HUBUNGAN RIWAYAT MENGKONSUMSI TABLET Fe DAN TELUR AYAM KAMPUNG TERHADAP KADAR HB PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS DINOYO

HUBUNGAN RIWAYAT MENGKONSUMSI TABLET Fe DAN TELUR AYAM
KAMPUNG TERHADAP KADAR HB PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI
PUSKESMAS DINOYO

SKRIPSI
Untuk Memenuhi Persyaratan dalam Memperoleh Gelar Sarjana Keperawatan pada
Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Malang

Oleh :
AZIZAH AHMAD
08060010

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2014

ii

LEMBAR PENGESAHAN

HUBUNGAN RIWAYAT MENGKONSUMSI TABLET FE DAN
TELUR AYAM KAMPUNG TERHADAP KADAR HB PADA IBU
HAMIL TRIMESTER III
DI PUSKESMAS DINOYO
MALANG

SKRIPSI

Disusun Oleh :
AZIZAH AHMAD
NIM. 08060010

Di Ujikan
Pada Tanggal 22 April 2014
Penguji I,

Penguji II,

Tri Lestari Handayani. M.Kep. Sp. Mat
NIP. UMM. 112.9311.0304

Ledy Martha. A.S. Kep. Ns. M.Kes
NIDN. UMM. 0525038202

Penguji III,

Penguji IV,

Prof.Dr.Sujono,M.Kes
NIP. UMM.131.8770.94

Erma Wahyu. S.Kep. Ns. M.Si
NIP. UMM.990.7002.057
Mengetahui,
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Malang

Yoyok Bekti Prasety, S.Kep. M.Kep. Sp.Kom
NIP.UMM. 112.030.904.05
iii

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN PENELITIAN

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama

: Azizah Ahmad

NIM

:08060010

Jurusan

:Program Studi Ilmu Keperawatan

Judul Skripsi

: “Hubungan Riwayat Mengkonsumsi Tablet Fe dan Telur Ayam

Kampung Dengan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Dinoyo”

Menyatakan dengan sebenarnya bahwa Tugas Akhir yang saya tulis ini benar-benar hasil
karya saya sendiri, bukan merupakan pengambilan tulisan atau pikiran orang lain yang saya
akui sebagai tulisan atau pikiran saya sendiri.
Apabila kmudian hari dapat dibuktikan bahwa Tugas Akhir ini adalah hasil jiplakan, maka
saya bersedia menerima sanksi perbuatan tersebut.

Malang, April 2014
Yang Membuat
Pernyataan,

Azizah Ahmad
08060010

iv

MOTTO
SERINGKALI…..
KETIKA KITA KEHILANGAN HARAPAN DAN BERPIKIR BAHWA INILAH
AKHIR DARI SEMUANYA….
ALLAH SWT TERSENYUM DAN BERKATA: “SANTAILAH, INI HANYALAH
SEBUAH BELOKAN, BUKAN JALAN BUNTU”

v

PERSEMBAHAN
Assalamu’alaikum..
Segala puji bagi ALLAH SWT yang telah memberikan rahmad dan hidayahnya
sehingga saya dapat menyelesaikan tugas besar dalam hidup saya dan dapat
mengantar ke gelar sarjana.
Karya Penuh perjuangan ini saya persembahkan untuk :
“Orang tua tercinta yang telah bersabar menunggu saya untuk menjadi
Sarjana, dan selalu memberikan dukungan baik moral dan materil, serta doa
selama berjuang kuliah”.
“Seluruh keluarga besar saya yang telah banyak memberi doa dan
dukungan”.
“Para Pembimbing saya, Ibu Tri Lestari dan Ibu Ledy Martha terima
kasih waktu dan tenaga untuk membimbing saya agar skripsi ini selesai dengan
baik. Terimakasih sebanyak-banyaknya semoga ilmu yang Ibu berikan bisa saya
pakai sampai kapanpun”.
“Teman-teman PSIK angkatan 2008, nice to met u all pokoknya.. kenangan
bersama kalian akan selalu teringat”.
“Semua pihak yang telah membantu penyelesaian skripsi-Ku ini yang tidak
bias Ku-sebutkan satu persatu……
Wassalam..

vi

KATA PENGANTAR

Segala puji hanya bagi ALLAH SWT yang telah member petunjuk dan hidayah-Nya
sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir dengan judul “ Hubungan Riwayat
Mengkonsumsi Tablet Fe dan Telur Ayam Kampung Dengan Kadar Hb Pada Ibu Hamil
Trimester III di Puskesmas Dinoyo Malang ”. Tugas Akhir Skripsi ini dibuat sebagai salah
satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana keperawatan (S.Kep) pada Program Studi Ilmu
Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.
Dengan selesainya tugas akhir ini, penulis penulis mengucapkan terimakasih yang
tak terhingga kepada:
1.

Pak Yoyo Bekti Prasetya, S.Kep., M.Kep., Sp.Kom selaku Dekan Fakultas Ilmu
Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.

2.

