PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI TALENT POO

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI TALENT POOL PADA PT. PLN
(PERSERO) PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
Ninda Komala
Program Studi Teknik Informatika
Jurusan Teknik Informatika dan Komputer
Politeknik Negeri Jakarta
ninda.komala.tik14@mhsw.pnj.ac.id
Abstrak - Sistem Talent Pool merupakan sebuah sistem
yang mampu mengidentifikasi, mengelola pegawai
berbakat dan berkompeten agar dapat ditempatkan pada
posisi yang tepat agar dapat memenuhi kebutuhan
pencapaian perusahaan. PT. PLN (Persero) Pusat
Pendidikan dan Pelatihan telah mencoba membangun
sistem talent pool pada pertengahan tahun 2016 namun
sistem masih memerlukan perbaikan dan pengembangan
agar dapat digunakan secara berkala. Proses
pengembangan sistem ini menggunakan model
pengembangan prototype yang memiliki beberapa tahapan
yaitu analisis terhadap kebutuhan sistem, membuat
dokumen user requirement, pemodelan perancangan
menggunakan UML Diagram, proses pengkodean, dan
penyerahan sistem. Pengujian sistem menggunakan
pengujian blackbox bertujuan untuk mengetahui kesesuain
sistem dengan harapan yang diinginkan klien. Hasil
pengujian yang didapatkan bahwa sistem dapat
memudahkan perusahaan untuk mengetahui pegawai
bertalenta yang tepat untuk menduduki jabatan yang
strategis, mempercepat proses pencarian pegawai yang
sesuai dengan kebutuhan jabatan, serta mempermudah
proses pergantian dan kenaikan jabatan pegawai.
Kata Kunci - Sistem Informasi Talent Pool; Framework
Codeigniter; Model Pengembangan Prototype;
I.

PENDAHULUAN

PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan adalah perusahaan
yang memiliki Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PLN
Pusdiklat) sendiri bagi para pegawainya yang bisa disebut
(Corporate University) digunakan sebagai kampus atau
tempat pendidikan bagi pegawai PLN ataupun pegawai
dari perusahaan lain (bisa anak perusahaan atau BUMN
lain) yang ingin belajar mengenai kelistrikan dan
manajemen khususnya di bidang kelistrikan. Tujuan
didirikannya PLN Corporate University ini untuk
mewujudkan learning organization melalui penerapan
program pembelajaran yang memberikan dampak pada
kinerja perusahaan. Salah satu divisi yang ada didalam
perusahaan tersebut yaitu divisi SDM. Divisi ini bertugas
untuk menaungi kerja sistem hubungan antara pekerja
dengan perusahaan. Dan divisi ini terlibat dalam segala
hal yang berkaitan dengan kesejahteraan, pendidikan
pegawai, perekrutan tenaga kerja serta analisis terhadap
kebijakan perusahaan yang berkaitan dengan pegawai.
Pegawai merupakan sebuah aset yang diperlukan oleh
sebuah perusahaan untuk mencapai visi, misi dan tujuan
perusahaan. Keberlangsungan sebuah perusahaan di

