Sistem Pendidikan Amerika Serikat Dituju

Sistem Pendidikan Amerika Serikat
“Ditujukan untuk memenuhi tugas”
Mata Kuliah
Jurusan

: Ilmu Pendidikan
: Tarbiyah - PAI (II-A)

Di susun Oleh
Kelompok 5 ( Lima )
Husna Hukmanda
Muliana Sari
Nurhasanah
Nurhayati
Rabita

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM JAM’IYAH
MAHMUDIYAH TANJUNG PURA - LANGKAT
TAHUN PERIODE : 2015- 2016

KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang maha Esa
atas ridho dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Makalah
ini

dengan

penuh

keyakinan

serta

usaha

maksimal.

Semoga

dengan

terselesaikannya tugas ini dapat memberi pelajaran positif bagi kita semua.
Selanjutnya penulis juga ucapkan terima kasih kepada bapak dosen mata
kuliah ilmu Pendidikan yang telah memberikan tugas Makalah ini kepada kami
sehingga dapat memicu motifasi kami untuk senantiasa belajar lebih giat dan
menggali ilmu lebih dalam khususnya mengenai “Sistem Pendidkan Amerika



sehingga dengan kami dapat menemukan hal-hal baru yang belum kami ketahui.

Terima kasih juga kami sampaikan atas petunjuk yang di berikan sehingga
kami dapat menyelasaikan tugas Makalah ini dengan usaha semaksimal mungkin.
Terima kasih pula atas dukungan para pihak yang turut membantu
terselesaikannya laporan ini, ayah bunda, teman-teman serta semua pihak yang
penuh kebaikan dan telah membantu penulis.

Terakhir kali sebagai seorang manusia biasa yang mencoba berusaha
sekuat tenaga dalam penyelesaian Makalah ini, tetapi tetap saja tak luput dari
sifat manusiawi yang penuh khilaf dan salah, oleh karena itu segenap saran
penulis harapkan dari semua pihak guna perbaikan tugas-tugas serupa di masa
datang.

Tanjung Pura, April, 2016
i

DAFTAR IS

ii

KATA PENGANTAR...................................................................................................i
DAFTAR ISI................................................................................................................ii
BAB I............................................................................................................................1
PENDAHULUAN........................................................................................................1
A.

Latar Belakang..................................................................................................1

B.

Rumusan Masalah.............................................................................................1

BAB II..........................................................................................................................2
PEMBAHASAN...........................................................................................................2
A.

Sekilas tentang Amerika Serikat......................................................................2

B.

Politik Pendidikan AS......................................................................................2

C.

Tujuan Pendidikan AS.......................................................................................4

D.

Manajemen Pendidikan AS..............................................................................4

E.

Struktur Dan Jenis Jenis Pendidikan................................................................6

F.

Sistem Pendidikan Di Amerika Serikat...........................................................8

G.

Pendanaan Pendidikan AS.............................................................................10

BAB III.......................................................................................................................12
PENUTUP..................................................................................................................12
A. Kesimpulan......................................................................................................12
DAFTAR FUSTAKA.................................................................................................13

iii

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dunia pendidikan adalam merupakan aset nasional dan sosial yang paling
strategis dan realistis dalam rangka usaha meningkatkan harkat serta martabat
manusia. Melalui pndidikan, menusia dapat menguak tabir kehidupan sekaligus
dapat menempatkan dirinya sebagai subyek dalam setiap perubahan dan
pereseran, baik pada aspek kultural maupun aspek struktural.

Mengingat pentingnya pendidikan bangsa, serta luasnya ruang lingkup
permasalahan, perlu ditingkatkan terus upaya perbaikan strategi dalam pendidikan
yang bersifat komprehensif dengan stasiun pengamatan yang jelas untuk
memonitor keberhasilan strategi pendidikan yang diterapkan. Untuk itulah
keberhasilan yang pernah dicapai dalam sistem pendidikan nasional harus selalu
mengembangkan wawasannya dengan cara mencari model pendidikan yang lebih
baik di negara-negara yang telah berkembang. Di sini akan dibahas mengenai
pendidikan yang berada di negara adidaya dan di negara yaitu amerika serikat.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaiman Sistem Pendidikan Amerika Serikat?

