BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN - BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

Upaya pencapaian visi dan misi yang diuraikan dalam tujuan dan sasaran perlu didukung oleh penyusunan strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah sehingga menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan. Strategi adalah langkah- langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Sementara, kebijakan adalah arah atau tindakan yang diambil oleh pemerintah daerah untuk mencapai tujuan. Dalam kerangka tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang merumuskan strategi dan arah kebijakan perencanaan pembangunan daerah secara komprehensif untuk mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan efektif (berdaya guna) dan efisien (berhasil guna).

Dalam konteks Rancangan RPJMD Kabupaten Sumedang, maka rumusan strategi harus menunjukkan keinginan yang kuat dari Pemerintahan Kabupaten Sumedang untuk menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah. Melalui parameter tertentu, dapat dikenali indikasi keberhasilan atau kegagalan suatu strategi sekaligus untuk menciptakan budaya berpikir strategi dalam menjamin, bahwa transformasi menuju pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang lebih baik, transparan, akuntabel dan berkomitmen terhadap kinerja, strategi harus dikendalikan dan dievaluasi.

Sedangkan perencanaan merupakan terjemahan dari visi dan misi kepala daerah ke dalam rencana kerja yang dapat dioperasionalkan. Segala sesuatu yang

mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan efektif dan efisien. Strategi menjabarkan langkah-langkah sistematis mencapai visi dan misi melalui program- program prioritas indikatif yang selanjutnya diperjelas dengan kebijakan umum. Untuk mendapatkan gambaran nyata bagaimana langkah-langkah strategis dilakukan dari waktu ke waktu untuk kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan, maka arah kebijakan akan mengarahkan langkah kapan indikator capaian masing-masing sasaran harus dicapai dan sekaligus memberi pedoman, pada rentang waktu mana strategi harus dijalankan dalam kurun 2019 - 2023 sebagai periodesasi dari dokumen RPJMD Kabupaten Sumedang. Selain itu, strategi dan arah kebijakan RPJMD Kabupaten Sumedang Tahun 2019- 2023 juga harus selaras dengan periodesasi perencanaan yang tercantum dalam dokumen RPJPD Kabupaten Sumedang Tahun 2005-2025. Berdasarkan RPJPD, periode RPJMD saat ini berada dalam periode keempat dengan arah kebijakan yaitu “Kabupaten Sumedang Sejahtera, Agamis dan Demokratis pada Tahun 2025 (SUMEDANG SEHATI) Berdasarkan penjelasan di atas dan dengan berpedoman pada rumusan keterkaitan antara visi dan misi dengan rumusan tujuan, dan sasaran sebagaimana telah diuraikan pada Bab-bab sebelumnya, maka dirumuskan strategi dan arah kebijakan dalam dokumen RPJMD Kabupaten Sumedang Tahun 2019 - 2023 yang merupakan penjabaran dari setiap sasaran sebagaimana telah diuraikan terdahulu.

Rumusan strategi juga harus menunjukkan keinginan yang kuat bagaimana Pemerintah Daerah menciptakan nilai tambah (value added) bagi pemangku kepentingan pembangunan daerah. Di sini penting untuk mendapatkan parameter utama yang menunjukkan bagaimana strategis tersebut menciptakan nilai (strategic objective). Melalui parameter tersebut, dapat dikenali indikasi keberhasilan atau kegagalan suatu strategi sekaligus untuk menciptakan budaya “berpikir strategis” dalam menjamin bahwa transformasi menuju pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang lebih baik, transparan, akuntabel dan berkomitmen terhadap kinerja, strategi harus dikendalikan dan dievaluasi (learning process).

Penentuan alternatif strategi pencapaian dari setiap indikator sasaran atau kumpulan sasaran yang inherent adalah dengan terlebih dahulu melakukan analisis SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities, dan Threats). Bahan utama yang digunakan dalam analisis SWOT adalah hasil telaah dari isu-isu strategis yang telah dirumuskan dalam bagian sebelumnya, yang selanjutnya dikelompokkan ke dalam sumber dari isu-isu strategis tersebut apakah internal atau eksternal. Identifikasi faktor-faktor internal dan eksternal dalam analisis SWOT digambarkan pada gambar berikut ini:

KEUNTUNGAN KEKURANGAN STRENGTH

WEAKNESSES

1. Tata kelola pemerintahan yang belum untuk mewujudkan aparatur yang bersih,

1. Adanya komitmen dari Kepala daerah

efektif;

kesejahteraan masyarakat, sumberdaya

2. Aset daerah belum terkelola dengan baik; manusia yang unggul dan agamis serta

3. Belum optimalnya sektor infrastruktur untuk mendukung

usaha/perekonomian yang dapat menekan

A pertumbuhan ekonomi yang merata dan angka pengangguran dan kesenjangan;

NR

berkeadilan;

4. Belum mengoptimalkan pemanfaatan IT

2. Kabupaten Sumedang sebagai lokasi dalam pelayanan masyarakat;

IN

prioritas kawasan strategis nasional

5. Angka pengangguran masih tinggi; perkotaan sebagai pusat pertumbuhan

6. Masih terbatasnya akses masyarakat Wilayah di Jawa-Bali;

terhadap pelayanan dasar (kesehatan,

3. Memiliki jumlah aparatur dan organisasi

Pendidikan);

perangkat daerah yang dapat

7. Masih terbatasnya sarpras dan Infrastuktur menjalankan fungsi pelayanan kepada

penunjang perekonomian masyarakat. masyarakat.

OPPORTUNITIES

THREATS

1. Peningkatan konektivitas daerah

1. Ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba dengan adanya Pembangunan Tol

dan peredaran minuman keras ilegal; Cileunyi-Sumedang-Dawuan, dan jalur

2. Ancaman bahaya laten radikalisme dan kereta api Bandung-Tanjungsari-

terorisme;

Sumedang-Kertajati-Kadipaten-Cirebon;

3. Pengaruh negatif dari media sosial yang

2. Kabupaten Sumedang memiliki kawasan

kurang terkontrol;

AN

IPTEK Jatinangor sehingga dapat

4. Degradasi lingkungan dan climate change

ER

memanfaatkan kerjasama, bantuan

5. Bonus Demografi (middle income trap)

ST

dengan perguruan tinggi dan lembaga

6. Laju inflasi nasional.

EK

penelitian;

3. Potensi kekayaan alam pariwisata, industri kreatif yang belum

dimanfaatkan secara optimal untuk kemakmuran masyarakat setempat;

4. Perkembangan pengetahuan dan 4. Perkembangan pengetahuan dan

Tabel 6.1. Strategi Berdasarkan Analisis SWOT

Strategi S-O

Strategi W-O

• Pengembangan wilayah ekonomi • Peningkatan kinerja aparatur pariwisata;

pemerintah;

• Peningkatan penanaman modal di • Peningkatan kapasitas ekonomi usaha Kabupaten Sumedang.

mikro dan kecil; • Peningkatan kualitas dan kuantitas

infrastruktur untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat dan mendorong pengembangan wilayah ekonomi;

• Peningkatan akses, mutu dan layanan kesehatan dan Pendidikan;

• Peningkatan kualitas dan kompetensi SDM yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja;

• Peningkatan kapasitas ekonomi usaha

mikro dan kecil.

