Materi pembelajaran 001

  BUMI DAN ALAM SEMESTA

  Bumi kita ini selalu berubah. Proses perubahan bumi tersebut sebagian besar tidak dapat kita rasakan. Sebagai contoh adalah proses pergeseran permukaan bumi, pembentukan gunung api, atau pembentukan bantuan. Proses-proses tersebut terjadi jauh dibawah permukaan bumi tempat kita berada. Proses tersebut juga terjadi sangat lambat (membutuhkan waktu puluhan tahun) sehingga kita tidak merasakanya.

  Akan tetapi, ada proses perubahan yang dapat kita amati secara jelas contohnya perubahan yang terjadi pada tanah dan perairan yang menyusun permukaan bumi. Dampak dari proses perubahan bumi tersebut dapat memberi keuntungan bagi kehidupan manusia misalnya, bahan-bahan yang dihasilkan dari gunung api yang berguna untuk penyuburan tanah, akan tetapi proses perubahan bumi itu juga membawa dampak merugikan bagi kehidupan manusia misalnya, berbagai peristiwa alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. Suatu peristiwa alam bahkan kadang-kadang memicu peristiwa alam lainya. Dalam bab kali ini saya akan membahas tentang struktur bumi dan proses perubahan yang terjadi di bumi.

A. MENGENAL STRUKTUR BUMI

  Menurutmu, seperti apakah struktur bumi yang sesungguhnya? Coba perhatikan saat kalian mengupas buah Apel, kamu memisahkan kulit apel dari dagingya, kulit Apel hanyalah lapisan tipis dari buah apel yang jauh lebih besar. Sama halnya dengan bumi , kulit (permukaan) bumi yang meliputi airtanah dan air hanyalah lapisan tipis dibandingkan dengan bagian bumi yang ada di dalamnya. Para ahli geologi menyatakan bahwa bumi jika diiris akan tampak seperti berikut :

  Struktur bumi dari dalam sampai luar adalah lapisan inti bumi dalam, inti bumi luar, mantel bumi, kerak bumi dan atmosfer.  Lapisan atmosfer ini paling berperan untuk mendukung adanya kehidupan di muka bumi ini karena atmosfer ini berfungsi sebagai paying yang melindungi bumi bagi pancaran sinar dan panas matahari. Lapisan kerak bumi tersusun dari batuan . pada bagian kerak bumi bagian atas yang terdiri

   dari batuan dalam jangka panjang akan mengalami pelapukan dan pembentukan tanah.  Lapisan mantel bumi merupakan lapisan yang paling tebal dan terbentuk dari mineral silikat.  Lapisan inti bumi luar merupakan lapisan cair dan terbentuk dari besi, nikel, dan zat lain.  Lapisan inti bumi dalam merupakan pusat bumi dan terbentuk dari besi dan nikel padat.

B. PROSES PEMBENTUKAN TANAH

  Tadi kita sudah membahas bahwa lapisan kerak bumi tersususn dari batuan, akan tetapi liahtlah disekelilingmu, kamu akan melihat tanah yang merupakan bagian permukaan paling atas. Apa yang terjadi dengan lapisan batuan ? sesungguhnya apa itu batuan ? nah, untuk memahami persoalan tersebut mari kita pelajari uraian berikut.

  1. BATUAN Ada tiga jenis batuan yang membentuk lapisan kerak bumi yaitu batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf. Ketiga jenis batuan ini dibedakan berdasarkan cara pembentukkanya.

  a. Batuan beku Batuan beku ialah batuan yang terbentuk karena pembekuan magma dan lava. Magma merupakan cairan yang sangat panas dan terdapaat didalm perut bumi. Magma tersebut keluar di permukaan bumi dalam bentuk lava. Pendinginan magma dan lava akan membeku dan menjadi batu. Fungsi dari batu apung tersebut yautu sebagai ampelas atau penghalus kayu.

  b. Batuan sedimen atau batuan endapan Batuan sedimen atau batu endapan yaitu batuan yang terbentuk karena pengendapan. Batuan endapan pada awalnya merupakan hasil dari pelapukan batuan yang dihanyutkan oleh air atau tertiup angin sehingga endapan ini akan keras karena tekanan atau karena ada zat-zat yang melekat. Batuan endapan berfungsi sebagai bahan bangunan atau sebagai bahan baku semen.

  c. Batuan metamorf atau batuan malihan Batuan metamorf atau batuan malihan ialah batuan yang berasal dari batuan sedimen dan batuan beku yang mengalami perubahan karena panas dan tekanan. Beberapa batuan endapan yang berubah menjadi batuan Malihan ialah batuan pualam atau marmer dari batu gamping, dan batu sabak atau batu tulis dari batu serpih. Kegunaan dari batuan metamorf yaitu:

   Batu pualam sebagai bahan yang baik untuk membuat patung dan ubin .

   Batu sabak merupakan bahan penting untuk membuat atap rumah.

  2. PELAPUKAN BATUAN MEMBENTUK TANAH Permukaan bumi senantiasa berubah sepanjang masa. Penyebab perubahan keadaan permukaan bumi terutama karena pelapukan. Terdapat tiga jenis pelapukan yaitu pelapukan fisika, pelapukan kimia, dan pelapukan biologi.

  a. Pelapukan fisika Pelapukan fisika dapat disebabkan karena perubahan suhu. Perubahan suhu yang terjadi berulang-ulang yaitu dari panas menjadi dingin, dan dari dingin menjadi panas. Perubahan suhu antara siang dan malam, antara musim panas dan dingin. Pelapukan fisika juga terjadi karena terpaan angin dan hujan (erosi) serta karena tarikan gaya gravitasi bumi.

  b. Pelapukan kimia Oksigen dan uap air di udara mudah bersenyawa dengan berbagai zat. Oksigen dan uap air tersebut dapat menyebabkan pelapukan kimia . misalnya besi menjadi berkarat dan warnanya kemerah-merahan. Hujan asam sangat meningkatkan kecepatan dalam pelapukan kimia. Hujan asam juga mengakibatkan terkikisnya batuan dan permukaan bangunan.

  c. Pelapukan biologi Pelapukan biologi merupakan pelapukan yang terjadi akibat aktivitas makhluk hidup.

