Terjemahan dari Jurnal Ekonomi Teknik

Terjemahan dari Jurnal Ekonomi Teknik
Grace Anastasia – TI 2011
1106011455

Ekonomi Teknik
Holland, Steve
Montana Business Quarterly; Summer 2004; 42, 2; ABI/INFORM Complete

Halaman 10

Ekonomi Teknik
Berhadapan dengan resiko dan ketidakpastian
Oleh Steve Holland

Setiap hari, kita membaca berita tentang ekonomi di surat kabar dan majalah.
Jurnal ini ditujukan untuk membantu kita mengerti tentang ekonomi. Itu berguna dan seringkali sangat penting – membaca: Apakah pengangguran naik atau turun?
Apa yang masyarakat Amerika percayai tentang ekonomi? Apakah konsumen
yakin akan masa depan?
Pada dasarnya belajar tentang ekonomi adalah suatu ilmu tentang
lingkungan dimana kita tinggal dan usaha yang kita lakukan. Akan tetapi bagi
kebanyakan dari kita, ekonomi seperti cuaca: hampir tidak ada yang dapat kita

lakukan untuk mengubahnya.
“Ekonomi Teknik” adalah suatu bidang ilmu yang berfokus pada
pengambilan keputusan ketimbang hanya ekonomi sendiri. Itu dapat dijelaskan
sebagai “mikro–mikroekonomi” atau “mikroekonomi terapan,” karena itu
mendekati pengambilan keputusan dari dalam sebuah organisasi. Menggunakan
analogi cuaca, Ekonomi Teknik dapat membantu kita memutuskan apa yang harus
dilakukan untuk merespon kondisi cuaca dan ramalan cuaca. Kita hanya perlu
berjalan keluar untuk melihat seperti apa cuacanya, tetapi itu tidak membantu kita
merencanakan hari kita. Untuk itu, kita perlu mengetahui tentang kondisi cuaca

yang akan datang: akankah itu panas atau dingin, kemarau atau hujan, berangin
atau tidak?
Pikirkan tentang semua keputusan hari demi hari yang dipengaruhi oleh
cuaca:




Apakah sebaiknya kita pergi piknik?




Haruskah kita membawa jas hujan untuk bekerja?



Pakaian apa yang harus kita kenakan?

Apakah kita perlu meluangkan beberapa menit ekstra untuk mengeruk
salju besok pagi?
Sebuah ramalan ekonomi ialah seperti sebuah “ramalan cuaca finansial.”

Kita tidak terlalu percaya ramalan cuaca, tetapi kita mendengar dan mengatur
rencana kita berdasarkan ramalan itu. Demikian pula, kita mendengar siaran berita
dengan tekun. Kita mengamati bagian bisnis pada suratkabar. Kita mencari
indikasi-indikasi. Kita mencoba untuk memahami kecenderungan finansial untuk
prediksi yang lebih baik seperti apa ekonomi nantinya. Ketika kita membaca
artikel-artikel tentang ilmu ekonomi, atau menghadiri seminar ekonomi, kita
sedang mengumpulkan informasi. Akan tetapi bagaimana kita menggunakan
informasi itu untuk membuat keputusan? Jika Biro Bisnis dan Penelitian Ekonomi

mengatakan ekonomi akan bertumbuh 2% tahun depan, keputusan atau tindakan
apa yang akan kita ambil?
Indikator ekonomi mempengaruhi keputusan baik kita pribadi dan
kehidupan profesional. Secara umum, informasi ekonomi mengguncang
pemikiran kita tentang resiko. Jika tingkat kepercayaan konsumen tinggi dan
kamu membaca bahwa ekonomi mungkin akan berkembang pada sektor bisnismu,
kamu mungkin memutuskan inilah saatnya untuk mengembangkan bisnismu.
Mungkin kamu akan menginvestasi sebuah produk baru, mempekerjakan lebih
banyak orang, atau membangun kapasitas yang lebih besar. Pada dasarnya, kamu
menyimpulkan kesempatan untuk sukses terlihat bagus.
2

Keputusan-keputusan bisnis dan ekonomi tentu jauh lebih kompleks dari
pada itu. Dalam dunia bisnis dan kehidupan kita sehari-hari, kita perlu berhadapan
dengan ketidakpastian dari “cuaca finansial.” Dan berhadapan dengan
ketidakpastian berarti lebih jauh daripada mengambil resiko. Mengambil resiko
tanpa informasi seperti judi kecil-kecilan. Keputusan yang terinformasi
mempertimbangkan alternatif-alternatif, kemungkinan hasil, dan faktor luar yang
mempengaruhi. Mengatur resiko dan ketidakpastian mempertimbangkan resikoresiko mana yang berharga diambil dan dapat dicari caranya untuk meringankan
resiko itu.


