Proses Perjalanan Ke Jepang.

PROSES PERJALANAN KE JEPANG “ NIHON E NO RYOKOU NO KEIKA”
KERTAS KARYA Dikerjakan O L E H
YUAN BUISLAH RAMADANUS NIM : 082203042
PROGRAM STUDI BAHASA JEPANG DIII FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011
Universitas Sumatera Utara

PROSES PERJALANAN KE JEPANG
“ NIHON E NO RYOKOU NO KEIKA”
KERTAS KARYA
Kertas karya ini diajukan kepada panitia ujian Program Pendidikan NonGelar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara Medan, untuk melengkapi salah satu syarat ujian Diploma III dalam Bidang Studi Bahasa
Jepang.

Dikerjakan OLEH

YUAN BUISLAH RAMADANUS NIM : 082203042

Dosen Pembimbing,

Dosen Pembaca,

Muhammad Pujiono, S.S.,M.Hum NIP : 19691011 2002 12 1 001

Drs. Eman Kusdiyana, M.Hum NIP : 19600919 1988 03 1 001

PROGRAM STUDI BAHASA JEPANG DIII FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011
Universitas Sumatera Utara

PENGESAHAN
Diterima oleh :
Panitia Ujian Program Pendidikan Non-Gelar Sastra Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara Medan, Untuk melengkapi salah satu syarat ujian Diploma III dalam bidang studi Bahasa Jepang.

Pada Tanggal Hari

: : :

Program Diploma Sastra Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara
Dekan,

Drs. Syahron Lubis, M.A. NIP. 19511013 197603 1 001
Panitia Ujian : No. Nama 1 Zulnaidi, S.S., M.Hum 2. Mhd. Pujiono, S.S., M.Hum 3. Drs. Eman Kusdiyana, M.Hum

Tanda Tangan () () ()

Universitas Sumatera Utara

Disetujui Oleh :
Program Diploma Bahasa Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara Medan

Program Studi D3 Bahasa Jepang Ketua Program Studi

Zulnaidi, SS, M.Hum NIP. 19670807 2004 01 1 001

Medan,

Juni 2011

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR
Sujud syukur hanya kepada Allah SWT, yang telah memberikan segala Rahmat dan Hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan kertas karya yang berjudul “PROSES PERJALANAN KE JEPANG”, guna melengkapi syarat untuk mencapai gelar Ahli Madya pada Universitas Sumatera Utara.
Disini penulis mengharapkan semoga kertas karya ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.
Dalam menyusun dan menyelesaikan kertas karya ini, penulis banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak dan melalui kesempatan ini penulis dengan segala hati ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Bapak Dr. Syahron Lubis, M.A selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Zulnaidi SS, M. Hum, selaku Ketua Program Studi Bahasa Jepang D3
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara. 3. Bapak M. Pujiono, SS, M. Hum, selaku dosen wali dan dosen pembimbing
yang telah membimbing dan memberikan pengarahan kepada penulis hingga kertas karya ini selesai. 4. Bapak Drs. Eman Kusdiyana, M. Hum, selaku dosen pembaca. 5. Staf pengajar Jurusan Bahasa Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara yang telah banyak membantu penulis baik secara langsung maupun tidak langsung dalam menyelesaikan kertas karya ini.
Universitas Sumatera Utara

6. Teristimewa Kepada Ayahanda Sukri dan Ibunda Petnayeti yang tercinta, yang telah banyak memberikan dukungan moril maupun materil, serta Doa dan pengertiannya sehingga terselesaikan kertas karya ini.
7. Abang Saya Ronal, Subandi dan adik-adik Saya Khairunnas, Agi dan Reni atas segala dukungannya.
8. Teman-teman seperjuangan Saya di Jurusan Bahasa Jepang D3 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara selama kuliah dari semester 1 hingga selesai. Akhir kata penulis menyadari bahwa apa yang disajikan dalam kertas karya
ini masih banyak kekurangan. Untuk itu, demi kesempurnaan penulis mengharapkan saran dan kritik dari pembaca yang menuju kearah perbaikan dan kesempurnaan kertas karya ini. Semoga kertas karya ini bermanfaat bagi kita semua. Amin.
Medan, Juni 2011 Penulis
Yuan Buislah Ramadanus NIM: 082203042
Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................................ i DAFTAR ISI ...................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN
1.1 Alasan Pemilihan Judul ...................................................................... 1 1.2 Tujuan Penulisan ................................................................................ 2 1.3 Pembatasan Masalah .......................................................................... 2 1.4 Metode Penulisan ............................................................................... 2 BAB II GAMBARAN TENTANG PERJALANAN KE JEPANG 2.1 Perjalanan ke Jepang .......................................................................... 3
2.1.1. Perkiraan Biaya Perjalanan ke Jepang ........................................ 3 2.1.2. Biaya Visa ................................................................................... 4 2.1.3. Biaya Pesawat ............................................................................. 5 2.1.4. Biaya Hotel atau Tempat Tinggal................................................ 6 2.1.5. Biaya Makan ............................................................................... 7 2.1.6. Biaya Transportasi....................................................................... 8 2.1.7. Tiket Masuk Tempat Wisata dan Hiburan Lainnya..................... 9 2.1.8. Oleh-oleh, Cendramata atau Omiyage ........................................ 10 2.1.9. Alternatif Lainnya yang Lebih Murah dan Mudah ..................... 10 2.2 Sejarah Singkat Tentang Jepang......................................................... 12 2.2.1. Geografis ..................................................................................... 13 2.2.2. Iklim, Musim, dan Budaya Jepang.............................................. 16 2.2.3. Penduduk..................................................................................... 18 BAB III PROSES PERJALANAN KE JEPANG 3.1 Sebelum Perjalanan ke Jepang ........................................................... 21 3.2 Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan....................................................... 31 3.3 Beberapa Tempat Kunjungan Wisata di Jepang................................. 36 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan ........................................................................................ 45
Universitas Sumatera Utara

4.2 Saran................................................................................................... 45 DAFTAR PUSTAKA
Universitas Sumatera Utara