  Contohnya lumut kerak yang dapattumbuh dibatuan. Lumut ini mengeluarkan zat asam yang sedikit demi sedikit dapat menghancurkan batuan.

  Pelapukan batuan merupakan awal terbentuknya tanah. Batuan yang telah hancur lalu bercampur dengan berbagai mineral dan sisa- sisa makhluk hidup.

   Sulit dilalui air

  2. Daur air

  1. Kegunaan air Setelah kamu bangun tidur di pagi hari, kamu mandi. Jika tangan mu kotor, kamu akan mencuci tangan dengan air, kamu minum setiap hari. Lihatlah kamu selalu membutuhkan dan menggunakan air . air digunakan sebagai alat pembersih dan sebagai sarana olahraga .

   Merupakan tanah berkapur dan mengandung sedikit humus.

   Mudah dilalui air

   Mengandung batuan

  d. Tanah berkapur

   Jenis tanah yang berat

  3. KOMPOSISI DAN JENIS-JENIS TANAH

  c. Tanah liat

   Tanah paling subur

   Warna tanah gelap dan banyak mengandung humus

  b. Tanah berhumus

   Tidak subur

   Mudah dilalui air

  a. Tanah berpasir

C. DAUR AIR

  Seperti udara, air juga tidak akan habis. Air akan selalu ada dibumi karena air mengalami daur (siklus). Daur adalah perubahan-perubahan yang terjadi secara berulang-ulang dalam satu pola tertentu. Akan tepai kita juga harus menghemat air karena akibat ulah manusia persediaan air bersih kita menjadi berkurang.

D. PERISTIWA ALAM DI INDONESIA

  Di berbagai media sering diberitakan tentang terjadinya bencana alaam seperti gempa bumi, banjir , tanah longsor, gunung meletus. Semua itu terjadi karena peristiwa alam. Namun peristiwa alam ada yang biasa kita cegah. Secara alami, alam memang aktif melakukan aktivitas dan mempunyai kekuatan lebih dahsyat daripada makhluk hidup.

  a. Gempa bumi mengakibatkan banyak kerusakan di muka bumi ini termasuk makhuk hidup juga menjadi korban dengan adanya gempa bumi. Ada dua peristiwa yang menyebabkan adanya gempa bumi yaitu gempa bumi vulkanik(akibat aktivitas gunung berapi) dan gempa bumi tektonik (akibat pergerakan bagian kerak bumi).

  b. Gunung meletus memutahkan lava (lahar) dan awan panas di sekitarnya. Muntahan gunung meletus mengakibatkan kerusakan cukup parah dan dapat diikuti dengan bencana alam lainya. Misalnya ketika gunung Krakatau meletus tahun 1883, menyebabkan timbulnya gempa bumi dan gelombang tsunami.

  c. Banjir dapat disebabkan oleh berbagai hal misalnya dari curah hujan yang sangat besar dan tampungan air tidak mencukupi sehingga air akan meluap dan akan menimbulkan banjir.

  Sungai dikota menjadi dangkal dan sempit akibat banyak sampah yang dibuang ke dalamnya ini juga menjadi sebab dari banjir.

  d. Tanah longsor seringkali diawali dengan hujan deras akibat penggundulan hutan, tanah tidak sanggup menahan terjangan air hujan. Tanah longsor meruntuhkan semua benda yang diatasnya.

  Ada peristiwa alam yang masih dapat kita cegah yaitu banjir dan tanah longsor. Usaha yang dapat kita lakukan antara lain sebagai berikut: a. Selalu membuang sampah di tempat sampah.

  b. Tidak mendirikan bangunan di sepanjang di tepi sungai.

  c. Melakukan penanaman pohon dilahan yang kosong (kritis). demikian materi yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat :). wasalamualaikum.

  sumber : buku sains erlangga (Haryanto) kelas 5 SD

  Bumi dan Alam Semesta

  A. Bumi Sebagai Planet

  Bumi mengorbitkan matahari dalam lintasan berbentuk elips (Hukum Keppler I), pada jarak rata-rata 149,6 juta km (93 juta mil). Karena lintasannya berbentuk elips ini, maka jarak matahari-bumi selalu berubah. Jarak matahari-bumi yang terdekat (perihelion) terjadi pada tanggal 4 januari, dengan jarak 91,5 juta mil dan jarak matahari-bumi terjauh (apheloin) terjadi pada tanggal 5 juli dengan jarak 94,5 juta mil, berarti perubahan matahari-bumi dalam satu tahun sekitar tiga juta mil. Jarak rata- rata dari pusat matahari ke pusat bumi disebut 1 AU (Astronomical Unit/ Satuan Jarak Astronomi). Bumi kita tidak bulat sempurna, tetapi pepat pada kutub- kutubnya dan menggelembung pada ekuatornya. Jari-jari di kutub bumi ini disebabkan pada saat baru terbentuk. Bumi belum terlalu padat dan rotasinya membuat menggelembung pada bagian yang tegak lurus sumbu rotasi, yaitu bagian ekuator.

