Laporan Individu Pendampingan Keluarga KKN PPM UNUD Periode XIII Tahun 2016 Desa Yeh kuning - Kecamatan Jembrana - Kabupaten Jeh kuning.

(1)

i

PENDAMPINGAN KELUARGA KKN PPM UNUD

PERIODE XIII TAHUN 2016

DESA/ KELURAHAN : YEH KUNING

KECAMATAN : JEMBRANA

KABUPATEN : JEMBRANA

NAMA MAHASISWA : DANIEL THEODORIS

FAK/ PS : EKONOMI DAN BISNIS/EKONOMI PEMBANGUNAN

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN

KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

UNIVERSITAS UDAYANA

2016


(2)

(3)

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena berkat Rahmat-Nya kegiatan KKN PPM Periode XIII ini dapat berjalan dengan lancar. Terima kasih Penulis ucapkan kepada A.A.I.A. Mayun Laksmiwati,S.Si.,M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan atas bimbingannya selama ini. Terima kasih juga Penulis sampaikan kepada Kelian Banjar Tengah I Ketut Wiarta ,beserta keluarga KK Dampingan, I Nengah Warsayang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk berbagi pengalaman dan mempelajari kehidupan sehari-hari keluarga KK Dampingan. Adapun KKN-PPM ini terdiri dari kegiatan pemberdayaan kepada masyarakat di Desa Yeh Kuning serta program pendampingan keluarga.

Kegiatan ini merupakan program khusus bagi mahasiswa KKN PPM untuk mendampingi serta membantu keluarga miskin/pra sejahtera dalam memecahkan masalah yang dihadapinya seperti masalah kebersihan lingkungan, pendidikan, kesehatan keluarga, ekonomi keluarga, dan lain sebagainya.

Akhirnya, saya berharap semoga dengan laporan pendampingan keluarga ini dapat dimanfaatkan oleh para pihak yang terlibat dalam program ini guna mencapai sasaran sesuai yang diharapkan.

Yeh Kuning, 24 Agustus 2016 Penulis


(4)

iv

DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

KATA PENGHANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... iv

BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN 1.1 Profil Keluarga Dampingan ... 2

1.2.1 Pendapatan Keluarga ... 2

1.2.2 Pengeluaran Keluarga ... 2

BAB II IDENTIFIKASI DAN PRIORITAS MASALAH 2.1 Permasalahan keluarga... 4

2.2 Masalah Prioritas ... 4

BAB III USULAN PENSOLUSIAN MASALAH 3.1 Program ... 6

3.2 Jadwal Kegiatan ...6

BAB IV PELAKSANAAN, HASIL, DAN KENDALA PENDAMPINGAN KELUARGA 4.1 Waktu ...10

4.2 Lokasi ...10

4.3 Pelaksanaan ...10

4.4 Hasil ...10

4.5 Kendala ...11

BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan ...12

5.2 Rekomendasi ...12


(5)

v


(6)

(7)

1 BAB I

GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN

1.1.Profil Keluarga Dampingan

Bapak I Nengah Warsa merupakan seorang kepala rumah tangga dari sebuah keluarga pra-sejahtera. Keluarga ini tinggal di daerah Banjar Tengah, Desa Yeh Kuning, Jembrana. Kelurga Bapak I Nengah Warsa sudah menempati rumah sendiri yang diberikan oleh desa kepada keluarga beliau. Dimana luas lahan yang dimiliki oleh keluarga ini cukup luas yang terdiri dari bangunan rumah yang ditempatinya, bangunan rumah yang ditempati anak-anaknya. Bapak I Nengah Warsa telah menikah dua kali, istri yang pertama telah meninggal dunia, dan saat ini hidup bersama istri kedua. Dari istri pertama beliau memiliki tiga orang anak, sedangkan dengan istri kedua tidak memiliki keturunan.