SINOPSIS/ABSTRAK PROSES PERJALANAN KE JEPANG
Jepang merupakan suatu Negara Kepulauan. Pulau-pulau utama dari Utara ke Selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu. Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya. Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang merupakan sebuah gunung berapi. Tokyo adalah ibu kota Jepang, dan Tokyo Raya adalah sebutan Tokyo dan beberapa kota yang berada disekelilingnya.
Kepulauan Jepang mempunyai perbedaaan iklim yang mencolok antar daerah. Di Hokkaido dan Honshu pada musim dingin curah saljunya tinggi, sementara di Okinawa tak pernah merasakan salju. Iklim Jepang terbagi atas enam zona yaitu : Hokkaido, Laut Jepang, Dataran Tinggi Tengah (chuo-kochi), Laut Pedalaman Seto, Lautan Pasifik, Nansei-Shoto (Ryukyu) atau kepulauan di Barat Daya Jepang.
Kemudian tradisi dan budaya Jepang berkaitan erat dengan musim dan perubahan alam yang mengikutinya. Secara umum bisa digambarkan sebagai berikut : Musim Semi (Haru), Musim Panas (Natsu), Musim Gugur (Aki), Musim Dingin (Fuyu).
Oleh karena itu banyak sekali orang yang ingin pergi ke Jepang. Untuk mencapai itu semua tentunya harus ada biaya yang dikeluarkan. Biaya-biaya yang
Universitas Sumatera Utara

harus dikeluarkan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri khususnya ke Jepang yaitu : biaya visa, pesawat, hotel, makan dan transportasi.
Sebelum perjalanan ke Jepang ada beberapa proses yang harus dilakukan, yaitu pengurusan dokumen penting yang harus dibawa ketika bepergian ke luar negeri. Dokumen tersebut yaitu : paspor, visa, coe.
Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang, yang memuat identitas pemegangnya, dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara.
Setelah paspor siap, langkah selanjutnya adalah membuat visa. Pembuatan visa mengacu pada persyaratan masing-masing negara tujuan.
Yang dimaksud dengan Visa adalah sebuah rekomendasi yang diberikan kepada warga negara asing untuk masuk ke suatu negara. Untuk visa Jepang mungkin agak sedikit sulit. Seseorang yang mempunyai visa Jepang bukan berarti mempunyai izin mutlak atau jaminan untuk dapat masuk ke negara Jepang.
Untuk urusan visa, jika persyaratan lengkap semuanya diperlukan waktu maksimal tujuh hari sejak aplikasi. Tak ada pungutan tak resmi, semua tarif sesuai dengan yang tertera. Kecuali kalau kita menggunakan biro jasa, tentu saja ada biaya bagi jasa mereka. Untuk mendapatkan visa khusus, ada sebuah dokumen penting lagi yang harus kita miliki, yaitu sebuah Certificate of Eligibility.
Certificate of Eligibility atau CoE adalah dokumen yang dikeluarkan oleh biro imigrasi Jepang bagi warga negara asing yang ingin mendapatkan izin tinggal di Jepang, baik sebagai pelajar (College Student), peneliti (Visiting Professor/Researcher), pekerja, pelatihan, atau Permanent Resident yang akan
Universitas Sumatera Utara

tinggal di Jepang selama lebih dari 6 bulan. Waktu yang diperlukan untuk memperoleh Certificate of Eligibility ini biasanya sekitar satu sampai tiga bulan sejak aplikasi. Yang perlu diingat, CoE ini harus diurus bagi setiap orang asing yang akan tinggal di Jepang, termasuk anak-anak.
Setelah dokumen penting tersebut telah selesai dibuat, lalu langkah selanjutnya adalah mempersiapkan segala sesuatunya, baik yang akan ditinggalkan maupun yang akan dibawa. Contohnya persiapan keuangan. Selain persiapan keuangan dan persiapan dokumen yang tidak kalah penting lainnya persiapan yang akan dibawa seperti : pakaian disesuaikan dengan musim kapan kita akan datang ke Jepang, kemudian telepon seluler yang dapat dipakai di Jepang yaitu telepon seluler berbasis 3G, bumbu masak instant, santan instant, kopi, abon, perlengkapan ibadah.
Jepang terkenal dengan biaya hidup yang mahal. Oleh karena itu, ketika akan berangkat ke Jepang, hal yang satu ini harus dipersiapkan.Menukar uang rupiah dengan yen sebelum berangkat ke Jepang. Persiapan uang sekitar 300.000 untuk keperluan awal hidup di Jepang (penginapan, uang makan, sewa apartemen, membuka rekening Bank, dan lain-lain). Yang terpenting berikutnya adalah harus memiliki contact person orang yang tinggal di Jepang, lengkap dengan alamat dan nomor teleponnya sebagai syarat untuk bisa mendarat di Jepang.
Setelah sampai di Jepang, yang harus diperhatikan seperti bahan–bahan makanan seperti: Niku, Juushi (minyak hewani), Doubutsu yurai (bahan dari hewani), Arukohoru (alkohol), Konsome (kaldu).
Universitas Sumatera Utara

Bahan-Bahan Kue nya seperti : Vanila Oil (menggunakan alkohol), Baking Powder (yang asam tartarnya dari olahan Sake), Yeast/Ragi (mengandung Nyuukazai). Kemudian mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Jepang. Contohnya Sapporo Snow Festival dan Akan National Park yang ada di Hokkaido, di Tohoku ada tempat wisata yaitu : Shimota Hanto dan Hirosaki. Di Kanto mempunyai tempat wisata seperti : Tokyo Disney Land dan Tokyo Tower. Kemudian banyak tempat wisata menarik lainnya yang ada di daerah Chubu, Chugoku, Shikoku, Kyusu, dan di Kepulauan Okinawa.
Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Alasan Pemilihan Judul Pengalaman adalah suatu hal yang tidak akan bisa terlupakan dan menjadi
pelajaran yang berharga, sehingga kita dapat mengoreksi diri dan mengetahui kesalahan atau pun kegagalan.
Pengalaman tersebut dapat berupa pengalaman apa saja, salah satunya adalah perjalanan ke Jepang. Untuk mengadakan perjalanan ke Jepang, biasanya harus mengalami proses demi proses yang cukup panjang.
Jepang adalah suatu negara yang mempunyai Empat musim yaitu musim semi (Haru), musim gugur (Aki), musim dingin (Fuyu), dan musim panas (Natsu). Selain itu Negara Jepang mempunyai banyak kegiatan yang berharga dengan budaya, yaitu upacara minum teh (Chanoyu), merangkai bunga (Ikebana), kaligrafi huruf Jepang (Shodo), dan lain-lain. Negara Jepang dijuluki Negeri Sakura. Sehingga banyak sekali orang-orang ingin pergi ke Jepang untuk melihat budaya dan sakura.
Berdasarkan hal tersebut penulis tertarik untuk memilih judul “PROSES PERJALANAN KE JEPANG” dalam Kertas Karya ini.
Kertas Karya ini mudah-mudahan dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi para pembaca maupun penulisnya. Sehingga tidak takut untuk melakukan suatu perjalanan ke luar negeri khusus nya perjalanan ke Jepang.
Universitas Sumatera Utara

