PENDAHULUAN GAMBARAN UMUM KANTOR BADAN PENGELOLA PERPARKIRAN KOTA MEDAN GAMBARAN TENTANG PELAKSANAAN RETRIBUSI PERPARKIRAN ANALISIS DAN EVALUASI DATA KESIMPULAN DAN SARAN GAMBARAN UMUM KANTOR

1.5 METODE PENGUMPULAN DATA

Dalam pengumpulan data-data yang diperoleh, dapat menggunakan metode-metode sebagai berikut : 1. Observasi Lapangan Yaitu dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data langsung kepada objek pajak. 2. Wawancara Yaitu dengan cara melakukan komunikasi langsung kepada objek pajak ataupun pahak-pihak yang mempunyai wewenang untuk memberikan jawaban atau data yang diperlukan. 3. Dokumentasi Yaitu dengan meminta data-data yang ada kepada pihak-pihak yang berwenang di dalamnya.

1.6 SISTEMATIKA PENULISAN

Untuk menghindari terjadinya penyimpangan dari persoalan yang hendak diuraikan serta tercapainya tujuan PKLM, maka seluruh pembahasan dalam proposal ini dibagi dan disusun sistematika sebagai berikut :

BAB I : PENDAHULUAN

Dalam bab ini, penulis menguraikan secara singkat mengenai latar belakang masalah, ruang lingkup PKLM, tujuan dan manfaat Universitas Sumatera Utara PKLM, metode PKLM, metode pengumpulan data, dan sistematika pembahasan.

BAB II : GAMBARAN UMUM KANTOR BADAN PENGELOLA PERPARKIRAN KOTA MEDAN

Pada bab ini dibahas mengenai sejarah singkat Kantor Badan Pengelola Perparkiran Kota Medan, struktur organisasi, uraian tugas dan fungsi, gambaran pegawai.

BAB III : GAMBARAN TENTANG PELAKSANAAN RETRIBUSI PERPARKIRAN

Pada bab ini penulis akan menerangkan tentang data mengenai tinjauan pelaksanaan retribusi perparkiran kota Medan pada Kantor Badan Pegelola Perparkiran Kota Medan.

BAB IV : ANALISIS DAN EVALUASI DATA

Pada bab ini penulis akan membandingkan penerapan teori yang ada dengan data yang diperoleh di lapangan yaitu mengenai tinjauan pelaksanaan retribusi perparkiran kota Medan pada Kantor Badan Pengelola Perparkiran Kota Medan. Universitas Sumatera Utara

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini merupakan penutup dari bab-bab sebelumnya yang berisikan kesimpulan dan saran kiranya dapat mendorong kinerja dari Kantor Badan Pengelola Perparkiran untuk membuat suasana perparkiran kota Medan menjadi lebih baik. Universitas Sumatera Utara

