syarat dan ketentuan penggunaan materi paytren versi 1 agustus 2017














Syarat dan Ketentuan
Penggunaan Materi













2017






SYARAT DAN KETENTUAN PENGGUNAAN MATERI
MENCAKUP PENGGUNAAN MEREK DAGANG PAYTREN
BAIK LOGO, NAMA PRODUK, SIMBOL, DESAIN, DAN AKRONIM TRENI SERTA
PENGGUNAAN GAMBAR FIGUR OWNER/KOMISARIS/DIREKSI PT. VERITRA SENTOSA
INTERNASIONAL

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Kesepakatan
1.

Syarat dan ketentuan ini mengatur penggunaan merek dagang PayTren yang mencakup
logo, nama produk, simbol, desain, dan akronim Treni serta figur PayTren dan
perusahaan (untuk selanjutnya disebut “Treni”) dalam penggunaannya pada media
promosi dalam segala bentuk baik online maupun offline.

2.

Syarat dan ketentuan ini mengikat seluruh Mitra PayTren maupun pihak lain dalam hal
penggunaan merek dagang dan/atau figur PayTren dan Treni.

3.

Pada saat mitra PayTren dan pihak lain akan menggunakan merek dagang PayTren dan
Treni berikut seluruh atribut PT. Veritra Sentosa Internasional wajib meminta izin secara
tertulis kepada Manajemen PT. Veritra Sentosa Internasional serta tunduk patuh
terhadap syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Perusahaan.

4.

Syarat dan Ketentuan ini tidak berdiri sendiri, melainkan merujuk kepada Peraturan dan
Kode Etik Mitra PT. Veritra Sentosa Internasional serta keseluruhan peraturan teknis
yang menyertainya.
Pasal 2
Definisi

1.

Penggunaan Materi adalah penggunaan merek PayTren dan/atau figur PayTren pada
media promosi Mitra baik online maupun offline.

2.

Merek PayTren adalah merek dagang Perusahaan yang telah didaftarkan secara sah di
Direktorat Jenderal Hak dan Kekayaan Intelektual, Kementrian Hukum dan HAM, terdiri
atas logo, nama produk, simbol, desain dan akronim Perusahaan yang telah mendapatkan
hak eksklusif untuk setiap penggunaannya.

3.

Logo adalah suatu identitas yang dipergunakan untuk menggambarkan citra/karakter
Perusahaan yang didesain berdasarkan membentuk gambar baik susunan warna maupun
tulisan.

4.

Figur PayTren tokoh atau yang memiliki peran sentral bagi Perusahaan baik selaku
owner/komisaris/direksi/jajaran management PT. Veritra Sentosa Internasional.

5.

Treni merupakan akronim PT Veritra Sentosa Internasional, yang telah terdaftar di
Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM.

6.

PayTren adalah nama produk PT Veritra Sentosa Internasional, yang telah terdaftar di
Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM

7.

Mitra adalah setiap orang atau badan hukum, yang telah bersedia dan sepakat, serta telah
mengikatkan dirinya secara sadar tanpa paksaan dari pihak manapun untuk
mendaftarkan diri menjadi Mitra Usaha PT. Veritra Sentosa Internasional.

8.

Izin Pengggunaan Materi adalah persetujuan tertulis yang dikeluarkan oleh Perusahaan
atas penggunaan Merek dagang PayTren dan/atau figur PayTren

9.

Sertifikat Izin Penggunaan Materi adalah lembar persetujuan baik berpa dokumen fisik
maupun dokumen digital yang berisi persetujuan atas penggunaan materi dengan rincian
media promosi serta memuat Nomor Register Izin.

10.

Nomor Register Izin adalah kode dalam bentuk gabungan angka dan/atau huruf yang
diberikan Perusahaan dan dicantumkan pada sertifikat izin penggunaan materi.

11.

Penggunaan Materi Untuk Tujuan Komersial adalah setiap penggunaan Merek maupun
figur PayTren yang dimaksudkan untuk dijual dalam bentuk produk secara bebas dan
memperoleh keuntungan materiil secara pribadi di luar kepentingan promosi dan/atau
penjualan lisensi.

12.

Website Support adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet yang
difungsikan sebagai media promosi online Mitra.

13.

Disclaimer adalah kalimat pernyataan dan peringatan kepada publik yang menerangkan
tentang kondisi tertentu atau pertanggungjawaban tertentu yang dalam hal ini
dinyatakan dalam bentuk tulisan pada website support Mitra.

14.

Brosur adalah buku yang diterbitkan oleh Mitra dengan tujuan untuk mempromosikan
penjualan lisensi PayTren.

15.

Flyer adalah selebaran yang merupakan bentuk iklan kertas yang didistribusikan secara
umum dalam rangka mempromosikan penjualan lisensi PayTren.