tentukan bagaimana cara perusahaan mengolah
kemampuan dan kompetensi pegawainya. Perusahaan
membutuhkan seseorang yang sesuai untuk posisi yang
tepat dan di waktu yang tepat atau talent yang di proyeksi
kan menempati posisi penting di perusahaan. Kekurangan
terhadap talent yang ada merupakan sebuah tantangan
serius pada keberlangsungan perusahaan. Menurut
informasi dari Humas Kementrian PANRB menyebutkan
bahwa tujuan pelaksanaan Talent Pool adalah untuk
mendapatkan penilaian potensi dan kompetensi serta data
dan profil pejabat pimpinan tinggi atau pegawai
perusahaan untuk menduduki jabatan strategis.
(harian88.com, 2017) [1]
Salah satu perusahaan yang saat ini memanfaatkan sistem
tersebut adalah PT. PLN (Persero) Pusat Pendidikan dan
Pelatihan. PT. PLN (Persero) Pusdiklat melalui Edaran
Direksi Nomor 007/DIR/2014 telah mengatur terkait
penerapan Talent Pool dilingkungan PLN. Talent Pool
merupakan sebuah sistem yang mampu mengidentifikasi,
mengelola pegawai berbakat dan berkompeten secara
sistematis guna menyediakan kandidat yang siap
ditempatkan dalam waktu singkat untuk memenuhi
kebutuhan perusahaan. Sistem Talent Pool perlu
diimplementasikan agar pegawai berpotensi dapat
dipetakan sehingga dapat diselaraskan dengan kebutuhan
pencapaian perusahaan, yang tertuang dalam visi, misi,
tujuan dan strategi perusahaan.
PT. PLN Pusdiklat telah mencoba membangun sistem
talent pool sejak pertengahan tahun 2016, namun masih
diperlukan perkembangan serta perbaikan dikarenakan
masih terdapat error pada beberapa menu serta kurangnya
dokumentasi mengenai sistem talent pool tersebut. Pada
sistem tersebut data yang digunakan tidak menggunakan
data terbaru sehingga membutuhkan menu untuk
mengupdate data. Selain itu sistem juga membutuhkan
data-data terbaru lainnya seperti data hasil evaluasi
pegawai, data nilai assessment pegawai, dan data nilai
pegawai.
Penelitian ini akan berfokus pada Pengembangan Sistem
Informasi Talent Pool PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan
dan Pelatihan sesuai dengan user requirement dan arahan
yang diberikan. Sistem ini menggunakan framework
Codeigniter dan untuk database menggunakan MySQL.
Sistem informasi ini memiliki fitur data seluruh pegawai,
data jabatan struktural, data grade, bagan organisasi,
upload nilai assessment, upload nilai hasil evaluasi,
upload nilai talenta, upload data pegawai dan talenta
semua pegawai.

II. TINJAUAN PUSTAKA
A. Sistem
Menurut Azhar Susanto (2013) dalam bukunya yang
berjudul Sistem Informasi Akuntansi mengatakan bahwa
Sistem
adalah
kumpulan/grup
dari
sub
sistem/bagian/komponen apapun baik phisik ataupun non
phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan
bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan
tertentu [2].
Adapun sistem menurut Herry Langi, Marinda dan Fidel
Radja (2016) Sistem adalah jaringan kerja prosedurprosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersamasama, untuk melakukan kegiatan dalam rangka mencapai
tujuan tertentu [3].
Berdasarkan
dari
definisi-definisi
diatas
dapat
disimpulkan bahwa sistem merupakan kumpulan
rangkaian yang saling berhubungan dan mempengaruhi
satu sama lain untuk mencapai suatu tujuan atau sasaran
yang telah ditetapkan.
B. Talent Pool
Menurut Iwan Sukoco dan Ashar Rijal Fadillah (2016)
Talent Pool merupakan langkah dalam melakukan
penemuan pegawai bertalenta yang sangat berharga bagi
keberadaan instansi atau bisnis perusahaan [4].
Berdasarkan Edaran Direksi PT. PLN (Persero) Nomor
007.E/DIR/2014 Talent Pool merupakan manajemen
suksesi jabatan, khususnya mengenai pemetaan, penetapan
dan pengembangan talent sebagai rangkaian proses dalam
manajemen suksesi jabatan. Tujuan dari program Talent
Pool adalah untuk menjadi wadah pengembangan talenta
perseroan yang memiliki kapabilitas untuk menjadi future
leaders sebagaimana dimaksud pada Keputusan Direksi
Nomor 1261.K/DIR/2011 Pasal 6 Ayat (1). Sebagai
berikut: Visi yang melandasi implementasi program
Talent Pool adalah agar Perseroan mampu menjadi
perusahaan yang mempunyai ranking 50 teratas pada
Fortune 500 Global Company di tahun 2025. Program
Talent Pool terdiri atas tahapan sebagai berikut:
Visi yang melandasi implementasi program Talent Pool
adalah agar Perseroan mampu menjadi perusahaan yang
mempunyai ranking 50 teratas pada Fortune 500 Global
Company di tahun 2025. Program Talent Pool terdiri atas
tahapan sebagai berikut:
1. Identifikasi Kandidat Talenta
Merupakan proses identifikasi kandidat talenta untuk
mengisi Jabatan strategis di Perseroan, dilaksanakan
dengan memperhatikan integritas/moral, pengalaman,
dimensi kompetensi sesuai Kebutuhan Kompetensi
Jabatan, prestasi kerja, berbagi pengetahuan, prestasi
pembelalaran dan inovasi.
2. Seleksi Talenta
Merupakan proses pemilihan dan pengelompokan talenta
sesuai dengan kebutuhan Perseroan dan selanjutnya
ditetapkan sebagai Pegawai yang masuk dalam kelompok
Talent Pool Perseroan.
3. Pengembangan Talenta

Dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan talenta
terpilih agar sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan
Perseroan, sehingga dapat memberikan kontribusi
maksimal dalam posisinya.
4. Retensi Talenta
Dimaksudkan untuk memastikan talenta terpilih tetap
bekerja dalam organisasi dan berkinerja sesuai dengan
yang diharapkan dalam jangka waktu yang telah
ditentukan.
C. Codeigniter
Menurut In Wahyu Widodo (2013) Codeigniter adalah
sebuah framework berbasis php yang bersifat open source
dan menggunakan kosep MVC (Model View Controller),
yang merupakan model konsep yang saat ini sering
digunakan. Dengan konsep MVC segala macam logika
dan layout dipisahkan, sehingga programmer dan designer
dapat mengerjakan tugasnya masing-masing secara fokus.
[5].
D. MySQL
Menurut Supono dan Virdiandry Putratama (2016)
MySQL adalah sistem manajemen database SQL yang
bersifat Open Source dan paling populer saat ini. Sistem
database MySQL mendukung beberapa fitur seperti
multithreaded, multiuser, dan SQL database manajemen
sistem (DBMS). Database ini dibuat untuk keperluan
sistem database yang cepat, andal dan mudah digunakan.
Bahasa ini merupakan standar yang digunakan untuk
mengakses basis data relasional. SQL adalah sebuah
konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan
atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan
pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara
otomatis.[6]
E.

Gambar 2. 1 Tahapan Dalam Metode Prototype (Pressman,2012)

Metode Pengembangan Prototype

Metode pengembangan sistem (System Development
Life Cycle/SDLC) sebuah sistem yang perlu
dikembangkan
untuk
memperbaiki
kekurangankekurangan yang ada pada sistem yang sedang berjalan
atau sedang digunakan oleh organisasi atau perusahaan.
Salah satu SDLC yang banyak digunakan yaitu model

Prototype. Model ini tidak memerlukan data yang
lengkap dari sisi klien dan banyaknya keraguan dari
pengembang karena kondisi yang belum diketahui
(seberapa
besar
software,
bagaimana
sistem
penerapannya). Model ini tepat digunakan jika pihak
klien menginginkan prototype dari software dalam waktu
yang singkat. Dan prototype inilah yang akan menjadi
acuan dari klien untuk memberikan data kebutuhan yang
lebih lengkap pada pengembang. Berikut merupakan
tahapan dalam metode prototype. (Pressman, 2012) [7]

sebagai sarana untuk merancang dan atau membuat
software berorientasi objek. Karena UML ini merupakan
bahasa visual untuk pemodelan bahasa berorientasi objek,
maka semua elemen dan diagram berbasiskan pada
paradigma object oriented. UML adalah salah satu tool /
model untuk merancang pengembangan software yang
berbasis object oriented. Berikut merupakan beberapa
diagram yang akan penuli jelaskan seperti Use Case
Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram dan Class
Diagram [8].

1. Komunikasi
Tahap ini merupakan analisis terhadap kebutuhan
software dan tahap untuk mengadakan pengumpulan data
dengan melakukan pertemuan dengan klien, maupun
mengumpulkan data-data tambahan baik yang ada pada
jurnal, artikel, amupun internet.
2. Perencanaan secara cepat
Tahapan selanjutnya yang akan dilakukan yaitu
perencanaan secara cepat yang akan menghasilkan
dokumen user requirement atau bisa dikatakan sebagai
data yang berhubungan dengan keinginan user dalam
pembuatan software, termasuk rencana yang dilakukan.
3. Pemodelan perancangan secara cepat
Tahap ini akan menerjemahkan syarat kebutuhan ke
sebuah perancangan software yang dapat diperkirakan
sebelum dibuat pengkodean sistem. Proses ini berfokus
pada rancangan struktur data, arsitektur software,
representasi interface, dan detail (algoritma) prosedural.
Tahapan ini akan menghasilkan dokumen yang disebut
software requirement.
4. Pembentukan Prototipe
Tahap pembentukan prototipe merupakan proses
membuat kode. Tahapan inilah merupakan tahapan secara
nyata dalam mengerjakan suatu software. Setelah
pengkodean selesai maka akan dilakukan testing terhadap
sistem yang telah dibuat. Tujuan testing adalah
menemukan kesalahan terhadap sistem tersebut agar
kemudian dapat diperbaiki.
5. Penyerahan sistem dan umpan balik
Tahapan ini bisa dikatakan tahap akhir dalam
pengembangan sistem. Setelah melakukan analisis,
desain dan pengkodean maka sistem yang sudah jadi akan
digunakan oleh user. Kemudian software yang telah
dibuat harus dilakukan pemeliharaan secara berkala.

