RE DESAIN INTERIOR DINAS PERPUSTAKAAN DA

RE-DESAIN INTERIOR DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN
PROVINSI JAWA TIMUR SEBAGAI SARANA EDUKASI DAN HIBURAN
DENGAN KONSEP HOMY
Dosen pembimbing
: Caesario AB, ST, MT.
Pawestri Warapsari
3814100054
Mata Kuliah Desain Interior 4 RI 141306
Departemen Desain Interior
FTSP – ITS
Tahun 2017

Definisi Judul
REDESAIN

INTERIOR

sebuah proses perencanaan dan perancangan untuk melakukan suatu
perubahan pada struktur dan fungsi suatu benda, bangunan, maupun
sistem untuk manfaat yang lebih baik dari desain sebelumnya.


bagian dalam gedung (ruang dan sebagainya)

DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI JAWA TIMUR
salah satu pelaksana kebijakan daerah yang bersifat spesifik di bidang Perpustakaan dan Kearsipan

SEBAGAI SARANA EDUKASI DAN HIBURAN DENGAN KONSEP HOMY
segala sesuatu yang dapat dipakai s
ebagai alat dalam mencapai maksud
atau tujuan

segala sesuatu – baik yang berbentuk
kata-kata, tempat, benda, perilaku – ya
ng dapat menjadi penghibur atau pelip
ur hati yang susah atau sedih

penambahan pengetahuan dan kemampuan
seseorang melalui teknik praktik belajar atau
instruksi, dengan tujuan untuk mengingat fak
ta atau kondisi nyata, dengan cara memberi
dorongan terhadap pengarahan diri


comfortable, cozy and unsophiscated

Masalah & Tujuan
Masalah:

• Bagaimana membentuk suasana interior yang dapat memberikan kenyamanan dan keleluasaa
n bagi pengguna dalam menjalankan berbagai aktivitas sehingga minat baca pengunjung meni
ngkat. Serta mempertegas pencitraan secara visual sebagai perpustakaan yang mengedepank
an edukasi dan kreatifitas.
• Bagaimana cara memaksimalkan fungsi ruang sehingga menciptakan ruang yang mendukung
berbagai kegiatan di perpustakaan

Tujuan:

• Menanggalkan kesan formal, serius, kaku pada perpustakaan dengan mewujudkan konsep Ho
my dimana pengunjung dapat merasa senyaman mungkin saat membaca dan beraktivitas.
• Menciptakan interior perpustakaan yang menyenangkan, aman, dan nyaman baik secara fisik,
visual, ergonomi, maupun psikologi guna merangsang timbulnya minat membaca, memacu kre
atifitas, memudahkan aktivitas, serta menunjang kebutuhan pengunjung dan staff.

• Memaksimalkan fungsi ruang sehingga menciptakan ruang yang mendukung berbagai kegiata
n di perpustakaan

Tree Method
PERPUSTAKAAN
HOMY

COMFORTABLE & COZY

MODERN CONTEMPORER
SEDERHANA

NYAMAN

Wadah dengan konsep desain yang sederhana agar
mudah diadaptasi pengguna

LANTAI
Menggunakan jenis
Granite Tile


Wadah yang nyaman untuk jangka waktu lama agar
dapat mendukung produktivitas pengunjung
DINDING

TEKNOLOGI

Dilengkapi fasilitas dengan teknologi terkini untuk
menunjang produktivitas pengunjung
Menggunakan mater
ial bata ringan, temp
ered glass, dan glas
s sticker
PLAFON
Menggunakan jenis plafon
Gypsum Board

Studi Pustaka
Pengertian Perpustakaan


Perpustakaan diartikan sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya
yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual ( Sulistyo, Ba
suki ; 1991 ).
Ada dua unsur utama dalam perpustakaan, yaitu buku dan ruangan. Namun, di zaman sekarang, koleksi sebuah p
erpustakaan tidak hanya terbatas berupa buku-buku, tetapi bisa berupa film, slide, atau lainnya, yang dapat diterim
a di perpustakaan sebagai sumber informasi. Kemudian semua sumber informasi itu diorganisir, disusun teratur, se
hingga ketika kita membutuhkan suatu informasi, kita dengan mudah dapat menemukannya.
Dengan memperhatikan keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa perpustakaan adalah suatu unit kerja yang b
erupa tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang diatur secara sistematis dan dapat digunakan oleh pemakai
nya sebagai sumber informasi. ( Sugiyanto )
Menurut RUU Perpustakaan pada Bab I pasal 1 menyatakan Perpustakaan adalah institusi yang mengumpulkan p
engetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas p
ara penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan.
Perpustakaan adalah fasilitas atau tempat menyediakan sarana bahan bacaan. Tujuan dari perpustakaan sendiri, k
hususnya perpustakaan perguruan tinggi adalah memberikan layanan informasi untuk kegiatan belajar, penelitian,
dan pengabdian masyarakat dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Wiranto dkk,1997).

