KONSEP AR-RIFQU MENURUT HADIS DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI PONDOK Konsep Ar-Rifqu Menurut Hadis Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Islam Di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Sragen.

KONSEP AR-RIFQU MENURUT HADIS DAN
IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI PONDOK
PESANTREN IBNU ABBAS SRAGEN

TESIS
Diajukan Kepada
Program Studi Magister Pendidikan Islam
Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta
Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh
Gelar Magister Pendidikan Islam (M.Pd.I)

Oleh:
JULI DERMAWAN
NIM : O100120023
PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM
SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2015 M/1436 H

~ i ~ 
 

~ i ~ 
 

 

~ ii ~ 

 

~ iii ~ 

Motto

∩⊇⊇∪ ×Î7yz tβ θè=yϑ÷ès? $yϑÎ/ ª!$#uρ 4 ;M≈y_u‘yŠ zΟ ù=Ïèø9$# (#θè?ρé& t⎦⎪Ï%©!$#uρ öΝä3ΖÏΒ (#θãΖtΒ#u™ t⎦⎪Ï%©!$# ª!$# Æìsùötƒ
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang
diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu
kerjakan.
( Q.S Al-Mujadillah (58): 11)

‫إنﱠ اﻟ ﱢ ْﻓق ﻻ ﻳﻛون ﻓﻲ ﺷﻲْ ء إ ﱠﻻ اﻧﻪ وﻻ ﻳ ْﻧ ع ﻣنْ ﺷﻲْ ء إ ﱠﻻ ﺷﺎﻧﻪ‬

Sesungguhnya ar-rifqu tidaklah ada dalam sesuatu melainkan akan menghiasanya, dan
tidaklah dicabut melainkan merusaknya
( H.R Muslim . Hadis Nomor 2594)

‫ﻲ ﻣﺎ ﻋ ْﻓت ﺑﱢﻲ‬
‫ﻟوْ ﻻ ا ْﻟﻣ ﺑ ﱢ‬
“ Jikalau bukan karena seorang Pendidik, niscaya aku tidak kenal Rabbku”
(Peribahasa)

 

~ iv ~ 

Persembahan

Segala Sembah dan Sujud Hanya Untuk Allah Ta’ala
Tesis ini kudedikasikan untuk:


Ayahanda (Alm) dan Ibunda (Alm) tercinta atas
segala usahanya dalam mendidik dan
membesarkan putra-putrinya



Kepada Istri tercinta dan anak-anak yang setia
dalam suka maupun duka



Kepada Saudara-saudaraku yang saya mulyakan



Kepada para guruku yang mukhlisin yang telah
membimbingku dan mengarahkanku

 

~ v ~ 

 

~ vi ~ 

KATA PENGANTAR

،‫ وﺁ ﺎ ﺎ ﺔ ا ﺮﺁن‬،‫ا ﺬي ز ﺎ ﺰ ﺔ اﻹ ﺎن‬
‫ا ﺪ ﷲ رب ا ﺎ‬
‫ﺪا‬
‫ﺮ ﻚ وأ ﻬﺪ أن‬
‫ وأ ﻬﺪ أن إ إﷲ و ﺪ‬،‫ا ﻜ ﻮز ا ﻈﺎم‬
، ‫رؤوف ر‬
‫ ا ﺬي هﻮ ﺎ ﺆ‬، ‫ا ﻈ‬
‫ا‬
‫ ﺎ‬، ‫ﺪ ور ﻮ‬
.‫أ ﺎ ﺪ‬
‫و أو ﺮ ا‬
‫و ﻰﺁ و‬
‫ﻰ اﷲ‬
Segala puji hanyalah milik Allah, yang telah menghiasi kita dengan Iman dan Islam,
dan memberikan kita nikmat al-Qur’an dan hadi

keduanya sebagai warisan yang agung.

