfaction has a negative effect on turnover
Turnover intention with
job
satisfaction,
job intention, When the job satisfaction is greater the
performance,
Leader turnover intention
member
exchange,
Emotional
Intelligence
and
organizational
commitment

International

Investigating the

Journal of

Relationship between

job satisfaction has a negative efect

Teori Keterkaitan
• Keterkaitan Employee Engagement
dengan Turnover Intention
Berdasarkan hasil penelitian terdahulu
yang dilakukan oleh Stefanus Sadana
(2013)
menemukan
bahwa
ada
pengaruh negative terhadap turnover
intention.
Menurut
Macey
dan
Scheneider (dikutip oleh Hermayan,
2011:16) bahwa employee engagement
membuat karyawan memiliki loyalitas
tinggi sehingga mengurangi keinginan
untuk meninggalkan perusahaan secara
sukarela.

Teori Keterkaitan
• Keterkaitan Kepuasan Kerja
dengan Turnover Intention
Penelitian yang dilakukan oleh Issa
(2013) menemukan bahwa kepuasan
kerja seccara signifkan berpengaruh
negative terhadap turnover intention.
Kepuasan kerja merupakan suatu hasil
persepsi kepuasan seseorang terhadap
pekerjaannya seberapa jauh pekerjaan
tersebut memberikan sesuatu yang
dianggap
penting
melelui
hasil
kerjanya.
Didukung
juga
oleh
penelitian
Mangkunegara (2013) menyatakan
bahwa kepuasan kerja yang tinggi

Operasionalisasi Variabel
Variabel

Konsep Variabel

Indikator

Turnover

Turnover intention

Memikirkan untuk

Intention

adalah kecenderungan

keluar (Thinking of

atau niat karyawan

Quiting)

(Y)

untuk berhenti bekerja
dari pekerjaannya

Pencarian alternative

secara sukarela atau

pekerjaan (Intention

pindah dari satu tempat to search for
kerja ke tempat kerja
yang lain menurut
pilihannya sendiri
Mobley (1978)

alternative)

Ukuran
1. Tingkat kemungkinan

Skala
Ordinal

individu untuk berfkir
meninggalkan perusahaan
2. Tingkat kemungkinan

Ordinal

individu akan mencari
pekerjaan pada
perusahaan lain

Niat untuk keluar
(Intention to quit)
 
(Mobley, 1978)

3. Tingkat kemungkinan

niat individu untuk
meninggalkan organisasi
bila ada tawaran yang

Ordinal

Variabel
Employee
Engagement
(X1)

Konsep Variabel

Indikator

Employee
Semangat
Engagement
merupakan
keterikatan
karyawan yang
mangacu pada
pikiran yang
Dedikasi
ditandai dengan
persepsi optimistis
untuk memenuhi
tugas
Scahaufeli
(2006)

Ukuran
1. Tingkat energi dan ketahanan

Skala
Ordinal

mental
2. Tingkat kemauan untuk berusaha
3. Tingkat Ketekunan

1. Merasa antusias dalam bekerja

Ordinal

2. Merasakan inspirasi dalam
pekerjaan
3. Memiliki kebanggaan atas
pekerjaan

Absorpsi
 
 

1. Memiliki perasaan senang
2. Sangat berkonsentrasi saat bekerja
3. Lupa waktu saat bekerja

 
Schaufeli
(2006)

Ordinal

Variabel

Konsep

Kepuas Kepuasan Kerja
an
Kerja
(X)

merupakan sikap

Indikator

Ukuran

Kepuasan terhadap
pekerjaan itu sendiiri

1. Seberapa besar pekerjaan

Kepuasan terhadap
Gaji

2. Seberapa besar imbalan

Kepuasan terhadap
promisi

3. Seberapa besar

Kepuasan terhadap
rekan kerja

4. Seberapa besar kepuasan

Skala
Ordinal

itu menarik bagi pekerja

positif dan perasaan
emosional yang
menyenangkan
terhadap pekerjaan
seseorang dan
lingkungannya

(Issa, 2013)

Issa et. al, (2013:
528)

Ordinal

fnancial yang diterima dan
seberapa besar hal itu
dianggap pantas
Ordinal

kesempatan untuk
maju/naik dalam organisasi

terhadap sesame rekan di
tempat kerja

Ordinal

Target Obyek Dan Metode Penelitian
Obyek Penelitian

Perusahaan Industri (PT. X) Bandung

Metode Penelitian

Metode deskriptif dan metode verifkatif

Metode Pengumpulan Data

Observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi

Populasi Dan Sampel

Populasi berupa data tingkat turnover perusahaan selama 5 Tahun,
sebanyak min 100 orang, dan hasil dari perhitungan sampel sebanyak
min 50 orang

Unit Analisis

Turnover Intention, Employee Engagement, dan kepuasan kerja

Teknik Pengumpulan Data

Uji Validitas, Uji Reliabillitas, Uji MSI

Hipotesis

1. Employee engagement berpengaruh negatif terhadap Turnover
Intention
2. Kepuasan Kerja berpengaruh negatif terhadap Turnover Intention
3. Employee engagement dan Kepuasan Kerja secara simultan
berpengaruh negatif Terhadap Turnover Intention

Pengujian Hipotesis

Uji F dan uji t statistik

Paradigma Penelitian & Hipotes

Hipotesis Utama :
• Terdapat pengaruh, Employee Engagement, dan
Kepuasan kerja terhadap Turnover Intention pada
perusahaan X
(Analisis Path, Karena tidak ditemukan hub Penelitian
terdahulu simultan)

Sub Hipotesis :
• Terdapat pengaruh Employee Engagement terhadap
Turnover Intention pada perusahaan X
• Terdapat pengaruh Kepuasan Kerja terhadap
Turnover Intention pada perusahaan X

For
Attentio
n


Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

85 2207 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 567 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

30 488 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

12 318 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

22 437 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 701 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 613 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

11 390 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 573 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

27 699 23