Ibu Nurul Aini, M.Kep selaku Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu
Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.

3.

Ibu Tri Lestari Handayani, S.Kep, M.Kep, Sp.Mat selaku Pembimbing I yang telah
memberikan banyak arahan, sabar membimbing agar bisa menulis dengan baik, dan
senantiasa memberi semangat sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini.

4.

Ibu Ledy Martha. A, S.Kep., Ns., M.Kes selaku Pembimbing II yang telah memberikan
banyak arahan, sabar dalam membimbing agar bisa menulis dengan baik, dan
senantiasa member semangat sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini.

5.

Pak Juwari selaku Kepala UPT Puskesmas Dinoyo Malang yang sudah banyak
membantu dalam perijinan penelitian di Puskesmas Dinoyo Malang.

6.

Ibu-ibu bidan yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk member bimbingan dan
arahan selama penelitian di Puskesmas Dinoyo Malan.

7.

Para pasien yang telah bersedia menyempatkan waktu untuk diwawancara.

vii

8.

Ke dua Orang tua tercinta yang telah bersabar menunggu saya untuk menjadi Sarjana,
dan selalu memberikan dukungan baik moral dan materil, serta doa selama berjuang
kuliah.

9.

Seluruh keluarga besar saya yang telah banyak memberi doa dan dukungan.

10. Para dosen PSIK UMM yang telah mengajar, mendidik dan membimbing dalam masa
belajar.
11. Teman-teman PSIK khususnya angkatan 2008.
12. Semua pihak yang telah membantu penyelesaian skripsi-Ku ini yang tidak bias Kusebutkan satu persatu.
Penulis menyadari bahwa penulisan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu
penulis membuka diri untuk segala saran dan kritik yang membangun. Akhirnya, semoga
tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi pembaca serta yang membutuhkan.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Malang, April 2014

Penulis

viii

ABSTRAK
Hubungan Riwayat Mengkonsumsi Tablet Fe dan Telur Ayam Kampung Dengan
Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo

Azizah Ahmad1, Tri Lestari Handayani2, Ledy Martha. A3

Latar Belakang: Anemia adalah tingkat kekurangan zat besi yang paling berat dan terjadi
bila konsentrasi hemoglobin (Hb) jauh dibawah ambang batas yang ditentukan sebagai
anemia. Salah satu penyebab kematian ibu akibat anemia atau defisiensi zat besi (Fe) dalam
tubuh pada ibu hamil karena perdarahan menahun atau berulang yang terjadi di semua
bagian tubuh. Terjadinya anemia pada ibu hamil disebabkan salah satunya asupan gizi pada
saat hamil, dimana asupan gizi pada saat hamil berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan
zat besi, terutama terjadi pada trimester III. Oleh karena itu telah ditemukan salah satu cara
dalam penanggulangan anemia gizi terutama pada wanita hamil Trimester III adalah melalui
suplementasi tablet besi dan telur. Ayam kampung.
Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional
analitik dengan pendekatan korelasional dengan tujuan untuk mengetahui hubungan riwayat
mengkonsumsi tablet Fe dan telur ayam kampung pada ibu hamil trimester III. Sampel
pada penelitian ini menggunakan “Non-Probability Sampling” dengan tehnik Total Sampling
dengan jumlah 30 ibu hamil. Dengan variabel independen adalah Ibu hamil trimester III
yang mengkonsumsi tablet Fe dan telur ayam kampung dan variabel dependen adalah
Kadar Hb pada ibu hamil trimester III. Analisa data yang digunakan adalah Univariat dan
Bivariat dengan nilai signifikan 0,05.
Hasil: Uji Univariat dan Bivariat hasil perhitungan p-value kurang dari 0.05 menunjukkan
bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat mengkonsumsi tablet Fe dan telur
ayam kampung dengan kadar Hb pada ibu hamil trimester III, maka dapat diputuskan H0
ditolak.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat mengkonsumsi tablet Fe
dan telur ayam kampung dengan kadar Hb pada ibu hamil trimester III. Semakin teratur
mengkonsumsi tablet Fe dan telur ayam kampung maka kadar Hb relatif normal.
Kata Kunci: Anemia, Tablet Fe, Telur ayam kampung, Ibu Hamil trimester III

