contoh pedoman pembuatan buku pedoman

KATA PENGANTAR
Salah satu perguruan tinggi adalah menghasilkan sarjana yang
profesional. Sebagai tenaga profesional, memerlukan pengalaman berupa
berupa latihan ditempat yang mirip dengan tempat kelak di tugaskan. Latihan
keprofesionalan itu disebut Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi (KKN
Integrasi). KKN merupakan salah satu komponen kegiatan kurikuler yang
memerlukan keterpaduan antara penguasaan teori dan praktik. Penguasaan
tersebut perlu mendapat perhatian yang serous secara terpadu, terarah dan
terbimbing dari berbagai unsur yang terkait.
Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi memiliki tujuan, antara lain:
1. Mempersiapkan dan melatih mahaasiswa agar memiliki pengalaman faktual
tentang proses pembelajaran kedalam situasi yang sebenarnya.
2. Mengembangkan diri mahasiswa sebagai tenaga yang profesional,
sehingga memiliki nilai, sikap, pengetahuan dan keterampilan yang
diperlukan dalam profesinya.
3. Menerapkan berbagai kemampuan profesional secara utuh dan terpadu
dalam situasi nyata
4. Menguasai berbagai keterampilan dasar.
Berbeda dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya, kegiatan KKN tahun
2014 melakukan integrasi antara praktek kependidikan, penelitian kependidikan
dan penabdian kependidikan yang dinamakan praktek profesi terpadu.
Untuk mempermudah keiatan ini bagi mahasiswa, maka disusunlah
sebuah pedoman praktek profesi keguruan terpadu yang disingkat menjadi
KKN-Terintegrasi. Buku pedoman tersebut bertujuan untuk
memberikan pedoman (panduan) tentang pelaksanaan KKN bagi maha siswa,
dosen pembimbing, serta instansi yang terkait dengan kegiatan KKN.
Semoga pedoman ini bermanfaat bagi semua akdemisi terkait.
Ambon, 10 Agustus 2014

Penyusun

1

DAFTARI ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB

I

PENDAHULUAN
A.
B.
C.
D.
E.
F.
G
H.

BAB

II

B.
C.

III

B.

IV

B.

BAB

V

VI

1
2

…..……………

2

…..……………

2

…..……………

3

…..……………

3

…..……………

3

…..……………

5

Persiapan
……………………………..
Pe l a k s a n a a n
………………………
Pen yera ha n La pora n
……………….

…..……………

6

…..……………

6

…..……………

8

Organisasi Pelaksana PPKT
………………
Tugas, wewenang dan Tanggung
Jawab …..

…..……………

9

…..……………

9

Dosen Pembimbing
Guru Pamong
……………..

…..……………

12

…..……………

12

…..……………

14

…..……………

14

…..……………

14

DOSEN PEMBIMBING DAN
GURU PAMONG
A.

BAB

…..……………
…..……………

ORGANISASI PELAKSANA
…………….
A.

BAB

Dasar Pemikiran ………………………..
Pengertian dan Ruang Lingkup
…………..
Landasan
………………………….
Tuj u an da n M an f aa t
………………
Program
……………………………
Pe s e r t a
……………………………
Sasaran dan Lama Pelaksanaan
………..…
Pe m b i a ya a n
…………………………

TAHAPAN KEGIATAN
A.

BAB

HALAMAN
………………………………………
i
………………………………………
ii

PENILAIAN …………………………
A.
Tujuan ………..
………………….
B.
Prinsip
……………………………
C.
Ketentuan Penilaian

……….
TATA TERTIB PESERTA PPKT
2

A.
B.

Tata Tertib Pembekalan
PPKT ..
Tata Tertib Peserta di
lokasi PPKT

Lampiran-lampiran
……………………………………

…..……………

17

…..……………

17

…..……………

18

BAB I
PENDAHULUAN
A. Dasar Pemikiran
Sejak alihstatus dari STAIN ke IAIN, IAIN Ambon
berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada
mahasiswa, berbenah diri dalam berbagai aspeknya, terutama
dalam bidang profesi kependidikan bagi para calon guru Agama
Islam, calon guru Biologi dan calon guru Matematika. Dalam
konteks pengembangan dan peningkatan kualitas kelembagaan
inilah, Fakultas Tarbiyah IAIN Ambon sebagai sebuah lembaga
pendidikan, berkewajiban untuk membekali pengalaman
lapangan di bidang kependidikan kepada para mahasiswa
agar mereka dapat mempersiapkan diri jadi tenaga profesional
di bidangnya.
Selama ini, pemberian pengalaman lapangan tersebut
terwujud dalam mata kuliah Praktek Pengalaman Lapangan
(PPL) II yang berupa praktik mengajar di sekolah (real teaching)
daniatau
pengadministrasian
kependidikan.
Sebelum
mengambil mata kuliah ini, mahasiswa harus sudah
menyelesaikan mata kuliah KKN I (micro teaching). Di samping itu,
3

