IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI DI SDN NGIJO 03 KABUPATEN MALANG

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER
MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI DI SDN NGIJO 03
KABUPATEN MALANG

SKRIPSI

Oleh:
RENI KURNIA WIDHY
NIM 09390146

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2015

i

LEMBAR PERSETUJUAN

Skripsi dengan Judul :
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PROGRAM
PENGEMBANGAN DIRI DI SDN NGIJO 03 KABUPATEN MALANG

Oleh :
Reni Kurnia Widhy
NIM : 09390146

Telah memenuhi persyaratan untuk dipertahankan di depan dewan penguji dan
disetujui pada tanggal 29 November 2015

Menyetujui,

Pembimbing I

Pembimbing II

Dr. Nurul Zuriah, M.Si.

Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si.

ii

LEMBAR PENGESAHAN

Dipertahankan di depan Dewan Penguji Skripsi
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang
Dan Diterima untuk Memenuhi Persyaratan
Memperoleh Gelar Sarjana ( S1 )
Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Pada Tanggal : 9 November 2015

Mengesahkan :
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang

Dekan,

Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes.

Dewan Penguji :

Tanda Tangan

1. Bayu Hendro Wicaksono, M.Ed, Ph.D

1.

2. Bustanol Arifin, M.Pd

2.

3. Dr. Nurul Zuriah, M.Si.

3.

4. Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si.

4.

iii

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama

: Reni Kurnia Widhy

Tempat tanggal lahir : Blitar, 14 Oktober 1991
NIM

: 09390146

Fakultas

: Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Program Studi

: Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Dengan ini menyatakan dengan sebenar – benarnya bahwa:
1.

Skripsi dengan judul “Implementasi Pendidikan Karakter melalui Program
Pengembangan Diri SDN Ngijo 03 Kabupaten Malang”. adalah hasil karya
saya, dan dalam naskah skripsi ini tidak terdapat karya ilmiah yang pernah
diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik di suatu
Perguruan Tinggi, dan tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis
atau diterbitkan oleh orang lain, baik sebagian atau keseuruhan, kecuali
secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber kutipan
atau daftar pustaka.

2.

Apabila ternyata di dalam naskah skripsi ini dapat dibuktikan terdapat unsurunsur plagiasi, saya bersedia skripsi ini digugurkan dan gelar akademik yang
telah saya peroleh dibatalkan, serta diproses dengan ketentuan hukum yang
berlaku.

3.

Skripsi ini dapat dijadikan sumber pustaka yang merupakan hak bebas royalty
non eksklusif.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar – benarnya untuk

dipergunakan sebagaimana mestinya.

Malang, 9 November 2015
Yang menyatakan,

Reni Kurnia Widhy
NIM. 09390146
iv

MOTTO

Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu niscaya Allah akan
mudahkan baginya jalan menuju Syurga (Shahih Al jami)

‫ا‬

:

‫ا‬

،

‫ا‬

:

‫إا‬

‫ا‬

“Orang yang menuntut ilmu berarti menuntut rahmat, orang yang menuntut ilmu
berarti menjalankan rukun Islam dan Pahala yang diberikan kepada sama
dengan para Nabi”.

“Allah meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang
yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (Depag RI, 1989 : 421)

Jadilah seperti karang di lautan yang kuat dihantam ombak dan kerjakanlah hal
yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain, karena hidup hanyalah sekali.
Ingat hanya pada Allah apapun dan di manapun kita berada kepada Dia-lah
tempat meminta dan memohon.

v

PERSEMBAHAN

Sembah sujud serta syukur kepada Allah SWT. Taburan cinta dan kasih
sayang-Mu telah memberikanku kekuatan, membekaliku dengan ilmu serta
memperkenalkanku dengan cinta. Sholawat dan salam selalu terlimpahkan
keharibaan Rasullah Muhammad SAW. Atas karunia serta kemudahan yang
Engkau berikan akhirnya skripsi yang sederhana ini dapat terselesaikan... Skripsi
ini kupersembahkan untuk:

1. Ayahku Yudi Subintoro dan Ibuku Nunik Sukapti yang sangat kucintai
dan kuhormati. Terima kasih atas setiap untaian do’a yang telah Ayah dan
Ibu kirim untukku disetiap waktu, kasih sayang yang selama ini telah
kalian curahkan, pendidikan dan pengorbanan yang telah kalian berikan
kepadaku. Semoga Allah membalas dengan memuliakan Ayah dan Ibu di
dunia dan di akhirat.
2. Adikku sayang Berta Agusti Widhya. Terimakasih atas doa yang selalu
engkau kirim untukku. Semoga kita menjadi kebanggaan Ayah dan Ibu,
karena harapan dan impian beliau ada pada diri kita.
3. Keponakan paling imut Nonik Dwi Kurnia dan mbak Rahayu Ima Susana.
Terimakasih atas dorongan semangat yang selalu diberikan.
4. Sahabat – sahabatku tersayang, mbak Diyan, mbak Fita, Anam, Dody,
Nunung, bebeb Indah kurkur, mbak Cantek, Iblis Timur, Encung, mbak
Mimi, mas Anang terima kasih sudah menjadi sahabat dan saudarasaudaraku. Semoga persahabatan dan persaudaraan kita ini tak akan
terputus oleh jarak dan waktu. terima kasih atas bantuannya selama ini.
5. Teman – teman PGSD C’09 Universitas Muhammadiyah Malang,
bahagianya bisa mengenal kalian.
6. Ibu Sukati, S. Pd selaku Kepala SD Ngijo 03, Ibu Lusiana dan S. Pd
Rochmatin, S. Pdi selaku guru kelas dan koordinator pengembangan diri
SD Ngijo 03, serta siswa/siswi SDN Ngijo 03. Terimakasih untuk waktu,
kesempatan, tempat, dan keramahan yang telah diberikan sehingga
penelitian dapat dilakukan dengan baik.

vi

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT Rabb semesta alam, atas
segala

kelapangan

serta

petunjuk-Nya

sehingga

skripsi

dengan

judul:

“Implementasi Pendidikan Karakter melalui Program Pengembangan Diri SDN
Ngijo 03 Kabupaten Malang” dapat terselesaikan.
Skripsi ini ditulis dalam rangka memenuhi sebagian persyaratan untuk
memperoleh gelar sarjana pendidikan pada pada Program Studi Pendidikan Guru
Sekolah

Dasar

Fakultas

Keguruan

dan

Ilmu

Pendidikan

Universitas

Muhammadiyah Malang (UMM). Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dengan
kerja keras, do’a, dukungan, dan bantuan dari semua pihak (baik yang disadari
atau tidak) sangatlah berperan penting dalam terselesaikannya tugas akhir ini.
Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih kepada: Dr. Nurul Zuriah, M.Si
dan Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si sebagai pembimbing yang telah membimbing
dan mengarahkan penulis selama penyusunan tugas akhir ini.
Penulis juga berterima kasih kepada Rektor Universitas Muhammadiyah
Malang (UMM), Dr. H. Muhajir Efendy, M. AP, Dekan Fakultas Ilmu Keguruan
dan Pendidikan Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes, beserta segenap jajarannya yang
telah berupaya meningkatkan situasi kondusif pada Fakultas Ilmu Keguruan dan
Pendidikan. Tak lupa peneliti berterima kasih kepada Ketua Program Studi
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Dr. Ichsan Anshory AM, M.Pd., beserta seluruh
dosen dan staf administrasi Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan sehingga
penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
Teriring do’a semoga amal kebaikan dari semua pihak mendapat pahala terbaik
dan berlipat ganda dari Allah SWT karena sesungguhnya Allah Maha Berkuasa
untuk melakukan semua itu. Semoga karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi siapa
saja yang membacanya dan menjadi referensi untuk perbaikan pendidikan
khususnya pada jenjang Sekolah Dasar. Amin.
Malang, 9 November 2015

Reni Kurnia Widhy

vii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...................................................................................

i

LEMBAR PERSETUJUAN .......................................................................

ii

LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................

iii

SURAT PERNYATAAN .............................................................................

iv

MOTTO ........................................................................................................

v

PERSEMBAHAN ........................................................................................

vi

KATA PENGANTAR .................................................................................

vii

ABSRAK ......................................................................................................

viii

ABSTRACT .................................................................................................

ix

DAFTAR ISI ................................................................................................

x

DAFTAR TABEL ........................................................................................

xiii

DAFTAR GAMBAR ...................................................................................

xiv

DAFTAR LAMPIRAN ...............................................................................

xv

BAB I PENDAHULUAN ...........................................................................

