PEDOMAN TESIS DISERTASI PPs UNSRI VERSI

PENDAHULUAN
I
A. Umum
Dijelaskan dalam Undang-undang No. 2 Tahun 1989
tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa yang dimaksud
dengan pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan
peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran,
dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.
Jenjang pendidikan adalah suatu tahap dalam pendidikan
berkelanjutan

yang

ditetapkan

berdasarkan

tingkat

perkembangan para peserta didik serta keluasan dan
kedalaman bahan pengajaran. Selanjutnya dijabarkan dalam
PP No. 60 Tahun 1999 Pasal 1 bahwa pendidikan tinggi
adalah pendidikan pada jalur pendidikan sekolah pada
jenjang yang lebih tinggi daripada pendidikan menengah di
jalur pendidikan sekolah yang diselenggarakan oleh
perguruan tinggi. Bila mengacu kepada Bab II Pasal 2 PP
No. 60/1999, terdapat dua tujuan utama Pendidikan Tinggi,
yaitu ;
a. menyiapkan peserta didik menjadi anggota

masyarakat yang memiliki kemampuan akademik
1

dan/atau profesional yang dapat menerapkan,
mengembangkan dan/atau memperkaya khasanah
ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian,
b. mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu
pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta
mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan
taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya
kebudayaan nasional.
Agar tujuan tersebut di atas dapat dicapai, maka
penyelenggaraan kegiatan Pendidikan Tinggi perlu
berpedoman pada tujuan pendidikan nasional, yaitu ;
a. kaidah, moral dan etika ilmu pengetahuan,
b. kepentingan masyarakat,
c. memperhatikan minat, kemampuan dan prakarsa
pribadi.
Perguruan

tinggi

diharapkan

menjadi

pusat

penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan tinggi serta
pemeliharaan,

pembinaan

dan

pengembangan

ilmu

pengetahuan,teknologi dan/atau kesenian sebagai suatu
masyarakat ilmiah yang penuh cita-cita luhur,masyarakat
berpendidikan yang gemar belajar dan mengabdi kepada
masyarakat

serta

melaksanakan

penelitian

yang

2

menghasilkan manfaat yang meningkatkan mutu kehidupan
bermasyarakat,berbangsa dan bernegara.
Program Pascasarjana merupakan salah satu jenjang
Pendidikan

Tinggi

yang

menyelenggarakan

program

pendidikan akademik, dalam bentuk pendidikan program
Magister dan pendidikan program Doktor. Tujuan mendasar
penyelenggaraan pendidikan program Pascasarjana di
Universitas Sriwijaya adalah untuk mendidik ilmuwan yang
mampu meningkatkan skala peranannya dalam keilmuan
dan pembangunan.
Tesis dan disertasi sebagai karya akademik hasil
penelitian mendalam yang dilakukan oleh mahasiswa
program Pascasarjana secara mandiri di akhir masa studi
dan berisi sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi. Penulisan tesi dan disertasi memberi peluang
kepada setiap mahasiswa untuk membiasakan diri menyusun
hasil penelitiannya dan menuangkannya ke dalam suatu
tulisan/karangan ilmiah menurut cara-cara yang lazim
digunakan di lingkungan akademik. Selain itu, melalui Tesis
dan Disertasi ini mahasiswa dapat memperluas dan
memperdalam pengetahuan tentang masalah yang diteliti
atau diamati, serta menambah pengetahuan orang lain

3

melalui penemuan atau pemikiran yang dibahas dalam
tulisan itu.
Tesis dan Disertasi ditulis berdasarkan hasil penelitian
yang merupakan kegiatan akademik ilmiah menggunakan
penalaran empiris atau non-empiris dan memenuhi syarat
metodologi disiplin ilmu, dilaksanakan berdasarkan usulan
penelitian yang telah disetujui oleh pembimbing dan panitia
penilai usulan penelitian.

Pelaksanaan penelitian dan

penulisan tesis dan disertasi dibimbing oleh satu orang
dosen atau lebih. Dosen pembimbing bertugas membimbing
mahasiswa antara lain dalam pemilihan topik, ruang lingkup
pembahasan,

pemilihan

variabel

yang

penggunaan teori, dan sistematika penulisan.

dianalisis,
Meskipun

mendapat bimbingan dari dosen, tanggung jawab isi Tesis
atau Disertasi tetap berada pada mahasiswa. Oleh karena itu,
mahasiswa diharapkan jujur dalam penggunaan data dan
bertanggungjawab terhadap penulisannya.

4

Secara umum tesis dan disertasi harus mempunyai
karakteristik sebagai berikut :
1. Disusun menurut format tesis dan disertasi yang
ditetapkan,
2. Menunjukkan kesahihan metodologi, ketajaman
penalaran, dan kedalaman penguasaan teori,
3. Menunjukkan sistematika pemikiran, kecermatan,
perumusan

masalah,

batasan

penelitian,

dan

kesimpulan, dan
4. Merumuskan hal-hal baru dalam penelitian, terutama
untuk disertasi.
Sebagai karya ilmiah, isi dan cara penulisan Tesis dan
Disertasi dapat bervariasi, namun demikian tetap dipandang
perlu adanya suatu pedoman umum.

Buku pedoman

penulisan Tesis dan Disertasi ini bertujuan memberikan
pedoman bagi mahasiswa dalam menulis Tesis dan
Disertasi, sehingga tercapai keseragaman format Tesis dan
Disertasi serta memudahkan mahasiswa dalam menyusun
rencana penelitiannya.
B. Tujuan

5

Buku Pedoman Penulisan Tesis ini, untuk seterusnya
disebut buku pedoman sebagai revisi dari buku pedoman
2009, disusun dengan tujuan untuk memudahkan mahasiswa
S2 dan menulis Tesis dan Disertasi. Buku pedoman ini
hanya mengatur cara dan format penulisan Tesis dan
Disertasi yang

berlaku di Program Pascasarjana (PPs)

Unsri.
Buku Pedoman ini tidak mengatur jumlah halaman,
namun sangat dianjurkan agar penulisan tesis dan disertasi
tetap berpijak pada prinsip efektivitas dan efisiensi, fokus
pada pokok bahasan atau aspek yang diteliti, analisis yang
tajam, serta komprehensif. Penulisan Tesis dan Disertasi
oleh seluruh mahasiswa PPs Unsri harus mengacu pada
semua ketentuan dan format yang dijelaskan dalam
Buku Pedoman ini.
Meskipun Buku Pedoman ini berlaku bagi semua
program studi, namun dalam batas tertentu kebebasan tetap
diberikan kepada setiap program studi, terutama karena
alasan kekhususan bidang ilmu pada program studi yang
bersangkutan, asalkan tetap taat pada asas penulisan karya
ilmiah penelitian dan asas konsitensi. Buku pedoman ini
berusaha mencakup semua segi yang berkaitan dengan

6

penulisan Tesis dan Disertasi meskipun dari semula sudah
disadari masih terdapat kekurangan. Saran-saran perbaikan
mohon disampaikan kepada PPs Unsri.

Buku Pedoman

Tesis dan Disertasi ini dapat diakses melalui situs PPs
Unsri : http://www.pps.unsri.ac.id

7

II

KETENTUAN PENULISAN
TESIS DAN DISERTASI

A. Penampilan
Tesis dan Disertasi harus ditulis dalam Bahasa
Indonesia yang baik baik dan benar, kecuali untuk Program
Double Degree, Tesis dan Disertasi harus ditulis dalam
Bahasa Inggris yang baik dan benar. Tesis harus diketik
rapi, rata kanan, dan bebas dari coretan, kotoran tinta,
sobekan, tempelan dan lain sebagainya.