Aku bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak disembah dengan benar hanyalah Allah Subhanahu wa ta’ala- tidak ada sekutu bagi-Nya dan bersaksi bahwa Nabi Muhammad allallahu ‘alaihi wa sallam- manusia agung yang memiliki sifat lemah lembut dan kasih
sayang terhadap kaum mukminin.
Banyak sekali diperoleh dari media-media massa kabar-kabar, informasi-informasi
yang menyedihkan lagi menyakitkan, dimana perkara didalamnya mengantarkan kepada
penganiayaan. Dan apabila diteliti akan kekerasan tersebut, maka akan didapatkan bahwa
yang paling terpenting adalah kurangnya memahami sebahagian orang atau para pendidik
terhadap akhlak Muhammad - allallahu ‘alaihi wa sallam- dalam berinteraksi dan bergaul.
Sehingga Nabi Muhammad - allallahu ‘alaihi wa sallam- meletakan sebuah kaidah agar
dapat diimplementasikan oleh para pendidik yang mana beliau bersabda:

ْ

‫ﱠﻰ ا ﱠ‬
‫ْء إﱠﺎ ﺎ‬

 

‫ْ اﱠ ﱢ‬
ْ

‫ْ و ﱠ‬

‫ْء إﱠﺎ زا و ﺎ ْﺰع‬

~ vii ~ 

‫ﱠﻰ ا ﱠ‬

‫ْ ﺎ ﺔ زوْج ا ﱠ ﱢ‬
‫ﺎ ﻜﻮن‬

ْ ‫ن ا ﱢﺮ‬
‫و ﱠ ﺎل إ ﱠ‬

Dari ‘Aisyah istri Nabi - allallahu ‘alaihi wa sallam- dari Nabi -

allallahu ‘alaihi wa

sallam- bersabda: Sesungguhnya ar-Rifqu tidaklah ada dalam sesuatu melainkan akan
menghiasanya, dan tidaklah dicabut melainkan akan merusaknya. (H.R. Muslim no.6694) 1
Dan hadi -hadi

Nabi yang menjelaskan akan pentingnya Ar-Rifqu dan tidak

sepatutnya ditinggalkan yaitu:

‫ْ ا ْ ْﺮ‬

‫ْﺪ ﺮم ﻈﱠ‬

ْ ‫ْ ا ﱢﺮ‬

‫و ْ ﺮم ﻈﱠ‬

Dan barangsiapa yang tidak mendapatkan bagian dari Ar-Rifqu maka sungguh telah hilang
bagian kebaikan padanya. (H.R. Bukhari no.361)2.
Dan kadang-kadang menyeru agar bersikap Ar-Rifqu terhadap umatnya:

‫ْ أ ْﺮ‬

‫ْ و ْو‬

ْ ْ ‫ْﻬ ْ ﺎ‬

‫ﱠ‬

‫ْ ًﺎ‬

‫ْ أ ْﺮ أ ﱠ‬

‫ْو‬

‫ا ﱠﻬ ﱠ‬

ْ ‫ﻬ ْ ﺎ ْر‬

‫ْ ًﺎ ﺮ‬

‫أﱠ‬

,”Ya Alloh, Barang siapa saja yang mengurus perkara umatku ini lalu bersikap keras dan
kasar kepada mereka, semoga Engkau bersikap keras kepadanya,dan barang siapa mengurus
umatku lalu ia berlemah lembut kepada mereka,maka berlemah lembutlah Engkau
kepadanya. (H.R. Muslim no. 4749) 3
Maka hadi -hadi

Nabi yang disebutkan di atas menggambarkan betapa pentingnya

Ar-Rifqu dalam kehidupan manusia secara umum dan khususnya kehidupan para pendidik
muslim untuk berhias dengan akhlak ini karena dua sebab yang penting:
1. Kecenderungan akan butuhnya manusia dan peserta didik atas perkataan, perhatian,
dan sikap yang tidak menyudutkan mereka dengan ketidaktahuaan, kelemahan, dan

                                                           
1

Muslim bin Al-Hajjaj An-Naisaburi,

ahih Muslim, (Beirut: Dar ‘Alam al-Kutub jild 4, 1998), hlm.

318.
2

Muhammad Na irudin Al-Albani, ahih Adab al-Mufrad li al- Imam al-Bukhari, , (Al-Jubail KSA:
Dar a - iddiq dan Muassasah ar-Royyan cet ke-6. 2010), hlm. 130.
3
Muslim bin Hajaj, ahih Muslim, hlm. 325.

