1 Menciptakan kegiatan ekstra kurikulerkurikuler di bidang
lingkungan hidup berbasis partisipatif di sekolah. 2
Mengikuti kegiatan aksi lingkungan hidup yang dilakukan oleh pihak luar.
3 Membangun kegiatan kemitraan atau memprakarsai
pengembangan pendidikan lingkungan hidup di sekolah.
d. Pengelolaan dan atau Pengembangan Sarana Pendukung
Sekolah
Perlu didukung sarana dan prasarana yang mencerminkan upaya pengelolaan lingkungan hidup dalam mewujudkan sekolah
yang peduli dan berbudaya lingkungan antara lain meliputi: 1
Pengembangan fungsi sarana pendukung sekolah yang ada untuk pendidikan lingkungan hidup.
2 Peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan di dalam dan di
luar kawasan sekolah. 3
Penghematan sumberdaya alam listrik, air, dan ATK. 4
Peningkatan kualitas pelayanan makanan sehat. 5
Pengembangan sistem pengelolaan sampah.
B. Partisipasi
1. Pengertian Partisipasi
Menurut Keith Davis dalam Suryosubroto 2009:294 partisipasi dimaksudkan sebagai keterlibatan mental dan emosi seseorang dalam
pencapaian tujuan dan ikut bertanggungjawab di dalamnya.
Partisipasi adalah keterlibatan mental dan emosi serta fisik anggota dalam memberikan inisiatif terhadap kegiatan-kegiatan yang dilancarkan
oleh organisasi sekolah, serta mendukung pencapaian tujuan dan bertanggung-jawab atas keterlibatannya. Adapun sifat dari partisipasi
tersebut adalah adanya kesadaran dari para anggota kelompok, tidak adanya unsur paksaan, serta anggotanya merasa ikut memiliki.
Suryosubroto, 2009:294-295. Menurut Subandiyah dalam Suryosubroto 2009: 296 prasyarat
meningkatkan partisipasi adalah melalui penanaman kesadaran, yaitu: a
Rasa senasib sepenanggungan, ketergantungan dan keterkaitan. b
Keterlibatan anggota dengan tujuan yang jelas agar meningkatkan ketetapan hati, kemauan keras, dan sikap.
c Kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan.
d Adanya prakarsa.
Berdasarkan beberapa pengertian di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa partisipasi adalah keterlibatan mental dan emosi serta
fisik anggota dalam memberikan inisiatif terhadap kegiatan-kegiatan yang dilancarkan oleh sekolah, dalam hal ini adalah partisipasi warga sekolah
dalam kegiatan pendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah oleh karena adanya rasa senasib sepenanggungan dan keterlibatan diri
sebagai warga SMA Negeri 7 Purworejo.
2. Manfaat partisipasi
Suryosobroto 2009: 297 berpendapat bahwa dengan adanya partisipasi akan memberikan manfaat yang penting bagi keberhasilan
tujuan organisasi sekolah, yaitu : a
Lebih memungkinkan diperolehnya keputusan yang benar karena banyaknya sumbangan pikiran.
b Pengembangan potensi diri dan kreativitas.
c Adanya penerimaan yang lebih besar terhadap perintah yang
diberikan dan adanya perasaan diperlukan. d
Melatih untuk bertanggung jawab dan mendorong untuk membangun kepentingan bersama.
3. Tingkatan partisipasi