Penyalahgunaan Antibiotik bagi Penderita Ispa Akut (Batuk-Pilek).

(1)

vi Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK

Penyalahgunaan Antibiotika merupakan masalah yang perlu ditangani sejak dini, banyak masyarakat Indonesia menganggap sepele masalah ini karena tidak dianggap penting. Namun sebenarnya masalah penyalahgunaan antibiotika ini sudah banyak dialami oleh sebagian besar masyarakat Indonesia dan tidak disadari mulai menggerogoti kesehatan mereka.

Penggunaan Antibiotika ini sudah lama menjadi masalah di Luar Negeri, mereka sudah mengeluarkan Undang-undang guna mengatur penggunaan antibiotika. Sedangkan di Indonesia permasalahan ini diabaikan. Oleh karena itu diperlukan penanganan dan pemberitahuan tentang masalah penggunaan antibiotika yang tepat sehingga masyarakat Indonesia menjadi lebih bijak dalam menggunakan obat Antibiotika.

Faktor yang mendukung agar masalah ini dapat teratasi adalah kepedulian masyarakat Indonesia akan masalah Penggunaan Antibiotika bagi diri sendiri dan orang lain, sehingga kualitas hidup dan kesehatan masyarakat semakin baik. Diharapkan dengan adanya Kampanye ini, Indonesia dapat mangantisipasi dan meminimalisir dampak yang terjadi akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat.


(2)

vii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR ISI

Halaman

Lembar Pengesahan i

Kata Pengantar ii

Pernyataan Orisinilitas Karya dan Laporan iv

Pernyataan Publikasi Laporan Penelitian v

Abstrak vi

Daftar Isi vii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Permasalahan 1

1.2 Permasalahan dan Ruang Lingkup 3

1.3 Tujuan Perancangan 4

1.4 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data 5

1.5 Skema Perancangan 6

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Bakteri 7

2.2 Virus 7

2.3 Informasi Tentang Infeksi Saluran Pernafasan 8 2.3.1 Pengertian Infeksi Saluran Pernapasan 8 2.3.2 Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) 8

2.3.3 Pilek 9

2.3.4 Batuk 10

2.3.5 Flu atau influenza 11

2.4 Antibiotik 13

2.4.1 Antibiotik untuk ISPA 13

2.5 Resisten 14

2.6 Perkembangan Orang Dewasa 16

2.7 Kampanye 17

2.7.1 Jenis-jenis kampanye 18


(3)

viii Universitas Kristen Maranatha

2.7.3 Kampanye sosial 18

2.8 Media Masa 19

2.8.1 Jenis-jenis media masa 19

2.9 Segmentasi 20

BAB III DATA DAN ANALISIS

3.1 Data dan Fakta 22

3.1.1 Perusahaan 22

3.1.1a WHO 22

3.1.1b Depkes Jawa Barat 25

3.1.1c Data Jawa Barat Tahun 2007 26 3.1.1d Wawancara dengan dr. Budi Widiyarto 27 3.1.1e Wawancara dengan dr. Ratna 29

3.1.1f Hasil Kuesioner 30

3.1.2 Tinjauan terhadap proyek sejenis 38

3.2 Sasaran 40

3.2.1 Analisis Segmentasi Psikografis 41

3.3 Analisis 42

3.3.1 Analisis SWOT 42

BAB IV PEMECAHAN MASALAH

4.1 Konsep Komunikasi 45

4.2 Konsep Kreatif 45

4.2.1 Konsep Visual 46

4.2.2 Konsep Verbal 47

4.3 Konsep Media 47

4.3.1 Strategi pemilihan media 48

A. Media Primer (Media Utama) 48

B. Media Sekunder (Media Pendukung) 49

4.3.2 Rencana atau Jadwal Pemakaian Media 51

4.3.3 Biaya Media / Budgeting 51

4.4 Hasil Karya 53


(4)

ix Universitas Kristen Maranatha

4.4.1a Brand Typography 56

4.4.2 Bussines Suit 56

4.4.3 Iklan Tv 57

4.4.3a Iklan 1: Kenali flu anda 57

4.4.3b Iklan 2: Pahami dan tepat gunakan antibiotic 58

4.4.4 Poster 61

4.4.5 Billboard 63

4.4.6 Angkutan Umum Ad 64

4.4.7 Brosur 64

4.4.8 Media Untuk Penyuluhan 65

4.4.9 Gimmick (Tissue dan Stress Ball) 66

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan 70

5.2 Saran 70

5.2.1 Saran Untuk UK Maranatha 71

5.2.2 Saran Untuk Masyarakat Umum 72

DAFTAR PUSTAKA 73

DAFTAR GAMBAR 74

DAFTAR TABEL 75


(5)