1. Usecase Diagram
Menurut Sri Mulyani (2016), Use case diagram yaitu
diagram yang digunakan untuk menggambarkan hubungan
antara sistem dengan actor. Diagram ini hanya
menggambarkan secara global [9].

III. ANALISIS DAN PERANGCANGAN SISTEM
A. Deskripsi Aplikasi Audit Sistem Informasi
Sistem Informasi Talent Pool adalah sistem yang dapat
membantu perusahaan dalam menentukan kandidat
pegawai yang sesuai dengan kebutuhan jabatan. Dimana
didalam sistem ini membutuhkan data seperti data hasil
evaluasi, data nilai assessment, data talenta dan alur data
sesuai dengan kebutuhan jabatan.
B. Perancangan UML
Menurut Adi Nugroho (2014), UML (Unified Modeling
Language) adalah bahasa yang digunakan untuk
menspesifikasi,
memvisualisasi,
membangun
dan
mendokumentasikan yang melibatkan pemodelan bisnis

Gambar 3.1 Usecase Diagram

2. Activity Diagram
Menurut Yuni Sugiarti (2013) Activity diagram
menggambarkan rangkaian alir aktivitas dalam sistem
yang dirancang, digunakan untuk mendeskripsikan
aktivitas yang dibentuk dalam suatu operasi sehingga
dapat juga digunakan untuk aktivitas lainnya seperti use
case atau interaksi [10]. Dalam pengembangan ini terdapat
5 activity diagram yaitu:
a) Halaman Home
Untuk mengakses halaman home, user dapat memilih
menu home dan sistem akan menampilkan informasiinformasi seperti jumlah pegawai, jenjang jabatan
pegawai dan grafik pegawai.

Gambar 3.2 Activity Diagram Halaman Home

b) Halaman Data Pegawai Sesuai Dengan Unit Pegawai

Gambar 3.3 merupakan aktifitas untuk menampilkan
halaman data pegawai sesuai dengan unit pegawai.
Admin dapat memilih menu home kemudian memilih
daerah unit pada grafik data pegawai unit, maka sistem
akan menampilkan data pegawai sesuai dengan daerah
unit pegawai.

Gambar 3.5 Activity Diagram Halaman Upload Nilai
Assessment
Gambar 3.3 Activity Diagram Halaman Data Pegawai Sesuai
Dengan Unit Pegawai

c) Halaman Data Pegawai Sesuai Dengan Generasi
Pegawai
Gambar 3.4 merupakan aktifitas untuk menampilkan
halaman data pegawai sesuai dengan generasi pegawai.
Admin dapat memilih menu home kemudian memilih
generasi pada grafik data pegawai unit, maka sistem
akan menampilkan data pegawai sesuai dengan
generasi pegawai.

e)

Halaman Edit Data Pegawai
Gambar 3.6 menunjukkan penggambaran aktifitas
untuk mengedit data pegawai. Admin dapat memilih
menu data seluruh pegawai dan sistem akan
menampilkan data semua pegawai. Setelah itu admin
dapat mengklik tombol edit dan sistem akan
menampilkan form edit data pegawai. Admin dapat
mengubah data pegawai kemudian klik tombol
simpan untuk menyimpan data. Sistem akan
menampilkan pesan error jika penyimpanan data
gagal dan menampilkan pesan sukses jika
penyimpanan data berhasil.

Gambar 3.4 Activity Diagram Halaman Data Pegawai Sesuai
Dengan Generasi Pegawai

d) Halaman Upload Nilai Assessment
Gambar 3.5 merupakan penggambaran aktifitas yang
dapat dilakukan admin pada halaman upload nilai
assessment. Admin dapat memilih menu upload nilai
assessment dan sistem akan menampilkan form
upload. Setelah itu admin dapat memilih data dalam
bentuk CSV dan mengklik tombol upload. Sistem akan
menampilkan pesan error jika upload gagal dan
menampilkan pesan sukses jika upload berhasil.
Activity diagram ini juga dapat dilakukan pada
halaman upload nilai talenta, hasil assessment, dan
data pegawai.

