Gambaran Tingkat Depresi pada Pasien HIV AIDS di Pusat Pelayanan Khusus RSUP Haji Adam Malik Medan

ABSTRAK
Pendahuluan: Depresi merupakan gangguan mental yang serius yang ditandai
dengan perasaan sedih dan cemas. Gangguan ini biasanya akan menghilang dalam
beberapa hari tetapi dapat juga berkelanjutan yang dapat mempengaruhi aktivitas
sehari-hari. HIV adalah singkatan dari (Human Immunodeficiency Virus) , yaitu virus
yang menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) dengan cara
menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem
kekebalan tubuh manusia.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat depresi pada
pasien HIV/AIDS di Pusat Pelayanan Khusus RSUP Haji Adam Malik.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan
rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu metode non probability
sampling dengan teknik Accidental sampling dengan jumlah sampel 50 responden.
Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner yaitu Beck Depression
Inventory (BPI) dimana pasien harus menjawab 21 soalan dan jawaban untuk setiap
soalan mempunyai nilai 0 hingga 3.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebanyakkan pasien HIV/AIDS
mengalami depresi yaitu sebanyak 32 orang (64%). Usia terbanyak mengalami
depresi adalah pada usia 26 – 35 tahun yaitu 34 orang (68%). Berdasarkan tingkat
depresinya didapatkan: normal (36%), depresi ringan (2%), depresi sedang (58%) dan
depresi berat (4%). Sebanyak (50%) laki- laki mengalami depresi dan perempuan

pula hanya (22%). Mayoritasnya yang menikah mengalami depresi yaitu sebanyak
(42%), (20%) yang belum nikah dan (10%) yang Janda/ Duda.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa kebanyakkan pasien HIV/AIDS mengalami
depresi. Ini mungkin karena tekanan hidup mereka yang tinggi. Dibutuhkan
kerjasama bagian psikiatris untuk mengurangi depresi pada HIV/AIDS ini agar tidak
dapat memburukkan lagi kondisi mereka.

Kata Kunci : Depresi, HIV/AIDS

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT
Background: Depression is a serious mental disorder characterized by feelings of
sadness and anxiety. This disorder usually disappears within a few days but can also
sustained that can affect daily activities. HIV stands for (Human Immunodeficiency
Virus), the virus that causes AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) by
attacking white blood cells called CD4 cells, which can damage the human immune
system.
Aim: The aim of the study is to describe the depression level among HIV / AIDS
patients in “ Pusat Pelayanan Khusus RSUP Haji Adam Malik, Medan’.

Method: This study is a descriptive study with cross sectional design. The sampling
technique used was non-probability sampling with accidental sampling method with a
sample size of 50 respondents. Data collected by questionnaire that is Beck
Depression Inventory (BPI) in which patients had to answer 21 questions and each
question’s answer has a value of 0 to 3.
Results: The results of this study indicate that most HIV / AIDS patients experience
depression as many as 32 people (64%). The most number of patients that is having
depression is from the age category 26-35 years that is 34 people (68%). Based on
the obtained degree of depression: normal patients are (36%), patients that is
affected by mild depression is (2%), moderate depression are (58%) and major
depression are (4%). (50%) of male experience depression while only (22%) of
females having it. The majority were married patients as many as (42%), (20%) are
unmarried and (10%) the widow / widower.
Conclusion: It is concluded that most HIV / AIDS patients suffering from depression.
This is probably due to the high pressure of their lives. The psychiatric department
should cooperate to reduce depression in HIV / AIDS patients so that it will not
worsen their condition anymore.
Keywords : Depression, HIV / AIDS

Universitas Sumatera Utara