  B. Bagian –bagian Bumi

  Melalui pengamatan seisomologi (hantaran pada gelombang gempa bumi) para ahli geologi memperoleh gambaran mengenai susunan bagian dalam bumi. Karena arah kecepatan dan bentuk gelombang gempa ditentukan oleh komposisi dan kerapatan bagian dalam bumi. Bumi ternyata memiliki beberapa lapisan. Lapisan-lapisan tersebut antara lain:

  1. Inti bumi (Barisfer/ Centrosfer)

  Pengetahuan manusia tentang inti bumi masih sangat terbatas. Inti bumi terdiri dari dua bagian, yaitu inti luar (tebalnya 2160 km) dan inti dalam (tebalnya 1320 km). Berat jenis inti bumi inidiperkirakan 10,7, sedangkan berat jenis litosfer rata-rata 2,8. Pengaruh panas matahari hanya terasa paling dalam 20 meter di bawah permukaan bumi. Setelah 20 meter, temperaturnya telah konstan tidak lagi dipengaruhi musim panas dan dingin. Akan tetapi, makin masuk ke dalam bumi tempraturnya makin tinggi, umumnya tiap turun 33 m temperatur naik 1 C. Beberapa alasan tentang padatnya barisfer, antara lain:

  a. Bila seandainya barisfer itu cair, maka tentu akan terjadi pasang naik dan pasang surut yang mungkin akan mengakibatkan permukaan bumi kembang-kempis.

  b. Getaran-getaran gempa di Jepang dapat diukur di Inggris dengan alat-alat yang halus. Sifat tersebut menunjukan bahwa inti bumi padat. Inti bumi menyebabkan adanya sifat ke magnetan dari bumi. Bumi merupakan magnet raksasa dengan kutub utara magnet terletak dibagian utara bumi dan kutub selatan magnet dibagian utara bumi, meskipun ternyata tidak tepat betul pada kutub bumi menyimpang 17 dilihat dari pusat bumi.

  2. Selimut (Mantel)

  Sesuai dengan namanya, lapisan ini bersifat melindungi bagian dalam bumi. Lapisan ini tyerdiri dari tiga bagian yaitu sebagai berikut.

  

a. Listofer, artinya lithos = batuan, sphaira = bulatan. Lapisan ini terdiri dari dua lapisan,

  yaitu (1) lapisan “sial” (Silicium dan Aluminium) dan (2) lapisan “sima” (Silicium dan Magnesium)

  b. Astenosfer, wujudnya agak kental, tebalnya 100-400 km. Diduga lapisan ini sebagai tempat formasi magma. Pada lapisan ini pula sintesis batuan dan mineral di bentuk.

  c. Mesofer, wujudnya padat dengan tebal sekitar 2400-2750 km, terletak di bawah

  astenosfer. Pada perbatasan dengan inti bumi terdapat transisi, dimana kecepatan gelombang menurun dengan tajam.

3. Kerak Bumi

  Lapisan ini menempati bagian paling atas dari permuka bumi dengan tebal rata-rata antara 10-50 km, lapisan ini tidak sama tebalnya disemua tempat. Kerak bumi terdiri dari zat padat yang disebut batuan (termasuk pasir, tanah, abu gunung berapi, kerikil, tanah liat, dll). Menurut kejadiannya, batuan di bedakan ata 3 golongan, yaitu:

  a. Batuan beku (batuan magma)

  Terjadi dari magma yang cair dan panas membeku di dalam atau diluar bumi akibat tempraturnya turun.

  b. Batuan sedimen (endapan)

  Air, angin, es mengikis batuan dan hasil kikisannya diendapkan ke tempat lain,misalnya tanah liat, pasir, dll.

  c. Batuan metamorf (batuan malihan)

  Batuan sedimen maupun batuan beku yang telah mengalami perubahan sifat, karena suhu yang tinggi atau tekanan yang berat.

C. Lapisan Air (Hidrosfer)

  Hidrosfer (hydro= air, sphaira=bulatan atau bola) ialah semua perairan yang berada di bumi, yaitu samudra, lautan, danau, sungai, dan air tanah. Air yang turun dari langit, sehingga hujan dan salju, boleh dikatakan tidak mengandung garam atau mineral yang terlarut (air tawar), masuk kesungai, mengalir diatas permukaan tanah dan bawah permukaan tanah melarutkan garam mineral yang ada ditanah dibawa kelaut. Garam mineral yang merupakan bagian besar dari air laut, yaitu garam dapur (NaCl = Natrium Clorida) dan garam inggris MgSO4 = Magnesium Sulfat). Kira-kira 71% dari planet bumi ini merupakan lapisan air. Air dari laut,sungai, danau menguap (evaporasi) ditambah penguapan dari vegetasi (transpirasi)akan membentuk awan. Awan yang dibawa oleh angin ketempat yang lebih tinggi akan mengalami pendinginan (kondensasi) sehingga terurai menjadi titik-titik air yang karena gaya beratnya akan turun ke muka bumi sehingga hujan (presipitasi). Setelah sampai di permukaan bumi, sebagian mengalir di atas permukaan dan sebagian lagi masuk ke dalam bumi (filtrasi) sehingga terjadi aliran atas permukaan bumi dan aliran bawah permukaan., mengisi kembali danau, sungai, dan laut serta diserap kembali oleh tumbuhan. Dengan demikian terjadi siklus hidrologi. Pada saat hujan, air hujan akan membawa Oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) yang ada di udara ke dalam sungai, danau, dan laut sehingga memungkinkan bias ada kehidupan di dalam air.

  

  Pengertian Bumi dan Alam Semesta

   1. Bumi Dalam Alam Semesta

  2. A. Pembentukan Alam Semesta dan Tata Surya • Tata Surya adalah kumpulan  benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. • Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar, dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan piringan tersebar.

  3. Bagaimana matahari terbentuk ? • Awalnya, gas terkumpul dalam pusat yang padat

   dari sebuah putaran disk dan menciptakan protosun. Menurut ulasan From Suns to Life dari seorang astronom, suhu ini benar-benar panas dan tabrakan ganas memicu reaksi nuklir yang mengubah protosun menjadi sebuah bintang. Proses ini membutuhkan 100 ribu tahun.

