Pada = 5 dengan N = 30 diperoleh r
tabel
= 0.361, Karena
11
r
tabel
r maka dapat disimpulkan bahwa angket tersebut reliabel.
G. Teknik Analisis Data
Variabel tingkat partisipasi guru dan siswa dalam pelaksanaan Program Sekolah Hijau diberikan skor sebagai berikut:
1. Jawaban A diberi skor 3
2. Jawaban B diberi skor 2
3. Jawaban C diberi skor 1
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif Eksploratif. Metode analisis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode analisis frekuensi pada variabel partisipasi. Data yang telah diolah akan menghasilkan basis data dari variabel
partisipasi yaitu berupa data kelompok distribusi frekuensi, dengan demikian tabel frekuensi tersebut dapat menjelaskan jumlah atau proporsi
sampel pada variabel atau sub variabel partisipasi. Data yang telah diolah akan menghasilkan basis data dari tiap-tiap
variabel yaitu berupa data kelompok distribusi frekuensi persentase. Distribusi frekuensi adalah ringkasan dalam bentuk tabel dari sekelompok
data yang menunjukkan frekuensi persentase bagi setiap kelas Supranto,2000:63.
Untuk menentukan kriteria partisipasi siswa dan guru maka peneliti membagi kriteria partisipasi menjadi 3 yaitu tinggi, sedang dan rendah.
Perhitungan untuk variabel tingkat partisipasi yang terbagi atas partisipasi
berupa tenaga, partisipasi berupa pikiran kesadaran, partisipasi berupa keahlian, partisipasi berupa barang, dan partisipasi berupa uang. Langkah-
langkah yang ditempuh dalam menggunakan teknik analisis ini adalah sebagai berikut:
Skor maksimal = skor maksimal tiap item soal x jumlah
item soal Skor minimal
= skor minimal tiap item soal x jumlah item soal
Rentang skor = skor maksimal
– skor minimal Panjang interval
= rentang skor : jumlah kriteria Berdasarkan total skor yang diperoleh, tingkat partisipasi guru dan
siswa dalam Program Sekolah Hijau dibagi ke dalam 3 kelas yaitu tinggi, sedang dan rendah. Langkah-langkah perhitungan untuk variabel
partisipasi adalah sebagai berikut: a
Menetapkan skor tertinggi b
Menetapkan skor terendah c
Rentang persentase d
Menetapkan interval kelas e
Kelas interval persentase Rumus : k =
� �
Keterangan: K
: Interval kelas i : Jumlah kelas
R : Range
f Menetapkan jenjang kriteria rendah, sedang, atau tinggi.
Berikut merupakan contoh perhitungan untuk menentukan kelas interval untuk partisipasi siswa berupa tenaga.
a Menentukan skor maksimum
= skor maksimal tiap ítem soal x jumlah ítem soal = 3 x 10 = 30
b Menentukan skor minimum
= skor minimal tiap ítem soal x jumlah ítem soal = 1 x 10 = 10
c Menghitung rentang nilai range
= Skor maksimal - skor minimal = 30
– 10 = 20 d
Menghitung kriteria Kriteria dibagi menjadi 3 yaitu; rendah 1, sedang 2,
tinggi 3. e
Menghitung interval Interval = Rentang : banyaknya kriteria
= 20 : 3 = 6,67 Berdasarkan perhitungan di atas maka data dapat dituangkan dalam
bentuk tabel seperti tabel 3.4 Tabel 3.4 Contoh Tabel Frekuensi Partisipasi Siswa Berupa
Tenaga No
Kelas interval skor
Kriteria F
Mean Mf
1. 10
– 16,67 Rendah
2 15,3
30,6 2.
16,67 – 23,34
Sedang 68
20 1360
BAB V PENUTUP
A. Simpulan
Berdasarkan uraian pembahasan hasil penelitian di SMA Negeri 7 Purworejo maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut
1. Kebijakan serta tindakan yang telah diterapkan oleh pimpinan sekolah
dalam pelaksanaan dan pengembangan Program Sekolah Hijau seluruhnya berpedoman pada indikator dan criteria yang ditetapkan
oleh Kementerian
Lingkungan Hidup.
Keseluruhan pelaksanaanpengembanganpengelolaan lingkungan sekolah sudah
terlaksana dengan baik dan telah memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan.
2. Tingkat partisipasi guru dan siswa terhadap pelaksanaan Program
Sekolah Hijau terbagi dalam 5 jenis partisipasi. Partisipasi dalam