Tesis dalam

keadaan tercoret, kotor oleh tinta, ada sobek dan tempelan,
tidak akan diterima.
B. Bahan yang Digunakan
1. Kertas yang digunakan untuk pengetikan adalah
HVS ukuran A4 (210 x 297 mm) dengan berat 80 g
m-1,
2. Sampul (kulit luar) Tesis dan Disertasi setelah
diujikan (final) berupa hard cover dari bahan karton
buffalo warna biru tua (biru donker) untuk Tesis dan

8

hard cover dari bahan karton buffalo warna hitam
untuk Disertasi,
3. Antara bab yang satu dengan bab lain diberi
pembatas

kertas

doorslag

warna

biru

muda

berlambang logo Unsri,dan
4. Naskah asli Tesis dan Disertasi dapat diperbanyak
dengan membuat fotocopy pada kertas HVS
berukuran dan berat yang sama.
C. Pengetikan
Pengetikan naskah Tesis dan Disertasi dilakukan
dengan komputer dengan

pengaturan lay-out sebagai

berikut :
1.
2.
3.
4.

Sembir (marjin) atas : 3 cm dari tepi kertas,
Sembir (marjin) kiri : 4 cm dari tepi kertas,
Sembir (marjin) kanan : 3 cm dari tepi kertas, dan
Sembir (marjin) bawah : 3 cm dari tepi kertas.
Pengetikan hanya dilakukan pada satu muka kertas,

tidak diketik bolak-balik.

Jenis huruf yang digunakan

adalah Times New Roman dengan ukuran sebagai berikut :
1. Judul bab diketik dengan Huruf Kapital ukuran 14
dan cetak tebal,
2. Judul subbab dan sub-subbab diketik dengan Huruf
Ukuran 12 dan tebal. Judul sub-bab dan sub-sub bab

9

diketik dengan huruf kapital hanya pada awal kata
(kecuali kata tugas seperti: dan, untuk, terhadap dll.
diketik dengan huruf kecil),
3. Isi Tesis dan disertasi diketik dengan ukuran huruf
12, dan
4. Dokumen harus dicetak satu sisi dengan tinta hitam
dan direkomendasikan untuk menggunakan Laser
printer atau menggunakan printer tinta (ink jet) yang
baik (bukan dot matrix).
Untuk catatan kaki (bila ada) ukuran huruf yang
digunakan

adalah

ukuran

’10’

”Superscripts” dan ”Subscripts”.

termasuk

penulisan

Simbol-simbol yang

dipergunakan dalam perhitungan matematis, notasi dan
perhitungan lainnya harus tercetak dengan jelas dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Paragraf baru yang dimulai pada bagian bawah
halaman harus memiliki minimal 2 (dua) baris penuh
sebelum berpindah halaman. Apabila ruang yang tersedia
pada bagian bawah terlalu sempit, paragraf tersebut harus
diletakkan di halaman berikutnya. Paragraf yang terletak di
bagian atas halaman harus memiliki minimal 2 (dua) baris
penuh.

10

Kata terakhir pada halaman tidak boleh dipotong strip
(hyphenated). Apabila ruang yang tersedia untuk mengetik
seluruh kata terlalu sempit, kata tersebut harus diletakkan di
halaman berikutnya.
D. Spasi
Secara umum spasi yang digunakan adalah spasi satu
setengah.

Spasi SATU (single spacing) digunakan pada

sampul (cover), halaman pengesahan, abstrak, daftar isi,
daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran, judul tabel,
judul gambar, daftar pustaka dan catatan kaki (foot note).
Secara rinci dijelaskan sebagai berikut :
1. Jarak antar baris adalah spasi 1,5,
2. Judul tabel, keterangan tabel,

judul

gambar,

keterangan gambar, daftar pustaka yang melebihi
satu baris, diketik dengan spasi tunggal (satu spasi),
3. Kalimat lanjutan setelah koma, titik, titik ganda, titik
koma
4. diketik satu ketukan setelah tanda-tanda tersebut,
5. Kalimat diketik dengan alignment rata kiri dan
kanan (justified) kecuali judul bab diketik dengan
alignment tengah, sedangkan judul tabel dan judul
gambar diketik rata kiri,

11

6. Jarak antara penunjuk bab (misalnya BAB I) dengan
judul bab (misalnya PENDAHULUAN) adalah spasi
satu,
7. Jarak antara Judul bab dengan judul sub bab atau
antara judul bab dengan teks pertama isi naskah
adalah spasi empat,
8. Jarak antara judul sub bab dengan baris pertama teks
isi naskah adalah spasi dua,
9. Kalimat pertama pada setiap alenia ditulis dengan
menjorok ke dalam (indent) sejauh 1,0 cm,
10. Jarak antara baris akhir teks ini dengan judul sub
berikutnya adalah spasi empat,
11. Jarak antara teks dengan tabel, gambar, grafik, atau
diagram adalah spsi tiga,
12. Petunjuk bab dan judul bab selalu diketik pada
halaman baru, dan
13. Semua isi Tesis dan Disertasi dicetak dengan warna
huruf hitam.

E. Penomoran Bab dan Subbab
1. Penomoran bab menggunakan Angka Romawi
Kapital di tengah halaman (misalnya BAB I, BAB
II, dst) dan dicetak tebal,

12

2. Penomoran subbab menggunakan Huruf Besar
diketik pada pinggir sebelah kiri (misalnya A, B, C,
D.... dst),
3. Penomoran sub-subbab menggunakan Angka Arab
diketik di tengah halaman (misalnya 1, 2, 3, 4.... dst),
dan
4. Contoh urutan penomoran sebagai berikut :

13

BAB I
PENDAHULUAN
A Latar Belakang
.
B
.

Tujuan
Dst.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A Gambaran
. Palembang

Umum

Kejahatan

di

Kota

......................................................................
........................ dst.

1. Kenakalan Remaja
......................................................................
........................ dst.

F. Penomoran Halaman

14

Seluruh halaman pada Tesis dan Disertasi harus diberi
nomor halaman kecuali halaman judul luar, halaman depan,
halaman persembahan atau quotation (jika ada), lembar
persetujuan Tesis dan Disertasi, dan lembar pengesahan
Tesis dan Disertasi. Nomor halaman Huruf Romawi kecil
(i, ii, iii, iv, dst) digunakan di halaman-halaman pembuka,
yaitu: abstrak, abstract, kata pengantar, daftar isi, daftar
tabel, daftar gambar, daftar grafik, dan daftar lampiran
dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Penomoran pada bagian awal Tesis dan Disertasi,

mulai dari halaman Judul dalam (halaman sesudah
sampul luar) sampai dengan halaman Daftar
Lampiran, menggunakan angka Romawi kecil
(misalnya i, ii, dst),
2. Halaman
Judul
dan

Lembar

Pengesahan

Pembimbing/Promotor tidak diberi nomor urut
halaman, tetapi diperhitungkan sebagai halaman
(nomor halaman ini tidak diketik),
3. Halaman Abstract/Abstrak sampai dengan halaman
Lampiran diberi nomor urut halaman dengan angka
Romawi kecil yang merupakan kelanjutan dari
halaman

Judul

dan

Lembar

Pengesahan

Pembimbing/Promotor,
15

4. Penomoran mulai dari BAB I (PENDAHULUAN)

sampai dengan Bab Terakhir (SIMPULAN DAN
SARAN) termasuk DAFTAR PUSTAKA DAN
LAMPIAN menggunakan angka Arab (1, 2, dst.)
sampai akhir Tesis dan Disertasi. Nomor halaman
pada bab baru diletakkan di tengah pada bagian
bawah dengan jarak 2,5 cm dari sisi bawah kertas.
Nomor halaman selanjutnya diletakkan pada sudut
kanan dengan 2,5 cm dari sisi atas kertas dan angka
terakhir nomor haIaman lurus dengan marjin kanan
teks,
5. Tiap tabel, gambar dan lampiran diberi nomor urut

dari awal sampai akhir dengan angka Arab (1, 2, 3
dan seterusnya), tidak untuk masing-masing bab.
G. Angka
Penulisan angka dalam Tesis dan Disertasi harus
mengacu pada ketentuan sebagai berikut :
1. Angka digunakan untuk menyatakan besaran tertentu
dari ukuran variabel (panjang, massa, suhu dsb.),
nomor halaman, tanggal, waktu bilangan dalam
perhitungan aljabar dan dalam rumus termasuk