1.2. Tujuan Penulisan Tujuan penulis Kertas Karya ini adalah : 1. Untuk memberitahukan kepada pembaca tentang proses dari perjalanan menuju ke Jepang. 2. Untuk dapat menjadi sumber pengetahuan dan wawasan, baik bagi pembaca maupun penulis sendiri. 3. Untuk memberitahukan kepada pembaca tempat- tempat wisata yang ada di Jepang. 4. Salah satu syarat untuk mencapai gelar Ahli Madya pada Universitas Sumatera Utara.
1.3 Batasan Masalah Dalam Kertas Karya ini penulis hanya membahas mengenai proses dan hal-
hal penting lainnya untuk melakukan suatu perjalanan ke luar negeri, khususnya ke Jepang. Hal-hal tersebut adalah sebelum perjalanan ke Jepang, hal-hal yang perlu diperhatikan dan beberapa tempat kunjungan wisata di Jepang.
1.4 Metode Penulisan Metode penulisan yang digunakan dalam Kertas Karya ini adalah metode
kepustakaan, yaitu metode penulisan yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data atau informasi. Membaca buku dan referensi yang berkaitan dengan permasalahan yang akan dibahas dalam Kertas Karya ini.
Universitas Sumatera Utara

BAB II GAMBARAN TENTANG PERJALANAN KE JEPANG
2.1. Perjalanan ke Jepang Jepang merupakan suatu Negara kepulauan. Pulau-pulau utama dari utara
ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu. Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya. Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang merupakan sebuah gunung berapi. Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang, dan berada di peringkat ke-10 negara berpenduduk terbanyak di dunia. Tokyo secara de facto adalah ibu kota Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah prefektur. Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada di prefektur sekelilingnya. Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang. Untuk itu banyak sekali orang yang ingin pergi ke Jepang. Dan melakukan sebuah perjalanan ke Jepang, untuk menikmati keindahan yang ada di Jepang.
2.1.1. Perkiraan Biaya Perjalanan ke Jepang Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan ke Jepang sangat
mahal. Hampir semua harga yang ditulis di sini adalah harga paling minimal, sepertinya hal ini lebih cocok ditujukan pada para turis Type Backpacker atau
Universitas Sumatera Utara

bagi yang mempunyai anggaran terbatas. Walaupun harga yang ditulis sudah yang paling murah sepertinya tetap saja terlihat mahal kalau dirupiahkan.
Bagi yang merasa "beruntung" karena mendapatkan sponsor atau kenalan yang bersedia membayar semua biaya perjalananya ke negeri ini, tentu rasanya tidak ethis kalau sampai sama sekali tidak tahu sedikitpun berapa biaya yang telah dikeluarkan oleh pihak yang bersangkutan. Jadi tulisan ini dibuat untuk berbagai pihak, sebagai bahan perbandingan.
Harga barang dan jasa di negara Jepang sangat stabil dan nyaris tidak berubah. Harga (dalam satuan Yen) tetap masih up to dated dengan kondisi saat ini. Sedangkan harga yang ditulis dalam rupiah harap disesuaikan dengan kondisi dan kurs sekarang.
Biaya yang harus dikeluarkan di Indonesia mulai dari awal (zero) adalah sekitar Rp 3.000.000an dengan perincian : Biaya passport : Rp 300.000. Airport Tax : Rp 100.000 dan Fiskal tax : Rp 2.500.000. Kalau sudah memiliki pasport sebelumnya atau telah memiliki NPWP atau nomor pajak tentu menjadi lebih murah karena cukup hanya membayar Airport Tax saja. Bagi yang tidak punya NPWP, harus membayar Fiskal Rp 2.500.000.
2.1.2. Biaya Visa Saat ini warga Indonesia hanya bisa bebas tanpa visa memasuki beberapa
negara saja yaitu semua negara anggota Asean (Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Philipina, Vietnam ) Hongkong, Macao, Chili, Maroko, Turki dan Peru. Sedangkan untuk kunjungan ke negara Jepang, visa mutlak diperlukan.
Universitas Sumatera Utara

Kebijakan Visa on Arrival juga sama sekali tidak berlaku untuk pemegang passport Indonesia, jadi semua urusan visa harus di diselesaikan jauh hari sebelumnya. Biaya visa untuk ke Jepang adalah sekitar : Rp 350.000.
2.1.3. Biaya Pesawat Harga rata rata yang bisa dituliskan adalah sekitar 800 s/d 1.200 USD.
Maskapai Jepang (JAL dan ANA), Singapore Airlines dan Thai Air tergolong maskapai papan atas di jajaran maskapai Asia bahkan dunia karena terkenal dengan keamanan dan pelayanannya sehingga harganya sedikit di atas tarif Garuda Indonesia . Namun hal ini tidak selalu bisa dijadikan patokan karena terkadang bisa juga sebaliknya. Disamping itu harus cerdas memilih maskapai dan membandingkan harga, kemudian harus memperhitungkan musim ramai (peak season) dan musim sepi. Di Jepang dikenal masa liburan yang namanya Golden Week. Di masa ini harga tiket pesawat bisa mahal. Disamping itu juga ada istilah Open dates ticket yang berlaku satu tahun atau Fix dated ticket disamping juga Economy Class dan Bussines Class. Perbedaan harga ini sangat mencolok bahkan hampir dua kali lipat. Fluktuasi harga ini juga terjadi pada variabel lainnya seperti hotel, sedangkan hal lainnya hampir tidak mengalami perubahan berarti.
Kebanyakan orang membeli tiket melalui agen perjalanan, karena biasanya jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli langsung ke Airline yang bersangkutan. Bahkan tidak jarang selain harga tiket yang murah (sekitar 1500 USD), kadang sudah termasuk hotel dan makan pagi dan transportasi khususnya kalau membeli paket tour. Harus cek dan bandingkan harga terlebih dahulu.
Universitas Sumatera Utara

Disamping beberapa Airlines yang umum seperti di atas, ada juga Airlines alternatif lain yang sangat menarik seperti Continental Airlines. Namun salah satu kelemahannya adalah karena Maskapai ini (sepertinya) tidak ada Direct Flight langsung dari Indonesia ke Jepang, maka harus singgah dan Transit di satu atau bahkan beberapa negara yang berarti membuat jam perjalanan sampai ke Negara tujuan semakin lebih panjang.
2.1.4. Biaya Hotel atau Tempat Tinggal Harga hotel berbintang di Jepang adalah berkisar antara 35.000 - 50.000
Yen (Rp 5 juta - 35 juta). Hotel bisnis 7.500 - 35.000 Yen (Rp 750.000 s/d 3.500.000). Perbedaan utama dari kedua hotel ini tampaknya terletak pada fasilitas dan juga luas kamar. Bisnis hotel biasanya ukurannya relatif sempit, dengan harga yang lebih murah. Disamping dua katagori hotel di atas masih banyak hotel lainnya yang menawarkan harga lebih rendah yaitu sekitar 4.000-7.500 Yen (Rp 400.000 s/d 750.000).
Alternatif lain adalah Ryokan yaitu hotel tradisional bergaya Jepang. dengan variasi harga antara 10.000 s/d 50.000 Yen (Rp 1.000.000 s/d 5.000.000) per hari. Biasanya ciri khas dari Ryokan adalah kamar dengan nuansa khas Jepang yaitu lantai rumput tatami, pintu geser dan kasur lipatnya. Makanan yang disuguhkan juga sepenuhnya adalah makanan Jepang dan yang paling utama adalah tersedianya tempat pemandian air panas. Untuk rate yang termurah, biasanya harga makanan belum termasuk didalamnya.
Universitas Sumatera Utara