Studi Pustaka

Perkembangannya menempatkan perpustakaan menjadi sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya. Dari istilah

pustaka, berkembang istilah pustakawan, kepustakaan, ilmu perpustakaan, dan kepustakawanan yang akan dijelaskan sebagai
berikut :
1. Pustakawan : Orang yang bekerja pada lembaga – lembaga perpustakaan atau yang sejenis dan memiliki pendidikan perpust
akaan secara formal.
2. Kepustakaan : Bahan – bahan yang menjadi acuan atau bacaaan dalam menghasilkan atau menyusun tulisan baik berupa art
ikel, karangan, buku, laporan, dan sejenisnya.
3. Ilmu Perpustakaan : Bidang ilmu yang mempelajari dan mengkaji hal – hal yang berkaitan dengan perpustakaan baik dari segi
organisasi koleksi, penyebaran dan pelestarian ilmu pengetahuan teknologi dan budaya serta jasa- jasa lainnya kepada masya
rakat, hal lain yang berkenaan dengan jasa perpustakaan dan peranan secara lebih luas
4. Kepustakawanan : Hal – hal yang berkaitan dengan upaya penerapan ilmu perpustakaan dan profesi kepustakawanan.

Studi Pustaka
Maksud dan Tujuan Pendirian Perpustakaan

Aktifitas utama dari perpustakaan adalah menghimpun informasi dalam berbagai bentuk atau format untuk pelestarian bahan pu
staka dan sumber informasi sumber ilmu pengetahuan lainnya. Maksud pendirian perpustakaan adalah :
Menyediakan sarana atau tempat untuk menghimpun berbagai sumber informasi untuk dikoleksi secara terus menerus, diolah d
an diproses.
Sebagai sarana atau wahana untuk melestarikan hasil budaya manusia ( ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya ) melalui aktifi
tas pemeliharaan dan pengawetan koleksi.

Sebagai agen perubahan ( Agent of changes ) dan agen kebudayaan serta pusat informasi dan sumber belajar mengenai masa l
alu, sekarang, dan masa akan datang. Selain itu, juga dapat menjadi pusat penelitian, rekreasi dan aktifitas ilmiah lainnya.
Tujuan pendirian perpustakaan untuk menciptakan masyarakat terpelajar dan terdidik, terbiasa membaca, berbudaya tinggi sert
a mendorong terciptanya pendidikan sepanjang hayat ( Long life education ).

Studi Pustaka
Jenis – Jenis Perpustakaan

Perpustakaan Nasional
Perpustakaan Nasional adalah perpustakaan yang didirikan di ibukota negara dan merupakan perpustakaan induk dari semua jenis p
erpustakaan yang ada di negara tersebut. Perpustakaan Nasional Indonesia didirikan di Jakarta
a. Sebagai pusat referensi nasional. Dalam fungsi ini perpustakaan nasional harus mampu menjawab pertanyaan apa saja, oleh siap
a saja yang ada hubungannya dengan Indonesia.
b. Sebagai perpustakaan deposit. Dalam hal ini perpustakaan nasional mempunyai tugas dan bertanggung jawab untuk melestarikan
seluruh penerbitan yang ada di Indonesia maupun yang ada di luar negeri yang mengenai Indonesia. Untuk menjamin terkumpulnya
semua penerbitan yang ada di Indonesia, maka perlu adanya Undang-undang Karya Cetak (Deposit Act) yang mewajibkan semua p
enerbit untuk mengirimkan terbitan terbarunya kepada Perpustakaan Nasional sebanyak dua eksemplar. Tetapi Undang-undang hak
cipta di Indonesia baru saja diakui yaitu pada bulan Agustus 1990. maka Perpustakaan Nasional Indonesia pun baru dapat melaksan
akan fungsinya sebagai perpustakaan deposit. Hal ini juga harus mendapat dukungan dan kesadaran yang tinggi dari pihak penerbit
bahan pustaka akan pentingnya arti deposit itu untuk melestarikan semua penerbitan di negara kita.

c. Perpustakaan Nasional merupakan perpustakaan atau suatu badan yang menerbitkan Bibliografi Nasional yang merupakan suatu
daftar buku-buku yang ada di Perpustakaan Nasional Indonesia dan pada perpustakaan lain di Indonesia terbitan Indonesia dan tent
ang Indonesia. Bibliografi Nasional Indonesia ini disebar luaskan juga keberbagai Instansi lain agar mereka juga mengetahui koleksi
yang ada di Pepustakaan Nasional.
Perpustakaan Nasional pada beberapa waktu yang lalu berada di bawah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, tetapi sekarang telah
diakui sebagai lembaga Pemerintahan Non Departemen da bertanggung jawab langsung kepada pemerintah.