70

Universitas Kristen Maranatha

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Masalah penggunaan antibiotik secara tidak rasional ini merupakan masalah yang tidak disadari oleh masyarakat Indonesia. Namun masalah tersebut akan semakin serius bila tidak di tanggulangi sejak dini. Pola pemikiran masyarakat Indonesia sering kali mendahulukan permasalahan yang saat ini sangat penting, padahal masalah penggunaan obat antibiotik ini akan sangat serius bila tidak di tangani mulai dari sekarang. Sudah banyak orang yang mengalami overdosis akibat menggunakan obat antibiotik secara tidak tepat sehingga dapat menimbulkan kematian.

Di Luar Negeri sudah di berlakukan aturan penggunaan obat antibiotik secara rasional. Hal ini dikarenakan banyaknya pengguna antibiotik yang tidak sewajarnya atau tidak mengikuti anjuran dokter sehingga menyebabkan bakteri semakin resisten atau kebal. Ahli-ahli farmakologi saat ini sedang mencoba menemukan antibiotik jenis baru yang lebih kuat dan dalam penelitiannya membutuhkan waktu yang lama. Bila konsumsi antibiotik yang tidak rasional di masyarakat tidak segera ditangani maka akan timbul bakteri yang sangat kebal dan tidak ada lagi antibiotik yang dapat menyembuhkannya sehingga akan muncul penyakit flu kebal tanpa obat yang dapat menimbulkan kematian. Mengingat penularan flu terjadi sangat cepat, hal ini akan sangat berbahaya bagi manusia di masa mendatang.

Maka dari itu diperlukan kampanye yang memberikan pengetahuan tentang flu dan penanganannya agar masyarakat mengerti betapa pentingnya penanganan sejak dini. Faktor yang mendukung agar kampanye ini dapat berjalan adalah kepedulian masyarakat Indonesia akan masalah penggunaan antibiotik yang irasional bagi diri sendiri, keluarga, dan sesamanya. Sehingga diharapkan dengan adanya kampanye ini, masyarakat Indonesia dapat mengantisipasi dan meminimalisir dampak yang terjadi akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat.


(6)

71

Universitas Kristen Maranatha

Dari hasil studi lapangan, studi literarur, pengumpulan data, dan finalisasi desain akhir, diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap permasalahan penggunaan antibiotik secara irasional dan masyarakat Indonesia sering menganggap sepele terhadap permasalahan yang jangka panjang.

2. Dibutuhkan cara penyampaian pesan yang tepat dan efektif terhadap target audience mengenai pengetahuan, penggunaan, dan akibat dari penyalahgunaan antibiotik.

3. Dalam mengadakan sebuah kamapnye yang efektif dan efisien dibutuhkan perencanaan yang matang mengenai masalah, tujuan, target audience, pihak terkait, media kampanye, informasi, hingga desain yang dibuat.

4. Dalam merancang media kampanye, diperlukan pengetahuan dan wawasan yang luas terhadap target audience sehingga memudahkan desainer dalam menyelaraskan gaya desain dan informasi secara tepat.

5. Kampanye sosial yang efektif harus menggunakan pendekatan yang tepat dengan memperhatikan efek psikologi dan emosi target audience akan pesan yang disampaiakan sehingga mudah diterima dan di pahami.

6. Kampanye sosial yang berhasil adalah kampanye sosial yang dapat mendorong target audience melakukan tindakan sebagai respon terhadap kampanye, sehingga permasalahan yang dihadapi dalam masyarakat dapat ditangani.

5.2 Saran

5.2.1 Saran Untuk UK Maranatha

 Suatu lembaga akan baik bila didalamnya dapat menciptakan manusia yang bernilai dan berkualitas sehingga berguna bagi masyarakat. Semoga UK Maranatha dapat terus berkembang dan menghasilkan manusia yang lebih baik dan berkualitas dari sebelumnya.

 Semoga UK Maranatha dapat memberikan bekal pengalaman yang berharga dalam dunia nyata sehingga menciptakan manusia yang lebih berpengalaman dan berwawasan luas.


(7)

72

Universitas Kristen Maranatha

5.2.2 Saran Untuk Masyarakat Umum

 Dengan adanya kampanye ini diharapkan masyarakat Indonesia lebih menghargai kesehatan dengan menjadikan manusia yang siap, bukan hanya siap dalam menghadapi penyakit namun siap dalam menghadapi berbagai hal dalam kehidupan. Jangan hanya terus memikirkan satu hal namun banyak hal sehingga menjadikan masyarakat yang lebih berpikiran maju jangan hanya diam I satu tempat. Dengan menjadikan masyarakat siap dan paham, berarti dapat pula mengurangi bahaya yang akan timbul akibat penyalahgunaan antibiotika.