2.1.5. Biaya Makan Harga rata-rata makan di warung atau restoran termurah adalah sekitar
1.000 Yen (Rp 100.000) untuk makan siang dan 1.500 Yen (Rp 150.000) atau lebih untuk makan malam. Kalau Anda memilih waktu makan tepat pada saat jam makan siang, maka akan tersedia set menu yang terdiri dari beberapa makanan, minuman Dessert, dengan harga 750 s/d 1.000 Yen. Sedangkan kalau memesan hidangan yang sama di luar jam tersebut maka bisa jadi harganya akan lebih mahal.
Untuk harga yang lebih ekonomis bisa dilakukan dengan membeli nasi bungkus di mini market atau Convenience Store seperti Family Mart atau Seven Eleven dengan harga berkisar 350 s/d 600 Yen (Rp 350.000 - 60.000) per bungkus. Minuman (coffe, juice dll) bisa dibeli di Vending Machine atau ditoko yang sama dengan harga berkisar 100-200 Yen (Rp 10.000 - 20.000) per botol/can. Untuk alternatif yang lebih murah, makanan bisa dibeli di Lowson 100 yaitu sejenis warung Chain yang semua harga barangnya adalah seragam yaitu seharga 100 Yen. Sedangkan untuk minuman cukup minum air ledeng yang banyak tersedia di taman kota. Umumnya air PAM di Jepang dijamin kebersihannya sehingga bisa diminum secara langsung.
Disamping itu sejumlah warung makan yang dikelola dengan sistem franchise juga menawarkan harga yang sangat murah yaitu sekitar 350 Yen untuk satu porsi makanan. Warung semacam ini bisa dikenali dengan mudah dari papan nama dan dekorasi interiornya (tampak jelas dari luar) yang cerah dan meriah. Beberapa contohnya adalah Sukiya, dan Matsuya.
Universitas Sumatera Utara

2.1.6. Biaya Transportasi Tranportasi di Jepang sangat bagus dan nyaman. Hampir semua tempat
wisata penting bisa dijangkau dengan angkutan umum dengan harga yang sudah pasti atau fix. Untuk angkutan bus didalam kota harga yang harus dibayar adalah sekitar 200 Yen (Rp 20.000) Jauh atau dekat sama saja. Sedangkan untuk jalur luar kota biasanya sekitar 1.500 yen (Rp 150.000). Kereta api adalah angkutan masal termurah yaitu sekitar 200 Yen untuk satu sampai tiga stasiun yang jarak masing masing stasiun berkisar antara 1-3 km, sedangkan untuk jarak yang cukup jauh atau antar provinsi biasanya hampir sama dengan bus yaitu 1500 Yen. Disamping itu ada juga One Day Ticket, yaitu karcis yang bisa dipakai sepuasnya selama satu hari untuk jalur mana saja dengan harga yang tidak lebih dari 1.000 Yen (Rp 100.000).
Alternatif lain adalah dengan menyewa sepeda yaitu seharga 2.000 Yen untuk satu hari. Namun tempat penyewaan sepeda sedikit susah untuk didapatkan kecuali untuk daerah wisata semacam Kyoto. Untuk sewa motor ataupun mobil, sebaiknya dilupakan saja karena untuk SIM Internasional keluaran Indonesia umumnya akan ditolak oleh hampir semua rental mobil di negara ini.
Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap kalau tidak mencoba naik Shinkansen atau kereta peluru yang mampu meluncur dengan kecepatan rata-rata 270 km/jam. Harga tiketnya lumayan mahal yaitu 14.050 Yen (Rp 1.400.000) untuk perjalanan Tokyo Osaka yang berjarak 552 km dan bisa ditempuh dalam waktu 3 jam. Namun rute ini akan melewati gunung Fuji yang sangat terkenal itu, sehingga harga yang bayarkan sepertinya cukup sesuai dengan yang didapatkan.
Universitas Sumatera Utara

Sedikit perbandingan, kalau memakai pesawat udara, harga ticketnya adalah 21.740 Yen (Rp 2.100.000).
2.1.7. Tiket Masuk Tempat Wisata dan Hiburan Lainya Setiap tempat wisata seperti kuil, temple, benteng tua, biasanya memungut
karcis masuk yang umumnya harganya sekitar 200-300an Yen (Rp 20.00030.000). Bagi yang gemar dengan kunjungan ke museum sepertinya harus membayar dengan harga yang sedikit lebih mahal yaitu sekitar 800 -1.000 Yen (RP 80.000-100.000).
Tempat wisata terbesar yang sangat terkenal dan digemari oleh berbagai kalangan usia mungkin adalah Tokyo Disneyland dan Disney Sea. Harga tiket masuknya lumayan mahal yaitu 5.200 Yen (Rp 520.000)untuk orang dewasa sedangkan anak anak umur dibawah 17 tahun serta dibawah 11 tahun (dua katagori anak) mendapat potongan harga yang lumayan besar demikian juga dengan orang tua berumur di atas 60 tahun. Walaupun tergolong mahal, semua atraksi di dalamnya bisa dinikmati secara gratis, namun untuk waktu satu hari umumnya tidak akan cukup untuk bisa mengikuti semua atraksi yang ada sehingga disediakan juga tiket khusus yang bisa dipakai selama dua hari. Biaya makan tidak termasuk didalamnya. Untuk daerah selatan Jepang yaitu Osaka, juga ada hiburan sejenis yang namanya Universal Studio Japan. Hiburan dan atraksi yang disajikan sedikit berbeda yaitu lebih banyak ke tokoh film. Harga tiket masuknya relatif sama dengan hiburan sejenis yang ada di Tokyo.
Universitas Sumatera Utara

2.1.8. Oleh-oleh, Cendramata atau Omiyage Cendramata bisa dibeli di sembarang tempat. Setiap daerah atau setiap
obyek wisata biasanya mempunyai Omiyage-nya sendiri-sendiri. Harga paling murah seperti gantungan kunci misalnya adalah 500 Yen (Rp 50.000). Barang lain yang berharga lebih murah mungkin ada, namun sepertinya cukup sulit untuk didapatkan. Yang terbaik mungkin adalah dengan tidak membelinya di tempat wisata namun di tempat lain seperti komplek pertokoan atau supermarket lainnya.
2.1.9. Alternatif Lainnya yang Lebih Murah dan Mudah Menggunakan travel agent adalah merupakan cara paling murah dan
mudah. Hampir 99% kemungkian visa akan bisa didapatkan. Dan yang lebih menarik lagi adalah biayanya yang jauh lebih murah yaitu sekitar harga 1.400 USD (14 juta rupiah) atau bahkan 1000 USD (10 juta rupiah) untuk kunjungan 35 hari sudah termasuk tiket pesawat, hotel, makan pagi dan bahkan sudah termasuk tiket ke tempat hiburan paling terkenal dan "wajib dikunjungi" di Jepang bertiket masuk 500 ribuan rupiah yaitu Tokyo Disney Land.
A. Waktu atau bulan terbaik untuk berkunjung Bulan Maret sampai Mei adalah murupakan musim semi, tanda
berakhirnya musim dingin beralih ke musim panas. Cuaca sangat sejuk dan menyenangkan serta berbagai macam bunga seperti bunga Sakura dan Ume akan mekar pada bulan tersebut atau tepatnya akhir Maret sampai pertengahan Juni. Bagi yang senang suasana romatis atau lagi berbulan madu, bulan ini tentu merupakan waktu kunjungan terbaik.
Universitas Sumatera Utara

