Laporan Praktikum Biologi Kalibrasi Mi

Nama
NIM
Jurusan
Kelas
Kelompo
k

Firman Ichsan
155100207111012
TEP
K
K6

LAPORAN PRAKTIKUM
Praktikum 2. Kalibrasi Mikrometer
1. Buatlah diagram alir prosedur/tahapan kerja dalam kalibrasi mikrometer okuler!
a. Persiapan Kalibrasi Micrometer

Mikrometer Obyektif

Diletakkan di atas meja obyektif

Lensa okulet diambil dari pernagkat lensa okuler

Micrometer okuler dimasukkan dalam perangkat lensa okuler

Mikrometer okuler & Obyektif siap/hasil

Praktikum Biologi 2015-2016

Nama
NIM
Jurusan
Kelas
Kelompo
k

Firman Ichsan
155100207111012
TEP
K
K6

b. Kalibrasi Micrometer Okuler

Mikrometer okuler dan micrometer Obyektif
Dicari bayangan skalanya (perbesaran 100x)

Dicari skala micrometer okuler dan obyektif yang berhimpitan pertama kali dari sisi kiri

Dicari skala yang berhimpitan kedua kali

Dihitung banyak skala micrometer obyektif dan okuler
Diantara dua micrometer yang saling berhimpitan

Dihitung nilai kalibrasi micrometer okuler

Hasil

Praktikum Biologi 2015-2016

Nama
NIM
Jurusan
Kelas
Kelompo
k

Firman Ichsan
155100207111012
TEP
K
K6

2. Buatlah diagram alir prosedur kerja pengukuran diameter dan luas bidang pandang obyek
mikroskopis!
Pengukuran Diameter dan Luas Bidang Pandang
Mikrometer Obyektif
Diatur perbesaran 400x
Dihitung jumlah skala micrometer obyektif dalam suatu bidang pandang
Dihitung panjang diameter bidang pandang
Dihitung luas bidang pandang
Micrometer obyektif diambil dan diganti peparat mikroba
Dihitung jumlah sel dalam satu bidang pandang
Dihitung kerapatan sel

Hasil

3. Mengapa pada proses kalibrasi, skala pada ujung kiri dari mikrometer obyektif harus
berhimpitan dengan mikrometer okuler? Jelaskan!
Kalibrasi yang dilakukan pada mikrometer okuler merupakan kalibrasi dengan
menggunakan bantuan mikrometer obyektif.Ujung kiri dari mikrometer obyektif harus
berhimpitan dengan mikrometer okuler hal itu dilakukan agar nilai pertama dari
mikrometer okuler sama dengan nilai mikrometer obyektif.Skala dari mikrometer
obyektif adalah 0,01mm, ketika ujung kiri dari mikrometer obyektif berhimpit dengan
mikrometer okuler maka kalibrasi dapat dilakukan.Proses kalibrasi yang dilakukan
yaitu dengan menghimpitkan mikrometer obyektif dengan mikrometer okuler, dilihat
pada anak skala ke berapa kedua mikrometer tersebut berhimpit.Nilai anak skala dari
Praktikum Biologi 2015-2016

Nama
NIM
Jurusan
Kelas
Kelompo
k

Firman Ichsan
155100207111012
TEP
K
K6

mikrometer okuler kemudian dibagi dengan nilai anak skala dari mikrometer obyektif
dan dikalikan dengan skala dari mikrometer obyektif yaitu 0,01mm.Sehingga pada
akhirnya diperoleh nilai kalibrasi dari mikrometer obyektif.Apabila pada ujung kiri
mikrometer okuler tidak berhimpit dengan mikrometer obyektif, maka tidak dapat
dilakukan perhitungan nilai kalibrasi karena nilai awal dari kedua mikrometer tidak
sama.
4. Jika banyaknya anak skala pada mikrometer obyektif 100 skala, sedangkan banyaknya
anak skala pada mikrometer okuler 12 skala. Panjang total skala pada mikrometer
obyektif yaitu 1 mm. Hitunglah hasil kalibrasi mikrometer okuler tersebut!
Diketahui:
Panjang 100 skala mik. Obyektif : 1 mm
Panjang 1 skala mik. Okuler : 0,01 mm
12 skala mik okuler = 100 skala mik. Obyektif
Kalibrasi:

5.