Karena kita tidak dapat memprediksikan masa depan dengan
pasti, kita juga tidak bisa memprediksikan hasil akhir proyek
kita dengan pasti – dan itulah esensi dari resiko bisnis.

Fondasi dari Ekonomi Teknik memilih di antara alternatif-alternatif:
sebaiknya kita menyewa atau membeli? Sebaiknya kita menginvestasi di kapasitas
baru atau menjaga keadaan tetap seperti ini? Sebaiknya kita meluncurkan produk
baru atau mengembangkan produk yang sudah ada? Sebaiknya kita menginvestasi
untuk meningkatkan operasi kita saat ini atau mengunakan uang tersebut untuk
investasi lain?
Bergantung pada kreativitas kita, kita dapat menemukan diri sendiri
dengan banyak alternatif. Dan mereka dapat sangat bervariasi; mereka mungkin
mempunyai biaya investasi yang berbeda, kehidupan ekonomi, aliran uang, dan
dampak pajak. Mereka dapat menghasilkan hasil yang sangat berbeda.
Ekonomi Teknik membantu kita memutuskan antara alternatif yang
berbeda-beda menggunakan konsep seperti nilai hasil bersih saat ini (Net Present
Value), nilai masa depan (Future Value), dan tingkat pengembalian investasi

(Internal Rate of Return). Pertama, kita mengidentifikasi alternatif-alternatif yang

kita minati, kita mengumpulkan data, memperkirakan biaya, menentukan
3

pengaruh pajak, dan menghitung arus kas dan dampak bottom-line. Kita
menghitung tingkat pengembalian investasi dan nilai bersih saat ini. Lalu kita
memilih opsi terbaik dan menerapkannya dalam proyek.
Sudah selesai? Belum sama sekali.
Karena kita tidak dapat memprediksikan masa depan dengan pasti, kita juga tidak
bisa memprediksikan hasil akhir proyek kita dengan pasti – dan itulah esensi dari
resiko bisnis.

Resiko dan ketidakpastian
Apa yang dimaksud dengan “resiko” dan “ketidakpastian” dalam dunia
bisnis? Secara teknis, resiko dan ketidakpastian adalah dua hal yang berbeda.
Resiko berlaku ketika kita mengetahui semua kemungkinan hasil, bersama dengan
probabilitas terjadinya mereka. Ketika kita tidak mengetahui semua kemungkinan
hasil pengeluaran dan probabilitas mereka, situasi ini dicirikan sebagai
ketidakpastian. Pada sisi lain, kita benar-benar ingin mengetahui: “Apa yang bisa
salah?”
Setiap hari, kita mengambil resiko. Tingkat resiko dapat diformulasikan

sebagai sebuah probabilitas. Jika kita yakin sesuatu pasti akan terjadi, probabilitas
terjadinya hal itu ialah 100%. Contoh yang sering digunakan ialah: Matahari akan
muncul besok. Jika kita mengetahui sesuatu tidak akan terjadi, probabilitasnya
0%. Di antara itu, kita menemukan jangkauna penuh dari probabilitas. Probabilitas
dari “kepala” muncul ketika kita melempar sebuah koin ialah 50%, dan
seterusnya. (Sebenarnya, kita mengetahui hal ini – tetapi tidak lengkap – kepastian
bahwa kepala atau ekor akan di atas. Ada kemungkinan yang sangat kecil bahwa
koin akan jatuh pada sisinya. Dengan kata lain, probabilitas dari sebuah
pelemparan koin menunjukan kepala atau ekornya mendekati hampir 100%.)
Karena kita jarang dapat menjamin bahwa segala sesuatu akan berjalan
sesuai rencana, kita harus menanyai diri kita sendiri: “Apa masalahnya?” Lalu kita
dapat membuat rencana darurat atau mengurangi resiko. Sebagai contoh, jika kita
sedang membangun sebuah fasilitas baru, kita dapat dengan masuk akal
memperkirakan biaya konstruksi. Akan tetapi kita tidak akan mengetahui biaya
4

sebenarnya sampai proyek itu selesai. Itu terlalu banyak variable: Kita dapat
menemukan batu-batu di tanah yang membiayai sebuah keberuntungan untuk
memindahkannya, harga dari material konstruksi dapat menyimpang dari yang
kita perkirakan, dan kondisi cuaca dapat menyebabkan keterlambatan yang mahal.