16.

Media sosial adalah media online yang menghubungkan para penggunanya sehingga
dapat saling berpartisipasi dan berbagi informasi yang dalam hal ini digunakan sebagai
media promosi online Mitra.

17.

Design adalah rancangan berupa gambar, tulisan, maupun ilustrasi untuk
mendeskripsikan sebuah objek tertentu.

18.

Link (tautan) adalah acuan dari satu dokumen atau laman yang merujuk ke dokumen
atau laman lainnya.

19.

Brand Guidelines adalah panduan penggunaan logo, tagline, font/huruf, material desain,
dan icon PayTren dan Treni.

20.

Spamming adalah aktivitas mengirim pesan berkali-kali tanpa dikehendaki oleh pihak
penerimanya.
Pasal 3
Media Penggunaan Materi

Setiap Mitra PayTren dapat melakukan promosi serta menggunakan merek dagang PayTren dan
figur Perusahaan dalam bentuk:
a. Media offline, terdiri atas:






Barang dagangan (cangkir, ballpoint, buku tulis, dan lain-lain),
Brosur,
Flyer,
Leaflet,
dan lain sebagainya sejenis yang telah tersebut.

b. Media Online, terdiri atas:




Website Support (unofficial),
Media Sosial (Facebook, Instagram, Twitter, Youtube),
dan lain sebagainya sejenis yang telah tersebut.

BAB II
PENGGUNAAN MATERI
Pasal 4
Izin Penggunaan Materi

1.

Setiap mitra PayTren yang akan menggunakan materi berupa merek dan figur PayTren
pada media promosi sebagaimana yang disebutkan dalam Pasal 3 harus meminta izin
secara tertulis kepada Manajemen PT. Veritra Sentosa Internasional dengan mengisi
fomulir yang telah disediakan oleh Perusahaan.

2.

Setiap Mitra PayTren yang menggunakan materi berupa merek dan figur PayTren
penggunaannya harus sesuai dengan Brand Guidelines yang merupakan satu kesatuan
yang terpisahkan dari syarat dan ketentuan ini.

3.

Setiap mitra PayTren wajib memberitahukan waktu dan lokasi penggunaan serta tujuan
penggunaan materi.

4.

Bersamaan dengan formulir permohonan izin penggunaan materi, Mitra wajib
melampirkan design, link (tautan), tampilan halaman media, konten materi, dan/atau
proposal rencana media promosi.

5.

Perusahaan dengan pertimbangan yang tanpa menyimpang dari visi misi Perusahaan
juga merujuk pada Peraturan dan Kode Etik Mitra PT. Veritra Sentosa Internasional
berhak mengeuarkan maupun menolak Permohonan Izin Penggunaan Materi yang
diajukan oleh Mitra.

6.

Dalam hal Permohonan Izin Penggunaan Materi disetujui oleh Perusahaan, maka
Perusahaan akan mengeluarkan Sertifikat Izin Penggunaan Materi yang memuat antara
lain:
-

Nomor Register Izin;
Identitas Mitra (Nama & ID Mitra);
Media Promosi yang disetujui;

-

Tanda tangan penanggung jawab dari Pihak Perusahaan;
Logo Perusahaan;

7.

Masa berlaku Sertifikat Izin Penggunaan Materi adalah selama 1 (satu) tahun yang dapat
diperpanjang untuk 1 (satu) tahun berikutnya dengan mengajukan permohonan
Perpanjangan Izin Penggunaan Materi.

8.

Dalam hal Mitra PayTren bermaksud mengajukan ulang Permohonan Izin Penggunaan
Materi untuk media yang berbeda dengan yang telah diajukan sebelumnya, maka
Perusahaan akan memperbaharui sertifikat Izin Penggunaan Materi khususnya pada
rincian media yang disetujui dengan tanpa menambahkan masa berlaku yang telah ada.
Pasal 5
Izin Penggunaan Materi Untuk Tujuan Komersial

1.

Apabila penggunaan materi untuk tujuan komersial diluar penjualan lisensi, mitra yang
menggunakannya harus membuat proposal khusus sesuai dengan sifat penggunaan
komersial tersebut dan harus mendapatkan persetujuan tertulis dari Perusahaan.

2.

Kepada Mitra yang menggunakan materi untuk tujuan komersial diluar penjualan lisensi
akan dibebankan royalti sekuraang-kurangnya sebesar 5% (lima persen) dari
keuntungan bersih penjualan sesuai rencana yang termuat dalam proposal sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) Pasal ini.

3.

Ketentuan teknis terkait penggunaan materi untuk tujuan komersial akan diatur secara
terpisah dalam bentuk kesepakatan bersama antara Perusahaan dan Mitra.
Pasal 6
Penggunaan Materi pada Website Support

1.

