RANCANG BANGUN SISTEM ENKRIPSI DAN DEKRIPSI PENGIRIMAN INFORMASI MENGGUNAKAN ALGORITMA RSA (Rivest Shamir Adlement) BERBASIS WIFI

RANCANG BANGUN SISTEM ENKRIPSI DAN DEKRIPSI PENGIRIMAN

  INFORMASI MENGGUNAKAN ALGORITMA RSA (Rivest Shamir Adlement) BERBASIS WIFI

  First wanita Program Studi Magister Sistem Komputer Pascasarjana STMIK Handayani Makassar

  Email: riri.fw@gmail.com

  Abstrak: RSA merupakan salah satu algoritma kriptografi asimetris yang menggunakan sepasang kunci, yaitu kunci publik dan kunci pribadi. Panjang kunci dapat diatur, dimana semakin panjang bit pembentukan kunci maka semakin sukar untuk dipecahkan karena sulitnya memfaktorkan dua bilangan yang sangat besar. Penelitian ini menerapkan algoritma RSA untuk enkripsi dan dekripsi dari data sensing suhu air tambak sebagai salah satu parameter dominan untuk mengetahui waktu panen ikan sehingga perlu untuk diamanka Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penulis dapat menarik kesimpulan, yaitu: Algoritma kriptografi asimetris RSA dapat diimplementasikan untuk proses enkripsi dan dekripsi data sensing suhu air tambak yang menggunakan wifi sebagai media trasnmisinya.

  Kata Kunci :Kriptografi, Enkripsi, Dekripsi, Algoritma RSA, Data Sensing Suhu, Wifi.

1. PENDAHULUAN

  Perkembangan teknologi jaringan saat ini semakin pesat dan canggih. contohnya penggunaan wifi sebagai media penyebaran informasi saat ini semakin marak digunakan baik dikalangan bisnis, organisasi, pendidikan yang juga memungkinkan penggunaannya pada berbagai aplikasi potensial dalam bidang kesehatan, militer, dan pemantauan lingkungan. Secara umum, jaringan ini sering digunakan untuk melakukan pengamatan dalam kondisi posisi pengamat, dan yang diamati berbeda. Oleh karena itu dibutuhkan suatu media yang memadai yang dapat mengirim data yang merupakan hasil dari suatu pengamatan dari suatu informasi khususnya mengenai informasi yang sifatnya sensitif yang dapat merangsang berbagai tindak kejahatan dalam memperolehnya khususnya bagi pihak yang tidak berkepentingan [6]. Karenanya sangat perlu dijaga keamanan dan keutuhannya. Dengan mengetahui kenyataan tersebut maka dibutuhkanlah suatu metode untuk mengamankan informasi yang sifatnya rahasia.

  Ilmu yang mempelajari tentang proses pengamanan data adalah kriptografi. Secara umum ada dua macam jenis kriptografi [3]. Yaitu kriptografi klasik dan kriptografi modern. Kriptografi klasik adalah suatu algoritma yang menggunakan satu kunci untuk mengamankan data. Sedangkan kriptografi modern adalah algoritma yang lebih komplek daripada algoritma kriptografi klasik. (Algoritma yang digunakan penulis adalah algoritma kriptografi modern).

  Dalam kriptografi terdapat dua konsep utama yakni enkripsi dan dekripsi [2]. Enkripsi adalah proses dimana informasi/data yang hendak dikirim diubah menjadi bentuk yang hampir tidak dikenali sebagai informasi awalnya dengan menggunakan algoritma tertentu. Dekripsi adalah kebalikan dari enkripsi yaitu mengubah kembali bentuk tersamar tersebut menjadi informasi awal. Maka dari itu peneliti akan mengembangkan sistem keamanan ini yang mana pada penelitian sebelumnya telah dilakukan pengamanan informasi menggunakan beberapa algoritma seperti AES Rijendel [8], algoritma

  vigenere cipher [9]. RSA (Rivest, Shamir,

  Leonard Adlemen) [1]. Lalu pada penelitian ini peneliti akan menggunakan algoritma

