RANCANGAN SISTEM GRID PADA SUMBER ELEKTRON KATODA PLASMA

  Agus Purwadi

  ISSN 0216 - 3128

  63

RANCANGAN SISTEM GRID PADA SUMBER ELEKTRON KATODA PLASMA

  Agus Purwadi PSTA- BATAN Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 Ykbb Yogyakarta55281 Agus.p@batan.go.id

  ABSTRAK RANCANGAN SISTEM GRID PADA SUMBER ELEKTRON KATODA PLASMA.

   Telah dirancang

sistem grid pada Sumber Elektron Katoda Plasma (SEKP). Sistem grid dengan lubang emisi berkas elektron

2 2

seluas (15 × 60) cm , ukuran lubang grid tunggal (0,5×0,5) mm dan diameter kawat grid 0,25 mm, akan

digunakan pada bejana generator plasma. Kalau jumlah lubang grid diketahui dan besar arus emisi elektron

yang melalui tiap lubang grid juga diketahui, maka besar arus emisi elektron total yang keluar dari bejana

generator plasma dapat ditentukan. Telah dihitung besar arus emisi elektron I e fungsi jejari grid r e = (0,28,

0,40, 0,49, 0,56, 0,63, 0,69) mm pada suhu elektron T e = 5 eV untuk berbagai harga kerapatan elektron

15 16 17 18 -3

plasma n = (10 , 10 , 10 , 10 ) m . Demikian pula untuk besar arus emisi elektron fungsi jejari grid r =

e 17 -3 e

(0,28, 0,40, 0,49, 0,56, 0,63, 0,69) mm pada kerapatan elektron n = 10 m untuk berbagai suhu elektron

e

plasma T e = (1, 2, 3, 4, 5) eV. Arus emisi elektron akan bertambah besar dengan bertambahnya baik jejari

grid, suhu elektron maupun kerapatan elektron plasmanya.

   Kata kunci : grid, katoda plasma, sheath, kerapatan plasma,temperatur plasma.

  ABSTRACT GRID SYSTEM DESAIN ON THE PLASMA CATHODE ELECTRON SOURCE

  . It has been designed

the grid system on the Plasma Cathode Electron Source (PCES). Grid system with the electron emission hole

2 2

of (15 × 60) cm , the single aperture grid size of (0,5×0,5) mm and the grid wire diameter of 0,25 mm, will

be used on the plasma generator chamber. If the sum of grid holes known and the value of electron emission

current through every the grid hole known too then the total value of electron emission current which emits

from the plasma generator chamber can be determined. It has been calculated the value of elektron emission

current I as function of the grid radius r =(0.28, 0.40, 0.49, 0.56, 0.63, 0.69) mm on the elektron

e e 15 16 17 18 -3

temperature of T e = 5 eV for varying of the value plasma electron densities n e = (10 , 10 , 10 , 10 ) m .

  

Also for the value of electron emission current I e as function of the grid radius r e = (0.28, 0.40, 0.49, 0.56,

17 -3

0.63, 0.69) mm on the electron density n = 10 m for varying of the value of plasma electron temperatures

e

T e = (1, 2, 3, 4, 5) eV. electron emission current will be increase by increasing grid radius, electron

temperature as well as plasma electron density.

  Keywords : grid, plasma cathode, sheath, plasma density, plasma temperature.

  digunakan dalam teknologi-teknologi radiasi seperti

  PENDAHULUAN

  modifikasi struktur permukaan bahan, pemompaan media aktif laser-laser gas, pengelasan keramik, ada perkakas Sumber Elektron Katoda Plasma pembangkit radiasi elektromagnetik, teknologi (SEKP), berkas elektron terbentuk oleh adanya

  P

  radiasi dan kimia plasma serta dalam bidang-bidang emisi atau ekstraksi elektron dari permukaan plasma

  [1-2] lainnya .

  pada bejana generator plasma. Permukaan plasma Perkakas SEKP yang beroperasi dalam bentuk dalam bejana generator plasma hanya elektron pulsa adalah lebih sederhana apabila dibandingkan plasmanya yang ditarik keluar oleh anoda ekstraktor dengan mesin berkas elektron yang beroperasi secara

