UPAYA MENINGKATAN BACKHAND DRIVE DUA TANGAN DENGAN BENTUK LATIHAN FEEDING ARAH BOLA LURUS DAN MENYILANG PADA ATLET USU TENNIS CLUB TAHUN 2013.

(1)

UPAYA MENINGKATAN BACKHAND DRIVE DUA TANGAN DENGAN BENTUK LATIHAN FEEDING ARAH BOLA LURUS DAN

MENYILANG PADA ATLET USU TENNIS CLUB TAHUN 2013

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat-Syarat Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

OLEH: AMIN WAHYUDI

NIM : 608122074


(2)

PERSETUJUAN

Skripsi yang diajukan oleh Amin Wahyudi, NIM 608122074 Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Program Studi S-1 FIK


(3)

(4)

KATA PENGANTAR BismillaahirRohmaanirRohim

Alhamdulillah, segala Puji syukur penulis ucapakan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya, sehingga skripsi ini dapat terselesaikan walaupun dalam wujud yang sangat sederhana. Skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universita Negeri Medan.

Adapun judul skripsi ini adalah “Upaya Meningkatan Backhand Drive Dua Tangan Dengan Bentuk Latihan Feeding Arah Bola Lurus dan Menyilang Pada Atlet USU Tennis Club Tahun 2013”.

Penulis menyadari, bahwa keberadaan skripsi ini “bagai setetes air di laut” yang tak punya arti apa-apa, namun dalam penyelesaiannya sangat banyak mendapat bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Selanjutnya penulis sadar bahwa selaku manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Oleh karena itu, penulis menyampaikan mohon maaf setinggi-tingginya dan terimakasih yang tak terhingga kepada yang terhormat:

1. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si selaku Rektor UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2. Bapak Drs. Basyaruddin Daulay, M.Kes selaku Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

3. Bapak Drs. Suharjo, M.Pd, selaku Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIVERSITAS NEGERI MEDAN


(5)

4. Bapak Drs. Mesnan, M.Kes, selaku Pembantu Dekan II Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

5. Bapak Dr. Budi Valianto, M.Pd, selaku Pembantu Dekan III Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

6. Bapak Drs. Zulfan Heri, M.Pd, selaku Ketua Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 7. Bapak Drs. Nono Hardinoto, M.Pd, selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan

Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

8. Bapak Drs. M. Ismail, M. Kes, selaku Pembimbing Skripsi ini

9. Seluruh dosen-dosen civitas akademik, Bu Nisma Harahap, AM.Pd dan Pegawai Tata Usaha FIK UNIMED, terutama kepada Kak Ria yang telah memberikan pengetahuan dan jasanya kepada penulis selama melakukan perkuliahan di FIK UNIMED

10.Bapak Abdul Hakim Lubis, SE, selaku pelatih USU Tennis Club yang telah memberikan saran, fasilitas dan tempat penelitian.

11.Teristimewa penulis sampaikan ucapan terimakasih kepada kedua orang tua Ayahanda Warso dan Ibunda Sairah yang telah memberikan kasih sayang, doa serta dorongan moral maupun materi kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Doa dan arahan mu telah menghantarkan ku dalam menyelesaikan skripsi ini.


(6)

12.Kakanda tercinta Nuryani dan Nurlela atas kasih sayang dan doa-doanya terhadap penulis dan adinda Nurika Hayati yang selalu memberikan semangat kepada penulis.

13.Ibu Dr. Rahma Dewi, M.Pd, selaku Dosen tempat penulis selalu meminta bimbingan dan diskusi

14.Bapak Nurkadri, S. Pd, M. Pd, selaku Dosen tempat penulis selalu meminta bimbingan dan diskusi

15.Teman seperjuangan (PKO Reguler B stambuk 2008) teman-teman sejawat yang selalu memberi motivasi kepada penulis ( Martua, abangnda Suheri, Abangnda Fuad Hamdani, Abangnda Riduan,) Dan rekan-rekan atlet USU Tennis Club yang telah bersedia menjadi sampel dalam penelitian ini

Akhirnya, segala kebaikan yang telah diberikan kepada penulis menjadi amal ibadah yang diterima oleh Yang Maha Kuasa. Akhir kata, semoga karya yang bersahaja ini dapat bermanfaaf bagi kita semua, Amin Ya Robbal Alamin...