a. Ketrampilan
mahasiswa juga diwajibkan mengikuti dan lulus mata
dal= sekolah,
kuliah Penelitian Kependidikan dan dan mata kuliah
dan pend
Pengabdian pada Masyarakat yang selama ini lazim
disebut sebagai Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai
bagian dari pelaksanaan dari pelaksanaan salah satu 2. Manfaat
unsur Tri Darma Perguruan Tinggi.
Manfaat kegiatan
Ketiga mata kuliah tersebut dilaksanakan
PP
secara terpisah dan masing-masing berdiri sendiri.
a. Bagi
Dalam praktiknya, kegiatan KKN didominasi
mahasiswa 1
oleh praktik keguruan dan pengajaran baik di jalur
keterampilan
sekolah maupun luar sekolah. Praktik demikian
meni melatih
telah
membawa
dua
implikasi
berfikir
1
sekaligus.
Pe r t a ma ,
kegiatan
KKN
memecahkan
m e n j a d i o v e r l a p dengan kegiatan KKN II.
masa
Bahkan ebih dari itu, karena praktik keguruan yang
b.
Bagi Fakultas
dilakukan mahasiswa pada saat KKN hanya
Tart)
dipandang
sebagai
kegiatan
pengabdian,
mengaplikas
pelaksanaannya
tidak
mengikuti
prosedur,
ikan
mekanisme dan ramburambu yang berlaku dalam
lapangan
praktik mengajar sebagaimana mestinya. Hal itu
dalam us di
semakin diperparah oleh pembimbing KKN yang
bidang
bukan dosen kependidikan. Dengan demikian proses
kependit
dan hasilnya menjadi tidak efektif efisien.
c.
Bagipemerin
Kedua,
memberi
peluang
kepada
tah. bentuk
mahasiswa peserta KKN untuk melakukan
par::
kegiatan kependidikan dan keguruan. Hal ini
kelembagaa
akan mengaburkan ciri khas keguruan sebagai
r. terlatih
sebuah profesi yang dihasilkan khususoleh LPTK
secara pro
dengan profesi lainnya dan sekaligus memberi
citra bahwa keguruan bukan sebuah profesi,
melainkan kegiatan yang bisa dilakukan siapa saja E. Program
secara
alami.
Sementara
i t u , Secara umum progra
pelaksanaan
KKN
II
yang
diharapkan
dapat
m e m b e r i k a n 1. Bidang Kegiatan
P
pengalaman awal bagi praktikan belum dapat
berjalan secara optimal yang diindikasik an oleh
a. Membuat per
semakin kerasnya kritikan dari para user
b. Melaksanakm
terhadap kompetensi profesional alumni.
a. Penampilan
2. Bidang Pengabdiaz
B. Pengertian dan Ruang Lingkup

Kependidikan
a. Observasi
4
b. Asisten
c.

d.
e. Melaksi

1 . Pe n g e r t i a n P P K T

Praktik Profesi Keguruan Terpadu (PPKT) adalah
mata kuliah intra kurikuler aplikatif dan terpadu dari
seluruh pengalaman belajar ke dalam program
pelatihan untuk mempersiapkan mahasiswa agar
memiliki kemampuan dan ketrampilan keguruan,
pelaksanaan kegiatan administrasi pendidikan dan
penelitian
kependidikan.
Dengan
kegiatan
ini
mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan dalam
mengelola dan mengembangkan institusi pendidikan
serta memecahkan masalah kependidikan secara
profesional.
PPKT merupakan mata kuliah kompetensi utama
(MKKU) dengan bobot 8 sks. Mata kuliah ini wajib
diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah yang
telah memenuhi persyaratan dan harus memperoleh
nilai lulus.
2. Ruang Lingkup PPKT
a. Melaksanakan kegiatan pembelajaran, baik
yang bersifat intra kurikuler, ko kurikuler,
maupun ekstra kurikuler.
b. Melaksanakan kegiatan administrasi sekolah.
c. Melaksanakan kegiatan penelitian
kependidikan
C. Landasan