Gambar 3.6 Activity Diagram Halaman Edit Data Pegawai

3. Sequence Diagram
a) Sequence Diagram Home
Gambar 3.7 merupakan sequence diagram admin jika
memilih menu home maka sistem akan menampilkan
informasi yang ada pada halaman home.

akan menampilkan halaman upload nilai assessment
berupa form upload data. Selanjutnya admin memilih
data untuk diupload dan sistem akan menyimpan data
ke dalam database dan menampilkan pesan berhasil
atau menampilkan pesan gagal.

Gambar 3.7 Sequence Diagram Home

b) Sequence Diagram Data Pegawai Sesuai Dengan Unit
Pegawai
Gambar 3.8 merupakan sequence diagram jika admin
memilih menu home kemudian mengklik salah satu
daerah pada grafik, maka sistem akan menampilkan
data pegawai sesuai dengan daerah yang dipilih.

Gambar 3.10 Sequence Diagram Upload Nilai Assessment

e)

Sequence Diagram Edit Data Pegawai
Gambar 3.11 merupakan sequence diagram pada
halaman edit data pegawai. Jika admin memilih menu
data seluruh pegawai maka sistem akan menampilkan
data seluruh pegawai. Selanjutnya admin dapat
mengklik tombol edit yang terdapat pada kolom aksi.
Maka sistem akan menampilkan form untuk
mengubah data pegawai. Selanjutnya admin dapat
menyimpan data tersebut kedalam database dan
sistem akan menampilkan pesan.

Gambar 3.8 Sequence Diagram Data Pegawai Sesuai Dengan
Unit Pegawai

c) Sequence Diagram Data Pegawai Sesuai Dengan
Generasi Pegawai
Gambar 3.9 merupakan sequence diagram jika admin
memilih menu home kemudian mengklik salah satu
daerah pada grafik, maka sistem akan menampilkan
data pegawai sesuai dengan daerah yang dipilih.

Gambar 3.9 Sequence Diagram Data Pegawai Sesuai Dengan
Generasi Pegawai

d) Sequence Diagram Upload Nilai Assessment
Gambar 3.10 merupakan sequence diagram pada
halaman upload nilai assessment. Setelah admin
memilih menu upload nilai assessment maka sistem

Gambar 3.11 Sequence Diagram Edit Data Pegawai

4. Class Diagram
Menurut Sri Mulyani (2016), class diagram merupakan
diagram yang digunakan untuk mempresentasikan kelas,
komponen-komponen kelas dan hubungan antara masingmasing kelas. Selain itu class diagram mendeskripsikan
jenis-jenis objek dalam sistem dan berbagai hubungan
statis yang terdapat diantara mereka. Class diagram juga
menunjukan property dan operasi sebuah kelas serta
batasan-batasan yang terdapat dalam hubungan-hubungan
objek tersebut [10]. Berikut merupakan class diagram
yang akan dibahas :

b) Halaman Data Grade Pegawai
Ketika user memilih menu data grade pegawai, maka
sistem akan menampilkan data pegawai sesuai dengan
grade yang pegawai miliki. Data yang ditampilkan
berupa nama, nipeg, Pendidikan terakhir, jabatan,
tanggal jabat, grade, tanggal grade terakhir, dan lama
jabat pegawai. Berikut tampilan halaman data grade
pegawai:

Gambar 3.12 Class Diagram Sistem Informasi Talent Pool

IV. IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN APLIKASI
Implementasi dari sistem informasi talent pool ini, akan
berfokus pada halaman home, data grade pegawai, data
seluruh pegawai, upload data, dan edit data pegawai.
Berikut halaman halaman implementasi sistem :
a) Halaman home
Pada halaman awal sistem akan menampilkan halaman
login dan user diharuskan memasukkan username dan
password. Setelah proses login berhasil maka sistem
akan menampilkan halaman home. Halaman home
berisi tentang informasi-informasi mengenai jumlah
pegawai dan menampilkan grafik pegawai. Berikut
tampilan halaman home :