  4. Hipotesa Para Ahli • Hipotesis Nebula • Hipotesis Planetisimal • Hipotesis Pasang  Surut Bintang • Hipotesis Kondensasi • Hipotesis Bintang Kembar

  5. Hipotesis Nebula• Kabut ini terbentuk dari debu, es, dan gas yang disebut nebula,  dan unsur gas yang sebagian besar hidrogen.• Gaya gravitasi yang dimilikinya menyebabkan kabut itu menyusut dan berputar dengan arah tertentu, suhu kabut memanas, dan akhirnya menjadi bintang raksasa (matahari). Matahari raksasa terus menyusut dan berputar semakin cepat, dan cincin-cincin gas dan es terlontar ke sekeliling matahari. Akibat gaya gravitasi, gas-gas tersebut memadat seiring dengan penurunan suhunya dan membentuk planet dalam dan planet luar.

  6. Hipotesis Planetisimal • Hipotesis planetisimal mengatakan bahwa Tata Surya kita

   terbentuk akibat adanya bintang lain yang lewat cukup dekat dengan matahari, pada masa awal pembentukan matahari. Kedekatan tersebut menyebabkan terjadinya tonjolan pada permukaan matahari, dan bersama proses internal matahari, menarik materi berulang kali dari matahari. 7. • Efek gravitasi bintang mengakibatkan terbentuknya dua lengan spiral yang  memanjang dari matahari. Sementara sebagian besar materi tertarik kembali, sebagian lain akan tetap di orbit, mendingin dan memadat, dan menjadi benda-benda berukuran kecil yang mereka sebut planetisimal dan beberapa yang besar sebagai protoplanet.

  8. Hipotesis Pasang Surut • Planet dianggap terbentuk karena mendekatnya bintang

   lain kepada matahari. Keadaan yang hampir bertabrakan menyebabkan tertariknya sejumlah besar materi dari matahari dan bintang lain tersebut oleh gaya pasang surut bersama mereka, yang kemudian terkondensasi menjadi planet.

  9. Hipotesis Kondensasi • Hipotesis kondensasi mulanya dikemukakan oleh astronom

   Belanda yang bernama G.P. Kuiper (1905-1973) pada tahun 1950. Hipotesis kondensasi menjelaskan bahwa Tata Surya terbentuk dari bola kabut raksasa yang berputar membentuk cakram raksasa.

  10. Hipotesis Bintang Kembar • Hipotesis mengemukakan bahwa dahulunya Tata

   Surya kita berupa dua bintang yang hampir sama ukurannya dan berdekatan yang salah satunya meledak meninggalkan serpihan-serpihan kecil. Serpihan itu terperangkap oleh gravitasi bintang yang tidak meledak dan mulai mengelilinginya.

  11. Teori Alam Semesta • Kelompok pertama berpendapat bahwa alam semesta ini

   sudah ada sejak dahulu kala. Tidak memiliki permulaan dan tidak memiliki akhir. • Kelompok kedua berpendapat bahwa alam semesta bersifat terbuka alias Open Universe. • Kelompok ketiga berpendapat bahwa alam semesta ini tidak pernah ada . kemudian terjadilah proses penciptaan. Lalu berkembang dan suatu ketika akan lenyap kembali.

  12. B. Bumi Sebagai Planet

  

 13. • Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Diperkirakan

  usianya mencapai 4,6 miliar tahun. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 AU (Inggris: astronomical unit).• Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari angin matahari, sinar ultraviolet dan radiasi dari luar angkasa.• Bumi mempunyai diameter sepanjang 12.756 kilometer. Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi planet lain, dengan gravitasi Bumi dipatok sebagai 1. Bumi mempunyai 1 satelit alami yaitu Bulan.

  14. Atmosfer Bumi • Seperti planet lain, atmosfer yang menyelimuti bumi pun

   berwujud gas. Dilihat dari kandungannya, atmosfer bumi memiliki keunikan bila dibandingkan dengan atmosfer di planet lain. Adapun kandungan atmosfer bumi dapat dilihat pada tabel berikut ini. 15. • Kandungan gas dalam atmosfer bumi terjaga oleh aktivitas pernafasan makhluk  hidup yang ada di dalamnya. Di bumi, atmosfer berfungsi sebagai pelindung bagi bumi dari hantaman benda-benda langit dan berperan sebagai efek rumah kaca• Selain itu, atmosfer bumi pun bertugas untuk menahan sebagian panas matahari yang dipantulkan bumi.• Dengan demikian, suhu bumi akan tetap terjaga dan manusia tetap hidup karena suhunya yang hangat.

  16. Pengaruh Pergerakan Bumi Pengaruh Rotasi Bumi • Gerak rotasi bumi

   menyebabkan cahaya matahari diterima oleh bagian-bagian bumi secara bergantian. Saat suatu bagian bumi terkena cahaya matahari, maka bagian tersebut mengalami siang hari. Sementara, ketika bagian yang tidak terkena cahaya matahari, maka bagian itu mengalami malam. • Akibat lain dari rotasi bumi adalah munculnya gerak semu dari matahari dan bintang. Ketika kita melihat bintang di malam hari yang tebit dari timur dan tenggelam di barat kemudian diganti oleh matahari yang juga muncul di timur dan menghilang di barat pada siangnya, kita merasakan seolah-olah mereka yang bergerak mengelilingi bumi. Padahal, yang sebenarnya bergerak adalah bumi. 17. • Untuk menentukan tempat-tempat di bumi, dibuatlah garis-garis khayal berupa  koordinat yang terdiri atas garis lintang dan garis bujur. Rotasi bumi menyebabkan perbedaan waktu untuk setiap perbedaan garis bujur. Garis bujur 0° di tetapkan berada di kota Greenwich, sebuah kota di Inggris.• Waktu di kota ini biasanya disebut Greenwich Mean Time (GMT). Tempat yang yang terletak 15° sebelah timur kota ini, memiliki waktu lebih cepat 1 jam dari GMT. Dan tempat yang berada 15° sebelah barat dari kota itu waktunya lebih lambat 1 jam dari GMT. Dengan kata lain, setiap berbeda 1° garis bujur, waktunya pun akan berbeda 4 menit.