  (arus berkas elekton plasma menuju anoda emitor) kontinyu, karena SEKP tidak menggunakan sistem yang selanjutnya arus berkas elektron tersebut pemfokus dan juga magnet pembelok. Demikian dipercepat menggunakan tegangan tinggi pemercepat pula untuk produk-produk berkas yang semacam, menuju elektroda kolektor untuk dikeluarkan (dari

  SEKP mempunyai keuntungan lebih terhadap sistem ruang vakum) melalui jendela/window bejana plasma katoda panas, dan jauh lebih mudah untuk mem- menuju target (bertekanan atmosferik). SEKP dengan bentuk kehomoginan luasan daerah emisi plasma. keluaran berkas elektron berpenampang luas dan

  SEKP selain beroperasi dalam bentuk pulsa (orde berarus besar akan sangat bermanfaat untuk aplikasi pada permukaan bahan datar yang luas. SEKP dapat

  Prosiding Pertemuan dan Presentasi Ilmiah – Penelitian Dasar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir 2014 Pusat Sains dan Teknologi Akselerator - BATAN Yogyakarta, 10-11 Juni 2014

  Seperti diketahui pada uraian di atas bahwa selain bergantung pada tegangan penarik U a , emisi elektron dari plasma juga sangat ditentukan oleh bentuk dan ukuran lubang emitor.

  C, n

  ⎟⎟ ⎠ ⎞ ⎜⎜

  ⎝ ⎛− = e p e ec

  T k e j j

  ϕ exp

  (1) dengan

  m T k n e j e e

  π

  8

  4

  1 = (2)

  j e0 adalah kerapatan arus elektron termal plasma, e =

  muatan elektron = 1,602 ×

  10

  e

  φ c

  = kerapatan plasma, k = tetapan Boltzmann = 1,381 ×

  10

  23 J/K, T

  = suhu plasma, m

  e

  = massa elektron = 9,109 ×

  10

  Emisi elektron dari plasma dengan U

  a > φ p

  ditunjukkan pada Gambar 3. Pada keadaan U

  a > φ p

  , rapat arus emisi elektron j ec = j e0 mencapai harga maksimum yang harganya sama dengan rapat arus elektron termalnya seperti ditunjukkan pada Pers. (2). Pada emisi tingkat ini berkas elektron terbentuk dan tenaganya bergantung pada tegangan terpakai U

  a .

  ) rapat arus elektron ke kolektor sama dengan rapat arus elektron ke anoda (j e = j ec = j e0 ). Ketika U a = 0, kolektor adalah bagian dari anoda bejana discas dan sheath/selubung muatan (ruangan) positip yang memperlambat elektron- elektron dan mempercepat ion-ion. Untuk lolos dari plasma elektron harus dapat mengatasi penghalang potensial, oleh karenanya kerapatan arus elektron ke kolektor j ec diberikan oleh Pers. (1) sebagai berikut :

  =

  TEORI

  ISSN 0216 - 3128 Agus Purwadi

Prosiding Pertemuan dan Presentasi Ilmiah – Penelitian Dasar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir 2014 

Pusat Sains dan Teknologi Akselerator  ‐ BATAN 

  {3] .

  Karena diharapkan tampang lintang berkas elektron pulsa nantinya dapat besar/luas maka sistem lucutan yang mampu menghasilkan elektron yang efisien, ekstraksinya stabil serta distribusi kerapatan elektron pada berkas bisa optimum, adalah hanya dengan metode penggunaan grid/kassa sebagai anoda emitor pada bejana generator plasma. Untuk merancang anoda emitor harus disesuaikan dengan ukuran dan bentuk bejana generator plasmanya, khususnya yang berhubungan dengan luasan total lubang keluaran berkas elektron (jumlah total lubang grid) dengan luasan total anoda (dinding bejana generator plasma) yang dapat tertuju elektron. Karena kedua luasan tersebut ada hubungannya dengan salah satu syarat untuk elektron dapat atau tidaknya diekstrak atau diemisikan dari bejana generator plasma. Elektron yang telah diekstrak selanjutnya akan dipercepat dengan tegangan tinggi pemercepat (antara 150 kV hingga 200 kV), untuk mendaapatkan berkas elektron dengan energi tinggi (orde ratusan joule), kecepatan repititif pulsa sekitar