Medan, Maret 2013 penulis

Amin Wahyudi NIM. 608122074


(7)

ABSTRAK

AMIN WAHYUDI, Upaya Meningkatan Backhand Drive Dua Tangan Dengan Bentuk Latihan Feeding Arah Bola Lurus dan Menyilang pada Atlet USU Tennis Club Tahun 2013.

Pembimbing : M. ISMAIL

Skripsi Medan : Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan (UNIMED) 2012.

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan backhand drive dua tangan dalam permainan tenis lapangan menggunakan latihan feeding arah bola lurus dan menyilang pada atlet USU Tennis Club tahun 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan olahraga (Sport Action Research) yang dilakukan terhadap 10 orang atlet, dengan teknik pengambilan sampel didasarkan pada PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dalam olahraga, yaitu seluruh atlet USU Tennis Club. Pengumpulan data yang digunakan adalah hasil backhand drive dua tangan.

Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dengan I siklus selama 2 minggu dengan frekuensi latihan 4 kali dalam seminggu atau sebanyak 8 kali pertemuan dalam I siklus. Dalam 8 kali pertemuan diberikan latihan feeding arah bola lurus dan menyilang dalam setiap kali pertemuan. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data dan paparan data.

Berdasarkan hasil tes awal (Pre-test) backhand drive dua tangan, dapat dilihat bahwa backhand drive dua tangan atlet dalam permainan tenis lapangan masih rendah. Dari 10 orang atlet yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata hanya 2 atlet (20%) yang memiliki ketuntasan, sedangkan selebihnya yaitu 8 atlet (80%) belum memiliki ketuntasan.

Hasil penelitian pada siklus I menunjukan bahwa backhand drive dua tangan 90% atlet yang tuntas dalam latihannya dan 10% atlet yang tidak tuntas dalam latihannya, dan hasil latihan atlet secara keseluruhan dalam melakukan tes backhand drive dua tangan pada siklus I mencapai 83%.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan feeding arah bola lurus dan menyilang dapat memberikan peningkatan yang sangat besar dan signifikan terhadap backhand drive dua tangan pada atlet USU Tennis Club tahun 2013.


(8)

v DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... vii

DAFTAR GAMBAR ... viii

DAFTAR LAMPIRAN ... ix

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 7

C. Pembatasan Masalah ... 7

D. Rumusan Masalah ... 7

E. Tujuan Penelitian ... 7

F. Manfaat Penelitian ... 8

BAB II LANDASAN TEORITIS A. Kajian Teoritis ... 9

1. Hakikat Permainan Tenis Lapangan ... 9

2. Hakikat Backhand Drive ... 15

3. Hakikat Latihan ... 19

4. Hakikat Bentuk Latihan Feeding ... 21


(9)

b. Hakikat Latihan Feeding arah bola menyilang... 23

B. Kerangka Berpikir ... 24

C. Hipotesis Tindakan ... 26

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A.Setting Penelitian ... 27

B. Subjek Penelitian ... 28

C. Metode Pengumpulan Data ... 28

D.Desain Penelitian ... 30

E. Instrumen Penelitian ... 33

F. Teknik Analisis Data ... 47

Bab IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Penelitian ... 49

B. Hasil Penelitian ... 50

C. Pembahasan Hasil Penelitian ... 58

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 60

B. Saran-Saran ... 61

DAFTAR PUSTAKA ... 62


(10)

vii

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Perencanaan kegiatan penelitian ... 27

2. Bar Chart Jadwal kegiatan Penelitian ... 30

3. Kisi-kisi Instrumen Penilaian Hasil Belajar backhand drive ... 36

4. Validitas Ahli ... 45

5. Hasil Ketuntasan Klasikal ... 49

6. Deskripsi Data Hasil Test Backhand Drive dua tangan ... 51

7. Deskripsi data hasil Post – Test (siklus I) ... 56

8. Ketuntasan perorangan ... 56


(11)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1. Ukuran lapangan tenis ... 10

2. Lapangan tenis ... 11

3. Raket dan bagian – bagiannya ... 12

4. Jenis Pegangan raket ... 12

5. Pegangan Backhand dua tangan ... 13

6. Bola tenis ... 14

7. Net ... 14

8. Tahap pukulan backhand 1 tangan ... 16

9. Tahap pukulan backhand 2 tangan ... 18

10.Penambahan Beban Latihan Secara Bertahap ... 20

11.Skema bentuk latihan feeding arah bola lurus ... 22

12.Skema bentuk latihan feeding arah bola menyilang ... 23

13.Alur pelaksanaan kegiatan siklus I dan II ... 31

14.Posisi siap ... 38

15.Genggaman dua tangan ... 39

16.Raket di ayunkan ke belakang ... 39

17.Berputar menyamping ke arah net ... 40

18.Maju selangkah ke arah sasaran ... 40

19.Menggeser beban tubu ke depan ... 41


(12)

ix

21.Fokus pada bola ... 42

22.Memukul sedini mungkin ... 43

23.Mengayun setelah memukul ... 43

24.Ayunan menyilang dan naik ... 44

25.Mengarah ke sasaran ... 44

26.Perbandingan Hasil Pre test ... 46


(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. Daftar Absensi Penelitian Di USU Tennis Club ... 64