1

1.1 Latar Belakang ..............................................................................

1

1.2 Identifikasi/Fokus Masalah ...........................................................

6

1.3 Rumusan Masalah .......................................................................

7

1.4 Tujuan Penelitian ..........................................................................

7

1.5 Manfaat Penelitian ........................................................................

8

1.6 Penegasan Istilah ..........................................................................

9

BAB II KAJIAN PUSTAKA .....................................................................

11

2.1 Kajian Teori ..................................................................................

11

2.1.1 Pendidikan Karakter ................................................................... 11
2.1.1.1 Pengertian Pendidikan Karakter ....................................... 11
2.1.1.2 Tujuan Pendidikan Karakter ............................................ 13
2.1.1.3 Fungsi pendidikan Karakter .............................................. 14
2.1.1.4 Nilai - nilai dalam Pendidikan Karakter ............................ 15

x

2.1.1.5 Implementasi Pendidikan Karakter ................................... 19
2.1.2 Pendidikan Karakter dalam Kurikulum 2013 ............................. 20
2.1.3 Pengembangan Diri .................................................................... 22
2.1.3.1 Strategi Pengembangan Diri ............................................ 23
2.1.3.2 Bentuk-bentuk Layanan Pengembangan Diri .................. 29
2.1.3.3 Landasan Pengembangan Diri .......................................... 30
2.1.4

Pengembangan Diri melalui Pelayanan Konseling di
Sekolah ................................................................................... 31

2.1.5

Pengembangan Diri melalui Ekstrakurikuler ......................... 32

2.1.6

Implementasi Muatan Kurikulum dalam Pengembangan
Diri di Sekolah ........................................................................ 33

2.2 Hasil Penelitian yang Relevan ....................................................... 35
2.3 Kerangka Berpikir .......................................................................... 37

BAB III METODE PENELITIAN ...........................................................

38

3.1 Jenis Penelitian ............................................................................... 38
3.2 Variabel Penelitian ........................................................................ 39
3.3 Subjek Penelitian ........................................................................... 39
3.4 Populasi dan Sampel ..................................................................... 39
3.5 Tempat dan Waktu Penelitian ....................................................... 40
3.6 Data dan Sumber Data .................................................................. 41
3.7 Langkah Penelitian ....................................................................... 41
3.8 Teknik Pengumpulan Data ............................................................ 42
3.9 Instrumen Penelitian ...................................................................... 44
3.10 Teknik Analisis Data ..................................................................... 46

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ............................ 48
4.1

Bentuk Pengembangan Diri sebagai Implementasi Pendidikan
Karakter di SDN Ngijo 3 ............................................................... 48
4.1.1 Kegiatan Belajar Mengajar di dalam Kelas ....................... 52
4.1.2 Pelayanan Bimbingan Konseling ..................................... 58
4.1.3 Kegiatan Ekstrakurikuler .................................................. 62

xi

4.1.4 Kegiatan Pembiasaan ....................................................... 70
4.1.5 Kegiatan Nasionalisme ..................................................... 72
4.1.6 Pembinaan Bimbingan Bagi yang dipersiapkan dalam
Lomba ............................................................................... 72
4.1.7 Kegiatan Kesenian ............................................................ 74
4.1.8 Outdoor Learning dan Training ....................................... 74
4.2

Fungsi Pengembangan Diri sebagai Implementasi Pendidikan
Karakter di SDN Ngijo 3 ............................................................... 77

4.3

Makna Pengembangan Diri dalam Pendidikan Karakter di
SDN Ngijo 3 .................................................................................. 79

BAB V PENUTUP ........................................................................................ 86
5.1

Kesimpulan ................................................................................... 86

5.2

Saran ............................................................................................. 88

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................... 90
LAMPIRAN ................................................................................................... 93

xii

DAFTAR TABEL

Tabel
Tabel

Halaman
3.1 Kisi-Kisi Angket Pendidikan Karakter dan Pengembangan
Diri ............................................................................................... 45

xiii

DAFTAR GAMBAR

Gambar

Halaman

Gambar

2.1 Kerangka Penelitian ................................................................ 37

Gambar

4.1 Proses Kegiatan Belajar Mengajar ....................................... 56

Gambar

4.2 Salah Satu Kegiatan Ekstrakurikuler,yaitu Seni Tari .............. 67

Gambar

4.3 Kegiatan Pembiasaan Siswa, yaitu Berbaris sebelum
Memasuki Ruang Kelas ............................................................ 71

