00 Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi ppt (1)

(1)

Template

Kebijakan SPMI

Perguruan Tinggi


(2)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

Pengertian

Kebijakan Perguruan Tinggi. Adalah uraian arah dasar, nilai, tujuan, strategi, prinsip dan tata kelola penyelenggaraan pendidikan tinggi yang ditetapkan oleh suatu Perguruan Tinggi untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan Perguruan Tinggi tersebut. Kebijakan Perguruan Tinggi lazim dirumuskan dan dicantumkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Perguruan Tinggi

Kebijakan Akademik. Adalah uraian yang dijabarkan dari Kebijakan Perguruan Tinggi, khusus mengenai bidang akademik, yaitu

meliputi ; kurikulum, proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan aspek lain yang secara langsung berkenaan dengan urusan akademik. Di beberapa Perguruan Tinggi, urusan Penelitian serta Pengabdian Kepada Masyarakat termasuk dalam urusan akademik sehingga ditetapkan sebagai Kebijakan Akademik.


(3)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

Pengertian

Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi. Adalah dokumen yang berisi uraian secara garis besar tentang bagaimana suatu Perguruan Tinggi memahami, merancang dan mengimplementasikan SPMI Perguruan Tinggi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, sehingga terwujud budaya mutu pada Perguruan Tinggi tersebut


(4)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

• Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi atau Kebijakan Mutu sebaiknya terdiri atas paling banyak 20 (dua puluh) halaman

• Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi atau Kebijakan Mutu ini secara ideal terdiri atas bagian ;

1. Judul

2. Daftar Isi


(5)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

1. Judul, yang memuat informasi tentang

a) Pihak yang telah mereview, menyetujui, dan

mengesahkan Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi untuk diterbitkan, digunakan dan disebar luaskan

b) Tanggal, bulan dan tahun pemberlakuan, serta nomor edisi (bila ada) dari Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi tersebut

c) Pernyataan bahwa Dokumen Kebijakan SPMI

Perguruan Tinggi tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kepentingan internal Perguruan Tinggi atau dapat pula digunakan untuk memenuhi


(6)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

3. Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi,

yang memuat informasi tentang

1) Visi, Misi, Tujuan Perguruan Tinggi, dan/atau

sejarah singkat, serta ke-khas-an Perguruan Tinggi (bila dipandang perlu)

2) Latar Belakang atau alasan serta tujuan Perguruan Tinggi menetapkan Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

3) Ruang Lingkup Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi, misalnya bidang akademik atau bidang akademik dan bidang non-akademik, atau bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat

4) Daftar dan definisi berbagai istilah yang digunakan dalam semua Dokumen SPMI Perguruan Tinggi


(7)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

3. Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi,

5) Uraian secara garis besar kebijakan SPMI Perguruan Tinggi yang bersangkutan, antara lain ;

a. Tujuan dan Strategi SPMI Perguruan Tinggi b. Asas dan Prinsip yang digunakan sebagai

landasan Perguruan Tinggi dalam

mengimplementasikan SPMI Perguruan Tinggi c. Manajemen SPMI Perguruan Tinggi, yaitu

menggunakan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi Pelaksanaan,

Pengendalian Pelaksanaan dan Peningkatan Standar Dikti), disertai ilustrasi, diagram atau yang sejenis (bilamana dipandang perlu)


(8)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

3. Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi,

5) Uraian secara garis besar kebijakan SPMI Perguruan Tinggi yang bersangkutan, antara lain ;

d. Unit atau pejabat penanggung jawab

implementasi SPMI Perguruan Tinggi termasuk struktur organisasi, tugas dan fungsi organ,

hubungan atau mekanisme kerja antara unit

tersebut dengan unit atau pejabat struktural lain pada semua aras di dalam Perguruan Tinggi

e. Jumlah dan nama semua standar dalam SPMI Perguruan Tinggi (hanya disebutkan nama standar tanpa isi standar)


(9)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

3. Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi,

6) Informasi singkat tentang dokumen lain SPMI Perguruan Tinggi, yaitu Manual SPMI Perguruan Tinggi, Standar SPMI Perguruan Tinggi, dan

Formulir SPMI Perguruan Tinggi yang secara fisik terpisah dari Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi namun secara substansial merupakan satu kesatuan dengan dokumen Kebijakan SPMI

Perguruan Tinggi

7) Uraian singkat tentang keterkaitan Dokumen

Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi dengan berbagai dokumen lain di Perguruan Tinggi yang

bersangkutan, antara lain Statuta Perguruan Tinggi dan Rencana Strategis Perguruan Tinggi


(10)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

1. Judul di Halaman Depan/ Cover Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

Halaman ini berisi informasi tentang: a) judul dokumen : Kebijakan SPMI

Universitas/ Institut/ Sekolah Tinggi/

Politeknik/ “kademi …..

b) Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

c) tanggal, bulan dan tahun

pemberlakuan serta nomor edisi

(bilamana ada) dari Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi,

d) nama dan tanda tangan pejabat yang menyetujui atau mengesahkan

Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi.


(11)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

2. Visi, Misi, dan Tujuan Perguruan Tinggi

Uraian pada bagian ini pernyataan visi, misi, dan tujuan dari Perguruan Tinggi. Hal ini penting karena SPMI Perguruan Tinggi dibuat, dilaksanakan dan

ditingkatkan secara berkelanjutan untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan dari Perguruan Tinggi . Seluruh standar

Pendidikan Tinggi dalam SPMI di

Perguruan Tinggi, diturunkan dari

visi, misi dan Tujuan Perguruan Tinggi yang bersangkutan.