  RSA untuk mengamankan data yang berasal

  dari suatu sensor pada suatu jaringan yang berbasis wifi yang mana pada penelitian terkait lainnya algoritma tersebut digunakan untuk mengamankan data test pada aplikasi menggunakan wired dan wireless [3]. Dan informasi yang akan diamankan pada penelitian ini adalah data dari sebuah sensor salinitas pada sebuah tambak, data sensor ini hanya sebagai obyek yang nantinya pada pemanfaatan dilapangan data dari sebuah sensor dapat berubah tergantung dari jenis sensor yang akan digunakan disesuaikan dengan keperluan monitoring masing- masing. Alasan peneneliti mengambil data

  monitoring pada sebuah tambak sebagai

  onjek yang perlu diamankan disebabkan oleh pertimbangan beberapa hal yakni mengingat suhu merupakan parameter oseanografi yang mempunyai pengaruh sangat dominan terhadap kehidupan ikan [10]. Antara lain peningkatan suhu dapat mempengaruhi aktivitas makan ikan, peningkatan aktivitas metabolisme ikan, penurunan gas (oksigen) terlarut. berefek juga pada proses reproduksi ikan dan suhu ekstrim bisa menyebabkan kematian ikan [11]. Dari beberapa hal diatas pada bulan yang sudah ditentukan dapat menentukan jadwal ikan dapat dipanen dan alasan data tersebut diamankan dikarenakan dalam penelitian ini peneliti merencanakan akan menggunakan wifi sebagai media transmisi datanya yang nantinya akan mudah diakses oleh banyak orang oleh karena itu peneliti harus mengamankan data tersebut dengan cara mengengkripsi dan deskripsi karena menyangkut informasi yang sifatnya rahasia dan tidak dapat diakses dan diketahui oleh orang yang tidak berkepentingan.

  Rencana peneliti akan melakukan penelitian ini dengan mengambil hasil pengukuran data sensing suhu air dan di proses di mikrokontroller. Algoritma enkripsi RSA di masukkan dalam mikokontroller, dimana data sensing di enkripsi menjadi sebuah kode-kode tertentu. Data yang sudah dikodekan kemudian di paketkan oleh protokol dari modul wifi dan kemudian dikirim ke penerima. Modul wifi di penerima akan menangkap data tersebut selama sinyal radio frekuensi masih berada pada jangkauannya. Pada saat di penerima data tersebut di dekripsi dan menghasilkan data sensing yang asli kemudian ditampilkan di GUI.

  2. TINJAUAN PUSTAKA

  A. Kriptografi

  Kriptografi adalah ilmu yang

  mempelajari bagaimana melakukan enkripsi dan dekripsi, dengan memanfaatkan model matematika tertentu. Kriptografi diilhami dengan teknik enkripsi atau teknik penyandian yang mengubah sebuah pesan yang dapat dibaca (plaintext) menjadi sebuah pesan yang acak dan sulit diartikan. Untuk dapat membaca pesan yang terenkripsi diperlukan proses terbalik dari enkripsi yang disebut dekripsi. [6]. Cryptosystem adalah prosedur secara matematika, bagaimana suatu plaintext diubah menjadi ciphertext. Cryptanalysis adalah ilmu untuk menemukan suatu metode yang dapat membongkar algoritma kriptografi, dengan cara menganalisis algoritma tersebut. Orang yang melakukan cryptanalysis adalah cryptoanalist. Dari cryptoanalist dapat diketahui apakah algoritma kriptografi itu lemah atau kuat. [6].

  6 Arus dc per i/o pin 40 ma Arus dc untuk pin 3.3v 50 ma Flash memory 32 kb (Atmega328), dimana 0,5 kb digunakan oleh bootloeder

  D. Mikrokontroler Arduino Menurut Syahwil (2013:64),

  6 volt

  (disarankan) 7 volt - 12 volt Batas tegangan input

  Tegangan operasi 5 volt Tegangan input

  Mikrokontroler Atmega328

  Tabel 1 Spesifikasi Board Arduino Uno

  koneksi usb, jack listrik, header icsp, dan tombol reset. Board ini mengunakan daya yang terhubung komputer dengan kabel usb atau daya eksternal dengan adaptor ac-dc atau baterai. Spesifikasi board Arduino uno sebagai berikut :

  output pwm ), 6 input, clock speed 16mhz,

  Arduino uno adalah papan mikrokontroler berbasis Atmega 328 yang memliki 14 pin digital input/output (dimana 6 pin dapat digunakan sebagai

  1976, yaitu Ron (R)ivest, Adi (S)hamir, dan Leonard (A)dleman. Keamanan algoritma RSA terletak pada sulitnya memfaktorkan bilangan yang besar menjadi faktor-faktor prima. Pemfaktoran dilakukan unutk memperoleh kunci privat. Selama pemfaktoran bilangan besar menjadi faktor-faktor prima belum ditemukan algoritma yang efektif, maka selama itu pula keamanan algoritma RSA tetap terjamin [4].