Beliau merupakan salah satu keluarga yang kurang mampu di daerahnya karena penghasilan yang diperoleh beliau tidak sebanding dengan pengeluaran sebulan beliau dan keluarga. Sebenarnya beliau memiliki pekerjaan utama yaitu sebagai seorang yang bertugas untuk membersihkan pantai di Yeh Kuning. Selain sebagai seorang yang membersihkan pantai, Bapak I Nengah Warsa juga bekerja sebagai nelayan yang dimana pekerjaan tambahan itu merupakan penghasilan tambahan keluarga ini. Sedangkan istrinya bekerja sebagai ibu rumah tangga.

NO Nama Status Umur (tahun)

Pendidikan Pekerjaan Keterangan

1 I Nengah Warsa

Kepala Keluarga

65 tahun SD Petugas

kebersihan pantai, Nelayan

Kawin

2 Ni Ketut Neri

Istri pertama

- - - Meninggal

dunia

3 Sayu Kade Darmi

Istri kedua

63 tahun SD Ibu Rumah

Tangga


(8)

2 4 Kayan

Suwitra

Anak 40 tahun SD Nelayan Kawin

5 Nengah Artama

Anak 35 tahun SD Pertukangan Kawin

6 Komang Agus Sutama

Anak 30 tahun SD Karyawan hotel Kawin

1.2.Ekonomi Keluarga Dampingan 1.2.1. Pendapatan Keluarga

Sumber Penghasilan

Perekonomian pada keluarga dampingan yang saya damping selama pelaksanaan KKN PPM UNUD Periode XIII tahun 2016, tergolong keluarga ekonomi berkecukupan, dimana pendapatan yang diperoleh berasal dari penghasilannya sebagai petugas kebersihan pantai Yeh Kuning, selain itu Bapak I Nengah Warsa juga mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil tangkapan ikan.

Meskipun penghasilan yang diperoleh tidak menentu, namun apabila dirata-ratakan penghasilan yang diperoleh oleh kelurga Bapak I Nengah Warsa yang bekerja sebagai petugas kebersihan pantai Yeh Kuning yaitu sekitar Rp 500.000,00 per bulan, dan juga mendapatkan penghasilan tambahan yang juga tidak menentu dari hasil tangkapan ikan yang dijual yaitu Rp 100.000,00 per bulan.

1.2.2. Pengeluaran Keluarga

Keluarga I Nengah Warsa tergolong ke dalam keluarga pra-sejahtera karena karena penghasilan dan pekerjaan yang dilakukan oleh keluarga ini hampir sebanding, sehingga keluarga ini cukup mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Biaya-biaya yang dikeluarkan oleh Bapak I Nengah Warsa cukup banyak apabila dibandingkan dengan pendapatannya yang tidak menentu, seperti dibawah ini:

a. Kebutuhan Sehari-hari

Untuk pemenuhan kebutuhan makan sehari-hari, biasanya keluarga I Nengah Warsa mengeluarkan uang rata-rata Rp. 30.000,00 perhari yaitu meliputi ikan laut, tempe, tahu, bumbu masakan dan beras.


(9)

3

Kemudian pengeluaran yang lainnya berupa pengeluaran adat meliputi iuran banjar, banten sehari-hari dan terkadang upacara besar di pura (piodalan). Untuk hal tersebut keluarga I Nengah Warsa biasanya tidak dikenakan biaya oleh karena usia beliau yang sudah lanjut usia. Untuk listrik I Nengah Warsa mengeluarkan biaya sebesar Rp. 50.0000,00 – Rp.60.000,00 per bulannya.

b. Kebutuhan Kesehatan

Bapak I Nengah Warsa tidak memiliki masalah dengan kesehatannya. Untuk masalah kesehatan, keluarga ini sudah mendapat jaminan kesehatan berupa Jaminan Kesehatan dari Kabupaten Jembrana (JKJ). Namun menurut I Nengah Warsa, bila dalam keluarga mereka menderita penyakit yang mereka anggap ringan, mereka tidak pergi ke puskesmas dan hanya tidur di rumah. Apabila dirasa penyakit yang diderita tidak tertahankan, keluarga I Nengah Warsa mencari pengobatan ke pusat pelayanan kesehatan dengan menggunakan JKJ sehingga pengobatan tidak dikenakan biaya/gratis.

