Suryosobroto 2009: 297 berpendapat bahwa dengan adanya partisipasi akan memberikan manfaat yang penting bagi keberhasilan
tujuan organisasi sekolah, yaitu : a
Lebih memungkinkan diperolehnya keputusan yang benar karena banyaknya sumbangan pikiran.
b Pengembangan potensi diri dan kreativitas.
c Adanya penerimaan yang lebih besar terhadap perintah yang
diberikan dan adanya perasaan diperlukan. d
Melatih untuk bertanggung jawab dan mendorong untuk membangun kepentingan bersama.
3. Tingkatan partisipasi
Pendapat Jumrowi yang diikuti oleh Subandiyah dalam Suryosobroto 2009: 298 mengatakan bahwa dilihat dari segi
tingkatannya partisipasi dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
a Partisipasi dalam proses perencanaan dan kaitannya dalam program
lain. b
Partisipasi dalam pengambilan keputusan. c
Partisipasi dalam pelaksanaan, dan siswa masuk dalam tahap partisipasi ini.
4. Jenis-jenis Partisipasi
Menurut Keith Davis dalam Sastroputro 1989:56 terdapat beberapa jenis partisipasi, jenis-jenis partisipasi tersebut adalah:
a Partisipasi berupa pikiran psycholoical participation merupakan
jenis keikutsertaan secara aktif dengan mengerahkan pikiran dalam suatu rangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu.
b Partisipasi berupa tenaga partisipasi dalam individu maupun
kelompok dengan tenaga yang dimilikinya, melibatkan diri dalam suatu aktifitas dengan maksud tertentu.
c Partisipasi berupa keahlian participation with skill merupakan
bentuk partisipasi dari orang atau kelompok yang mempunyai keahlian khusus yang biasanya juga berlatarbelakang pendidikan
baik formal maupun non formal yang menunjang keahliannya. d
Partisipasi berupa barang material participation merupakan partisipasi dari orang atau kelompok dengan memberikan barang
yang dimilikinya untuk membantu pelaksanaan kegiatan tersebut, e
Partisipasi berupa uang money participation partisipasi ini hanya memberikan sumbangan uang kepada kegiatan. Kemungkinan
partisipasi ini terjadi karena orang atau kelompok tidak bias terjun langsung ke dalam kegiatan tersebut. Hal ini biasanya dilakukan
oleh orang yang mampu secara finansial. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa
untuk dapat berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah, warga sekolah dapat memberikan sumbangan berupa
tenaga, pikiran kesadaran dan keahlian untuk terciptanya lingkungan sekolah hijau di SMA Negeri 7 Purworejo.
C. SWALIBA Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Mitigasi Bencana