  50 Hz dan lebar pulsa sekitar 40 µs. Anoda emitor dirancang bentuk kassa/grid dari bahan stainless steel mesh-40 berukuran lubang (0,5×0,5) mm

  2

  , seluas (15×60) cm

  2

  dengan jarak antar lubang grid 0,25 mm yang hendak diklemkan pada bejana generator plasma. Bejana generator plasma (didalam bejana SEKP) yang diperlengkapi anoda emitor elektron dengan ukuran dan bentuk geometri tertentu tersebut diharapkan dapat menghasilkan arus berkas elektron dalam arti elektron dapat diekstrak dari bejana generator plasma dan arus berkas elektron dapat terdeteksi sampai dengan daerah percepatan. Arus berkas elektron sementara baru terekstraksi akibat adanya tegangan anoda (sekitar 1 kV) dan belum dipercepat dengan tegangan tinggi ekstraksi U

  a

  sehingga berkas elektron tersebut belum sampai di kolektor (target).

  φ a

  nano hingga milli sekon) juga mampu menghasilkan kerapatan arus tinggi (hingga 100 A/cm

  64

  2

  Skematik sederhana dari sumber elektron kato- da plasma, yang terdiri dari komponen-komponen generator plasma, lubang emitor, kolektor ion atau elekron, permukaan emisi, tegangan ekstraksi dan berkas elektron seperti ditunjukkan pada Gambar 1. Elektron bersama dengan ion diasumsikan me- ninggalkan plasma (dari permukaan plasma di dekat anoda discas) yang akhirnya sampai di kolektor elektron/ion

  {4] .

  Emisi elektron dari plasma dengan tanpa adanya perbedaan potensial antara anoda emitor dengan kolektor (U

  a = 0) ditunjukkan pada Gambar

  2. Terlihat pada Gambar 2 bahwa kalau

  φ a

  adalah potensial anoda (dinding generator plasma) dan

  φ c

  adalah potensial kolektor maka dengan tanpa adanya perbedaan potensial antara anoda emitor dengan kolektor (U

  a

  = 0,

  )

  • 19

  Untuk penyederhanaan dalam rancangan sistem grid, plasma dalam bejana generator plasma secara keseluruhan dianggap homogen dan distribusi energi elektron adalah Maxwellian. Sedang keadaan yang paling khusus, plasma mempunyai potensial positip terhadap elektroda discas. Ini berarti bahwa ions diemisikan dari permukaan plasma (terbuka), sedang elektrons harus mengatasi halangan potensial untuk lolos dari permukaan plasma sampai dengan men- capai elektroda kolektor. Dalam proses pembentukan berkas plasma, penambahan tegangan ekstraksi atau tegangan pemercepat U

  • 31 kg.

  a

  harus menyebabkan penam- bahan besar kecepatan dan energi dari ion dan elektron. Kalau dalam hal ekstraksi ion dari plasma, kondisi ini secara otomatis dipenuhi karena ion selanjutnya hanya dipercepat oleh medan listrik eksternal, tetapi keadaan berbeda nyata kalau dalam hal ekstraksi elektron dari plasma. Sehingga feno- mena ekstraksi atau emisi elektron plasma dari per- mukaan plasma adalah lebih tidak sederhana kalau dibandingkan dengan ekstraksi ion dari plasma.

  …(5) atuan). plasma mana berkas dengan upakan ektron uanya, halang luasan keluar ngkan

  arga yang optim meninggalkan ermukaan emi otensial. Bagi lasma terbuka ari plasma ad

  discas) tertent on, yakni oleh misi plasma S e ktroda lain dar a e e

  α (perba

  g emisi dan e halang potensi ktron

  ath (r e << l s ),

  ik prinsip stabi emisi jauh leb

  φ p

  elektron dari p

  uan dan Teknol N 

  e ≈

  ) ( [ a e

  Keadaan antar mengambil r

  Tetapi tingka erganggu lagi ni akan memp lektron dengan

  α mend

  Yakni

  ( e S / α =

  lektron adalah:

  e >> l s . Dala

  Ukuran kecil fisiensi ekstra ersen. Keadaan tertent

  S S S

  S e S exp

  =

  α = 0,5 meru

  ]

  : (4) zinkan berapa dengan straksi

  a

  pada limuti misikan isiensi emisi halnya n luas s total s S

   >

  4 U a

  65

  keadaan ini ele melalui kedu melalui pengh elektron dari l elektron yang k inggi dibandin

  b) yakni d a

  ≈ l s

  mum (satu sa parameter p p besar yang memperoleh b rameter stabil.