c. Kerohanian

Untuk masalah kerohanian pengeluarannya menghabiskan biaya kurang lebih Rp 50.000,00 per bulan.

d. Sosial

Dari segi sosial keluarga I Nengah Warsa seperti upacara adat dan biaya pungutan tidak dikenakan biaya oleh karena usia beliau yang sudah lanjut usia. Namun ada biaya yang wajib dikeluarkan oleh Bapak I Nengah Warsa setiap tahun sebesar Rp 1.000.000,00 sebagai setoran dari penghasilannya sebagai petugas kebersihan pantai.


(10)

4

BAB II

IDENTIFIKASI DAN PRIORITAS MASALAH

2.1. Permasalah Keluarga

Beberapa masalah yang dialami oleh keluarga Bapak I Nengah Warsa sesuai dengan hasil pengamatan penulis:

a. Masalah Ekonomi

Hasil dari pekerjaan yang ditekuni Bapak I Nengah Warsa kurang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Hal ini disebabkan karena pengeluaran mereka tidak sebanding dengan penghasilan yang didapatkannya.

b. Masalah Pendidikan

Pendidikan merupakan sebuah proses penting dalam kehidupan manusia, karena melalui proses ini manusia dibentuk dan dilahirkan sebagai seorang manusia yang utuh dan sebenarnya. Namun, dalam hal ini keluarga Bapak I Nengah Warsa dan anaknya pendidikan terakhir hanya dibangku Sekolah Dasar.

c. Masalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Perilaku hidup bersih dan sehat yang diterapkan pada keluarga ini dapat dikatakan masih kurang, karena keluarga ini jarang memperhatikan kebersihan rumah, jarang mencuci tangan, dan juga jarang membersihkan kamar mandi.

2.2. Masalah Prioritas

2.2.1. Masalah Ekonomi

Prioritas masalah yang terdapat pada keluarga dampingan diperoleh setelah melakukan beberapa kali kunjungan dimana kunjungan ini dilakukan hampir setiap hari pada jam tertentu. Berdasarkan pengamatan dan hasil wawancara yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai sebuah permasalahan utama yang dihadapi oleh keluarga Bapak I Nengah Warsa, yaitu masalah perekonomian keluarga.


(11)

5

Keluarga Bapak I Nengah Warsa merupakan keluarga yang kurang mampu, karena hanya bertumpu pada pekerjaannya sebagai petugas kebersihan pantai dimana pendapatannya atau penghasilannya adalah Rp 500.000,00 per bulan. Melihat kondisi yang sedemikian rupa, hal ini sangatlah memprihatinkan karena penghasilannya tidak menutupi pengeluaran, bahkan bisa dikatakan perbulannya perekonomian keluarga mereka melebihi pendapatan.


(12)

6

BAB III

USULAN PENSOLUSIAN MASALAH

3.1. Program

Berdasarkan masalah yang diprioritaskan untuk diselesaikan dalam pendampingan keluarga pra sejahtera ini, adapun realisasi kegiatan pemecahan masalah yang dilaksanakan selama KKN antara lain:

1. Pemberian Bantuan Sembako

Beban tanggungan I Nengah Warsa terletak pada makan sehari-hari. Untuk meringankan tanggungan pangan setidaknya untuk beberapa hari dan juga disesuaikan dengan kemampuan finansial penulis, maka diberikan bantuan pangan. Bantuan tersebut berupa makanan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur dan lain-lain.