16

bilangan pecahan, dan lain-Iainnya. Penulisan angka
menggunakan angka Arab kecuali ditentukan lain,
2. Tanda desimal dinyatakan dengan koma (contoh: dua
setengah = 2,50),
3. Bilangan lebih kecil dari sepuluh ditulis dengan
kata-kata (misalnya lima perusahaan), tetapi lebih
besar dari sepuluh dipergunakan angka (misalnya 20
petani contoh),
4. Besaran bilangan tak tentu yang digunakan untuk
menyatakan besaran secara umum ditulis dengan
kata-kata (contoh: sepuluh tahun yang lalu, usia
empat puluh tahun, setengah jam mendatang, lima
kali sehari, beberapa ratus sentimeter),
5. Bila angka-angka yang sangat besar diperlukan,
gantilah sebagian dari angka tersebut misalnya
1.600.000 menjadi 1,6 juta atau tambahan kata-kata
lainnya seperti mega, kilo mikro dan mili pada
satuan ukuran,
6. Kata bilangan yang mendapat akhiran -an ditulis
seperti di bawah ini:

 Tahun 50-an

atau

Tahun lima puluhan

 Uang 5000-an

atau

Uang lima ribuan

17

 Lima
1000-an

uang atau

Lima uang seribuan

7. Penulisan kata bilangan tingkat dapat dilakukan sebagai
berikut:

 Pendidikan Perpajakan Angkatan IV dimulai
tanggal 1 Juni 1998
 Pendidikan Perpajakan Angkatan Ke-4 dimulai
tanggal 1 Juni 1998
 Pendidikan Perpajakan Angkatan
dimulai tanggal 1 Juni 1998

Keempat

8. Awal sebuah kalimat tidak boleh dimulai dengan
sebuah angka. Jika awal kalimat memerlukan
bilangan atau angka, tulis bilangan tersebut dengan
kata-kata, atau ubah susunan kalimat sedemikian
rupa sehingga bilangan tadi tidak lagi terletak pada
awal kalimat.
H. Tanda Baca
Tanda baca adalah simbol untuk menunjukkan struktur
dan organisasi suatu tulisan, intonasi, dan jeda yang dapat
diamati sewaktu pembacaan. Penulisan tanda baca mengacu
pada sistem yang berlaku pada Pedoman Umum Ejaan
Bahasa Indonesia yang Disempurnakan
18

I. Simbol
Simbol adalah sesuatu yang merepresentasikan ide
atau suatu entitas fisik. Tujuan penggunaan simbol pada
dasarnya adalah untuk komunikasi. Penulisan simbol dalam
Tesis dan Disertasi harus mengacu pada aturan yang baku,
seperti:
1. Sebagai petunjuk umum, pilihlah simbol yang sudah
lazim digunakan pada bidang anda,
2. Untuk simbol ilmiah mengacu pada simbol ilmiah
yang berlaku, misalnya simbol matematika, kimia,
fisika,

biologi,

ekonomi,

lingkungan dsb.,
3. Bila simbol ditulis

hukum

dengan

huruf

sosiologi,
Yunani,

penulisannya berdasarkan abjad Yunani, misalnya α,
µ, β, γ, η, π, dsb., dan
4. Simbol dapat terdiri dari satu atau dua huruf. Simbol
dapat diberi subskrip atau superskrip atau keduanya.
Subskrip dapat berupa huruf atau angka atau
keduanya, demikian juga superskrip, dan beberapa
simbol ditulis dengan cetak miring.

19

J. Satuan
Beberapa aturan mengenai bilangan dan satuan adalah
sebagai berikut:
1. Untuk ilmu eksakta, penulisan satuan ukuran
menggunakan sistem IU (International Unit System),
2. Bilangan diketik dengan angka, kecuali pada
permulaan kalimat, misalnya 10 g bahan,
3. Bilangan desimal ditandai dengan koma, bukan
dengan titik, misalnya berat telor 50,5 g,
4. Satuan dinyatakan dengan singkatan resminya tanpa
titik di belakangnya, misalnya m, g, kg, cal.
Singkatan satuan ukuran, takaran, satuan mata uang
dan lambang unsur kimia tidak diberi tanda titik,
misalnya: kg (kilogram), cm (sentimeter), l (liter), ha
(hektar), Rp (rupiah), Ca (kalsium), Cl (klorida), Zn
(seng).
K. Persamaan
Setiap persamaan atau rumus matematik, statistik,
reaksi kimia dan lain-lain diberi nomor dengan Angka
Arab (1, 2, 3 dan seterusnya) yang diketik di antara dua
kurung pada posisi tepi kanan di dekat batas tepi kanan

20

dan sejajar

dengan penulisan rumus atau persamaan

tersebut. Contoh:
Y = a + bx ................................................................(1)
R1 = Rf + (Rm - Rf) ß1 ..............................................(2)
L. Penggandaan
Tesis harus diperiksa dan disetujui dahulu oleh
Pembimbing, Ketua Program Studi, dan Asisten Direktur I
sebelum dijilid.

Seluruh lembaran persetujuan Tesis

HARUS dibubuhi tandatangan ASLI dari Pembimbing,
Ketua Program Studi, dan Direktur Program Pascasarjana
Unsri.
Mahasiswa yang bersangkutan bertanggung jawab atas
penggandaan dan fotokopi atas Tesisnya. Penggandaan atau
proses fotokopi harus dilakukan dengan cermat untuk
memastikan ketepatan dan konsistensi margin.

21

II

KERANGKA PENULISAN

Buku panduan untuk penulisan tesis terbagi menjadi
bagian awal, bagian inti, bagian akhir.
penempatan bagian-bagian pada Proposal Tesis

Susunan
secara

berurutan dari permulaan sampai dengan akhir disajikan
pada Tabel 1.
Tabel 1.

Susunan penempatan bagian-bagian Tesis dan
Disertasi

1 BAGIAN AWAL
1 Halaman Sampul Depan
2 Halaman Sampul Dalam
3 Halaman Pengesahan
4 Halaman Persetujuan Komisi Penguji
5 Halaman Pernyataan Orisinalitas
6 Halaman Persembahan (jika ada)
7 Abstrak (Bahasa Inggris)
8 Abstract (Bahasa Indonesia)
9 Halaman Kata Pengantar
10 Halaman Riwayat Hidup
11 Halaman Daftar Isi
12 Halaman Daftar Tabel
13 Halaman Daftar Gambar
14 Halaman Daftar Lampiran
15 Daftar Singkatan dan Istilah

22

Tabel 1. (Lanjutan)
2 BAGIAN INTI
BAB I
PENDAHULUAN
A
Latar Belakang
B
Rumusan Masalah
C
Tujuan Penelitian
D
Manfaat Penelitian
E
Hipotesis
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A.
Tempat dan waktu
B.
Bahan dan Alat
C.
Metode Penelitian
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A
Kesimpulan
B
Saran
3 BAGIAN AKHIR
1 Daftar Pustaka
2 Lampiran

23

PENJELASAN BAGIAN AWAL
I TESIS DAN DISERTASI
A. Halaman Sampul Depan
Sampul tesis berwarna BIRU TUA. Judul Tesis dibuat
sedemikian rupa sehingga membentuk kerucut terbalik
dengan menggunakan huruf Kapital (kecuali untuk nama
tanaman/hewan/bakteri/ jamur dalam bahasa latin dicetak
miring) berukuran lebih besar menyerasikan antara 16-18.
Sub judul (bila ada) dibuat di dalam tanda kurung dengan
ukuran huruf lebih kecil daripada ukuran huruf pada judul
utama. Contoh Halaman Sampul Depan Tesis dapat dilihat
pada Gambar 1.
Aspek tipografi untuk Halaman Sampul Depan Tesis
harus mengikuti ketentuan seperti tertera dalam Tabel 2.
Tabel 2. Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka untuk
Halaman Sampul Depan Tesis dan Disertasi
Judul Tesis

