Program Sukse Ujian Sekolah sdn 03 lambu

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Sebagaimana disebutkan dalam Undang-Undang Republik
Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
pada Bab XVI dijelaskan bahwa Evaluasi Belajar dilakukan dalam rangka
pengendalian mutu Pendidikan Nasional sebagai bentuk akuntabilitas
penyelenggaraan Pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Evaluasi hasil belajar yang dimaksud, dilakukan oleh pendidik, satuan
pendidikan dan oleh pemerintah.
Evaluasi (Penilaian) hasil belajar peserta didik yang dilakukan oleh
pendidik

dilakukan

secara

berkesinambungan

bertujuan

untuk

memantau proses dan kemajuan belajar peserta didik dalam rangka
untuk meningkatkan efektifitas kegiatan pembelajaran.
Evaluasi (penilaian) hasil belajar oleh satuan pendidikan dilakukan
untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik pada semua mata
pelajaran. Dalam hal evaluasi akhir belajar yang berupa Ujian Sekolah
(US) satuan pendidikan berkewajiban menyelenggarakan Ujian Sekolah
yang meliputi kegiatan Ujian Nasional sesuai dengan Prosedur
Operasional Standar Ujian Sekolah / Madrasah bagi penyelenggara
Ujian Sekolah, menentukan kelulusan peserta didik dari satuan
pendidikan melalui rapat dewan pendidikan sesuai dengan kriteria yang
telah ditetapkan.
Evaluasi (Penilaian) hasil belajar oleh pemerintah dilakukan dalam
bentuk Ujian Sekolah yang bertujuan untuk menilai pencapaian
kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam
kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam
pelaksanaannya, Ujian Sekolah didukung oleh suatu sistem yang
menjamin mutu dan kerahasiaan soal serta penyelenggaraan yang
aman, jujur dan adil. Selanjutnya, hasil Ujian Sekolah digunakan untuk
pemetaan mutu program dan atau satuan pendidikan. Pemerintah

1

menganalisis dan membuat peta daya serap berdasarkan hasil Ujian
Sekolah dan menyampaikan ke pihak yang berkepentingan.
Hasil Ujian Sekolah memiliki fungsi :
1. Sebagai salah satu pertimbangan dalam pembinaan dan pemberian
bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu
pendidikan.
2. Sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan kelulusan peserta
didik pada seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya.
3. Sebagai salah satu penentu kelulusan peserta didik dari satua
pendidikan yang kriteria kelulusannya ditetapkan setiap tahun oleh
Menteri Pendidikan Nasional berdasarkan rekomendasi Badan Standar
Nasional Pendidikan.
B. Dasar Kegiatan
1.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 4301, tambahan Lembaran negara Republik
Indonesia Nomor 78).

2.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan (Lembaran negara Republik Indonesia Tahun
2005 Nomor 41,

tambahan Lembaran negara Republik Indonesia

Nomor 4496).
3.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006
Tentang Standar Isi untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

4.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006
Tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan Dasar
dan Menengah.

5.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2007 tentang
Standar Penilaian Pendidikan.

6. Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Pekalongan Nomor : : 423.7/2795 tentang Program Kerja Sukses Ujian
Sekolah Tahun Pelajaran 2015/2016.

2

C. Tujuan Kegiatan
a. Tujuan umum :
Tercapainya kompetensi kelulusan Sekolah Dasar pada tiga mata pelajaran
yaitu : bahasa Indonesia, Matematika , dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di
UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kandangserang .
b. Tujuan Khusus
1. Meningkatkan penguasaan materi pada siswa
2. Menyiapkan mental dan fisik siswa
3. Meningkatkan motivasi belajar
4. Menyiapkan Keterampilan teknis dan
5. Meningkatkan standar kelulusan .
D. Hasil Ujian Sekolah Tahun 2013/2014