Perusahaan akan memberi izin terbatas kepada Mitra berkaitan dengan penggunaan
materi dalam website support-nya dengan pengertian bahwa website support harus
memiliki konten yang sama dengan website resmi perusahaan.

2.

Perusahaan akan memberi izin kepada Mitra untuk menggunakan materi pada Website
Support Mitra sepanjang dalam penamaan baik pada domain maupun judul website tidak
menggunakan nama PayTren maupun Treni yang dapat mencitrakan seolah-olah akun
tersebut adalah akun official Perusahaan.

3.

Konten Materi website harus sesuai dengan komposisi yang telah ditetapkan Perusahaan,
yaitu sebagai berikut:
-

4.

Mitra wajib mencantumkan informasi pada halaman depan website support, yaitu
memuat:
-

5.




Materi tentang produk dan benefit aplikasi (50% dari keseluruhan materi website);
Testimoni penggunaan aplikasi (20% dari keseluruhan materi website);
Informasi terbaru, tautan ke website official Perusahaan (20% dari keseluruhan
materi website);
Sistem dan Strategi Bisnis PayTren (10% dari keseluruhan materi website).

Nomor Register Izin yang telah didaftarkan kepada Perusahaan;
Disclaimer yang menerangkan bahwa website tersebut merupakan media promosi
mitra PayTren dan bukan merupakan media official PayTren dan Treni;
Tautan ke website official PayTren dan Treni
Mencantumkan nama pemilik website support dan No ID Kemitraan.

Segala ketentuan teknis tentang penggunaan materi pada media sosial diatur dalam
Website Guidelines yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari syarat dan
ketentuan ini.

Pasal 7
Penggunaan Materi pada Media Sosial
1.

Perusahaan akan memberi izin terbatas kepada Mitra berkaitan dengan penggunaan
materi dalam media sosialnya dengan pengertian bahwa media sosial harus memiliki
konten yang sama dengan media sosial resmi perusahaan.

2.

Perusahaan akan memberi izin kepada Mitra untuk menggunakan materi pada media
sosial Mitra sepanjang dalam penamaan akun tidak menggunakan nama PayTren maupun
Treni yang dapat mencitrakan seolah-olah akun tersebut adalah akun official Perusahaan.

5.

Konten Materi pada Media Sosial baik dalam bentuk status, tautan, image/video materi
harus sesuai dengan komposisi yang telah ditetapkan Perusahaan, yaitu sebagai berikut:
-

6.

Mitra wajib mencantumkan informasi pada halaman depan Media Sosial, yaitu memuat:
-

3.

Materi tentang produk dan benefit aplikasi (50% dari keseluruhan materi);
Testimoni penggunaan aplikasi (20% dari keseluruhan materi);
Informasi terbaru, tautan ke website official Perusahaan (20% dari keseluruhan
materi);
Sistem dan Strategi Bisnis PayTren (10% dari keseluruhan materi).

Nomor Register Izin yang telah didaftarkan kepada Perusahaan;
Disclaimer yang menerangkan bahwa website tersebut merupakan media promosi
mitra PayTren dan bukan merupakan media official PayTren dan Treni;
Tautan ke Media Sosial official PayTren dan Treni
Mencantumkan nama pemilik akun Media Sosial dan No ID Kemitraan.

Segala ketentuan teknis tentang penggunaan materi pada media sosial diatur dalam
Sosmed Guidelines yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari syarat dan
ketentuan ini.
BAB III
LARANGAN, PELAPORAN, DAN SANKSI
Pasal 8
Larangan-larangan

1.

Mitra PayTren maupun pihak lain dilarang menggunakan merek dagang serta figur
PayTren dan Treni tanpa adanya izin tertulis dari Perusahaan.

2.

Perusahaan melarang Mitra PayTren untuk memodifikasi, merubah, maupun mengganti,
baik sebagian ataupun seluruhnya desain logo PayTren dan Treni yang digunakan dalam
media promosi Mitra.

3.

Mitra PayTren dilarang melakukan kegiatan komersial di luar penjualan lisensi PayTren
tanpa adanya kesepakatan dan izin tertulis dari Perusahaan.

4.

Mitra PayTren dilarang menggunakan nama owner/komisaris/direksi/jajaran
management PT. Veritra Sentosa Internasional secara illegal.

5.

Mitra PayTren dilarang menggunakan bahasa-bahasa yang tidak layak, tidak syar’i,
menyinggung, menghina, melecehkan, maupun mencemarkan nama baik Perusahaan
maupun pihak lain dalam media promosi baik online maupun offline.

6.

Perusahaan melarang mitra PayTren memodifikasi seluruh atau sebagian konten website
resmi kecuali dengan persetujuan tertulis dari perusahaan.