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan:
1. Undang-undang Nomor 20 tahun 2003, tentang
Sistem Pendidikan Nasional.
2. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999
Tentang Pendidikan Tinggi.
3. Keputusan Menteri Agama RI Nomor Tahun
tentang Statuta IAIN Ambon
4. Keputuan Dekan Fakultas Tarbiyah Nomor
tentang Tim Pelaksana PPKT.
5

D. Tujuan dan Manfaat

1. Tujuan PPKT
Dalam mewujudkan tujuan Fakultas Ilmu Tarbiyah
dan Keguruan yaitu menyiapkan lulusan yang profesional
di bidang kependidikan dan pengajaran, maka tujuan
yang ingin dicapai PPKT adalah mahasiswa memiliki:
a. Pengalaman profesional di lapangan dalam
berbagai aspek kegiatan meliputi kegiatan
pembelajaran, administrasi sekolah dan penelitian
kependidikan;
b. Kepedulian terhadap pengembangan lembaga
kependidikan secara profesional;
c. Ketrampilan dalam melaksanakan
kegiatanpembelajaran, administrasi sekolah, dan
penelitian kependidikan.
2. Manfaat
Manfaat kegiatan PPKT dapat dilihat dari berbagai sisi
sebagai berikut:
a. Bagi
mahasiswa
kegiatan
ini
memberi
pengalaman
lapangan
dan
keterampilan
menjalankan profesinya sesuai bidang keilmuannya,
serta melatih berfikir kritis dan menggunakan
prosedur ilmiah dalam memecahkan masalah
kependidikan.
b. Bagi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan kegiatan ini
sebagai media untuk mengaplikasikan teori
kependidikan dalam kegiatan praktis di
lapangan dalam usaha menyiapkan lulusan yang
ahli dan profesional di bidang kependidikan dan
pengajaran.
c. Bagi pemerintah dan masyarakat, memperoleh
sumbangan nyata dalam be ntu k partisipasi aktif
mhasiswa
dalam
upaya
pengembangan
kelembagaan, dan akan memperoleh calon tenaga
6

kependidikan yan terlatih secara profesional.
E. Program

Secara umum program PPKT adalah
sebagai berikut:

2. Lama
Pelaksanaan

1. Bidang Kegiatan Pembelajaran:

PPKT
adalah
kegiata
lapangan
a. Membuat persiapan mengajar
denga
b. Melaksanakan Praktek Pembelajaran berbeda
laboratorium, 1 sks
c. Penampilan
di
laps
memiliki
2. Bidang Pengabdian Pendidikan
bobot 6 sks, mak
dengan 200 jam,
Kependidikan
maka lam minggu x
a. Observasi
4 hari x 4 jam =
b. Asistensi
c. Merancang dan melaksanakan
H. Pembiayaan
evaluasi pembelajaran
Penyelenggaraa
d. Melaksanakan ko kurikuler
n
prc
Ambon yang
e. Melaksanakan ekstra-kurikuler
bersumber
dal
f. Membantu pelaksanaan BK
g. Membantu pengadaan media/sumber belajar
h.
Piket
Administrasi Pendidikan
a.
b.
a.
c.

Administrasi kesiswaan
Administrasi Penajaran/kurikulum
Administrasi BK
Administrasi Personalia

d. Administrasi Keuangan
e. Administrasi. Sarana dan Prasarana
f. Administrasi Perpustakaan
h. Administrasi Hubungan sekolah dan
masyarakat;