  B. Enkripsi dan Dekripsi Enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus. atau bisa didefinisikan juga Enkripsi merupakan proses untuk mengubah plainteks menjadi cipherteks.

  Instittute of Technology ) pada tahun

  C. Algoritma RSA Algoritma RSA dibuat oleh 3 orang peneliti dari MIT (Massachussets

  Deskripsi dalam dunia keamanan komputer merupakan proses untuk mengubah cipherteks menjadi plainteks atau pesan asli. Jadi Deskripsi merupakan kebalikan dari Enkripsi upaya pengolahan data menjadi sesuatu yang dapat diutarakan secara jelas dan tepat dengan tujuan agar dapat dimengerti oleh orang yang tidak langsung mengalaminya sendiri [1,2].

  password untuk mengakses sesuatu.

  telah siap untuk di automasi, maka teknik ini digunakan dalam system keamanan komputer dan jaringan. Enkripsi dimaksudkan untuk melindungi informasi agar tidak terlihat oleh orang atau pihak yang tidak berhak. Informasi ini dapat berupa nomor kartu kredit, catatan penting dalam komputer, maupun

  cipher merupakan suatu system yang

  asli yang ingin dikirim, sedangkan Cipherteks adalah data hasil enkripsi. Enkripsi dapat diartikan sebagai kode atau cipher. Sebuah system pengkodean menggunakan suatu table atau kamus yang telah didefinisikan untuk mengganti kata dari informasi atau yang merupakan bagian dari informasi yang dikirim. Sebuah cipher menggunakan suatu algoritma yang dapat mengkodekan semua aliran data (stream) bit dari sebuah pesan menjadi cryptogram yang tidak dimengerti (unintelligible). Karena teknik

  Plainteks sendiri adalah data atau pesan

  • – 20 volt Pin digital i/o 14 (dimana 6 pin output pwm) Pin analog input
Sram 2 kb (Atmega328)

  Gambar 3. Pemetaan pin Arduino UNO

  Eeprom 1 kb (Atmega328)

  terhadap mikrokontroler ATmega328P

  Clock

16 Hz

  Arduino uno dapat aktif melalui

  E. Mikrokontroler koneksi usb atau dengan catu daya Menurut Syahwil (2013:53), eksternal. Sumber daya pilihan secara

  Mikrokontoler merupakan sebuah sistem otomatis sumber daya eksternal (non-usb) komputer fungsional dalam sebuah chip. dapat berasal dari adapter ac-ke-dc atau

  Di dalamnya terkandung sebuah inti baterai. prosesor, memori (sejumlah kecil RAM,

  Board Arduino uno dapat bekerja memori program, atau keduanya), dan pada tegangan 6 volt sampai 20 volt. Jika perlengkapan input-output. di suplai kurang 7 volt. Meskipun, pin 5

  Mikrokontroler adalah salah satu dari volt dapat di suplai kurang dari lima volt, bagian dasar dari suatu sistem komputer. board mungkin tidak stabil. Jika

  Meskipun mempunyai bentuk yang jauh menggunakan tegangan lebih dari 12 volt, lebih kecil dari suatu komputer pribadi regular tegangan bisa panas dan merusak dan komputer mainframe, mikrokontroler board. Kisaran yang disarankan adalah 7 dibangun dari elemen-elemen dasar yang volt sampai 12 volt. sama. Secara sederhana, komputer akan menghasilkan output spesifik berdasarkan

  inputan yang diterima dan program yang dikerjakan.

  Seperti umumnya komputer, mikrokontroler adalah alat yang mengerjakan instruksi-instruksi yang diberikan kepadanya. Artinya, bagian terpenting dan utama dari suatu sistem

  Gambar 1. Board Arduino Uno terkomputerisasi adalah program itu sendiri yang dibuat oleh seorang programmer. Program ini menginstruksikan komputer untuk melakukan jalinan yang panjang dari aksi

  • –aksi sederhana untuk melakukan Gambar 2. Kabel USB Board Arduino Uno tugas yang lebih kompleks yang di inginkan oleh programmer.

  Dengan kata lain, mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, cara kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data.