2. Daftar nama-nama atlet USU Tennis Club ... 65

3. Penentuan beban awal latihan berdasarkan repetisi maksimal ... 66

4. Program Latihan ... 67

5. Lembar Observasi atlet... 69

6. Lembar observasi peneliti ... 77

7. Rencana Program Pelatihan ... 85

8. Lembar Wawancara ... 86

9. Formulir Penilaian Hasil Belajar Backhand Drive norma acuan dan hasil penilaian Backhand drive dua tangan ... 88

10.Data Pre – Test Hasil Backhand Drive Atlet Usu Tennis Club ... 148

11.Data Post – Test Hasil Tes Backhand Drive dua tangan ... 149


(14)

1

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Hampir semua negara menaruh perhatiannya terhadap olahraga. Hal ini disebabkan olahraga tidak hanya berfungsi untuk mendapatkan kesegaran semata- mata, tetapi olahraga juga dapat membentuk watak manusia. Seperti jiwa sportifitas, kerjasama, saling menghargai, dan lain sebagainya. Bahkan pada gilirannya, prestasi olahraga itu sendiri dapat menjunjung tinggi nama dan martabat bangsa karena olahraga merupakan salah satu hal yang membuat lagu serta bendera kebangsaan dapat dikibarkan di negara lain.

Olahraga mempunyai banyak fungsi, yaitu untuk latihan, alat pendidikan, mata pencaharian, media kebudayaan, bahan tontonan, sarana pembinaan kesehatan, diplomasi dan tidak kalah pentingnya sebagai kebanggaan suatu negara atau bangsa. Sasaran utamanya adalah manusia secara keseluruhan, baik dalam segi rohani maupun jasmani.

Sebagian jenis olahraga cenderung kompetitif yang lebih banyak menekankan pada unsur kondisi fisik kekuatan dan kecepatan. Oleh sebab itu “trend” tersebut sering menimbulkan suatu pemikiran emosional dalam pembinaan prestasi atlit bahwa unsur tersebut sangat memegang peranan penting dalam hal ini olahraga Tenis lapangan. Serta diadakannya berbagai perlombaan tenis lapangan di berbagai daerah maupun instansi. Alternatif penyaluran hasrat


(15)

2

bergerak yang berupa olahraga salah satunya adalah melalui cabang olahraga tenis lapangan.

Tenis merupakan salah satu cabang olahraga permainan yang sangat populer karena banyak diminati oleh masyarakat. Kebutuhan akan tenis lapangan semakin meningkat karena banyaknya orang yang gemar bermain tenis mulai dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Tiap orang mempunyai tujuan yang berbeda-beda dalam melakukannya, misalnya ada yang bertujuan untuk memperluas pergaulan, memperbanyak teman, rekreasi, kesehatan, tidak sedikit pula dari mereka yang berusaha untuk prestasi. Bahkan dewasa ini tenis dapat dijadikan sebagai lapangan pekerjaan, mengingat melalui tenis dapat menghasilkan pendapatan baik menjadi pelatih, wasit, maupun atlet.

Sedangkan untuk pencapaian prestasi yang optimal dalam permainan tenis lapangan dapat dicapai melalui peranan yang sangat penting dari seorang pelatih. Oleh karena itu pelatih harus mampu menyusun program, memilih, dan menerapkan metode latihan sesuai dengan tujuan latihan itu sendiri. Selain pelatih, orang tua dan atlet itu sendiri mempunyai peranan dan tanggung jawab yang sama dalam pencapaian prestasi. Usaha pembinaan, dan pengembangan untuk mencapai prestasi tersebut perlu diadakan pendekatan ilmiah, adanya sarana yang menunjang dan metode latihan yang tepat. Untuk pencapaian prestasi yang optimal dalam permainan tenis lapangan, faktor yang mendasar yang perlu dikuasai oleh seorang pemain adalah pukulan dasar. Penguasaan pukulan dasar