Pada Tahun Pelajaran 2014/2015 SD Negeri 03 Lambur tidak
mengadakan Ujian Sekolah ( US ) sehingga data yang kami sajikan
adalah berdasarkan data tahun 2013/2014, sebagia berikut : standart
kelulusan (SKL) yang ditetapkan oleh SDN 03 Lambur untuk ke tiga
mata pelajaran diantaranya: Bahasa Indonesia 3,50, diperoleh nilai
rata-rata US 8.60, Matematika 3,25 diperoleh nilai rata-rata US 7.58,
dan Ilmu Pengetahuan Alam 3,25 diperoleh nilai rata-rata US 7.89.
Bila di rata-rata ke tiga mapel mencapai nilai rata-rata 8.02.
Berdasarkan ketercapaian SKL di Ujian Sekolah (US) tahun 2013/2014
tidak terlepas dari kerja keras dari semua warga sekolah, serta berbagai
analisis sejak persiapan sampai pelaksanaan Ujian Sekolah (US),
walaupun masih banyak temuan yang harus di perbaiki agar hasil
prestasi Ujian Sekolah di tahun-tahun mendatang lebih baik sesuai yang
diharapkan, dan

berdasarkan kesepakatan dalam rapat dewan Guru

dan komite sekolah untuk tahun pelajaran 2015/2016 lebih meningkat.
Tabel.1 Hasil Ujian Sekolah SDN 03 Lambur Tahun 2013/2014
No

Bidang Studi

SKL

Nilai US thn 2013/2014
Tertinggi Terendah Rata-

3

Keterangan

rata
1
2

Bahasa

> 3,50

9.80

7.20

8.60

Terlampui

> 3,25

9.00

6.50

7.58

Terlampui

> 3,25

9.25

7.00

7.89

Terlampui

10.00

28.05

21.50

24.07

Terlampui

Indonesia
Matematika
Ilmu

3

Pengetahuan
Alam
Jumlah

BAB II
ANALISIS TEMUAN DAN PEMBAHASAN UN 2013/2014
A. Analisis Ujian Sekolah Tahun 2013/2014
Pada

Tahun Pelajaran 2014/2015 SD Negeri 03 Lambur

tidak

mengadakan Ujian Sekolah ( US ) sehingga data yang kami sajikan adalah
berdasarkan data tahun 2013/2014 standart kelulusan (SKL) yang ditetapkan
oleh SDN 03 Lambur

untuk ke tiga mata pelajaran diantaranya: Bahasa

4

Indonesia 3,50, diperoleh nilai rata-rata US 8.60, Matematika 3,25 diperoleh
nilai rata-rata US 7.58, dan Ilmu Pengetahuan Alam 3,25 diperoleh nilai ratarata US 7.89. Bila di rata-rata ke tiga mapel mencapai nilai rata-rata 8.02.
Berdasarkan ketercapaian. terindikasi SKL telah tercapai walau masih banyak
temuan yang harus diperbaiki dalam proses pembelajaran

maupun strategi

menghadapai US, untuk lebih jelasnya kami sajikan table hasil Ujian Sekolah
tahun 2014/2015serta kami sampaikan hasil temuan dan Pembahasannya
Tabel,2 Nilai US Tahun 2014/2015

9.50
9.00
8.50
8,00
7,50
6,00
5,50
5,00
4,50
4,00
3,50
3,00
2,50
2,00
1,50
1,00

8,60
7.58

B.Indonesia

Matematika

7.89

Ilmu Pengetahuan Alam

Berdasarkan tabel di atas sangat Nampak nilai US tahun 2013/2014 SKL
yang ditentukan telah tercapai Bahasa Indonesia 3,50, diperoleh nilai rata-rata
US 8.60, Matematika 3,25 diperoleh nilai rata-rata US 7.58, dan

Ilmu

Pengetahuan Alam 3,25 diperoleh nilai rata-rata US 7.89. Bila di rata-rata ke
tiga mapel mencapai 8.02.