Gambar

4.4 Piala kejuaraan perlombaan .................................................... 73

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

Halaman

Lampiran 1

Pengkodean ............................................................................ 93

Lampiran 2

Pedoman Observasi Koordinator pengembangan Diri 1 ......... 94

Lampiran 3

Pedoman Observasi Koordinator pengembangan Diri 2 .......... 96

Lampiran 4

Pedoman Wawancara Kepala Sekolah .................................... 98

Lampiran 5

Pedoman Wawancara Koordinator pengembangan Diri 1 ....... 102

Lampiran 6

Pedoman Wawancara Koordinator pengembangan Diri 2 ...... 106

Lampiran 7

Angket Pendidikan Karakter dan Pengembangan Diri ............ 110

Lampiran 8 Hasil Angket Pendidikan Karakter dan Pengembangan Diri .. 112
Lampiran 9

Profil Sekolah .......................................................................... 114

Lampiran 10 Visi dan Misi SDN Ngijo 03 ................................................... 115
Lampiran 11 Surat Ijin Observasi Penelitian Skripsi .................................... 116
Lampiran 12 Surat Ijin Penelitian Skripsi ..................................................... 117
Lampiran 13 Surat Keterangan Penelitian .................................................... 118
Lampiran 14 Berita Acara Seminar Proposal ................................................ 119
Lampiran 15 Daftar Hadir Peserta Seminar Proposal ................................... 120

xv

DAFTAR PUSTAKA
Alwasilah, A.C. 2003. Pokoknya Kualitatif: Dasar-Dasar Merancang dan
Melakukan Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Kiblat Buku Utama.
Amri, Sofan. 2013. Pengembangan dan Model Pembelajaran dalam Kurikulum
2013. Jakarta: PT. Prestasi Pustakarya.
Creswell, John W. 2013. Research Design. Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif,
dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Creswell, John W. 2015. Riset Pendidikan: Perencanaan, Perlaksanaan, dan
Evaluasi Riset Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Departemen Agama. 2005. Pedoman Kegiatan Pengembangan Diri untuk
Madrasah. Jakarta: Departemen Agama RI
Hamalik, Oemar. 2001. Pendekatan Baru Strategi Belajar Mengajar Berdasarkan
CBSA. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Hamalik, Oemar. 2009. Dasar – Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT
Remaja Rosdakarya.
Idi, Abdullah. 2009. Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktik. Yogyakarta:
Ar-Ruzz Media.
Imran, Ali. 2008. Kebijaksanaan Pendidikan di Indonesia: Proses, Produk dan
Masa Depannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Gunawan, W. Adi. 2005. Konsep Diri Positif Sumber Keberhasilan Hidup. Jurnal
& Leadership Management.
Kementrian Pendidikan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat
Kurikulum. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter
Bangsa. Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional Badan Penelitian dan
http://kireinaiefaPengembangan
Pusat
Kurikulum.
yeoppo.blogspot.com/2012/11/function-var-scribd-document.html
(online). diakses pada tanggal 19 Maret 2014.
Kulsum, Umi. 2011. Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis PAIKEM
(Sebuah Paradigma Baru Pendidikan di Indonesia). Surabaya: Gena
Pratama Pustaka
Koesoema, D.A. 2007. Pendidikan Karakter (Strategi Mendidik Anak di Zaman
Global). Jakarta: Grasindo.
Lembikanas. 2001. Bahan Serahan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat
Dasar (KMD). Jakarta: Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

90

McGraw, Martha Mary. 2006. 60 Cara Pengembangan Diri. Yogyakarta:
Kanisius.
Moleong, J. Lexy. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja
Rosda Karya Edisi Revisi.
Muchlas, Samani. 2013. Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya.
Muhaimin, dkk. 2008. Pengembangan Model Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) pada Sekolah dan Madrasah. Jakarta: Rajawali Pers.
Mulyasa. 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.
Mulyasa. 2012. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Mulyasa. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya.
Ngalimun. 2014. Bimbingan Konseling di SD/MI : Suatu Pendekatan Proses.
Yogyakarta: CV. Aswaja Pressindo.
Prayitno. 2009. Dasar – Dasar Bimbingan & Konseling. Jakarta: Rineka Cipta
Paula. 2013. Kurikulum 2013: Solusi untuk Mengatasi Krisis Karakter di
Indonesia.
http://www.gelumbang.com/kurikulum-2013-solusi-untukmengatasi-krisis-karakter-di-indonesia.html. (online diakses pada tanggal
24 April 2014)
Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Nasional
Departemen Pendidikan Nasional. 2007. Model dan Contoh
Pengembangan
Diri
Sekolah
Dasar.http://bkpemula.files.wordpress.com/2012/03/pengembangan_diri_s
d.pdf. (online). diakses pada tanggal 5 Agustus 2013.
Rusman. 2011. Manajemen Kurikulum. Jakarta: Rajawali Pers.
Sagala, Syaiful. 2009. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan.
Bandung: Alfabeta
Salahudin, Anas. 2013. Pendidikan Karakter (Pendidikan Berbasis Agama dan
Budaya Bangsa). Bandung: Pustaka Setia.
Syafaruddin. 2008. Efektifitas Kebijakan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