(16)

3

drive, backhand drive, volley, dan service maka seorang pemain tenis tidak akan mampu untuk melakukan serangan dengan baik

Bagi petenis, penguasaan teknik dasar pukulan mutlak diperlukan dalam meningkatkan prestasi. Ada empat jenis teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang petenis yaitu; a). Service b). Forehand Drive (Groundstroke) c). Backhand Drive (Groundstroke) d). Volley (Scharff, 1981:24).

a. Service

Service adalah pukulan pertama untuk mengawali sebuah permainan. Hal serupa dalam buku Jim Brown (2007 : XIV) serve adalah pukulan yang dilakukan untuk memainkan bola pertama kali di awal poin.

b. Forehand drive

Jim Brown (2007 : XI) forehand adalah pukulan yang dilakukan oleh pemain tangan kanan pada bola yang berada di sisi kanan tubuhnya ; atau pukulan yang dilakukan oleh pemain kidal pada bola yang berada di sisi kiri tubuhnya.

c. Backhand drive

Jim Brown (2007 : IX) backhand adalah pukulan yang dilakukan oleh pemain tangan kanan dengan lengan menyilang di depan tubuh ke arah kiri ; atau pukulan yang dilakukan oleh pemain kidal dengan lengan menyilang di depan tubuh ke arah kanan.


(17)

4

d. Volley

Pukulan volley yaitu memukul bola yang dating langsung sbebelum bola itu mendarat di tanah. Hal serupa dalam buku Jim Brown (2007 : XV) Volley adalah pukulan yang dilakukan sebelum bola memantul di lapangan.

Salah satu pukulan drive yang perlu dikuasai oleh seorang petenis lapangan adalah Backhand Drive. Basuki Widiyarso (2008:85) backhand drive digunakan untuk memukul bola yang mengarah ke sisi tubuh yang tidak memegang raket setelah bola memantul di tanah.

Backhand drive juga merupakan pukulan yang memukul dengan punggung tangan menghadap kedepan. Seperti yang dikatakan Jim Brown (2007 : IX) backhand pukulan yang dilakukan oleh pemain tangan kanan dengan lengan menyilang di depan tubuh kea rah kiri ; pukulan yang dilakukan oleh pemain kidal dengan lengan menyilang di depan tubuh kearah kanan.

Dalam bermain tenis lapangan, pukulan backhand juga harus dipertimbangkan, baik teknik, kerasnya pukulan, dan arah pukulan. Menurut Rex Lardner (1986:45) Jika Backhand anda lemah atau tidak memberikan efek yang berarti, lawan akan melakukan gempuran terus-menerus sampai anda benar-benar menyerah.

Dari beberapa pendapat di atas, dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa backhand drive merupakan pukulan yang juga harus dilatih dengan baik. Karena


(18)

5

pukulan kearah tersebut, sehingga lama kelamaan akan kelelahan dan akhirnya kalah.

USU Tennis Club merupakan Club yang membina olahraga tenis lapangan di Universitas Sumatera Utara (USU). Club ini berdiri pada tahun 2005. USU Tennis Club beralamat di Jl. Tri Dharma No. 1 Stadion USU, Pintu IV. Bapak Abdul Hakim Lubis, SE sebagai pelatih club ini menangani 8 atlet putra dan 2 atlet putri yang mempunyai prestasi tingkat daerah maupun tingkat nasional. Frekuensi latihan dilakukan 4 kali dalam 1 minggu, yaitu pada hari Selasa, Kamis, Jumat dan Sabtu yang dimulai pada pukul 16.30 – 18.00 wib.

Dari pengamatan dan observasi yang peneliti lakukan pada atlet USU Tennis Club pada tanggal 14 oktober 2012, peneliti menemukan beberapa masalah ketika atlet melakukan backhand drive yaitu :

1. Bola sering keluar dan tersangkut di net.

2. Arah pukulan tidak diperhatikan sehingga lawan lebih mudah dalam menerima bola.

Namun ketika diberikan tes backhand, atlet mendapatkan poin dengan kategori cukup. Peneliti menyimpulkan bahwa permasalahan terletak pada cara gerak backhand yang belum baik. Sementara pelatih dalam memberikan program latihan masih kurang maksimal, karena peneliti melihat dalam 1 minggu pelatih memberikan latihan feeding (umpan) hanya 1 atau 2 hari saja, dan arah pukulan dalam melakukan latihan feeding (umpan) masih belum diperhatikan. Untuk itu peneliti mencoba melakukan observasi tentang latihan apa yang mungkin dapat mempengaruhi backhand drive dengan memberikan perlakuan dalam