B. Hasil Temuan Ujian Sekolah (US) Tahun 2013/2014

5

Temuan
a) Penyampaian Materi
Dalam proses pembelajaran masih sering di dominasi oleh guru kurang
dan kurang menarik ,sehingga siswa terlihat pasif

belum nampak adanya

umpan balik dan kurangnya buku refrensi, serta masih kurangnya contohcontoh bentuk soal latihan.
b) Penggunaan Metode
Dalam penggunaan metode guru kurang bervariatif sehingga suasana
kelas kurang hidup, sering ditemui guru hanya memberikan tugas, sehingga
anak mengalami kejenuhan.
c) Menggunakan Alat Peraga
Kurangnya kreatiftas penggunaan alat peraga dalam pembelajaran
khususnya Bahasa Indonesia , masih bersifat kontektual,
d) Menyimpulkan Materi Pelajaran
Dalam menyimpulkan materi guru belum mengajak dan membimbing
siswa mengulas kembali materi yang telah disampaikan kemudian merangkum
dan mencatat hasil diskusi
Tabel.3 Kualitas Guru dalam Proses pembelajaran 3 mapel yang di US
No
1.
2.
3
.4.
5

Aspek Perbaikan Pembelajaran

1

Skala Nilai
2
3

Menyampaikan Materi
Menggunakan metode
Menggunakan Alat peraga
Menyimpulkan materi pelajaran
Melaksanakan Uji Kompetensi
Jumlah
Nilai Rata-rata

4





6
3,60


12

Keterangan :
a) 1 - 1, 50

= Kurang Sekali

b) 2 - 2,50

= Kurang

c) 3 - 3,50

= Cukup

d) 4 - 4,50
e)

5

= Baik
= Amat Baik

C. Pembahasan rencana strategis pembelajaran menghadapi Ujian Sekolah (US)
a) Penyajian Materi

6

Guru dalam menyajikan materi harus tepat dan akurat sehingga informasi
tersebut dapat dipahami oleh siswa (sebagai komunikator). Gaya penyajian
yang diperlukan guru saat penyajian materi pelajaran sangat berpengaruh
terhadap perhatian siswa. Berkenaan dengan itu, materi pelajaran hendaknya
disajikan dengan cara yang menarik dan sistimatis sehingga rasa ingin tahu
siswa terhadap materi pelajaran meningkat.
Perhatian siswa akan terbagi bahkan bisa hilang apabila materi pelajaran
yang dibahas dengan cara monoton. Oleh karena itu guru dituntut untuk
menggunakan berbagai metode serta media yang bervariasi agar siswa
terlibat aktif dalam mengikuti pembelajarannya. Hendaknya guru dalam
menjelaskan materi tidak terlalu cepat agar mudah dipahami siswa.
Pandangan ini sesuai dengan pendapat yang mengatakan bahwa bahasa
sebagai alat komunikasi, membantu pembentukan dan menperhatikan
perkembangan peserta didik .
b) Penggunaan Metode
Persyaratan untuk memilih metode mengajar ialah guru harus kenal dan
menguasai metode itu sendiri. Memilih metode juga berdasarkan prinsip yang
benar. diantaranya memilih metode yang flexsibel. Artinya dilakukan menurut
keperluan dan keadaan siswa di dalam kelas.
c) Menggunakan Alat Peraga
Alat peraga atau media pembelajaran sangat diperlukan dalam proses
pembelajaran dengan menggunakan alat peraga yang jelas dan menarik dapat
membantu siswa untuk lebih mudah menerima materi yang disampaikan oleh
guru.

Alat peraga yang menarik menKandangserangng siswa untuk

menyukai pelajaran yang diajarkan. Alat peraga berguna untuk memudahkan
siswa memahami konsep yang belum dikuasai,guru sebaiknya menggunakan
berbagai alat peraga dan memberi kesempatan kepada siswa untuk
menggunakan alat peraga .

d) Menyimpulkan Materi Pelajaran
Guru dan siswa sebelum mengadakan evaluasi pada akhir kegiatan
membuat rangkuman materi. Dengan memiliki rangkuman siswa dapat