A
100
x 0,01=
x 0,01=0,083
B
12

Lengkapilah tabel berikut ini!
Perbesaran
400x
1000x
100x

Jumlah skala pada
diameter bidang
pandang
44
44
44

Panjang diameter
bidang pandang
(mm)
1.76
4.4
0.44

Luas bidang
pandang (mm2)
2.43
15.19
0.15

6. Bahas data yang anda peroleh dilihat dari pertumbuhan koloni !
Pada materi Kalibrasi mikrometer ada dua praktikum yang dilakukan, yaitu
mengkalibrasi mikrometer dan mengukur diameter dan luas bidang pandang. Dari

Praktikum Biologi 2015-2016

Nama
NIM
Jurusan
Kelas
Kelompo
k

Firman Ichsan
155100207111012
TEP
K
K6

pengkalibrasian yang sudah dilakukan diperoleh jumlah anak skala pada mikrometer
obyektif dari skala kiri yang berhimpit dengan skala yang berhimpit untuk kedua
kalinya sebanyak 1 dan banyak anak skala pada mikrometer obyektif sebanyak 1.Dari
jumlah anak skala tersebut didapatkan nilai kalibrasi mikrometer yaitu 0,01mm.
Setelah diamati, jumlah skala pada diameter bidang pandanga adalah sebanyak 44.
Sehingga panjang diameter bidang pandang yang dihitung denga menggunakan rumus
sesuai dengan literatur (Waluyo,2012) yaitu jumlah skala pada diameter bidang
pandang dikali dengan nilai kalibrasi mikromter dan dikalikan dengan nilai perbesaran
yang digunakan.Jadi perhitungan panjang diameter bidang pandang dengan rumus
sesuai literatur adalah 1,76mm. Sedangkan dari perhitungan luas bidang panjang, hasil
pengukuran yang didapatkan adalah 2,43mm. Hasil ini sesuai dengan literatur(Waluyo,
2012) yang menyebutkan bahwa untuk melakukan perhitungan luas bidang pandang
digunakan rumus ¼ dikali 3,14 dan dikalikan dengan kuadrad nilai diameter
bidangpandang. Selain dilakukan kalibrasi dan pengukuran diameter bidang pandang
serta pengukuran luas bidang pandang, juga dilakukan penerapan penggunaan
mikrometer yaitu pengamatan panjang dan lebar dari obyek mikroskopis. Jenis obyek
mikroskopis yang diamati adalah sel stomata daun mangga yang berbentuk oval atau
lonjong dengan perbesaran yang digunakan adalah 400x. Dari perngamatan yang sudah
dilakukan, diperoleh hasil panjang dari sel stomata tersebut adalah 1.8mm dan lebar sel
stomata tersebut adalah 1.5mm. Nilai panjang dan lebar ini sesuai dengan perhitungan
dengan rumus yang terdapat pada literature (Waluyo, 2012) yaitu untuk mengukur
panjang dari sel yang diamati dengan mikroskop digunakan rumus panjang sel dalam
bentuk skala dikali dengan nilai kalibrasi mikrometer dan dikalikan dengan perbesaran
yang digunakan. Sedangkan untuk mengukur lebar dari sel yang diamati dengan
mikroskop, digunakan rumus lebar sel dalam bentuk skala dikali dengan nilai kalibrasi
mikrometer dan dikalikan dengan perbesaran yang digunakan.

