Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) di Air dan Sedimen Pada Aliran Sungai Percut Provinsi Sumatera Utara

DAFTAR PUSTAKA

Amin, B. 2002. Distribusi Logam Berat Pb dan Zn di Perairan Telaga Tujuh
Karimun Kepulauan Riau. Jurnal Natur Indonesia Vol 5 (1) : 9-16.
Barus, T.A. 2001. Pengantar Limnologi Studi tentang Ekosistem Sungai dan
Danau, Universitas Sumatera Utara , Medan.
Connell DW dan G.J Miller. 1995. Kimia dan Ekotoksikologi Pencemaran. Yanti
Koestoer, penerjemah; Sahati, pendamping. Jakarta: Penerbit Universitas
Indonesia (UI-Press).
Darmono, 1995. Logam Dalam Sistem Biologi Makhluk Hidup. Penerbit Universitas
Indonesia. Jakarta.
Darmono. 2001. Lingkungan Hidup dan Pencemaran. Universitas Indonesia Press,
Jakarta.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan
Lingkungan Perairan. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
Hendrawati. 2007. Analisis Beberapa Parameter Kimia Dan Kandungan Logam
Pada Sumber Air Tanah Di Sekitar Pemukiman Mahasiswa UIN Syarif
Hidayatullah. Jakarta.
Herwanto, B dan Santoso, E. 2006. Adsorpsi Ion Logam Pb(II) Pada Membran
Selulosa-Khitosan Terikat Silang. Jurnal Akta Kimindo. Vol 2 No.1 : 924.

Hidayah, A.M., Purwanto, Soeprobowati, T.R. 2012. Kandungan Logam Berat
Pada Air, Sedimen dan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Keramba
Danau Rawapening.
Hutagalung, H.P. 1984. Logam Berat Dalam Lingkungan Laut. Pewarna Oceana
IX.No 1.
IACD/CEDA, 1999. Convension, Codes and Conditions : Marine Disposal.
Enviromental Aspect of Dredging.
Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 Tentang Baku
Mutu Air Laut.
Mardiani, S. 2012. Studi Kualitas Air Sungai Bone Dengan Metode
Biomonitoring. Skripsi. Universitas Negeri Gorontalo.

Universitas Sumatera Utara

Marinus, J. 2005. Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd)
Dalam Air, Sedimen dan Organ Tubuh Ikan Sokang (Triachantus
nieuhofi) di Perairan Ancol. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.
Naria, E. 2005. Mewaspadai Dampak Bahan Pencemar Timbal (Pb) Di Lingkungan
Terhadap Kesehatan. Jurnal Komunikasi Penelitian. Vol 17. No 4.


Novonty. V., and H. Olem. 1994. Water Quality, Prevention, Identification and
Management of Diffuse Pollution, Van Nostrams Reinhold, New York.
Owen, R.B dan N. Shandu, 2000. Heavy Metal Accumulation and Anthropogenic
Impact on Tolo Harbour, Hongkong. Marine Pollution Bulletin. Vol 40
No 2.
Palar, H. 2004. Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. Rineka Cipta. Jakarta.
Rahman, A. 2005. Kandungan Logam Tembaga Pada Karang Branching di
Perairan Kepulauan Krakatau. Jurnal Biocietiae. Vol 2 No.2 : 11-16.
Rochyatun, E., Taufik, K dan Abdul, R. 2006. Distribusi Logam Berat Dalam Air
dan Sedimen di Perairan Kamal Muara, Jakarta Utara. Skripsi. Fakultas
Perikanan dan Ilmu Kelautan. IPB Bogor.
Sarjono, A. 2009. Analisis Kandungan Logam Berat Cd, Pb dan Hg pada Air dan
Sedimen di Perairan Muara Sungai Cisadane. Jurnal Makara Sains Vol10
No 1 : 35-40.
Silalahi,

J. 2009. Analisis Kualitas Air dan Hubungannya Dengan
Keanekaragaman Vegetasi Akuatik di Perairan Balige Danau Toba. Tesis.
USU Repository.


Shindu, S.F. 2005. Kandungan Logam Berat Cu, Zn dan Pb Dalam Air, Ikan Nila
(Oreochromis Niloticus) dan Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Dalam
Keramba Jaring Apung Waduk Saguling. Fakultas Perikanan dan
Kelautan. Institut Pertanian Bogor.
Suharto. 2011. Limbah Kimia Dalam Pencemaran Udara dan Air. Penerbit Andi.
Yogyakarta.
Supriyaningrum, E. 2006. Fluktuasi Logam Berat Timbal dan Kadmium Dalam Air
Dan Sedimen Di Perairan Teluk Jakarta. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.
Waldchuk, M. 1974. Some Biological Concern in Metal Polution. Academic Press.
London.

Widowati, H. 2011. Pengaruh Logam Berat Cd, Pb Terhadap Perubahan Warna
Batang Sayuran. Jurnal Elhayyah. Vol 1 No 4.

Universitas Sumatera Utara

Yuliati. 2010. Akumulasi Logam pb di Perairan Sungai Sail Dengan
Menggunakan Bioakumulator Enceng Gondok. Jurnal Perikanan dan
Kelautan. Vol. 15 No. 1 : 39-49.
http://www.BPDASWU.com, diakses pada tanggal 20 April 2013.


Universitas Sumatera Utara