Strategi S-T

Strategi W-T

• Peningkatan pelaksanaan nilai-nilai • Percepatan penangggulangan keagamaan dalam kehidupan

kemiskinan dan Peningkatan pelayanan bermasyarakat.

penanggulangan PMKS serta Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak;

• Peningkatan fungsi kawasan lindung serta meningkatkan kelestarian, • Peningkatan fungsi kawasan lindung serta meningkatkan kelestarian,

• Strategi 3 : Peningkatan pelaksanaan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

• Strategi 4 : Peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat dan mendorong pengembangan

wilayah ekonomi. • Strategi 5 : Peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur untuk

menunjang kegiatan ekonomi masyarakat dan mendorong pengembangan wilayah ekonomi.

• Strategi 6 : Peningkatan kapasitas ekonomi usaha mikro dan kecil. • Strategi 7 : Pengembangan wilayah ekonomi pariwisata. • Strategi 8 : Pengembangan wilayah ekonomi pariwisata. • Strategi 9 : Peningkatan penanaman modal di Kabupaten Sumedang. • Strategi 10 : Peningkatan kualitas dan kompetensi SDM yang sesuai dengan

kebutuhan pasar tenaga kerja. Strategi tersebut disusun untuk mencapai sasaran strategis pembangunan daerah.

Setiap strategi harus mampu diarahkan untuk mencapai sasaran pembangunan yang dituju dan mendukung pencapaian misi yang telah ditetapkan. Strategi merupakan Setiap strategi harus mampu diarahkan untuk mencapai sasaran pembangunan yang dituju dan mendukung pencapaian misi yang telah ditetapkan. Strategi merupakan

Dalam penyusunan arah kebijakan perlu dipertimbangkan urgensi dari suatu permasalahan dan isu strategis yang hendak diselesaikan untuk menentukan tahapan dan prioritas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, arah kebijakan berfungsi untuk menyelaraskan strategi-strategi pembangunan daerah dan dokumen perencanaan lainnya sehingga didapatkan langkah-langkah pencapaian tujuan sasaran yang saling bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran untuk lima tahun ke depan. Lebih lanjut penjelasan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sumedang Tahun 2019-2023 yang dikorelasikan dengan sepuluh strategi pembangunan dapat dilihat pada Gambar 6.2 di bawah ini.

Gambar 6.2 Strategi dan Arah Kebijakan Kabupaten Sumedang

Berdasarkan strategi dan arah kebijakan pembangunan yang telah dirumuskan, dapat dirumuskan tema/fokus tahunan pembangunan RPJMD Kabupaten Sumedang

2023 dijabarkan pada tabel di bawah ini.

Tabel 6.2 Tema Tahunan dan Penjelasannya

No Tema/Fokus

Penjelasan

1 Tema/Fokus Tahun 2019 : Tema tahun 2019 mengacu pada tema dalam RKPD tahun 2019

Penguatan Potensi Daerah untuk

yang telah ditetapkan terlebih dahulu sebelum RPJMD

Mendukung Perekonomian Kabupaten Sumedang 2019-2023 ditetapkan. Arah pembangunan Masyarakat Kabupaten Sumedang di tahun 2019 diarahkan pada pemberdayaan ekonomi sesuai kekhasan dan potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan itu fokus juga diarahkan pada upaya pengurangan kemiskinan peningkatan pemberdayaan masyarakat yang menyandang masalah sosial.

2 Tema/Fokus Tahun 2020 : Kata Kunci 1 : Meningkatkan manajemen pemerintah daerah dan

Meningkatkan manajemen profesionalisme aparatur = mencakup penyelenggaraan program pemerintah daerah dan

dan kegiatan yang ditujukan untuk memperbaiki manajemen profesionalisme aparatur untuk

pemerintah dan profesionalisme aparatur, fokus dilaksanakan di menciptkan pelayanan dasar

tahun 2020.

prima kepada masyarakat dengan

Kata Kunci 2 : menciptkan pelayanan dasar prima kepada

orientasi pada peningkatan masyarakat = mencakup penyelenggaraan program dan kegiatan pembangunan sumber daya

yang ditujukan untuk pelayanan dasar (pendidikan-kesehatan- manusia, penguatan infrastruktur, pengurangan kemiskinan-pemberdayaan masyarakat- dan pertumbuhan ekonomi yang

pembangunan infrastruktur dasar), sudah mulai dilaksanakan di inklusif merata dan

tahun 2020.

berkelanjutan.

Kata Kunci 3 : dengan orientasi pada peningkatan pembangunan sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif merata dan berkelanjutan =

Program dan kegiatan dalam kata kunci di atas ditujukan untuk mempersiapkan pembangunan SDM-penguatan infrastruktur-dan pembangunan ekonomi di tahun 2021.

3 Tema/Fokus Tahun 2021 : Kata Kunci 1 : Penguatan infrastruktur untuk meningkatkan akses

Penguatan infrastruktur untuk terhadap pelayanan dasar = pada tahun 2021 fokus program- meningkatkan akses terhadap

kegiatan pembangunan infrastruktur diiarahkan untuk pelayanan dasar dan menunjang

meningkatkan akses pendidikan-kesehatan-kegiatan ekonomi- pertumbuhan ekonomi yang

pemberdayaan masyarakat dan pengurangan kemiskinan-dengan inklusif, merata dengan

memperhatikan asas pembangunan berkelanjutan.

dan mandiri pemberdayaan-internalisasi moral agama kepada masyarakat) agar tercipta kemudahan masyarakat dalam melakukan aktivitas ekonomi sehingga bermuara pada pertumbuhan ekonomi yang merata, inklusif dan berkelanjutan.

Kata Kunci 2 : dengan ditopang oleh pembangunan sumber daya

manusia yang agamis, produktif dan mandiri = pada tahun 2022 program dan kegiatan untuk pembangunan manusia (kesehatan- pendidikan-akses terhadap sumberdaya ekonomi-pemberdayaan- internalisasi moral agama kepada masyarakat) tetap dilaksanakan sesuai target.

5 Tema/Fokus Tahun 2023 : Kata Kunci 1 : Mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi yang

Mengoptimalkan pertumbuhan

inklusif, merata dan berkelanjutan untuk mewujudkan

ekonomi yang inklusif, merata kemandirian daerah = pada tahun 2022 program-kegiatan untuk dan berkelanjutan untuk

menunjang pertumbuhan ekonomi yang pada tahun 2021 telah mewujudkan kemandirian daerah

dilaksanakan tetap dilanjutkan sesuai target, untuk mewujudkan dengan ditopang oleh

kemandirian daerah.

pembangunan sumber daya

Kata Kunci 2 : dengan ditopang oleh pembangunan sumber daya

manusia yang agamis, produktif manusia yang agamis, produktif dan mandiri = pada tahun 2022 dan mandiri

program dan kegiatan untuk pembangunan manusia (kesehatan- pendidikan-akses terhadap sumberdaya ekonomi-pemberdayaan- internalisasi moral agama kepada masyarakat) tetap dilaksanakan untuk mewujudkan kemandirian daerah.