 

~ viii ~ 

kekurangan mereka. Akan tetapi mereka selalu mendapatkan bimbingan, perhatian,
kepedulian dan kasih sayang serta Ar-Rifqu.
2. Menjauhnya manusia dan peserta didik dari nasehat-nasehat yang disampaikan para
pendidik. Karena nasehat-nasehat tersebut menyelisihi keinginan kebanyakan mereka
dan menganjurkan untuk meninggalkan perkara yang mereka senangi, akan tetapi
dengan sikap Ar-Rifqu dari para pendidik muslim -Insya Allah- dengan pertolongan
dari Allah -Subhanahu wa ta’ala- akan dapat menghilangkan atau meminimalisir
sikap menjauhnya mereka.
Maka seruan menuju konsep ar-Rifqu dan implementasinya di lembaga pendidikan
Islam Ibnu Abbas Sragen berbasis pondok pesantren sangatlah dibutuhkan dan diterapkan
oleh para pendidik muslim.
Kemudian peneliti bersyukur kepada Allah -Subhanahu wa ta’ala- atas taufiq-Nya dan
nikmat-Nya yang tidak dapat terhitung. Dan segala puji hanyalah milik-Nya yang telah
memberikan kemudahan serta pertolongan guna menyelesaikan penelitian ini.
Berpijak dari perkataan Rasulullah - allallahu ‘alaihi wa sallam-:

‫ْ ْ ْﻜﺮ ا ﱠﺎس ْ ْﻜﺮ اﷲ‬
Barangsiapa yang tidak berterima kasih kepada manusia maka dia belum bersyukur kepada
Allah -Subhanahu wa ta’ala-. (H.R Tirmi i no.1955 dalam kitab Al-Bir dan A - illah, bab
Asy-Syukru).
Peneliti mengucapkan terima kasih dan penghormatan kepada:
1. Prof. Dr Bambang Setiaji selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta.
2. Prof. Dr. Khudaifah Dimyati selaku ketua sekolah pascasarjana Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
3. Dr. Sudarno Sobron, M.Ag selaku ketua program Magister Pendidikan Islam
Universitas Muhammadiyah Surakarta.

 

~ ix ~ 

 

~ x ~ 

Abstrak

Pendidikan merupakan kebutuhan utama untuk kemajuan manusia. Oleh karena itu,
Islam memberikan perhatian khusus pada suatu perkara yang menjadikan ukuran persaingan
masa kini sebuah kemampuan dalam menyiapkan generasi-generasi yang dapat bersaing
dengan karya ilmiah, teknologi, dan akhlak yang menggeluti kehidupan di masa kini. Dan
sangat banyak diperoleh informasi dari media massa informasi-informasi buruk, kejadiankejadian yang menyedihkan yang mengantarkan perkara tersebut kepada penganiayaan
terhadap peserta didik dari para guru, sehingga hubungan keduannya sangat buruk, hal
tersebut terjadi dikarenakan tidak menerapkan uslub-uslub pendidikan yang bersumber dari
al-Qur’an dan Hadi dalam menangani kesalahan para peserta didik, yang menyebabkan
sebagian para guru menggunakan cara punisment, kekerasan dalam berinteraksi dengan para
peserta didik mereka. Maka seruan menuju implementasi konsep ar-Rifqu di lembaga
pendidikan Ibnu Abbas Sragen yang berbasis pondok pesantren harus memperhatikan
karakteristik para peserta didik.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka permasalahan yang akan diangkat dalam
penelitian ini adalah Apakah maksud konsep ar-Rifqu menurut hadi dalam konteks
kependidikan? Bagaimana Impelementasi konsep ar-Rifqu dalam pendidikan Islam di Pondok
Pesantren Ibnu Abbas Sragen?
Tujuan penelitian ini berusaha memberikan kontribusi dan bahan evaluasi dalam
mewujudkan tujuan untuk menjelaskan perhatian hadis tentang ar-Rifqu dan menjelaskan
implementasinya dalam pendidikan Islam di Pondok Ibnu Abbas Sragen.
Penelitian ini bersifat kepustakaan (Library Research). Yaitu kajian literatur melalui
riset kepustakaan dengan pendekatan syarah hadis. Sifat penelitiannya adalah deskriptifanalisis. Pendekatan yang digunakan adalah pedagogis dan psikologis.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Konsep Ar-Rifqu menurut hadî dalam konteks
kependidikan adalah sebuah tujuan, materi dan sarana dari faktor-faktor pendidikan yang
ditujukan terhadap peserta didik serta lemah lembut dalam interaksi dan bergaul dengan
mereka tanpa mengunakan kekerasan guna mendapatkan manfaat dan kemudahan.
Dan implementasi ar-Rifqu dalam pendidikan Islam di pondok pesantren Ibnu Abbas
Sragen dalam proses pendidikan, pengajaran dan pembinaan peserta didik (santri) perlu
adanya perbaikan dan sebagai bahan evaluasi karena masih didapatkan hal-hal yang tidak
sesuai dengan konsep ar-Rifqu sebagaimana indikasi-indikasi yang terdapat di lembaga
tersebut. Dan perlu pula diadakannya pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan penelitian
ini agar dapat membina para pendidik dan memiliki metode-metode Ar-Rifqu guna
mensukseskan pendidikan, pengajaran dan pembinaan peserta didik.