Studi Pustaka
Jenis – Jenis Perpustakaan

Perpustakaan Umum (Public Library)
Perpustakaan umum merupakan perpustakaan yang bertugas mengumpulkan, menyimpan, mengatur dan menyajikan bahan pustak
anya untuk masyarakat umum. Perpustakaan umum diselenggarakan untuk memberikan ©2004 Digitized by USU digital library 7
pelayanan kepada masyarakat umum tanpa memandang latar belakang pendidikan, agama, adat istiadat, umur, jenis dan lain sebag
ainya, maka koleksi perpustakaan Umum pun terdiri dari beraneka ragam bidang dan pokok masalah sesuai dengan kebutuhan infor
masi dari pemakainya.
Fungsi Perpustakaan Umum
a. Pusat Informasi : menyediakan informasi yang dibutuhkan masyarakat pemakai
b. Preservasi kebudayaan : menyimpan dan menyediakan tulisan-tulisan tentang kebudayaan masa lampau, kini dan sebagai penge
mbangan kebudayaan di masa yang akan datang.

c. Pendidikan : mengembangkan dan menunjang pendidikan non formulir diluar sekolah dan universitas dan sebagai pusat kebutuha
n penelitian.
d. Rekreasi : dengan bahan-bahan bacaan yang bersifat hiburan perpustakaan umum dapat digunakan oleh masyarakat pemakai unt
uk mengisi waktu luang.
e. Dan lain-lain

Studi Pustaka
Jenis – Jenis Perpustakaan

Perpustakaan Perguruan Tinggi (University Library)
Perpustakaan perguruan tinggi yaitu perpustakaan yang diselenggarakan untuk mengumpulkan, memelihara, menyimpan, mengatur,
mengawetkan dan mendaya gunakan bahan pustakanya untuk menunjang pendidikan/pengajaran, penelitian dan pengabdian masya
rakat.
Fungsi Perpustakaan Perguruan Tinggi
a. Jantung dari semua program pendidikan Universitas yaitu perpustakaan harus mampu membantu dan menjadi pusat kegiatan aka
demis lembaga pendidikannya.
b. Pusat alat-alat peraga mengajarkan atau instructional material center
c. Sebagai pelaksana pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi
Perpustakaan Sekolah
perpustakaan sekolah yaitu perpustakaan yang mengumpulkan, menyimpan, memelihara, mengatur dan mengawetkan bahan pustk

anya untuk menunjang usaha pendidikan dan pengajaran di sekolah. Masyarakat pemakainya ialah para siswa, tenaga pengajar dan
staf sekolah lainnya.
Fungsi perpustakaan sekolah ialah :
a. Menunjang kegiatan belajar dan mengajar.
b. Merupakan sarana pengembangan bakat dan keterampilan.
c. Pusat media sekolah.
d. Sarana penelitian sederhana.
e. Sarana rekreasi.

Studi Pustaka
Jenis – Jenis Perpustakaan

Perpustakaan Khusus (Spesial Library)
Perpustakaan khusus adalah perpustakaan yang diselenggarakan oleh kantor atau instansi yang tujuannya adalah untuk untuk menu
njang kegiatan kantor atau instansi dimana perpustakaan itu berada.
Fungsi perpustakaan khusus ialah :
a. Untuk keperluan perencanaan, penagambilan keputusan dan pemecahan persoalan.
b. Untuk kebutuhan riset dan pengembangan para staf yang terlibat dalam berbagai tugas penelitian dan pengembangan.
c. Untuk kepentingan pendidikan dan latihan yang diselenggarakan oleh kantor dan instansi tersebut.
d. Sebagai tempat pemeliharaan dan perawatan dokumen dari kantor atau instansi yang bersangkutan.


Studi Pustaka
Jenis – Jenis Perpustakaan

Perpustakaan Wilayah
Perpustakaan wilayah yaitu perpustakaan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan berkedudukan di setiap ibu kota Propinsi, bert
ugas mengumpulkan serta melestarikan semua penerbitan daerah yang bersangkutan.
Fungsi Perpustakaan Wilayah adalah sebagai berikut :
a. Sebagai perpustakaan referensi di wilayahnya.
b. Merupakan perpustakaan deposit yang bertugas mengumpulkan semua penerbitan di daerahnya.
c. Merupakan suatu badan yang bertugas membuat bibliografi
d. Merupakan pusat kerjasama antar perpustakaan daerah
e. Mempunyai wewenang untuk membina perpustakaan-perpustakaan yang ada di daerahnya.

Studi Pustaka
Jenis – Jenis Perpustakaan

Perpustakaan Keliling.
Perpustakaan keliling pada prinsipnya merupakan perluasan dari pelayanan perpustakaan umum. Perpustakaan keliling adalah meru
pakan jenis perpustakaan yang dalam memberikan pelayanan bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain dengan tujuan mengunj
ungi pemakai.
Fungsi perpustakaan keliling adalah :
a. Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di daerah, khususnya di daerah pedesaan dan daerah terpencil.
b. Pemerataan pengembangan pendidikan.
c. Sebagai media penerangan bagi masyarakat
d. Memasyatakatkan perpustakaan dadn minat baca di kalangan masyarakat
e. Dan lain-lain.