7.

Perusahaan melarang Mitra PayTren untuk menggunakan nama PayTren maupun Treni
pada domain dan judul Website Support sehingga dapat mencitrakan seolah-olah website
tersebut merupakan website official Perusahaan.

8.

Perusahaan Melarang Mitra PayTren untuk menggunakan nama PayTren maupun Treni
pada penamaan akun media sosial sehingga dapat mencitrakan seolah-olah akun tersebut
merupakan akun media sosial official Perusahaan.

9.

Mitra PayTren dilarang melakukan spamming untuk mempromosikan penjualan lisensi
di akun media sosial orang lain.

10.

Mitra PayTren tidak dibenarkan menggunakan nama, ID kemitraan dan identitas diri
(KTP) mitra atau pihak lain dalam membuat website support.

11.

Mitra PayTren dilarang mengambil data maupun informasi calon Mitra dari media
promosi Mitra lain baik website maupun Media Sosial.

12.

Melakukan kegiatan-kegiatan lainnya yang melanggar perundangan dan peraturan yang
berlaku di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pasal 9
Pelaporan

1.

Setiap Mitra ataupun pihak lain yang merasa dirugikan atau mengetahui adanya
pelanggaran terhadap Syarat dan Ketentuan Penggunaan Materi ini berhak
mengadukan atau melaporkan segala tindakan pelanggaran tersebut dengan
melampirkan :
-

Data atau Identitas berupa nama atau Nomor ID Mitra atau identitas lainnya dari
Mitra yang dianggap atau diduga telah melakukan Pelanggaran Penggunaan Materi.

-

2.

Kronologis atau uraian singkat yang ditandatangani oleh Pelapor/ Pengadu, baik
secara tertulis maupun berupa dokumen file video atau rekaman atau hal lain yang
sifatnya tidak terbantahkan kebenarannya.
Lampiran bukti permulaan sekurang-kurangnya 1 bukti yang dapat berupa rekaman,
bukti percakapan, gambar, video, atau lain sebagainya yang menunjang proses
pemeriksaan.

Identitas diri Pelapor, baik berupa KTP maupun berupa ID Keanggotaan Mitra yang
dikeluarkan Perusahaan sebagai Identitas Resmi yang apabila dikehendaki dapat
dirahasiakan.
Pasal 10
Sanksi

1.

Perusahaan berhak untuk mencabut izin penggunaan materi dan memperkarakan
penggunaannya, apabila mitra PayTren terbukti melakukan tindakan-tindakan
pelanggaran sebagaimana yang telah ditentukan dalam Syarat dan Ketentuan
Penggunaan Materi ini.

2.

Setiap Mitra yang melanggar Syarat dan Ketentuan Penggunaan Materi ini akan
dikenakan sanksi antara lain :
a. Komisi/cashback/reward dibekukan.
b. Menonaktifkan fasilitas Hak Usaha dan pengembangan jaringan.
c. Mencabut kemitraannya (Pengakhiran Lisensi) setiap saat tanpa pemberitahuan
terlebih dahulu.

Setiap pelanggaran penggunaan materi apabila diketahui telah melanggar ketentuan
Perundang-undangan, maka Perusahaan berhak melakukan pelaporan hukum agar
diproses secara pidana maupun perdata yang dalam hal ini menunjuk Pengadilan Negeri
Kelas IA Bandung.

3.

BAB IV
LAIN-LAIN
Pasal 11
Pertanggungjawaban
Setiap mitra PayTren yang menggunakan merek dagang PayTren yang mencakup logo, nama
produk, simbol, desain, dan akronim Treni serta figur PayTren dan perusahaan bertanggung
jawab atas penggunaannya dan akan menghentikan penggunaannya tersebut sesuai waktu yang
disepakati.


Pasal 12
Ketentuan Peralihan
1.

Syarat dan Ketentuan Penggunaan Materi ini berfungsi sebagai kesepakatan antara Mitra
dengan Perusahaan yang secara hukum mengikat pengguna merek dagang dan figur
PayTren dan Treni.

2.

Kesepakatan ini tidak berlaku bagi mitra PayTren atau pihak lain yang tidak
menggunakannya.

3.

Perusahaan memiliki hak mutlak untuk mengubah/memperbaharui Syarat dan
Ketentuan Penggunaan Materi ini sesuai dengan dinamika Perusahaan agar tetap sesuai
dengan visi dan misi Perusahaan dengan tetap memperhatikan agar sesuai dengan
ketentuan Peraturan Perundang-undangan.


Bandung, 1 Agustus 2017
PT. Veritra Sentosa Internasional



Manajemen

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

97 2714 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

35 704 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 591 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 390 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

23 527 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

43 892 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

43 810 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

13 494 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 734 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

30 881 23