Pengertian Komunikasi Antar Pribadi Ciri-ciri Komunikasi Antar Pribadi

Berbeda dengan Effendy dalam bukunya Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek, tujuan komunikasi adalah : 1. Perubahan sikap Attitude Change 2. Perubahan Pendapat Opinion Change 3. Perubahan Perilaku Behavior Change 4. Perubahan Sosial Social Change. Effendy, 2004: 8 Tujuan-tujuan diatas merupakan bagian dari maksud penyampaian pesan dari pihak komunikator kepada komunikan dimana berupaya untuk mengendalikan apa yang terjadi dilingkungan masyarakat. Proses komunikasi ini dilakukan dalam berbagai konteks dan diantaranya dengan komunikasi antar pribadi sebagai konteks komunikasi dalam penelitian ini khususnya.

2.2 Tinjauan Tentang Komunikasi Antar Pribadi

Kehidupan sosial tak luput dari interaksi antar sesama manusia, yang disadari ataupun tidak. Untuk mengetahui lebih jelas tentang komunikasi antar pribadi ini, diawali dengan pengertian dari komunikasi antar pribadi sebagaimana dibawah ini :

2.2.1 Pengertian Komunikasi Antar Pribadi

Komunikasi antar pribadi interpersonal communication merupakan komunikasi yang berlangsung dalam situasi tatap muka antara dua orang atau lebih, baik secara terorganisasi maupun pada kerumunan orang. Para ahli komunikasi mendefinisikan komunikasi antar pribadi secara berbeda-beda. Menurut Barnlund dalam bukunya Wiryanto, mendefinisikan komunikasi antar pribadi sebagai pertemuan antara dua, tiga orang, atau mungkin empat orang yang terjadi sangat spontan dan tidak berstruktur. Wiryanto, 2004:32-33 Adapun dengan definisi yang dikemukakan oleh Joseph A. Devito Devito 1989:4 dalam bukunya “The Interpersonal Communication ”, mendefinisikan sebagai berikut : “Proses pengiriman dan penerimaan pesan-pesan antara dua orang atau diantara sekelompok kecil orang-orang, dengan beberapa efek dan beberapa umpan balik seketika”. The process of sending an receiving messages between two persons, or among a small group of persons, with some effect and some immediate feedback. Effendy, 2003:59-60 Berdasarkan definisi diatas menunjukkan komunikasi antar pribadi merupakan bagian dari komunikasi yang berlangsung diantara sekelompok kecil dengan efek yang diterima secara langsung. Dalam komunikasi antar pribadi memiliki ciri-ciri sendiri pada prosesnya.

2.2.2 Ciri-ciri Komunikasi Antar Pribadi

Penyampaian pesan yang berlangsung antara dua orang atau sekelompok kecil ini memiliki ciri-ciri yang menunjukkan proses komunikasi antar pribadi yang berlangsung. Menurut Barnlund sebagaimana dikutip oleh Alo Liliweri 1991 dalam bukunya Wiryanto, mengemukakan beberapa ciri yang mengenali komunikasi antar pribadi sebagai, berikut : 1. Bersifat spontan 2. Tidak mempunyai struktur 3. Terjadi secara kebetulan 4. Tidak mengejar tujuan yang direncanakan 5. Identitas keanggotaan tidak jelas, dan 6. Dapat terjadi hanya sambil lalu. Wiryanto, 2004:33 Adapun menurut Everett M. Rogers mengartikan komunikasi antar pribadi merupakan komunikasi dari mulut ke mulut yang terjadi dalam interaksi tatap muka antara beberapa pribadi. Ciri-ciri komunikasi antar pribadi menurut Rogers dalam bukunya Wiryanto, adalah sebagai berikut : 1. Arus pesan cenderung dua arah 2. Konteks komunikasinya dua orang 3. Tingkat umpan balik yang terjadi tinggi 4. Kemampuan mengatasi tingkat selektivitas, terutama selektivitas keterpaan tinggi 5. Kecepatan jangkauan terhadap khalayak yang besar relatif lambat, dan 6. Efek yang mungkin terjadi adalah perubahan sikap. Wiryanto, 2004:35-36 Ciri-ciri komunikasi antar pribadi yang dikemukakan para ahli lainnya pun turut mendukung akan fungsi dari komunikasi antar pribadi. Menurut Reardon 1987 mengemukakan juga bahwa komunikasi antar pribadi mempunyai enam ciri, yaitu : 1. Dilaksanakan atas dorongan berbagai faktor 2. Mengakibatkan dampak yang disengaja dan yang tidak disengaja 3. Kerap kali berbalas-balasan 4. Mengisyaratkan hubungan antar pribadi antara paling sedikit dua orang 5. Berlangsung dalam suasana bebas, bervariasi dan berpengaruh, dan 6. Menggunakan pelbagai lambang yang bermakna. Liliweri, 1997:13 Ciri-ciri tersebut ada pada komunikasi antar pribadi yang didalamnya memiliki jenis dari keberlangsungan komunikasi tersebut.

2.2.3 Jenis Komunikasi Antar Pribadi