Kata Kunci: Hadi , Ar-Rifqu, Pondok Pesantren, Ibnu Abbas, Sragen, Pendidikan Islam.

 

~ xi ~ 

‫ﻣ ﺨﺺ ا ﺮﺳﺎ ﺔ‬
‫اه ﺎ ﺎ ﺎ ﺎ‬
‫ﺪم ا ﺮي‪ .‬و ﺬا‪ ،‬ﺈن اﻹ م‬
‫ﺮط أ ﺎ‬
‫ا ﺮ ﺔ ه‬
‫ﻜ أن ﺎ‬
‫إ ﺪاد اﻷ ﺎل ا‬
‫ا ﺎ ﺔ ا ﻮم ا ﺪرة‬
‫ﺔ ﺎ‬
‫ا ﻮ ا ﺎ ﺮ‪ .‬وهﻜﺬا ا ﻜﺜ ﺮ‬
‫ﺔ‬
‫ا ﺔ وا ﻜ ﻮ ﻮ ﺔ‪ ،‬وزرا ﺔ ا ﺎة اﻷ‬
‫و ﺎ اﻹ م ﺎ ﻮ ﺎت ﺔ‪ ،‬واﻷ ﺪاث ا ﺆ ﺔ‬
‫ﻮل ﻬﺎ‬
‫ا‬
‫ا ﻮ ﺎت ا‬
‫ﺔ ﺔ‬
‫ﺪر ﻬ ‪ ،‬ﺚ أن آ ﻬ‬
‫ﺬ‬
‫ﺔ إ ﻰ ا ﺪاء ﻮ ا‬
‫ا‬
‫ا و‬
‫ا ﺮﺁن وا ﺪ ﺚ ا ﺎ‬
‫ﺪة‬
‫ﺮﻮﺔا‬
‫أ ﺎ‬
‫ﺪم‬
‫ﺟﺪا‪ .‬ﺪث هﺬا‬
‫وا ﺮ ا ﺪام ﺮ ﺔ‬
‫ا ﺪر‬
‫ﺬ‪ ،‬ا ﺬي‬
‫ا‬
‫ﻰ ﺎ ﺔ اﻷ ﺎء‬
‫ﻬﻮم ا ﺮ‬
‫ﻬ ‪ .‬ﺎ ﺪ ﻮة إ ﻰ‬
‫ا ﺎ‬
‫ا ﺎب‬
‫ﺎ ﺔ أ ﺎﺋﻬ ‪ ،‬ا‬
‫ﺬ‪.‬‬
‫ﺎﺋ ا‬
‫ا ه ﺎم‬
‫ا ﺮ ﻮ ﺔ ا ﺎﺋ ﺔ ﻰ ا ﻬﺪ‬
‫ﺎس ﺮا‬
‫ﺆ ﺔا‬
‫و ﺎء ﻰ ا ﺔ ا ﺬآﻮرة أ ‪ ،‬ﺈن ا‬
‫ا ﺎق ا ﺮ ﻮي؟ آ‬
‫ﺪ ا ﺪﺚ‬
‫اﺮ‬
‫ﺎس ﺮا ؟‬
‫ﻬﺪ ا‬
‫ﻰ هﺬا ا‬
‫اﺮ وﻮ‬

‫ﺎه ﺔ وا ﺎدة‬
‫ﺚ‬
‫ا ﺮ ﺔ اﻹ‬
‫ﺎ‬

‫هﺬا ا ﺚ هﻮ ﺚ ﻜ‬
‫اﻷ ﺎد ﺚ‪ .‬ﺎت ا ﺚ ه و‬

‫‪.‬‬

‫ﺔ‬

‫ﺎﺋ ا ﺚ ﺮ أن ﻬﻮم ا ﺮ‬
‫ا ﻮا‬
‫اﻷهﺪاف‪ ،‬ا ﻮاد وا ﻮ ﺎﺋ‬
‫ﻬ دون ا ﺪام ا‬
‫ا ﺎ وا ﺎ‬