Gambar 3.14 Tampilan Halaman Data Grade Pegawai

c) Halaman Data Seluruh Pegawai
Ketika user memilih menu data seluruh pegawai, maka
sistem akan menampilkan data pegawai yang pegawai
miliki. Data yang ditampilkan berupa nama, nipeg,
Pendidikan terakhir, jabatan, tanggal jabat, grade,
tanggal grade terakhir, dan lama jabat pegawai.
Berikut tampilan halaman data seluruh pegawai:

Gambar 3.15 Tampilan Halaman Data Seluruh Pegawai
Gambar 3.13 Tampilan Halaman Home

d) Halaman Upload Data Assessment
Pada saat user memilih menu upload data assessment,
maka sistem akan menampilkan form untuk
mengupload data, setelah user memilih file csv yang
akan diupload dan mengklik tombol submit. Jika
upload berhasil maka sistem akan menampilkan alert
data berhasil ditambahkan, namun jika upload gagal
maka sistem akan menampilkan alert data tida berhasil
ditambahkan.

Gambar 3.16 Tampilan Halaman Upload Data Assessment

e) Halaman Edit Data Pegawai
Pada halaman data seluruh pegawai, terdapat kolom
yang menampilkan button edit. Jika user mengklik
button edit maka sistem akan menampilkan form untuk
mengedit data pegawai. Jika data telah diubah maka
user dapat menyimpan data dengan mengklik tombol
submit dan sistem akan menampilkan alert jika data
berhasil disimpan.

Mengklik angka
pada
posisi
kosong
tabel
data pemenuhan
struktural
Mengklik
keterangan pada
tabel data grade
Mengklik view
pada detail data
grade
Mengklik daerah
pada grafik data
pegawai sesuai
unit
Mengklik
generasi
pada
grafik
data
pegawai sesuai
generasi

unit,
dan
grafik
pegawai
sesuai
generasi
Menampilkan jabatan
yang
kosong
dan
daerah unit
Menampilkan
dari grade

Valid

detail

Valid

Menampilkan halaman
data pegawai sesuai
dengan grade pegawai
Menampilkan halaman
data pegawai sesuai
dengan unit pegawai

Valid

Menampilkan halaman
data pegawai sesuai
dengan
generasi
pegawai

Valid

Valid

b) Pengujian Halaman Data Grade
Tabel 3.2 Tabel Pengujian Pada Halaman Data Grade
Skenario
Hasil yang diharapkan
Kesimpulan
Mengklik
Menampilkan
nama, Valid
halaman data nipeg,
umur,
grade
Pendidikan
terakhir,
jabatan, tanggal jabat,
tanggal grade terakhir,
dan lama jabat

c) Pengujian Halaman Data Seluruh Pegawai
Tabel 3.3 Tabel Pengujian Halaman Data Seluruh
Gambar 3.16 Tampilan Halaman Edit Data Pegawai

4.2 Pengujian Apllikasi
Pengujian yang dilakukan menggunakan metode
pengujian blackbox. Menurut Ade Djohar Maturidi (2014)
Pengujian Black Box merupakan sebuah test case yang
bertujuan untuk menunjukkan fungsi perangkat lunak
tentang cara beroperasinya, apakah pemasukan data
keluaran telah berjalan sebagaimana yang diharapkan dan
apakah informasi yang disimpan secara eksternal selalu
dijaga kemutakhirannya [11]. Hasil uji yang telah
dilakukan akan digunakan untuk menentukan kualitas dari
sistem ini. Berikut Tabel Pengujian Blackbox Testing :
a) Pengujian Halaman Home
Tabel 3.1 Tabel Pengujian Pada Halaman Home
Skenario
Hasil yang diharapkan Kesimpulan
Mengklik
Menampilkan jumlah Valid
halaman home
manajer,
deputi
manajer, supervisor,
staff, tabel data grade
pegawai, tabel data
pemenuhan struktural,
grafik pegawai sesuai

Skenario
Mengklik
halaman data
seluruh pegawai

Mengklik nama
pegawai

Mengklik
tombol edit
Mengklik
tombol submit

Pegawai
Hasil yang diharapkan
Menampilkan
nama,
nipeg,
umur,
Pendidikan
terakhir,
grade, tanggal grade
terakhir,
jabatan,
tanggal jabat, unit, 3
talenta terakhir, lama
jabat
Menampilkan
data
riwayat
jabatan,
riwayat
Pendidikan,
dan riwayat talenta
pegawai
Menampilkan form edit
data pegawai
Menampilkan
pesan
data berhasil diubah