7

membuka kembali catatan untuk mengingat apa yang telah dipelajarai. Guru
bertujuan agar siswa memiliki kebiasaan membaca.
Rangkuman menyangkut kegiatan keseluruhan

dalam kegiatan khusus

guru tidak hanya menyoroti isi dan proses kegiatan tetapi juga menginterogasi
penelitian teoritis dan empiris dengan pengalaman siswa dalam situasi belajar.
Pada akhir rangkuman guru perlu mempersiapkan siswa untuk melakukan
pengalihan tranfer dan penerapan pengalaman belajarnya pada kehidupan
yang nyata.
e. Uji Kompetensi
Uji Kompetensi merupakan Sebuah pendekatan pada pelatihan yang
menekankan pada apa yang siswa pahami terhadap pembelajaran yang telah
diperoleh/diterima yaitu melalui: tingkat pengetahuannya, ketrampilan, sikap
serta unjuk kerja, sesuai dengan indikator keberhasilan dan penjabaran
Kompetensi Dasar pada setiap mata pelajaran”
Jadi dapat disimpulkan bahwa Uji kompetensi adalah sebuah pernyataan
terhadap apa yang harus siswa lakukan setelah proses pembelajaran pada
setiap mata pelajaran disekolah selesai, yaitu dengan cara siswa menunjukan
tingkat pengetahuannya, ketrampilan, sikap serta unjuk kerja di sekolah,
sesuai dengan indikator keberhasilan dan penjabaran Kompetensi Dasar dalam
setiap mata pelajaran yang telah ditetapkan. .

BAB III
STRATEGI PROGRAM SUKSES US

8

Permasalahannya Bagaimana kita dalam menyiapkan diri agar siswa SDN
03 Lambur sukses mengikuti US tahun pelajaran 2015/2016 ?

Mengapa

pertanyaan ini muncul karena selain lulus sebagai target utama peserta didik
harus sukses dalam seleksi penerimaan siswa baru SMP. Beberapa hal yang
menjadi kunci sukses bagi peserta didik dalam menyiapkan US ini adalah:

a. Kuasai Materi Pelajaran
Menguasai materi pelajaran adalah, hal yang terpenting yang harus
dikuasai siswa, berdasarkan pada materi soal yang diujikan, tanpa menguasai
materi maka siswa mengalami kesulitan, selain jumlah materi yang dipelajari
cukup banyak, materi tersebut lingkupnya mulai dari kls 4, 5 dan 6

b. Siapkan mental dan fisik
Bagaimana caranya agar peserta didik memiliki mental yang kuat antara
lain; pertama, Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan penuh
dengan optimis, kedua siswa dimotivasi dengan diberi peluang untuk bersaing
dengan siswa lain misalnya mengikuti berbagai macam kegiatan try out,

ketiga kurangi kegiatan-kegiatan lain agar peserta didik tidak kecapaian, dan
kempat, orang tua dan lingkungan harus menciptakan suasana yang kondusif
agar anak terhindar dari suasana tekanan.

c. Siapkan keterampilan teknis
Sukses tidaknya peserta didik dalam menghadapi US

juga sangat

ditentukan oleh tinggi rendahnya motivasi siswa dalam mempersiapkan diri
menghadapi US. Peserta didik akan memiliki energi belajar yang dahsyat
manakala memiliki motivasi yang kuat dan hebat. Motif adalah daya dalam diri
seseorang yang mendorongnya untuk melakukan sesuatu, atau keadaan
seseorang atau organisme yang menyebabkan kesiapannya untuk memulai
serangkaian tingkah laku atau perbuatan. Sedangkan motivasi adalah suatu
proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah laku
untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan, atau keadaan dan kesiapan
dalam diri individu yang mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu
dalam mencapai tujuan tertentu.
Motivasi dapat timbul dari dalam individu dan dapat pula timbul akibat
pengaruh, dari luar dirinya. Motivasi dari dalam diri siswa dikenal dengan

9

motivasi intrinsic. Jenis motivasi ini timbul sebagai akibat dari dalam diri
individu sendiri tanpa ada paksaan Kandangserangngan dari orang lain, tetapi
atas kemauan sendiri. Misalnya anak mau belajar karena ingin memperoleh
nilai US yang tinggi, ingin masuk SMP favorit pilihannya dsb. Sedangkan
motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang datang dari luar individu, bisa orang
tua,

lingkungan

keluarga/lingkungan

rumah,

lingkungan

masyarakat,

temannya sendiri dsb.
D, Indikator Keberhasilan
Ujian Sekolah (US) tahun pelajaran 2015/2016 bisa dikatakan berhasil
apabila :

