PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BEDAH SENTRAL TERPADU RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA).

PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PROYEK DENGAN
MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE
(STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG
BEDAH SENTRAL TERPADU RUMAH SAKIT BETHESDA
YOGYAKARTA)

TUGAS AKHIR
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Menyelesaikan
Program Strata-I pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik
Universitas Andalas Padang

Oleh :

AZIZI
BP 0910921009

Pembimbing :
YERVI HESNA, MT

JURUSAN TEKNIK SIPIL – FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2014

ABSTRAK
Konsep nilai hasil adalah konsep menghitung besarnya biaya yang
menurut anggaran sesuai dengan pekerjaan yang telah diselesaikan atau
dilaksanakan (Budgeted Cost Of Works Performed). Bila ditinjau dari
jumlah pekerjaan yang telah diselesaikan maka berarti konsep ini
mengukur besarnya unit pekerjaan yang telah diselesaikan, pada suatu
waktu bila dinilai berdasarkan jumlah anggaran yang disediakan untuk
pekerjaan tersebut. Dengan perhitungan ini diketahui hubungan antara
apa yang sesungguhnya telah dicapai secara fisik terhadap jumlah
anggaran yang telah dikeluarkan.
Penelitian ini membahas tentang pengendalian baiaya dan waktu proyek
dengan menggunakan metoda Earned Value. Tujuan penelitian ini yaitu
untuk menunjukkan bagaimana melakukan pengendalian waktu dan
biaya proyek dengan menggunakan metoda Earned Value.
Dari hasil analisa didapatkan bahwa kinerja proyek pada tiap minggu
pengerjaan lebih lambat dari kinerja rencana yang ada, terutama pada
minggu ke-6 pengerjaan ditandai dengan grafik Schedule Performance
Indeks (SPI) yang menurun dengan selisih penurunan terbesar, namun
untuk minggu selanjutnya kinerja mulai membaik. Dari segi waktu
dilihat dari grafik Schedule Variance (SV) juga terjadi penurunan angka
schedule variance yang menandakan terjadinya keterlambatan pada
penyelesaian proyek, terutama pada miknggu ke-6 pengerjaan, dan
untuk minggu selanjutnya grafik menunjukkan keniakan dan penurunan
grafik SV dimana pada minggu tersebut terjadi penambahan dan
pengurangan angka keterlambatan, sehingga proyek ini mengalami
penambahan waktu dalam pengerjaan proyek selama 11 minggu atau

terjadi keterlambatan sebesar 19,67%. Dari segi keefisienan dana proyek
ini cukup efisiean ditunjukkan dari grafik Cost Performance Indeks
(CPI) yang terus naik, meskipun pada minggu awal pengerjaan yaitu
pada minggu ke-2 terjadi penurunan, namun untuk minggu selanjutnya
keefisienan penggunaan dana mulai membaik, dan dari hasil pengolahan
data didapatkan bahwa proyek sangat efisien dari segi pendanaan,
ditunjukkan dari nilai perkiraan total proyek yang lebih kecil daripada
nilai anggaran proyek..

Kata Kunci : Budgeted Cost Of Works Performed, Earned Value,
Schedule

Performacce

Performance Indeks (CPI)

Inde

(SPI),Schedule

Variance

(SV),Cost

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada era globalisai sekarang ini perkembangan jasa konstruksi
yang semakin banyak di Indonesia menjadi tolak ukur bagi semua
kontraktor untuk dapat bersaing lebih ketat dalam mendapatkan
pekerjaan proyek konstruksi. Untuk dapat menjadi unggul dalam
persaingan tersebut maka para kontraktor dituntut untuk dapat lebih
profesional dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan konstruksi yang
mereka tangani, bila tidak maka para kontraktor akan mengalami
kehilangan kesempatan dalam mendapatkan proyek yang tersedia
sehingga akan berakibat pada kegagalan dalam usaha konstruksi.
Pekerjaan proyek konstruksi melibatkan beberapa unsur yang
merupakan tahapan proyek konstruksi yang secara umum terdiri dari
tahap perencanaan, tahap pengadaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan
tahap pemeliharaan.
Salah satu yang paling berpengaruh dalam suksesnya suatu
proyek konstruksi adalah manajemen proyek konstruksi. Manajemen
proyek

konstruksi

dapat

diartikan

bagaimana

suatu

pekerjaan

pembangunan dikelola agar diperoleh hasil sesuai dengan tujuan dari
pembangunan tersebut, dengan melibatkan sekelompok orang yang
masing-masing mempunyai kemampaun atau keahlian tertentu. Adapun
konsep dari manajemen konstruksi itu sendiri yaitu menyelesaikan suatu
proyek sesuai dengan mutu, waktu dan biaya yang telah direncanakan.