(19)

metode-6

metode latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan gerak backhand drive. Adapun metode latihan yang peneliti pilih adalah latihan feeding (umpan) arah bola lurus dan menyilang dengan sasaran kun yang diletakkan di sudut lapangan. Dengan latihan ini, atlet akan melakukan pukulan backhand terus menerus dan fokus mengarahkan bola pada kun yang ada di sudut lapangan dan tetap memperhatikan kebenaran gerakan dalam melakukan pukulan backhand sehinnga atlet terbiasa untuk fokus pada arah dan gerakan yang dilakukannya dan diharapkan dari latihan ini gerakan dan arah bola yang dilakukan bisa lebih baik atau meningkat.

Untuk meningkatkan pukulan drive dapat menggunakan bentuk latihan feeding (umpan) arah bola lurus dan arah bola menyilang dengan kun yang diletakkan di sudut lapangan sebagai acuan arah bola. Dalam hal ini yang dimaksud dengan arah bola lurus adalah bahwa dalam latihan backhand drive dapat dilakukan dengan bola yang diumpan kemudian dipukul dan diarahkan lurus di sekitar daerah servis, untuk latihan arah bola menyilang arah bola diarahkan menyilang di sekitar daerah servis. Latihan ini dilakukan secara bergantian dan terus menerus dalam satu tahap.

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka peneliti melakukan

penelitian dengan judul “ Upaya Meningkatan backhand drive dua tangan dengan

bentuk latihan feeding arah bola lurus dan menyilang pada atlet USU Tennis Club tahun 2013”.


(20)

7

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan pada uraian di atas yang telah dikemukakan dalam latar belakang masalah, maka dapat di identifikasi masalah yaitu apakah bentuk latihan feeding arah bola lurus dan menyilang dapat meningkatkan backhand drive dua tangan pada atlet USU tennis club tahun 2013.

C. Pembatasan Masalah

Untuk menghindari interpretasi yang salah, maka perlu kiranya ditentukan pembatasan masalah pada hal-hal yang pokok saja guna mempertegas sasaran dari penelitian yaitu upaya meningkatan backhand drive dua tangan dengan bentuk latihan feeding arah bola lurus dan menyilang pada atlet USU tennis club tahun 2013.

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan pada uraian latar belakang masalah, identifikasi masalah dan pembatasan masalah, maka dapat dirumuskan masalah yang akan diteliti, yaitu bagaimana meningkatkan backhand drive dua tangan dengan bentuk latihan feeding arah bola lurus dan menyilang pada USU Tennis Club tahun 2013.

E. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan backhand drive dua tangan dengan bentuk latihan feeding arah bola lurus dan menyilang pada USU Tennis Club tahun 2013.


(21)

8

F. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian yang diharapkan adalah sebagai berikut :

1. Sebagai sumbangan kepada pelatih dalam rangka peningkatan kualitas atlet USU Tennis Club.

2. Sebagai bahan acuan untuk menjadikan bentuk latihan tersebut sebagai bagian dari program latihan di USU Tennis Club.

3. Untuk memperkaya ilmu pengetahuan tentang bentuk latihan tersebut dapat meningkatkan backhand drive.

4. Sebagai tugas akhir bagi peneliti dalam penyelesaian studi S-1 di Fakultas Ilmu Keolahragaan, Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Universitas Negeri Medan.


(22)

60

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, yaitu :

1. Pada siklus I menunjukkan bahwa backhand drive dua tangan dari 10 atlet, 90% (9 orang) atlet yang tuntas dalam latihannya dan 10% (1 orang) atlet yang tidak tuntas dalam latihannya sehingga tidak dilanjutkan untuk siklus II karena pada siklus I sudah terjadi peningkatan.

Peningkatan terjadi disebabkan oleh :

a. Dalam latihan atlet serius dalam melakukan gerak dan memahami materi yang diberikan.

b. Dalam memperbaiki gerakan pelatih dan peneliti langsung memberikan solusi terhadapat kesalahan yang diperbuat oleh atlet.

2. Hasil latihan atlet secara keseluruhan dalam melakukan tes backhand drive dua tangan pada siklus I mencapai 83% dengan nilai rata-rata 83.

Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa latihan feeding arah bola lurus dan menyilang dapat memberikan peningkatan yang sangat besar dan signifikan terhadap backhand drive dua tangan pada atlet USU Tennis Club tahun 2013. Hal ini disebabkan proses latihan yang telah dilakukan seefektif mungkin, dimana pelatih memberikan pengulangan latihan yang sudah terbuat dalam program latihan dengan menekankan penjelasan pada tahap memahami proses latihan feeding arah bola lurus dan


(23)

61

menyilang serta memberikan lebih banyak contoh sehingga atlet benar – benar memahami materi latihan yang diberikan oleh pelatih.

B. Saran – Saran

Berdasarkan hasil pembahasan penelitian dapat diberikan saran sebagai berikut :

1. Diharapkan kepada atlet, untuk terus melatih dirinya untuk mengikuti latihan yang disampaikan pelatih agar dapat memahami materi latihan dengan baik karena dengan pemahaman yang baik proses latihan dapat berjalan dengan lebih baik lagi.

2. Kepada pelatih USU Tennis Club , juga diharapkan dapat menyediakan program latihan yang spesifik dan tidak membosankan seperti latihan feeding arah bola lurus dan menyilang sehingga proses latihan tersebut menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

3. Dari hasil penelitian ditemukan ada beberapa atlet tidak memahami latihan feeding arah bola lurus dan menyilang, disarankan pada pelatih agar selalu menerapkan latihan feeding arah bola lurus dan menyilang.

4. Kepada para teman-teman mahasiswa FIK UNIMED, kiranya skripsi ini dapat dijadikan bahan rujukan bagi penelitian selanjutnya dengan tema dan permasalahan yang hampir sama, agar penelitian menjadi lebih baik..


(24)

(25)

62

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto,suharsimi.2002.prosedur penelitian.jakarta: PT RINEKA CIPTA

Brown, Jim.(2007).Tenis Tingkat Pemula.Jakarta, PT Grafindo Persada.

Bompa, Tohar. (1994). Power Training For Sport: Plyometrics For Maximum Power Development. Ontario Canada, University Toronto.

Harsono. (1988). Choaching dan Aspek-Aspek Psikologi dalam Choaching. Jakarta, CV Tambak Kesuma.

Kristiyanto, Agus.(2010).Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Dalam Pendidikan Jasmani & Kepelatihan Olahraga.Semarang,UNS Press.

Lardner, Rex.(1987).Teknik Dasar Tenis Strategi dan Taktik yang Akurat.Semarang, Dahara Prize

Nurhasan. (1988). Tes dan Pengukuran dalam Pedidikan Jasmani. Direktorat Jenderal Olahraga

Nurkencana,(1986). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Pernebit Usaha Nasional.

PT. Texmura.2012.”Ukuran dan Jenis Lapangan Olahraga”.

Sajoto, M. (1988). Pembinaan Kondisi fisik dalam Olahraga. Jakarta, Depdikbud Dirjen Dikti PPTK.

Scharff.1981.Bimbingan Main Tennis.Jakarta: Penerbit Mutiara Jakarta

Suryosubroto,B.(1997).Proses Belajar Mengajar Disekolah.Jakarta: Penerbit Rineka Cipta

Widyarso, Basuki.2008.Melatih Tenis Remaja.Edisi ketiga.Jakarta, PT Intan Sejati


(26)

63

http://dc181.4shared.com/ing/t6oOeLAo/preview.html/ Diakses pada sabtu, 8 Desember 2012, Pukul 20.30.

http://www.denverpost.com/sports/ci_15312624/ Diakses pada minggu, 9 Desember 2012, Pukul 08.30.

http://www.doittennis.com/buyers-guide/how-to-install-a-tennis-net/ Diakses pada minggu, 9 Desember 2012, Pukul 09.04.

http://diditjhondol.multiply.com/journal/ Diakses pada minggu, 9 Desember 2012, Pukul 09.30

http://prasso.wordpress.com/2007/08/21/tentang-raket-tenis// Diakses pada minggu, 9 Desember 2012, Pukul 09.45

http://prasso.wordpress.com/2007/12/05/tipe-tipe-lapangan-tenis/ Diakses pada minggu, 9 Desember 2012, Pukul 10.05

http://spesialis-lapangan.blogspot.com/2012/08/ukuran-dan-jenis-lapangan-olahraga.html/Diakses pada, sabtu, 8 Desember 2012, Pukul 20.13.