Masyarakat sepatutnya harus cermat menghadapi segala masalah yang akan timbul, tidak hanya berpangku tangan namun berusaha pula mengurangi masalah yang ada. Dengan demikian masyarakat akan lebih tanggap dalam menyikapi permasalahan tersebut dan lebih bijak.


(8)

Universitas Kristen Maranatha

73

DAFTAR PUSTAKA

FK UI, Staff Pengajar. Mikrobiologi Kedokteran. 1993. Binarupa Aksara. Jakarta Morse, Geo.F.Brooks, Janet S. Butel, Steven. A. Mikrobiologi Kedokteran 1, edisi 22. 2005. Salemba Medika. Jakarta

Irianto, Agus. Psikologi Perkembangan Dewasa Muda. 2008. Gramedia

Widiasarana Indonesia. Jakarta

Kartajaya, Hermawan. Hermawan Kartajaya on Segmentation. 2008. Mizan.

Jakarta

http://www.who.or.id/ind/index.asp http://www.waspada.co.id

http://www.kompas.com http://www.pikiran-rakyat.com http://www.wikipedia.com http://www.lampungpost.com

http://www.pom.go.id/public/publikasi/artikel02.html


(9)

Universitas Kristen Maranatha

74

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.2 Iklan Sehat bersama unggas 39

Gambar 3.1 Iklan tanggap flu burung 39

Gambar 4.1 Logo dan Logo Grid Bijak Antibiotik 53

Gambar 4.2 logo brand color 53

Gambar 4.3 Logo scale 54

Gambar 4.4 logo color, grayscale, dan monochrome 55

Gambar 4.5 Bussines Suit 57

Gambar 4.6 Storyboard iklan 1 59

Gambar 4.7 Storyboard iklan 2 60

Gambar 4.8 Desain poster tahap Conditioning 61

Gambar 4.9 Desain poster tahap Informing 62

Gambar 4.10 Desain Billboard 63

Gambar 4.11 Desain Angkutan Umum Ad 64

Gambar 4.12 Brosur dan Tempat Brosur 65

Gambar 4.13 Poster dan banner penyuluhan 65

Gambar 4.14 Iklan Tv untuk penyuluhan 66

Gambar 4.15 Desain Gimmick tissue 67

Gambar 4.16 Desain Gimmick Stress Ball 67

Gambar 4.17 Desain Kantong Plastik 68

Gambar 4.18 Desain Baju SPG 68

Gambar 4.19 Desain gimmick gelas dan sapu tangan 68


(10)

Universitas Kristen Maranatha

75

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Skema Perancangan 6

Tabel 3.1 Data penduduk 2007 26

Tabel 3.2 Hasil kusioner 31

Tabel 3.3 Hasil kusioner 31

Tabel 3.4 Hasil kusioner 32

Tabel 3.5 Hasil kusioner 32

Tabel 3.6 Hasil kusioner 33

Tabel 3.7 Hasil kusioner 33

Tabel 3.8 Hasil kusioner 34

Tabel 3.9 Hasil kusioner 34

Tabel 3.10 Hasil kusioner 35

Tabel 3.11 Hasil kusioner 35

Tabel 3.12 Hasil kusioner 36

Tabel 3.13 Hasil kusioner 36

Tabel 3.14 Hasil kusioner 37

Tabel 3.15 Hasil kusioner 37

Tabel 3.16 Hasil kusioner 37

Tabel 3.17 Hasil kusioner 38


(1)

70

Universitas Kristen Maranatha

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Masalah penggunaan antibiotik secara tidak rasional ini merupakan masalah yang tidak disadari oleh masyarakat Indonesia. Namun masalah tersebut akan semakin serius bila tidak di tanggulangi sejak dini. Pola pemikiran masyarakat Indonesia sering kali mendahulukan permasalahan yang saat ini sangat penting, padahal masalah penggunaan obat antibiotik ini akan sangat serius bila tidak di tangani mulai dari sekarang. Sudah banyak orang yang mengalami overdosis akibat menggunakan obat antibiotik secara tidak tepat sehingga dapat menimbulkan kematian.