Merujuk arah kebijakan tahunan yang dituangkan dalam tema pembangunan di atas maka disampaikan keterkaitan tujuan – sasaran – strategi – arah kebijakan pada Tabel 6.3 di bawah ini.

Tabel 6.3 Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah Kebijakan

Visi : Terwujudnya masyarakat Sumedang yang Sejahtera, Agamis, Maju, Profesional, dan Kreatif (SIMPATI) pada tahun 2023

IKU (Indikator

Tujuan

Sasaran

Strategi

Arah Kebijakan

Tujuan)

MISI 1 : Memenuhi kebutuhan dasar secara mudah dan terjangkau untuk kesejahteraan masyarakat

TUJUAN 1 :

1. Angka Harapan

SASARAN 1 :

STRATEGI 1 :

Pembangunan Pembangunan

IKU (Indikator

Tujuan

Sasaran

Strategi

Arah Kebijakan

Tujuan)

Berkualitas dan Merata

Sarana dan Prasarana Pendidikan serta tenaga pengajar untuk mewujudkan pelayanan sistem pendidikan yang merata (Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pendidikan Yang merata)

TUJUAN 3 :

Pengurangan Terwujudnya

1. Angka

SASARAN 1 :

STRATEGI 2 :

kemiskinan dan penanggulangulangan

Kemiskinan

Meningkatnya

Percepatan

penangggulangan peningkatan kemiskinan dan PMKS

Pengarusutamaan

kemiskinan dan pemberdayaan serta Pemberdayaan

2. Indeks

Gender dan

PMKS serta Perempuan dan

Pemberdayaan

perlindungan anak

Peningkatan

Pemberdayaan Perlindungan anak

Gender

SASARAN 2 :

pelayanan

Meningkatnya

penanggulangan perempuan dan

3. Indeks

kualitas

PMKS serta

perlindungan

Pembangunan

penanggulangan

Pemberdayaan

anak

Gender

kemiskinan dan

perempuan dan

penanggulangan

perlindungan anak

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

MISI 2 : Menguatkan norma agama dalam tatanan kehidupan sosial masyarakat dan pemerintahan TUJUAN 1 :

1. Capaian

SASARAN 1 :

STRATEGI 3 :

Terwujudnya

program dalam

Menguatnya kondisi

Peningkatan

kehidupan yang agamis

kehidupan kerukunan pelaksanaan nilai- Pembangunan di Kabupaten

mewujudkan

nilai keagamaan Manusia untuk Sumedang

kehidupan yang

umat beragama

agamis

untuk meningkatkan

dalam kehidupan Terwujudnya

rasa toleransi dan

bermasyarakat

Sumedang

saling pengertian

Sejahtera,

intra dan antara para

Agamis, Maju, Agamis, Maju,

IKU (Indikator

Tujuan

Sasaran

Strategi

Arah Kebijakan

Tujuan)

ekonomi

pengembangan

konektivitas daerah

kegiatan ekonomi

wilayah ekonomi

SASARAN 2 :

masyarakat dan

Tersedianya sistem

mendorong

transportasi yang

pengembangan

dapat mendukung

wilayah ekonomi

mobilitas masyarakat

TUJUAN 2 :

SASARAN 1:

Terwujudnya

Meningkatnya

pengembangan wilayah

produktivitas

ekonomi dengan

1. Nilai tukar

komoditas unggulan

mendorong

petani

daerah

peningkatan produktivitas komoditas unggulan

TUJUAN 3 :

Meningkatkan Terwujdunya kota yang

1. Penghargaan

SASARAN 1 :

STRATEGI 5 :

Peningkatan fungsi kualitas berwawasan lingkungan

Adipura

Meningkatknya

kawasan lindung lingkungan hidup sebagai Wilayah

pengelolaan

serta meningkatkan untuk Perkotaan yang

lingkungan hidup

mewujudkan berkelanjutan dan

2. Persentase

sesuai dengan

kelestarian,

kebersihan, dan pembangunan lestari

Ruang Terbuka

prinsip-prinsip

Hijau

pembangunan

penataan

berkelanjutan

berkelanjutan

lingkungan

3. Indeks Risiko

SASARAN 2 :

Bencana

Pengurangan indeks resiko bencana

Pemberdayaan Terwujudnya

TUJUAN 4 :

1. PAD sektor

SASARAN 1 :

STRATEGI 7 :

Pengembangan ekonomi untuk Mewujudkan

Pariwisata

Meningkatnya

wilayah ekonomi meningkatkan Sumedang sebagai

pelestarian benda,

daya saing tujuan wisata yang

situs sejarah, seni,

pariwisata

daerah serta berdaya saing

budaya dan

pengembangan

menekan angka

destinasi wisata

pengangguran

untuk mewujudkan

dan kemiskinan dan kemiskinan

IKU (Indikator

Tujuan

Sasaran

Strategi

Arah Kebijakan

Tujuan)

Pelayana Publik

Tersedianya sistem pelayanan terpadu yang didukung oleh IT

MISI 5 : Mengembangkan sarana prasarana dan sistem perekonomian yang mendukung kreativitas dan inovasi masyarakat Kabupaten Sumedang TUJUAN 1:

Pemberdayaan Terwujdunya

1. Laju

SASARAN 1:

STRATEGI 6 :

ekonomi untuk perekonomian

Pertumbuhan

Meningkatnya

Peningkatan

kapasitas ekonomi meningkatkan Sumedang yang kreatif

Ekonomi

kualitas sumberdaya

usaha mikro dan daya saing dan berdaya saing

manusia dari usaha

2. Persentase

mikro lokal

kecil

daerah serta

tenaga kerja

SASARAN 2:

menekan angka

ekonomi kreatif

Tersedianya Fasilitas

pengangguran

yang disertifikasi

pendukung

dan kemiskinan

wirausaha

SASARAN 3 :

STRATEGI 9 :

Pemberdayaan

Meningkatkan tingkat Peningkatan

ekonomi untuk

penanaman modal di

penanaman modal meningkatkan

Kabupaten Sumedang di Kabupaten

daya saing

Sumedang

daerah serta menekan angka pengangguran dan kemiskinan

TUJUAN 2 :

Pemberdayaan Terwujudnya perluasan

1. Angka

SASARAN 1 :

STRATEGI 10 :

ekonomi untuk kesempatan kerja,

Pengangguran

Membuka lapangan

Peningkatan

meningkatkan pelatihan kerja serta

kerja dan

kualitas dan

kompetensi SDM daya saing sertifikasi keahlian dan

menciptakan tenaga

yang sesuai dengan daerah serta mampu memenuhi

kerja kompeten yang

kebutuhan pasar menekan angka kebutuhan lapangan

memenuhi

pengangguran kerja

kebutuhan pasar

tenaga kerja

dan kemiskinan

Kondi

Capaian Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan

Pera

Kondisi Kinerja ngka

pada akhir t K

periode RPJMD Daer o

Misi/Tujuan/Sas

Kinerj

ah

aran Program

Indikator Kinerja

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

Awal

e Daerah

D target

Rp targe Rp nggu

b MISI 1 : Memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara mudah dan terjangkau TUJUAN 1 : Terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan bagi masyarakat Sumedang Indikator Sasaran 1 :