  Mikrokontroler merupakan komputer di dalam chip yang digunakan untuk mengontrol peralatan elektronik, yang menekankan efisiensi dan efektivitas biaya. Secara harfiahnya bisa disebut

  “pengendali kecil” dimana sebuah sistem elektronik yang sebelumnya banyak memerlukan komponen

  • – komponen pendukung seperti IC TTL dan CMOS dapat direduksi atau diperkecil dan akhirnya terpusat serta dikendalikan oleh mikrokontroler ini.

  F. Wi-Fi Wi-fi merupakan singkatan dari

  Wireless Fidelity yag merupakan

  teknologi wireless yang populer untuk saling menghubungkan antar komputer, PDA, laptop dan perangkat lainnya, menghubungkan komputer dan device lain ke internet (misalnya di Cafe sering melihat tulisan Wi-Fi Hotspot) atau ke jaringan kabel (ethernet) LAN.

  Wi-Fi merupakan sebuah wireless

  LAN brand dan trademark dari Wi-Fi

  Alliance yang beralamat di sebuah asosiasi yang beranggotakan Cisco, Microsoft, Apple, Dell dan masih banyak lagi yang lainnnya. Organisasi Wi-Fi ini bertugas untuk memastikan semua peralatan yang mempunyai label Wi-Fi bisa bekerja sama dengan baik.

  Kalau jaringan kabel LAN yang biasa gunakan menggunakan teknologi

  Tambak

  DISPLAY MIKROKONTROLLER ALGORITMA ENKRIPSI MODUL WIFI TRANSMIT/PENGIRIM DEKRIPSI PADA

  Data-data sensor disajikan dalam bentuk website yang berisi informasi terbaru tentang nilai sensor.

INTERFACE LAPTOP/PC

  dari Institute of Electrical and

  Electronics Engineers' yang

  merupakan sebuah organisasi non profit yang mendedikasikan kerja kerasnya demi kemajuan teknologi.

  A. Rancangan Penelitian Sensor suhu air sebagai inputan akan mengambil data dan diproses oleh mikrokontroler Hasil pengukuran data sensing suhu di proses dan disampsling di mikrokontroller . Algoritma enkripsi RSA di masukkan dalam mikokontroller, dimana data sensing di enkripsi menjadi sebuah kode-kode tertentu. Data yang sudah dikodekan kemudian di paketkan oleh modul wifi dan kemudian dikirim ke penerimara, saat penerima meminta data tersebut dengan membrousing alamat yang sudah diberikan oleh suatu provider. Modul wifi di penerima akan menangkap data tersebut selama sinyal masih berada pada jangkauannya. Pada saat di penerima data tersebut di dekripsi dan menghasilkan data sensing yang asli kemudian ditampilkan di GUI.

  menggunakan teknologi gelombang radio berdasarkan standard IEEE 802.11 yang mengurusi standard Wireless

  ethernet , maka jaringan Wi-Fi

  penerima Pengirim

  Gambar 4. Rancangan sistem secara umum

  IEEE 802.3 atau yang dikenal dengan

  LAN(WLAN) . IEEE adalah singkatan

3. PERANCANGAN

  Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa rangkaian terdiri dari beberapa bagian, yaitu sensor suhu,arduino, modul wifi dan computer (client).

  B. Perancangan user interface Perancangan user interface hanya dilakukan pada sisi client yang mempunyai hak untuk mengakses. Karena pada posisi tersebut dilakukan proses dekripsi informasi menjadi informasi yang asli.

PENGUJIAN SISTEM

  Gambar 5. User interface di sisi client 4.

   IMPLEMENTASI

  Secara real time dari server akan dikirim ke penerima, kemudian setelah data sampai di penerima maka data tersebut akan terdekripsi. Penerima yang dimaksud adalah penerima yang mempunyai aplikasi untuk mendekrip, khususnya bagi penerima yang memiliki hak untuk melihat dan mengetahui data yang asli. Bagi penerima yang yang tidak memiliki hak hanya dapat melihat hasil enkripsinya saja. Gambaran sistem secara umum dapat dilihat pada gambar 6.

  Gambar 6. Sistem Secara Umum 5.

  Pengujian dilakukan dalam 2 macam yaitu pengujian fungsionalitas dari setiap unit dan pengujian sistem secara keseluruhan. Pengujian unit terdiri dari pengujian sensor suhu, pengujian wifi shield, dan pengujian sistem enkripsi dan sistem dekripsi. Pengujian dan analisis sistem perlu dilakukan untuk mengetahui apakah sistem yang telah dirancang dan diimplementasikan telah bekerja sesuai dengan tujuan.