‫ﻮ‬

‫ﺄﺔ ا‬

‫ﺔ‬

‫ﺜﺎر هﺬا ا ﺚ ه ﺎ ﻬﻮم‬
‫ﺔ‬
‫ا ﺮ ﺔ اﻹ‬
‫ﻬﻮم ا ﺮ‬

‫ﻬﺪ ا‬

‫ا ﺪرا ﺔ‬
‫ﺔ‪ .‬ا ﻬ ا‬

‫اﻷهﺪاف ﺎن ا‬
‫ﺎس ﺮا ‪.‬‬

‫ﺎء ا ﺪ ﺚ‬

‫ل ا ﻮث ا ﻜ ﺔ ﻬ‬
‫‪ .‬‬
‫ﺪم هﻮ ﺪا ﻮ ‪-‬‬

‫ﺮوح‬

‫ا ﺎق ا ﺮ ﻮي هﻮ إ ﺪى‬
‫ﻈﻮر ا ﺪ ﺚ‬
‫وا ﺮ‬
‫ا ﺮ ﻮ ﺔ ا ﻬﺪ ﺔ ﻮ ا‬
‫ا ﻮاﺋﺪ وا ﺮ‪.‬‬
‫أ‬

‫اﻷ ﺔ ا ﺮ ﻮ ﺔ‪،‬‬
‫ﺎس ﺮا‬
‫ﺔ ﻬﺪ ا‬
‫ا ﺮ ﺔ اﻹ‬
‫اﺮ‬
‫وآ ﺎدة ﻮ ﻷن ﺰال ﻮ ﺪ اﻷ ﺎء‬
‫ﺎ ﺔ إﻰ ا‬
‫ﺔ وا ﻮ‬
‫ا‬
‫ذ ﻚ ا ﻬﺪ‪ .‬و ﺎ ﺔ أ ﺎ إ ﻰ ﺪ‬
‫ﻬﻮم ا ﺮ آ ﺎ ا ﺆ ﺮات ا ﻮاردة‬
‫ا‬
‫أ‬
‫وﺪ ﻬ أ ﺎ اﺮ‬
‫ﺔ ﻬﺬا ا ﺚ ﺎء ا‬
‫ا ﺪورات ا ﺪر ﺔ ا‬
‫وا ﻮ ‪.‬‬
‫ا ﺮ ﺔ‪ ،‬ا‬

‫ا ﻜ ﻤﺎت ا ﻤﻔﺘﺎﺣﻴﺔ‪ :‬ا ﺪ ﺚ‪،‬‬

‫ﻬﺪ‪ ،‬ا‬

‫ﺎس‪،‬‬

‫‪~ xii ~ ‬‬

‫ﺮا‬

‫‪ ،‬ا ﺮ ﺔ اﻹ‬

‫ﺔ‬

‫‪ ‬‬

Abstract
Education is an essential requirement for human progress. Therefore, Islam gives
special attention to a case which makes the size of today's competition an ability in preparing
generations that can compete with the scientific, technological, and cultivate moral life in the
present. And so a lot of the information obtained from the mass media the information is bad,
the sad events which brought the case to the persecution of the students of the teachers, so that
both of them are very bad relationship, it happens because of not applying the methods of
education are derived from the Qur'an and Hadith in handling errors learners, which causes
most of the teachers use punisment way, violence in interacting with their students. Then
appeal to the implementation of the concept of ar-Rifqu (compassion) in educational
institutions Ibn Abbas Sragen based boarding school should pay attention to the
characteristics of the learners.
Based on the above background, the issues to be raised in this research is Did you mean
ar-Rifqu (compassion) concept according to hadith in the context of education? How ar-Rifqu
(compassion) Implementation concept in Islamic education in boarding school Ibn Abbas
Sragen?
The research seeks to contribute and evaluation materials in realizing the goal of
explaining the attention of the hadith about ar-Rifqu (compassion) and describes its
implementation in Islamic education in Ibnu Abbas Islamic boarding school Sragen.
This study is a library (Library Research). Namely the study of literature through
library research approach Sharh Hadith. The nature of research is descriptive-analysis. The
approach used is pedagogical and psychological.
Research shows that the concept of Ar-Rifqu in hadith in the context of education is a
goal, the materials and the means of education are factors directed against learners and gentle
in interaction and hang out with them without using violence to secure the benefits and
convenience.
And implementation of ar-Rifqu in Islamic education in boarding school of Ibn Abbas
Sragen in the process of education, teaching and guidance learners (students) need for
improvement and evaluation materials because they found things that are not in accordance
with the concept of ar-Rifqu as happened in the institution. And needs to holding of trainings
associated with this research in order to foster the educators and have methods to succeed the
Ar-Rifqu education, teaching and guidance learners.