Pakaian yang perlu dipersiapkan adalah pakaian lengan panjang dan berbahan sedikit tebal serta jaket tipis.
Awal bulan Juli sampai September, adalah musim panas di Jepang. hampir tidak ada bedanya dengan cuaca di Indonesia. Kebanyakan orang berpakaian lebih longgar dan cendrung minimalis. Bagi yang tidak suka suasana panas, lembab dan berkeringat, tentu bulan ini harus dihindari. Namun walau begitu bagi yang ingin melihat Festival, tentu harus datang pada bulan ini karena kebanyakan perayaan budaya digelar pada musim panas. Di berbagai tempat kita bisa menjumpai anak anak atau para gadis berpakaian pakaian yukata (kimono musim panas) dengan warna cerah. Jadi bulan ini, yang merupakan surganya perayaan budaya.
Bagi yang ingin melihat salju atau berniat merasakan suasana musim dingin bisa berkunjung sekitar akhir tahun yaitu Oktober sampai sekitar bulan Februari. Agar suasana musim dingin lebih terasa maka tempat atau kota yang harus dikunjungi adalah wilayah Jepang bagian utara seperti Hokaido dan sekitarnya yang berdekatan dengan wilayah Rusia. Di wilayah ini salju jauh lebih tebal dan lebih sering turun dibandingkan daerah Jepang bagian tengah. Atau setidaknya harus berkunjung ke daerah desa atau pegunungan karena di daerah kota besar, salju sepertinya hanya turun dalam jumlah sedikit dan tidak sampai menimbulkan gundukan atau menutup jalan dan rumah. Sedangkan Jepang bagian selatan seperti Okinawa yang hampir dekat
Universitas Sumatera Utara

dengan Philiphina, salju kemungkinan besar tidak akan pernah ada. Untuk masalah pakaian tentu saja yang serba tebal atau khusus dibuat untuk musim dingin. Sarung tangan dan juga topi penghangat kepala juga sebaiknya tidak dilupakan. Selain dingin, udara juga sangat kering dan berpotensi membuat bibir pecah sehingga cream pelembab bibir juga perlu dipertimbangkan, atau di beli di negara tujuan dengan harga 250 Yen.
2.2. Sejarah Singkat Tentang Jepang Jepang adalah sebuah Negara kepulauan yang eksotis, yang mampu
memadukan antara kemajuan industri dan budaya yang tetap terpelihara. Tokyo yang metropolis dengan gedung-gedungnya yang tinggi mencakar langit, begitu harmonis berpadu dengan Kyoto yang mewakili sisi tradisional jepang. Dengan pendapatan domestic bruto nomor dua di dunia, jepang sungguh menjadi magnet bagi begitu banyak orang untuk datang. sekadar berkunjung atau tinggal, menetap di negara ini.
Tak dapat dipungkiri, bagi orang jepang, tradisi dan budaya adalah napas kehidupan mereka. Mereka selalu mengemas setiap peristiwa besar kehidupan, pergantian musim, mekarnya bunga, gugurnya daun, ranumnya buah, biaknya serangga dengan aneka kegiatan yang unik, khas, dan menarik. Disana tersimpan hikmah dan pelajaran berharga tentang kearifan memperlakukan alam, keperluan, sekaligus ungkapan syukur kepada Tuhan.
Universitas Sumatera Utara

2.2.1. Geografis Jepang adalah sebuah Negara kepulauan seperti Indonesia. Jika dilihat dari
atas, bentuknya mirip busur yang membentang dari selatan ke utara. Luas wilayahnya sekitar 377.873 km². Letaknya di belahan bumi utara. Di ujung selatan terdapat kepulauan Okinawa yang berbatasan langsung dengan Taiwan. Kepulauan Okinawa terkenal karena di sana terdapat pangkalan militer Amerika Serikat. Adat dan bahasanya sedikit berbeda dengan penduduk di kepulauan jepang yang lain karena memang berbeda nenek moyang. Di ujung utara terdapat Pulau Hokkaido yang berbatasan dengan kepulauan Rusia. Dingin dan membeku pada musim dingin.
Pulau-pulau utamanya yaitu Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu. Sekitar 97 % wilyah daratan jepang berada di keempat pulau terbesarnya itu. Jepang termasuk salah satu Negara berpenduduk terpadat di dunia. Pemukiman penduduk terpusat di kawasan pesisir (pinggir pantai) ini mungkin yang menyebabkan penduduk jepang suka sekali makan ikan. Daratannya bergununggunung dengan pepohonan hijau dan sungai yang bersih terawat.
Jepang sering sekali di landa gempa, Letusan gunung berapi. Jepang terletak di dalam zona gunung berapi, yaitu di atas lingkaran api pasifik, di pertemuan sekaligus tiga lempeng tektonik. Gempa menimbulkan tsunami.
Terletak hampir di pusat daerah beriklim sedang, iklim jepang umumnya lembut dengan perubahan empat musin yang jelas. Musim semi dan musim gugur sangat nyaman, angin bertiup menyejukkan. Namun, pada musim panas (juli-
Universitas Sumatera Utara

agustus) angin bertiup dari samudera pasifik sehingga menjadikan jepang sangat panas dan lembab.
Kelembapan hampir mencapai 80%. Kelembapannya itu yang benar-benar menguras tenaga. Pada musim dingin (Desember-Februari) angin bertiup dari daratan menjadikan jepang sangat dingin. Kecuali kepulauan Hokkaido, pada juni berlangsung tsuyu(musim hujan) dan hampir setiap hari turun hujan. Wilayah jepang dibagi menjadi 47 prefektur (ken) yang memiliki otonomi untuk menjalankan pemerintahan sendiri, tidak tergantung sepenuhnya kepada pusat. Dari utara ke selatan yaitu :

1. Hokkaido 2. Aomori 3. Iwate 4. Miyagi 5. Akita 6. Yamagata 7. Fukushima 8. Ibaraki 9. Tochigi 10. gunma 11. Saitama 12. Chiba 13. Tokyo