BAB II GAMBARAN UMUM KANTOR

BADAN PENGELOLA PERPARKIRAN

A. Sejarah Singkat Berdirinya Kantor BPP Badan Pengelola Perarkiran Kota

Medan Badan Pengelola Perparkiran adalah merupakan suatu lembaga atau unit kerja yang ada di bawah naungan Pemerintah Daerah Kota Medan. Kantor BPP ini berdiri berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 1981 tentang Pembentukan Badan Pengelola Perparkiran Daerah Kota Medan yang ditetapkan yaitu tanggal 7 Mei 1981. Sesuai dengan Perda tersebut maka dalam pelaksanaannya kemudian Pemerintah Kota Medan menunjuk orang-orang yang dianggap dapat melaksanakan tugas-tugas dalam hal pengelolaan perparkiran sebagaimana dimaksud dalam Surat Keputusan Walikota Medan Nomor 642671981 tanggal 10 Mei 1981 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Kota Medan. Kemudian juklak ini dirubah untuk pertama kalinya dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Walikota Medan Nomor 642321982 tanggal 14 April 1982. Kemudian dirubah lagi dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Walikota Medan Nomor 496.541761999 tanggal 15 Maret 1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 10 Tahun 1998 tentang Retribusi di Tepi Jalan Umum dan Tempat Khusus Parkir. Maka sejak didirikannya kantor BPP tersebut pada tahun 1981 dengan menempati sebuah bangunan berukuran 15x20 meter di sekitar terminal bus kota Universitas Sumatera Utara Amplas yang dikelola oleh DLLAJ Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan kota Medan dengan dilengkapi beberapa fasilitas. Untuk menjalankan atau mengoperasikan kegiatan kantor BPP tersebut maka Walikota Medan mengangkat seorang pimpinan dengan jabatan sebagai Ketua BPP dengan dibantu oleh 8 orang staf. Kedudukan jabatan di Kantor BPP ini bukan merupakan jabatan struktural ataupun fungsional, namun khusus untuk jabatan Ketua yaitu Baharuddin Nur, SH dan Bendahara berasal dari Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Medan, dan dari tugas yang dijalankan yang bersangkutan memperoleh kompensasi dari pemasukan retribusi parkir secara bulanan sebesar 15 yang ditetapkan melalui surat keputusan Walikota Medan. Kantor unit kerja BPP di dalam menjalankan tugasnya bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintah yaitu Dispenda, DLLAJ, Polantas, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Hukum dan Bagian Keuangan Pemerintah Kota Medan. Kemudian melalui Surat Keputusan Walikota Medan ditetapkan untuk masing- masing instansi pemerintah ini dijadikan sebagai Badan Pembina BPP yang diketuai langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Medan, dan badan ini bertugas memberi pembinaan sesuai dengan kepeningan dinasunit kerjanya masing-masing dan terkoordinasi serta terpadu dalam memberikan masukan atas pelaksanaan perparkiran di Kota Medan dan sebagai kompensasi hasil kerja Badan Pembina ini adalah sebesar 10 dari pemasukan retribusi parkir untuk setiap bulannya. Dalam kurun waktu selama dua puluh tujuh tahun sejak didirikannya unit kerja BPP ini 1981-2008, unit kerja ini telah tiga belas kali ganti pimpinan dan Universitas Sumatera Utara berpindah-pindah alamat sebanyak empat kali yaitu di Jl. Candi Mendut, Jl. Brigjend Katamso, Jl. Nibung Raya, dan sekarang beralamat di Jl. Balai Kota No.10 yang dipimpin dengan seorang Kepala bukan lagi Ketua yaitu Mustafa Sutan Nasution, S.Sos dan dibantu oleh sekretaris dan empat seksi.

B. Wilayah KerjaObjek Pengelola Perparkiran Kota Medan

Kantor Badan Pengelola Perparkiran Kota Medan memiliki wilayah kerja yaitu meliputi seluruh Kota Medan. Yang dibagi dalam empat sektor yaitu Sektor Medan bagian Utara, Sektor Medan bagian Selatan, Sektor Medan bagian Timur dan Sektor Medan Bagian Barat. Di dalam masing-masing sektor tersebut termasuk di dalamnya lahan parkir tepi jalan umum, izin parkir tepi jalan, tempat khusus parkir, perizinan pelataran parkir dan parkir insidentil seperti Rumah Sakit, Perkantoran, Kolam renang, Kebun binatang, Pusat Perbelanjaan diantaranya Plaza-plaza, Medan Fair, Medan Mall, Carefour, Sun Plaza, Palladium, Ramayana dan lain sebagainya. Universitas Sumatera Utara OBJEK PARKIR PENGELOLA PERPARKIRAN KOTA MEDAN Parkir Harian Tepi Jalan Umum Dikelola P. Perparkiran Lokasi Milik Pemko Lokasi Milik Pemko Izin Parkir Tepi Jalan Langganan Bulanan Tepi Jalan Parkir Insidentil - Medan Fair Plaza - Pusat Pasar - Medan Plaza - Ramayana - PD. Pasar - Kolam Renang - Kebun Binatang - Plaza – Plaza - Rumah Sakit - Perkantoran - Dll Asset Dipisahkan Tempat Khusus Parkir Tidak Dikelola P. Perparkiran Peralatan Parkir Lokasi Non Pemko 14 Universitas Sumatera Utara