2. Bagaimana Struktur Pendidikan Amerika Serikat?

3. Bagamana System Kurikulum Amerika Serikat?

4. Bagaimana Pendanaan System Pendidikan Amerika Serikat?

1

5. Apa Tujuan Pendidikan Amerika Serikat?

2

BAB II
PEMBAHASAN

A. Sekilas tentang Amerika Serikat
Sebua negara dengan julukan “Paman Sam” ini berinu kota di Washington,
dengan luas wilayah 9.372.610 km². Sebagai negara tempat PBB, IMF, world
Bank, dan badan dunia lainnya, amerika berfungsi sebagai sentral politik dan
ekonomi internasional. Amerika juga merupakan sebuah repoblik federal yang
terdiri dari 50 negara bagiab dan sebuah distrik federal. Berdasarkan luas
wilayahnya, USA adalah negara terbesar ke-3 di dunia.

Negara dengan kota terbesar New York City ini merdeka pada tanggal 4 juli
1776. bahasa nasional di USA adalah inggris. Negara federal dengan
pemerintahan berbentuk repoblik konstitusional ini dipimpin oleh Barack Obama,
Wakil Presiden Joe Biden, Juru Bicara Parlemen john Boehner, dan Ketua MA
bernama John Robert. Persiden Amerika dipilih oleh rakyat setiap 4 tahun sekali,
dengan masa jabatan terbatas sampai dua kali masa jabatan.

Ekonomi Amerika mengikuti pola kapitalis dalam arti usaha bebas. Pada
umumnya pemerintah federal telah dipengaruhi oleh konsep Laissez faire/usaha
pasar bebas.. oleh karena itu sektor swasta memainkan peran yang sangat pengting
bagi pertumbuhan ekonomi aAmerika. Negara ini juga merupakan negara yang
pertama kali memiliki senjata Nuklir.

B. Politik Pendidikan AS
Pada umumnya kebijakan pendidikan yang diambil di suatu negara
cenderung dijadikan alat intervensi negara kepada warga negaranya. Bentuk
intervensi itu bisa berupa justifikasi (abash atau diakui/tidaknya) ilmu
pengetahuan tertentu, pengaturan kelembagaan sekolah, lama pendidikan dan

3

gelar, serta kualifikasi pendidikan yang dikaitkan dengan posisi pekerjaan
(jabqatan). Di antara jenjang pendidikan sekolah (mulai dari tingkat Dasar hingga
Perguruan

Tinggi)

yang

ada,

umumnya

negara

lebih

memilih

mengkonsentrasikan kekuasaannya untuk mengintervensi pendidikan sekolah
yang diperuntukkan bagi anak-anak, remaja dan kaum muda. Hampir tidak ada
negara yang menaruh perhatian cukup besar pada pendidikan untuk orang-orang
dewasa.

Pertanyaannya adalah; Mengapa negara lebih memilih memusatkan
perhatiannya kepada pendidikan anak-anak (muda) dibandingkan dengan
pendidikan orang dewasa?. Heidenheimer (1990: 23) memberikan ilustrasi
jawaban

sebagai

berikut:

Bahwa

sebagian

negara

memilih

lebih

mengkonsentrasikan intervensinya pada pendidikan untuk anak-anak dan
remaja adalah disebabkan alasan karena negara memiliki tanggung jawab untuk
menciptakan

kader-kader

bangsa.

Sebagian

negara

yang

lain memiliki

alasan bahwa sekolah cukup menarik untuk dikuasai, dimana di dalamnya
terdapat generasi yang sangat mudah untuk dipengaruhi. Ada juga sebagian
negara beralasan karena hak suara untuk pemilihan politik di masa yang akan
datang perlu proses sosialisasi, dan itu cocok dilakukan untuk anak-anak melalui
sekolah-sekolahnya.