Dari jumlah 10 siswa kelas VI SDN 03 Lambur telah

memenuhi tingkat kompetensi kelulusan dan melampui SKL yang telah
ditetapkan, .
Tabel.1 Indikator keberhasilan Ujian Sekolah tahun 2015/2016
NILAI
INDIKATOR KEBERHASILAN

Nilai US Tahun 2013/2014
NO

MAPEL

US Tahun 2015/2016
NILAI

NILAI
SKL

Tertinggi

Terendah

RataRata

SKL

Rata-

Tertinggi

Terendah

9.85

7.50

8.68

Rata

1 B . Indonesia > 3,50

9.80

7.20

8.60 > 3,50

2 Matematika

> 3,25

9.00

6.50

7.58 > 3,25

9.25

6.55

7.90

3 IPA

> 3,25

9.25

7.00

7.89 > 3,25

9.50

7.25

8.38

10

BAB IV
DAYA DUKUNG DAN HAMBATAN PENCAPAIAN TARGET
SERTA ALTERNATIF PEMECAHANNYA
A.

Daya Dukung

1.

Ketersediaan tenaga pendidik yang telah memenuhi kualifikasi akademik
S1 yang bertugas dan mengampu 3 bidang studi yang di ujikan (US)

2.

Pemberdayaan komite sekolah dan orang tua siswa untuk memberikan
memotivasi dan mengawasi anak-anak belajar di rumah.

3.

Buku referensi

4.

Sarana pembelajaran/alat peraga

5.

Lingkungan sekolah yang kondusif jauh dari keramaian.

B.

Hambatan

1.

Kurangnya buku refrensi.

2.

Anak-anak masih sering ditemukan membantu orang tua bekerja saat
menjelang US.

3.

Kurangnya partisipsi orang tua dalam mengawasi anak-anak belajar di
rumah.

C.

Alternatif pemecahan
Sekolah dengan berbagai cara mencari alternatif pemecahan
masalah tersebut di atas, agar permasalahan tidak semakin komplek.
Dibawah ini kami sajikan sekilas alternatif penyelesian masalah.

11

Bulan Juli 2015 s.d Mei 2016
No
1

Kegiatan
Rapat Wali
Murid Kelas
VI
Dilaksanakan
sebelum
Try out US

Materi
- Sosialisasi menghadapi Ujian
Sekolah Siswa Kelas VI
kepada oraang tua siswa
- Peran serta wali murid
dalam

memberi

motivasi

belajar anak- anak pada jam
belajar dirumah
- Mengawasi anak-anak
belajar di rumah

Rapat Dewan
Guru

pelajaran
2015/2016
- sebelum UAS

belajar baik di rumah dan disekolah
- Memantau belajar anak dirumah
dan tidak menyalakan TV disaat

membantu bekerja di

mebantu orang tua, sehingga

ladang/sawah pada jam-jam

konsentrasi belajar siswa dapat

belajar
- Keberhasilan US di SDN 03
Lamburmenjadi tanggung

dibebankan guru kelas VI
- Membentuk team sukses US

tervokus
- Diharapkan peran serta semua
warga sekolah, hasil Nilai US akan
lebih meningkat .
- Team sukses US SDN 03
Lamburselalu berkoordinasi dan
selalu siaga terhadap segala
sesuatu baik yang bersifat

tingkat sekolah,
- Memprogramkan jam
tambahan di mulai dari jam
ke 0 dan memberikan les

2015/2016

tambahan pada sore hari.