Di Luar Negeri sudah di berlakukan aturan penggunaan obat antibiotik secara rasional. Hal ini dikarenakan banyaknya pengguna antibiotik yang tidak sewajarnya atau tidak mengikuti anjuran dokter sehingga menyebabkan bakteri semakin resisten atau kebal. Ahli-ahli farmakologi saat ini sedang mencoba menemukan antibiotik jenis baru yang lebih kuat dan dalam penelitiannya membutuhkan waktu yang lama. Bila konsumsi antibiotik yang tidak rasional di masyarakat tidak segera ditangani maka akan timbul bakteri yang sangat kebal dan tidak ada lagi antibiotik yang dapat menyembuhkannya sehingga akan muncul penyakit flu kebal tanpa obat yang dapat menimbulkan kematian. Mengingat penularan flu terjadi sangat cepat, hal ini akan sangat berbahaya bagi manusia di masa mendatang.

Maka dari itu diperlukan kampanye yang memberikan pengetahuan tentang flu dan penanganannya agar masyarakat mengerti betapa pentingnya penanganan sejak dini. Faktor yang mendukung agar kampanye ini dapat berjalan adalah kepedulian masyarakat Indonesia akan masalah penggunaan antibiotik yang irasional bagi diri sendiri, keluarga, dan sesamanya. Sehingga diharapkan dengan adanya kampanye ini, masyarakat Indonesia dapat mengantisipasi dan meminimalisir dampak yang terjadi akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat.


(2)

71

Universitas Kristen Maranatha Dari hasil studi lapangan, studi literarur, pengumpulan data, dan finalisasi desain akhir, diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap permasalahan penggunaan antibiotik secara irasional dan masyarakat Indonesia sering menganggap sepele terhadap permasalahan yang jangka panjang.

2. Dibutuhkan cara penyampaian pesan yang tepat dan efektif terhadap target audience mengenai pengetahuan, penggunaan, dan akibat dari penyalahgunaan antibiotik.

3. Dalam mengadakan sebuah kamapnye yang efektif dan efisien dibutuhkan perencanaan yang matang mengenai masalah, tujuan, target audience, pihak terkait, media kampanye, informasi, hingga desain yang dibuat.

4. Dalam merancang media kampanye, diperlukan pengetahuan dan wawasan yang luas terhadap target audience sehingga memudahkan desainer dalam menyelaraskan gaya desain dan informasi secara tepat.

5. Kampanye sosial yang efektif harus menggunakan pendekatan yang tepat dengan memperhatikan efek psikologi dan emosi target audience akan pesan yang disampaiakan sehingga mudah diterima dan di pahami.

6. Kampanye sosial yang berhasil adalah kampanye sosial yang dapat mendorong target audience melakukan tindakan sebagai respon terhadap kampanye, sehingga permasalahan yang dihadapi dalam masyarakat dapat ditangani.

5.2 Saran

5.2.1 Saran Untuk UK Maranatha

 Suatu lembaga akan baik bila didalamnya dapat menciptakan manusia yang bernilai dan berkualitas sehingga berguna bagi masyarakat. Semoga UK Maranatha dapat terus berkembang dan menghasilkan manusia yang lebih baik dan berkualitas dari sebelumnya.

 Semoga UK Maranatha dapat memberikan bekal pengalaman yang berharga dalam dunia nyata sehingga menciptakan manusia yang lebih berpengalaman dan berwawasan luas.


(3)

72

Universitas Kristen Maranatha 5.2.2 Saran Untuk Masyarakat Umum

 Dengan adanya kampanye ini diharapkan masyarakat Indonesia lebih menghargai kesehatan dengan menjadikan manusia yang siap, bukan hanya siap dalam menghadapi penyakit namun siap dalam menghadapi berbagai hal dalam kehidupan. Jangan hanya terus memikirkan satu hal namun banyak hal sehingga menjadikan masyarakat yang lebih berpikiran maju jangan hanya diam I satu tempat. Dengan menjadikan masyarakat siap dan paham, berarti dapat pula mengurangi bahaya yang akan timbul akibat penyalahgunaan antibiotika.

Masyarakat sepatutnya harus cermat menghadapi segala masalah yang akan timbul, tidak hanya berpangku tangan namun berusaha pula mengurangi masalah yang ada. Dengan demikian masyarakat akan lebih tanggap dalam menyikapi permasalahan tersebut dan lebih bijak.


(4)

Universitas Kristen Maranatha 73

DAFTAR PUSTAKA

FK UI, Staff Pengajar. Mikrobiologi Kedokteran. 1993. Binarupa Aksara. Jakarta Morse, Geo.F.Brooks, Janet S. Butel, Steven. A. Mikrobiologi Kedokteran 1, edisi 22. 2005. Salemba Medika. Jakarta

Irianto, Agus. Psikologi Perkembangan Dewasa Muda. 2008. Gramedia

Widiasarana Indonesia. Jakarta

Kartajaya, Hermawan. Hermawan Kartajaya on Segmentation. 2008. Mizan.

