Karya Ilmiah Remaja seledri

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kepada tuhan Yang Maha Esa, karena saya dapat menulis karya
ilmiah yang berjudul “Pemanfaatan daun Seledri”. Karya ilmiah ini saya susun secara
sederhana, agar pembaca mengerti tentang isinya.
Karya ilmih ini saya buat berdasarkan pengetahuan dari referensi buku dan informasi dari
internet. Semoga karya ilmiah ini dapat menjadi sarana bagi seseorang yang bermasalah pada
rambutnya.
Saya menyadari bahwa penulisan karya ilmiah ini belum sempurna dan masih banyak
kekurangannya. Untuk itu demi kesempurnaan karya ilmiah ini saya saya sangat
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun.
Saya mengucapkan benyak terima kasih kepada guru, orang tua dan teman-teman yang
telah memberikan saran yang baik kepada saya dalam menyusun karya ilmiah ini, tak lupa
saya mengucapkan banyak terimah kasih pada semua pihak yang telah membantu.

Petaling, Oktober 2017

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang

Kecantikan adalah investasi masa depan para wanita. Kecantikanwanita terletak dari ujung
rambut sampai ujung kaki. Kecantikan rambut par wanita tak kalah pentingnya dengan
kecantikan kulit/wajah. Setiap wanita pasti igin terlihat cantik di depan umum. Wajah yang
cantik dan rambut berkilau yang di inginkan para wanita.
Rambut dadalah mhkota para wanita. Semua wanita pasti ingin memiliki rambut yang lurus,
berkilau, bersih dan panjang. Tak jarang para wanita memilih menggunakan bahan kimia
yang untuk mempercantik rambutnya. Tanpa dia sadari bahan kimia tersebut ternyata dapat
merusak rambutnya. Maka dari itu saya melalui karya ilmiah iniakan memberi informasi
tentang tumbuhan yang dapat digunakan sebagai perawatan rambut, tumbuhan itu adalah
daun seledri. Tanaman ini selain sebagai bumbu dapur ternyata dapat juga di gunakan untuk
peawatan rambut.
Daun seledri ini juga mudah di dapat, banyak orang yang membudidayakannya. Apalagi di
daerah yang subur di daerah pegunungan.
Kandungan utama yang terdapat di dalam daun seledri ini yaitu; Butilftalida dan flavonoid
seperti graveogrosid A (1-2%) dan B (0,1-0,7%), serta senyawa golongan fenol. Komponen
lainnya adalah apiin, isokuersitrin, furanokumarin, serta isoimeratorin. Kandungan asam
lemak utama adalah asam petroselin (40-60%). Daun dan tangkai daun seledri mengandung
steroid seperti stigmaterol dan sitosterol.
Manfaat daun seledri, adalah sebagai berikut:



Seledri baik untuk dinding lambungdan saluran usus,



Memperlambat proses penuaan,



Menjaga kelenturan dan aktifitas otot,



Mengobati asma,



Mengobati diabetes,



Membantu melarutkan kalsium dalam tubuh,



Melancarkan aliran darah,



Menetralkan asam tubuh,



Melindungi otak dan sistem saraf,



Mengobati arthritis,



Menurunkan tekana darah,



Mengobati rematik,



Menjaga berat badan,



Menyuburkan rambut,



Mengobati rambut rontok

Pemanfaatan daun seledri ini alami. Selain alami juga mudah di dapat. Dari pada anda
membayar mahal untuk pergi ke salon untuk mempercantik rambut anda, lebih baik anda
mencoba pemanfaatan daun seledri ini.