Ujian

anak-anaknya untuk selalu giat

tidak merasa kelelahan karena

I thn
- menjelang

- Bisa memberikan motivasi pada

memaksakan untuk

sekolah ,tidak hanya
- awal tahun

tambahan

Orang tua tidak

jawab semua warga
Dilaksanakan:

anak-anaknya sering mendapat les

jam belajar
- - Siswa disaat jam-jam belajar

- -

2

Hasil Yang Diharapkan
- - Orang tua siswa memahami bila

- Menentukan waktu/hari
pelaksanaan Les tambahan

akademis maupun administrasi
- Jam ke 0 (nol) diawali pelajaran
untuk kelas VI mulai jam 06.000700 setiap hari rabu s.d jum’at
- Koordinator langsung Kepala
Sekolah
- Guru-guru yang telah terpilih

Sekolah

mengampu les tambahan untuk

(US) thn

mempertanggung jawabkan tugas-

2015/2016

tugasnya dengan dibuktikan jadwal,
materi, dan analisis tingkat

12

kemampuan siswa
- Les tambahan dilaksanakan 3 hari
dalam satu minggu :
- Senin -- Matematika
- Selasa-- Ilmu Pengetahuan Alam
- Rabu--- Bahasa Indonesia
Untuk hari Kamis dan Jumat
dipergunakan untuk menganalisis
tingkat kemampuan siswa dan
tingkat kesulitan dalam
pelaksanaan
Les Matematika

- Menyampaikan materi Matematika

- Tingkat pemahaman

sesuai dengan kisi-kisi yang telah

siswa lebih meningkat

ditetapkan serta membahas soal-

dan siswa berani

soal latihan Us

bertanya tingkat
kesulitannya

3

- Prediksi Tryout I rataLes IPA

- Menyampaikan materi IPA sesuai

rata 5,50
- Tingkat pemahaman

dengan kisi-kisi yang telah

siswa lebih meningkat

ditetapkan serta membahas soal-

dan siswa berani

soal latihan US

bertanya tingkat
kesulitannya
- Prediksi Tryout I ratarata 6,00

Les Bahasa
Indonesia

- Menyampaikan materi Bahasa

- Tingkat pemahaman

Indonesia sesuai dengan kisi-kisi

siswa lebih meningkat

yang telah ditetapkan serta

dan siswa berani

membahas soal-soal latihan US

bertanya tingkat
kesulitannya
- diharapkan Tryout I

13

perolehan nilai rata-rata
6,00
- Mengidentifikasi

Analisis Materi

- Menganlisis materi pelajaran

pelajaran

matematika tentang buku

kendala-kendala yang

Matematika

pegangan/refrensi dengan kisi-kisi

ada pada guru serta

dan tarap

serta tingkat penyerapan siswa

tingkat penyerapan

serap siswa

terhadap materi pelajaran

siswa bisa di ketahui

Matematika

secara dini, sehingga

4.

dalam penyampaian
materi selanjutnya
sesuai dengan yang
Analisis Materi

- Menganlisis materi pelajaran

diharapkan.
- Mengetahui kendala

pelajaran IPA

matematika tentang buku

yang ada pada guru dan

dan tarap

pegangan/refrensi dengan kisi-kisi

tingkat penyerapan

serap siswa

serta tingkat penyerapan siswa

siswa bisa di deteksi

terhadap materi pelajaran IPA

secara dini, sehingga
dalam penyampaian
materi selanjutnya
sesuai dengan yang

Analisis Materi

- Menganlisis materi pelajaran

diharapkan.
- Mengetahui kendala-

pelajaran Bhs

matematika tentang buku

yang ada pada guru dan

Indo

pegangan/refrensi dengan kisi-kisi

tingkat penyerapan

dan tarap

serta tingkat penyerapan siswa

siswa bisa di deteksi

serap siswa

terhadap materi pelajaran IPA

secara dini, sehingga
dalam penyampaian
materi selanjutnya
sesuai dengan yang
diharapkan.
- Menyelesaikan dan

Koordinasi.antar

- Mengadakan analisis menyeluruh

a Guru dan

dari bahan ajar, sarana yang di

melengkapi

Kepala

perlukan serta menyampaikan

permasalahan yang

14

Sekolah

5

laporan kondisi siswa dan temuan-

muncul dalam

temuan

pelaksanaan program

Tryout I (satu)

- Mapel Bahasa Indonesia

- Pada Tryout I ini

3 Mapel

- Mapel Ilmu Pengetahuan Alam

diharapkan perolehan

- Matematika

nilai rata-rata tiga
mapel
- Mapel Bahasa
Indonesia

:

6.00
- Mapel Ilmu
Pengetahuan
Alam :6,00
- Matematika :
Analisis Hasil

- Koreksi Kilat sebelum menerima hasil

Tryout

Tryout dari kabupaten pada Mapel

Bahasa Indonesia
6

5.50

- Hasil yang diperoleh

Bahasa Indonesia dan merumuskan

nilai rata-rata mapel

permasalah dan mencari solusi jalan

Bahasa Indonesia

penyelesaikannya

sesuai yang
diharapkan
- Hasil yang diperoleh

Analisis Hasil

- Koreksi Kilat sebelum menerima hasil

Tryout

Tryout dari kabupaten ,pada Mapel

nilai rata-rata mapel

Matematika dan merumuskan

Matematika sesuai

permasalah dan mencari solusi

yang diharapkan

Bahasa Indonesia

penyelesaikannya
Analisis Hasil

- Koreksi Kilat sebelum menerima hasil

Tryout

Tryout dari kabupaten ,pada Mapel

nilai rata-rata mapel

Ilmu Pengetahuan Alam dan

Ilmu Pengetahuan

merumuskan permasalah dan mencari

Alam sesuai yang

Bahasa Indonesia

Mempublikasikan
Hasil Tryout

solusi jalan penyelesaikannya
- Mempublikasikan hasil sementara

- Hasil yang diperoleh

diharapkan
- Harapannya

Tryout pertama dengan analisis tingkat

kesalahan pada tiap-

kesalahan pada masing-masing butir

tiap butir soal sebagai

15

soal ,pada tiap-tiap siswa

vokus perhatian dan
sebagai skala
prioritas untuk
pendalaman materi

7

Mengundang
komite sekolah
dan tokoh
masyarakat

- Membahas sukses US diantaranya
diperoleh kesepakatan
- Pada jam belajar antara pukul 19.0021.00 komite dan beberapa guru

- Jam belajar dirumah
dapat berjalan secara
efektif
- Membantu siswa

mengadakan sweping TV tidak

dalam kesulitan

dinyalakan

belajar di rumah

- Memantau siswa belajar dirumah
secara berkala diprioritaskan pada

- Memperoleh hasil US
secara optimal

siswa yang dianggap kurang dalam hal
pelajaran

BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
Berdasarkan analisis , temuan, dan pembahasan hasil Ujian Sekolah tahun
2014/2015, serta target dan strategi menghadapi Ujian Sekolah tahun
2013/2014maka dapat disimpulkan sebagai berikut .

1.

Hasil analisis hasil Ujian Sekolah (US) 2013/2014 menunjukkan ada
peningkatan dari tahun ke tahun,
SDN 03 Lambur terbukti

tingkat rata-rata nilai Ujian Sekolah

dari 3 mata pelajaran yang di US kan telah

16

melampui SKL yang telah ditetapkan sendiri oleh sekolah yaitu : Bahasa
Indonesia 3,50, diperoleh nilai rata-rata US 8.60, Matematika 3,25
diperoleh nilai rata-rata US 7.58, dan

Ilmu Pengetahuan Alam 3,25

diperoleh nilai rata-rata US 7.89. Bila di rata-rata ke tiga mapel mencapai
nilai rata-rata 8.02.

2.

Dari berbagai aspek masih di temukan kekurangan kekurangan yang
telah di laksanakan pada saat pelaksanaan pembelajaran menghadapi
Ujian Sekolah (2013/2014) terindikasi masih ada kesenjangan perolehan
nilai tertinggi dan terendah pada siswa, temuan-temuan itu diantaranya :
1) penyampaian materi 2) penggunaan Metode, 3) penggunaan alat
peraga, 4) menyimpulkan materi. 5) perhatian khusus bagi siswa yang
lambat. Berdasarkan temuan tersebut diharapkan dalam menghadapi
Ujian Sekolah ( US) tahun Pelajaran 2015/2016 dapat diperbaiki sehingga
prestasi siswa memperoleh nilai US sesuai dengan harapan.

3.

Permasalahan yang sering menghambat kegiatan pembelajaran harus
segera di cari cara penyelesaiannya sehingga koordinasi antara dewan
guru, komite sekolah dengan Kepala sekolah sebagai manager sekolah
sangat diperlukan, untuk mengadakan rapat guna membahas segala
permasalahan yang muncul.