Keywords: Hadith, Ar-Rifqu (compassion), Boarding School, Ibn Abbas, Sragen, Islamic
Education.

 

~ xiii ~ 

SISTEM TRANSLITERASI ARAB - LATIN
Transliterasi Arab-Latin ialah penyalinan huruf Arab dengan huruf Latin dan
perangkat-perangkatnya. Tesis ini menggunakan ejaan berdasarkan Surat Keputusan Bersama
(SKB) Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 158/1987 dan No.
0543 b/U/1987 tertanggal 22 Januari 1988:
a.

Konsonan Tunggal
Huruf
Nama

Huruf Latin

Ket.

‫ا‬

alif

-

Tidak Dilambangkan

‫ب‬

ba’

b

-

‫ت‬

ta’

t

-

‫ث‬

a’

‫ج‬

Jim

‫ح‬

a’

‫خ‬

kha’

kh

-

‫د‬

dal

d

-

‫ذ‬

żal

ż

z dengan satu titik di atas

‫ر‬

ra’

r

-

‫ز‬

zai

z

-

‫س‬

sin

s

-

‫ش‬

syin

sy

-

‫ص‬

ad

s dengan satu titik di bawah

‫ض‬

ad

d dengan satu titik di bawah

Arab

 

s dengan satu titik di bawah
J

h dengan satu titik di bawah

~ xiv ~ 

‫ط‬

a’

t dengan satu titik di bawah

‫ظ‬

a’

z dengan satu titik di bawah

‫ع‬

‘ain



Koma terbalik

‫غ‬

gain

g

-

‫ف‬

fa’

f

-

‫ق‬

qaf

q

-

‫ك‬

kaf

k

-

‫ل‬

lam

l

-

‫م‬

mim

m

-

‫ن‬

nun

n

-

ha’

h

-

wawu

w

-

‫و‬

Tidak
‫ء‬

hamzah

dilambangkan
atau

‫ي‬

yā’

apostrof (tidak dipergunakan
untuk hamzah diawal kata

y

-

b. Konsonan Rangkap/Syaddah, ditulis rangkap.
Contoh:

‫ ر ﱠ ﺎ‬ditulis rabbanâ, ‫ﺮﱠب‬

ditulis qarraba.

c. Tā’ marbû ah di akhir kata, transliterasinya mengunakan pedoman:
1. Tā’ marbû ah yang mati/berharakat sukun, transliterasinya h, kecuali untuk katakata Arab yang sudah terserap menjadi bahasa Indonesia, seperti salat, zakat dan
sebagainya.

 

~ xv ~ 

Contoh: ‫ﺔ‬

‫ﺎ‬

ditulis Fātimah.

2. Kata yang terakhir dengan tā’ marbû ah di ikuti oleh kata yang menggunakan
kata sandang al serta bacaan kedua kata itu terpisah, maka ditransliterasikan
dengan h. Contoh:

‫ر ْو ﺔ اْﺄ ْ ﺎل‬

yang dihidupkan ditulis t. Contoh:

ditulis rau ah al-a fāl. Tā’ marbû ah

‫ ر ْو ﺔ اْﺄ ْ ﺎل‬ditulis rau

ah al-a fāl.

3. Huruf tā’ marbû ah diakhir kata dapat dialihaksarakan sebagai t atau
dialihbunyikan h (ketika waqaf/berhenti). Bahasa Indonesia dapat menyerap salah
satu atau kedua kata tersebut.
Contoh: haqiqat-haqiqah-hakikat.
d. Vokal Pendek, harakat fathah ditulis a, kasrah ditulis i, dan
Contoh: ‫ﺮ‬

‫ آ‬ditulis kasara, ‫ْﺮب‬

ditulis ya ribu,

ammah ditulis u.
ditulis su’ila.

e. Vokal Panjang, ditulis dengan anda hubung (-) diatasnya/tanda caron, Contoh:

‫ﺎل‬

ditulis qâla.
f. Vokal Rangkap, fathah + yā tanpa dua titik yang dimatikan ditulis ai ( ‫)أي‬, contoh:

ْ ‫ آ‬ditulis kaifa. Fathah+wawu mati ditulis au (‫)أو‬. Contoh: ‫ هﻮْل‬ditulis haula.
g. Kata Sandang Alif +Lam (‫)ال‬
1. Kata sandang yang diikuti huruf syamsiyah ditransliterasikan sesuai dengan
bunyinya (huruf sama dengan huruf yang langsung mengikuti).
Contoh:

ْ ‫ا ﺮﱠ‬

ditulis ar-Rahîmu.