84 86 89 90 95 95 Dina Cakupan pelayanan

s kesehatan rujukan

Kese pasien masyarakat

hata miskin

Indikator Sasaran 2 :

s Jumlah kematian Ibu

Kese hata

7 6 6 6 5 5 5 Dina

SASARAN 1 :

s Meningkatnya

Kese kualitas tenaga

Indikator Sasaran 3 :

Jumlah kematian bayi hata Kesehatan serta

n menyediakan

35 36 36 36 36 36 Dina fasilitas

s pelayanan

Indikator Sasaran 4 :

Kese kesehatan yang

Rasio Puskesmas per

satuan penduduk hata murah, mudah

n dan responsif

Indikator Sasaran 5 :

dalam Rasio poliklinik per memberikan

satuan penduduk pelayanan

Indikator Sasaran 6 :

kesehatan bagi Rasio pustu per masyarakat

satuan penduduk Dina s Kese hata

Indikator Sasaran 7 :

n, Rasio dokter umum

BKPS per satuan penduduk

DM (Pen gada

an Pega

VI- 16 VI- 16

si

K Misi/Tujuan/Sas

periode RPJMD Daer o

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

aran Program

Awal

ah Pena

e Daerah

ome )

RPJM

D target

Rp targe Rp nggu

Indikator Sasaran 8 :

Rasio dokter spesialis per satuan penduduk

Indikator Sasaran 9 :

Rasio dokter gigi per satuan penduduk

Indikator Sasaran 10 :

Rasio dokter bidan

per satuan penduduk

s Prevalensi anak

Indikator Sasaran 11

Kese stunting

hata n

Indikator Program 1 :

Dina Persentase Pelayanan

s Call Center

Program Upaya Indikator Program 2 :

Persentase Respon

s Gadar Medis

100% Kese hata

Indikator Program 3 :

Dina Persentasi Kasus

s rujukan tertangani

,000 0,000 hata n

VI- 17 VI- 17

periode RPJMD Daer o

Misi/Tujuan/Sas

ah

aran Program Indikator Kinerja

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

Awal

e Daerah

D target

Rp targe nggu

t Rp ng

(Tahu

b Indikator Program 4 :

n 0)

Jawa

Dina Persentase UPT yang

s teregistasi

,000 0,000 hata n

Dina Persentase

Indikator Program 5 :

s Puskesmas memiliki

200,000 90% 200,00 Kese nilai IKM kategori

,000 0,000 hata baik

Program 2 : Program

Indikator Program 1 :

Dina

Pencegahan dan

Persentase anak usia s

Pengendalian

0- 11 bulan yg

mendapat imunisasi

dasar lengkap n

Imunisasi Indikator Program 1 :

Dina Persentase

s puskesmas yang

Program 3 : Program

Pelayanan Indikator Program 2 :

Dina Kesehatan

Jumlah Puskesmas s menerapkan Sistem

35 1,500,0 Kese informasi Kesehatan

00,000 00,000 hata terintegrasi online

n Dina

Indikator Program 1 :

Program 4 :

Cakupan kasus

Kesehatan Keluarga dan Gizi

Indikator Program 2 :

Dina Cakupan

Masyarakat

800,000 100 800,00 Kese dan bayi baru lahir

penyelamatan ibu

,000 0,000 hata n

VI- 18 VI- 18

K Misi/Tujuan/Sas

periode RPJMD Daer o

ah

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

aran Program

Awal

e Daerah

D target

Rp targe Rp nggu

b Indikator Program 3 :

Dina Cakupan Penanganan

s kasus resiko tinggi

84 400,00 Kese dan komplikasi ibu

,000 0,000 hata dan anak

Indikator Program 4 :

Dina Cakupan pelayanan

s rujukan kebidanan

84 400,00 Kese dan neonatal;

,000 0,000 hata n

Program 5 : Indikator Program 1 : Program

Bed Occupancy Rate

Peningkatan Sarana dan

Indikator Program 2 : Prasarana

Respon Time (IGD)

Sakit/Rumah Indikator Program 3 : Sakit

Waktu tunggu poli

Jiwa/Rumah

Sakit Paru- paru/Rumah

Sakit Mata Indikator Program 4 :

0.00 RSU IKM Rumah Sakit

TUJUAN 2 : Terwujudnya pelayanan sistem pendidikan yang Berkualitas dan Merata SASARAN 1 : Indikator Sasaran 1 :

Dina Meningkatnya Kuantitas dan

Rasio guru yang

s bersertifikasi

Pend kualitas Sarana dan Prasarana

(Kualitas) idika n

orang

Pendidikan serta

Dina tenaga pengajar

Indikator Sasaran 2 :

Rasio ketersediaan s untuk

56.30 57.43 58.55 59.68 60.81 61.93 Pend mewujudkan

sekolah terhadap

penduduk usia idika pelayanan sistem

sekolah SD n

VI- 19 VI- 19

periode RPJMD Daer o

Misi/Tujuan/Sas

Kinerj

ah Pembangunan

aran Program

(tujuan/impact/outc

d Awal

e Daerah

D target

Rp targe nggu

pendidikan yang

Indikator Sasaran 3 :

merata Rasio ketersediaan (Meningkatnya

sekolah terhadap Kualitas

penduduk usia

Pelayanan sekolah SMP Pendidikan Yang

(merata) merata)

Dina

Indikator Sasaran 4 :

s Angka Kelulusan SD

Pend idika n

Indikator Sasaran 5 :

Angka Kelulusan SMP

Pend APK SD

Indikator Sasaran 6 :

idika n

Indikator Sasaran 6 :

APK SMP

Dina

Pend APM SD

Indikator Sasaran 5 :

idika n

Indikator Sasaran 5 :

APM SMP

97.73 97.93 98.12 98.32 98.51 98.71 Dina

Indikator Sasaran 6 :

s APK Paud (merata)

59 62 65 68 71 74 Pend idika n

Indikator Sasaran 7 :

Dina Penduduk usia >15th

s yang melek huruf

Pend (merata)

idika n

VI- 20 VI- 20

si Kinerj

Misi/Tujuan/Sas periode RPJMD Daer o

ah

aran Program Indikator Kinerja

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

Awal

e Daerah

D target

Rp targe nggu t

Indikator Program 1 :

s Rata rata

64.58 945,100 Pend peningkatan hasil UN

Peningkatan Indikator Program 2 :

Mutu Pendidik

Guru yang memenuhi

97.20 97.49 97.78 98.07 98.37 98.66 Pend

dan Tenaga

kualifikasi S1/D-IV idika

Kependidikan

n Dina

Indikator Program 3 :

s Persentase Guru yang

84.69 86.38 88.08 89.77 91.47 93.16 Pend Bersertifikasi

idika n

Indikator Program 1 :

