RPP Sejarah Wajib K13 instrumen penilaia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan
Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Materi Pokok
pada masa
Sub Materi Pokok
Alokasi Waktu

: SMA
: Sejarah Indonesia
: X/1
: Pedagang, Penguasa, dan Pujangga
klasik (Hindu-Buddha)
: A. Pengaruh Budaya India
: 90 menit

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli,
santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta
damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora
dengan
wawasan
kemanusiaan,
kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
4. Mengolah, menala, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode
sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
1.1. Menghayati keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan
ajaran agamanya (A3).
2.1. Menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli terhadap hasil budaya
pada masa praaksara, Hindu-Buddha dan Islam (C1).
2.2. Meneladani sikap dan tindakan cinta damai, responsif dan pro
aktif yang ditunjukkan oleh tokoh sejarah dalam mengatasi
masalah sosial dan lingkungannya (A5).

3.6. Menganalisis berbagai teori
berkembangnya agama dan
Indonesia (C4).

tentang proses masuk dan
kebudayaan Hindu-Buddha di

Indikator :
 Menjelaskan
pengaruh
budaya
India
dalam
bidang
pemerintahan (C2)
 Menjelaskan pengaruh budaya India dalam bidang sosial (C2)
 Menjelaskan pengaruh budaya India dalam bidang seni
budaya (C2)
- Seni sastra
- Seni bangunan

Menjelaskan pengaruh India dalam bidang kepercayaan
(C2)
 Menganalisis berbagai teori tentang
proses masuk dan
berkembangnya agama Hindu-Buddha di Indonesia (C4)
4.6. Mengolah informasi mengenai proses masuk dan berkembangnya
kerajaan Hindu-Buddha dengan menerapkan cara berfkir
kronologis dan pengaruhnya pada kehidupan masyarakat
Indonesia masa kini serta mengemukakannya dalam bentuk
tulisan (P5).
Indikator :
 Membuat
bagan teori
tentang proses
masuk
dan
berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di
Indonesia (P2).
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini peserta didik diharapkan
mampu :
1. Menjelaskan masuknya budaya India
2. Menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan budaya India
3. Menjelaskan hubungan jaringan perdagangan Nusantara
4. Menjelaskan bentuk-bentuk akulturasi budaya Hindu-Buddha
D. Materi Pembelajaran
 Pengaruh Budaya India di Indonesia
Salah satu di antara bangsa-bangsa yang berinteraksi dengan
penduduk Indonesia adalah bangsa India. Interaksi ini terjalin
seiring dengan leuasnya hubungan perdagangan India dan Cina
yang kemudian mendorong pedagang-pedangang dari kedua
bangsa tersebut datang ke Indonesia. Adanya hubungan dengan

kedua bangsa itu membawa perubahan pada bentuk tata negara,
sistem kemasyarakat, dan sistem kepercayaan pada masyarakat
Indonesia.
Terdapat berbagai teori mengenai proses masuknya HinduBuddha di Indonesia, yaitu :
1. Teori Ksatria (R. C. Majundar)
Munculnya kerajaan atau pengaruh Hindu di Indonesia
disebabkan oleh peranan kaum ksatria atau prajuti India yang
melarikan diri dari negaranya dan membangun kerajaan di
Indonesia.
2. Teori Waisya (N. J. Krom)
Kaum pedagang dari India yang masuk ke Indonesia
kemudian menetap, menjalin hubungan, bahkan kemudian
menikah dengan rakyat pribumi dan menyebarkan
kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia.
3. Teori Brahmana (J. C. Van Leur)
Datangnya para pendeta dari India untuk melakukan
upacara-upacara keagamaan di beberapa daerah di Indonesia
menarik perhatian para penduduk untuk kemudian menganut
ajaran Hindu dan Buddha.
4. Teori Arus Balik
Orang-orang Indonesia yang pergi ke India mempelajari
ajaran dan kebudayaan Hindu-Buddha, kemudian saat
mereka kembali ke Indonesia, mereka pun menyebarkan
ajaran dan kebudayaan Hindu-Buddha.
Setelah budaya India masuk, terjadi banyak perubahan dalam
tatanan kehidupan masyarakat yang kemudian melahirkan
kerajaan Hindu di Nusantara. Dari segi pemerintahan contohnya,
sistem pemerintahan bangsa Indonesia yang awalnya di pimpin
oleh kepala suku sebagai wakil nenek moyang di gantikan oleh
Raja yang di anggap sebagai penjelmaan dewa dan seringkali
disembah oleh rakyatnya.
Dari sistem kepercayaan, masyarakat Indonesia yang awalnya
menganut aliran kepercayaan seperti animisme dan dinamisme,
perlahan-lahan mulai beralih dan menganut agama Hindu atau
Buddha. Sedangkan dalam sistem kemasyarakatan muncul 4
golongan/kasta masyarakat, yaitu :
1. Kasta Brahmana (pendeta)
2. Kasta Ksatria (bangsawan dan prajurit)
3. Kasta Waisya (petani dan pedagang)