  ( ) ] e a pl / kT ϕ ϕ −

  ri sistem discas i tak mengiz melebihi beb apat diangap d ni efisiensi eks

  e terhadap luas

  elektron diem ial. Disini efi andingan arus tukan seperti h h perbandingan

  sheath menye

  lasma dengan lisasi grid. bih kecil dari

  logi Nuklir 201

  , yang mana mum. Dalam plasma m si terbuka dan an arus berkas fraksi berkas e dalah lebih ti

  α

  mbar 3. Emisi e bar 4. Skemati Jika lubang e ketebalan shea semua lobang melalui pengh ekstraksi elek terhadap arus untuk emisi i permukaan em anoda dan elek

  Agus P Pro

  ik sederhana Plasma ktron dari plasm

  2 s e ex

  ( )

  yang lewa itentukan oleh an dalam Pers.

  e

  Dengan tidak patan arus em patan arus unt ng dan oleh n I

  eath, akan me

  ketebalan ord dari elektroda n permukaan ktron dipancar iran melalui pe sajikan pada n skematik p 4 ditunjukkan

  h yang berarti

  s [5] . uan dan Presen Pu

  dari lubang em umum, tiga n plasma akan n lubang em

  alam keadaan emisi elektron dingan ukuran an sheath l

  e I = j r e adalah jejari an sheath .

  Pada Gambar ketebalan she lasma terbuka. otensial, kerap dari pada kerap tasi penghalan emisi elektron emisi utama di bisa dinyataka

  r 1. Skemati katoda P ar 2. Emisi elek tabilisasi mesh emisi pada ahkan plasma d n dari bagian plasma), elek an pada pinggi al seperti dis akan gambaran

  Purwadi osiding Pertemu

  Da nisme e perband ketebala

  St lubang memisa elektron (batas pusat d potensia merupa grid. P bahnya kaan pl lang po besar d mengat berkas lubang plasma disini r ketebala

  Gambar Gamba

  − l r j π

  IS ntasi Ilmiah – Pe usat Sains dan T

  8 Ilmu Pengetah erator  ‐ BATAN

  rier

  c. K m ha m pe po pl da

  el Y T te in el

  r e

  b. K

  U ef pe

  Gam Gamb a.

  (3) alah eka- pada adap

  ang sasi am- mu- gha- ebih yang arus sing an

  uran ang misi uka gian

  sumber elekt ma dengan U

  = 0

  tron

  

SSN 0216 - 3128

enelitian Dasar 

Teknologi Aksel

  terha

  e

  3: misi dan l s ada perbedaan me bergantung p misi r

  Gambar 4, y prinsip stabili n bahwa berta engurangi perm k adanya peng misi adalah le tuk elektron y karena itu a at masing-mas luas permukaa

  pemilihan uku de sheath (y keluaran). Em plasma terbu rkan dari bag enghalang/barr

  a =

  • = lubang emisi aksi elektron m tu yang lain da am keadaan in :
  • dekati maksim at dimana menjadi cukup persulit untuk n parameter-par ra a) dan

  mpang emisi el total) yang di cm

  × Lubang grid (0 dari kawat k mm (1 lubang media). ah lubang grid ron yang mela maka besar aru bejana plasma d

  A n Teknologi Nuk

  ggir (melalui elektron yan h diabaikan kar

  A KERJA

  n bejana SEK tem elektroda kapi dengan eperti ditunjuk akan dipasang jana generato

  KP, pada Gam merupakan s angkat SEKP y kuran lubang lektron yang t generator plas meter plasma ya. Menurut t dengan tanp ratusan kilo v uncul walaupu emakin menuru ngan anoda em bentuk kassa/g

  0,5) mm

  2

  (iden an jejari 0,28 m mkan pada beja rid 0,25 mm (m d). Kalau ja engan yang la ntuk media/lua an ada 1 lubang luasan media