14. Kanagawa 15. Niigata 16. Toyama 17. Ishikawa 18. Fukui 19. Yamanashi 20. Nagano 21. Gifu 22. Shizuoka 23. Aichi 24. Mie 25. Shiga 26. Kyoto

Universitas Sumatera Utara

27. Osaka 28. Hyogo 29. Nara 30. Wakayama 31. Tottori 32. Shimane 33. Okayama 34. Hiroshima 35. Yamaguchi 36. Tokushima 37. Kagawa 38. Ehime 39. Kochi 40. Fukuoka 41. Saga 42. Nagasaki 43. Kumamoto 44. Oita 45. Miyazaki 46. Kagoshima 47. Okinawa

Universitas Sumatera Utara

2.2.2. Iklim, Musim, dan Budaya Jepang Kepulauan jepang memiliki struktur daratan yang rumit dan memanjang,
terbentang seperti busur dari selatan ke utara, terdapat perbedaaan iklim yang mencolok antar daerah. Di Hokkaido dan Honshu sekitar laut jepang, pada musin dingin curah saljunya tinggi, sementara daerah Okinawa di ujung selatan tak pernah merasakan salju. Iklim jepang terbagi atas enam zona yaitu :
A. Hokkaido Hokkaido mempunyai iklim yang di sertai musim dingin yang panjang
dan sejuk pada musim panas bersuhu rendah dan sejuk. Penguapan tidak besar, tetapi kepulauannya sering membentuk tebing salju yang tinggi ketika musim dingin. B. Laut jepang
Tiupan angin barat laut membawa salju yang sangat lebat. Pada musim panas, kawasan ini lebih sejuk di bandingkan kawasan pasifik. Namun, kadang kala suhu kawasan ini dapat mencapai angka yang sangat tinggi, karena fenomena angin fohn (angin yang menghembuskan hawa panas). C. Dataran Tinggi Tengah (chuo-kochi)
Mempunyai iklim kawasan pedalaman. Perbedaan suhu antara musim panas dan musim dingin serta waktu malam dan siang yang sangat ekstrem. Penguapan ringan. D. Laut Pedalaman Seto
Universitas Sumatera Utara

Iklim sedang sepanjang tahun karena kawasan gunung Chugoku dan Gunung Shikoku menghalangi jalur tiupan angin musim. E. Lautan Pasifik
Mengalami musim dingin dengan sedikit penurunan salju, serta terasa panas dan lembab pada masa musim panas. Hal ini disebabkan oleh tiupan angin musim dari tenggara. F. Nansei-shoto (Ryukyu) atau kepulauan di barat daya jepang
Mempunyai iklim subtropis. Mengalami musim salju yang agak panas dan musim panas yang bersuhu tinggi. Penguapan sangat berat terutama pada musim hujan.
Tradisi dan budaya jepang berkaitan erat dengan musim dan perubahan alam yang mengikutinya. Secara umum bias digambarkan sebagai berikut.
1. Musim Semi (Haru) Terjadi pada Maret, April, dan Mei. Musim semi ditandai dengan munculnya kuncup bunga plum (ume), menyusul bunga persik (momo), dan mekarnya sakura pada akhir maret. Pada musim ini terdapat tradisi Hanami, yaitu duduk sambil minum-minum menikmati keindahan bunga sakura.
2. Musim panas (Natsu) Terjadi pada Juni, Juli, dan Agustus. Diawali dengan hujan (Tsuyu) yang hamper setiap hari turun pada Juni. Musim panas di Jepang sangat panas, suhu bisa mencapai 35 derajat celcius dengan
Universitas Sumatera Utara

kelembapan 80%. Pada musim ini banyak orang jepang yang terkena netchubyo, jatuh sakit, bahkan meninggal karena suhu panas yang ekstrem (overheat). Meskipun tiap musim selalu ada festival (matsuri), musim panas adalah saat terbanyak diadakan festival.
3. Musim gugur (Aki) Terjadi pada September, Oktober, dan November. Berakhirlah udara panas dan gerah. Angin mulai bertiup, binatang liar mulai mengumpulkan makanan untuk persiapan musim dingin, dedaunan mulai berubah warna (momiji), dan orang-orang bersukaria.
4. Musim Dingin (Fuyu) Terjadi pada Desember, Januari, dan Februari. Ditandai dengan turunnya butiran salju pada awal Desember. Suhu mulai terjun bebas, dingin menusuk. Di Hokkaido suhu mencapai angka minus, sementara di Tokyo dan sekitarnya suhu paling melorot di titik dua derajat celcius. Pada malam hari, pohon-pohon gundul yang dihiasi lampu warna-warni terlihat sangat indah. Orang jepang melewati musim dingin dengan mengunjungi onsen (pemandian air panas) yang tersebar di jepang dan minum sake untuk mengusir dingin.
2.2.3. Penduduk Penduduk jepang pada 2009 menurut Biro Statistik Jepang, diperkirakan
berjumlah 127.614 juta jiwa (perkiraan 1 Februari 2009). Jumlah keluarga kaya
Universitas Sumatera Utara

sebanyak 1,23 juta jiwa, menduduki peringkat kedua setelah Amerika. Populasi orang asing di jepang sangat sedikit. Mayoritas berasal dari Korea, Cina, Filipina, keturunan Brazil-Jepang, dan keturunan Peru-Jepang. Dari total jumlah penduduk tersebut, 1,71% di antaranya adalah ekspatriat.
Jumlah penduduknya terus berkurang karena menurunnya tingkat kelahiran secara drastis, sementara jumlah manula terus meningkat. Tercatat pada 2009 jumlah penduduknya berkurang 75.000 orang, pengurangan yang terbesar sejak perang dunia II. Jumlah kelahiran tahun 2009 tercatat 1.069.000 jiwa, sementara jumlah kematian sebanyak 1.144.000 jiwa. Hal ini akan menjadi ledakan masalah bagi jepang 15 sampai 20 tahun lagi. Negeri industri maju tetapi angka tenaga kerja produktifnya sangat kecil. Mereka akhirnya menciptakan banyak robot untuk menggantikan tenaga kerja manusia.
Lebih dari 99 % penduduknya berbicara bahasa jepang sebagai bahasa ibu. Bahasa jepang ditulis memakai aksara kanji, hiragana, serta huruf kanji romawi (latin) dan penulisan angka arab.
Budaya jepang adalah hasil dari interaksi antara budaya asli jomon yang kukuh dengan pengaruh luar, terutama cina dan korea.Ada beberapa sifat dominan yang dimiliki orang jepang yaitu :
A. Pekerja keras, pantang menyarah, dan selalu berinovasi B. Malu C. Hidup hemat D. Loyal E. Gemar Membaca
Universitas Sumatera Utara

