Fungsi Lembaga keuangan Peranan Lembaga Keuangan

2.1.2.2 Fungsi Lembaga keuangan

Hadirnya lembaga keuangan ini menurut Subagyo, dkk 1999 adalah memfasilitasi arus peredaran uang dalam perekonomian. Lembaga keuangan ini juga berfungsi sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam menyalurkan dana dari pihak yang kelebihan dana ke pihak yang membutuhkan dana. Selain salah satu fungsi tersebut, lembaga keuangan juga mempunyai fungsi antara lain : 1. Melancarkan pertukaran produk barang dan jasa dengan menggunakan uang dan instrument kredit. 2. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan ke masyarakat dalam bentuk pinjaman. Atau dengan kata lain, lembaga keuangan menghimpun dari pihak yang kelebihan dana dan menyalurkan ke pihak yang kekurangan dana. 3. Memberikan pengetahuan dan informasi, yaitu : a. Lembaga keuangan melaksanakan tugas sebagai pihak yang ahli dalam analisis ekonomi dan kredit untuk kepentingan sendiri dan kepentingan pihak lain nasabah. b. Lembaga keuangan berkewajiban menyebarkan informasi dan kegiatan yang berguna dan menguntungkan bagi nasabahnya. 4. Memberikan jaminan Lembaga Keuangan mampu memberikan jaminan hukum dan moral mengenai keamanan masyarakat yang dipercayakan kepada lembaga keuangan tersebut. 5. Menciptakan dan memberikan likuiditas Lembaga Keuangan mampu memberikan keyakinan kepada nasabahnya bahwa dana yang disimpan akan dikembalikan pada waktu dibutuhkan atau pada waktu jatuh tempo.

2.1.2.3 Peranan Lembaga Keuangan

Sebagai lembaga intermediasi, lembaga keuangan mempunyai peranan. Peranan-peranan tersebut menurut Subagyo, dkk 1999 antara lain : 1. Berkaitan dengan peranan lembaga keuangan dalam mekanisme pembayaran antara pelaku-pelaku ekonomi sebagai akibat transaksi yang dilakukan transmission role, misalnya : a. Lembaga Keuangan dalam hal ini bank sentral mencetak uang rupiah sebagai alat pembayaran yang sah dimaksudkan untuk memudahkan transaksi di antara masyarakat dan dalam perekonomian Indonesia. b. Lembaga Keuangan dalam hal ini bank umum menerbitkan cek yang dimaksudkan untuk memudahan transaksi yang dilakukan nasabahnya. 2. Berkaitan dengan pemberian fasilitas mengenai aliran dana dari pihak yang kelebihan dana ke pihak yang membutuhkan dana intermediation role. Misalnya : a. Lembaga Keuangan dapat sebagai broker, pialang, atau dealer dalam berbagai aktiva yang berperanan utuk meningkatkan efisiensi di antara kedua pihak. b. Lembaga Keuangan membantu menyalurkan dana dari pemilik dana ke peminjam yang tak terbatas dan tak dikenal oleh pemilik dana dengan biaya transaksi dan biaya informasi yang relatif lebih rendah dibandingkan apabila peminjam harus mencari dan melakukan transaksi langsung. c. Lembaga Keuangan dalam mengurangi kemungkinan risiko yang ditanggung pemilik dana atau penabung.

2.1.2.4 Bentuk-Bentuk Lembaga Keuangan