Studi Pustaka
Peran & Tugas Perpustakaan

Peran Perpustakaan
Peran perpustakaan merupakan kedudukan, posisi, dan bagaimana perpustakaan memberikan pengaruh ke masyarakat di lingkung
an perpustakaan. Suwarno (2011: 20) menyebutkan bahwa perpustakaan sebagai pusat informasi memiliki peran strategis di tengah
masyarakat. Pada pandangan yang lebih luas perpustakaan dapat berperan sebagai agen perubahan, pembangunan, serta agen bu
daya dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
Tugas Perpustakaan
Dalam pendirian perpustakaan tentu disusun pula tugas-tugas apa yang harus dikerjakan. Sutarno dalam Suwarno (2011: 21) menye
butkan bahwa terdapat 3 tugas perpustakaan yang secara garis besar adalah sebagai berikut:
Tugas menghimpun informasi meliputi kegiatan mencari, menyeleksi, dan mengisi perpustakaan dengan sumber informasi yang me
madai dan lengkap baik dalam arti jumlah, jenis, maupun mutu yang disesuaikan dengan kebijakan organisasi, ketersediaan dana, d
an keinginan pemakai serta mutakhir
Tugas mengelola, meliputi proses pengolahan, penyusunan, penyimpanan, dan pengemasan agar tersusun rapi, mudah ditelusuri ke
mbali (temu balik informasi) dan diakses oleh pemakai, serta merawat bahan pustaka
Tugas memberdayakan dan memberikan layanan secara optimal

Studi Pustaka
Homy
homy atau homey yang berarti comfortable, cozy and unsophiscated, yang memiliki makna suatu konsep wadah yang bersifat terbuk
a yang santai, nyaman dan suatu wadah yang sederhana sehingga nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

Studi Pustaka
ANTROPOMETRI
Antropometri adalah ilmu yang mempelajari pengukuran dimensi tubuh manusia (ukuran, berat, volume, dan lain lain) dan karakterist
ik khusus dari tubuh seperti ruang gerak. Data antropometri digunakan untuk berbagai keperluan, seperti perancangan stasiun kerja,
fasilitas kerja, dan desain produk agar diperoleh ukuran-ukuran yang sesuai dan layak dengan dimensi anggota tubuh manusia yang
akan menggunakannya. Database antropometri sangat penting digunakan untuk mendapatkan perancangan yang baik berbasis Hu
man Centered Design. Database antropometri ini juga dapat digunakan untuk kebutuhan lain.

Antropometri Statis (struktural)

Antropometri Dinamis (fungsional)

Pengukuran manusia pada posisi diam, d
an linier pada permukaan tubuh

pengukuran keadaan dan ciri-ciri fisik manu
sia dalam keadaan bergerak atau memperh
atikan gerakan-gerakan yang mungkin terja
di saat pekerja tersebut melaksanakan kegi
atannya

Studi Pustaka
ANTROPOMETRI

Jarak display/rak buku (jarak baca) dengan
pengunjung sekitar 18 inci atau 45,7 cm
Untuk sudut pandang dai bagian bawah dis
play membentuk sudut 30º

Studi Pustaka
ANTROPOMETRI

Dimensi tinggi tempat duduk sebesar 17
inci atau 43,2 cm, dapat mengakomoda
si sebagian besar orang dewasa kecuali
kaum wanita yang berbadan kecil mung
kin memerlukan dimensi sebesar 16 inci
atau 40,6 cm

Jarak minimal yang disarankan untuk meja rapat/disk
usi sebesar 48 inci atau 121,9 cm terukur dari tepian
meja hingga dinding atau penghalang terdekat. Untuk
meja diskusi berkapasitas 8 orang ukuran yang digun
akan yaitu 30 inci atau 76,2 cm perorang, yang meny
atakan pembagian batas-batas yang aman.

Profil Perpustakaan
DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI JAWA TIMUR
Jl. Menur Pumpungan No.32 Surabaya, Telp (031) 5947830, Fax (031) 5921055
disperpusip@jatimprov.go.id