2. Kata sandang yang diikuti huruf qamariah ditulis al-.
Contoh: ‫ﻚ‬

 

‫ اْ ﺎ‬ditulis al-Maliku.

~ xvi ~ 

h. Huruf Besar, disesuaikan dengan EYD, walaupun dalam sistem tulisan Arab tidak
dikenal. Kata yang didahului oleh alif lam (huruf awal kata ditulis capital), kecuali
diawal kalimat (huruf awal kata sandang ditulis capital).
Contoh: ‫ﺎري‬
i. Kata

dalam

ْ‫ ا‬ditulis al-Bukhârî.
Rangkaian

Frasa/Kalimat,

ditulis

kata

perkata

menurut

bunyi/pengucapannya.
Contoh:

‫ًْﺎ‬

ْ ‫ْﺮ ا ﺮﱠاز‬

 

ْ ‫ا ْ ﺎع إ‬

ditulis Manista â’a ilaihi sabîla,

ditulis Wa innallâha lahuwa khair al-râziqîn.

~ xvii ~ 

‫ﻬﻮ‬

‫وإ ﱠن ا‬

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .....................................................................................................
HALAMAN NOTA PEMBIMBING ...........................................................................
HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN TESIS ………………….….……………..
HALAMAN MOTTO ....................................................................................................
HALAMAN PERSEMBAHAN......................................................................................
HALAMAN PENGESAHAAN ......................................................................................
KATA PENGANTAR .....................................................................................................
ABSTRAK ...................................................................................................................
SISTEM TRANSLITERASI ARAB - LATIN …………………………………………
DAFTAR ISI ..................................................................................................... ..............
BAB I:

PENDAHULUAN
A.
B.
C.
D.
E.

Latar Belakang Masalah ………………………………………………..
Rumusan Masalah ……………………………………………………...
Tujuan dan Manfaat Penelitian ………………………………………....
Telaah Pustaka …………………………………………………………
Kerangka Teoritik ……………………………………………………...
1. Pengertian konsep dan Kegunaan …………………………………..
2. Pengertian Hadî ……………………………………………………
3. Pengertian Pendidikan Islam ……………………………………….
4. Pengertian Ar-Rifqu ……………………………………………………….
5. Hubungan antara Pendidikan Islam dan Ar-Rifqu ………………....
F. Metode Penelitian ……………………………………………………..
1. Jenis dan Sifat Penelitian …………………………………………
2. Pendekatan Penelitian …………………………………………….
3. Sumber Data dan Metode Pengumpulan Data …………………...
4. Analisis Data ……………………………………………………...
G. Sistematika Penelitian …………………………………………………

BAB II :

1
7
7
9
12
12
13
14
15
15
16
16
17
19
20
21

PENDIDIKAN ISLAM DAN KONSEP AR-RIFQU
DALAM HADI

…………………………………………………………

A. Hakikat Pendidikan Islam …………………………………………..
1. Pengertian Pendidikan Islam ……………………………………..
2. Dasar Pendidikan Islam …………………………………………..
3. Pentingnya Pendidikan Islam …………………………………….
4. Faktor-Faktor Pendidikan Islam ………………………………….
a. Orang yang Membimbing (Guru/Pendidik) …………………
b. Subyek yang dibimbing (Peserta Didik) …………………….
c. Kearah mana Bimbingan ditujukan (Tujuan Pendidikan) …..
d. Materi Pendidikan (Kurikulum) …………………………….
e. Cara yang digunakan dalam bimbingan (Alat dan Media) …

 

i
iii
iv
v
vi
vii
xi
xiv
xviii

~ xviii ~ 

23
23
23
25
26
29
30
31
31
32
33

B. Pengertian Ar-Rifqu dan Persamaan kata Ar-Rifqu ……………………….. 40
1. Ar-Rifqu segi bahasa dan istilah …………………………………..
40
2. Persamaan kata Ar-Rifqu ………………………………………………..
43
C. Ar-Rifqu dalam Hadî dan Kandungan Pendidikan ………………..
47
1. Hadis-hadis yang menyebutkan lafadz Ar-Rifqu ………………..
48
2. Kandungan Pendidikan dalam Hadî -hadî Ar-Rifqu ………………. 53
D. Ar-Rifqu dalam Al-Qur’an ……………………………….………..
58
1. Lafadz Ar-Rifqu dalam Al-Qur’an …………………………….
58
2.