4. Kasta Sudra (rakyat biasa)
Pada bidang seni budaya, India juga sangat berperan karena telah
memberi banyak pengaruh kepada bangsa Indonesia, beberapa
contoh peninggalan kebudayaan India antara lain :
1. Huruf Pallawa, bahasa Sanskerta
2. Seni sastra (kisah Ramayana, Mahabarata)
3. Candi dan Arca
E. Metode dan Pendekatan Pembelajaran
Pendekatan : Scientifc
Strategi
: Kooperatif learning
Metode
: Diskusi dengan tanya jawab (inquiri)
F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran
1. Media
: Gambar/foto candi dan patung bercorak Hindu dan
Buddha
2. Alat/Bahan
: Laptop, LCD, Monitor
3. Sumber
: - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia. 2013.
Sejarah Indonesia : Kelas X. Jakarta : Kementrian
Pendidikan dan
Kebudayaan

G. Langkah-Langkah Pembelajaran
Tahap
Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Kegiatan siswa
Guru
Pendahuluan 
Memerik
:
sa
Orientasi
kehadirian,
Apersepsi
kebersihan &
Motivasi
kerapihan
kelas.

Mengula
ng secara
singkat
substansi
pelajaran
minggu lalu

Absensi
secara

Siswa
memperhatikan

Nilai
yang
ditanamk
an

Evaluasi

Aloka
si
Wakt
u
5
menit

singkat
Fase 1 :
Menyampaik
an tujuan
pembelajara
n:

Fase 2 :
Menyampaik
an informasi

 Guru
menjelaskan
tujuan
pembelajara
n sejarah.
 Guru
menjelaskan
bahwa
pembelajara
n sejarah
tidak hanya
memusatka
n pada
materi,
tetapi ada
nilai-nilai
yang dapat
dipetik dan
diteladani
dari topiktopik yang
dibahas
dalam KBM.
Guru
menyampaika
n informasi
secara singkat
mengenai
pengaruh
budaya India
di Indonesia.

Mengamati:
Siswa
memperhatikan
penjelasan guru,
siswa mengamati
media dan sumber
yang digunakan
guru.

Tahap 1 :
Mengeksplorasika
n
 Siswa memberi
tanggapan dan
respons terhadap
informasi.
 Peserta didik
diminta untuk
mengidentifkasi
masuknya budaya
India di Indonesia.
 Mengumpulkan
data dan
informasi
lanjutan terkait
dengan
pertanyaan
mengenai
pengaruh
kebudayaan India
di Indonesia sejak
awal masuknya
hingga pada

Tugas:
Membuat
laporan tertulis
hasil analisis
mengenai
sistem
pemerintahan,
kepercayaan,
sosial, dan
kebudayaan
masyarakat
Indonesia
setelah
masuknya
budaya India
dan
pengaruhnya
pada
kehidupan
masyarakat
Indonesia
masa kini.

Reli
gius,
jujur

toler
ansi,

disip
lin,

kerj
a
keras,

man
diri,

dem
okratis,

rasa
ingin
tahu,

sem
angat
kebangs
aan,

cinta
tanah
air,

5
menit

10
menit

Observasi:
Mengamati
kegiatan
peserta didik
dalam proses
mengumpulkan
data, analisis
data dan
pembuatan
laporan.

kehidupan
masyarakat
Indonesia masa
kini, melalui
bacaan dan
sumber lain yang
tersedia.

Fase 3 :
Mengorganis
asi peserta
didik dalam
belajar
kelompok


Gu
ru
membentuk
empat
kelompok
untuk
menganalisis
berbagai
teori
masuknya
budaya India
dan
pengaruhnya
bagi bangsa
Indonesia.

Tahap 2:
Mengasosiasikan
Siswa melakukan
inkuiri terhadap
berbagai sumber
belajar untuk
menganalisis tugas
kelompok yang
telah diberikan oleh
guru.


men
ghargai
prestasi,

bers
ahabat,

cinta
damai,

gem
ar
membac
a,

ped
uli
lingkung
an,

ped
uli sosial,

tang
gung
jawab.