(12)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

3. Tujuan dari kebijakan SPMI

Perguruan Tinggi

Sebutkan tujuan penetapan Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi. Misalnya

sebagai landasan bagi pelaksanaan SPMI di Perguruan Tinggi, bukti bahwa

Perguruan Tinggi memiliki SPMI Perguruan Tinggi, dsb


(13)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

4. Ruang lingkup Kebijakan SPMI

Perguruan Tinggi

Pada bagian ini diuraikan ruang lingkup dari SPMI Perguruan Tinggi untuk

jangka pendek maupun jangka panjang. Misalnya, SPMI-Perguruan Tinggi untuk tahap awal akan fokus pada aspek

akademik, kemudian dalam kurun waktu tertentu akan mencakup pula aspek lain dari penyelenggaraan


(14)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

5. Pihak yang wajib

menerapkan kebijakan SPMI

Perguruan Tinggi

Pada bagian ini disebutkan pihak atau unit di lingkungan Perguruan Tinggi yang wajib menerapkan


(15)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

6. Daftar dan Definisi berbagai

istilah dalam SPMI

Perguruan Tinggi

Sebutkan semua istilah yang digunakan dalam SPMI Perguruan Tinggi dan


(16)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI 7. Uraian Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

Bagian ini merupakan inti dari isi kebijakan SPMI-Perguruan Tinggi, sehingga harus cukup rinci, jelas, dan utuh, antara lain :

a) Tujuan dan Strategi SPMI-Perguruan Tinggi

b) Asas dan Prinsip Perguruan Tinggi c) Manajemen SPMI-Perguruan Tinggi,

yaitu menggunakan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi Pelaksanaan, Pengendalian

Pelaksanaan dan Peningkatan Standar Dikti),


(17)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

7. Uraian Kebijakan SPMI

Perguruan Tinggi

d) Unit atau pejabat penanggung jawab implementasi SPMI-Perguruan

Tinggi pada semua aras di dalam Perguruan Tinggi

e) Jumlah dan nama semua standar dalam SPMI Perguruan Tinggi (hanya disebutkan nama standar tanpa isi standar)

Bila dibutuhkan dapat disertai dengan diagram, gambar, skema, ilustrasi, atau yang sejenis.


(18)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

8. Daftar Standar

Pendidikan Tinggi yang digunakan dalam SPMI Perguruan Tinggi

Jumlah dan nama semua standar dalam SPMI Perguruan Tinggi (hanya

disebutkan nama standar tanpa isi standar)


(19)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

9. Referensi Peraturan perundang undangan,

dokumen lain yang berkait dengan, atau yang disebut dalam Kebijakan


(20)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

• Alternatif merumuskan Dokumen Kebijakan SPMI

Perguruan Tinggi adalah dengan menggunakan format ringkas sebagaimana template diatas.

• Apabila format ini yang dipilih oleh suatu Perguruan Tinggi maka Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan

Tinggi menjadi sangat ringkas karena hanya sekitar 4-8 halaman. Hal ini dipandang kurang elaboratif, sehingga pengguna kurang jelas, kurang lengkap dan kurang

utuh dalam memahami Kebijakan SPMI di Perguruan Tinggi tersebut.

• Oleh karena itu sangat disarankan agar Perguruan Tinggi merumuskan Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi dalam format essai


(21)

(1)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI 7. Uraian Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

Bagian ini merupakan inti dari isi kebijakan SPMI-Perguruan Tinggi, sehingga harus cukup rinci, jelas, dan utuh, antara lain :

a) Tujuan dan Strategi SPMI-Perguruan Tinggi

b) Asas dan Prinsip Perguruan Tinggi c) Manajemen SPMI-Perguruan Tinggi,

yaitu menggunakan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi Pelaksanaan, Pengendalian


(2)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI 7. Uraian Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

d) Unit atau pejabat penanggung jawab implementasi SPMI-Perguruan

Tinggi pada semua aras di dalam Perguruan Tinggi

e) Jumlah dan nama semua standar dalam SPMI Perguruan Tinggi (hanya disebutkan nama standar tanpa isi standar)

Bila dibutuhkan dapat disertai dengan diagram, gambar, skema, ilustrasi, atau yang sejenis.


(3)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

8. Daftar Standar

Pendidikan Tinggi yang digunakan dalam SPMI Perguruan Tinggi

Jumlah dan nama semua standar dalam SPMI Perguruan Tinggi (hanya

disebutkan nama standar tanpa isi standar)


(4)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

BAGIAN ISI

9. Referensi Peraturan perundang undangan,

dokumen lain yang berkait dengan, atau yang disebut dalam Kebijakan


(5)

Template Kebijakan SPMI Perguruan Tinggi

• Alternatif merumuskan Dokumen Kebijakan SPMI

Perguruan Tinggi adalah dengan menggunakan format ringkas sebagaimana template diatas.

• Apabila format ini yang dipilih oleh suatu Perguruan Tinggi maka Dokumen Kebijakan SPMI Perguruan

Tinggi menjadi sangat ringkas karena hanya sekitar 4-8 halaman. Hal ini dipandang kurang elaboratif, sehingga pengguna kurang jelas, kurang lengkap dan kurang

utuh dalam memahami Kebijakan SPMI di Perguruan Tinggi tersebut.

• Oleh karena itu sangat disarankan agar Perguruan Tinggi merumuskan Dokumen Kebijakan SPMI


(6)