Lalu, kita dapat mengurangi resiko. Sebagai contoh, kita dapat masuk ke
dalam perjanjian harga tetap untuk konstruksi, dengan demikian mengalihkan
resiko tersebut menjadi milik kontraktor. Kontraktor akan tanpa ragu ingin
dibayar lebih untuk menerima resiko tambahan tersebut. Dan tidak ada
pembagian resiko atau pengalihan resiko yang dapat mengubah

masalah

mendasar: kita tidak dapat yakin 100% berapa biaya untuk proyek tersebut.

Sebuah studi kasus: Manufaktur China.
Coba bayangkan perusahaanmu sedang menghadapi persaingan tekanan,
dan kamu perlu menemukan cara untuk mengurangi biaya produksi. Kamu
memeriksa beberapa alternatif dan menemukan bahwa kamu dapat membuat
perjanjian dengan sebuah perusahaan di China untuk menurunkan biaya produksi
per unit. Perusahaan China tersebut membuat sebiah presentasi yang baik, dan
kamu memutuskan biaya tenaga kerja di China yang rendah menutupi kerugian
dari biaya transportasi dan biaya penyimpanan yang tinggi. Hasil akhirnya akan
ada penghematan yang besar dan keuntungan yang besar pula.
“Apa yang salah?” tanyamu.

Jawabannya ialah: “Banyak!”
Sekarang kamu harus menentukan jika keuntungan biaya berharga untuk
diambil, ada resiko sesuatu yang “salah”. Jadi apa yang salah? Biaya produksi
yang rendah pasti sangat menarik. Agar anda tidak terlalu pusing, kita akan
menggunakan model bisnis sederhana. Akan tetapi pertimbangkan beberapa hal
yang bisa salah dalam studi kasus kita:


Dermaga mogok: Salah satu alat tawar menawar utama buruh domestik
mengalami mogok. Hanya ancaman pemogokan yang mendapat perhatian
media berita dan manajemen. Apa yang akan terjadi pada perusahaanmu,
keuangannya, dan konsumenmu jika pelayaran ditunda? Apakah hubungan
5

dengan konsumenmu cukup kuat untuk bertahan menghadapi gangguan


ini?
Masalah kualitas: Banyak produsen di China dikenal memproduksi barang
yang berkualitas tinggi. Akan tetapi, bahkan proses produksi yang terbaik

pun dapat menghadapi masalah kualitas. Tidak terkecuali pabrik Amerika
Serikatmu. Tetapi, pikirkanlah tentang pengaruh dan dampak dari kualitas
cacat yang tidak terdeteksi terjadi ribuan mil jauhnya. Jika cacat tersebut
tidak terdeteksi, dan ada beberapa kontainer penuh dengan produk cacat
pada laut lepas menuju Amerika, dapatkah bisnismu aman? Apa yang akan
kamu lakukan dengan produk-produk cacat tersebut? Apakah biaya unit



yang lebih rendah setimbang dengan resikonya?
Pasar dan ramalan resiko: Waktu panjang untuk memproduksi ditambah
permintaan pasar yang berubah-ubah bisa menjadi bencana. Hasilnya bisa
menjadi mahal, kelebihan stok penyimpanan, dan berikutnya masalah
aliran uang, ketinggalan zaman, dan “likuidasi persediaan penjualan.”
Mungkin hasil yang lebih signifikan dapat terjadi ialah hilangnya



kesempatan menjual, ketidaksenangan konsumen, dan kehilangan pasar.
Ketidakstabilan politik: Apa resiko dari gangguan ini terhadap rantai

pasokan jika struktur politik China menjadi tidak stabil? Apakah rantai
pasokanmu terganggu atau bahkan tereliminasi? Apa dampaknya terhadap



perusahaanmu?
SARS dan kejadian biologi lainnya: Kita sudah melihat kekacauan alam
manusia dan hewan menghasilkan infeksi. Perjalanan bisnis dapat menjadi
sulit atau tidak mungkin untuk suatu jangka waktu. Manufaktur makanan



terutama mudah terserang peristiwa ini.
Nilai mata uang: Bagian dari resiko melakukan bisnis luar negeri ialah
nilai mata uang yang berubah-ubah. Kekuatan pasar menyebabkan nilai
tukar uang berubah-ubah setiap hari. Banyak yang percaya China
memanipulasi nilai mata uangnya melanggar perjanjian. Perkiraan
menunjukkan bahwa seharusnya nilai mata uang China 15% sampai 40%
dibawah, dimana ini membuat ekspor mereka bagus dan jauh lebih murah
6


dibanding Amerika Serikat. Sebagai konsumen, kamu mendapat
keuntungan dari harga barang China yang lebih rendah. Akan tetapi, apa
yang akan terjadi pada bisnismu jika Yuan dibiarkan mencari nilai
pasarnya sendiri yang adil, dan biayamu meningkat 40%? Apakah kamu


masih akan berbisnis?



dunia terlalu nyata.