Reli
gius,

jujur
,

toler
ansi,

disip
lin,

kerj
a keras,

man
diri,

dem
okratis,

rasa
ingin
tahu,

sem
angat
kebangs
aan,

cinta
tanah
air,

men
ghargai
prestasi,

bers

20
menit
Portofolio:
Menilai laporan
tertulis hasil
analisis
mengenai
proses
masuknya
serta sistem
pemerintahan,
kepercayaan,
sosial, dan
kebudayaan
masyarakat
Indonesia
setelah
masuknya
budaya India
dan
pengaruhnya
pada
kehidupan
masyarakat
Indonesia
masa kini.

Fase 4:

ahabat,

cinta
damai,

gem
ar
membac
a,

ped
uli
lingkung
an,

ped
uli sosial,

tang
gung
jawab.

Guru
Tahap 3:

Reli
Mengomunikasika
memberi
gius,
n
penguatan

jujur
Setelah
dan
,
memfasilitas menganalisis dan

toler
memilih tindakan
i diskusi
ansi,
pada tahap 2,
kelompok

disip
Siswa
agar
lin,
mendiskusikan
berjalan

kerj
kembali dalam
baik, dan
a keras,
menumbuhk kelompok tugas
man
tugas yang
an gagasan
diri,
diberikan oleh guru 
baru baik
dem
secara lisan sesuai dengan
okratis,
materi yang telah
maupun

rasa
diberikan oleh guru.
tertulis.
ingin

Guru
tahu,
Tahap 4:
mendorong

sem
Setelah tahap 3
peserta
angat
selesai maka guru
didik
kebangs
bekerjasama meminta perwakilan
aan,
masing-masing
, saling

cinta
mempertany kelompok untuk
tanah
mempresentasikan
akan
air,
hasil diskusi
terhadap

men
kelompoknya.
masalah
ghargai
Kelompok lain
yang
prestasi,
memberikan
ditemukan

bers
tanggapan dan
dalam
ahabat,
pertanyaan kepada
diskusi

cinta
kelompok yang
kelompok.
damai,
melakukan

Guru

gem
memfasilitas presentasi.

Tes:
Menilai
kemampuan
peserta didik
dalam
menganalisis
sistem
pemerintahan,
kepercayaan,
sosial, dan
kebudayaan
masyarakat
Indonesia
setelah
masuknya
budaya India
dan
pengaruhnya
pada
kehidupan
masyarakat
Indonesia
masa kini.

30
menit

i untuk
menyajikan
hasil kerja
kelompok.

Fase 5 :
Evaluasi


Guru
melakukan
tanya-jawab
mengenai
hal-hal yang
belum
diketahui
siswa dalam
diskusi.

Guru
bersamasama siswa
meluruskan
kesalahpaha
man,
memberi
penguatan,
dan
menyimpulk
an hasil
diskusi.

Guru
meminta
siswa untuk
mengidentif
kasi nilainilai yang
ditemukan
pada materi
yang dapat
diteladani
dalam
kehidu-pan
berbangsa
dan
bernegara
setelah

Tahap 5:
Aktualisasi
Setelah tahap 4
maka siswa diminta
Mengaktualisasikan
nilai-nilai dalam
materi pengaruh
budaya India yang
dapat di teladani
dalam proses
diskusi dan
penjelasan dari
guru:

Siswa
menanyakan
masalah yang
belum diketahui
dari hasil diskusi.

Siswa
menjawab
pertanyaan guru.

Kelompok
diskusi membuat
rangkuman hasil
diskusi, dan
mengembangkan
nya dalam
kehidupan seharihari

ar
membac
a,

ped
uli
lingkung
an,

ped
uli sosial,

tang
gung
jawab.

Reli
gius,

jujur
,

toler
ansi,

disip
lin,

kerj
a keras,

man
diri,

dem
okratis,

rasa
ingin
tahu,

sem
angat
kebangs
aan,

cinta
tanah
air,

men
ghargai
prestasi,

bers
ahabat,

cinta
damai,

gem
ar
membac
a,

ped

15
menit

Fase 6:
Penutup

mempelajari
pengaruh
budaya
India di
Indonesia.