GAMBARAN UMUM
Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu pelaksana kebijakan daerah yang bersifa
t spesifik di bidang Perpustakaan dan Kearsipan. Keberadaan perpustakaan mendorong terwujudnya cita-cita yang diama
natkan dalam Undang-undang Dasar tahun 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Sehubungan dengan itu, maka
tujuan perpustakaan yang tercantum pada pasal 4 Undang-undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan adalah
memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan dan pengeta
huan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa tersebut perlu ditumbuhk
embangkan budaya gemar membaca melalui perpustakaan, perpustakaan juga sebagai wahana belajar sepanjang hayat
(long life educations).
Tujuan kearsipan sebagaimana tercantum pada pasal 3 Undang-undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang Ketentuan-ketentu
an pokok Kearsipan adalah menjamin keselamatan bahan pertanggungjawaban nasional tentang perencanaan, pelaksan
aan dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan serta menyediakan bahan pertanggungjawaban tersebut bagi kegiatan
pemerintah. Selaras dengan tujuan kearsipan sebagaimana tersebut, maka kearsipan dapat disebut sebagai wahana pele
starian kekayaan budaya bangsa yang dapat menjadi sumber informasi yang obyektif menyangkut ideologi, politik, sosial,
ekonomi, budaya, agama, ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat pengguna.
Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur sebagai penanggungjawab dalam mewujudkan pembinaan min
at baca di Jawa Timur dan penjamin terselamatkannya dan terlestarinya serta didayagunakannya arsip di Jawa Timur ma
ka perlu diterbitkannya buku pintar tentang profil Badan, issue aktual perpustakaan dan kearsipan serta peta dan foto-foto
kegiatan perpustakaan dan kearsipan.

Profil Perpustakaan
SEJARAH SINGKAT

Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur adalah sebuah lembaga baru yang dibentuk sebagai dampak p
emberlakuan Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Lembaga yang merupakan
hasil penggabungan dari dua lembaga, yaitu Badan Perpustakaan Provinsi Jawa Timur dan Badan Arsip Provinsi Jawa Ti
mur ini dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur No. 10 tahun 2008 tanggal 20 Agustus 2008 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi
Jawa Timur.
Sebagai lembaga baru, Badan Perpustakaan dan Kearsipan masih perlu mengkonsolidasikan segala program kegia
tannya agar bisa berjalan seiring sejalan. Perpustakaan dan arsip merupakan rumpun yang sama, tetapi dalam tugas dan
kegiatan memiliki karakteristik yang berbeda. Untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik, perlu suatu proses. Dan pr
oses inilah yang saat ini sedang dijalani. Pebedaan ini tidak perlu diperdebatkan, tetapi perlu disikapi sebagai kelebihan.
Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan selaku pimpinan lembaga dengan tingkat eselonering II A, memang har
us bekerja ekstra di tengah perbedaan ini. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala dibantu oleh para Kepala : Bidang Lay
anan dan Informasi; Bidang Pembinaan dan SDM Pepustakaan; Bidang Deposit, Pengembangan dan Pengolahan Perpu
stakaan; Bidang Publikasi, Promosi Perpustakaan dan Kearsipan; Bidang Pembinaan dan Pemasyarakatan Kearsipan, Bi
dang Pengelolaan Arsip In Aktif; Bidang Penyelamatan Arsip Statis serta seorang Sekretaris.

Profil Perpustakaan
SUSUNAN ORGANISASI
Nomenklatur baru Organisasi dan Manajemen Badan Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Jawa Timur didasarkan pada Perat
uran Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2008 Tanggal 20 Agustus 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektor
at, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Jawa Timur. Lebih lanjut pengaturan urai
an tugas sekretariat, bidang, sub bagian, sub bidang Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur diatur dalam Per
aturan Gubernur Jawa Timur Nomor 108 tahun 2008 tentang struktur Badan Perpustakaan dan Kearsipan adalah sebagai berik
ut :
- Unsur pimpinan atau top manajemen dalam hal ini adalah Kepala
- Unsur Pimpinan dalam manajemen menengah (middle management) ada 1 (satu) sekretaris dan 7 (tujuh) Bidang yanng dik
embangkan sesuai dengan fungsi organisasi yang terdiri dari :
• Fungsi Kesekretariatan membawahi 3 (tiga) Sub Bagian, yaitu Sub Bagian Tata Usaha, Sub Bagian Penyusunan Program d
an Sub Bagian Keuangan
• Fungsi Bidang Publikasi, Promosi, Perpustakaan dan Jasa Kearsipan membawahi 2 (dua) Sub Bidang yaitu , Sub Bidang P
ublikasi, Promosi, Perpustakaan dan Sub Bidang Jasa Kearsipan
• Fungsi Bidang Deposit, Pengembangan dan Pengolahan Bahan Pustaka membawahi : Sub Bidang Deposit dan Preservasi
dan Sub Bidang Pengolahan Bahan Pustaka
• Fungsi Bidang Pembinaan Perpustakaan, membawahi Sub Bidang Sumber Daya Manusia dan Sub Bidang Kelembagaan P
erpustakaan
• Fungsi Bidang Layanan Perpustakaan dan Informasi, membawahi Sub Bidang Layanan Perpustakaan dan Sub Bidang Oto
masi Perpustakaan
• Fungsi Bidang Pengelolaan Arsip Inaktif, membawahi Sub Bidang Pengolahan dan Penyimpanan Arsip Inaktif dan Sub Bida
ng Penyusutan dan Pemeliharaan
• Fungsi Bidang Penyelamatan Arsip Statis, membawahi Sub Bidang Akuisisi dan Sub Bidang pengolahan dan Pelestarian
• Fungsi Bidang Pembinaan dan Pemasyarakatan Kearsipan, membawahi Sub Bidang Pembinaan Kearsipan dan Sub Bidan
g Pemasyarakatan Kearsipan.
- Unsur Kelompok Jabatan Fungsional Pustakawan dan Arsiparis sebagai cerminan dari kelompok keahlian profesional dala
m bidang perpustakaan dan kearsipan