i. Administrasi layanan bantu
3. Bidang Penelitian Kependidikan:
7

a. Menentukan masalah penelitian.
b. Menentukan pendekatan dan metode
penelitian yang sesuai.
c. Membuat kajian teoretis, kerangka berfikir,
hipotesis atau asumsi
d. Menyusun laporan penelitian.
e. Merekomendasikan hasil penelitian kepada
pihak terkait untuk pengembangan lembaga.
Pelaksanaan praktek mengajar di kelas untuk jurusan
Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Biologi, dan
Pendidikan Matematika sekurang-kurangnya 12X2 jam
pelajaran.
F. Peserta
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari
kurikulum program Si Fakultas Tarbiyah yang hams
diikuti secara penuh oleh setiap mahasiswa yang berada
pada berbagai jurusan/program studi di Fakultas Tarbiyah
IAIN Ambon. Dengan demikian, peserta PPKT adalah
mahasiswa program Si Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
yang telah memenuhi persyaratan. Adapun persyaratan
dimaksud:
1. Telah menyelesaikan perkuliahan sekurangkurangnya 120 sks dan telah mengikuti secara
aktif perkuliahan pada semester VII.
2. Telah lulus mata-mata kuliah kependidikan serta
mata-mata kuliah pokok pada jurusan /program
studinya.
3. Terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Tarbiyah
IAIN Ambon/tidak sedang cuti kuliah
4. Mendaftarkan diri sebagai peserta PPKT
5. Mengikuti kuliah pembekalan
Untuk memudahkan koordinasi, peserta dibagi
secara berkelompok dengan anggota kelompok terdiri
atas 5-7 orang. Tiap-tiap kelompok dikoordinir oleh ketua
kelompok yang ditetapkan oleh Tim Pelaksana PPKT.
8

Teknis pengelompokan disesuaikan dengan kebutuhan.
G. Sasaran dan Lama
Pelaksanaan
1. Sasaran PPKT
Sasaran kegiatan ini adalah lembaga pendidikan,
meliputi sekolah/ madrasah baik negeri maupun swasta,
dan atau instansi terkait yang berlokasi di wilayah Kota
Ambon dan sekitarnya yang ditentukan dan atau
disetujui oleh Fakultas. Lembaga pendidikan yang
dijadikan sasaran kegiatan sekurangkurangnya memenuhi
kriteria sebagai berikut:

a. Berstatus minimal terdaftar
b. Minimal telah tiga kali maeluluskan siswa
c. Minimal memiliki 7 rombongan belajar di luar
kelas III
2. Lama Pelaksanaan
PPKT adalah kegiatan perkuliahan lapangan.
Lama/waktu perkuliahan lapangan berbeda dengan
lama perkuliahan di kelas atau ataupun di
laboratorium, 1 sks di lapangan setara dengan 200
menit. Mengingat PPKT memiliki bobot 6 sks, maka
hams dilaksanakan selama 1200 menit atau sama
dengan 200 jam, maka lama waktu yang dubutuhkan
sekitar 13 minggu (13 minggu x 4 hari x 4 jam = 208
jam)
H. Pembiayaan

Penyelenggaraan program PPKT dibiayai oleh
Fakultas Tarbiyah IAIN Ambon yang bersumber dari:
1. DIPA IAIN Ambon
2. Kontribusi mahasiswa
9

3. Sumber-sumber lainnya

10

BAB II
TAHAPAN KEGIATAN
A. Persiapan
Tahapan kegiatan persiapan ini
meliputi:
1.

Pembekalan

Pembekalan dilakukan dalam dua tahap, yaitu
pembekalan secara umum dan khusus. Pembekalan
secara umum yakni pengarahan konseptual PPKT
yang disampaikan oleh Tim Pelaksana Praktik
Profesi Keguruan Terpadu. Adapun pembekalan
secara khusus yakni pembinaan profesi yang
diberikan oleh koordinator jurusan masingmasing.
2. Observasi tentang:

a. Situasi dan kondisi
lokasi/sekolah/madrasah secara umum.
b. Pelaksanaan pembelajaran di kelas.
c. Pelaksanaan kegiatan administrasi
pendidikan.
B. Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan PPKT ini meliputi:
1. Praktek mengajar dan tugas kependidikan

1) Meng
el
perbe
da
belaja
rn)
sekola
h_
2) M
engad
kege
mar
belaja
r
si
memb
er
macalah 

