HUBUNGAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN KONFLIK KERJA PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk CABANG CIREBON

HUBUNGAN EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONALDENGAN
KONFLIK KERJA PADA PT. BANK RAKYATINDONESIA (PERSERO) Tbk
CABANG CIREBON
Oleh: R Vivi Sofiana (01810241)
Psychology
Dibuat: 2007-01-23 , dengan 3 file(s).

Keywords: Efektivitas Komunikasi Interpersonal, Konflik Kerja
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara efektivitas komunikasi
interpersonal dengan konflik kerja pada karyawan PT. Bank rakyat Indonesi (Persero) Tbk.
Cabang Kartini Cirebon.
Efektivitas komunikasi adalah sebuah aktivitas seseorang dalam proses penyampaian dan
penerimaan atau suatu pesan yang dapat dimengerti sepenuhnya dengan saling memberikan
umpan balik sehingga mampu mempengaruhi kognitif, afektif, konatif yang berakibat makin
mantap dan jelas hubungan sosial yang terjadi. Konflik kerja adalah adanya pertentangan,
ketidakcocokan dan ketidaknyamanan yang dirasakan oleh karyawan karena adanya perbedaan
prinsip, tujuan, ketergantungan tugas, dan keyakinan yang hendak dicapai dan adanya perlakuan
dari rekan kerja.
Subyek penelitian ini adalah karyawan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang
Cirebon yang berjumlah 44 orang. Selanjutnya seluruh subyek tersebut dijadikan sampel dalam
penelitian ini dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
dengan skala yaitu skala efektivitas komunikasi interpersonal dan skala konflik kerja.
Pada penelitian ini mendapatkan hasil bahwa nilai r sebesar -0,074 dan P sebesar 0,632 yang
berarti terdapat hubungan negatif antara efektivitas komunikasi interpersonal dengan konflik
kerja.
Dari 44 responden terdapat 27 karyawan atau sebanyak 61% mengalami efektivitas komunikasi
yang tinggi dan 17 karyawan atau sebanyak 39% mengalami efektivitas komunikasi yang rendah.
Sedangakan untuk konflik kerja dari 44 karyawan terdapat 21 karyawan atau sebanyak 48%
mengalami konflik kerja yang tinggi dan 23 karyawan atau sebanyak 52% mengalami konflik
kerja yang rendah. Efektifitas komunikasi interpersonal memberikan sumbangan efektif sebesar
0,54% terhadap konflik kerja, sedangakan sisanya 99,46% di sebabkan oleh faktor lain yang
tidak diteliti

Abstract

This study aims to determine how the relationship between the effectiveness of interpersonal
communication with labor conflict on employees of PT. Bank people Indonesi (Persero) Tbk.
Kartini Cirebon Branch.
The effectiveness of communication is an activity of a person in the process of delivery and
acceptance or a message that can be understood fully by providing feedback to each other so that
they can influence the cognitive, affective, conative resulting in more steady and clear social
relationships that occur. Conflict work is the existence of contradictions, discrepancies and
discomfort felt by employees due to the different principles, goals, task dependence, and

confidence to be achieved and the treatment of co-workers.
The subjects of this study are employees of PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cirebon
Branch, amounting to 44 people. Subsequently, the whole subject is to be samples in this study
with a total sampling technique. Data collection techniques used is to scale the scale of the
effectiveness of interpersonal communication and conflict-scale work.
In this research, get the result that the r value of -0.074 and P of 0.632, which means there is a
negative relationship between the effectiveness of interpersonal communication with labor
conflicts.
Of the 44 respondents there were 27 employees or as many as 61% having a high communication
effectiveness and 17 employees or as many as 39% have low communication effectiveness.
While the conflict to the work of 44 employees there were 21 employees or as many as 48%
experiencing high work conflict and 23 employees or as many as 52% have low labor conflict.
The effectiveness of interpersonal communication effectively contribute 0.54% of the labor
conflict, while the remaining 99.46% is caused by other factors not examined.