ix

ABSTRACT
The Relationship between The History of Consuming Fe-Tablet and
Local Chicken Egg and The Hb Rate of Third Trimester Pregnant Mothers at
Work Region of Dinoyo Community Health Center
Azizah Ahmad1, Tri Lestari Handayani2, Ledy Martha. A3
Background: Anemia is a very serious iron deficiency and it only occurs if hemoglobin
(Hb) concentration remains far below the threshold of anemia. One cause of maternal
death is anemia or iron (Fe) deficiency in pregnant mothers because they are vulnerable
to annual or recurrent bleeding in all parts of the body. The occurrence of anemia in
pregnant mothers may be recognized through understanding the nutrient intake during
pregnancy because nutrient intake influences the fulfillment of iron demand, especially
during third trimester. Therefore, it has been found a solution to deal with nutrient
anemia in third trimester pregnant mothers, which is through the supplementation of Fetablet and local chicken egg.
Method: Research design is analytical observation with correlation approach. The
objective of research is to understand the relationship between the history of consuming
Fe-tablet and local chicken egg and the Hb rate of third trimester pregnant mothers. The
sampling type is "Non-Probability Sampling", and the sampling technique used is Total
Sampling which results in 30 pregnant mothers. Independent variable is third trimester
pregnant mothers who consume Fe-tablet and local chicken egg, while dependent
variable is Hb rate of third trimester pregnant mothers. Data analysis is Univariate and
Bivariate at significance level of 0.05.
Result: Result of Univariate and Bivariate tests at p-value of less than 0.05 have
indicated that there is significant relationship between the history of consuming Fetablet and local chicken egg and the Hb rate of third trimester pregnant mothers.
Therefore, Ho is rejected.
Conclusion: There is significant relationship between the history of consuming Fetablet and local chicken egg and the Hb rate of third trimester pregnant mothers.
Periodic and regular consumption of Fe-tablet and local chicken egg may produce
relatively normal Hb rate.
Keywords: Anemia, Fe-tablet, Local Chicken Egg, Third Trimester Pregnant Mothers

x

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ........................................................................................................ i
LEMBAR PERSETUJUAN ........................................................................................... ii
LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................................... iii
SURAT PENGESAHAN KEASLIAN PENELITIAN ............................................... iv
MOTTO ........................................................................................................................... v
PERSEMBAHAN .......................................................................................................... vi
KATA PENGANTAR................................................................................................... vii
ABSTRAK ...................................................................................................................... ix
ABSTRACT ..................................................................................................................... x
DAFTAR ISI ................................................................................................................. xii
DAFTAR TABEL ......................................................................................................... xii
DAFTAR GAMBAR................................................................................................... xvii
DAFTAR LAMPIRAN .............................................................................................. xviii
BAB I PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang ........................................................................................................ 1

1.2

Rumusan Masalah ................................................................................................... 6

1.3

Tujuan Penelitian ..................................................................................................... 6
1.3.1 Tujuan Umum .............................................................................................. 6
1.3.2 Tujuan Khusus ............................................................................................. 6

1.4

Manfaat Penelitian ................................................................................................... 6

1.5

Keaslian Penelitian .................................................................................................. 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1

Hemoglobin ........................................................................................................... 10
2.1.1 Defenisi ...................................................................................................... 10
2.1.2 Kadar Hb ................................................................................................... 10
2.1.3 Struktur Hemoglobin ................................................................................. 11
2.1.4 Pemeriksaan Kadar Hemoglobin ............................................................... 11
2.1.5 Guna Hemoglobin ..................................................................................... 12
2.1.6 Metode Pemeriksaan Kadar Hemoglobin .................................................. 13

xi

2.1.7 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kadar Hemoglobin
Pada Ibu Hamil Trimester II dan III .......................................................... 16
2.2

Anemia .................................................................................................................. 28
2.2.1 Pengertian .................................................................................................. 28
2.2.2 Gejala Anemia Pada Ibu Hamil ................................................................. 30
2.2.3 Klasifikasi Anemia .................................................................................... 30
2.2.4 Klasifikasi Anemia Pada Ibu Hamil .......................................................... 31
2.2.5 Penyebab Anemia ...................................................................................... 31
2.2.6 Akibat yang Ditimbulkan Anemia Pada Ibu Hamil................................... 32
2.2.7 Diagnosis Anemia pada Kehamilan .......................................................... 33
2.2.8 Efek Anemia Pada Ibu Hamil .................................................................... 34
2.2.9 Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Ibu hamil ....................... 34

2.3

Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil ................................................................................ 35

2.4

Angka Kecukupan Gizi Ibu hamil ......................................................................... 36

2.5

Zat Besi (Fe) .......................................................................................................... 36
2.5.1 Defenisi ...................................................................................................... 36
2.5.2 Sumber Zat Besi ........................................................................................ 37
2.5.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Zat besi .......................... 38
2.5.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Asupan Zat besi ................................. 38
2.5.5 Kebutuhan Zat Besi ................................................................................... 39
2.5.6 Komposisi Zat besi (Fe) Didalam Tubuh .................................................. 40
2.5.7 Sumber Zat besi ......................................................................................... 40
2.5.8 Kebutuhan Zat Besi Pada Ibu Hamil ......................................................... 40
2.5.9 Akibat Kekurangan zat Besi Pada Masa Kehamilan ................................. 42
2.5.10 Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Kurang Besi Pada Ibu Hamil ... 42
2.5.11 Suplementasi Zat Besi Pada Ibu Hamil ..................................................... 43