  A. Pengujian Unit Pengujian unit adalah pengujian sistem berdasarkan unit tertentu. Pengujian ini bertujuan untuk menganalisa apakah bagian unit dari sistem ini bekerja dengan baik atau tidak. Pengujian unit ini terdiri dari pengujian sensor suhu, pengujian wifi shield.sistem enkripsi, dan sistem dekripsi.

  B. Pengujian Sensor Suhu Pengujian sensor suhu dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran sensor suhu dengan termometer suhu digital. Pengujian dilakukan dengan mengukur suhu air pada dua gelas air yang berbeda . Pengambilan suhu dilakukan sebanyak 10 kali dengan interval

  1 detik untuk setiap percobaannya kemudian data pengujian suhu dicari rata-ratanya untuk dibandingkan dengan hasil pengukuran termometer suhu digital. Berikut ini adalah hasil pengujian sensor suhu ditunjukkan pada Tabel 2 Tabel 2. Pengujian Sensor Suhu Dari hasil pengujian sensor yang suhu dibandingkan dengan termometer suhu digital pada Tabel 2 hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa suhu yang terukur dari sensor mendekati suhu terukur dari termometer digital, dengan rata-rata kesalahan ±0,25 ˚C.

  No Sensor suhu Termometer digital Eror

  No waktu koneksi dengan akses point Status

  2 28 27 28 28 28 27,8 28,1 0,3 27,9 28,15 0,25

  1 28 28 28 28 28 28 28,2 0,2

  5 rata- rata

  4

  3

  2

  1

  mod N

  C. Pengujian Wifi Shield Tujuan dari Pengujian unit Wifi Shield adalah pengujian untuk menganalisis apakah Wifi Shield dapat bekerja dengan baik. Selain pengujian tersebut adalah menguji tingkat kecepatan Wifi Shield untuk melakukan koneksi dengan Access Point dan berkomunikasi dengan client. Pada pengujian ini dilakukan sebanyak 5 kali percobaan dengan dua client.

  e

  C dirubah ke ASCII = 51 50 Maka C = M

  o

  mod N M = 32

  e

  Contoh Perhitungan : Angka p dan q yang dipilih p = 13 dan q =17 n = p . q = 221 dan ⌽(n)= (p – 1)(q – 1 = 192 Kunci publik yang dipilih e = 5, karena 5 relatif prima dengan 192. Lalu hitung kunci dekripsi d. d = (1 + k x 192) / 5 Dengan mencoba nilai-nilai k = 1,2,3, …, diperoleh nilai d yg bulat adalah 77 dengan mengunakan k = 2 Kunci publik : (e = 5, n = 192) Kunc private : (d = 77, n = 192) C = M

  D. Pengujian Sistem enkripsi Tujuan dari pengujian sistem enkripsi adalah pungujian untuk mengetahui apakah ciperteks yang dihasilkan oleh sistem ini sama dengan ciperteks yang diperoleh dari perhitungan manualnya, berdasarkan pada algoritma RSA. pengujian ini dimaksudkan apakah sistem ini sudah dapat bekerja sesuai dengan tujuan atau tidak. Pada pengujian sistem ini dilakukan dengan memilih dua nilai n modulo yang berbeda dengan beberapa plainteks data suhu yang berbeda.

  Tabel 3. Hasil pengujian wifi shield

  1 5 detik Terhubung 2 5 detik Terhubung

  5

  51 mod 221 = 51

  F. Pengujian Sistem Secara Keseluruhan

  5

  50 mod 221 = 33 Pengujian sistem secara keseluruhan

  o

  M = 28 C dirubah ke ASCII = 50 56 merupakan gabungan dari pengujian

  e Maka C = M mod N unit yang saling berhubungan.

  5

  50 mod 221 = 33 Pengujian ini dilakukkan untuk

  5

  56 mod 221 = 218 mengetahui integritas antar unit dalam

  o

  M = 30 C dirubah ke ASCII = 51 48 satu sistem dengan tujuan sistem yang

  e

  Maka C = M mod N dibangun sesuai dengan perancangan

  5

  51 mod 221 = 51 sistem. Pengujian ini meliputi pengujian

  5

  48 mod 221 = 29 waktu yang dibutuhkan oleh wifi shield

  o

  M = 25 C dirubah ke ASCII = 50 53 untuk terkoneksi dengan jaringan

  e

  Maka C = M mod N nirkabel, pengujianpengujian sistem

  5

  50 mod 221 = 33 enkripsi deskripsi, pengujian ketepatan

  5

  53 mod 221 = 66 data transfer dan kebenaran data terkirim.