  ISSN 02 miah – Penelitian ns dan Teknolog

  ,50 mm×0,50 m kassa SS berd grid setiap 1 d diketahui da alui tiap luban us emisi elektro dapat ditentuka

  halangan ng melalui rena besar- KP model penghasil komponen kkan pada gkan pada r elektron mbar 5 tidak salah satu yang mana emitornya erekstraksi sma) serta

  (suhu dan teori, pada pa adanya volt) besar un semakin un (bentuk mitor akan grid (mesh- ntik dengan mm) seluas ana anoda, merupakan arak antara ain adalah asan anoda g grid (satu a 1 mm

  2

  , maka pad 0.000 mm

  216 - 3128 n Dasar Ilmu Pe gi Akselerator  

  Luas penam (luas media (15 × 60) c sebanyak 90 lubang grid.

  Gambar 6. L d m m

  Kalau jumla emisi elektr diketahui, m keluar dari b

  lektron pada b irencanakan ad da bejana plasm 1 lubang/ mm

  Agus Purwadi klir 2014 

  2

  2

  M

  D p a G d ( t k a t d p k G t a l e d 4 g ( d u l e l d

  66 Prosiding 

  dengan y potensial). halangan p nya halang

  METODA D

  Hasil ra DUET (terdiri plasma) yang anoda emitor/ Gambar 5. A dinding bagia (terletak di dal tampak). A komponen uta akan dibahas terhadap besar dari permuka pengaruhnya t kerapatan elek Gambar 2 d tegangan pena arus emisi elek lama besar aru eksponensial). digunakan bah 40) berukuran grid bentuk lin (15×600) mm

  luasan an besar arus ng grid juga on total yang an. us emisi elek- n bergantung elektron T e , pada ukuran meter plasma dalah untuk

  = 90.000 mm) terbuat iameter 0,25 mm

  ejana plasma dalah sebesar ma akan ada m

  ang di ping Jadi arus potensial boleh an potensial.

DAN TATA

  ncang bangun i dari dua sis akan dilengk

  /grid adalah s Anoda emitor an bawah bej lam bejana SEK

  Anoda emitor ama dalam pera pengaruh uk r arus emisi el an plasma (g terhadap param ktron plasmany diatas walau arik U

  a

  (orde ktron telah mu us tersebut se

  Pada rancan han SS-304 b lubang (0,5×0 ngkaran denga

  2

  HASIL D

DAN PEMBA

  J/K dan m

  1,00) mm

  10

  18

  ) m

  . Sed an konstanta y uk e = muatan an Boltzmann = ron = 9,11 × 10 bujur sangka adalah identik ngan grid bent

  10

  m), oleh k gai standar/pat uk lingkaran d an luasan 1 mm an kelipatannya

  2

  , 4mm

  2

  dan media grid ng grid dalam a yang ukur media masing grid dan banya ang emisi ele

  yang diklem antar lubang gr ter kawat grid yang satu de mm maka un

  e

  2

  Pertemuan dan

  Gambar

  dengan jarak a ukuran dianet lubang grid y sebesar 0,25 m emitor (1,00 × lubang grid u ditunjukkan pa

  (1 - 10) eV patan elektron dang besaran- ang besarnya n elektron =

  = 1,37 × 10

  ar berukuran (besar harga tuk lingkaran karenanya hal tokan bahwa dengan jejari m

  2

  , dan akan a yakni untuk n seterusnya. d ini akan luasan enoda rannya telah g-masing grid aknya jumlah ektron bejana

  2

  sekitar an untuk kerap

  (14) besar aru bang grid akan seperti suhu ta bergantung arameter-param r plasma ad ma T

  e

  AHASAN

  Grid d (0,50 mm × luasnya rela berjejari 0,2 ini dapat d setiap luban 0,28 mm ak berlaku untu luasan 2 m Masing-mas menentukan emitor gen tertentu, V untuk menen grid dalam

  engetahuan dan ‐ BATAN 

  Menur tron yang m pada param kerapatan el jejari grid dalam beja temperatur dimana 1 eV plasma n e ad besaran lain telah tertent 1,602 × 10

  , UET.