:

 Times New Roman Kapital
(Huruf Besar)
 Ukuran
huruf
(menyesuaikan)

16-18

24

 Cetak tebal (bold), letak di
tengah halaman

Tabel 2. (Lanjutan)
Kata "TESIS"
Kalimat
di
"TESIS"

:
bawah :

Kata "Oleh"

:

Nama Mahasiswa

:

NIM dan Nomor NIM

:

Lambang Unsri

:

Kalimat "PROGRAM :
PASCASARJANA
UNIVERSITAS
SRIWIJAYA"

Sama dengan Judul
 Times New Roman
 Ukuran huruf 12, cetak tebal
(bold)
 Huruf Besar pada awal
Kalimat KECUALI pada kata
sambung huruf kecil semua
 Times New Roman
 Ukuran huruf 12, cetak tebal
(bold)
 Huruf Besar pada awal kata
 Times New Roman Huruf
Besar
 Ukuran huruf 14, cetak tebal
(bold)
 Times New Roman Huruf
Besar
 Ukuran huruf 14, cetak tebal
(bold)
 Ukuran Tinggi dan Lebar : 5
cm x 5 cm
 Kosong
 Times New Roman Huruf
Besar
 Ukuran huruf 14, cetak tebal
(bold)

25

Bulan dan Tahun

:

 Times New Roman Huruf
Besar
 Ukuran huruf dan angka 14,
cetak tebal (bold)

26

Gambar 1.

Contoh Halaman Sampul Depan Tesis dan
Disertasi.

Pada punggung Sampul Depan Tesis ditulis “Nama,
NIM, Judul Utama, Nama Program Studi dan Tahun Terbit
dengan ukuran huruf 12 atau menyesuaikan dengan
ketebalan Tesis seperti contoh pada Gambar 2.
ANDI DARUSSALAM
NIM. 209833330001

Gambar 2.

Analisis Fungsi Produksi Usahatani
Tumpangsari Antara Tanaman
Kelapa Sawit(Eleis Guinensis L.)
dengan beberapa Jenis
Tanaman Pangan

ILMU EKONOMI
2011

Contoh tulisan pada Punggung Halaman
Sampul Tesis dan Disertasi.

Posisi tulisan pada punggung Tesis ditengah-tengah
menyesuaikan dengan ketebalan Tesis.

Semua informasi

pada Halaman Sampul Depan dicetak dengan TINTA
EMAS.
B. Halaman Sampul Dalam
Halaman ini berisi materi yang sama dengan Halaman
Sampul Depan, tetapi menggunakan kertas putih. Semua

27

informasi pada Halaman Sampul Depan dicetak dengan
TINTA EMAS.
C. Halaman Pengesahan
Halaman ini memuat Judul Halaman, Judul Tesis,
Nama dan NIM Mahasiswa, Nama Program Studi, Nama
Bidang Kajian Utama, Tanda Tangan Pengesahan oleh
Pembimbing, Ketua Program Studi dan Direktur PPs Unsri,
serta Tanggal Lulus.

Aspek tipografi untuk Halaman

Pengesahan harus mengikuti ketentuan seperti dalam Tabel
3 dan Contoh Halaman Pengesahan Tesis dapat dilihat pada
Gambar 3.
Tabel 3. Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka untuk
Halaman Pengesahan Tesis dan Disertasi
Judul
Halaman :
"HALAMAN
PENGESAHAN"

Judul Tesis

:

 Times New Roman Kapital






Nama Mahasiswa

:



(Huruf Besar)
Ukuran huruf 14 dengan posisi
di tengah halaman
Cetak tebal (bold)
Times New Roman Kapital,
ukuran huruf 12, dan cetak
tebal (bold)
Huruf Besar pada awal kata
kecuali pada kata sambung
huruf kecil semua
Times New Roman Huruf

28

Besar, ukuran huruf 12, cetak
tebal (bold)

29

Tabel 3. (Lanjutan)
NIM
NIM

dan

Nomor

:

Nama Program Studi

:

Kata "Menyetujui: "

:

Nama-Nama
Pembimbing

:

 Times New Roman Huruf Besar
 Ukuran huruf 12, cetak tebal













Nama

Ketua :



Program Studi


(bold)
Times New Roman, ukuran huruf
12, cetak tebal (bold)
Huruf Besar pada awal kata
Times New Roman, ukuran huruf
12, cetak tebal (bold)
Diletakkan di tengah halaman
Ditulis
dengan
persetujuan,
lengkap dengan gelar akademik
yang resmi
Sediakan
ruang
untuk
tandatangan
Dibawah nama pembimbing
dituliskan jabatan pembimbing
(i.e Pembimbing I, Pembimbing
II, Pembimbing, dst.)
Times New Roman, ukuran huruf
12, cetak tebal (bold)
Nama Pembimbing I di sebelah
kiri dan Nama Pembimbing II
di sebelah kanan
Diawali dengan Kalimat "Ketua
Program Studi" dan Nama
Program Studi
Sediakan
ruang
untuk
tandatangan

30

Tabel 3. (Lanjutan)
 Ditulis



Nama Direktur PPs :



Unsri






Tanggal, Bulan dan :



Tahun



dengan
persetujuan,
lengkap dengan gelar akademik
yang resmi
Dibawah nama Ketua Progam
Studi dituliskan NIP
Times New Roman, ukuran huruf
12, cetak tebal (bold)
Nama Pembimbing Ketua
Program Studi di sebelah kiri,
di bawah Nama Pembimbing I
Diawali
dengan
Kalimat
"Direktur Program Pascasarjana
Universitas Sriwijaya"
Sediakan
ruang
untuk
tandatangan
Ditulis
dengan
persetujuan,
lengkap dengan gelar akademik
yang resmi
Dibawah
nama
Direktur
dituliskan NIP
Times New Roman, ukuran huruf
12, cetak tebal (bold)
Nama Direktur PPs Unsri di
sebelah kiri, di bawah Nama
Pembimbing II
Tanggal
lulus
yang
dicantumkan adalah tanggal
yudisium PPs Unsri
Times New Roman Huruf Besar

31

 Ukuran huruf dan angka 14,
cetak tebal (bold)

Gambar 3. Contoh Halaman Pengesahan Tesis dan
Disertasi.
D. Halaman Persetujuan Komisi Penguji

32

Halaman Persetujuan Komisi Penguji ini hanya pada
tesis yang sudah diujikan, memuat tentang surat Komisi
Penguji yang terdiri dari Ketua Penguji, Sekretaris, dan
Anggota Penguji. Halaman ini HARUS dilengkapi dengan
tanda tangan Komisi Penguji, Ketua Program Studi, dan
Direktur PPs Unsri.

pengesahan oleh Dekan dan nama-

nama Tim Penguji.

Aspek tipografi untuk Halaman

Persetujuan Komisi Penguji harus mengikuti ketentuan
seperti dalam Tabel 4.