(1)

F. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian yang diharapkan adalah sebagai berikut :

1. Sebagai sumbangan kepada pelatih dalam rangka peningkatan kualitas atlet USU Tennis Club.

2. Sebagai bahan acuan untuk menjadikan bentuk latihan tersebut sebagai bagian dari program latihan di USU Tennis Club.

3. Untuk memperkaya ilmu pengetahuan tentang bentuk latihan tersebut dapat meningkatkan backhand drive.

4. Sebagai tugas akhir bagi peneliti dalam penyelesaian studi S-1 di Fakultas Ilmu Keolahragaan, Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Universitas Negeri Medan.


(2)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, yaitu :

1. Pada siklus I menunjukkan bahwa backhand drive dua tangan dari 10 atlet, 90% (9 orang) atlet yang tuntas dalam latihannya dan 10% (1 orang) atlet yang tidak tuntas dalam latihannya sehingga tidak dilanjutkan untuk siklus II karena pada siklus I sudah terjadi peningkatan.

Peningkatan terjadi disebabkan oleh :

a. Dalam latihan atlet serius dalam melakukan gerak dan memahami materi yang diberikan.

b. Dalam memperbaiki gerakan pelatih dan peneliti langsung memberikan solusi terhadapat kesalahan yang diperbuat oleh atlet.

2. Hasil latihan atlet secara keseluruhan dalam melakukan tes backhand drive dua tangan pada siklus I mencapai 83% dengan nilai rata-rata 83.

Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa latihan feeding arah bola lurus dan menyilang dapat memberikan peningkatan yang sangat besar dan signifikan terhadap backhand drive dua tangan pada atlet USU Tennis Club tahun 2013. Hal ini disebabkan proses latihan yang telah dilakukan seefektif mungkin, dimana pelatih memberikan pengulangan latihan yang sudah terbuat dalam program latihan dengan menekankan penjelasan pada tahap memahami proses latihan feeding arah bola lurus dan


(3)

menyilang serta memberikan lebih banyak contoh sehingga atlet benar – benar memahami materi latihan yang diberikan oleh pelatih.

B. Saran – Saran

Berdasarkan hasil pembahasan penelitian dapat diberikan saran sebagai berikut :

1. Diharapkan kepada atlet, untuk terus melatih dirinya untuk mengikuti latihan yang disampaikan pelatih agar dapat memahami materi latihan dengan baik karena dengan pemahaman yang baik proses latihan dapat berjalan dengan lebih baik lagi.

2. Kepada pelatih USU Tennis Club , juga diharapkan dapat menyediakan program latihan yang spesifik dan tidak membosankan seperti latihan feeding arah bola lurus dan menyilang sehingga proses latihan tersebut menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

3. Dari hasil penelitian ditemukan ada beberapa atlet tidak memahami latihan feeding arah bola lurus dan menyilang, disarankan pada pelatih agar selalu menerapkan latihan feeding arah bola lurus dan menyilang.

4. Kepada para teman-teman mahasiswa FIK UNIMED, kiranya skripsi ini dapat dijadikan bahan rujukan bagi penelitian selanjutnya dengan tema dan permasalahan yang hampir sama, agar penelitian menjadi lebih baik..

5. Kepada para pembaca yang mungkin akan melakukan penelitian dengan menggunakan latihan feeding arah bola lurus dan menyilang, kiranya dapat mencoba dengan bentuk latihan lainnya.


(4)

(5)

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto,suharsimi.2002.prosedur penelitian.jakarta: PT RINEKA CIPTA

Brown, Jim.(2007).Tenis Tingkat Pemula.Jakarta, PT Grafindo Persada.

Bompa, Tohar. (1994). Power Training For Sport: Plyometrics For Maximum Power Development. Ontario Canada, University Toronto.

Harsono. (1988). Choaching dan Aspek-Aspek Psikologi dalam Choaching. Jakarta, CV Tambak Kesuma.

Kristiyanto, Agus.(2010).Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Dalam Pendidikan Jasmani & Kepelatihan Olahraga.Semarang,UNS Press.

Lardner, Rex.(1987).Teknik Dasar Tenis Strategi dan Taktik yang Akurat.Semarang, Dahara Prize

Nurhasan. (1988). Tes dan Pengukuran dalam Pedidikan Jasmani. Direktorat Jenderal Olahraga

Nurkencana,(1986). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Pernebit Usaha Nasional. PT. Texmura.2012.”Ukuran dan Jenis Lapangan Olahraga”.

Sajoto, M. (1988). Pembinaan Kondisi fisik dalam Olahraga. Jakarta, Depdikbud Dirjen Dikti PPTK.