  E. Pengujian sistem dekripsi Ketepatan isi dari plaintex saat Tujuan dari pengujian sistem dekripsi dienkripsi menjadi cipertext dan adalah pungujian untuk mengetahui ditampilkan pada mini LCD harus sama apakah pesan asli yang di dekripsi dari saat sampai di penerima yang dikirim di ciperteks ke plainteks yang dihasilkan melalui media wifi dan hasil deskripsi oleh sistem ini sama dengan pesan asli harus sama dengan pesan aslinya. yang diperoleh dekripsi ciperteks ke plainteks dengan perhitungan manualnya, berdasarkan pada algoritma RSA. pengujian ini dimaksudkan apakah sistem ini sudah dapat bekerja sesuai dengan tujuan atau tidak. Pada pengujian sistem ini dilakukan dengan memilih dua nilai n modulo yang berbeda dengan beberapa ciperteks data suhu yang berbeda.

  Perhitungan manualnya sebagai berikut.

  d

  M = C Mod n

  77

  51 Mod 221= 51 ASCII 3

  77

  33 Mod 221= 50 ASCII 2

  d

  M = C Mod n

  77

  33 Mod 221= 50 ASCII 2

  77

  218 Mod 221= 56 ASCII 8

  d

  M = C Mod n

  77

  51 Mod 221= 51 ASCII 3

  77

  29 Mod 221= 48 ASCII 0

  d

  M = C Mod n

  77

  33 Mod 221= 50 ASCII 2

  77

  66 Mod 221= 53 ASCII 5 Gambar 7. Hasil Pengujian

6. SHAMIR ADLEMAN ). Palembang : KESIMPULAN A. Algoritma kriptografi asimetris Sekolah Tinggi Teknik Musi.

  RSA (Rivest, Shamir, Adleman) dapat diterapkan pada sistem yang [4]. Nurkomariyah Rojali, Budiharto embedded seperti mikrokontroler

  Widodo,Implementasi tanda tangan untuk menjaga keamanan data digital dengan menggunakan algoritma tetapi dengan panjang kunci yang RSA pada aplikasi world wide web. terbatas hanya pada 8 bit.

  B. Algoritma RSA dapat digunakan [5]. Pranarelza, Randy.,Jogjakarta. untuk mengamankan data suhu

  Implementasi algoritma rijndael untuk tambak yang merupakan factor implementasi tanda tangan digital dominan untuk mengetahui waktu enkripsi dan deskripsi pesan sms pada panen. smartphone berbasis

  C. Pengujian validasi hasil enkripsi android..jogjakarta : stimik el rahma dan dekripsi dengan Yogyakarta. membandingkan antara hasil enkripsi dan deskripsi melalui

  [6]. Sinambela, Josua M.,2007, Keamanan sistem dengan sistem enkripsi Wireless LAN (Wifi). Jogjakarta, UNY. deskripsi dengan perhitungan manual menghasilkan nilai yang

  [7]. Syarifuddin,primasetia risa sama. oxy, Implementasi wirawan,(2013),”

  algoritma AES rijndel pada proses enkripsi deskripsi hemat energy untuk

  Referensi :

  video straming dalam jaringan sensor

  T. Elektro, FTI,

  ITS-

  nirkabel”;

  [1]. Haro, Gok Asido. Studi dan Penggunan Surabaya.

  Algoritma RSA Sebagai Algoritma Kriptografi yang Aman. bandung :

  [8]. Arjana1., Putu

  H, Rahayu , tri., institut Teknologi Bandung.

  yakup”.,implementasi enkripsi data dengan algotitma vigenere cipher ”.,

  [2]. Wibowo Ivan , Susanto Budi , Karel

  teknik informatika, STMIK Dharma

  Junius. 2009. Penerapan Algoritma Putra.,Tangerang. Kriptografi Asismetris RSA untuk keamanan data di Oracle. J OGJAKARTA ,

  [9]. Rasyid, Abd., 2010, Distribusi suhu Universitas Kristen Duta Wacana. permukaan pada musim peralihan barat- timur terkait dengan fishing ground ikan

  [3]. Syaputra Hendri , Fery pelagis kecil di perairan spermonde, Herdiyatmoko.2012. Aplikasi data pada

  Makassar, Universitas Hasanuddin File text DENGAN A LGORITMA (RIVEST

Dokumen yang terkait

Dokumen baru