Contoh Halaman Persetujuan

Komisi Penguji dapat dilihat pada Gambar 4.
Tabel 4. Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka untuk
Halaman Persetujuan Komisi Penguji
Judul Halaman " :
HALAMAN
PERSETUJUAN
KOMISI PENGUJI"

 Times New Roman Kapital (Huruf



Ketua,
Sekretaris, :
Anggota



Nama
Komisi :
Penguji
disertai
dengan
ruang
tandatangan









Besar)
Ukuran huruf 14 dengan posisi di
tengah halaman
Cetak tebal (bold)
Diberi nomor urut 1, 2, 3, dst.
Times New Roman, ukuran huruf
12, dan cetak tebal (bold)
Nama lengkap dengan gelar
akademik
Setelah nama, sediakan ruang
untuk tandatangan
Times New Roman Huruf Besar,
ukuran huruf 12, cetak tebal (bold)

33

 Ukuran huruf 12, cetak tebal (bold)

34

Tabel 4. (Lanjutan)
Tempat, bulan dan :

 Tuliskan "Palembang,

tahun

Nama

Ketua :




Program Studi






Nama Direktur PPs :



Unsri









(Nama
Bulan) (Tahun)" saat Tesis tersebut
disetujui. Letaknya di sebelah
kanan setelah nama-nama komisi
penguji
Ukuran huruf 12, cetak tebal (bold)
Diawali dengan Kata "Program
Studi" dan di bawahnya dituliskan
(Nama Program Studi)
Nama Ketua program studi ditulis
lengkap dengan gelar akademik
yang resmi dan di bawahnya
dituliskan NIP
Sediakan ruang untuk tandatangan
Times New Roman, ukuran huruf
12, cetak tebal (bold)
Diawali dengan Kata "Mengetahui,
"diikuti oleh Kalimat "Direktur
Program Pascasarjana Universitas
Sriwijaya"
Ditulis
dengan
persetujuan,
lengkap dengan gelar akademik
yang resmi dan di bawahnya
dituliskan NIP
Sediakan ruang untuk tandatangan
Times New Roman, ukuran huruf
12, cetak tebal (bold)
Times New Roman Huruf Besar
Ukuran huruf dan angka 14, cetak
tebal (bold)

35

HALAMAN PERSETUJUAN KOMISI PENGUJI

1.

Ketua

2.

Sekretaris

3.

Anggota

4.

Anggota

5.

Anggota

:

Prof. Dr. Ir. Dorojatun, M.Sc.

(

)

Dr. Ir. Mukarti, M.Sc.

(

)

Prof. Dr. Bernadette Robiani, M.Sc.

(

)

Dr. Azwardi, M.Si.

(

)

Isnurhadi, M.B.A., Ph.D.

(

)

:
:
:
:

Mengetahui,

Palembang, Agustus 2011

Direktur Program Pascasarjana
Universitas Sriwijaya

Ketua Program Studi
Agribisnis

Prof. Dr. dr. H.M.T. Kamaluddin, M.Sc., SpFK

Prof. Dr. Ir. Andi Mulyana,
M.Sc.
NIP. 19........

NIP. 19..........

Gambar 4. Contoh Halaman Persetujuan Komisi Penguji
Tesis dan Disertasi.

36

E. Halaman Pernyataan
Halaman Pernyataan ini memuat pernyataan tertulis
dari penulis bahwa tesis yang disusun adalah hasil karya
bukan plagiat dan ditulis dengan mengikuti kaidah penulisan
ilmiah. Aspek tipografi untuk Halaman Pernyataan harus
mengikuti ketentuan seperti dalam Tabel 5.

Contoh

Halaman Persetujuan Komisi Penguji dapat dilihat pada
Gambar 5.
Tabel 5. Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka untuk
Halaman Pernyataan
Judul
Halaman :
"HALAMAN
PERNYATAAN"

 Times New Roman Kapital



Isi dan Penutup

:






Nomor Halaman



(Huruf Besar)
Ukuran huruf 14 dengan posisi
di tengah halaman
Cetak tebal (bold)
Tempat (Palembang), diikuti
bulan dan tahun
Nama dan NIM mahasiswa
Sediakan
ruang
untuk
tandatangan dan materai Rp.
6.000,Times New Roman, ukuran
huruf 12, dan cetak tebal
Romawi Kecil, diletakkan di
tengah sisi bawah halaman

37

Gambar 5. Contoh Halaman Pernyataan.

38

F. Halaman Persembahan
Mahasiswa

diperbolehkan

untuk

memberikan

pernyataan persembahan pada halaman ini. Halaman
persembahan bukanlah keharusan. Akan tetapi bila ada,
tidak boleh melebihi 1 halaman.

Format halaman

disesuaikan dengan persetujuan dosen pembimbing dan
dibuat sedemikian rupa sehingga tidak melebihi satu lembar.
Nomor Halaman (Romawi Kecil), diletakkan di tengah sisi
bawah halaman.
G. Halaman Abstract (Dalam Bahasa Inggris)
Abstract

harus

ditulis

dalam

satu

paragraf

menggunakan Bahasa Inggris yang baik dan benar.
Abstract ini berisi tujuan, metodologi, hasil penelitian, dan
kesimpulan dan saran, dimuat dalam satu paragraf (200-300
kata) dengan jarak baris 1 spasi, maksimum 1 (satu) lembar.
Bagian akhir Abstract ini dilengkapi dengan kata kunci
(keywords) sebanyak maksimum 5 (lima) kata.
Halaman ini dibuat sebagai halaman baru.

Aspek

tipografi untuk Halaman Abstract harus mengikuti ketentuan
seperti dalam Tabel 6.

Contoh Halaman Abstract dapat

dilihat pada Gambar 6.
39

Tabel 6. Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka untuk
Halaman Abstract
Judul
Halaman :
"ABSTRACT"

 Times


Isi

Kata Kunci

:




:





Nomor Halaman



New Roman Kapital
(Huruf Besar)
Ukuran huruf 14 dengan posisi
di tengah halaman
Cetak tebal (bold)
Times New Roman, ukuran huruf
12
Jarak spasi 1
Maksimum 5 kata
Times New Roman, ukuran huruf
12, cetak miring
Romawi Kecil, diletakkan di
tengah sisi bawah halaman

40

Gambar 6. Contoh Abstract.
Sumber :
a. Kemp, R.

and P. Martens. 2007. Sustainable development: how to manage
something that is subjective and never can be achieved?
Sustainability: Science, Practice, & Policy 3: 5 - 14.).
b. Zhili He, Meiying Xu, Ye Deng, Sanghoon Kang, Laurie Kellogg, Liyou Wu,
Joy D. Van Nostrand, Peter B. Reich, Sarah E. Hobbie, and Jizhong
Zhou. 2010. Metagenomic analysis reveals a marked divergence in
the structure of belowground microbial communities at elevated
CO2. Ecology Letters 13: 564–575.)

41

H. Halaman Abstrak (Dalam Bahasa Indonesia)
Abstrak

harus

ditulis

dalam

satu

paragraf

menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Abstrak ini berisi tujuan, metodologi, hasil penelitian, dan
kesimpulan dan saran, dimuat dalam satu paragraf (200-300
kata) dengan jarak baris 1 spasi, maksimum 1 (satu) lembar.
Bagian akhir Abstrak ini dilengkapi dengan kata kunci
(keywords) sebanyak maksimum 5 (lima) kata.
Halaman ini dibuat sebagai halaman baru.

Aspek

tipografi untuk Halaman Abstrak harus mengikuti ketentuan
seperti dalam Tabel 7.

Contoh Halaman Abstrak dapat

dilihat pada Gambar 7.
Tabel 7. Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka untuk
Halaman Abstrak
Judul
Halaman
"ABSTRAK"

:

Isi

:

Kata Kunci

:

Nomor
Halaman

 Times New Roman Kapital (Huruf Besar)
 Ukuran huruf 14 dengan posisi di tengah
halaman
 Cetak tebal (bold)
 Times New Roman, ukuran huruf 12
 Jarak spasi 1
 Maksimum 5 kata
 Times New Roman, ukuran huruf 12,
cetak miring
 Romawi Kecil, diletakkan di tengah sisi
bawah halaman

42

Gambar 7. Contoh Abstrak.
Sumber :
Utomo, S.D., M. I. Surya, Ansori, H. M. Akin dan T. R. Basoeki. 2005. Pemanfaatan
subspesies hypogaea dalam perakitan varietas unggulan kacang tanah
(Arachis hypogaea L.) berbiji besar dan berpolong banyak di Indonesia. J.
Ilmu Pertanian 12(2): 84 - 93.).