Scharff.1981.Bimbingan Main Tennis.Jakarta: Penerbit Mutiara Jakarta

Suryosubroto,B.(1997).Proses Belajar Mengajar Disekolah.Jakarta: Penerbit Rineka Cipta

Widyarso, Basuki.2008.Melatih Tenis Remaja.Edisi ketiga.Jakarta, PT Intan Sejati


(6)

http://dc181.4shared.com/ing/t6oOeLAo/preview.html/ Diakses pada sabtu, 8 Desember 2012, Pukul 20.30.

http://www.denverpost.com/sports/ci_15312624/ Diakses pada minggu, 9 Desember 2012, Pukul 08.30.

http://www.doittennis.com/buyers-guide/how-to-install-a-tennis-net/ Diakses pada minggu, 9 Desember 2012, Pukul 09.04.

http://diditjhondol.multiply.com/journal/ Diakses pada minggu, 9 Desember 2012, Pukul 09.30

http://prasso.wordpress.com/2007/08/21/tentang-raket-tenis// Diakses pada minggu, 9 Desember 2012, Pukul 09.45

http://prasso.wordpress.com/2007/12/05/tipe-tipe-lapangan-tenis/ Diakses pada minggu, 9 Desember 2012, Pukul 10.05

http://spesialis-lapangan.blogspot.com/2012/08/ukuran-dan-jenis-lapangan-olahraga.html/Diakses pada, sabtu, 8 Desember 2012, Pukul 20.13.


Dokumen yang terkait

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN FOOTWORK SCRAMBLE DENGAN LATIHAN GROUNDSTROKE BOLA KE DINDING TERHADAP HASIL PUKULAN BACKHAND DRIVE PADA ATLET PUTRA USIA 10 – 16 TAHUN CLUB BNI TENIS USU MEDAN TAHUN 2015.

0 2 24

UPAYA MENINGKATKAN PUKULANFOREHAND DRIVE DENGAN VARIASI LATIHAN GROUNDSTROKE DALAM PERMAINAN TENISLAPANGAN PADA ATLET PEMULA CLUB MITRA BNI MEDAN TAHUN 2013.

1 4 24

UPAYA PENINGKATAN SMASH KEDENGMELALUI VARIASI BOLA GANTUNG PADA ATLET JUNIOR CLUB PSTI KOTATANJUNGBALAI TAHUN 2013.

0 2 19

UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN PASSING BAWAH BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN DUA TANGAN MELALUI LATIHAN DRILL PADA ATLET PUTRA USIA 16-17 TAHUN KLUB BOLA VOLI JUNIOR GANARA VC KECAMATAN PEMATANG BANDAR KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2013.

0 2 23

UPAYA MENINGKATAN KECEPATAN TENDANGAN DOLLYO CHAGI MELALUI METODE CIRCUIT TRAINING PADA ATLET TAEKWONDO CLUB PTC BINJAI TAHUN 2013.

0 3 22

UPAYA MENINGKATKAN HASIL PASSING BAWAH DENGAN MENGGUNAKAN BENTUK LATIHAN DIGGING PADA ATLET PUTERA KLUB BOLA VOLI BINA REMAJA KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2013.

0 2 21

UPAYA MENINGKATAN HASIL PASSING BAWAH BOLA VOLI DENGAN PENDEKATAN VARIASI BENTUK LATIHAN PASSING BAWAH BOLA VOLI BERPASANGAN USIA 16-19 TAHUN PADA ATLET PUTERI KLUB BOLA VOLI BINA PUTERI MEDAN TAHUN 2013.

0 2 20

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BACKHAND DRIVE MELALUI METODE PEMBERIAN GROUNDSTROKES BACKHAND KE DINDING PADA ATLET PUTRI SEKOLAH TENIS PROGRES UNIMED TAHUN 2012.

0 5 21

(ABSTRAK) PENGARUH LATIHAN FOREHAND DRIVE DIUMPAN DENGAN ARAH BOLA DEPAN BELAKANG DAN ARAH BOLA KANAN KIRI TERHADAP KEMAMPUAN MELAKUKAN FOREHAND DRIVE PADA ANGGOTA PUTRA UKM TENIS UNNES TAHUN 2010.

0 0 2

TINGKAT KEMAMPUAN FOREHAND GROUNDSTROKES DAN BACKHAND GROUNDSTROKES SISWA SEKOLAH TENIS MENOREH TENNIS CLUB, HANDAYANI TENNIS CLUB DAN BANTUL TENNIS CAMP.

0 2 79