Aktivitas teroris: Sedihnya, ancaman teroris mengganggu perdagangan

Pencurian

properti

memproduksi

intelektual:

barang

atau

Jika

komponen

kamu
di

merencanakan

untuk

China,

harus

kamu

mempertimbangkan kemungkinan pencurian properti intelektual. Usaha
terbaikmu untuk melindungi propertin intelektual melalui hak paten dan
merk dagang mungkin tidak cukup. Patner manufakturmu di China dapat
memutuskan untuk membagi produkmu dan teknologi produksi dengan
yang lain, yang kemudian dapat memproduksi barang tiruan. Barangbarang tersebut, dengan logomu, terlihat dan terasa mirip lalu dijual di
pasarmu. Kamu tidak hanya akan kehilangan penjualan, tetapi reputasimu
jika dapat rusak. Ini adalah hal yang umum terjadi di China; sesuai dengan
Perjanjian Perdagangan Internasional, produk palsu menyusun 8%
perdagangan dunia. Dalam edisi terbaru Manufacturing and Technology
News, CEO Harley-Davidson Jeffery Bluestin mendorong titik asal ketika

berkata “hak untuk mengimitasi dijual di pasar gelap China.” Ini
khususnya sangat menyakitkan untuk Harley-Davidson karena perusahaan
“tidak dapat menjual sebuah sepeda motor di China sekarang ini kecuali


kita akan memproduksi di sana.” (M&T News, 2 April 2004).
Tekanan sosial: Hak asasi manusia terus menjadi daerah pertentangan
antara Amerika Serikat dan China. Kita percaya hidup menjadi lebih baik
bagi orang-orang China, dan itu mungkin demikian. Akan tetapi,
mengakui hak dan kebebasan orang dapat dipandang sebagai kehilangan
kekuatan bagi pemimpin politik. Dapatkah perdagangan dengan China
terganggu karena konsumen Amerika memilih Negara itu untuk tugas bagi
kebijakan lingkungan dan hak asasi manusia? Dapatkah kita memutuskan
7

untuk memboikot produk China karena masalah pekerja anak? Jika ya, apa
dampaknya pada bisnismu?

Jika kamu memproduksi produkmu di China, akankah semua hal ini
menjadi masalah? Tidak, mungkin saja tidak. Dapatkah satu atau lebih masalah ini
terjadi? Ya, tentu saja. Pertama-tama kamu mengidentifikasikan hal-hal yang
dapat bermasalah, lalu kamu menentukan cara mengurangi resiko, atau
menghindari itu sama sekali. Sebagai contoh, perusahaan Amerika Serikat
mempertimbangkan seorang produsen China dapat melindungi masalah nilai tukar
mata uang yang berfluktuasi, memasukan hukuman dan insentif berdasarkan
kualitas ke dalam perjanjian, dan membeli berbagai macam asuransi.
Tentu saja, setiap kali kamu mengambil atau mengurangi resiko, kamu
sudah mempengaruhi biaya melakukan bisnis dalam berbagai cara. Akan tetapi
beberapa praktek bisnis meminta manajer mengidentifikasi elemen-elemen resiko
dan ketidakpastian ketika membuat keputusan.

Catatan:
1. Nilai uang saat ini dari sebuah dolar yang diterima di waktu yang akan
datang adalah jumlah yang mana jika diinvestasikan saat ini pada
tingkat tertentu, akan bertambah menjadi sebuah dolar pada waktu yang
akan datang. Nilai bersih saat ini dari sebuah investasi berbeda dengan
aliran uang di masa depan dikurangi pada sebuah tingkat suku bunga
tertentu dan jumlah investasi awal.
2. Nilai masa depan pada dasarnya kebalikan dari nilai uang saat ini. Itu
adalah nilai investasi pada masa yang akan datang. Sebagai contoh,
$1,000 diinvestasikan saat ini dengan tingkat suku bunga majemuk
sebesar 6% per tahun mempunyai nilai investasi masa depan sebesar
$1,060 pada tahun pertama ($1,000 x 1.06) dan $1,191 pada tahun
ketiga ($1,000 x 1.063).
8

3. Tingkat pengembalian internal adalah tingkat suku bunga yang
membuat biaya proyek ekuivalen dengan pendapatan dan simpanan.
Tingkat pengembalian kadang-kadang disebut hasil, laba, keuntungan,
atau bunga.

Steve Holland adalah direktur Montana Manufacturing Extension Center
di Universitas Negeri Montana – Bozeman.

Reference:
http://search.proquest.com/docview/234201200/fulltextPDF/13765B55BE
15A8EA2BA/15?accountid=17242, access on Monday, 20 June 2012.

9