Dina Rasio guru terhadap

2,399,5 Pend dasar

Program 2 :

murid pendidikan

Manajemen Pelayanan Indikator Program 2 :

Dina

Pendidikan

Rasio guru/murid per s kelas rata-rata

37.23 37.27 37.31 37.34 37.38 37.42 Pend sekolah pendidikan

idika dasar

Indikator Program 1 :

Rasio ketersediaan Dina

339,767 s sekolah/penduduk usia sekolah

,966,31 Pend pendidikan dasar

0 0 8 0 6 idika n Dina

Program 3 : Indikator Program 2 :

Sekolah pendidikan s

Program

14.79 16.27 17.75 19.23 20.71 22.19 Pend

Pendidikan Dasar

bangunan baik idika n

Dasar kondisi

Indikator Program 3 :

Dina Angka Melanjutkan

s (AM) dari SD ke

Pend SMP/MTs

idika n

VI- 21 VI- 21

si Kinerj

Indikator Kinerja periode RPJMD o

Misi/Tujuan/Sas aran Program

Daer

ah

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

Awal

e Daerah

D target

Rp targe nggu t

b Indikator Program 4 :

Dina Angka Melanjutkan

s (AM) dari SMP ke

88.69 88.78 88.87 88.96 89.04 89.13 Pend SMA/SMK/MA

idika n Dina

s Angka Putus Sekolah

Indikator Program 5 :

0.05 0.04 0.03 0.02 0.01 0.00 Pend (APS) SD

idika n Dina

Indikator Program 6 :

s Angka Putus Sekolah

0.03 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 Pend (APS) SMP

idika n Dina

Indikator Program 7 :

Pend sekolah SD

Angka partisipasi

idika n Dina

Indikator Program 8 :

s Angka partisipasi

93.73 94.48 95.23 95.98 96.73 97.47 Pend sekolah (APS) SMP

idika n

Program 4 :

Dina

Program Indikator Program 1 :

Pendidikan Anak

Persentase PAUD

Usia Dini

yang terakreditasi

35,134 idika n

TUJUAN 3 : Terwujudnya penanggulangulangan kemiskinan dan PMKS serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Indikator Sasaran 1 : 100% 100% 100% 100% 100%

Persentase os Meningkatnya

Perempuan dan Anak Pengarusutamaa

Korban Tindak n Gender dan

Kekerasan perlindungan

0 1 1 1 1 1 1 Dins anak

Indikator Sasaran 2 :

Kebij os pelaksanaan PUG

Persentase kebijakan

akan yang dihasikan

VI- 22 VI- 22

periode RPJMD Daer o

K Misi/Tujuan/Sas

Kinerj

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

aran Program

Awal

ah Pena

e Daerah

ome )

RPJM

D target

Rp targe Rp nggu

b Program 1 :

n 0)

Dins Program

Indikator Program 1 :

Persentase OPD os Penguatan

850,000 100% 3,970,0 Kelembagaan

Responsif Gender

,000 00,000 PUG dan Anak

Indikator Program 1 :

Dins Persentase

Pengaduan tindak os

Program 2 :

Program kekerasan

00,000 00,000 Kualitas Hidup

perempuan dan anak

yang ditangani dan Perlindungan

Dins Perempuan dan

Indikator Program 2 :

Persentase os Anak

96.15 % forum anak dan

kecamatan yang telah membentuk

Sekolah Ramah Anak

SASARAN 2 :

Meningkatnya

Indikator Sasaran 1 :

kualitas Persentase PMKS

penanggulangan kemiskinan dan penanggulangan Penyandang

Indikator Sasaran 2 :

Masalah Angka Kemiskinan

Kesejahteraan Sosial

Program 1 :

Program

Indikator Program 1 :

Pemberdayaan Persentase PMKS Fakir Miskin,

yang Menerima Komunitas Adat

3.51 Terpencil (KAT)

Program Pemberdayaan Sosial

0.93 Dins dan Penyandang

,000 % 00,000 os Masalah

700,000 2,688,0 Usaha Bersama

Melalui Kelompok

Kesejahteraan (KUBE) atau Sosial (PMKS)

Kelompok Sosial Lainnya

Sejenisnya

VI- 23 VI- 23

si Kinerj

periode RPJMD Daer o

Misi/Tujuan/Sas Indikator Kinerja

ah

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

aran Program

Pena Daerah

D target

Rp targe Rp nggu

(Tahu

t ng

b Indikator Program 1 :

n 0)

Jawa

60.37 Program Jaminan

Program 2 :

Persentase Penyandang Masalah

74.61 18,550, Dins Sosial

00,000 % 000,00 os yang menerima Jaminan Sosial

Kesejahteraan Sosial

Indikator Program 1 :

Persentase Korban

Program 3 :

Bencana Alam dan Program

675,000 100% 4,100,0 Dins Sosial

Sosial yang Terpenuhi

Perlindungan Kebutuhan Dasarnya

,000 00,000 os Setelah Tanggap

pada saat dan

Darurat Bencana

Indikator Program 1 :

Persentase Penyandang

Disabilitas yang

00,000 % 500,00 os menerima Bantuan Kebutuhan Dasar

Indikator Program 2 : Persentase Tuna Sosial yang Terpenuhi

% os Program

Kebutuhan Dasarnya Pelayanan dan Rehabilitasi

Kesejahteraan

Indikator Program 3 :

Sosial Persentase Anak Terlantar yang

41.84 Dins Terpenuhi Kebutuhan

% os Dasarnya

Indikator Program 4 :

Persentase Lanjut Usia yang Terpenuhi

2% Dins os Kebutuhan Dasarnya

VI- 24 VI- 24

si Kinerj

periode RPJMD Daer o

Misi/Tujuan/Sas Indikator Kinerja

ah

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

aran Program

Awal

e Daerah

D target

Rp targe Rp nggu

b Program 5 :

n 0)

Indikator Program 1 :

Program Persentase Potensi

50.00 Pemberdayaan Sumber

58.33 Dins Kelembagaan

00,000 os Sosial

kesejahteraan sosial

yang aktif

Program 6 : Indikator Program 1 :

Program

Persentase Ketahanan

8.89 6,750,0 Dins Kesejahteraan

Perempuan Yang Keluarga dan

00,000 % 00,000 os Keluarga

Bantuan Dalam

Peningkatan Ekonomi Keluarga

MISI 2 : Menguatkan norma agama dalam tatanan kehidupan sosial masyarakat dan pemerintahan TUJUAN 1 : Terwujudnya kehidupan yang agamis di Kabupaten Sumedang SASARAN 1 :

Menguatnya

Kesb kondisi

Indikator Sasaran 1 :

Indeks Kerukunan angp kehidupan

Umat Beragama ol kerukunan umat

Setd beragama untuk meningkatkan

Indikator Sasaran 2 :

Produk hukum

a daerah yang

( Bag. rasa toleransi dan terbentuk (jumlah)