2.6

Telur…. ................................................................................................................. 43
2.6.1 Defenisi ...................................................................................................... 43
2.6.2 Kandungan Gizi Telur ............................................................................... 44
2.6.3 Pengertian Telur Ayam Kampung ............................................................. 45
2.6.4 Sifat Khas Telur Ayam kampung .............................................................. 46
2.6.5 Kandungan Gizi Telur Ayam Kampung.................................................... 46
2.6.6 Fungsi Telur Ayam Kampung Untuk Kesehatan ...................................... 46

xii

2.7

Hubungan Riwayat Mengkonsumsi Tablet Fe dan Telur Ayam
Kampung Dengan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester III ................................. 47

BAB III KERANGKA KONSEP
3.1

Kerangka Konsep .................................................................................................. 51

3.2

Hipotesis ................................................................................................................ 52

BAB IV METODOLOGI PENELITIAN
4.1

Desain Penelitian ................................................................................................... 53

4.2

Populasi, Sampling dan Sampel ............................................................................ 55
4.2.1 Populasi Penelitian .................................................................................... 55
4.2.2 Sampling .................................................................................................... 55
4.2.3 Sampel ....................................................................................................... 55

4.3

Variabel Penelitian ................................................................................................ 55
4.3.1 Variabel Independen .................................................................................. 55
4.3.2 Variabel Dependen .................................................................................... 56

4.4

Defenisi Operasional ............................................................................................. 56

4.5

Tempat Penelitian .................................................................................................. 57

4.6

Waktu Penelitian ................................................................................................... 57

4.7

Instrumen Penelitian .............................................................................................. 57
4.7.1 Uji Validitas............................................................................................... 57
4.7.2 Uji Rehabilitas ........................................................................................... 58

4.8

Prosedur Pengumpulan Data ................................................................................. 58

4.9

Analisis Data ......................................................................................................... 59
4.9.1 Univariat .................................................................................................... 59
4.9.2 Bivariat ...................................................................................................... 60

4.10 Etika Penelitian...................................................................................................... 61
4.10.1 Lembar Persetujuan Penelitian (Informed consent) .................................. 61
4.10.2 Tanpa Nama (Annonimity) ........................................................................ 61
4.10.3 Kerahasiaan (Confidentiality).................................................................... 62

BAB V HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA
5.1

Karakteristik Responden ....................................................................................... 63

5.2

Analisa Data .......................................................................................................... 65
xiii

5.2.1 Deskriptif Ibu Hamil Trimester III yang Mengkonsumsi
Tablet Fe dan Telur Ayam Kampung ........................................................ 65
5.2.2 Deskrptif Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester III .................................... 66
5.3

Hubungan Riwayat Mengkonsumsi Tablet Fe Dan Telur Ayam
Kampung Dengan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester III ................................. 67

BAB VI PEMBAHASAN
6.1

Konsumsi Tablet Fe dan Telur Ayam Kampung Pada Ibu Hamil
Trimester III di Puskesmas Dinoyo Malang.......................................................... 69

6.2

Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Dinoyo Malang .............. 76

6.3

Hubungan Riwayat Mengkonsumsi Tablet Fe dan Telur Ayam
Kampung Dengan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester III di
Puskesmas Dinoyo Malang ................................................................................... 76

6.4

Keterbatasan Penelitian ......................................................................................... 77

6.5

Implikasi Keperawatan .......................................................................................... 78

BAB VII PENUTUP
7.1

Kesimpulan ............................................................................................................ 80

7.2

Saran… .................................................................................................................. 80

DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................... 82
LAMPIRAN .................................................................................................................. 86

xiv

DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1

Batas Kadar Hemoglobin........................................................................... 11

Tabel 2. 2

Batas Normal Kadar Hemoglobin Setiap Kelompok Umur ...................... 11

Tabel 2. 3

Kecukupan Gizi Ibu Hamil ........................................................................ 36

Tabel 2. 4

Jenis Zat Besi Berdasarkan Sumber Zat Besi ............................................ 37

Tabel 2. 5

Zat Besi Dalam Bahan Makanan ............................................................... 37

Tabel 2. 6

Kandungan Zat Gizi Telur Ayam Kampung Per 100 Gram
Bahan yang Dapat Dimakan ...................................................................... 46

Tabel 4. 1

Defenisi Operasional ................................................................................ 56

Tabel 5. 1

Deskriptif Ibu Hamil Trimester III yang Mengkonsumsi Tablet Fe
Dan Telur Ayam Kampung ....................................................................... 65

Tabel 5. 2

Deskriptif Frekuensi Konsumsi Tablet Fe dan Telur Ayam
Kampung Pada Ibu Hamil Trimester III .................................................... 65

Tabel 5. 3

Deskriptif Ibu Hamil Trimester III yang Mengkonsumsi Tablet Fe
Dan Telur Ayam Kampung ....................................................................... 66

Tabel 5. 4

Deskriptif Ibu Hamil Trimester III yang Mengkonsumsi Tablet Fe
Dan Telur Ayam Kampung ....................................................................... 66

Tabel 5. 5

Tabel Silang Hubungan Riwayat Mengkonsumsi Tablet Fe dan Telur
Ayam Kampung Dengan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Trimester III ........... 67