  18. Pengaruh Revolusi Bumi• Selama bergerak, sumbu bumi membentuk sudut 23,5°

   terhadap garis tegak lurus pada bidang eliptika (bidang edar bumi). Akibatnya, lama pemanasan yang diterima setiap kutubnya berbeda-beda. Peristiwa yang merupakan pengaruh dari revolusi bumi adalah: a) Adanya pergantian musim. b) Perubahan lamanya siang dan malam. c) Gerak semu matahari. d) Perbedaan lokasi kemunculan benda langit setiap bulannya.

  19. Pembentukan Benua dan Samudra Ada beberapa teori yang pernah muncul,

   namun 2 yang terkenal diantaranya adalah: Teori apungan benua • Teori apung benua dikemukakan oleh Alfred Lothar Wegener, yaitu seorang meteorolog dari Jerman. Teori tersebut dikemukakan pada tahun 1912. Wegener mengemukakan bahwa benua- benua itu dahulu merupakan satu superbenua yang disebut Pangaea. Benua tersebut kemudian terpecah sejak 200 juta tahun yang lalu. Benua- benua tersebut bergerak dan berpindah secara perlahan- lahan selama jutaan tahun. Akibatnya, benua-benua tersebut saling bergabung dan terpisah pada saat lempeng- lempeng yang ditumpanginya bergeser di bola bumi.

  20. • Pangaea berasal dari kata Yunani pan (seluruh) dan ge (bumi). Pada mulanya  Amerika Utara dan Erasia merupakan segmen utara Pangaea yang disebut Laurasia. Benua-benua di bagian selatan tergabung pada Gondwanaland. Di sebelah timur terdapat Laut Tethys. Selain itu, terdapat laut sangat luas yang menjadi pendahulu Samudra Pasifik disebut Panthalasa.• Ada banyak bukti yang menunjukkan benua- benua di bumi ini dahulunya pernah bersatu. Bukti-bukti tersebut di antaranya adanya kecocokan antara garis pantai benua- benua yang berjauhan, misalnya Amerika Selatan dan Afrika.• Bukti lainnya adalah adanya formasi batuan sejenis di pantai Atlantik yang berseberangan. 21. • Teori apung benua baru diterima oleh para ahli pada tahun 1960 ketika

   ditemukan teori baru yang disebut teori lempeng tektonik. Para ahli meyakini bahwa benua-benua sudah bergerak sebelum Pangaea terpecah. Ada kemungkinan benua- benua tersebut suatu saat dapat menjadi utuh kembali.• Jadi, pada awalnya hanya terbentuk satu benua besar yang disebut Pangaea dan dikelilingi satu samudera Panthalassa.

  22. Struktur Lapisan Bumi• Secara struktur, lapisan bumi dibagi menjadi tiga bagian,

   yaitu:• Kerak bumi (crush) merupakan kulit bumi bagian luar (permukaan bumi).• Selimut atau selubung (mantle) merupakan lapisan yang terletak di bawah lapisan kerak bumi.• Inti bumi (core), yang terdiri dari material cair, dengan penyusun utama logam besi (90%), nikel (8%), dan lain-lain yang terdapat pada kedalaman 2900 – 5200 km. 23. • Berdasarkan susunan kimianya, bumi dapat dibagi menjadi empat bagian,

   yakni :• Bagian padat (lithosfer) yang terdiri dari tanah dan batuan• Bagian cair (hidrosfer) yang terdiri dari berbagai bentuk ekosistem perairan seperti laut, danau dan sungai• Bagian udara (atmosfer) yang menyelimuti seluruh permukaan bumi serta bagian yang ditempati oleh berbagai jenis organisme (biosfer)

  24. Atmosfer 

  25. Atmosfer • lapisan udara yang menyelimuti bumi secara menyeluruh dengan

   ketebalan lebih dari 650 km. Fungsi atmosfer • 1. Mengurangi radiasi matahari yang sampai ke permukaan bumi pada siang hari dan hilangnya panas yang berlebihan pada malam hari. 2. Mendistribusikan air ke berbagai wilayah permukaan bumi 3. Menyediakan okisgen dan karbon dioksida. 4. Sebagai penahan meteor yang akan jatuh ke bumi.

  26. Berdasarkan perbedaan suhu, atmosfer dibagimenjadi lima lapisan, yaitu :A.

   TroposferDi dalam troposfer terdapat tiga jenis awan,yaitu :• Awan rendah (cumulus), yang tingginya antara 0 – 2 km• Awan pertengahan (alto cumulus lenticularis), tingginya antara 2 – 6 km• Awan tinggi (cirrus) yang tingginya antara 6 – 12 km.

  27. Troposfer terbagi lagi ke dalam empat lapisan,yaitu :• Lapisan Udara Dasar :  Tebal lapisan udara ini adalah 1 – 2 meter di atas permukaan bumi.• Lapisan Udara Bawah :Lapisan udara ini dinamakan juga lapisan-batasan planiter (planetaire grenslag, planetary boundary layer).• Lapisan Udara Adveksi (Gerakan Mendatar) : Lapisan ini disebut juga lapisan udara konveksi atau lapisan awan, yang tebalnya 2 – 8 km.• Lapisan Udara Tropopouse : lapisan transisi antara lapisan troposfer dan stratosfer terletak antara 8 – 12 km di atas permukaan laut (dpl).