Profil Perpustakaan
STRUKTUR ORGANISASI

Profil Perpustakaan
VISI DAN MISI

Visi

Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur menetapkan visi yang sesuai dengan tugas dan fungsinya, yaitu :
“Jawa Timur Membaca dan Tertib Arsip Tahun 2014”

Misi

Untuk mewujudkan visi pembangunan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, maka misi pembangunan di
tetapkan sebagai berikut :
a. Membangun sinergi dengan seluruh lapisan dan stakeholder di Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan pembinaan, pen
gembangan dan pendayagunaan serta pengawasan sumber daya perpustakaan dan kearsipan di Jawa Timur.
b. Meningkatkan pemasyarakatan dan pelayanan publik bidang jasa perpustakaan dan kearsipan.
c. Memfasilitasi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program penanggulangan kemiskinan.
d. Meningkatkan upaya penyelamatan, pelestarian bahan pustaka dan arsip yang bernilai guna.

Profil Perpustakaan
TUGAS DAN FUNGSI

Tugas pokok dan fungsi Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur sesuai dengan peraturan Gubernur Jawa Ti
mur Nomor 108 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas Sekretariat, Bidang, Sub Bagian, Sub Bidang Badan Perpustakaan dan Ke
arsipan Provinsi Jawa Timur, sebagai berikut :
a.

Tugas Pokok :

Melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan Daerah yang bersifat spesifik yaitu dibidang perpustakaan dan kearsip
an.
b.

Fungsi :

- Perumusan kebijakan teknis dibidang arsip dan perpustakaan
- Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah
- Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya
- Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Gubernur.

Profil Perpustakaan
SARANA DAN PRASARANA
DATA TANAH DAN BANGUNAN
Sejak berlakunya PP No. 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, Badan Perpustakaan Provinsi dan Badan Arsip Provi
nsi lebur menjadi satu lembaga, yaitu Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur yang menempati kantor di beberapa l
okasi :
Jl. Menur Pumpungan No. 32 Surabaya, dengan luas tanah 5.700 m² dan luas bangunan 3.442 m²
Jl. Jagir Wonokromo No. 350 Surabaya, dengan luas bangunan gedung A 672 m², gedung B 1.114 m², gedung C 1.075 m², gedung
Depo 5.675 m²
Gedung Depo Arsip di Pandaan dengan luas tanah ± 9.189 m² dan luas

Profil Perpustakaan
DASAR HUKUM
Dasar pelaksanaan kegiatan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur adalah Undang-undang, Peraturan Pemerinta
h sampai Peraturan Daerah Jawa Timur yang telah diperinci dalam landasan Struktural dan landasan operasional, seperti berikut ini :
Landasan Struktural
Landasan Struktural merupakan dasar hukum formal yang menandai keberadaan Badan Perpustakaan dan Kearsipan, sebagai berik
ut :
1. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaa
n Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Jawa Timur ;
2. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 108 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas Sekretariat, Bidang, Sub Bagian dan Sub Bidang
Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.
Landasan Operasional
Landasan Operasional adalah dasar hukum material yang memberikan arah dan pedoman pada Badan Perpustakaan dan Kearsipan
dalam menjalankan aktifitasnya, sebagai berikut :
1. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kearsipan ;
2. Undang-undang Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam ;
3. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan ;
4. Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan ;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1979 tentang Penyusutan Arsip ;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 1991 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpa
n Karya Cetak dan Karya Rekam ;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 1999 tentang Tata Cara Penyerahan dan Pemusnahan Dokumen Perusahaan ;
8. Peraturan Pemerintah Nomor 88 Tahun 1999 tentang Tata Cara Pengalihan Dokumen Perusahaan ke Dalam Micro film atau Me
dia lainnya dan legalisasi ;
9. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian untuk Usulan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan
Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota ;
10. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 105 Tahun 2004 tentang Pengelolaan Arsip.