DAFTAR GAMBAR
Gambar 2. 1 Bagian-bagian Telur ................................................................................ 44
Gambar 3. 1 Kerangka Konsep .................................................................................... 51
Gambar 4. 1 Kerangka Penelitian ................................................................................ 54
Gambar 5. 1 Karakteristik Ibu Berdasarkan Tingkat Pendidikan ................................ 63
Gambar 5. 2 Karakteristik Ibu Berdasarkan Jenis Pekerjaan ...................................... 64

xvi

DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1

Surat Permohonan Ijin Studi Pendahuluan dan Ijin Penelitian ............... 86

Lampiran 2

Kuisioner Ibu Hamil ................................................................................ 89

Lampiran 3

Master Tabel............................................................................................ 93

Lampiran 4

Master Sheet ............................................................................................ 94

Lampiran 5

Lampiran Output SPSS ........................................................................... 95

Lampiran 6

Lembar Bimbingan Skripsi ..................................................................... 98

xvii

DAFTAR PUSTAKA
Agus, dkk. 2002. Ayam Kampung Petelur. Jakarta: AgroMedia Pustaka.
Arie Caudill. 2011. Journal of Federasi American Societies for Eksperimental Biology. Vol. 9 No. 13.
Washington, DC
Arikunto. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Arisman. 2004. Buku Ajar Ilmu Gizi. Jakarta: EGC.
Arisman. 2008. Gizi dalam Daur Kehidupan Buku Ajar Ilmu Gizi. Buku Kedokteran. Jakarta:
EGC.
De-Maeyer, EM. 1993. Pencegahan dan Pengawasan Anemia Defisiensi Besi. Jakarta: Alih bahasa.
Arisman, M.B. Widya Medika.
Depkes.1996. Makanan Ibu Hamil. Jakarta: Bina Gizi Masyarakat. Depkes RI.
Depkes RI. 1999. Rencana Pembangunan Kesehatan Menuju Indonesia Sehat 2010. Jakarta.
Depkes RI. 2003. Indikator Indonesia Sehat 2010 dan Pedoman Penetapan Indikator Provinsi Sehat
dan Kabupaten/Kota Sehat. Jakarta.
Depkes RI. 2009. Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta.
E-jurnal Fakultas Kedokteran USU. 2013. Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Anemia
Defisiensi Besi terhadap Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Zat Besi. Vol 1, No 1).
Flourisa. 2006. Hasil Survei Kesehatan Ibu. Bkkbn.com, diperoleh tanggal 1 Maret 2006.
Hastuti. 1998. Evaluasi Program Pemberian Tablet Fe kepada ibu hamil di Kabupaten Semarang
propinsi Jawa Tegah tahun 1998.
Hidayat, A. Alimul Aziz. 2007. Metode Penelitian Keperawatan Tehnik Analisa Data. Jakarta:
Salemba Medika.
Husaini. 1989. Kecukupan Konsumsi Zat Besi Pada Wanita Lebih Banyak. Buletin Gizi. No. 1 Vol
13. Persagi. Jakarta.
Indonesia Medicus Veterinus. 2012. Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan terhadap Kualitas
Telur Ayam Kampung Ditinjau dari Angka Lempeng Total Bakteri. Hardianto, I Gusti
Ketut Suarjana, Mas Djoko Rudyanto. Vol 1 No.1: 71-84.
Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing). 2008. Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Besi Di Desa
Sokaraja Tengah, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Volume 3 No.3.
Kristiyanasari, Weni. 2010. Gizi Ibu Hamil. Yogyakarta: Nuha Medika.
Lehninger, A.L. 1998. Dasar-Dasar Biokimia. Terjemahan, M. Thenawidjaja. Jakarta: Pustaka
Sinar Harapan.
Lely Ratnawati. 2006. Tingkat Konsumsi Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu
Hamil Trimester III di Puskesmas Mijen I Kabupaten Demak Tahun 2006.