Praktikum Biologi 2015-2016

Nama
NIM
Jurusan
Kelas
Kelompo
k

Firman Ichsan
155100207111012
TEP
K
K6

7. Mengapa dilakukan perhitungan luas bidang pandang dan diameter bidang pandang?
Jelaskan!
Perhitungan laus bidang pandang dan diameter bidang pandang dilakukan untuk
menentukan besar pertumbuhan suatu koloni dan ukuran sebuah mikroorganisme yang
kita amati. Dilakukannya perhitungan bidang pandang dan diameter bidang pandang
adalah untuk memudahkan dalam mengukur objek yang telah ditentukan lebar panjang
dan luasnya padamikrometer objektif. Selain itu, perhitungan tersebut dilakukan
juga agar mengetahui jumlahdan kerapatan suatu sel (Suhana, 2007).

8. Jelaskan aplikasi pengukuran luas bidang pandang dan diameter bidang pandang pada
ilmu sains!
Pengukuran luas bidang pandang dan diameter bidang pandang pada ilmu sains
digunakanuntuk menghitung jumlah koloni mikroorganisme pada luas tertentu.
Sehingga bisa diketahuilaju pertumbuhan maupun jumlah mikrobanya. Pengukuran
diamaeter juga dapat membantumengukur kecepatan suatu sel yang dinyatakan dalam
jumlah sel stomata persatuan luas bidang pandang (Kusumaningrum, 2013).

Kesimpulan
Mikrometer merupakan alat (kaca berskala) yang digunakan untuk memperkirakan
ukurandari objek mikroskopis yang diamati dibawah mikroskop. Mikrometer terbagi
menjadi dua jenis yaitu mikrometer okuler dan mikrometer objektif. Micrometer okuler di
pasang pada lensa okuler dan micrometer objektif berbentuk slide yang ditempatkan pada
meja preparat mikroskop. Mikroskop berfungsi menentukan ukuran
mikroorganisme(mikroba) yang sangat kecil.
Prinsip kalibrasi mikrometer okuler adalah menghitung jumlah anak skala antara ( skala
micrometer okuler dan obyektif) yang saling berhimpitan sehingga dapat diterntukan berapa

Praktikum Biologi 2015-2016

Nama
NIM
Jurusan
Kelas
Kelompo
k

Firman Ichsan
155100207111012
TEP
K
K6

nilai 1 skala micrometer okuler dalam satuan millimeter. Adapun tujuan kalibrasi adalah
untuk mendapatkan ketelitian mengetahui skala micrometer okuler, mengetahui diameter
bidang pandang, mengetahui objek yang diamati.
Pada praktikum didapat data sebagai berikut:
Panjang dan lebar stomata :
P = 1.8 mm L = 1.5 mm
Luas bidang pandang = ¼ X 3.14 x PDBP2
= ¼ x 3.14 x (1.76)2
= 2.43 mm2

Daftar Pustaka
Kadaryanto. 2006. Biologi: Mengungkap Rahasia Alam Kehidupan. Jakarta: Yudhistira
Kusumaningrum, HD., dkk. 2013. Penuntun Praktikum Mikrobiologi Pangan. Bogor:
Departemen Ilmu Dan Teknologi Pangan Fateta IPB
Ratnawati,dkk. 2010. Petunjuk Praktikum Mikroteknik. Yogyakarta : FMIPA UNY
Suhana. 20007. Teknik mikroskopi. Jakarta: Lembaga Penerbit Universitas Indonesia
Suryati. 2008. Fisika. Jakarta: Grasindo
Waluyo, Joko. 2013. Petunjuk Praktikum Biologi Dasar. Jember: FKIP Universitas Jember
Wu, Qiang. 2010. Microscope image processing. California: Academic press

Praktikum Biologi 2015-2016

Nama
NIM
Jurusan
Kelas
Kelompo
k

Firman Ichsan
155100207111012
TEP
K
K6

Tanggal Nilai

Praktikum Biologi 2015-2016

Paraf
Asisten

Dokumen yang terkait

Dokumen baru