C. Struktur Organisasi Kantor Pengelola Perparkiran Kota Medan

Susunan struktur organisasi unit kerja BPP ini yaitu: 1. Kepala 2. Sekretaris terdiri dari: a Bagian Perencanaan b Bagian Umum c Bagian Keuangan 3. Seksi terdiri dari: a Seksi Pengawasan b Seksi Pendapatan c Seksi Pelaksana Parkir Harian Tepi Jalan dan Peralatan d Seksi Pelaksana Parkir Bulanan Khusus. Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara BAGAN ORGANISASI PENGELOLA PERPARKIRAN KOTA MEDAN WALIKOTA KEPALA SEKRETARIS BAGIAN PERENCANAAN BAGIAN UMUM BAGIAN KEUANGAN SEKSI PENGAWASAN SEKSI PENDAPATAN SEKSI PELAKSANAAN PARKIR HARIAN TEPI JALAN DAN PELATARAN SEKSI PELAKSANA PARKIR BULANAN KHUSUS 16 Universitas Sumatera Utara

D. Uraian Tugas dan Fungsi Masing-Masing Struktur

Adapun tugas-tugas yang dijalankan sebagai: 1. Kepala Kepala diangkat langsung oleh Walikota Medan Yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil dikalangan Pemerintah Kota Medan melalui Surat Keputusan. Tugas- tugas yang harus dijalankan yaitu: • Memimpin unit kerja BPP secara langsung dan bertanggung jawab kepada Walikota Medan. • Mengadakan rapat kerja dengan seluruh staf yang dipimpin yaitu satu minggu sekali untuk mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan secara intensif. • Mengajukan kebutuhan personalia sebagai pembantustaf kepada Walikota untuk mendapat persetujuan. • Membuat laporan hasil kerja yang telah dicapai kepada Walikota dalam setiap bulannya. • Melakukan koordinasi dengan Badan Pembina BPP yang ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Walikota Medan serta melaporkan bila terdapat hambatan-hambatan di dalam pelaksanaan retribusi perparkiran kepada Walikota. Universitas Sumatera Utara • Mengupayakan langkah-langkah ekstensifikasi dalam rangka meningkatkan pemasukan retribusi perparkiran dengan berkoordinasi dengan Dinas Pendapatan Kota Medan. 2. Sekretaris Sekretaris merupakan unsur staf dipimpin oleh seorang Sekretaris yang dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Pengelola Perparkiran. Sekretaris mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas pokok pengelola perparkiran di bidang ketatausahaan yang meliputi perencanaan, pengelolaan administrasi kepegawaian, keuangan, perlengkapan, kerumahtanggaan dan urusan umum lainnya. Untuk melaksanakan tugas, sekretaris mempunyai fungsi: • Menyusun rencana kegiatan kerja • Memberikan pelayanan teknis administratif kepada seluruh satuan organisasi Pengelola Perparkiran • Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pengelola Perparkiran sesuai dengan bidang tugasnya. Tugas dan Fungsi dari masing-masing sekretaris: a. Sekretaris Bagian Perencanaan Tugas:  Melaksanakan sebagian tugas Sekretaris di bidang perencanaan. Universitas Sumatera Utara Fungsi  Melaksanakan kegiatan pendataan dan penelitiansurvey yang berhubungan dengan perparkiran  Melaksanakan pendataan, penelitian dan merencanakan pengembangan wilayah perparkiran dan pengadaan sarana parkir  Merencanakan pengaturan dan system perparkiran  Merencanakan penggunaan tenaga kerja dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat  Menyusun program dan rencana kerja serta melakukan evaluasi pelaksanaan rencanaprogram kerja  Menyusun laporan atas rencanaprogram kerja yang belum atau yang sudah dilaksanakan  Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Pengelola Perpakiran sesuai dengan bidang tugasnya b. Sekretaris Bagian Umum Tugas  Melaksanakan sebagian tugas Sekretaris di bidang pengelolaan surat menyurat, perlengkapan, administrasi kepegawaian, kerumahtanggaan dan urusan umum lainnya. Fungsi  Menyelenggarakan kegiatan di bidang surat menyurat, perlengkapan, kerumahanggaan dan urusan umum lainnya Universitas Sumatera Utara  Mempersiapkan pelaksanaan kegiatan upacara resmi  Menyiapkan surat penetapan dan perizinan pengelolaan perparkiran  Menyelenggarakan administrasi