I. Halaman Kata Pengantar
Kata pengantar merupakan bagian Tesis yang disusun
sedemikian rupa oleh penulis untuk menumbuhkan rasa
tertarik para pembaca terhadap hasil penelitian yang telah
dilakukan.

Oleh

karena itu,

penulis

harus

dapat

menonjolkan keistemewaankarya ilmiah yang disajikan.

43

Selain itu halaman ini juga dimanfaaatkan untuk
menyampaikan ucapan ucapan terima kasih kepada individu
atau lembaga yang dianggap penulis memiliki peran dalam
proses belajar, penelitian, dan penyusunan Tesis. Kata
Pengantar ditulis sedemikian rupa sehingga tidak melebihi 1
halaman. Aspek tipografi untuk Halaman Kata Pengantar
harus mengikuti ketentuan seperti dalam Tabel 8. Contoh
Halaman Kata Pengantar dapat dilihat pada Gambar 8.
Tabel 8. Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka untuk
Halaman Kata Pengantar
Judul Halaman "KATA
PENGANTAR"

:

 Times New Roman Kapital

Isi

:

(Huruf Besar)
 Ukuran huruf 14 dengan posisi
di tengah halaman
 Cetak tebal (bold)
 Times New Roman, ukuran
huruf 12
 Jarak spasi 2
 Romawi Kecil, diletakkan di
tengah sisi bawah halaman

Nomor Halaman

44

Gambar 8. Contoh Halaman Kata Pengantar.

45

J. Halaman Riwayat Hidup
Riwayat hidup merupakan bagian yang tidak harus ada
dalam

sebuah

tesis.

Bila

mahasiswa

ingin

mencantumkannya, maka riwayat hidup harus dimuat dalam
bentuk narasi dan bukan dalam bentuk daftar/tabel, dan
tidak melebihi 1 halaman. Aspek tipografi untuk Halaman
Riwayat Hidup harus mengikuti ketentuan seperti dalam
Tabel 9.

Contoh Halaman Riwayat Hidup dapat dilihat

pada Gambar 9.
Tabel 9. Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka untuk
Halaman Riwayat Hidup
Judul
Halaman :
"RIWAYAT HIDUP"

 Times


Isi

:





Nomor Halaman



New Roman Kapital
(Huruf Besar)
Ukuran huruf 14 dengan posisi
di tengah halaman
Cetak tebal (bold)
Times New Roman, ukuran huruf
12
Jarak spasi 2
Romawi Kecil, diletakkan di
tengah sisi bawah halaman

46

Gambar 9. Contoh Halaman Riwayat hidup.
Sumber:
Estiko. 2011. Pengaruh kompos kulit buah kopi dan pembuatan teras terhadap aliran
permukaan, erosi, kehilangan hara dan pertumbuhan kopi. Tesis pada Program
Pascasarjana Universitas Sriwijaya (Tidak dipubilkasikan).

47

K. Halaman Daftar Isi
Daftar Isi memuat semua bagian dalam tesis (Nomor
Bab, Nomor Sub-bab, Judul Bab dan Judul Sub-bab) secara
lengkap persis sama dengan yang tertulis pada isi tesis,
dengan nomor halaman di mana bagian tersebut dimuat.
Aspek tipografi untuk Halaman Daftar Isi harus
mengikuti ketentuan seperti dalam Tabel 10.

Contoh

Halaman Daftar Isi dapat dilihat pada Gambar 10.
Tabel 10. Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka
untuk Halaman Daftar Isi
Judul
Halaman
"DAFTAR ISI"

:

Isi

:









Nomor Halaman

Times New Roman Kapital (Huruf Besar)
Ukuran huruf 14 dengan posisi di tengah
halaman
Cetak tebal (bold)
Judul Bab ditulis dengan huruf besar. Hanya
huruf pertama setiap kata pada Judul Sub- bab
dan seterusnya ditulis dengan huruf besar. Kata
depan dan kata sambung (mis. dan di, pada, atau,
terhadap, dll) ditulis dengan huruf kecil. Judul
Bab, Sub-bab dan seterusnya tidak diakhiri
dengan titik
Halaman Bab/Sub-bab diletakkan di sisi kiri, di
ujung Judul-judul Bab/Sub-bab masing-masing



Jarak spasi 2 kecuali jika Judul Bab/Sub-bab
melebih 1 baris dibuat spasi 1




Times New Roman, ukuran huruf 12
Romawi Kecil, xi, diletakkan di tengah sisi
bawah halaman

48

Gambar 10. Contoh Daftar Isi

49

Gambar 10. (Lanjutan).

50

L. Halaman Daftar Tabel, Gambar dan Lampiran
Daftar Tabel merupakan bagian yang memuat Nomor
dan Judul Tabel, Gambar dan Lampiran serta nomor
halaman tempat tabel, gambar dan lampiran
dimuat.

tersebut

Judul dan nomor tabel, gambar dan halaman

lampiran sama dengan yang tertulis pada tabel, gambar dan
lampiran yang dimaksud. Aspek tipografi untuk Halaman
Daftar Tabel, Gambar dan Lampiran harus mengikuti
ketentuan seperti dalam Tabel 11. Contoh Halaman Daftar
Tabel, Gambar dan Lampiran dapat dilihat berturut-turut
pada Gambar 11, 12 dan 13.
Tabel 11.

Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka
untuk Halaman Daftar Tabel

Judul
Halaman :
"DAFTAR TABEL;
DAFTAR GAMBAR;
DAFTAR
LAMPIRAN"
Nomor Halaman

 Times

New Roman Kapital
(Huruf Besar)
 Ukuran huruf 14 dengan posisi
di tengah halaman
 Cetak tebal (bold)
 Romawi Kecil, diletakkan di
tengah sisi bawah halaman

51

Gambar 11. Contoh Daftar Tabel.

Gambar 12. Contoh Daftar Gambar.

Gambar 13. Contoh Daftar Lampiran.
52

M. Halaman Istilah, Singkatan dan Lambang
Daftar Istilah, Singkatan dan Lambang adalah bagian
tesis yang memuat istilah, singkatan, dan lambang yang
dipergunakan/tercantum dalam tesis.

Daftar ini bukan

merupakan keharusan pada setiap tesis. Walaupun demikian,
sangat dianjurkan bagi bidang-bidang ilmu yang dalam
penulisan tesisnya banyak menggunakan istilah, singkatan
dan lambang. Urutan penyusunannya dibuat menurut urutan
abjad, dimulai dengan yang diawali huruf A.

Aspek

tipografi untuk Halaman Daftar Tabel, Gambar dan
Lampiran harus mengikuti ketentuan seperti dalam Tabel
12. Contoh Halaman Daftar Tabel, Gambar dan Lampiran
dapat dilihat berturut-turut pada Gambar 14.
Tabel 12. Ketentuan jenis dan ukuran huruf dan angka
untuk Halaman Daftar Tabel
Judul
Halaman :
"DAFTAR ISTILAH,
SINGKATAN DAN
LAMBANG"
Nomor Halaman

 Times

New Roman Kapital
(Huruf Besar)
 Ukuran huruf 14 dengan posisi
di tengah halaman
 Cetak tebal (bold)
 Romawi Kecil, diletakkan di
tengah sisi bawah halaman

53

Gambar 14. Contoh Daftar Istilah.