2. Realisasi Masalah Ekonomi

Hasil dari pekerjaan yang ditekuni Bapak I Nengah Warsa tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Untuk itu, penulis memberikan saran untuk meningkatkan penghasilan dan pola hidup keluarga bapak I Nengah Warsa dengan cara beternak ayam karena ayam mudah dirawat dan hasil ternak ayam juga cepat. Untuk modal awalnya dikumpulkan dari hasil pekerjaan utama.

3. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Untuk meningkatkan kesadaran mengenai perilaku hidup bersih dan sehat pada keluarga ini, penulis memberikan saran untuk lebih memperhatikan kebersihan rumah dan menguras kamar mandi karena apabila dibiarkan kotor dikhawatirkan akan terdapat jentik nyamuk yang selanjutnya dapat menyebabkan demam berdarah.


(13)

7

3.2. Jadwal Kegiatan (termasuk JKEM)

No Hari, Tanggal Waktu Agenda Kegiatan Durasi

1 Rabu, 27 Juli

2016

10.00-13.00

Diskusi bersama kelian dari masing-masing banjar di desa Yeh Kuning mengenai informasi KK Dampingan Pembagian KK dampingan dari masing-masing banjar kepada mahasiswa KKN 3

2 Minggu,31 Juli

2016

16.000-18.00

Melakukan kunjungan dan perkenalan ke KK Dampingan Berkunjung ke rumah KK Dampingan bersama kelian Banjar Tengah 2

3 Selasa, 2

Agustus 2016

10.00-15.00

Perkenalan dengan KK Dampingan Berbincang-bincang dan melakukan perkenalan dengan KK Dampingan 3

4 Kamis, 4

Agustus 2016 14.00-18.00 Mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi KK Dampingan Berbincang-bincang mengenai profil, masalah dan segala hal yang dialami KK Dampingan

4

5 Sabtu, 6 Agustus 2016

14.00-16.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Berbincang-bincang dengan

KK Dampingan

2

6 Senin, 8 Agustus 2016

13.00-16.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Berbincang-bincang dengan


(14)

8

KK Dampingan

7 Rabu, 10

Agustus 2016

16.00-17.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Berbincang-bincang dengan

KK Dampingan

1

8 Jumat,12

Agustus 2016

15.00-18.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Mengidentifikasi

masalah PHBS

KK Dampingan

3

9 Senin,15

Agustus 2016

13.00-15.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Berbincang-bincang mengenai

kesehatan KK

Dampingan

2

10 Selasa,16 Agustus 2016

14.00-16.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Memberikan motivasi mengenai pentingnya

berwirausaha

2

11 Rabu, 17

Agustus 2016

11.00-16.00

Kunjungan ke KK Dampingan Berdiskusi mengenai pentingnya kebersihan rumah untuk mencegah munculnya sarang nyamuk 5

12 Kamis,18 Agustus 2016

10.00-14.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Memperbaiki

perilaku hidup

bersih dan sehat

4

13 Kamis,18 Agustus 2016 kamis 14.00-jumat 17.00 Mengambil

sembako untuk KK Dampingan

pulang ke

Denpasar untuk

mengambil

sembako yang

akan diberikan


(15)

9

untuk KK

Dampingan

14 Sabtu, 20

Agustus 2016

14.00-18.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Mendampingi keluarga dampingan

4

15 Minggu, 21

Agustus 2016

13.00-18.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Mendampingi

aktivitas KK

Dampingan di

pantai

5

16 Senin, 22

Agustus 2016

09.00-13.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Mendampingi keluarga dampingan

4

17 Selasa, 23

Agustus 2016

09.00-15.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Mendampingi keluarga dampingan

6

18 Rabu, 24

Agustus 2016

09.00-14.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Mendampingi dan melakukan

dokumentasi

dengan KK

Dampingan

5

19 Kamis, 25

Agustus 2016

09.00-14.00

Kunjungan ke KK Dampingan

Berbincang-bincang dan

memberikan

sembako untuk

KK Dampingan

sekaligus perpisahan

5


(16)

(17)