BAB 2
KAJIAN TEORI
2.1 Pengertian Seledri
Seledri (Apium Graveolens) adalah tumbuhan yang berasal dari daerah subtropis Eropa
dan Asia. Tumbuhan ini termasuk sayuran daun dan tumbuhn obat yang biasa digunakan
sebagai bumbu masakan dan obat tradisional. ( http://food.diwarta.com )
Menurut para ahli sejarah botani, daun seledri sudah dimanfaatkan sebagai tanaman obat
tradisionalsudah sejak tahun 1942. Sedangkan untuk pengembangbiakan daun seledri dapat
dilakukan dengan dua cara yaitu dengan bijinya dan pemindahan anak rumpunnya.
2.2 Macam-macam daun seledri
Ada 3 kelompok seledri yang di budidayakan, yaitu :
Seledri daun atau seledri iris ( A graveolens kelompok scalinum) yang biasa diambil
daunnya dan dan banyak dipakai di masakan Indonesia, dapat juga dipakai sebgai perawatan
rambut.
Seledri tangkai ( A. Graveolens Kelompok dulce) yang tangkai daunnya membesar dan
beraroma segar, biasanya dipakai komponen salad.
Seledri umbi ( A. Goveolens Kelompok rapaceum), yang membentuk umbi di permukaan
tanah. Biasanya digunakan dalam sup, dibuat sumur atau schitzel. Umbi ini kaya provitamin
A dan K. Umbi ini berguna sebagai obat-obtan.
( http://id.wikipedia.org )






2.3 Kandungan yang terdapat pada daun seledri
Seledri mempunyai banyak kandungan gizi antara lain(per100gr) :
20 kalori
1 gram protein
0,1 gram lemak
4,6 gram hidrat arang

 50 mg kalsium
 40 mg fosfor
 1 mg besi
 Vitamin A 130 SI
 Vitamin B1 0,03 mg
 Vitamin C11 mg
 63% bagian dapat dimakan
Daun seledri juga banyak mengandung apiin, disamping sebagai deuretik yang bermanfaat
untuk menambah jumlah air kencing
( http://www.iptek.net.id/ind/pdtanotat / )
Menjaga fungsi ginjal

Nutrisi yang terkandung di dalam seledri akan bekerja secara optimal ketika anda
membuatnya menjadi jus. Pertama, ambilah seikat daun saledri kemudian cuci hingga bersih.
Kedua potong ukuran kecil seledri kemudian masukan ke dalam panciyang berisi air. Rebus
selama sepuluh menit dan didinginkan. Setelah itu, saring dan masukkan ke dalam botol lalu
masukkan botol tersebut kedalam kulkas. Anda bisa mengkonsumsinya satu gelas setiap hari
dan dan anda akan melihat garam dan zat lain yang menumpuk di ginjal akan keluar melalui
air seni.
Seledri efektif memerangi kanker.
Seledri diketahui mengandung setidaknya delapan keluarga senyawa anti kanker. Diantaranya
adalah acetylenics yang telah terbukti menghentikan pertumbuhan sel tumor. Asam fenolat
yang menghalangi aksi prostaglandin yang mendorong pertumbuhan sel tumor dan kumarin
yang membantu mencegah radikal bebas dari sel-sel yang merusak.
Rehydrates tubuh
Selain itu kandungan mineral yang terdapat di dalam seledri juga mampu menyeimbangkan
pH di dalam tubuh dan menetralkan keasaaman. Pada atlet saledri bisa dikonsumsi dengan
cara di jus untuk menyempurnakan pasca latihan tonik karena menggantikan elektrolit yang
hilang dan rehydrates tubuh dengan kandungan mineral yang terkandung di dalam seledri.
Kanker usus dan masalah pencernaan