kepegawaian  Menyusun dan menyampaikan laporan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya  Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Pengelola Perparkiran sesuai dengan bidang tugasnya c. Sekretaris Bagian Keuangan Tugas:  Melaksanakan sebagian tugas Sekretaris di bidang pengelolaan keuangan dan perbendaharaan serta menyusun rencana laporan keuangan Fungsi:  Menyusun dan menyiapkan anggaran pendaptan dan belanja  Melaksanakan anggaran belanja sesuai dengan pagu anggaran  Menyelenggarakan penyimpanan dan pengaman berkas serta menerima dan menyetorkan hasil penerimaan retribusi parkir dan mengadministrasikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku  Menyiapkan dokumen penerimaan dan mengurus administrasi permintaan uang untuk dipertanggungjawabkan ke kas daerah  Melaksakan pembayaran uang yang berhubungan dengan bidang tugasnya termasuk membayar gaji dan kesejahteraan lainnya Universitas Sumatera Utara  Menyusun laporan dan menyampaikan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya  Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Pengelola Perparkiran sesuai dengan bidang tugasnya 3. Seksi-Seksi Tugas dan Fungsi dari masing-masing Seksi: a. Seksi Pengawasan Tugas:  Melaksanakan sebagian tugas Pengelola Perparkiran di bidang pengawasan Fungsi:  Menyusun rencana kegiatan kerja  Melaksanakan pemerikasaan dan pengawasan teknis penyelenggaraan perparkiran di lapangan  Menyusun laporan dan menyampaikan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya  Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pegelola Perparkiran sesuai dengan bidang tugasnya b. Seksi Pendapatan Tugas:  Melaksanakan sebagian tugas Pengelola Perparkiran di bidang pendapatan Universitas Sumatera Utara Fungsi:  Menyusun rencana kegiatan kerja  Melaksanakan monitoring, menganalisa dan mengevaluasi penerimaan  Menyiapkan surat tagihan dan Surat Pengakuan Hutang SPH kepada pelaksana di lapangan  Menyusun laporan dan menyampaikan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya  Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pegelola Perparkian sesuai dengan bidang tugasnya c. Seksi Pelaksana Parkir Harian Tepi Jalan dan Peralatan Tugas:  Melaksanakan sebagian tugas Pengelola Perparkiran di bidang pelaksana parkir harian tepi jalan dan peralatan Fungsi:  Menyusun rencana kegiatan kerja  Melaksanakan tertib parkir harian tepi jalan dan peralatan  Menerima laporan dari masing-masing penanggung jawab lapangan atas pelaksanaan pengelolaan parkir harian, khusus dan peralatan  Menyiapkan perhitungan realisasi pengelolaan parkir harian, parkir khusus dan parkir peralatan Universitas Sumatera Utara  Menginventarisasi, menganalisa, mengevaluasi dan melaporkan kendala-kendala yang terjadi dalam pelaksanaan pemungutan retribusi parkir harian, parkir khusus dan parkir peralatan  Menyusun laporan dan menyampaikan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya  Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Pengelola Perparkiran sesuai dengan bidang tugasnya d. Seksi Pelaksana Parkir Bulanan Khusus Tugas:  Melaksanakan sebagian tugas Pengelola Perparkiran di bidang pelaksana parkir bulanan khusus Fungsi:  Menyusun rencana kegiatan kerja  Melaksanakan tertib parkir bulanan khusus  Menerima laporan pelaksanaan pengelolaan izin khusus parkir dan langganan bulanan dari masing-masing penanggung jawab lapngan  Menyiapkan perhitungan realisasi pengelolaan izin khusus parkir dan langganan bulanan  Menginventarisasi, menganalisa, mengevaluasi dan melaporkan kendala-kendala yang terjadi dalm pelaksanaan parkir khusus dan langganan bulanan Universitas Sumatera Utara  Menyusun laporan dan menyampaikan kepada atasan sesuai dengan bidang tugasnya  Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya Universitas Sumatera Utara

BAB III GAMBARAN TENTANG PELAKSANAAN RETRIBUSI PERPARKIRAN