F. Kerja Sama Kelompok G. Mandiri H. Menjaga Tradisi I. Menghindari Konflik
Universitas Sumatera Utara

BAB III PROSES PERJALANAN KE JEPANG
3.1 Sebelum Perjalanan Ke Jepang 1. Pesiapan Dokumen Paspor
Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang, yang memuat identitas pemegangnya, dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar Negara. 1. Persyaratan mengajukan Paspor
A. Mengisi formulir permohonan paspor RI dengan benar dan lengkap. B. Melampirkan berkas asli dan fotokopi identitas diri, antara lain:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) 2. Akta Kelahiran (KK) atau Surat Tanda Tamat Belajar/ Ijazah 3. Surat Kawin/Akta nikah bagi yang telah menikah C. Paspor Republik Indonesia yang lama bagi pemohon penggantian paspor RI. D. Surat ganti nama (jika direncanakan akan dilakukan perubahan atau pergantian nama). E. Rekomendasi tertulis dari atasan atau pimpinan bagi mereka yang bekerja sebagai PNS, karyawan BUMN, TNI/Polri, atau karyawan swasta F. Pemohon melakukan pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Universitas Sumatera Utara

2. Biaya yang tertera sebagai berikut : A. Administrasi Rp5000,00 B. Paspor biasa 48 halaman untuk WNI Rp200.000,00 C. Foto Biometrik Rp55.000,00.
3. Prosedur umum pembuatan paspor 1. Datang ke kantor imigrasi terdekat, atau bisa mengurus paspor di kantor imigrasi mana pun di wilayah Indonesia karena sekarang seluruh system terkoneksi secara online. Jadi, tidak harus sesuai dengan alamat yang tertera di kartu identitas. 2. Bawa seluruh dokumen penting yang diperlukan. 3. Mengambil formulir pendaftaran di Loket Pendaftaran 4. Mengisi formulir dengan lengkap dan jelas. 5. Tempelkan foto 4 x 6 cm satu lembar di bagian depan. 6. Masukkan semua berkas asli maupun fotokopi. 7. Berikan ke petugas loket B2 (penerima) 8. Tunggu untuk dipanggil dan pengembalian berkas asli ke pemilik. 9. Pulang dengan membawa selembar kertas pendaftaran. Simpan baik-baik.
4. Prosedur lanjutan pembuatan paspor 1. Datang kembali 3-4 hari setelah penyerahan dokumen (biasanya tertera di bukti pendaftaran kapan kita harus kembali untuk melakukan proses selanjutnya). 2. Jangan lupa membawa kertas bukti pendaftaran.
Universitas Sumatera Utara

3. Serahkan kertas pendaftaran ke loket B2 (loket penerima), lalu tunggu panggilan.
4. Setelah dipanggil, menuju ruang Foto Biometrik (antre lagi ). 5. Finger print, foto 10 sidik jari tangan. 6. Wawancara perihal arsip, dokumen, dan tujuan imigrasi (yang ditanyakan
adalah seputar keperluan ke luar negeri, berapa lama, dan sebagainya). 7. Membayar di loket pembayaran, minta kuitansi untuk pengambilan. 8. Menandatangani paspor. 5. Pengambilan paspor 1. Sekitar 3-4 hari kemudian datang kembali dengan membawa kuitansi
sebagai bukti untuk pengambilan. 2. Serahkan kuitansi ke loket B1 (penyerahan). 3. Tunggu hingga dipanggil. 4. Tanda tangan pengambilan. 5. Simpan paspor dengan baik dan bawa pulang. Setelah paspor siap, langkah selanjutnya adalah membuat visa. Pembuatan visa mengacu pada persyaratan masing-masing Negara tujuan.
Visa Yang dimaksud dengan visa adalah sebuah rekomendasi yang diberikan
kepada warga Negara asing untuk masuk ke sebuah Negara. Untuk visa jepang, mungkin agak sedikit ribet, seseorang yang mempunyai visa jepang bukan berarti mempunyai izin mutlak atau jaminan untuk dapat masuk ke Negara jepang.
Universitas Sumatera Utara

Keputusan terakhir untuk dapat masuk atau tidak ke Negara Jepang akan

diberikan oleh pihak imigrasi jepang pada saat mendarat di Jepang.

1. Proses pembuatan Visa

A. Permohonan visa tidak bisa diterima jika seluruh persyaratan tidak dipenuhi

atau tidak lengkap.

B. Setelah permohonan diperiksa, apabila diperlukan dokumen lain sebagai

tambahan, akan diminta kemudian.

C. Permohonan visa hanya akan diproses di wilayah yurisdiksi masing-masing,

yaitu:

1. Kedutaan Besar Jepang Jakarta

2. Kedutaan Besar Jepang Surabaya

3. Konsulat Jendral Jepang Denpasar

4. Konsulat Jendral Jepang Makasar

5. Konsulat Jendral Jepang Medan

D. Jam kerja bagian visa

Senin-Jumat (kecuali hari libur nasional dan libur kedutaan).

1. Pengajuan permohonan visa: pukul 8.30-12.00

2. Pengambilan visa: pukul 13.30-15.00

E. Biaya

1. Visa single entry : Rp320.000,00

2. Visa multiple entry : Rp640.000,00

3. Visa transit

: Rp75.000,00

F. Pengajuan visa bisa diwakilkan untuk:

Universitas Sumatera Utara

1. Anak di bawah usia 16 tahun atau orang berusia lebih dari 60 tahun, atau orang dengan keterbelakangan fisik
2. Pemohon dengan paspor diplomat atau dinas 3. Pemohon yang mengajukan permohonan melalui biro perjalanan
yang sudah disetujui kantor Konsulat Jendral Jepang. 2. Kriteria Pengajuan Visa A. Memiliki paspor yang masih berlaku dan berhak masuk kembali ke Negara di
mana pemohon adalah warga negaranya, warganya, atau tempat pemohon tinggal. B. Seluruh dokumen yang diserahkan harus asli, lengkap, dan memuaskan. C. Segala kegiatan yang akan dilakukan oleh pemohon selama berada di Jepang, status sipil atau posisi pemohon serta masa tinggal pemohon, harus memenuhi persyaratan tentang status tinggal dan masa tinggal dan masa tinggal sebagaimana telah ditentukan dalam Immigration Control and Refugees Recognition Act (peraturan mengenai Keimigrasian dan Pengakuan Pengungsi). D. Pemohon tidak termasuk dalam pokok-pokok yang disebutkan dalam artikel 5 paragraf 1 dari peraturan.
3. Persyaratan Pengajuan Visa Tergantung Jenis Visa A. Visa kunjungan sementara untuk kunjungan keluarga.
1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal keberangkatan.
Universitas Sumatera Utara

2. Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir, latar putih,bukan hasil editing, dan jelas atau tidak buram) sebanyak 2 lembar.
3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili). 4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila
masih mahasiswa). 5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal
masuk-keluar Jepang). 6. Jadwal perjalanan, semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang. 7. Dokumen yang membuktikan hubungan keluarga antara pemohon dan
pengundang. 8. Fotokopi dokumen yang bias menunjukkan hubungan dengan
pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dan sebagainya (bila pemohon lebih dari satu). 9. Surat Undangan. 10. Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan. B. Visa kunjungan sementara untuk tujuan kunjungan teman. 1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal keberangkatan. 2. Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir, latar putih,bukan hasil editing, dan jelas atau tidak buram) sebanyak 2 lembar. 3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili).
Universitas Sumatera Utara

4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa).
5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang).
6. Jadwal perjalanan, semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang. 7. Dokumen yang berkenaan dengan pengundang (misalnya foto, surat,
dan sebagainya). 8. Fotokopi dokumen yang bias menunjukkan hubungan dengan
pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dan sebagainya (bila pemohon lebih dari satu). 9. Surat Undangan. 10. Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan. C. Visa kunjungan sementara untuk tujuan wisata dengan biaya sendiri. 1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal keberangkatan. 2. Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir, latar putih, bukan hasil editing, dan jelas atau tidak buram) sebanyak 2 lembar. 3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili). 4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa). 5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang).
Universitas Sumatera Utara

6. Jadwal perjalanan, semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang. 7. Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan
pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dan sebagainya (bila pemohon lebih dari satu). 8. Surat Undangan. 9. Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan. D. Visa kunjungan sementara untuk tujuan bisnis. 1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal keberangkatan. 2. Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir, latar putih,bukan hasil editing, dan jelas atau tidak buram) sebanyak 2 lembar. 3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili). 4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa). 5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang). 6. Jadwal perjalanan, semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang. 7. Surat keterangan bekerja 8. Surat Undangan 9. Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan.
Universitas Sumatera Utara

E.Visa kunjungan sementara berkali-kali. Tujuan: 1. Kunjungan keluarga. 2. Kunjungan keluarga (merupakan keluarga dari warga Negara Jepang yang berdomisili di Indonesia). 3. Kunjungan teman. 4. Kunjungan wisata. 5. Bisnis.
Dokumen yang harus dilengkapi sebagai berikut. A. Alasan permintaan visa ini (dapat dicantumkan dalam surat undangan) B. Dokumen bukti kunjungan yang bersangkutan ke jepang beberapa waktu terakhir (misal fotokopi paspor).
F. Visa khusus (Visa Belajar/Pelatihan/Bekerja/Menetap dalam jangka waktu tertentu).
1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal keberangkatan
2. Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir, latar putih,bukan hasil editing, dan jelas atau tidak buram) sebanyak 2 lembar.
3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili). 4. Certificate of Eligibility (asli dan fotokopi). CoE yang asli harus
diminta kembali karena nanti akan diserahkan kepada petugas imigrasi saat mendarat di bandara Jepang.
Universitas Sumatera Utara

Untuk urusan visa, jika persyaratan lengkap semuanya diperlukan waktu maksimal tujuh hari sejak aplikasi. Tak ada pungutan tak resmi, semua tarif sesuai dengan yang tertera. Kecuali kalau kita menggunakan biro jasa, tentu saja ada biaya bagi jasa mereka. Untuk mendapatkan visa khusus, ada sebuah dokumen penting lagi yang harus kita miliki, yaitu sebuah Certificate of Eligibility. Certificate of Eligibility atau CoE adalah dokumen yang dikeluarkan oleh biro imigrasi Jepang bagi warga Negara asing yang ingin mendapatkan izin tinggal di Jepang, baik sebagai pelajar (College Student), peneliti (Visiting Professor/Researcher), pekerja, pelatihan, atau Permanent Resident yang akan tinggal di Jepang selama lebih dari 6 bulan. Dalam bahasa Jepang dokumen ini disebut Zairyu shikaku nintei shomeisho (zairyuu = tinggal; shikaku = kualifikasi; nintei = otorisasi; shomeisho = sertifikat). Persyaratan untuk mengajukan Certificate of Eligibility ini yaitu sebagai berikut.
1. Formuir aplikasi. 2. Pasfoto pendaftar (orang yang didaftarkan untuk memperoleh CoE)
berukuran 3 x 4 cm, maksimal 6 bulan sebelumnya, latar putih). Amplop balasan bertuliskan alamat kita yang telah ditempeli perangko senilai 430-470 untuk pengiriman pos tercatat. 3. Dokumen-dokumen aktivitas legal (seperti surat keterangan mahasiswa, keterangan bekerja, dan lain-lain). 4. surat jaminan.
Universitas Sumatera Utara

Bagi pelajar yang berstatus College Student, diminta menyediakan kelengkapan sebagai berikut.
A. Keterangan mahasiswa (Zaigaku shomesho). B. Transkrip nilai, jika sudah ada (seseki shomeisho). C. Keterangan beasiswa, jika ada. D. Membawa paspor diri sendiri. E. Membawa Alien Registration Card atau dapat meminta surat
keterangan tinggal dari Shiyakuso/kuyakusho (shomeisho). (Shi = setingkat kecamatan, ku = setingkat kelurahan). Bagi mahasiswa Monbusho atau beasiswa yang diberikan oleh pihak jepang, masalah ini tak akan dialami karena semua dokumen dan perizinan untuk masuk ke Jepang diurus oleh pihak sponsor. Begitu juga bagi pekerja yang akan bekerja di Jepang. Semua surat-menyurat diselesaikan oleh perusahaan. Waktu yang diperlukan untuk memperoleh Certificate of Eligibility ini biasanya sekitar satu sampai tiga bulan sejak aplikasi. Yang perlu diingat, CoE ini harus diurus Bagi setiap orang asing yang akan tinggal di Jepang, termasuk anak-anak.
3.2. Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan 1. Checklist Dokumen
A. Paspor, minimal siap sejak enam bulan sebelum keberangkatan agar ada waktu untuk mengurus CoE dan Visa.
B. CoE
Universitas Sumatera Utara

C. Visa. D. SIM A (jika memerlukan) minimal dibuat tiga bulan sebelum
berangkat. E. Terjemahan bahasa Jepang akta kelahiran asli dan fotokopi. F. Terjamahan bahasa jepang surat nikah asli dan fotokopi (bagi yang
sudah menikah). G. Terjemahan bahasa inggris data vaksinasi anak (bagi yang memiliki
anak). H. Terjemahan bahasa jepang kartu keluarga fotokopi. I. Surat keterangan lain yang berhubungan dengan jaminan biaya selam
di jepang. Misalnya surat jaminan dari perusahaan, surat keterangan beasiswa, dan lain-lain. 2. Persiapan Selanjutnya Buat daftar apa saja yang harus dikerjakan, pastikan tak ada satu pun yang terlewat, lalu kerjakan satu per satu dengan tenang. Persiapan untuk yang akan di tinggalkan A. Rumah B. Kendaraan C. Kel

Dokumen yang terkait

Dokumen baru

Proses Perjalanan Ke Jepang.