Guru
memberi tes
formatif
untuk
mengukur
capaian
tujuan
pembelajara
n
Pada penutup
guru bersama
siswa
membuat:
(1) Simpulan/
rangkuma
n.
(2) Refleksi
hasil
diskusi.
(3) Memberi
pengharga
an kepada
kelompok
yang
kompak
dan bagus
jawabanny
a.
(4) Memberi
umpan
balik
terhadap
proses dan
hasil
pembelajar
an.
(5) Memberi
penguatan
untuk
aktualisasi
nilai-nilai
yang
terkandun
g dalam

uli
lingkung
an,

ped
uli sosial,

tang
gung
jawab.

Tahap 6 :
Internalisasi nilai
positif terhadap
pengaruh budaya
India dari segi
perkembangan
pemerintahan,
kepercayaan, sosial
dan budaya:

Siswa
melakukan
refleksi dan
merangkum hasil
diskusi

Melakukan
respons terhadap
materi-materi
diskusi kelompok
yang disajikan.

Memberi
alasan terhadap
perbedaan
pendapat dari
hasil diskusi
kelompok yang
disajikan.

Bersamasama guru
memberi
simpulan.

Menentukan
rekomendasi
akhir terhadap
nilai pengaruh
budaya India


Reli
gius,

jujur
,

toler
ansi,

disip
lin,

kerj
a keras,

man
diri,

dem
okratis,

rasa
ingin
tahu,

sem
angat
kebangs
aan,

cinta
tanah
air,

men
ghargai
prestasi,

bers
ahabat,

cinta
damai,

gem
ar
membac

5
menit

materi
pengaruh
budaya
India di
Indonesia.

untuk
diekspresikan
dalam kehidupan
bermasyarakat,
berbangsa dan
bernegara.

a,

ped
uli
lingkung
an,

ped
uli sosial,

tang
gung
jawab.

H.Penilaian Hasil Belajar
Format penilaian terlampir

Banyuwangi, 26 Oktober 2014
Mengetahui,
Guru Pamong

Sugianto
NIP. 195608251977031003

Mahasiswa PPL

Rr. Rizki Savitri
NIM. 51111688

LAMPIRAN :
Penilaian dilakukan menggunakan penilaian otentik yang meliputi
penilaian sikap

1. Penilaian Sikap
N
Nama
o.

Sikap
Spiritual
Mensyukuri
1–4

Sikap Sosial
Jujur
1–4

Kerjasa
ma
1–4

Harga
Diri
1–4

Jumla
h
Skor

1.
2.
3.
4.
5.
Keterangan :
a. Sikap Spiritual
Indikator sikap spiritual “Mensyukuri”
 Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran
 Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai
dengan agama yang dianut.
 Saling menghormati, toleransi.
 Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas.
Rubrik pemberian skor
4 = jika peserta didik melakukan
3 = jika peserta didik melakukan
2 = jika peserta didik melakukan
1 = jika peserta didik melakukan

4 [empat] kegiatan tersebut.
3 [tiga] kegiatan tersebut.
2 [dua] kegiatan tersebut.
salah satu kegiatan tersebut.

b. Sikap Sosial
- Guru mengarahkan siswa untuk memilih secara acak kelompok
untuk berdiskusi.
- Masing-masing membahas hasil diskusi dan saling menanggapi.
1. Sikap Jujur
Indikator sikap sosial “Jujur”
Tidak berbohong.
Mengembalikan pada yang berhak bila menemukan
sesuatu.
Tidak menyontek dan tidak plagiarism.
Terus terang.
Rubrik pemberian skor
4 = jika peserta didik melakukan 4 [empat] kegiatan
tersebut.
3 = jika peserta didik melakukan 3 [tiga] kegiatan tersebut.
2 = jika peserta didik melakukan 2 [dua] kegiatan tersebut.

1 = jika peserta didik melakukan salah satu kegiatan
tersebut.
2. Sikap Kerjasama
Indikator sikap sosial “Kerjasama”
Peduli kepada sesama.
Saling membantu dalam hal kebaikan.
Saling menghargai / toleran.
Ramah dengan sesama.
Rubrik pemberian skor
4 = jika peserta didik melakukan 4 [empat] kegiatan
tersebut.
3 = jika peserta didik melakukan 3 [tiga] kegiatan tersebut.
2 = jika peserta didik melakukan 2 [dua] kegiatan tersebut.
1 = jika peserta didik melakukan salah satu kegiatan
tersebut.
3. Sikap Harga Diri
Indikator sikap sosial “Harga Diri”
Tidak suka dengan dominasi asing.
Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang
mengejek.
Cinta produk negeri sendiri.
Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan
masyarakat sendiri.
Rubrik pemberian skor
4 = jika peserta didik melakukan 4 [empat] kegiatan
tersebut.
3 = jika peserta didik melakukan 3 [tiga] kegiatan tersebut.
2 = jika peserta didik melakukan 2 [dua] kegiatan tersebut.
1 = jika peserta didik melakukan salah satu kegiatan
tersebut.
2. Penilaian Pengetahuan
Jelaskan pengaruh budaya India terhadap masyarakat Indonesia
dalam bidang :
a. Pemerintahan
b. Sosial
c. Seni budaya
d. Kepercayaan