91

Sanjaya, Wina. 2010. Kurikulum dan Pembelajaran: Teori dan Praktik
Pengebangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta:
Kencana.
Soemanto, Wasty. 2012. Psikologi Pendidikan:Landasan Kerja Pemimpin
Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Subarsono, AG. 2006. Analisis Kebijakan Publik: Konsep, Teori dan Aplikasi.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung :
Alfabeta.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryadi. 2012. Modul Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Direktorat Jenderal
Pendidikan Islam Kementrian Agama RI.
Supriyoko, Ki. 2013. Membangun Karakter Peserta Didik melalui Kurikulum
2013.
http://dinamikaedukasidasar.org/membangun-karakter-pesertadidik-melalui-kurikulum-2013/#.U0TJraMxfa8. (online). diakses pada
tanggal 9 April 2014.
Tim Pustaka Yustisia. 2007. Panduan Lengkap KTSP. Yogyakarta: Pustaka
Yustisia.
Trianto. 2012. Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan
Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan. Jakarta: Bumi Aksara.
Undang-undang Repubik Indonesia No.20 Thn 2003 tentang Sisdiknas.
http://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/10/UU20-2003Sisdiknas.pdf.(online). diakses pada tanggal 5 Agustus 2013.

92

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi semua orang. Pendidikan
bersifat umum bagi semua orang dan tidak terlepas dari segala hal yang
berhubungan dengan segala kegiatan manusia. Pendidikan adalah kehidupan,
untuk itu kegiatan belajar harus dapat membekali peserta didik dengan kecakapan
hidup (life skill atau life competency) yang sesuai dengan lingkungan kehidupan
dan kebutuhan peserta didik (Mulyasa, 2013:5).
Pendidikan yang ada ditujukan untuk membantu peserta didik dalam
pengembangan bakat, potensi serta kreativitas yang dimiliki peserta didik secara
penuh menuju pembentukan manusia seutuhnya. Untuk mewujudkan tujuan
pendidikan perlu adanya upaya dalam penyelenggaraan pendidikan, seperti
peningkatan interaksi timbal balik antara siswa dan guru. Interaksi timbal balik
tersebut dapat berupa perlakuan khusus pada saat proses belajar mengajar
berlangsung maupun dalam pemberian umpan balik terhadap hasil belajar yang
dicapai.
Keberhasilan mengajar guru tidak hanya ditentukan oleh penguasaan guru
tentang ilmu yang diajarkan, tetapi ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain
tujuan

pendidikan,

strategi

yang

digunakan,

pendekatan

dan

metode

pembelajaran, media pembelajaran dan cara penerapannya dalam proses belajar
mengajar. Dalam Undang - undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional pasal 3 menyebutkan bahwa, pendidikan nasional berfungsi dalam hal

1

2

mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa
yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Berdasarkan
fungsi dari pendidikan nasional tersebut, maka tujuan dari pendidikan nasional
adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,
cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab.
Berdasarkan fungsi dan tujuan pendidikan nasional, pendidikan yang ada
harus diselenggarakan secara sistematis agar tujuan yang diinginkan dapat
dicapai. Hal tersebut berkaitan dengan pembentukan karakter peserta didik
sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan santun, dan berinteraksi
dengan masyarakat. Karakter yaitu nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan
dengan Tuhan YME, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan
yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan
berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya dan adat istiadat
(Muchlas, 2013:41). Pendidikan berperan dalam pembangunan mentalitas, moral
serta karakter peserta didik, oleh karena itu perlu dilakukan inovasi peningkatan
mutu pendidikan melalui pengembangan budaya dan kultur yang baik. Kultur
sekolah adalah suasana kehidupan sekolah dimana peserta didik berinteraksi
dengan sesamanya, guru dengan guru, konselor dengan peserta didik, antar tenaga
pendidikan, dan antara tenaga pendidik dengan pendidik dan peserta didik, dan
antar anggota kelompok masyarakat dengan warga sekolah yang terikat oleh
berbagai aturan, norma, moral serta etika bersama yang berlaku di suatu sekolah
(Kulsum, 2011 : 25).