Di negara-negara demokrasi, kesadaran untuk mengawasi dan membatasi
intervensi

pemerintah

pada

sector

pendidikan

itu

ditandai dengan

dipilihnya asas desentralisasi dalam pengambilan kebijakan (pengaturan) sector
pendidikan. Amerika Serikat adalah salah satu negara pelopor demokrasi. Sudah
sejak lama kebijakan pendidikan di Amerika Serikat menjadi tanggung jawab
Pemerintah Negara Bagian (State) dan Pemerintah Daerah (Distrik). Sebelumnya,
Pemerintah Pusat memang mengintervensi kebijakan pendidikan, sebagaimana
yang terjadi sejak tahun 1872, dimana Pemerintah Pusat AS mengintervensi
kebijakan pendidikan dengan cara memberikan tanah negara kepada Negara
Bagian untuk pembangunan fakultas-fakultas pertanian dan teknik; membantu
sekolah-sekolah dengan program makan siang, menyediakan pendidikan bagi

4

orang- orang Indian; menyediakan dana pendidikan bagi para veteran yang
kembali ke kampus untuk menempuh pendidikan lanjutan; menyediakan
pinjaman bagi mahasiswa; menyediakan anggaran untuk keperluan penelitian,
pertukaran mahasiswa asing dan bantuan berbagai kebutuhan mahasiswa lainnya;
serta

memberikan

bantuan

tidak

langsung

(karena

menurut ketentuan

Undang-Undang Amerika Serikat pemerintah dilarang memberikan bantuan
langsung) kepada sekolah-sekolah

agama dalam bentuk buku-buku teks dan

laboratorium.

C. Tujuan Pendidikan AS
Sebagaimana dideskripsikan di atas bahwa karakteristik utama politik
system pendidikan Amerika Serikat adalah menonjolnya DESENTRALISASI.
Pemerintah Pusat sangat memberi otonomi seluas-luasnya kepada Pemerintah di
bawahnya, yaitu Negara Bagian dan Pemerintah Daerah (Distrik). Meskipun
Amerika Serikat tidak mempunyai system pendidikan yang terpusat atau yang
bersifat nasional, akan tetapi bukan berarti tidak ada rumusan tentang tujuan
pendidikan yang berlaku secara nasional.

Tujuan system pendidikan Amerika secara umum dirumuskan dalam 5 poin
sebagai berikut:

o Untuk mencapai kesatuan dalam keragaman;
o Untuk mengembangkan cita-cita dan praktek demokrasi;
o Untuk membantu pengembangan individu;
o Untuk memperbaiki kondisi social masyarakat; dan
o Untuk mempercepat kemajuan nasional.
Di luar 5 tujuan tersebut, Amerika Serikat mengembangkan visi dan missi
pendidikan gratis bagi anak usia sekolah untuk masa 12 tahun pendidikan
awal,

dan

biaya

pendidikan

relative

tinggi.

5

murah

untuk

tingkat pendidikan

D. Manajemen Pendidikan AS
Dengan

mengembangkan

pola

Desentralisasi,

maka

manajemen

pendidikan di Amerika Serikat dikelola berdasarkan aspirasi dan kebutuhan
masrakat Negara Bagian dan Pemerintah Daerah setempat. Di tingkat
nasional (federal/pusat) dibentuk satu departemen, yaitu Departemen Pendidikan
Federal. Departemen ini dipimpin oleh seorang setaraf Sekretaris Kabinet. Tugas
departemen ini adalah melaksanakan semua kebijakan pemerintah federal dalam
sector pendidikan di semua tingkatan pemerintahan dan untuk semua jenjang
pendidikan.
Tetapi, karena sebagian besar kewenangan dan tanggung jawab pendidikan
sudah diserahkan kepada Negara Bagian dan Pemerintah Daerah, maka
Departemen