2. Pengelolaan
peng
a. Mengelol
a
1
intrakuri
ku:
diselengg
arak
b. Mengelol
a
p
tahunan
dan
jadwal
pelaja
kenaikan
ke
peningka
taa­
c. Mengelol
a
ad
organisas
i, pc
d. Mengelol
a
ad
11 penempa
taa,
pemurusa
n hi

meliputi:
a. Melaksanakan asistensi.
b. Membuat persiapan tertulis dan persiapan
diri setiap akan mengajar.
c. Menggunakan metode dan prosedur
mengajar sesuai dengan kebutuhan
pelaksanaan PBM.
d. Membuat rancangan media/alat
pembelajaran dan menggunakannya.
e. Melaksanakan kegiatan megangajar di
depan kelas.
f. Merancang dan melaksanakan evaluasi
belajar mengajar.
g. Latihan mengevaluasi penampilan teman
sebagai umpan balik (feedback).
h. Mengadakan kegiatan kokurikuler seperti
remedial teaching, enrichment.
a. Mengikuti rapat-rapat guru.
i. Melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler
seperti Pramuka, rohani Islam (rohis), majalah
dinding (mading), Palang Merah Remaja
(PMR), Karya Ilmiah Remaja (KIR), Olah Raga
dan sebagainya.
j. Mengadakan interaksi sosial dengan
siswa:
1) Mengenal dan memperhatikan siswa
yang memiliki perbedaan individual
dalam
kelas
mengenai
prestasi
belajarnya, kondisi fisik, dan berdisiplin
terhadap peraturan sekolah.
2) Mengadakan
wawancara
dengan
siswa tentang kegemarannya, tugastugas di rumah, masalah dan kesulitan
belajar siswa, perhatian orang tua terhadap
siswa, membantu memberikan bimbingan
kepada
siswa
dalam
menyelesaikan
masalah.
12

2. Pengelolaan pengabdian pendidikan meliputi:
a. Mengelola kegiatan kurikuler diluar jam
mengajar
wajib:
intrakurikuler,
kokurikuler dan ekstrakulrikuler yang
diselenggarakan sekolah.
a. Mengelola program belajar mengajar yang
meliputi program tahunan dan semester,
pembagian tugas mengajar, penyusunan
jadwal pelajaran, pelaksanaan tes hasil belajar,
kriteria penilaian kenaikan kelas, laporan
kemajuan
siswa,
dan
usaha-usaha
peningkatan/perbaikan mengajar.
b. Mengelola administrasi kesiswaan meliputi
proses penerimaan, organisasi, proram BP,
drop out (DO), mutasi dan kelulusan siswa.
c. Mengelola administrasi personalia meliputi
proses
penerimaan,
penempatan,
pengembangan
karir,
promosi
jabatan,
pensiun/ pemutusan hubungan kerja.
e. Mengelola sarana prasarana pendidikan,
seperti buku-buku pelajaran, alat peraga,
alat-alat laboratorium, peralatan olah raga
dan ketrampilan, dan perpustakaan, gedung
dan perlengkapan sekolah, inventaris dan
pemeliharaannya.
e. Mengelola tata usaha sekolah seperti
pengelolaan SPP, sistem pengajian dan
pertanggungjawabannya.
f. Mengelola Organisasi dan fungsi dewan
sekolah/majlis madrasah dan hubungan
dengan orang tua dan masyarakat.
g. Membuat rancangan program pengembangan
sekolah/madrasah.
3. Pelaksanaan Penelitian Kependidikan
a. Mengidentifikasi masalah kependidikan, dapat
dilakukan dalam kegiatan antara lain:
1) Pembelajaran bidang studi sesuai jurusan
13

masing-masing.
2) Pengelolaan administrasi pendidikan.
3) Kondisi sosio kultural yang berpengaruh
terhadap pendidikan siswa.
b. Menentukan masalah penelitian
kependidikan, meliputi pembatasan dan
perumusan masalah.
c. Menentukan
variabel
penelitian,
menjabarkan nilai-nilai yang terkandung
dalam variabel tersebut dan menentukan
indikatornya masing-masing.
d. Menyusun kajian teori, kerangka berfikir,
dan hipotesis.
e. Membuat instrumen penelitian berdasarkan
indikator-indikator yang ditetapkan.
f. Menentukan responden penelitian.
g. Mengumpulkan data dengan menggunakan
metode-metode pengumpulan data yang
sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian.
h. Mengolah dan menganalisa data dengan
menggunakan pendekatan dan teknik yang
sesuai
dengan
desain
penelitian
yang
digunakan.
i. Menyusun laporan dan sistematika sebagai
berikut:
1) Pendahuluan
2) Kajian teori, kerangka berfikir, dan
hipotesis
3) Metodologi
4) Hasil penelitian
5) Penutup: Kesimpulan dan Rekomendasi
C. Penyerahan Laporan
Seluruh laporan dibuat secara individu dan
diserahkan kepada Dosen Pembimbing dan Tim
Pelaksana PPKT. Laporan terdiri atas:
1. Laporan berkas, diserahkan setiap
14

pekan/minggu.
2. Laporan Penelitiian Kependidikan, diserahkan
paling lambat satu bulan setelah kegiatan
PPKT di sekolah tersebut selesai