Huku saling pengertian

m ) intra dan antara para pemeluk

Indikator Sasaran 3 :

agama dalam Persentase menciptakan

100% Satp kehidupan yang

Penegakan Perda Ketertiban Umum

ol PP berlandaskan

dan ketentraman norma agama

masyarakat

Kesb Kerukunan Umat

Program 1 :

Program

Indikator Program 1 :

Jumlah Konflik Sara angp Beragama

dan Keagamaan ol

Program 2 :

Program

Setd Penataan

a Peraturan

Indikator Program 1 :

50% ( Bag. Perundang-

Cakupan produk

hukum yang

ditetapkan Kesr undangan

VI- 25 VI- 25

si Kinerj

Misi/Tujuan/Sas periode RPJMD Daer o

ah

aran Program Indikator Kinerja

d Pembangunan

(tujuan/impact/outc

Awal

e Daerah

D target

Rp targe nggu

b Program 3 :

Program

pemeliharaan ketentraman dan

1,411,5 6,389,2 Satp peraturan daerah

Indikator Program 1 :

13,903. 100% 33,217. ol PP ketertiban

Cakupan penegakan

MISI 3 : Mengembangkan wilayah ekonomi didukung dengan peningkatan infrastruktur, serta penguatan budaya dan kearifan lokal TUJUAN 1 : Terwujudnya pembangunan Infrastruktur yang mendukung percepatan pengembangan wilayah ekonomi Indikator Sasaran 1 :

SASARAN 1 :

Persentase panjang Meningkatnya

jaringan jalan dalam

kualitas dan kondisi Mantap kuantitas

Indikator Sasaran 2 :

infrastruktur Rasio panjang jalan jalan untuk

terhadap jumlah

meningkatkan penduduk aksesibilitas dan

Indikator Sasaran 4 :

konektivitas Persentase daerah

ketersediaan

perlengkapan jalan

Program 1 : Indikator Program 1 : Program

222,154 Penanganan

Persentase tingkat

kondisi jalan

Jalan dan

kabupaten/kota baik

0 0 4 5 9 PUP

Jembatan

dan sedang R

48.26 Program

Program 2 : Indikator Program 1 :

10,506, % 47,558, Dish Pembangunan,

Cakupan Penerangan

Jalan Umum

9 Rehabilitasi dan Pemeliharaan Indikator Program 2 :

11.33 Sarana Prasarana

Pemasangan Rambu % Dish Perhubungan

Rambu lalu lintas ub

65.43 Tersedianya

SASARAN 2 : Indikator Sasaran 1 :

% Dish sistem

Cakupan trayek

angkutan umum ub

VI- 26 VI- 26

si Kinerj

periode RPJMD Daer o

Misi/Tujuan/Sas Indikator Kinerja

ah

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

aran Program

e Daerah

D target

Rp targe

t Rp nggu

41.92 yang dapat

transportasi

Indikator Sasaran 2 :

peningkatan Dish mobilitas

% mendukung

Rata-rata

penumpang angkutan ub masyarakat

1,426,8 % 6,133,6 Dish Program

Indikator Program 1 :

56,445 81,403 ub Pelayanan Bidang

Cakupan Trayek

Angkutan Umum;

Indikator Program 2 :

Peningkatan Dish Pengendalian dan

Rata-rata

Penumpang ub Pengamanan Lalu

Angkutan Umum; Lintas Angkutan

10.40 Jalan

Indikator Program 3 :

Peningkatan jumlah

0 Unit Dish KIR angkutan umum

TUJUAN 2 : Terwujudnya pengembangan wilayah ekonomi dengan mendorong peningkatan produktivitas komoditas unggulan Indikator Sasaran 1 :

43 48 53 58 63 63 SASARAN 1 :

Rasio jaringan irigasi

858.8 komoditas

Meningkatnya

Indikator Sasaran 2 :

produktivitas Persentase irigasi

2 2 2 2 2 52 unggulan daerah

dalam kondisi baik

9 Ha

Indikator Sasaran 3 :

Pertumbuhan Sektor

Pertanian

Program 1 :

Program Pengembangan

858.8 Dina s Jaringan Irigasi,

Indikator Program 1 :

2 18,154, Rawa, dan

dan Pengelolaan Luas Irigasi

Kabupaten dalam

2 823,630 2 523,595 52 PUP R

kondisi baik

Jaringan Pengairan

Program 2 : Indikator 1 :

0.63 0.34 0.34 0.34 0.34 0.34 Peningkatan

7,001,1 Produksi hasil

Peningkatan populasi

peternakan ternak

VI- 27 VI- 27

si Kinerj

Misi/Tujuan/Sas o

periode RPJMD Daer Pembangunan

ah

aran Program Indikator Kinerja

(tujuan/impact/outc

Awal

d Pena

e Daerah

ome )

RPJM

D target

Rp targe Rp nggu

(Tahu

t ng

b Program 3 :

Indikator 1 : Persentase

03,438 pengelolaan dan

pemasaran hasil pertambahan unit produksi

usaha peternakan peternakan

860,862 Jumlah produksi

Indikator Program 1 :

Tanaman Pangan

Program 1%/tahun peningkatan

62,413 produksi

Indikator Program 2 :

Jumlah produksi

3 ton

pertanian/perkeb Hortikultura

unan 2%/tahun

6,436.6 Indikator Program 3 : Jumlah Produksi

30 30 32 33 35 37 Cakupan Percepatan

Indikator Program 1 :

Olah Lahan dan

Tanam Terhadap Luas

Program 5 :

Areal Tanam Program

4,603 Peningkatan

Indikator Program 2 :

Ketersediaan air

hekta

Penerapan untuk usaha tani

Teknologi tanaman pangan, Pertanian/Perkeb

hortikultura dan

unan perkebunan terhadap luas areal

tanam

Indikator Program 3

4 km

Ketersediaan Jalan

Pertanian

Program 6 : Indikator Program 1 :

Pengolahan dan Cakupan Kelompok Tani Pengolah Hasil

Pemasaran hasil pertanian/perkeb

Pertanian

VI- 28 VI- 28

si

K Misi/Tujuan/Sas

periode RPJMD Daer o

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

aran Program

Awal

ah Pena

e Daerah

ome )

RPJM

D target

Rp targe Rp nggu

Program 7 : Indikator Program 1 :

Cakupan kelompok

tani yang

mendapatkan Pertanian/Perkeb

Pelayanan unan Lapangan

Penyuluhan Pertanian

TUJUAN 3 : Terwujudnya kota yang berwawasan lingkungan sebagai Wilayah Perkotaan yang berkelanjutan dan lestari

Indikator Sasaran 1 :

Persentase sampah

paten

perkotaan yang

SASARAN 1 : Indikator Sasaran 2 :

42.46 42.47 42.48 42.49 42.50 42.51 Meningkatknya

Indeks kualitas air

69.88 69.89 69.70 69.71 69.72 69.73 lingkungan hidup

sesuai dengan

Indikator Sasaran 3 :

prinsip-prinsip Indeks kualitas udara

pembangunan Indikator Sasaran 4 :