  28. B. Stratosfer :Lapisan stratosfer dibagi dalam tiga bagianyaitu :a. Lapisan udara  isoterm; 12 – 35 km dpl, dengan suhu - 50o C sampai -55o C.b. Lapisan udara panas; 35 – 50 km dpl, dengan suhu - 50o C sampai + 50o C.c. Lapisan udara campuran teratas; 50 – 80 km dpl, dengan suhu antara +50o C sampai -70o C.

  29. C. MesosferMesosfer terletak di atas stratosfer pada ketinggian 50 –70 km. Suhu

   di lapisan ini akan menurun seiring denganmeningkatnya ketinggian. Daerah transisi antara lapisanmesosfer dan termosfer disebut mesopouse.D. Lapisan Termosfer / IonosferIonosfer dibagi menjadi tiga lapisan:• Lapisan Udara E Terletak antara 80 – 150 km dengan rata-rata 100 km dpl. Lapisan ini dinamakan juga lapisan udara KENNELY dan HEAVISIDE. 30. • Lapisan udara F Terletak antara 150 – 400 km. Lapisan ini dinamakan juga  lapisan udara APPLETON.• Lapisan udara atom Letaknya antara 400 – 800 km.

  Lapisan ini menerima panas langsung dari matahari, dan diduga suhunya mencapai 1200o C .E. Ekosfer atau atmosfer luarMerupakan lapisan atmosfer yang paling tinggi

  31. Hidrosfer A. Siklus air : Terdapat 3 macam siklus air: • siklus pendek (siklus

   kecil) • siklus sedang ( siklus menengah) • siklus panjang (siklus besar) Terjadinya siklus air disebabkan oleh proses- proses sebagai berikut: • Evaporasi • Sublimasi • Persipitasi • Transporasi • Adveksi • Run-off • Evapotranspirasi • Infiltrasi • Intersepsi • Kondensasi • Konveksi • Surface detention

  32. ADVEKSIKONDENSASI PRESIPITASI PRESIPITASI EVAPO-  TRANSPIRASI TRANSPIRASI EVAPORASI PRESIPITASI infiltrasi

  33. B. Perairan Darat 1. SUNGAI Sungai berdasarkan asal airnya • Sungai hujan  adalah sungai yang airnya berasal dari air hujan atau mata air. • Sungai gletser adalah aliran sungai yang alirannya berasal dari cairan gletser atau es. • Sungai campuran adalah sungai yang airnya berasal dari cairan gletser dan air hujan

  34. Sungai berdasarkan keadaan airnya– Sungai permanen adalah sungai yang setiap

   tahun debit airnya tetap.– Sungai periodic adalah sungai yang airnya tidak tetap sepanjang tahun– Sungai intermitten yaitu sungai yang ada airnya apabila ada air hujan saja 35. 2. AIR TANAHBerdasarkan asal airnya dapat dibagi menjadi 2 :– yang berasal  dari atmosfer disebut meteoric water– air tanah yang berasal dari dalam bumiBerdasarkan letaknya dapat dibagi menjadi 2 :– air tanah permukaan (freatik), yaitu air tanah yang terdapat di atas lapisan yang tidak tembus air.– air tanah dalam, yaitu air tanah yang terdapat pada lapisan poreus diantara 2 lapisan yang tidak tembus (kedap air)3. DANAU Danau adalah suatu cekungan ataui daerah ledok yang dalam dan terdapat di daratan yang luas di mana cekungan tersebut menjadi tempat berkumpulnya air.

  36. RAWA• Rawa ialah tanah rendah yang selalu tergenang air karena tidak ada

   pelepasan air (drainase) & bersifat asam.• Rawa dapat dibagi menjadi 2, yaitu: – rawa yang tergenang air, yaitu air dan permukaan tanah sama tingginya, sehingga airnya asam sekali, tidak dapat diminum dan tidak baik untuk tanaman. – rawa yang mengalami pergantian air.

  37. Lithosfer Lithosfer terdiri dari dua bagian utama • Lapisan sial / kerak : yaitu  lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium (SiO2) dan alumunium (Al2O3)

  • Lapisan sima (silisium magnesium) yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun oleh logam silisium (SiO2) dan magnesium (Mg O) 38. • Batuan Beku Karena magma mengalami pendinginan dan zat cair pijar

   berangsur-angsur menjadi dingin & beku: – Batuan beku dalam (plutonik) Hasil pembekuan magma di dalam litosfer, sehingga proses pendinginannya sangat lambat. Menghasilkan : batuan beku dengan kristal penuh yang besar-besar (holokristalin). – Batuan beku korok (porfirik) Pembekuannya berlangsung lebih cepat karena magma telah meresap diantara lapisan-lapisan litosfer. 39. – Batuan beku luar (episif) Magma berubah menjadi larva yang meleleh, dan  proses pembekuan larva di permukaan bumi menjadi cepat. Menghasilkan : lelehan batuan beku dengan kristal yang halus bahkan ada yang tidak berkristal.• Batuan Sedimen (Endapan) Berasal dari batuan beku yang telah tersingkap oleh tenaga dari luar akan diangkut ke tempat lain dan di tempat baru itulah lalu diendapkan. a. Batuan sedimen klitik pasir b. Batuan sedimen kimiawi stalaktit dan stalakmit c. Batuan sedimen organik lapisan humus dari hutan 40. • Batuan Malihan Terjadi karena adanya tekanan dan suhu yang tinggi sehingga

   menempatkan dan meremukkan batuan yang sudah ada sebelumnya, baik itu yang berupa batuan beku atau batuan endapan.D. Biosfer• Biosfer adalah lapisan tempat tinggal mahluk hidup. Bisofer mencangkup semua bagian permukaan bumi yang dapat dihuni oleh mahluk hidup. Secara fisik biosfre ini terbagi tiga : yaitu litosfer, hidrosfer dan atmosfer.