BAB IIII
ORGANISASI PELAKSANA

A. Organisasi Pelaksana PPKT
Praktik
Profesi
Keguruan
Terpadu
(PPKT)
diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan
Keguruan dan dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana PPKT.
Setiap akan dilaksanakan kegiatan dibentuk kepanitiaan
berdasarkan Surat Keputusan Dekan.
Struktur Badan Pelaksana PPKT terdiri dari:
1.
2.

Penganggungjawab
Pengarah

:
:

3.
4.
5.
6.

Ketua
Sekretaris
Bendahara
Bidang-bidang

:
:
:

Dekan
Pembantu Dekan Bidang akademik
Pembantu Dekan Bidang Administrasi
Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan
Nursaid, M.Ag.
Rosmawati, SS
Kasubag Keuangan

a. Penelitian Kependidikan :
1) Kepala Pusat Penelitian
2) Sekretaris Pusat Penelitian
b. Pengabdian pada Masyarakat:
1) Kepala P2M
2) Sekretaris P2M

c. Pendidikan dan Pengajaran:
1) Kepala PSB
15

2) Sekretaris PSB
7. Sekretariat: dari unsur Sub akadernik dan
Kemahasiswaan. Umum, keuangan

B. Tugas, wewenang dan Tanggung Jawab
1. Penganggungjawab
a. Membuat kebijaksanaan tentang pelaksanaan
PPKT
b. Bertanggung jawab atas pelaksanaan pelaksanaan
PPKT
c. Menetapkan garis-garis besar kebijakan untuk halhal yang belum thatur dalam buku pedoman ini.
d. Melakukan evaluasi kegiatan
2 . P e ng a r a h
a.

Memberikan arahan kepada ketua BP-PPKT dalam pelaksanaan
kegiatan,

b.

Memotivasi agar pelaksanaan PPKT berjalan lancar

3. Ketua:
a.

Mengatur dan bertanggung jawab secara teknis pelaksanaan
PPKT secara keseluruhan.

b.
c.
d.
e.
f.

Melaksanakan administrasi PPKT
Mengkoordinasikan seksi-seksi dan bagian terkait.
Me n e n t uk a n d os e n p em b i m b i ng
Melaporkan kegiatan PPKT kepada Dekan
Menerbitkan sertifikat bagi mahasiswa yang lulus PPKT yang
ditandatangani oleh Dekan.

4. Sekretaris:
a.
b.
c.

Mengurusi pendaftaran calon peserta PPKT
Mengurusi surat menyurat dan arsip seluruh kegiatan PPKT
Menyusun rencana kebutuhan bahan, alat untuk keperluan tata
usaha

d.
e.

d Membuat publikasi kegiatan PPKT
Membuat laporan akhir kepanitiaan

16

f.

Bertanggungjawab kepada ketua

5. Bendahara:
a.
b.

Menyusun rencana anggaran PPKT
Melaksanakan
pengambilan,
penyimpanan
pembukuan,
penggunaan dan pembuatan surat perintah jalan (SPJ) anggaran.

c.
d.

Menyi apkan l aporan keuangan
d, Meny i apk an k euang an, t and a t e ri ma d an S PJ uang
transportasi dan lain-lain.
Bertanggungjawab kepada ketua

e.

6. Bidang-bidang:
a.

Penelitian Kependidikan:

1) Merancang tema penelitian kependidikan
2 ) Me l a ku k an mo n i t o r i ng k e l o k a s i P PK T d a n melaporkan
hasilnya kepada ketua
b. Pengabdian pada Masyarakat:
1) Mengkoordinasi kuliahpembekalan dan memberi nilai pembekalan
2) Mengkoordinasi rapat-rapat
3) Melakukan monitoring ke lokasi PPKT dan melaporkan

hasilnya kepada ketua
4) Menilai berkas kegiatan pengabdian
kependidikan.
c. Pendidikan dan Pengajaran:
1) Membuat rancangan format persiapan
mengajar
2) Melakukan monitoring ke lokasi PPKT dan
dan melaporkan hasilnya kepada ketua
d. Sekretariat:
1) Melaksanakan tugas-tugas di bawah
koordinasi sekretaris
2) Menyiapkan dan menggandakan surat-surat,
naskah laporan, dan lain-lain yang dibutuhkan
dalam kegiatan PPKT
3) Menyiapkan daftar hadir dan notulen rapat
17