4.

Sekolah diharapkan bisa mengatur strategi untuk menghadapi Ujian
Sekolah . adapun strategi Sukses US SDN 03 Lambur diantaranya : 1)
Kuasai Materi, 2) siapkan Mental dan fisik, 3) Tingkatkan Motivasi
Belajar,4) siapkan keterampilan teknis yang mencakup keterampilan
mengerjakan lembar jawab soal computer dan keterampilan menjawab
soal-soal.

5.

Sekolah Dasar Negeri 03 Lambur pada tahun pelajaran 2015/2016
menetapkan indikator keberhasilan yaitu menetapkan SKL ; Bahasa
Indonesia 3,50 diharapkan tingkat rata-rata mercapai 8.68, Matematika
3,25, diharapkan tingkat rata-rata mercapai 7.90, IPA 3,25, diharapkan
tingkat rata-rata mercapai 8.38 dan rata-rata untuk 3 Mapel yang di US
kan 8.32.

17

B. Saran
1. Sukses tidaknya peserta didik dalam menghadapi US

juga sangat

dipengaruhi oleh tinggi rendahnya motivasi siswa dalam mempersiapkan
diri menghadapi US. Peserta didik akan memiliki energi belajar yang
dahsyat manakala memiliki motivasi yang kuat dan hebat. Motif adalah
daya

dalam

diri

seseorang

yang

menKandangserangngnya

untuk

melakukan sesuatu, atau keadaan seseorang atau organisme yang
menyebabkan kesiapannya untuk memulai serangkaian tingkah laku atau
perbuatan.
2. Kesiapan mental adalah hal penting dalam menyiapkan US , dengan
kesiapan mental yang kuat maka saat melaksanakan US siswa akan
menghadapinya dengan tenang, percaya diri, dan tidak dalam kondisi
yang takut atau stress. Kondisi stress, takut, galau, cemas dan tidak
percaya diri hanya akan melemahkan kemampuan siswa.
3. Motivasi dapat timbul dari dalam individu dan dapat pula timbul akibat
pengaruh, dari luar dirinya. Motivasi dari dalam diri siswa dikenal dengan
motivasi intrinsic. Jenis motivasi ini timbul sebagai akibat dari dalam diri
individu sendiri tanpa ada paksaan dorongan dari orang lain, tetapi atas
kemauan sendiri. Misalnya anak mau belajar karena ingin memperoleh
nilai US yang tinggi, ingin masuk SMP favorit pilihannya dsb. Sedangkan
motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang datang dari luar individu, bisa
orang

tua,

lingkungan

keluarga/lingkungan

rumah,

lingkungan

masyarakat, temannya sendiri dsb
4. Disamping itu, berdasarkan pengalaman melaksanakan Ujian Sekolah
(US), maka kegiatan kelompok kerja guru (KKG) yang dilaksanakan setiap
hari sabtu adalah tempat yang tepat untuk bertukar pikiran dan
pengalaman dalam mengatasi masalah yang dihadapi dalam menghadapi
US.Terlepas dari itu semua kemauan guru untuk berubah dan komitmen
terhadap tugas-tugas yang diemban dipundaknya akan membawa
kemajuan bagi peserta didik.
5. Peranserta masyarakat dan pemerintah dari tingkat desa sampai pusat
diharapkan dapat mendukung suksesnya pelaksanaan Ujian Sekolah (US)

18

sangat diharapkan diantaranya dengan pemenuhan Standar Pelayanan
Minimal (SPM) di Sekolah, ketersediaan saran belajar yang memadai,
adanya Tenaga Administrasi di Sekolah Dasar sehingga guru tidak lagi di
bebani dengan pembuatan administrasi yg tidak berhubungandengan
pembelajaran, serta menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan
masyarakat menjelang dan selama Ujian Sekolah (US) berlangsung.

19

Lanjutkan membaca

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

56 1234 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 346 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 285 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

4 197 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 268 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 363 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 331 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

6 190 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

10 343 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 385 23