xviii

Lydia Fanny. 2011. Pengaruh Pemberian Tablet Fe Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Di
Puskesmas Tamamaung Tahun 2011.
Makara, Kesehatan. 2011. Pola Konsumsi Dan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Kabupaten
Maros, Sulawesi Selatan. Vol. 15, No. 1: 31-36.
Manuaba, I Gede. 2012. Ilmu Kebidanan. Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana. Jakarta:
EGC.
Masrizal. 2007. Anemia Defisiensi Besi. 2007 Jurnal Kesehatan Masyarakat. II (III).
Mietha. 2008. Kandungan Gizi Telur. Diakses pada tanggal 24 Februari 2014.
Http://mietha.wordpress.com/telur-makanan-berlimpah-gizi.
Mochtar Rustam. 1998. Buku Acuan Pelayanan Nasional: Pelayanan Kesehatan Maternal dan
Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo.
Muryanti. 2006. Hasil survei kesehatan ibu, oleh Flourisa. Diakses pada tanggal 24 Februari
2014. http://www.Bkkbn.com.
Naning Septiyani Rahayu. 2011. Telur Ayam Kampung. Fakultas Kedokteran Universitas
Diponegoro Semarang.
Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. P. 2003. Konsep dan perawatan metodologi penelitiam ilmu keperawatan. Pedoman Skripsi
Tesis, dan Instrumen Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Osma Syarif. 1994. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia Gizi pada Ibu Hamil
di Kabupaten Serang dan Tanggerang Jawa Barat tahun 1994.
Prawirohardjo, S. 2006. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatural.
Jakarta: EGC.
Sarwono. 2002. Penyebab AKI, Membuat ibu dan anak berarti dapat mengurangi AKI. Diakses
pada tanggal 24 Februari 2014. http://www.mediaindo.co.id
Sediaoetama. 1999. Ilmu gizi untuk mahasiswa dan profesi di Indonesia. Jakarta: PT Dian Rakyat.
Soekirman. 2000. Ilmu Gizi dan Aplikasinya Untuk Keluarga dan Masyarakat. Jakarta:
Direktorat Pendidikan Tinggi. Depdiknas.
Soemarno Iman; dkk. 2009. Dampak Sumplementasi Pil besi + Folat dan Vitamin C terhadap
peningkatan kadar Hb Pada ibu Hamil Anemia Di Lima Dati II Provinsi Jawa barat 2009.
Soetjiningsih. 1995. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Sri Mulyani. 2012. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. Hubungan Antara Status Gizi
Dengan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester II Di Puskesmas Bandarharo Semarang
Utara.. Vol 1, No 3 2013.
Sudaryani, T. 2003. Kualitas Telur. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sugiyono, Dr. 2010. Metode penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Penerbit ALFABETA
Suharjo. 1996. Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Aksara.
Sulistyoningsih. 2010. Gizi untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Graha ilmu.
xix

Sunita, Almatsier. 2001 dan 2009. Prinsip dasar ilmu gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Supariasa, D.N. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Triwidiyantari D, Sabarudin U, Anwar R. 2013. Jurnal Pendidikan bidan.. Hubungan Status
Gizi Dengan Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Garuda Kota Bandung.
MO-LTA-0401-2013).
Verney. 2002. Buku Saku Bidan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Wawin Misterianingtiyas. 2002. Hubungan Tingkat Konsumsi Energi Dan Zat Gizi Dengan
Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung,
Kabupaten Malang 2002.
Wiknjosastro. 2007. Ilmu Kandungan. Jakarta: EGC
Wirakusumah, Emma S. 1999. Perencanaan Menu Anemia Gizi Besi. Jakarta: PT. Pustaka
Pembangunan Swadaya Nusantara.

xx

BAB I

PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang
Anemia adalah tingkat kekurangan zat besi yang paling berat dan terjadi bila
konsentrasi hemoglobin (Hb) jauh dibawah ambang batas yang ditentukan sebagai
anemia.Kekurangan zat besi dalam tubuh mengakibatkan pembentukan hemoglobin
berkurang sehingga kadarnya dalam tubuh menjadi rendah.Zat besi (Fe) merupakan bagian
dari molekul hemoglobin. Kekurangan zat besi (Fe) pada tubuh maka produksi hemoglobin
akan menurun jika cadangan zat besi (Fe) dalam tubuh sudah benar-benar habis. Kurangnya
zat besi (Fe) dalam tubuh ibu hamil karena perdarahan menahun, atau berulang-ulang yang
biasa dari semua bagian tubuh. Faktor resiko defisiensi zat besi (Fe) terjadi pada ibu hamil
karena cadangan besi dalam tubuh lebih sedikit sedangkan kebutuhannya lebih tinggi yaitu
antar 1-2 mg zat besi (Fe) secara normal (Muryanti, 2006).
Menurut World Health Organization (WHO) kejadian anemia pada ibu hamil berkisar
antara 20 %- 89% dengan menetapkan hemoglobin (Hb) 11 gr %sebagai dasarnya
(Manuaba,2012). Sedangkan di Indonesia tingginya angka yang menderita angka anemia
disebabkan oleh keadaan kesehatan dan gizi ibu yang rendah selama masih hamil, terlihat
dengan masih banyaknya kejadian anemia gizi besi pada ibu hamil yaitu 63,5%
(Manuaba,2012).
Hasil Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) Indonesia tahun 2004 kejadian
anemia ibu hamil sebanyak 50%, sedangkan target tahun 2004 angka kejadian anemia 50%
(Ikatan Bidan Indonesia, 2004).Berdasarkan Survey Kajian Data Anemia Dinas Kesehatan
Jawa Timur tahun 2002,prevalensi AGB ibu hamil di Jawa Timur sebesar 42,6%, sedangkan
1