54

PENJELASAN BAGIAN INTI
TESIS DAN DISERTASI

V
A. Umum

Secara umum inti sebuah tesis terbagi dalam beberapa
bab,

meliputi

BAB

I

PENDAHULUAN,

BAB

II

TINJAUAN PUSTAKA, BAB III METODE, BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN dan BAB V KESIMPULAN
DAN SARAN. Apabila diperlukan, hasil dan pembahasan
dapat dipisahkan menjadi BAB IV dan BAB V, sehingga
Kesimpulan dan Saran menjadi BAB VI. Sementara itu,
tambahan lain seperti Latar Belakang, Tujuan, Hipotesis,
Kerangka

Pemikiran,

Manfaat,

Permasalahan,

Ruang

Lingkup dan Perumusan Masalah dan lain-lain apabila ada,
ditempatkan

sebagai

PENDAHULUAN.

sub-bab

dari

BAB

I

Penjelasan singkat masing-masing

komponen dapat dilihat pada Tabel 13.

55

Tabel 13. Penjelasan komponen inti tesis dan disertasi
BAB I. PENDAHULUAN
Bab ini merupakan penjelasan secara umum, ringkas, dan padat yang
menggambarkan dengan tepat isi usulan penelitian.

A. Latar Belakang
Mengemukakan dan meletakkan penelitian yang akan dilakukan
dalam peta keilmuan yang menjadi perhatian peneliti. Oleh karena
itu, dalam latar belakang ini diuraikan:
1. Pernyataan tentang gejala/fenomena yang akan diteliti, boleh
diangkat dari masalah teoritis atau diangkat dari masalah praktis,
2. Argumentasi tentang pemilihan topik penelitian (menunjukkan
permasalahan sebagai perbedaan antara konsep atau teori yang
ada dengan kenyataan),
3. Situasi yang melatarbelakangi masalah (yang dipermasaIahkan),
4. Penelitian terdahulu yang bersangkut paut dengan masalah, dan
5. Intisari dan kerangka teori yang menjadi masalah, termasuk
didalamnya mengemukakan identifikasi masalah, pemilihan
masaIah, isu/tema sentral atau fokus penelitian.

B. Rumusan Masalah
Perumusan masalah, memuat penjelasan tentang permasalahan yang
timbul dalam latar belakang masalah sehingga masalah ini dianggap
menarik, dan penting untuk diteliti. Merumuskan masalah penelitian
perlu memperhatikan:
1. Menyatakan dengan jelas, tegas, dan konkret masalah yang akan
diteliti,
2. Relevan dengan waktu,
3. Berhubungan dengan suatu persoalan teoretis atau praktis,
4. Berorientasi pada teori (teori merupakan body of knowledge), dan
5. Dinyatakan dalam kalimat tanya atau pernyataan yang
mengandung masalah penelitian.

C. Tujuan Penelitian
Menegaskan tujuan penelitian yang terkait dengan pengembangan
keilmuan atau manfaat praktis dari masalah yang akan diteliti.
Tujuan Penelitian merujuk pada hasil yang akan dicapai atau maksud

56

penelitian.

57

Tabel 13. (lanjutan)
D. Manfaat Penelitian
Mengungkapkan secara spesifik manfaat yang hendak dicapai dari:
1. Aspek teoretis (keilmuan) dengan menyebutkan manfaat teoretis
apa yang dapat dicapai dari masalah yang diteliti bagi
pengembangan ilmu dan teknologi, dan
2. Aspek praktis (guna laksana) dengan menyebutkan manfaat apa
yang dapat dicapai dari penerapan pengetahuan yang dihasilkan
penelitian bagi bangsa dan negara/perusahaan/ penentu kebijakan
atau masyarakat pada umumnya.

E. Hipotesis
Hipotesis adalah alat yang sangat besar kegunaannya dalam
penyelidikan ilmiah. Hipotesis memungkinkan kita menghubungkan
teori dengan pengamatan dan sebaliknya pengamatan dengan teori.
Hipotesis merupakan jawaban (simpulan probabilistik) sementara
terhadap rumusan masalah penelitian. Dikatakan sementara, karena
jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan,
belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui
pengumpulan data. Jadi hipotesis juga dapat dinyatakan sebagai
jawaban teoritis terhadap rumusan masalah penelitian, belum
jawaban yang empirik.
Hipotesis harus dibuat karena alasan sebagai berikut:
1. Hipotesis yang mempunyai dasar kuat menunjukkan bahwa
peneliti telah mempunyai cukup pengetahuan untuk melakukan
penelitian dibidang itu, dan
2. Hipotesis memberikan arah pada pengumpulan dan penafsiran
data. Hipotesis dapat menunjukkan kepada peneliti prosedur apa
yang harus diikuti dan jenis data apa yang harus dikumpulkan.
Dengan demikian, dapat dicegah terbuang sia-sianya waktu dan
jerih payah peneliti.
Penerimaan suatu hipotesis terjadi karena TIDAK CUKUP BUKTI untuk
MENOLAK hipotesis tersebut dan BUKAN karena HIPOTESIS ITU BENAR.

Tabel 13. (lanjutan)
58

Penolakan suatu hipotesis terjadi karena TIDAK CUKUP BUKTI untuk
MENERIMA hipotesis tersebut dan BUKAN karena HIPOTESIS ITU SALAH.

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Pustaka menguraikan tentang alur pikir dan perkembangan
keilmuan yag berkaitan dengan topik yang akan diteliti. Pada
hakikatnya, hasil penelitian seorang peneliti bukanlah satu penemuan
baru yang berdiri sendiri melainkan sesuatu yang berkaitan dengan
hasil penelitian sebelumnya. Oleh karena itu, mahasiswa S 2 harus
mampu mengelaborasi hasil penelitian terdahulu yang berkaitan
dengan masalah yang dikaji sedemikian rupa sehingga memberikan
gambaran perkembangan pengetahuan yang mendasari penulisan
tesis. Melalui elaborasi dalam Tinjauan Pustaka ini mahasiswa S2
harus mampu menunjukkan bahwa mahasiswa yang bersangkutan
menguasai ilmu pengetahuan yang mendasari atau terkait dengan
permasalahan yang diteliti.
Leedy (1997) menerangkan bahwa suatu tinjauan pustaka
mempunyai kegunaan untuk:
1. Mengungkapkan penelitian-penelitian yang serupa dengan
penelitian yang (akan) dilakukan; dalam hal ini, diperlihatkan
pula cara penelitian-penelitian tersebut menjawab permasalahan
dan merancang metode penelitiannya,
2. Membantu memberi gambaran tentang metoda dan teknik yang
dipakai dalam penelitian yang mempunyai permasalahan serupa
atau mirip penelitian yang kita hadapi TETAPI BUKAN
menguraikan metoda dan/ataupun dasar-dasar teori yang sudah
lazim maupun yang akan digunakan
3. Mengungkapkan sumber-sumber data (atau judul-judul pustaka
yang berkaitan) yang mungkin belum kita ketahui sebelumnya,

59

Tabel 13. (lanjutan)
4. Mengenal peneliti-peneliti yang karyanya penting dalam
permasalahan yang kita hadapi (yang mungkin dapat dijadikan
nara sumber atau dapat ditelusuri karya -karya tulisnya lain yang
mungkin terkait),
5. Memperlihatkan kedudukan penelitian yang (akan) dilakukan
dalam sejarah perkembangan dan konteks ilmu pengetahuan atau
teori tempat penelitian ini berada,
6. Mengungkapkan ide-ide dan pendekatan-pendekatan yang
mungkin belum kita kenal sebelumya,
7. Membuktikan keaslian penelitian (bahwa penelitian yang kita
lakukan berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya), dan
8. Mampu menambah percaya diri kita pada topik yang kita pilih
karena telah ada pihakpihak lain yang sebelumnya juga tertarik
pada topik tersebut dan mereka telah mencurahkan tenaga, waktu
dan biaya untuk meneliti topik tersebut.