3

Pendidikan karakter merupakan upaya untuk membantu perkembangan
jiwa anak-anak baik lahir maupun batin, dari sifat kodratinya menuju ke arah yang
lebih manusiawi serta lebih baik daripada sebelumnya (Mulyasa, 2012:1).
Pendidikan karakter memiliki sebuah makna yang lebih tinggi daripada
pendidikan moral, dimana pendidikan karakter terkait dengan masalah benar salah, adanya penanaman pembiasaan diri mengenai hal yang baik dalam
kehidupan. Karakter merupakan sifat seseorang yang merespon situasi dengan
menggunakan moral yang diwujudkan dengan tindakan yang baik dan bermoral.
Pendidikan karakter yang ada di sekolah harus melibatkan semua
komponen yang ada dalam sistem pendidikan tersebut. Komponen yang ada di
dalam sistem pendidikan yaitu kurikulum, rencana pembelajaran, proses
pembelajaran,

mekanisme

penilaian,

kualitas

hubungan,

pengelolaan

pembelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan pengembangan diri peserta didik,
pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan, serta etos kerja semua warga di
lingkungan sekolah. Sebagian besar dari para pendidik atau semua pendidik
berpendapat bahwa karakter peserta didik dapat dibentuk melalui proses belajar
mengajar formal di sekolah.
Selain pendidikan agama atau pendidikan budi pekerti yang berdiri sendiri,
secara simultan pendidikan agama dan budi pekerti dapat dipadukan menjadi satu
pada pendidikan karakter melalui semua mata pelajaran. Peserta didik hanya siap
menerima apa yang diberikan oleh pengajar yang kehilangan perannya sebagai
pendidik atau pembangun akhlak dan budi pekerti luhur dalam diri para peserta
didik. Seharusnya pengajaran (ilmu) dan pendidikan (manusia) diarahkan pada

4

peserta didik secara utuh, dimana muatan ajaran dan pendidikan diarahkan pada
seluruh potensi peserta didik sebagai sebuah living entity yang utuh dan bebas.
Tanpa menghargai dan memberi peluang bagi aktualisasi kebebasan
individual peserta didik, maka terjadilah indoktrinasi yang cenderung menyerupai
pencucian otak. Keaslian bakatnya digusur, lalu diganti dengan isi kemauan
pengajar (pendidik). Akhirnya, proses belajar mengajar tidak melahirkan
kemampuan asli peserta didik, melainkan robot hidup buatan para pengajar.
Hasil pengajaran yang indoktriner tersebut hanya akan melahirkan individu
yang tidak memiliki ketangguhan hati untuk dapat menerima kebenaran rasional
dan pilihan moral yang diterima melalui proses masuknya nilai - nilai kebenaran,
kebaikan, dan nilai keutamaan dalam agama serta budaya masyarakat.
Berdasarkan pada kenyataan yang terjadi di lapangan, maka dalam penerapan dan
pengembangan kurikulum yang menitik beratkan kepada pengembangan peserta
didik, maka pihak sekolah dan pendidik berusaha untuk membangun kembali
karakter siswa melalui pengembangan diri.
Menurut

Pusat Kurikulum

Badan Penelitian dan Pengembangan

Pendidikan Nasional (2007:3) menjelaskan bahwa:
Pengembangan diri merupakan salah satu komponen struktur kurikulum
setiap satuan pendidikan. Kegiatan dalam pengembangan diri merupakan
upaya pembentukan watak dan kepribadian siswa yang dilakukan dengan
berbagai macam kegiatan yang berkenaan dengan masalah pribadi dan
kehidupan sosial, kegiatan belajar dan pengembangan karir, serta kegiatan
ekstrakurikuler yang dipilih sesuai dengan kemampuan siswa.

Pengembangan diri bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada
peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan
kebutuhan, bakat dan minat peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah.