Kandungan kumarin fitokimia yang terdapat di dalam seledri mampu mencegah pembentukan
dan perkembangan kanker usus dan perut. Seledri mampu menjadi efek pencahar alami
seledri yang membantu untuk meringankan sembelit. Hal ini juga membantu mengendurkan
urat saraf yang telah bekerja terlalu keras dalam pencernaanya. Kandungan dari seledri yang
dibuat jus seledri dapat membantu mengontrol nafsu makan anda.
Menormalkan suhu tubuh
Bagi anda yang bermasalah dengan suhu tubuh, anda dapat mengkonsumsi segelas jus seledri
dua atau tiga kali sehari, di antara waktu makan. Ini luar biasa membantu untuk menormalkan
suhu tubuh. Efek diuretik dari seledri yang membantu pemecahan dan penghapusan urin dan
empedu.
Mata kering
Mengonsumsi daun seledri sebagai lalapan bersama dengan nasi setiap hari merupakan acara
alami untuk mengatasi keluhan mata kering. Cuci dulu daun seledri, daun bayam dan daun
kelor masing-masing sebanyak 1/3 genggam hingga bersih. Kemudian giling semua daun
tersebut sampai halus. Tambahkan garam dapur seujung sendok teh dan 3/4 cangkir air putih
yang sudah dimasak. Remas campuran daun ini hingga rata kemudian peras dan saring.
Minum air perasannya sekaligus dan dianjurkan untuk meminumnya secara rutin 3 kali
sehari.
Tekanan Darah tinggi
Cuci 100 gram daun seledri seutuhnya hingga bersih kemudian tumbuk hingga halus.
Tambahkan 1 cangkir air, peras dan saring. Selanjutnya tim hingga mendidih dan setelah
dingin bagilah porsinya untuk 2 kali minum di pagi dan siang hari. Atau bisa dnegan mencuci
16 batang seledri seutuhnya hingga bersih lalu potong-potong kasar. Masukkan ke dalam
panic email, tambahkan 2 gelas air dan rebus hingga airnya tersisa 3/4 nya saja. Setelah
dingin, air rebusannya diminum dan seledrinya bisa dimakan. Lakukan tiap 2 kali sehari
dengan porsi masing-masing separuhnya.
Bronkitis
Cuci 60 gram daun seledri segar, 10 gram kulit jeruk mandarin kering dan 25 gram gula aren
hingga airnya tersisa setengahnya. Setelah dingin, lalu saring dan porsi air saringannya dibagi
untuk 2 kali minum saat pagi dan sore hari masing-masing sebanyak 3/4 gelas.
Batuk
Cuci 30 gram seledri segar seutuhnya, kemudian potong-potong. Selanjutnya rebus daun
seledri dalam 3 gelas air bersih. Setelah dingin, lalu saring dan tambahkan madu sesuai
selera. Gunakan ramuan minuman ini untuk 2 kali minum saat pagi dan sore hari.
Kolik

Siapkan 60 gram seledri segar seutuhnya, 1 ruas jari jahe merah dan 1 potong gula aren. Cuci
semua bahan tersebut dan kemudian potong-potong seperlunya. Rebus semua bahan dalam 2
gelas air bersih hingga tersisa separuhnya. Setelah dingin, lalu saring dan air saringannya
kemudian diminum sekaligus.

BAB 3
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, ternyata seledri selain dapat di pakai sebagai bumbu tambahan
masakan,

Seledri (Apium Graveolens) adalah tumbuhan yang berasal dari daerah subtropis

Eropa dan Asia. Tumbuhan ini termasuk sayuran daun dan tumbuhn obat yang biasa
digunakan sebagai bumbu masakan dan obat tradisional. ( http://food.diwarta.com )
Menurut para ahli sejarah botani, daun seledri sudah dimanfaatkan sebagai tanaman obat
tradisionalsudah sejak tahun 1942. Sedangkan untuk pengembangbiakan daun seledri dapat
dilakukan dengan dua cara yaitu dengan bijinya dan pemindahan anak rumpunnya.
4.2 Saran
Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin maju. Semakin banyak bahan kimia yang
berbahaya untuk rambut dipakai sebagai perawatan rambut. Dalam karya ilmiah ini, saya
memberi saran untuk memakai daun seledri sebagai perawatan rambut anda yang bermasalah.
Daun seledri aman untuk rambut anda, jadi jangan khawatirkan rambut anda setelah memakai
daun seledri sebaagai perawatan rambut anda.

DAFTAR PUSTAKA:
1)

http://food.diwarta.com

2)

http://id.wikipedia.org

3)

http://www.iptek.net.id

4)

http://widadaraharja.blogspot.com

Dokumen yang terkait

Dokumen baru