  2

  EKP model DU

  rut persamaan melalui satu lub meter plasma lektron n e sert r

  e

  . Besar pa ana generator elekton plasm

  V = 1160 K, da dalah (10

  15

  9 C, k = tetapa

  = massa elektr dalam bentuk ×0,50 mm) a atif sama) den

  • 4

  28 mm (2,8 × 1 ijadikan sebag ng grid bentu kan memerluka uk media luasa mm

  2

  , 3 mm

  2

  sing luasan n jumlah luban nerator plasma

  Variasi luasan m ntukan jejari g tampang linta

  n Presentasi Ilm Pusat Sain

  aka untuk setiap ada Gambar 6. r 5. Bejana SE

  2

  • 3
    • – nnya merupakan tu yakni untu

  • 1
  • 23
  • 31 kg.

  Agus Purwadi

  

ISSN 0216 - 3128

  67

  generator plasma seluas media 15 cm × 60 cm. parameter plasma (n dan T ) dalam bejana plasma

  e e ditunjukkan pada Tabel 1. serta ukuran grid yang digunakan.

  Untuk rancangan penentuan arus emisi elektron Tabel 1. Besar jejari grid untuk masing-masing yang melalui grid dapat dilakukan dengan mem- luasan media grid dan jumlah grid pada variasi harga parameter plasma dalam bejana plasma bejana plasma ertampang lintang emisi

  ; suhu elektron T , kerapatan elektron n , serta ukuran

  2 e e ×

  elektron (15 60) cm jejari gridnya r . Pada Tabel 2 ditunjukkan besar arus

  e

  emisi elektron (I e ) sebagai fungsi jejari grid pada Bejana plasma dengan luasan emisi

  17 -3

  kerapatan elektron plasma n e = 10 m untuk Luas

  2

  elektron (15 × 60) cm berbagai harga suhu elektron T . Pada Tabel 3

  e media grid

  2

  ditunjukkan besar arus emisi elektron (I ) sebagai (mm )

  e

  Jejari grid r (m) Jumlah grid

  e

  fungsi jejari grid pada suhu elektron T = 5 eV untuk

  e

  • 4

  1 90.000 berbagai kerapatan elektron plasma n . 2,80 ×

  10

  e

  • 4

  Grid diklemkan/dipasang pada dinding bejana 2 45.000 4,00 ×

  10 plasma (plasma emitter/katoda plasma) bagian -4 3 30.000

  ×

  4,90

  10 bawah, berfungsi sebagai pengontrol arus emisi

  • 4

  4 22.500 5,60 ×

  10 elektron plasma yang diekstrak/dikeluarkan dari

  • 4

  5 18.000

  ×

  bejana plasma. Untuk mendapatkan besar arus emisi 6,30

  10

  • 4

  elektron yang diharapkan, perlu ditetapkan harga 6 15.000 6,90 ×

  10

  17 -3

  Tabel 2. Harga arus emisi elektron (I ) sebagai fungsi jejari lubang r (pada n =10 m ) untuk suhu elektron T

  em e e e (1, 2, 3, 4, 5) eV. o

  Suhu elektron Plasma T ( K )

  e

  Jejari r / Arus Emisi Elektron

  e

  No (m) 1×11600//I 2×11600/ I 3×11600/ I 4×11600/ I 5×11600/ I

  em em em em

  (A) (A) (A) (A) (A)

  em

  • 4

  1 2,80×10 59,1 83,6 102,0 118,0 133,0

  • 4

  2 4,00×10 121 171,0 209,0 241,0 272,0

  • 4

  3 4,90×10 181,0 256,0 313,0 362,0 408,0

  • 4

  4 5,60×10 236,0 334,0 409,0 473,0 533,0

  • 4

  5 6,30×10 299,0 423,0 518,0 598,0 675,0

  • 4

  6 6,90×10 359,0 507,0 621,0 718,0 809,0 Tabel 3.

  Harga arus emisi elektron (I em ) sebagai fungsi jejari lubang r e (pada T e = 5 eV) untuk kerapatan

  15

  16

  17 18 -3 kerapatan elektron n e = (10 ,10 ,10 ,10 m .