10

BAB IV

PELAKSANAAN PENDAMPINGAN KELUARGA

Adapun rincian pelaksanaan kegiatan KK Dampingan yang saya lakukan adalah sebagai berikut:

4.1. Waktu

Pelaksanaan kegiatan pendampingan keluarga dilakukan penulis selama masa kegiatan KKN PPM Universitas Udayana yaitu dari tanggal 29 Juli hingga tanggal 25 Agustus 2015. Penulis biasanya melakukan kunjungan pada siang hari dan sore hari dimana penulis menyesuaikan waktu dengan jadwal program pokok lainnya. Dengan keterbatasan waktu tersebut, penulis tetap berusaha untuk sesering mungkin mengunjungi keluarga yang didampingi.

4.2. Lokasi

Lokasi pelaksanaan kegiatan pendampingan keluarga berlangsung di semua Banjar di Desa Yeh Kuning. Pada kesempatan kali ini, penulis mendapat kesempatan untuk mendampingi Keluarga Bapak I Nengah Warsayang bertempat tinggal di Banjar Tengah, Desa Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Pembagian pendampingan keluarga ini telah sesuai dengan data dan arahan dari Perbekel dan Kepala Dusun setempat.

4.3. Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan pendampingan keluarga dilakukan selama satu bulan yaitu selama berlangsungnya kegiatan KKN PPM Universitas Udayana. Penulis sebagai peserta kegiatan KKN PPM diwajibkan untuk melakukan pendampingan terhadap KK dampingan dengan minimal kunjungan sebanyak 15 kali yang setara dengan 90 jam.

4.4. Hasil

Dengan adanya keluarga dampingan ini tentunya memberikan dampak positif dan memberikan maanfaat kepada masing-masing pihak yang dimana bagi mahasiswa dapat belajar mengenai kehidupan bermasyarakat, membantu memecahkan masalah yang dihadapi keluarga dampingan serta belajar beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang nantinya tentu akan berguna bagi kehidupan di masa yang akan datang. Di pihak lain yaitu bagi keluarga dampingan akan mendapat motivasi dan solusi untuk menghadapi


(18)

11

masalah yang mereka hadapi serta dapat sedikit bantuan sembako untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

4.5. Kendala

Adapun kendala yang dihadapi ketika mendampingi KK Dampingan dan berinteraksi dengan Bapak I Nengah Warsa adalah sebagai berikut :

1. Penulis kurang dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Bali sehingga bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi dengan Bapak I Nengah Warsa yaitu Bahasa Indonesia.

2. Sulitnya mengatur waktu untuk bertemu dengan keluarga dampingan karena berbenturan dengan program pokok kegiatan KKN.


(19)

12 BAB V PENUTUP

5.1. Simpulan

Adapun simpulan yang diperoleh penulis dari hasil proses pendampingan keluarga pada keluarga Bapak I Nengah Warsa, DesaYeh Kuning adalah masalah dari segi kebersihan lingkungan danpendapatan kepala keluarga yang tidak sebanding dengan pengeluaran untuk kehidupan sehari-hari membuat keluarga ini terbebani.

5.2. Rekomendasi

Berdasarkan masalah-masalah yang dijumpai penulis dalam keluarga yang didampingi, yaitu keluarga Bapak Putu Dana maka rekomendasi yang dapat penulis berikan, yaitu keluarga dampingan disarankan untuk menyisihkan sebagian penghasilan untuk digunakan sebagai tabungan dan juga modal untuk berwirausaha dan keluarga dampingan di harapkan untuk lebih sabar dan selalu berpikir positif dalam menghadapi masalah di keluarganya.


(20)

13

.2016. “Buku Pedoman KuliahKerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM)”. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Udayana.