  41. Biosfer

   42. Bencana Alam Bencana alam di darat: A. Longsor Salju Longsornya salju

   kebawah dari pegunungan, akibat dari besarnya berat salju tersebut. B. Pemanasan Global 43. • Penyebab pemanasan global: – Efek rumah kaca Efek rumah kaca disebabkan

   karena naiknya jumlah gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan CO2 disebabkan oleh pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya. Energi matahari yang masuk & diserap bumi, dipantulkan kembali oleh awan dan permukaan bumi, dalam bentuk radiasi inframerah. Sebagian besar inframerah tertahan oleh awan, gas CO2 dan gas lainnya, sehingga dikembalikan ke permukaan bumi lagi. Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin dan tidak dapat ditinggali. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global. 44. • Efek Umpan Balik : Anasir penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh

   berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Sebagai contoh adalah pada penguapan air. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2, pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Umpan balik ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.• Variasi Matahari Meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer .

  45. Dampak Pemanasan Global :– Iklim Mulai Tidak Stabil Para ilmuan  memperkirakan bahwa daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara (Northern Hemisphere) akan memanas lebih dari daerah- daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. Daerah hangat menjadi lebih lembab karena banyak air yang menguap dari lautan.Uap air yang lebih banyak akan membentuk awan lebih banyak, sehingga akan memantulkan cahaya matahari kembali ke angkasa luar, dimana hal ini akan menurunkan proses pemanasan. Selain pemanasan, periode sangat dingin juga akan terjadi. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim. 46. • Peningkatan Permukaan Laut Ketika atmosfer menghangat, lapisan permukaan

   lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya membesar dan tinggi permukaan laut naik.• Pemanasan juga akan mencairkan es-es di kutub, terutama sekitar Greenland, dan semakin menambah volume air di laut. Perubahan tinggi muka laut akan mempengaruhi kehidupan di daerah pantai. Erosi dari tebing, pantai, dan bukit pasirpun akan meningkat.

  47. • Gangguan Ekologis Hewan dan tumbuhan akan bermigrasi dan mengubah arah  pertumbuhannya karena efek pemanasan. Hewan yang tidak dapat bermigrasi ke daerah yang lebih dingin dan tumbuhan yang tidak dapat mencari daerah baru, mungkin akan musnah. 48. • Dampak Sosial dan Politik: – Perubahan cuaca dan lautan mengakibatkan

   munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian. Temperatur yang panas dapat menyebabkan gagal panen sehingga muncul kelaparan dan kekurangan gizi. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit- penyakit yang disebabkan bencana alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat- tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit. – Pergeseran ekosistem berdampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun melalui vektor (vector-borne diseases). Contohnya Demam Berdarah akibat genangan air. Selain itu beberapa spesies secara alamiah terseleksi ataupun punah. Hal ini juga berdampak pada perubahan iklim yang meningkatkan kasus penyakit tertentu (seperti Demam Berdarah berkaitan dengan musim hujan tidak menentu).

  49. Gempa Bumi 

  50. C. Gempa Bumi• Tipe Gempa Bumi – Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api )

   Akibat adanya aktivitas magma, sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang berakibat gempa bumi. 51. • Gempa bumi tektonik Disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu  pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga sangat besar. Gempa ini terjadi layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. 52. • Gempa bumi tumbukan Diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang

   jatuh ke bumi• Gempa bumi runtuhan Biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, dan bersifat lokal.• Gempa bumi buatan Adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi. 53. • Penyebab Terjadinya Gempa Bumi Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari

   pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama, tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah gempa bumi akan terjadi.• Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Beberapa gempa bumi juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam. Gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi.

  54. D. Lahar Adalah aliran material vulkanik yang biasanya berupa campuran batu,

   pasir dan kerikil akibat aliran air yang terjadi di lereng gunung (gunung berapi). Di Indonesia khususnya, aktivitas aliran lahar ini akan meningkat seiring dengan meningkatnya intensitas curah hujan.E. Gunung Meletus Merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C.

  55. Berbagai Tipe Gunung Berapi – Gunung berapi kerucut atau gunung berapi strato

   (strato vulcano) – Gunung berapi perisai (shield volcano) – Gunung berapi maarCiri- Ciri Gunung Berapi akan Meletus – Suhu disekitar gunung naik. – Mata air jadi kering. – Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang disertai getaran (gempa). – Tumbuhan di sekitar gunung layu. – Binatang di sekitar gunung bermigrasi.

  56. Hasil Letusan Gunung Berapi – Gas Vulkanik Gas yang dikeluarkan gunung

   berapi pada saat meletus. Gas tersebut antara lain Karbonmonoksida (CO), Karbondioksida (CO2), Hidrogen Sulfide (H2S), Sulfurdioksida (S02), dan Nitrogen (NO2) yang dapat membahayahan manusia. – Lava dan aliran pasir serta batu panas Lava adalah cairan magma dengan suhu tinggi yang mengalir dari dalam Bumi ke permukaan melalui kawah. Lava encer akan mengalir mengikuti aliran sungai sedangkan lava kental akan membeku dekat dengan sumbernya. Lava yang membeku akan membentuk bermacam-macam batuan. 57. • Lahar Lahar adalah lava yang telah bercampur dengan batuan, air, dan material

   lainnya.• Abu Letusan Yakni material yang sangat halus yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan.• Awan Panas Yakni hasil letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Di dalam gulungan ini terdapat batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600 °C. Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada tubuh yang terbuka dan juga dapat menyebabkan sesak napas. 58. • Kebakaran Liar Adalah sebuah kebakaran yang terjadi di alam liar, tetapi dapat

   juga memusnahkan rumah- rumah atau sumber daya pertanian. Musim kemarau adalah penyebab utama kebakaran hutan.