5

Pengembangan diri di sekolah merupakan salah satu komponen penting dari
struktur kurikulum yang mengarah pada pembentukan keyakinan, sikap, perasaan
dan cita - cita peserta didik. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan pada
jam pelajaran klasikal yang efektif.
Kegiatan pengembangan diri selain melibatkan berbagai macam kegiatan,
juga melibatkan banyak orang. Oleh karena itu, diperlukan sebuah pengelolaan
dan pengorganisasian yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan pada
masing-masing sekolah. Partisipasi warga sekolah menjadi faktor utama
terlaksananya kegiatan pengembangan diri sebab, apabila warga sekolah tidak
memiliki peran dalam kegiatan ini, maka kegiatan ini hanya sebatas kegiatan
tertulis saja tanpa adanya sebuah praktek. Partisipasi yang dimaksud yaitu
keterlibatan emosi dan mental dalam sebuah kelompok untuk mengambil suatu
bagian atau suatu peranan dalam pengambilan keputusan. Warga sekolah yang
berpartisipasi tidak hanya guru saja, melainkan seluruh peserta didik juga harus
berpartisipasi dalam kegiatan ini.
SDN Ngijo 03 menjadi satu – satunya sekolah di Kecamatan Karangploso
yang menjadi pilot project kurikulum 2013. Berdasarkan hasil pada saat observasi
awal dengan koordinator pengembangan diri SDN Ngijo 03, menyatakan bahwa
SDN Ngijo 03 merupakan salah satu sekolah di kabupaten Malang yang ditunjuk
sebagai pelaksana kurikulum 2013 dan merupakan sekolah tunggal pelaksana
kurikulum 2013 di kecamatan Karangploso. Berdasarkan kurikulum yang di
terapkan di SDN Ngijo 03 pengembangan diri memiliki beberapa kegiatan, yaitu
kegiatan belajar mengajar yang berlangsung dalam kelas, beragam kegiatan

6

ekstrakurikuler yang berhubungan dengan bakat dan minat siswa, pembiasaan dan
bimbingan bagi yang dipersiapkan untuk lomba, serta kegiatan kesenian.
Berdasarkan latar belakang dan pemaparan diatas, maka peneliti ingin
mengkaji lebih dalam program pengembangan diri di sekolah tunggal yang
ditunjuk sebagai sekolah pelaksana kurikulum 2013 di kecamatan Karangploso.
Sehingga pada tanggal 23 Juni 2014 di SDN Ngijo 03 peneliti melakukan
observasi dan wawancara awal, ditemukan keunikan dalam pelaksanaan
pengembangan diri yang diterapkan kepada peserta didik.

SDN Ngijo 03

merupakan pilot project kurikulum 2013, sehingga dalam pelaksanaan dan
penerapan pengembangan diri ditujukan untuk membentuk manusia yang
berkarakter. Kegiatan pengembangan diri yang diterapkan di SDN Ngijo 03
diikuti secara antusias oleh seluruh peserta didik. peserta didik yang mengikuti
kegiatan pengembangan diri, baik di dalam kelas (proses belajar dan mengajar)
maupun di di luar kelas terlihat fokus dan terarah. Berdasarkan paparan Ibu Lusi
selaku guru, siswa yang mengikuti kegiatan pengembangan diri secara perlahan
akan membentuk karakter siswa. Pembentukan karakter siswa yang terlihat bukan
secara instan, akan tetapi melalui tahapan yang diikuti dalam kegiatan
pengembangan diri. Maka peneliti tertarik untuk meneliti tentang “Implementasi
Pendidikan Karakter melalui Program Pengembangan Diri SDN Ngijo 3
Kabupaten Malang”.

1.2 Identifikasi / Fokus Masalah
Kurikulum 2013 lebih menitik beratkan pada pembentukan karakter peserta
didik. Pelaksanaan pengembangan diri ditujukan untuk meningkatkan pendidikan
karakter pada peserta didik. Kepribadian serta karakter peserta didik dapat

7

tercetak dengan adanya berbagai kegiatan positif yang diikuti. Dengan berbagai
macam kegiatan pengembangan diri di SDN Ngijo 03 yang telah disepakati
bersama antara Kepala Sekolah dan dewan guru, maka kurikulum yang ada
diarahkan untuk membuat program yang yang ditujukan kepada peserta didik agar
menjadi manusia yang berkarakter. Pelaksanaan kegiatan pengembangan diri
memiliki waktu tersendiri di SDN Ngijo 03. Adanya pelaksanaan pengembangan
diri di SDN Ngijo 03 sehingga dapat memunculkan pendidikan karakter pada diri
masing - masing peserta didik.