Persamaan makna Ar-Rifqu dalam Al-Qur’an …………………

E. Ar-Rifqu dalam kehidupan Nabi -

allallahu ‘alaihi wa sallam- …..

1.

Ar-Rifqu dalam pembelajaran anak …………………………….

2.

Ar-Rifqu terhadap orang Baduwi yang kencing di pelataran

3.

64
71
71

Masjid …………………………………………………………..

72

Ar-Rifqu terhadap pemuda yang meminta ijin untuk berzina …..

74

BAB III : GAMBARAN UMUM PENDIDIKAN ISLAM DI PONPES

BAB IV:

IBNU ABBAS SRAGEN …………………………………………….…

80

A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.

80
82
83
84
86
89
93

Latar Belakang Berdiri ………………………………………………
Letak Geografis ………………………………………………………
Sarana dan Prasarana …………………………………………………
Dasar dan Tujuan Pendidikan ………………………………………..
Sistem Pendidikan ……………………………………………………
Struktur Organisasi …………………………………………………...
Keadaan Ustadz dan Santri …………………………………………..

IMPLEMENTASI AR-RIFQU DALAM PENDIDIKAN ISLAM
DI PESANTREN IBNU ABBAS SRAGEN ……………...……….…...

104

A. Realita Ar-Rifqu Dalam Pendidikan Islam di Pondok
Pesantren Ibnu Abbas Sragen …………………….……………......

104

1. Ar-Rifqu Dalam Proses Pengajaran dan Pembelajaran …………

106

2. Ar-Rifqu Dalam Penerapan Hukuman ………………………….

107

B. Analisis Implementasi Ar-rifqu Dalam Pendidikan Islam
di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Sragen ……………….…….…….
1.

 

109

Analisis Ar-Rifqu Dalam Proses Pengajaran dan Pembelajaran.. 109

~ xix ~ 

a. Kurang mempersiapkan peserta didik untuk menerima
pelajaran …………………………………………...……….

111

b. Penyambutan para pendidik terhadap kedatangan
peserta didik dengan baik ………………….………………

116

c. Mencari informasi tentang keadaaan peserta didik ……......

118

d. Perhatian pendidik terhadap perbedaan individu pada
peserta didik ………………………………………………..
e. Pembelajaran secara bertahap …………………………

120
123

f. Kurang Perhatian para pendidik terhadap keadaaan dan
kondisi psikologi peserta didik dan sosial mereka ………….

127

g. Kesabaran pendidik atas beratnya sebuah pembelajaran …...

130

h. Menyajikan uslub-uslub (metode)mengajar yang sesuai
dengan kondisi dan keadaan peserta didik …………………

132

i. Memberikan nasehat dan motivasi dengan cara Ar-rifqu
kepada peserta didik ………………………………………

136

2. Analisis Ar-Rifqu Dalam Penerapan Hukuman ……………….

140

a.

Teguran dengan celaan dan hinaan di depan peserta didik
lainnya ……………………………………………………..

b.

Hukuman Fisik dengan cara memukul dan menampar wajah.. 145

c.

Tidak bertahap dalam pemberian hukuman ……………….

d.

Kurang memperhatikan kedudukan peserta didik yang
diberikan hukuman ………………………………………...

e.

f.
BAB V :

 

142

150

153

Para pendidik memberikan hukuman sesuai dengan
keinginannya dan emosi …………………………………..

158

Pemutusan hubungan antara kedua belah pihak …………..

160

PENUTUP …………………………………………………………....

163

A. Kesimpulan ………………………………………………………..
B. Saran ……………………..………………………………………..

163
165

~ xx ~ 

C. Rekomendasi ……………………………………………………...
D. Penutup ……………………………………………………………
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………..
CURICULUM VITAE ………………………………………………………….…...

 

~ xxi ~ 

166
166
167
174

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

117 3867 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1027 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 924 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 617 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 772 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1320 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

65 1214 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 803 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 1084 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1317 23