Kesimpulan
Valid

Valid

Valid
Valid

d) Pengujian Halaman Upload Nilai Assessment
Tabel 3.4 Tabel Pengujian Pada Halaman Upload Nilai

Assessment

Skenario
Mengklik
halaman upload
nilai assessment
Memilih
data
sesuai dengan
template file
Memilih
data
tidak
sesuai
dengan template
file
Tidak memilih
data untuk di
upload

Hasil yang diharapkan
Menampilkan
form
untuk upload data dan
template untuk upload
data nilai assessment
Menampilkan
pesan
berhasil upload

Kesimpulan
Valid

Menampilkan
error

pesan

Valid

Menampilkan
error

pesan

Valid

Valid

V. KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan Praktik Kerja
Lapangan yang telah dilakukan kurang lebih selama 3
bulan dapat disimpulkan bahwa sistem informasi Talent
Pool dapat diimplementasikan secara baik dan dapat
digunakan oleh user melalui jaringan intranet perusahaan.
Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat
mempermudah perusahaan dalam proses pencarian
pegawai yang sesuai dengan kebutuhan jabatan. Selain itu,
sistem dapat memudahkan dalam pencarian pegawai
sesuai dengan grade pegawai atau sesuai dengan daerah
unit pegawai.
B. Saran
Sebaiknya untuk perkembangan sistem yang selanjutnya
diharapkan perusahaan dapat menyediakan dokumentasi
sistem agar programmer yang melanjutkan dapat
mengetahui proses bisnis lebih jelas serta dilakukan
perencanaan yang matang sehingga dapat meminimalkan
waktu dalam mengimplementasikan sistem. Selain itu
diharapkan keamanan sistem dapat ditingkatkan agar
informasi data pegawai tidak tersebar kepada pihak
eksternal seperti selalu melakukan update pada
software/website, menggunakan server hosting yang
aman, menggunakan protokol SSL yang terenkripsi dan
melakukan backup data secara rutin baik dilakukan secara
mingguan, bulanan atau tahunan.
VI. DAFTAR PUSTAKA
[1] Anonim. 2017. “Talent Pool Jabatan Pimpinan Tinggi
Dan Administrator”. Harian88. https://m.harian88
.com/talent-pool-jabatan-pimpinan-tinggi-danadministrator/. [19 Januari 2018]
[2] Susanto, Azhar. 2013. Sistem Informasi Akuntansi
Edisi Kedua Cetakan Kedelapan. Yogyakarta: BPFE.
[3] Langi, Herry. Marina. dan Radja, Fidel. 2016.
“Rancang Bangun Sistem Informasi Pada SMA
Negeri 1 Halmahera Timur Berbasis Web”. E-Jurnal
Sariputra, 3 (1), 96-102.
[4] Sukoco, Iwan. dan Fadillah, Rijal Ashar. 2016.
“Analisis Strategi Manajemen Talenta Menggunakan
Pendekatan Kompetensi Organisasional Pada PT

Pindad (Persero) Bandung”. Jurnal AdBisPreneur, 1
(1), 85-102.
[5] Widodo, Wahyu In. 2014. Membangun Web Super
Cepat dengan Codeigniter GroceryCRUD dan
TankAuth.
http://minicinemastreaming .blogspot.co.id/2016/06/
membangun-web-super-cepat -dengan.html [25
Januari 2015].
[6] Supono. dan Putratama, Virdiandry. 2016.
Pemrograman Web dengan Menggunakan PHP dan
Framework Codeigniter. Yogyakarta: Deepublish.
[7] Pressman, S. Roger. 2012. Rekayasa Perangkat Lunak
Edisi 7. Yogyakarta: Andi.
[8] Nugroho, Adi. 2014. Rekayasa Perangkat Lunak
Menggunakan UML dan Java. Yogyakarta: Andi.
[9] Mulyani, Sri. 2016. Analisis dan Perancangan Sistem
Informasi Manajemen Keuangan Daerah: Notasi
Pemodelan Unified Modeling Language (UML) Edisi
Kedua. Bandung: Abdi Sistematika.
[10] Sugiarti, Yuni. 2013. Analisis dan Perancangan UML
(Unified Modeling Language). Yogyakarta: Graha
Ilmu.
[11] Maturidi, Djohar Ade. 2014. Metode Penelitian
Teknik Informatika Cetakan Kedua. Yogyakarta:
Deepublish.

Dokumen yang terkait

Dokumen baru