  59. Penyebab Kebakaran liar:• Sambaran petir pada hutan yang kering karena musim  kemarau yang panjang.• Kecerobohan manusia antara lain membuang puntung rokok secara sembarangan dan lupa mematikan api di perkemahan.• Aktivitas vulkanis seperti terkena aliran lahar atau awan panas dari letusan gunung berapi. 60. • Tindakan yang disengaja seperti untuk membersihkan lahan pertanian atau

   membuka lahan pertanian baru dan tindakan vandalisme.• Kebakaran di bawah tanah/ground fire pada daerah tanah gambut yang dapat menyulut kebakaran di atas tanah pada saat musim kemarau.

  61. Dampak kebakaran liar:• Menyebarkan emisi gas karbon dioksida ke atmosfer•

   Terbunuhnya satwa liar dan musnahnya tanaman baik karena kebakaran, terjebak asap atau rusaknya habitat.• Menyebabkan banjir selama beberapa minggu di saat musim hujan dan kekeringan di saat musim kemarau.• Kekeringan menghambatnya jalur pengangkutan lewat sungai dan menyebabkan kelaparan di daerah-daerah terpencil.• Kekeringan juga akan mengurangi volume air waduk saat musim kemarau, yang mengakibatkan terhentinya pembangkit listrik (PLTA).

  62. Bencana Alam Di Air 

  63. Bencana alam di air 1. Banjir peristiwa terbenamnya daratan oleh air. Pada

   umumnya disebabkan oleh air sungai yang meluap ke lingkungan sekitarnya sebagai akibat curah hujan yang tinggi. Ciri-Ciri • Biasanya terjadi saat hujan deras sepanjang hari. • Air menggenangi tempat-tempat tertentu dengan ketinggian tertentu. • Mengakibatkan hanyutnya rumah- rumah, tanaman, hewan, dan manusia. 64. • Mengikis permukaan tanah sehingga terjadi endapan tanah di tempat-tempat

   yang rendah.• Banjir dapat menyebabkan korban jiwa, luka berat, luka ringan, atau hilangnya orang.• Menyebabkan kerugian yg besar baik secara moril maupun materiil.

  65. Jenis-jenis banjir:• Berdasarkan sumber air yang menjadi penampung di bumi,

   jenis banjir dibedakan menjadi tiga:• Banjir Sungai : karena air sungai meluap• Banjir Danau : karena air danau meluap atau bendungannya jebol• Banjir Laut Pasang : akibat adanya badai dan gempa bumi

  66. Penyebab Terjadinya Banjir:• Penebangan hutan secara liar tanpa disertai  reboisasi• Pendangkalan sungai• Pembuangan sampah yang sembarangan, baik ke aliran sungai maupun gotong royong• Pembuatan saluran air yg tidak memenuhi syarat

  67. Dampak dari Banjir• Rusaknya areal pemukiman penduduk• Sulitnya

   mendapatkan air bersih• Rusaknya sarana dan prasarana penduduk• Rusaknya areal pertanian• Timbulnya penyakit-penyakit• Menghambat transportasi darat

  68. Tsunami

   69. 2. TsunamiPenyebab terjadinya Tsunami• Tsunami dapat terjadi jika terjadi

   gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi

  70. Bencana Alam terkait Cuaca • Badai Salju Terjadi saat udara yang hangat dan  basah bertemu dengan udara yang dingin. • Hujan Es Adalah presipitasi yang terdiri dari bola- bola es. Salah satu proses pembentukannya adalah melalui kondensasi uap air lewat dingin di atmosfer pada lapisan di atas freezing level. Proses lain yang dapat menyebabkan hujan adalah riming, dimana uap air lewat dingin tertarik ke permukaan benih-benih es. Karena terjadi pengembunan yang mendadak maka terjadilah es dengan ukuran yang besar. 71. • Siklon Tropis adalah sebuah jenis sistem tekanan udara rendah yang terbentuk  secara umum di daerah tropis. Siklon tropis merupakan bagian penting dari sistem sirkulasi atmosfer, yang memindahkan panas dari daerah khatulistiwa menuju garis lintang yang lebih tinggi.• Tornado Adalah kolom udara yang berputar kencang yang membentuk hubungan antara awan cumulonimbus, atau dalam kejadian langka, dari dasar awan cumulus dengan permukaan tanah 72. • Kemarau Musim kemarau adalah musim di daerah tropis yang dipengaruhi oleh

   sistem muson. Untuk dapat disebut musim kemarau, curah hujan per bulan harus di bawah 60 mm per bulan (atau 20 mm per dasarian) selama tiga dasarian berturut- turut.• Gelombang Panas Adalah periode lanjutan dari cuaca yang sangat panas, yang diikuti oleh kelembaban tinggi. Beberapa gelombang panas telah menyebabkan kegagalan panen yang merugikan, ribuan kematian karena hipertermia, dan mati listrik tersebar karena penggunaan pendingin udara yang terlalu meningkat.

  73. Bencana alam terkait kesehatan • Wabah Adalah tersebarnya penyakit pada daerah  yang luas dan pada banyak orang, maupun untuk menyebut penyakit yang menyebar tersebut. • Kelaparan Menyebabkan kekurangan gizi yang dialami sekelompok orang dalam jumlah besar untuk jangka waktu yang relatif lama, biasanya karena kemiskinan, konflik politik, maupun kekeri ngan cuaca.

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

117 3888 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1034 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 927 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 623 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 777 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1323 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

65 1222 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 808 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 1093 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1322 23