4) Mengolah nilai PPKT
5) Bertanggungjawab kepada ketua

BAB IV 
DOSEN PEMBIMBING DAN GURU 
PAMONG
Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan PPKT di lapangan, setiap
kelompok praktikum dibimbing oleh seorang osen pembimbing, seorang guru
pamong bidang pengajaran, dan seorang guru pamong bidang administrasi.

A. Guru pamong
Dosen pembimbing PPKT adalah dosen tetap Fakultas ILMU
tarbiyah dan Keguruan yang berlatar belakang kependidikan (sarjana
kpendidikan) dan atau telah mcngikuti pelatihan kependidikan dengan
pangkat/golongan sekurang-kurangnya III/B.
Adapun tugas-tugas dosen pembimbing sebagai berikut:
1.
1.

N 1enghadiri rapat koordinasi.
Membimbing dan mendampingi praktikan pada saat

18

2.
3.
4.
5.
6.

observasi.
Menyediakan waktu bagi praktikan untuk berkonsultasi baik
dibidang pengajaran, administrasi, maupun penelitian
Membantu penyelesaian permasalahan yang dihadapi
praktikan di lapangan.
Mengadakan koordinasi dengan guru pamong tentang
kesulitan, hambatan atau kemajuan praktikan.
hadir di lokasi PPKT minimal sebulan satu kali dan wajib
hadir pada saat ujian praktek mengajar.
memberi nilai pelaksanaan dan berkas PPKT

B. Guru Pamong
Guru pamong adalah guru di sekolah tempat kegiatan PPKT yang
memiliki kualifikasi untuk membimbing, terdiri atas guru pamong bidang
pengajaran dan guru pamong bidang administrasi. Untuk itu, diharapkan
mereka adalah guru yang berlatar belakang pendidikan keguruan dan bidang
administrasi/manajemen minimal setingkat sarjana (Si) yang linear dengan basis
keilmuan praktikan bimbingannya. Adapun tugas guru pamong
sebagaiberikut:

1. Guru pamong bidang pengajaran:
a.
b.
c.
d.

Hadir dalam rapat koordinasi.
Membantu praktikan dalam kegiatan observasi.
Memberi tugas pembel ajaran.
Membimbing dan mengarahkan praktikan dalam menganalisis
kurikulum, materi, dan persiapan mengajar

e.

Membimbing dan mengarahkan praktikan dalam
penampilan menajar/praktik kependidikan.
f.Bersama-sama dengan guru pamong biang
administrasi
membantu dan merekomendasi
pelaksanaaan praktek penelitian.
g. Mengadakan
koordinasi
dengan
dosen
pembimbing.
h. Memberi
nilai
pelaksaaan
PPKT
bidang
pengajaran.
2. Guru pamong bidang administrasi
19

a.
b.
c.
d.

Hadir dalam rapat koordinasi.
Membantu praktikan dalam kegiatan observasi.
Memberi tugas administrasi.
Membimbing dan mengarahkan praktikan dalam
menganalisis kegiatan administrasi.
e. membimbing dan mengarahkan praktikan
dalam praktek administrasi.
f. Bersama-sama dengan guru pamong bidang
pengajaran membantu dan merekomendasi praktek
penelitian.
g. Mengadakan koordinasi dengan dosen
pembimbing.
h. Memberi nilai pelaksaaan PPKT bidang
administrasi