Jelaskan proses masuknya agama Hindu-Buddha ke Indonesia
menurut :
a. Teori Brahmana
b. Teori Ksatria
c. Teori Waisya
d. Teori Arus Balik
Jelaskan hubungan tentang kebudayaan yang ada pada saat ini
dengan kebudayaan masa Hindu-Buddha, bentuk-bentuk akulturasi
budaya, dan bukti-buktinya.
3. Penilaian Keterampilan
Penilaian untuk kegiatan diskusi tentang budaya India masuk ke
Indonesia.
N
Nama
Sikap
Sikap Sosial
Jumla
o.
Spiritual
h
Skor
1–4
1–4
1–4
1–4
1.
2.
3.
4.
5.
Nilai = jumlah skor dibagi 3
Keterangan :
a. Kegiatan mengamati dalam hal ini dipahami sebagai cara peserta
didik mengumpulkan informasi faktual dengan memanfaatkan
indera penglihat, pembau, pendengar, pengecap, dan peraba. Maka
secara keseluruhan yang dinilai adalah hasil pengamatan bukan
cara mengamati.
b. Relevansi, kelengkapan dan kebahasaan diperlukan sebagai
indikator penilaian kegiatan mengamati.
 Relevansi merujuk pada ketepatan atau keterhubungan fakta
yang diamati dengan informasi yang dibutuhkan untuk
mencapai tujuan kompetensi dasar/tujuan pembelajaran.
 Kelengkapan dalam arti semakin banyak komponen fakta yang
terliput atau semakin sedikit sisa dikumpulkan dalam bahasa
tulis yang efektif.
c. Skor rentang antara 1-4
1 = Kurang
2 = Cukup
3 = Baik
4 = Amat Baik
4. Penilaian Untuk Kegiatan Diskusi Kelompok
N
Nama
Sikap
Sikap Sosial

Jumla

o.

Spiritual
1–4

1–4

1–4

1–4

h
Skor

Nilai = jumlah skor dibagi 3

Keterangan :
a. Keterampilan mengomunikasikan adalah kemampuan peserta didik
untuk mengungkapkan atau menyampaikan ide atau gagasan
dengan bahasa lisan yang efektif.
b. Keterampilan mendengarkan dipahami sebagai kemampuan
peserta didik untuk tidak menyela, memotong atau menginterupsi
pembicaraan
seseorang
ketika
sedang
mengungkapkan
gagasannya.
c. Kemampuan berargumentasi menunjukkan kemampuan peserta
didik dalam mengemukakan argumentasi logis ketika ada pihak
yang bertanya atau mempertanyakan gagasannya.
d. Kemampuan berkontribusi dimaksudkan sebagai kemampuan
mengarah
kepenarikan
kesimpulan
termasuk
didalamnya
menghargai perbedaan pendapat.
e. Skor rentang antara 1-4
1 = Kurang
2 = Cukup
3 = Baik
4 = Amat Baik
5. Penilaian Presentasi
N
Nama
Sikap
o.
Spiritual
1–4

Sikap Sosial
1–4

1–4

1–4

Jumla
h
Skor

Nilai = jumlah skor dibagi 3
Keterangan :
a. Keterampilan menjelaskan adalah kemampuan menyampaikan
hasil observasi dan diskusi secara meyakinkan.

b. Keterampilan memvisualisasikan berkaitan dengan kemampuan
peserta didik untuk membuat atau mengemas informasi seunik
mungkin, semenarik mungkin, atau sekreatif mungkin.
c. Keterampilan merespon adalah kemampuan peserta didik
menyampaikan tanggapan atas pertanyaan, bantahan, sanggahan
dari pihak lain secara empati.
d. Skor rentang antara 1-4
1 = Kurang
2 = Cukup
3 = Baik
4 = Amat Baik

Lanjutkan membaca

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

37 1031 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

17 292 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

13 233 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

2 165 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

14 226 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

14 305 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

11 288 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

5 164 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

7 298 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

14 329 23