1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan identifikasi/fokus masalah tersebut, maka
rumusan masalah ini adalah:
1. Bagaimana bentuk pengembangan diri sebagai implementasi pendidikan
karakter di SDN Ngijo 3 ?
2. Bagaimana fungsi pengembangan diri sebagai implementasi pendidikan
karakter di SDN Ngijo 3 ?
3. Bagaimana makna pengembangan diri dalam pendidikan karakter di SDN
Ngijo 3 ?

1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan:
1. Bentuk pengembangan diri sebagai implementasi pendidikan karakter
SDN Ngijo 3.
2. Fungsi pengembangan diri sebagai implementasi pendidikan karakter di
SDN Ngijo 3.

8

3. Makna pengembangan diri dalam pendidikan karakter di SDN Ngijo 3.

1.5 Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi beberapa aspek,
diantaranya:
1. Secara Teoritis
Memberikan sumbangan keilmuan terhadap salah satu program di dalam
ilmu kependidikan terutama satuan pendidikan dalam menumbuhkan sikap
peduli terhadap pelaksanaan pendidikan karakter yang diterapkan melalui
kegiatan pengembangan diri. Selain itu, memberikan referensi bagi peneliti
lain pada masa yang akan datang.

2. Secara Praktis
a. Bagi Peneliti
Penelitian yang dilakukan dapat menambah wawasan dan pengalaman
bagi peneliti khususnya yang terkait dengan penelitian yang mengangkat
tentang pendidikan karakter dan pengembangan diri, agar tindak lanjut
yang dilakukan dapat berlangsung lebih baik dari sebelumnya.
b. Bagi Guru
Guru dapat mengembangkan program yang ada dengan tujuan untuk
dapat lebih menguatkan karakter yang dibangun pada diri anak,
mendukung dan mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki oleh anak
serta menyalurkan bakat dan minat yang dimiliki oleh anak ke dalam
wadah yang tepat.

9

c. Bagi Peserta Didik
Kegiatan pengembangan diri

yang diadakan disekolah dapat

mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki oleh peserta didik serta
dapat memperkuat karakter yang dibangun agar dapat menjadi pembiasaan
yang bernilai positif bagi kehidupan peserta didik ke depannya.

1.6 Penegasan Istilah
Untuk menyamakan persepsi antara peneliti dan pembaca, maka peneliti
memberikan batasan istilah mengenai penjelasan dari rumusan masalah yang telah
didapat, yaitu:
1. Implementasi adalah tindakan - tindakan yang dilakukan oleh pihak-pihak
yang berwenang atau berkepentingan baik pemerintah maupun swasta
yang bertujuan untuk mewujudkan cita - cita atau tujuan yang telah
ditetapkan, implementasi dengan berbagai tindakan yang dilakukan untuk
melaksanakan atau merealisasikan program yang telah disusun demi
tercapainya tujuan dari program yang telah direncanakan karena pada
dasarnya setiap rencana yang ditetapkan memiliki tujuan atau target yang
hendak dicapai (Subarsono, 2006:100).
2. Karakter adalah sifat alami seseorang dalam merespon situasi secara
berformal, yang diwujudkan dalam tindakan nyata melalui perilaku baik,
jujur, bertanggung jawab, hormat terhadap orang lain dan nilai-nilai
karakter mulia lainnya (Mulyasa, 2012: 3).
3. Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter
kepada peserta didik yang meliputi komponen: kesadaran, pemahaman,
kepedulian dan komitmen yang tinggi untuk melaksanakan nilai-nilai

10

tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama,
lingkungan, maupun masyarakat dan bangsa secara keseluruhan, sehingga
menjadi manusia yang sempurna sesuai dengan kodratnya (Mulyasa, 2012:
7).
4. Pengembangan diri adalah upaya pembentukan watak dan kepribadian
peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling
berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial, kegiatan belajar
dan pengembangan karir, serta kegiatan ekstrakurikuler yang dipilih sesuai
dengan kebutuhan dan kemampuan sekolah (Pusat Kurikulum Badan
Penelitian dan Pengembangan Nasional, 2007: 3).

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

119 3984 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1057 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 945 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 632 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 790 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1348 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

66 1253 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 825 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 1111 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1350 23