Profil Perpustakaan
HASIL SURVEY

Profil Perpustakaan
HASIL SURVEY

Profil Perpustakaan
HASIL SURVEY

Profil Perpustakaan
HASIL SURVEY

Profil Perpustakaan
DENAH EKSISTING

Studi Aktivitas
PENGGUNA

AKTIVITAS

TEMPAT

WAKTU

Karyawan/staff perpust
akaan

Masuk kerja (persiapan,
briefing)

pagi

Perpustakaan buka

Pagi (08.00)

Pengunjung

Mengisi buku tamu

Lobby

Jam pelayanan perpust
akaan

Pengunjung

Menitipkan barang

Tempat penitipan

Jam pelayanan perpust
akaan

Pengunjung

Memilih buku

Area pamer/display bu
ku

Jam pelayanan perpust
akaan

Pengunjung

Membaca, berdikusi

Area baca
Area diskusi

Jam pelayanan perpust
akaan

Pengunjung

Browsing internet

Ruang komputer

Jam pelayanan perpust
akaan

Pengunjung
Staff

Meminjam buku
Memroses peminjaman

Area peminjaman

Jam pelayanan perpust
akaan

Pengunjung
(anak dan ibu)

Membaca buku, bermai
n dan belajar

Ruang baca anak

Jam pelayanan perpust
akaan

Pengunjung
Staff

Makan, minum, mengob
rol, bersantai

Mini cafe

Jam buka cafe

KETERANGAN

Studi Kebutuhan Ruang
FUNGSI & AKTIVITAS

•Menerima pengunjung
•Memberikan informasi ke
pada pengunjung
•Mendata pengunjung yan
g datang per hari
•Mendaftar anggota onlin
e secara mandiri
•Menunggu pembuatan ka
rtu anggota
Istirahat
•Istirahat
•Mengobrol

•Menitipkan tas/barang
•Memberikan kunci loker
•Menjaga tempat penitipa
n

•Belajar kelompok
•Mengerjakan tugas secara
kelompok
•berdiskusi

RUANG DENGAN
FASILITAS

LOBBY
meja resepsionis
kursi resepsionis
meja absensi pengunjung
meja pendaftaran anggota
kursi pendaftaran anggota
PC desktop

DIMENSI FURNITURE

DIMENSI SIRKULASI

•1(400x320) = 12,8 m²
•4(45x45) = 0,8 m²
•1(223x50) = 1,1 m²
•2(86x60) = 1 m²
•2(50x45) = 0,5 m²

Total dimensi furniture
16,2 m²
Rasio 1:3

•3(210x68) = 4,3 m²
•1(160x65) = 1 m²

Total dimensi furniture
5,3 m²
Rasio 1:2

RUANG PENITIPAN BARANG
•25 loker
•1 meja petugas
•1 kursi petugas

•25(50x46) = 5,7 m²
•1(120x40) = 0,5 m²
•1(45x45) = 0,2 m²

Total dimensi furniture
6,4 m²
Rasio 1:2

AREA DISKUSI
•4 meja
•24 kursi

•4(180x80) = 5,7 m²
•24(45x45) = 5 m²

Total dimensi furniture
10,7 m²
Rasio 1:3

•1
•4
•1
•2
•2
•9

AREA TUNGGU
•3 sofa 3 seat
•1 coffee table
1 tanaman
•1

LAYOUT

Studi Kebutuhan Ruang
FUNGSI & AKTIVITAS

•Mengembalikan buku
•Mencari buku
•Membaca
•Menulis
•Mengerjakan tugas
•Membaca
•Mengerjakan tugas
•Belajar
Mengembalikan buku
•Mengembalikan

•Mengawasi pengunjung
•Mencari materi tugas se
cara online
•Mengerjakan tugas

•Mengetik dan menulis p
ekerjaan
•Mendata kelengkapan b
uku

RUANG DENGAN
FASILITAS

DIMENSI FURNITURE

DIMENSI SIRKULASI

AREA PAMERAN & AREA BACA
•1 rak transit a
•1 rak transit b
•20 rak buku
•9 meja
•54 kursi

•1(195x50) = 0,9 m²
•1(132x50) = 0,6 m²
•20(223x45) = 20,1 m²
•9(194x80) = 14 m²
•54(45x45) = 11 m²

Total dimensi furniture
46,6 m²
Rasio 1:3

AREA BACA INDIVIDU
•1 meja
•14 kursi
•1 rak transit

•1(600x120) = 7,2 m²
•14(45x45) = 2,8 m²
•1(80x50) = 0,4 m²

Total dimensi furniture
10,4 m²
Rasio 1:3

•1(240x50) = 1,2 m²
•1(45x45) = 0,2 m²
•7(120x60) = 5 m²
•7(45x45) = 1,4 m²

Total dimensi furniture
7,8 m²
Rasio 1:3

•5(86x60) = 2,6 m²
•5(45x45) = 1 m²

Total dimensi furniture
3,6 m²
Rasio 1:2

•1
•1
•7
•7
•8

RUANG KOMPUTER
meja penjaga
kursi penjaga
meja komputer
kursi
PC desktop

RUANG PEGAWAI
•5 meja
•5 kursi
•5 PC desktop

LAYOUT

Studi Kebutuhan Ruang
FUNGSI & AKTIVITAS

•Mencari buku
•Membaca
•Bermain
•Belajar
•Untuk orangtua yang me
nemani/menunggu anakny
a
•Menjaga/mengawasi
•Memesan
Memesan minum/kue
•Membayar pesanan
•Membuat kopi
•Mendisplay kue
•Mengobrol
•Makan-minum
•Bersantai