50.55 50.56 50.57 50.58 50.59 50.60 berkelanjutan

Indeks Tutupan

50.60 Lahan

Indikator Sasaran 5 :

Persentase kesesuaian peruntukan lahan dengan tata ruang

Indikator Sasaran 6 :

Persentase sampah yang dikelola dengan

VI- 29 VI- 29

si Kinerj

periode RPJMD Daer o

Misi/Tujuan/Sas Indikator Kinerja

ah

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

aran Program

Awal

Pena

e Daerah

ome )

RPJM

D target

Rp targe Rp nggu

3 R (Recycle, Reuse, Reduce )

Indikator Sasaran 7 :

Persentase lingkungan yang

tertata

31.2 Bida Pembinaan dan

Indikator Program 2 :

ng Pengawasan terkait

ketaatan penanggung taan Program

Program 1 :

jawab usaha dan Pengendalian

dan/atau kegiatan Pena Pencemaran dan

yang diawasi atan Perusakan

ketaatannya Huku Lingkungan

terhadap izin m Hidup

lingkungan, izin PPLH Lingk dan PUU LH d yang

unga diterbitkan oleh

n Pemerintah Daerah

(P2H kabupaten/kota

Program 2 : Indikator Program 1 :

Hidu Program

Timbulan sampah p Pengembangan

yang ditangani dan Kinerja

Kehu Pengelolaan

tana Persampahan

s Persentase jumlah

Indikator Program 2 :

Lingk sampah yang

unga terkurangi melalui 3R

n Hidu

VI- 30 VI- 30

si Kinerj

Misi/Tujuan/Sas o

periode RPJMD Daer

ah

aran Program Indikator Kinerja

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

Awal

e Daerah

D target

Rp targe t

Rp nggu

p dan Kehu tana n

Indikator Program 3 :

n Persentase cakupan

Hidu area pelayanan

p dan Kehu tana n

Indikator Program 5 :

unga Operasionalisasi

n TPA/TPST/SPA di

Hidu kabupaten/kota

p dan Kehu tana n

s Peru mah

Program 3 :

an,

Program Indikator Program 1 :

Kaw

Persentase asan

pengembangan

dan penataan

lingkungan yang Perm

wilayah

tertata ukim an dan Perta naha n

VI- 31 VI- 31

si Kinerj

periode RPJMD Daer o

Misi/Tujuan/Sas Indikator Kinerja

ah

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

aran Program

Awal

e Daerah

D target

Rp targe nggu

b Indikator Sasaran 5 :

Program 4 :

Persentase Program

Penataan Ruang peruntukan lahan

dengan tata ruang

Indikator Sasaran 1 :

indeks resiko Penurunan Indeks bencana

Risiko bencana

Indikator Program 1 :

2,262,6 Peningkatan Jumlah

43,626 Desa/Kelurahan Rawan Bencana yang

Mendapatkan Program

Informasi Peringatan Pencegahan Dini

Dini Bencana dan

Indikator Program 2 :

BPB Korban Bencana D Alam

Penanggulangan Persentase Desa/Kelurahan

Tangguh Bencana

Indikator Program 3 :

BPB Respons Time Tanggap Darurat

Indikator Program 4 :

BPB D diberikan bantuan

Persentase Korban Bencana yang

Indikator Program 5 :

BPB Berhasil Di

Rencana Pemulihan Pasca Bencana Yang

D Realisasikan

TUJUAN 4 : Terwujudnya Sumedang sebagai tujuan wisata yang berdaya saing

SASARAN 1 : Indikator Sasaran 1 :

Meningkatnya Jumlah kunjungan pelestarian

wisatawan

VI- 32 VI- 32

aran Program Indikator Kinerja

periode RPJMD Daer (tujuan/impact/outc

d Pembangunan

Awal

e Daerah

D target

Rp targe Rp nggu

budaya, situs, sejarah, seni dan pengembangan destinasi wisata

Indikator Sasaran 2 :

untuk PAD sektor mewujudkan

pariwisata Sumedang sebagai tujuan wisata

Indikator Program 1 : Program 1 :

Persentase benda/cagar budaya

Program pengelolaan

yang dilestarikan kekayaan budaya

Indikator Program 2 :

Jumlah penyelenggaraan festival seni budaya

Program 2 :

Indikator Program 2 :

pengembangan Jumlah destinasi wisata yang

Program

destinasi pariwisata

dikembangkan

MISI 4 : Menata birokrasi pemerintah yang responsif dan bertanggung jawab secara profesional dalam pelayanan masyarakat. TUJUAN 1: Terwujudnya Birokrasi yang bersih dan bebas KKN

Indikator Sasaran 1:

Opini BPK

WTP BPKA D

SASARAN 1: Indikator Sasaran 2:

Insp Meningkatnya

85% ektor kinerja keuangan

Persentase temuan

yang ditindaklanjuti at daerah yang transparan dan

Insp akuntabel

Indikator Sasaran 3:

4 4 ektor SPIP

Tingkat maturitas

Indikator Sasaran 4 :

BAPP Persentase PAD

END terhadap pendapatan

VI- 33 VI- 33

periode RPJMD Daer o

ah

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

aran Program

Indikator Kinerja

Awal

e Daerah

D target

Rp targe Rp nggu

b Indikator Program 1 :

95% penganggaran

Tingkat akurasi dokumen

Indikator Program 2 : Program 1 :

Cakupan dokumen Program

95% Peningkatan dan

pembayaran yang Pengembangan

sesuai dengan aturan Pengelolaan

781549 OPD dengan standar

Indikator Program 3 :

Keuangan Daerah Tingkat Kesesuaian LK

Indikator Program 4 :

Tingkat ketepatan waktu penyampaian

95% LK OPD

Indikator Program 5 :

? (materialitas)

Persentase aset bermasalah

Program 2 :

Program Penataan dan

Sistem Tingkat risiko Insp Pengawasan

Indikator Program 1 :

4,473,8 ektor Internal dan

m ada

an dan uji coba

pengendalian

Instrum en

4,473,8 Seda ng

85,370 85,370 at Pengendalian

Pelaksanaan Kebijakan KDH

Level Insp Tenaga

Profesionalisme

Indikator Program 3 :

257,754 Penu 257,75 ektor Pemeriksa dan

h Pengawasan

,713 4,713 at Aparatur

Tingkat IACM

Insp Program

Program 4 : Indikator Program 4 :

Belu

Cakupan zona

m ada

VI- 34 VI- 34

si Kinerj

Misi/Tujuan/Sas o

aran Program Indikator Kinerja

periode RPJMD Daer

ah

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

Awal

e Daerah

D target

Rp targe t

Rp nggu

Penegakan integritas

,492 3,492 at Integritas

Indikator Program 1 :

Nilai survei kepuasan BAPP masyarakat

75 76 78 80 83 85 85 END pelayanan pajak

A daerah

Persentase potensi BAPP Program

Program 5 :