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi agar tercapainya tujuan yang
telah direncanakan maka perlu adanya suatu pengendalian

proyek

konstruksi terhadap waktu dan biaya.
Pada perkembangannya, banyak metoda manajemen proyek
yang berkembang di dunia konstruksi, diantaranya adalah metoda,
Precedence Diagram Method (PDM), Critical Path Method (CPM), Bar
Gant-Chart, Program Evaluation and Review Technique (PERT) dan
Earned Value. Semenjak tahun 1950-an hingga sekarang metoda yang
paling banyak digunakan oleh para kontraktor dalam pelaksanaan
manajemen proyek atau pengendalian proyek yang mereka tangani yaitu
menggunakan metoda CPM atau PDM saja, sementara masi ada metoda
pengendalian proyek yang cukup efektif salah satunya yaitu metoda
Earned Value, metoda ini masih dapat dikatakan jarang digunakan oleh
kontraktor dalam pelaksanaan manajemen ataupun pengendalian
terhadap proyek yang mereka tangani, oleh karena itu penulis tertarik
melakukan penelitian tentang penerapan metoda Earned Value untuk
dapat memberikan gambaran nantinya tentang bagaimana cara unutk
melakukan manajemen dan pengendalian proyek dengan menggunakan
metoda tersebut.
1.2 Tujuan dan Manfaat penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini antara lain sebagai berikut :
Untuk menerapkan bagaimana melakukan pengendalian waktu dan
biaya pada proyek dengan menggunakan metoda Earned Value.

Adapun manfaat dari penelitian ini antara lain:
Dengan adanya penelitian ini diharapkan nantinya dapat membantu
kontraktor untuk melakukan pengendalian biaya dan waktu terhadap
proyek yang sedang mereka tangani, sehingga proyek tersebut dapat
berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
1.3 Batasan Masalah
Permasalahan dibatasi pada penggunaan metoda Earned Value
dalam analisis perencanaan pengendalian waktu dan biaya proyek, pada
proyek konstruksi gedung atau proyek sipil lainnya, dengan memilih
kontraktor berskala menengah keatas.
1.4 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan ini dibuat untuk memudahkan para pembaca
dalam memahami isi Laporan Tugas Akhir ini. Sistematika penulisan
tersebut diuraikan sebagai berikut:
BAB I

: Pendahuluan
Menguraikan latar belakang, tujuan dan manfaat
penelitian,

batasan

masalah,

dan

sistematika

penulisan.
BAB II

: Tinjauan Pustaka
Menuliskan dasar-dasar teori yang digunakan dalam
penulisan penelitian dan berkaitan dengan tema
penelitian yang menjadi bahan pertimbangan dalam

menguraikan masalah dan menyusun laporan. Bab ini
juga menjelaskan prinsip dan konsep yang digunakan
dalam proses penelitian.
BAB III

: Metodologi Penelitian
Menerangkan metoda dan langkah-langkah yang
digunakan dalam pelaksanaan penelitian dan urutan
tahapan yang dilakukan dari tahap awal hingga akhir
proses penelitian.

BAB IV

: Prosedur dan Hasil kerja
Berisi

tentang

Prosdur

dan

langkah-langkah

pengolahan data yang dibutuhkan nantinya untuk
penganalisaan hasil dari penelitian.
BAB V

: Analisis Dan Pembahasan
Berisi tentang keterangan yang didapat dari data
yang telah di analisa berdasarkan hasil pengolahan
data yang didapat dari proses pengolahan data.

BAB VI

: Kesimpulan dan Saran
Memuat kesimpulan dari hasil penelitian dan analisa
data yang diperoleh secara keseluruhan serta
evaluasi

hasil dan

meningkatkan

hasil

saran
usaha

yang dapat
dan

penelitian kedepan atau lebih lanjut.

untuk

pertimbangan


Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

69 1618 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 416 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 376 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

8 237 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 345 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 488 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

22 429 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

9 277 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

13 446 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

23 511 23