BAB V
PENILAIAN

A. Tujuan
Penilaian dilaksanakan untuk memperoleh informasi yang akurat
dan untuk mengetahui tingkat penguasaan praktikan terhadap kemampuan
yang dilatihkan. Di samping itu penilaian juga bertujuan untuk mengetahui
20

efetivitas, efisiensi dan relevansi program serta pelaksanaan PPKT yang
mencakup penggunaan cumber daya, fasilitas, dana, dan waktu.
B. Prinsip
1. Membimbing, penilaian tidak semata-mata mencari kesalahan dan
kelemahan praktikan, tetapi juga untuk memberikan solusi dan
bimbingan yang tepat kepada praktikan. Oleh karena itu, penilai perlu
menyampaikan dan mendiskusikan hasil penilaiannya bersama
praktikan sehingga dapat mengembangkan kemampuan yang
dilatihkan sesuai dengan potensi dirinya.
2. Menyeluruh, yaitu dilakukan secara terus menerus untuk melihat
perkembangan dan kemajuan praktikan.
3. Obyektif, didasarkan atas keadaan yang sebenarnya sesuai dengan apa
yangditampilkan atau dikerjakan praktikan dalam praktik nyata.
4. Kumulatif, dalam arti bahwa nilai akhir yang menentukan berhasil atau
tidaknya praktikan adalah kumpulan dari nilai-nilai setiap kegiatan.
C. Ketentuan Penilaian
1. Syarat memperoleh nilai akhir
a. Praktikan telah mengikuti seluruh tahap kegiatan PPKT:
persiapan, pelaksanaan dan pelaporan.
b. Praktikan telah menggunakan waktu pelaksanaan kegiatan PPKT
sekurang-kurangnya 75% atau 75/100 X 200 jam = 150 jam
2. Unsur yang dinilai Dalam PPKT ini penilaian meliputi keseluruhan
tahapan kegiatan yang terdiri atas:
a. Kegiatan pembekalan yang terdiri atas kehadiran dan jurnal
pembekalan dengan bobot 1 jam
b. Kegiatan belajar mengajar, dengan bobot 4 bagian bagi jurusan non
kependidikan Islam dan 2 bagian bagi jurusan kependidikan Islam.
c. Pengabdian kependidikan terdiri atas pengelolaan pendidikan dan
administrasi pendidikan 2 bagian bagi jurusan non Kependidikan
Islam dan 4 bagian bagi jurusan kependidikan Islam.
d. Penelitian Kependidikan dengan bobot 3 bagian.
e. Laporanberkas 1.
3. Penilai
Penilai PPKT terdiri atas BP-PPKT, Dosen Pembimbing dan Guru Pamong
dengan besaran penilaian sebagai berikut:
21

Penilai

Aspek yang dinilai

BP-PPKT

Kegiatan pembekalan dan berkas Laporan
Kegiatan belajar-mengajar dan Pengabdian
Kependidikan
Dosen
1.
Kegiatan
belajar-mengajar
dan
Pembimbing
Pengabdian Kependidikan
2. Penelitian Kependidikan
Jumlah
Guru Pamong

Bobot
1

1
3
3
11

4. Rumus Penilaian dan Rentangan Nilai
a. Rumus Penilaian
1) Pembekalan (N 1)
a) Kehadiran pada kegiatan pembekalan
b) Jurnal Pembekalan
2) Belajar Mengajar (N.,)
a) Rancangan Pembelajaran (Satuan Pelajaran/Silabus)
b) Pelaksanaan/Praktek Pembelajaran
c) Personal
3) Pengelolaan Pengabdian Kependidikan (N 1)
a) Kependidikan
b) Administrasi Pendidikan
c) Pemanfaatan waktu dan Kepribadian
4) Penelitian Kependidikan (N 4)
a)
b)
c)
d)

Kesesuaian masalah dengan judul
Kesesuaian dasar pemikiran dengan masalah
Kesesuaiankajian teori dengan variabel
Kesesuaian instrumen pengumpulan data dengan
variabel
e) Ketepatan penggunaan metode penelitian
f) Deskripsi, analisis dan interpretasi data
g) Kesimpulan dan rekomendas

5) Laporan berkas individual (N 5)
a) Ketepatan waktu penyerahan laporan
b) Kerapihan be rkas
22

c) Kerapihan tulisan
d) Rasionalitas waktu dan kegiatan
Rumus Nilai Akhir (NA)

N1+

4 (N 2 GP+ N 2 DP) 2( N 2 GP+ N 2 DP)
+
+3( N 4)+ N 5
2
2
11

Rentangan Nilai
Rentangan nilai PPKT mengikuti aturan rentangan nilai
yang ada pada buku pedoman akademik IAIN Ambon,
yakni:
A. = 80 - 100
B. = 68- 79
C. = 56- 67
D. = 45-55
E. =

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

111 3543 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 903 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 823 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

18 535 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 689 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

57 1186 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

61 1089 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 692 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

29 967 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1179 23