80% END Peningkatan dan Pengembangan

A Pengelolaan BAPP wajib pajak yang 75% 75% 500,000 78% 599,550 80% 130,870 83% 064,385 85% 392,455 85% 392,45

wajib pajak daerah

Persentase rata-rata

5 END A Daerah

Pendapatan membayar

Cakupan regulasi BAPP PDRD yang

100% END disempurnakan

A Persentase Kasus

BAPP PDRD yang

80% END terselesaikan

Indikator Program 1 :

pemantapan Persentase desa yang menerapkan

44,926 926,43 pembangunan

pemerintahan administrasi

dan pemerintahan desa

sesuai aturan

TUJUAN 2: Terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas terhadap masyarakat

Indikator Sasaran 1:

Skor Lakip

SASARAN 1: Indikator Sasaran 2 :

Meningkatnya Indeks profesionalitas

Profesionalisme ASN ASN

Indikator Sasaran 3:

Peringkat kemudahan berusaha

Indikator Sasaran 4 :

Nilai LPPD

VI- 35 VI- 35

si Kinerj

Misi/Tujuan/Sas o

aran Program Indikator Kinerja

periode RPJMD Daer

d Pembangunan (tujuan/impact/outc

Awal

ah Pena

e Daerah

ome )

RPJM

D target

Rp targe nggu

b Program 1 :

Setd penataan

Program

a kelembagaan,

Indikator Program 1 :

menyusun Tapkin (orga tata laksana dan

Persentase OPD yang

sesuai standar nisas PAN

i)

Program 2 :

Program Penataan dan Peningkatan Sistem

Insp Pengawasan

Indikator Program 1 :

Persentase capaian ektor Internal dan

Sakip OPD at Pengendalian

Pelaksanaan Kebijakan KDH

Program 3 :

Program

Indikator Program 1 :

Peningkatan peningkatan jumlah

00,000 Modal Daerah

Indikator Program 1 :

85 1,600,0 pelayanan

Peningkatan Persentase izin yang

terbit tepat waktu

Program 5 : Indikator 1 :

Program Pelaporan penyelenggaraan

Penyelenggaraan pemerintah daerah

Administrasi Pemerintahan

yang sesuai dan tepat waktu

Program 6 : Indikator Program 1 :

Program Persentase ASN yang pengembangan

mengikuti kompetensi

pengembangan dan aparatur

uji kompetensi

VI- 36 VI- 36

aran Program Indikator Kinerja

periode RPJMD Daer (tujuan/impact/outc

d Pembangunan

Awal

e Daerah

D target

Rp targe nggu

b Program 7 :

Indikator Program 1 :

Program Persentase ASN yang Pembinaan,

memiliki nilai PPK

Pengembangan, PNS minimal Baik dan Pengelolaan manajemen

Indikator Program 2 :

aparatur Persentase pelanggaran disiplin

Indikator Sasaran 4 :

sistem pelayanan Pelayanan publik terpadu yang

berbasis IT didukung oleh IT

Program 1 :

Program pengembangan

Indikator Program 1 :

komunikasi, Persentase Partisipasi informasi, media

Aktif Lembaga Komunikasi Publik

massa dan pemanfaatan

dalam pengeloaan teknologi

komunikasi publik informasi

MISI 5 : Mengembangkan sarana prasarana dan sistem perekonomian yang mendukung kreativitas dan inovasi masyarakat Kabupaten Sumedang TUJUAN 1: Terwujudnya perekonomian Sumedang yang kreatif dan berdaya saing Indikator Sasaran 1:

Pertumbuhan sektor

SASARAN 1:

industri pengolahan Meningkatnya

(usaha mikro yang

kualitas bergerak dalam sumberdaya

industri pengolahan) manusia dari usaha mikro lokal

Indikator Sasaran 2:

Pertumbuhan sektor Perdagangan

Program 1 :

Program

Indikator Program 1 :

72,009 IKM 817,73 menengah

pengembangan Pertumbuhan jumlah

industri kecil dan IKM

VI- 37 VI- 37

K Misi/Tujuan/Sas

periode RPJMD Daer o

Kinerj

ah

aran Program (tujuan/impact/outc

d Pembangunan

Awal

e Daerah

D target

Rp targe t

Rp nggu

b Program 2 :

Program

Indikator Program 2 :

peningkatan Cakupan pelaku

usaha perdagangan

50 dalam negeri

perdagangan yang dibina

Indikator Sasaran 1:

aktif % Tersedianya Fasilitas

Persentase Koperasi

Indikator Sasaran 2 :

5 wirausaha

pendukung Persentase pasar

tradisional yang pasar - direvitalisasi

Program Penguatan

Jumlah Koperasi aktif DKPP Kelembagaan Koperasi

Indikator Program 1 :

Program 2 :

Program

Indikator Program 1 :

pengembangan Persentase lembaga

PD pedesaan

lembaga ekonomi 100% ekonomi pedesaan 1,242,5

yang aktif

Program pemberdayaan,

Indikator Program 1 :

pasar 36,818. DKPP perlindungan

penataan dan Jumlah pasar yang di

67 pasar rakyat

Indikator Sasaran 1 : Jumlah nilai investasi

Meningkatkan penanaman

berskala nasional

(PMDN/PMA)

modal di Kabupaten

Indikaator Sasaran 2

: Jumlah investor

30 30 30 30 30 berskala nasional (PMDN/PMA)

Program 1 : Indikator sasaran 1 :

VI- 38 VI- 38

periode RPJMD Daer o

Misi/Tujuan/Sas

ah Pembangunan

aran Program

(tujuan/impact/outc

d Awal

e Daerah

D target

Rp targe Rp nggu

Program Persentase

peningkatan jumlah

investor modal daerah

Program 2 :

Program peningkatan

Indikator sasaran 1 :

promosi dan kemitraan penanaman modal

1,400,0 6,000,0 yang ditindaklanjuti

Persentase kerjasama

00,000 00,000 penanaman modal

TUJUAN 2 : Terwujudnya perluasan kesempatan kerja, pelatihan kerja serta sertifikasi keahlian dan mampu memenuhi kebutuhan lapangan kerja

SASARAN 1 : Membuka

Indikator Sasaran 1 :

Rasio daya serap lapangan kerja

dan menciptakan tenaga kerja tenaga kerja kompeten yang memenuhi

Indikator Sasaran 2 :

kebutuhan pasar jumlah wirausahawan

Program 1 : Indikator Program 1 :

1,098,5 16% 1,098,5 kesempatan kerja

Program cakupan tenaga kerja

peningkatan yang terdaftar yang

Program peningkatan

Indikator Program 1 :

4,394,1 35% 4,394,1 produktivitas

kualitas dan Cakupan tenaga kerja

60,610 60,610 tenaga kerja

yang bersertifikasi

Program 3 : Indikator Program 1 :

15.46

Pengembangan Peningkatan

15.59 kewirausahaan

2 3,939,1 dan keunggulan

wirausaha dan Usaha

Kecil Menengah di

kompetitif usaha Kab. Sumedang yang

22 kecil menengah

lebih Kompetitif

VI- 39

Lanjutkan membaca

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

56 1234 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 346 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 285 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

4 197 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 268 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 363 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 331 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

6 190 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

10 343 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 385 23