  • 3

  Kerapaan elektron Plasma n (m ) /

  e

  Jejari r e No Arus Emisi elektron

  (m)

  15

  16

  17

  18

  10 / I (A) 10 / I (A) 10 / I (A) 10 / I (A)

  e e e e

  • 4

  1 2,80 × 10 1,33 13,30 133,00 1330,0

  • 4

  2 4,00 × 10 2,72 27,20 272,00 2720,0

  • 4

  3 4,90 × 10 4,08 40,80 408,00 4080,0

  • 4

  4 5,60 × 10 5,33 53,30 533,00 5330,0

  • 4

  5 6,30 × 10 6,75 67,50 675,00 6750,0

  • 4

  5

  6 6,90 × 10 8,09 80,90 809,00 8090,0

  18 -3

  pada kerapatan plasma n e = 10 m diperoleh

  KESIMPULAN

  besar arus berkas emisi elektron plasma I = 2,72

  e kA.

  1. Untuk jejari grid sebesar r = 0,40 mm, suhu

  e

  2. Arus emisi elektron akan bertambah besar elektron T e = 5 eV (1 eV = 11600 K) dan

  17 -3

  dengan bertambahnya baik jejari grid, suhu kerapatan plasma n e = 10 m diperoleh besar elektron maupun kerapatan elektron plasmanya. arus berkas emisi elektron plasma sebesar I =

  e

  3. Perubahan kerapatan elektron plasma akan 272 A. Sedang untuk jejari grid dan suhu sangat dominan pengaruhnya terhadap peru- elektron yang sama (r = 0,40 mm, T = 5 eV)

  e e

Prosiding Pertemuan dan Presentasi Ilmiah – Penelitian Dasar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir 2014 

Pusat Sains dan Teknologi Akselerator  ‐ BATAN 

  68

  ISSN 0216 - 3128 Agus Purwadi

  bahan besar arus emisi elektron bila dibandin-

  5. Efim Oks, ”Plasma Cathode elektron Sources gkan dengan perubahan baik jejari grid maupun (Physic, Technology, Application)”, Institute of suhu elektronnya High Current elektronics (IHCE), Russian

  4. Luasan grid tidak terbatas hanya dalam bentuk Academy of Sciences, 2/3 Akademichisky Ave, lingkaran namun bisa dalam bentuk luasan bujur 634055 Tomsk, Russia, May 2006. sangkar, asal diketahui besar arus emisi elektron tiap lubang grid dan jumlah grid persatuan luasnya.

  Tjipto Sujitno DAFTAR PUSTAKA

  − Apa fungsi utama grid

  1. Purwadi R, (2006) Application of Plasma- − Apakah bisa dihitung arus yang hilang akibat Cathode elektron Beam for Large Area tumbukan elektron dengan grid Treatment of Natural Rubber, Nagata Seiki, Ltd.

  Agus Purwadi 2. Y.E. Krasik, D. Yarmolich, J.Z. Gleizer, V.

  Vekselman, Y. Hadas, V.T. Gurovich, and J. − Grid berfungsi untuk menentukan/mengontrol Felsteiner, Physics of Plasmas 16, 057103 besarnya arus ekstraksi berkas elektron yang (2009) 057103-1 – 057103-11

  terekstraksi

  − Ya ini berhubungan dengan efisiensi ekstraksi

  3. DAN M. GOEBEL, ”Plasma Cathode elektron

  elektron dari grid ( α). Besar α akan bergantung

  Guns” , Work performed at HRL, HUGHES

  Se (total luasan kolektor yang dikenai berkas

  RESEARCH LABORATORIES, Jan. 1997

  elektron) dan bergantung Sa (total luasan anoda

  4. Efim Oks, Lecture 6 Introduction of Plasma

  yang terkena berkas elektron). Sedang Se dan Sa

  Cathode elektron Source, presented in BATAN bergantung pada pemilihan luasan lubang grid.

  5th

  Accelerator School, Yogyakarta, Indonesia, -

  9th

  December (2011)

  

Prosiding Pertemuan dan Presentasi Ilmiah – Penelitian Dasar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir 2014 

Pusat Sains dan Teknologi Akselerator  ‐ BATAN 


Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

58 1234 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 346 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 285 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

4 197 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 268 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 363 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

18 331 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

6 190 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

11 343 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

17 385 23