RUANG DENGAN
FASILITAS

RUANG BACA ANAK
•1 rak buku a
•1 rakbuku b
•4 meja
•16 cushion (dudukan)
•1 sofa 3 seat
•1 meja penjaga
•1 kursi penjaga

1
•1
•1
•1
•1
•3
•6
•1
•1

MINI CAFÉ
meja kasir
meja coffee maker
rak display cake/kue
freezer minuman
meja
kursi
PC desktop
coffee maker

DIMENSI FURNITURE

•1(666x40) = 2,6 m²
•1(429x40) = 1,7 m²
•4(132x43) = 2,3 m²

DIMENSI SIRKULASI

Total dimensi furniture
9,2 m²
Rasio 1:3

•1(210x68) = 1,4 m²
•1(191x55) = 1 m²
•1(45x45) = 0,2 m²

•1(86x59)
1(86x59) = 0,5 m²
•1(64x59) = 0,4 m²
•1(200x59) = 1,2 m²
•1(148x68) = 1 m²
•3(77x77) = 1,8 m²
•6(45x45) = 1,2 m²

Total dimensi furniture
6,1 m²
Rasio 1:3

LAYOUT

Matriks Hubungan Ruang
Enterence
Lobby
Lobby
Area santai/Area tunggu
Tempat penitipan barang
Area diskusi
Area pameran
Ruang baca
Ruang buku LITS
Area komputer
Toilet
Ruang informasi
Ruang baca anak
Mini cafe

Keterangan :
Berhubungan
Sebaiknya berhubungan
Tidak ada hubungan

Bubble Diagram
Ruang
baca

Area ko
mputer

Area disku
si

Ruang
baca a
nak

toilet

Mini
cafe

Ruang
buku
LITS
KANTOR

Area pa
meran

Entra
nce

Ruang
inform
asi

Lobby

Area
santai

Tempat
Penitipan

Keterangan :
Pekerja
Pengunjung

Interaction Net
Area ko
mputer

Area pa
meran

Ruang
buku
LITS

Lobby

Ruang
inform
asi

Mini
cafe

Area disku
si

Entra
nce

toilet

Ruang
baca

Area
santai

Tempat
Penitip
an

Ruang
baca
anak

Keterangan :
Berhubungan
Sebaiknya berhubungan

Layout Ruang & Furniture

Konsep Makro
MODERN CONTEMPORER

COMFORTABLE & COZY

Menggunakan furniture dengan bentukan yang geometris

Material yang digunakan seperti tempered glass, leather, plywood,
dan canvas fabric.
Untuk pencahayaan menggunakan perpaduan antara lampu
jenis downlight dan spotlight

Selain menggunakan warna warm, warna soft juga akan diapli
kasikan di dinding dan beberapa furniture
Menggunakan warna warm untuk diaplikasin pada dinding dan
beberapa furniture

Konsep Mikro
LANTAI

Granite Tyle
Granito Crystal White Sand
60x60

Carpet Tyle
Goodrich carpet tyle Alegra SQ
AG02 Baron

Granite Tyle
Granito Oasis Brick
40x40

Vinyl
Armstrong flooring – Natural
Creation with l-Set
Cerisier Miel: NC046

Konsep Mikro
DINDING

Wallcovering
Goodrich – What a Hoot 70532
(Ruang baca anak)

Dulux
Dulux Ambiance – Brilliant White
(untuk warna seluruh dinding kec
uali ruang baca anak)

Glass sticker – Sandblast
(untuk melapisi jendela)

Konsep Mikro
PLAFON

Material plafon menggunakan gypsum dengan finishing cat putih dan tambahan perpaduan antara lampu downlight-spotlight.

Konsep Mikro
FURNITURE

Menggunakan furniture dengan mayoritas bentukan
yang geometris tetapi juga ada beberapa mengguna
kan bentukan yang menyerupai wave atau lingkaran.
Untuk material yang digunakan seperti leather,
plywood, dan canvas fabric.

Konsep Mikro
WARNA

Menggunakan warna warm untuk diaplikasin pada dinding dan beberapa furniture

Selain menggunakan warna warm, warna soft juga akan diaplikasikan di dinding dan beberapa furniture

Konsep Mikro
ELEMEN ESTETIS

Untuk menambah kenyamanan dan keindahan ruangan perpustakaan maka dilengkapi elemen estetis berupa
tanaman sintetis yang perawatannya lebih mudah daripada tanaman hidup

Konsep Mikro
PENCAHAYAAN

Untuk pencahayan di perpustakaan menggunakan perpaduan antara lampu jenis spotlight dan downlight