di Kabupaten Malang tahun 2003 sebesar 39,33%.Dinas Kesehatan Jawa Timur tahun 2006
angka kejadian anemia pada ibu hamil 55% dari target 50%.(Wirakusumah,1999).
Salah satu penyebab kematian ibu akibat anemia atau defisiensi zat besi (Fe) dalam
tubuh pada ibu hamil karena perdarahan menahun atau berulang yang terjadi di semua
bagian tubuh. Terjadinya anemia pada ibu hamil disebabkan salah satunya asupan gizi pada
saat hamil, dimana asupan gizi pada saat hamil berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan zat
besi, terutama terjadi pada trimester III karena pada ini terjadi peningkatan ekspansi massa
sel darah merah, maka kebutuhan akan zat besi bertambah, sedangkan ibu hamil tidak
menyadari hal ini akan berdampak pada terjadinya anemia. Selain itu faktor resiko defisiensi
zat besi (Fe) terjadi pada ibu hamil karena cadangan besi dalam tubuh lebih sedikit
sedangkan kebutuhannya lebih tinggi yaitu antara 1-2 mg zat besi (Fe) secara normal.Anemia
juga dapat menyebabkan seorang ibu melahirkan berat bayi lahir rendah (BBLR) dan anemia
pada bayi yang dilahirkan (Muryanti, 2006).
Salah satu sasaran yang ditetapkan pada Indonesia Sehat 2010 adalah menurunkan
angka kematian maternal menjadi 125 per 100.000 kelahiran hidup dan angka kematian
neonatal menjadi 16 per 1000 kelahiran hidup (Sarwono, 2002).Masalah yang dihadapi oleh
pemerintah Indonesia adalah tingginya prevalensi anemia ibu hamil yaitu 50,9 % dan
sebagian besar penyebabnya adalah kekurangan zat besi yang diperlukan untuk pemben
tukan hemoglobin, sehingga yang ditimbulkan disebut anemia kekurangan besi (Depkes
RI,2003).
Upaya-upaya dalam penanggulangan anemia gizi terutama pada wanita hamil telah
dilaksanakan pemerintah. Salah satu caranya adalah melalui suplementasi tablet besi.
Suplementasi tablet besi dianggap merupakan cara yang efektif karena kandungan besinya
padat dan dilengkapi dengan asam folat yang sekaligus dapat mencegah dan menanggulangi
2

anemia akibat kekurangan asam folat. Cara ini juga efisien karena tablet besi harganya relatif
murah dan dapat dijangkau oleh masyarakat kelas bawah serta mudah didapat (Depkes,
1996).
Penelitian yang membahas masalah hubungan tingkat konsumsi energi dan zat besi
dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di desa Jatiguwi, Kecamatan
Sumberpucung, Kabupaten Malang pernah dilakukan oleh Wawin Misterianingtiyas pada
tahun 2002. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung,
Kabupaten Malang Sampel pada penelitian ini sebesar 20 ibu hamil trimester III.Teknik
pengambilan sampel dilakukansecara Quota Sampling. Hasil analisis Regresi Linier menunjukkan
bahwa variabel bebas yang berhubungan secara signifikan terhadap kejadian anemia adalah
tingkat konsumsi protein (p=0,009) dan tingkat konsumsi zat besi (p=0,023). Sedangkan
untuk variabel bebas yang lain (pola konsumsi makan, tingkat konsumsi energi, tingkat
konsumsi vitamin C) menunjukkan hubungan yang tidak signifikan terhadap kejadian
anemia.
Upaya pencegahan efektif untuk menanggulangi anemia gizi adalah mengubah pola
makan artinya asupan makan yang diberikan banyak mengandung zat besi.Dalam kasus yang
berat diberikan suplemen zat besi dalam kurun waktu tertentu dan tidak menutup
kemungkinan untuk dilakukan transfusi (Depkes, 2003).
Telur merupakan produk peternakan yang memberikan sumbangan terbesar bagi
tercapainya kecukupan gizi masyarakat. Dari sebutir telur didapatkan gizi yang cukup
sempurna karena mengandung zat-zat gizi yang lengkap dan mudah dicerna.Oleh karenanya,
telur merupakan bahan pangan yang sangat baik untuk anak-anak yang sedang tumbuh dan
memerlukan protein dan mineral dalam jumlah banyak.Telur juga sangat baik dikonsumsi
oleh ibu hamil maupun ibu yang menyusui (Sudaryani, 2003).
3