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN
Metode penelitian merupakan sistematika langkah intelektual dalam
melaksanakan penelitian. Sistematika tersebut berisi tentang rancang
bangun, populasi dan sampel, variabel penelitian, instrumen dan cara
pengumpulan data serta analisis data. Oleh karena itu, bab ini harus
menegaskan pendekatan, metode, dan teknik yang digunakan untuk
mengumpulkan dan menganalisis data yang dapat menjawab atau
menjelaskan masalah penelitian.
finansial, maka hal tersebut tidak selalu dapat diterapkan.
Ada 4 Metodologi Penelitian yang dapat diterapkan, yaitu :
1. Kualitatif,
2. Kuantitatif,
3. Kombinasi Kualitatif dan Kuantitatif, dan
4. Berorientasi kritik dan aksi (Critical and action oriented).

A. Tempat dan Waktu
Mengemukakan dengan tepat dan jelas tentang tempat/lokasi
penelitian serta periode pelaksanaan penelitian.

60

Tabel 13. (lanjutan)
B. Bahan dan Alat
Mengemukakan dengan tepat, rinci dan jelas tentang bahan dan alat
yang diperlukan dan digunakan dalam penelitian.

C. Metode Penelitian
Argumentasi tentang pemilihan pendekatan atau metode dengan
memperhatikan sifat-sifat variabel yang diteliti dan jenis informasi
yang diperlukan, dengan:
1. Menguraikan struktur penelitian atau masing-masing bagian
penelitian yang meliputi perlakuan dan operasionalisasi variabel,
dan
2. Menguraikan strategi penelitian atau masing-masing bagian
penelitian, termasuk didalamnya populasi, metode penarikan
sampel, teknik pengumpulan data, metode analisis serta model
penelitian yang akan digunakan.

D. Peubah Penelitian
Peubah Penelitian adalah pembatasan tentang parameter yang akan
diukur, cara pengukuran, skala pengukuran. Semua itu harus
dijelaskan secara rinci. Peubah diukur dan dikumpulkan sedemikian
rupa dengan teknik yang baku dan standar, menggunakan piranti
pengumpulan data yang disesuaikan dengan rancang bangun dan
variabel penelitian. Piranti dapat berupa kuesioner, wawancara, form
observasi, dokumen, dan pengukuran langsung.

E. Pengolahan dan Analisis Data
Data yang telah dikumpulkan ditata dengan baik, lalu diolah
sedemikian rupa untuk menjawab tujuan penelitian. Proses menata
data, mengolah data, lalu diikuti penelaahan secara kritis memerlukan
kejujuran, pemahaman mendalam terhadap data itu sendiri dan
terhadap piranti yang digunakan. Pengolahan dan analisis data dapat
dilakukan secara deskriptif maupun dengan bantuan uji statistik.

61

Tabel 13. (lanjutan)
BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
Bab ini memuat hasil penelitian yang relevan dengan tujuan dan
hipotesisnya. Penyajian data hasil penelitian dapat berupa tabel,
grafik, gambar, bagan, foto atau bentuk penyajian data yang lain. Tata
cara penyajian tabel, grafik, gambar, bagan, foto harus sesuai dengan
ketentuan penulisan yang akan dijelaskan pada bagian lain.
Bagian ini memuat analisis hasil penelitian berupa adanya temuan
yang menjadi isu strategis. Isu strategis ini diperoleh melalui logika,
peraturan, kebijakan, pedoman, yang ditunjang oleh teori. Jika
digunakan analisis statistik hanya dimuat tampilan akhir yang
menunjukkan hasilnya, sedangkan perhitungan statistik dimuat
sebagai lampiran (jika diperlukan).
Di dalam analisis hasil
penelitian, peneliti harus memaknakan dan menjelaskan hasil dan isu
strategis yang didapat dari penelitiannya.
Hasil yang dijabarkan harus diikuti oleh pembahasan. Bagian ini
merupakan bagian terpenting pada tesis dan bukan pengulangan hasil
dan analisis data.
Bagian ini menunjukkan tingkat penguasaan
mahasiswa terhadap perkembangan ilmu, paradigma, konsep, dan
teori, yang dipadukan dengan hasil penelitian.
Pembahasan
sekurang-kurangnya mencakup hal sebagai berikut:
1. Penalaran hasil penelitian dengan memakai teori yang sudah
ditulis pada Bab Tinjauan Pustaka, sehingga dapat
menjawab rumusan masalah yang diajukan,
2. Membandingkan temuan penelitian dengan hasil-hasil
penelitian sebelumnya yang sejenis dan konsekuen serta
pengembangannya di masa yang akan datang, dan
3. Pemahaman terhadap keterbatasan penelitian yang dilakukan
sehingga dapat memberikan saran bagi penelitian
selanjutnya.

62

Tabel 13. (lanjutan)
BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Kesimpulan menyatakan temuan-temuan penting berdasarkan hasil
penelitian dan pembahasan. Meskipun Kesimpulan diletakkan di
bagian akhir tesis tetapi kesimpulan juga merupakan bagian penting
dari sebuah tesis. Tujuan utama menyajikan kesimpuan adalah untuk
menegaskan/menyatakan/mendeklarasikan
temuan
(outcomes)
penting penelitian tetapi harus disajikan dalam format yang singkat,
informatif, dan meyakinkan. Perlu diingat bahwa kesimpulan
BUKAN pengulangan pembahasan.

B. Saran
Saran dibuat atas dasar kesimpulan hasil penelitian sebagai
implikasi/tindak lanjut terhadap pengembangan ilmu pengetahuan
dan penggunaan praktis. Saran juga dapat ditujukan pada peneliti
berikutnya bila ditemukan adanya keterbatasan penelitian yang telah
dilakukan.

DAFTAR PUSTAKA
Daftar dari seluruh kepustakaan yang digunakan dalam teks. Cara
penulisan lihat pedoman penulisan atau disesuaikan di PRODI
masing-masing. Namun secara umum terdapat beberapa cara
penulisan Daftar Pustaka, seperti dijelaskan pada bagian khusus
buku pedoman ini

LAMPIRAN
Pelengkap informasi mengenai penelitian, seperti angket, kuesioner,
atau pedoman wawancara dan foto, peta lokasi, data mentah dan halhal lain yang mendukung, disajikan dalam lampiran.

63

B. Pembuatan Rujukan
Studi literatur yang relevan dengan topik penelitian
adalah bagian penting dalam proses penulisan Tesis dan
Disertasi. Hasil penelitian, ide, atau pendapat orang lain
tersebut ditulis sebagai sebuah kutipan atau rujukan.
Terdapat dua cara untuk menulis kutipan, yaitu:
1. Kutipan tidak langsung, yaitu ide atau konsep orang
lain yang dikutip dengan menggunakan kata-kata
penulis atau peneliti sendiri, dan
2. Kutipan langsung, yaitu ide atau konsep orang lain
yang disalin sesuai dengan aslinya.
Ada beberapa cara penulisan rujukan untuk kedua
jenis kutipan tersebut. Walaupun demikian, dalam rangka
keseragaman, cara penulisan rujukan yang digunakan di PPs
Unsri adalah menuliskan nama akhir penulis dan tahun
terbit. Beberapa kaidah dan contoh adalah sebagai berikut:
1. Untuk penulisan di awal kalimat, tahun terbit ditulis
dalam tanda kurung seperti berikut:
Menurut

Nuryadi

(1999)

enzim

dapat

menguraikan berbagai senyawa organik.
Sementara itu, untuk penulisan di akhir kalimat,
nama penulis dan tahun terbit keduanya ditulis di
64

dalam tanda kurung dan dipisahkan dengan tanda
koma seperti berikut:
Pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh tingkat
pendapatan masyarakat (Nuryadi, 1999).
2. Untuk rujukan yang dipublikasikan oleh lebih dari
satu orang di awal kalimat, ditulis seperti berikut:
Menurut Asamar

Dokumen yang terkait

BUKU PEDOMAN

 0  28  4

Dokumen baru