Jakarta

http://www.who.or.id/ind/index.asp

http://www.waspada.co.id

http://www.kompas.com

http://www.pikiran-rakyat.com

http://www.wikipedia.com

http://www.lampungpost.com

http://www.pom.go.id/public/publikasi/artikel02.html


(5)

Universitas Kristen Maranatha 74

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.2 Iklan Sehat bersama unggas 39

Gambar 3.1 Iklan tanggap flu burung 39

Gambar 4.1 Logo dan Logo Grid Bijak Antibiotik 53

Gambar 4.2 logo brand color 53

Gambar 4.3 Logo scale 54

Gambar 4.4 logo color, grayscale, dan monochrome 55

Gambar 4.5 Bussines Suit 57

Gambar 4.6 Storyboard iklan 1 59

Gambar 4.7 Storyboard iklan 2 60

Gambar 4.8 Desain poster tahap Conditioning 61

Gambar 4.9 Desain poster tahap Informing 62

Gambar 4.10 Desain Billboard 63

Gambar 4.11 Desain Angkutan Umum Ad 64

Gambar 4.12 Brosur dan Tempat Brosur 65

Gambar 4.13 Poster dan banner penyuluhan 65

Gambar 4.14 Iklan Tv untuk penyuluhan 66

Gambar 4.15 Desain Gimmick tissue 67

Gambar 4.16 Desain Gimmick Stress Ball 67

Gambar 4.17 Desain Kantong Plastik 68

Gambar 4.18 Desain Baju SPG 68

Gambar 4.19 Desain gimmick gelas dan sapu tangan 68


(6)

Universitas Kristen Maranatha 75

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Skema Perancangan 6

Tabel 3.1 Data penduduk 2007 26

Tabel 3.2 Hasil kusioner 31

Tabel 3.3 Hasil kusioner 31

Tabel 3.4 Hasil kusioner 32

Tabel 3.5 Hasil kusioner 32

Tabel 3.6 Hasil kusioner 33

Tabel 3.7 Hasil kusioner 33

Tabel 3.8 Hasil kusioner 34

Tabel 3.9 Hasil kusioner 34

Tabel 3.10 Hasil kusioner 35

Tabel 3.11 Hasil kusioner 35

Tabel 3.12 Hasil kusioner 36

Tabel 3.13 Hasil kusioner 36

Tabel 3.14 Hasil kusioner 37

Tabel 3.15 Hasil kusioner 37

Tabel 3.16 Hasil kusioner 37

Tabel 3.17 Hasil kusioner 38


Dokumen yang terkait

Profil Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Rawat Jalan Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Rumah Sakit Haji Medan Periode Januari – Juni 2012

15 138 89

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Penanggulangannya

0 38 8

POLA KUMAN DAN POLA RESISTENSI BAKTERI TERHADAP ANTIBIOTIK PADA PENDERITA INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI Germ Patterns And Pattern Resistance Against Bacteria Antibiotics In Patients Tract Infection Breathing Acute ( Ispa ) In Hospital PKU Muh

0 8 16

PENGOBATAN SENDIRI SAKIT KEPALA, DEMAM, BATUK DAN PILEK PADA MASYARAKAT DI DESA CIWALEN, KECAMATAN WARUNGKONDANG, KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT

0 1 11

KETEPATAN DOSIS PERESEPAN ANTIBIOTIK KOTRIMOKSAZOL PADA PASIEN ANAK DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS KUIN RAYA BANJARMASIN

0 0 8

Profil Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Rawat Jalan Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Rumah Sakit Haji Medan Periode Januari – Juni 2012

0 0 39

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Antibiotik 2.1.1 Definisi antibiotik - Profil Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Rawat Jalan Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Rumah Sakit Haji Medan Periode Januari – Juni 2012

0 0 16

Profil Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Anak Rawat Jalan Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Rumah Sakit Haji Medan Periode Januari – Juni 2012

0 11 12

SWAMEDIKASI BATUK-PILEK PADA IBU-IBU PKK DI KECAMATAN NGLIPAR KABUPATEN GUNUNGKIDUL (KAJIAN PENGETAHUAN DAN SIKAP) SKRIPSI

0 3 83

Swamedikasi batuk-pilek pada ibu-ibu PKK di Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman : kajian pengetahuan dan sikap - USD Repository

0 0 92