Wanita hamil dan menyusui memerlukan tambahan gizi yang dapat dicukupi dengan
makan dua butir telur setiap hari.Hal ini sangat erat hubungannya dengan pertumbuhan janin
dan pembentukan ASI bagi ibu yang sedang menyusui. Bahkan, telur juga dianjurkan
diberikan kepada orang yang sedang sakit untuk mempercepat proses kesembuhannya
(Sudaryani, 2003).
Telur ayam kampung memiliki gizi yang lebih baik dibandingkan telur ayam ras dan
telur bebek. Karena setiap 100 gram telur ayam kampung mengandung 74 gram air, 12,8
gram protein, 11,5 gram lemak, 0,7 gram karbohidrat serta sebagai vitamin dan mineral. Oleh
karena itu telur ayam kampung dijual lebih mahal dipasaran. (Agus, dkk., 2002).
Penelitian yang dilakukan oleh Cornell University menyimpulkan bahwa kandungan
kolin yang terdapat pada telur berguna untuk melindungi ibu hamil dari efek stres yang sering
muncul selama kehamilan.Dari hasil penelitian sebelumnya juga sudah mengindikasikan, bila
selama kehamilan terkena paparan hormon stres yang tinggi atau hormon kortisol dapat
menyebabkan anak lebih rentan dengan stres yang disebabkan penyakit serta kondisi kronis.
Hasil dari penelitian ini semakin memperjelas bahwa kandungan kolin sangat penting
untuk perkembangan janin.Penelitian ini telah melibatkan sekitar 24 wanita yang sedang
hamil 3 bulan yang diminta secara acak untuk mengkonsumsi 480 mg/hari atau 930mg/hari,
dan proses dilakukan sampai 12 minggu.Setelah itu, para peneliti mencoba mengumpulkan
sampel plasenta, jaringan plasenta, dan darah ibu. Kemudian mereka akan membandingkan
antara tingkat kortisol dengan perbedaan genetik pada keseluruhan sampel.
Arie Caudill.PhD,(2011) selaku pemimpin riset dari Cornell University, mengatakan
“Temuan menunjukkan bahwa asupan tinggi kolin saat hamil dapat melawan beberapa efek
merugikan akibat stres sebelum melahirkan.Seperti tingkah laku, neuroendokrin, dan
gangguan metabolik”.Hasil dari penelitian juga menjelaskan bahwa wanita yang melakukan
4

diet dengan kandungan kolin rendah mempunyai risiko yang lebih besar untuk mendapatkan
bayi yang mengalami cacat tabung saraf, contohnya spina bifida. Yang lebih mengejutkan lagi
dari penjelasan penelitian lain bahwa kolin mempunyai manfaat untuk mencegah terkena
kanker payudara, fungsi otak dan anti inflamasi.
Arie Caudill. PhD, (2011) mengatakan, makanan yang banyak mengandung kolin
adalah telur.Di dalam sebutir telur terdapat kandungan kolin 125 mg. Kandungan ini terdapat
pada kuning telur bukan pada putih telur.Hasil dari penemuan ini telah diterbitkan
dalam Journal of Federasi American Societies for Eksperimental Biology2011.
Peneliti Universitas Comell, New York, AS menemukan manfaat dari mengkonsumsi
telur bagi ibu hamil memiliki dampak positif terhadap cabang bayi dan rahimnya, mampu
mengurangi risiko bayi terkena penyakit yang berhubungan dengan metabolisme, tekanan
darah tinggi, atau diabetes. Tim yang dipimpin Arie Caudill.PhD, (2011) menyimpulkan hal
tersebut setelah melakukan pengamatan terhadap 24 perempuan ketika hamil trimester I
yang dipilih secara acak. Partisipan itu telah diminta memasukkan telur dalam kategori
makanan yang dikonsumsi setiap hari. Selama itu pula tim mengumpulkan dan membandingbandingkan data kehamilan serta sampel darah dari plasenta.
Berdasarkan survey yang peneliti lakukan pada bulan Mei 2013, jumlah ibu hamil
trimester III yang kadar Hb nya rendah ( 11 gr/dl. 2. Kadar Hb ibu hamil
setelah pemberian tablet Fe pada umumnya tidak mengalami anemia yaitu sebesar 70%
dan yang mengalami anemia sebesar 30%. 3. Tidak ada pengaruh pemberian tabletFe
dengan status antara kadar Hbawal dan Hb akhir (p=0,563) >p=0.05) yang membuktikan
bahwa terjadi perubahan distribusi penderita anemia setelah dilakukan pemberian tablet
Fe pada ibu hamil.
4. Wawin Misterianingtiyas, (2002) meneliti Hubungan Tingkat Konsumsi Energi Dan Zat
Gizi Dengan KejadianAnemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Desa Jatiguwi,Kecamatan
8

Sumberpucung, Kabupaten Malang 2002, rancangan dalam penelitian ini adalah CrossSectional yang menghasilkan kesimpulan yaitu, 1. Sebagian besar pola konsumsi makan
responden termasuk dalam kategori cukup dan masih didominasi oleh kelompok padipadian terutama beras sebesar 81,3% yang merupakan bahan dasar dari nasi. Nasi
dikonsumsi setiap kali responden makan sebanyak 3 kali sehari jumlahnya, serta tidak
mengkonsumsi minuman beralkohol dan rokok. 2. Perlu adanya perbaikan pola konsumsi
makan terutama untuk mencapai tingkat konsumsi energi dan zat gizi (protein, zat besi
dan vitamin C) yang normal, guna mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil trimester
III yang dapat berdampak pada peningkatan resiko morbiditas maupun mortalitas ibu dan
bayi, kemungkinan melahirkan BBLR dan prematur.

9

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

102 3159 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

37 792 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 703 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 458 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 611 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

53 1052 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

53 956 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 578 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

24 845 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

35 1041 23