Rasmini. 2015. “Laporan Pendampingan Keluarga Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran


(21)

14

LAMPIRAN

Foto Rumah KK Dampingan

Foto kamar KK Dampingan


(22)

15

Foto dapur KK Dampingan


(1)

10

BAB IV

PELAKSANAAN PENDAMPINGAN KELUARGA

Adapun rincian pelaksanaan kegiatan KK Dampingan yang saya lakukan adalah sebagai berikut:

4.1. Waktu

Pelaksanaan kegiatan pendampingan keluarga dilakukan penulis selama masa kegiatan KKN PPM Universitas Udayana yaitu dari tanggal 29 Juli hingga tanggal 25 Agustus 2015. Penulis biasanya melakukan kunjungan pada siang hari dan sore hari dimana penulis menyesuaikan waktu dengan jadwal program pokok lainnya. Dengan keterbatasan waktu tersebut, penulis tetap berusaha untuk sesering mungkin mengunjungi keluarga yang didampingi.

4.2. Lokasi

Lokasi pelaksanaan kegiatan pendampingan keluarga berlangsung di semua Banjar di Desa Yeh Kuning. Pada kesempatan kali ini, penulis mendapat kesempatan untuk mendampingi Keluarga Bapak I Nengah Warsayang bertempat tinggal di Banjar Tengah, Desa Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Pembagian pendampingan keluarga ini telah sesuai dengan data dan arahan dari Perbekel dan Kepala Dusun setempat.

4.3. Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan pendampingan keluarga dilakukan selama satu bulan yaitu selama berlangsungnya kegiatan KKN PPM Universitas Udayana. Penulis sebagai peserta kegiatan KKN PPM diwajibkan untuk melakukan pendampingan terhadap KK dampingan dengan minimal kunjungan sebanyak 15 kali yang setara dengan 90 jam.

4.4. Hasil

Dengan adanya keluarga dampingan ini tentunya memberikan dampak positif dan memberikan maanfaat kepada masing-masing pihak yang dimana bagi mahasiswa dapat belajar mengenai kehidupan bermasyarakat, membantu memecahkan masalah yang dihadapi keluarga dampingan serta belajar beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang nantinya tentu akan berguna bagi kehidupan di masa yang akan datang. Di pihak lain yaitu bagi keluarga dampingan akan mendapat motivasi dan solusi untuk menghadapi


(2)

masalah yang mereka hadapi serta dapat sedikit bantuan sembako untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

4.5. Kendala

Adapun kendala yang dihadapi ketika mendampingi KK Dampingan dan berinteraksi dengan Bapak I Nengah Warsa adalah sebagai berikut :

1. Penulis kurang dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Bali sehingga bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi dengan Bapak I Nengah Warsa yaitu Bahasa Indonesia.

2. Sulitnya mengatur waktu untuk bertemu dengan keluarga dampingan karena berbenturan dengan program pokok kegiatan KKN.


(3)

12 BAB V PENUTUP

5.1. Simpulan

Adapun simpulan yang diperoleh penulis dari hasil proses pendampingan keluarga pada keluarga Bapak I Nengah Warsa, DesaYeh Kuning adalah masalah dari segi kebersihan lingkungan danpendapatan kepala keluarga yang tidak sebanding dengan pengeluaran untuk kehidupan sehari-hari membuat keluarga ini terbebani.

5.2. Rekomendasi

Berdasarkan masalah-masalah yang dijumpai penulis dalam keluarga yang didampingi, yaitu keluarga Bapak Putu Dana maka rekomendasi yang dapat penulis berikan, yaitu keluarga dampingan disarankan untuk menyisihkan sebagian penghasilan untuk digunakan sebagai tabungan dan juga modal untuk berwirausaha dan keluarga dampingan di harapkan untuk lebih sabar dan selalu berpikir positif dalam menghadapi masalah di keluarganya.


(4)

.2016. “Buku Pedoman KuliahKerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat

(KKN PPM)”. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Udayana.

Rasmini. 2015. “Laporan Pendampingan Keluarga Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran


(5)

14 LAMPIRAN

Foto Rumah KK Dampingan

Foto kamar KK Dampingan


(6)

Foto dapur KK Dampingan