Pendidikan

Federal

hanya

menjalankan monitoring dan

pengawasan saja. Di tingkat Negara Bagian dibentuk sebuah badan yang diberi
nama BOARD of EDUCATION. Badan ini bertugas dan berfungsi membuat
kebijakan-kebijakan serta menentukan anggaran pendidikan untuk masing-masing
wilayah (Negara Bagian) nya, khususnya berkenaan dengan Pendidikan Dasar
dan Pendidikan Menengah. Selanjutnya, untuk menangani permasalahan yang
berkaitan dengan hal-hal yang lebih teknis (yaitu; tentang kurikulum sekolah,
penentuan persyaratan sertifikasi, guru-guru, dan pembiayaan sekolah) dibentuk
sebuah bagian pendidikan yang disebut sebagai COMISSIONER, sering juga
disebut sebagai SUPERINTENDENT. Bagian ini dipimpin oleh seorang
yang ditunjuk oleh Board of Education atau oleh Gubernur

Untuk beberapa Negara Bagian, pimpinan Bagian Pendidikan ini
dipilih oleh masyarakatada. Sementara itu pada level operasional, pelaksanaan
manajemen pendidikan dijalankan oleh unit-unit yang lebih rendah, bahkan
banyak secara langsung dilaksanakan oleh masing-masing sekolah yang
bersangkutan. Para pimpinan atau Kepala Sekolah pada prinsipnya memiliki
kebebasan dan otonomi yang luas untuk menjalankan manajemen operasional
pendidikan.
Khusus untuk menangani kebijakan Pendidikan Tinggi, manajemen

6

pendidikan

Amerika

Serikat

yang

dikembangkan

oleh

Negara-Negara

Bagian memisahkan antara Badan yang memberi izin pendirian Perguruan Tinggi
(Negeri dan Swasta) dengan Badan yang merumuskan kebijakan akademik serta
keuangan.
Badan yang menangani kebijakan akademik dan keuangan untuk
Pendidikan Tinggi adalah BOARD of TRUSTEES. Untuk Perguruan Tinggi
Negeri anggota badan tersebut ditunujuk oleh Gubernur Negara Bagian. Ada
juga yang dipilih dari dan oleh kelompok yang akan diwakili. Sedangkan untuk
Perguruan Tinggi Swasta anggota badan tersebut dipilih dari perguruan
tinggi masing-masing.

E.

Struktur Dan Jenis Jenis Pendidikan
Setiap negara negara bagian menyediakan pendidikan secara geratis bagi
anak anak negeri mulai dari taman anak anak di tambah 12 tahun pada jenjang
jenjang pendidikan lainya adapun undang undang tidak sama dengan di antara
negara negara bagian dan anak anak mulai usia 6-7 tahun harus menempuh
pendidikan. Dan di dalam sistem pendidikan negara amerika serikat terdapat
beberapa pola struktur di antaranya ialah: mualai dari sekola taman kanak kanak +
pendidikan dasar 1-8+4 tahun SLTA kemudian taman kanak kanak + sekolah
dasar 1-6+3 tahun SLTP + 4 tahun SLTA dan kemudian taman kanak kanak +
sekolah dasar dan setelah 12 tahun tingkat taman kanak kanak maka di lanjut kan
sekola akademik sebagai bagian dari sistem pendidikan dan dengan mengikuti
struktur pendidikan yang ada maka usia anak akan menempuh pendidikan dasar
usia 17-18 tahun[1]. Pendidikan khusus mendapat perhatian yang sungguh
sungguh dari pemerintah maupun masyarakat yang mencangkup pendidikan bagi
kanak kanak tuna runggu, tuna netra,cacat tubuh, idiot, serta yang mendapat
gangguan emosional. Di luar itu pendidikan non formal disponsori tidak hanya
oleh badan badan pemerintah tetapi juga oleh badan badan swasta, serikat serikat
buruh, badan badan keagamaan, serta individu individu yang kadangkala yang
menjadikannya bisnis. Sekola dan lembaga lembaga pendidikan tinggi sering
melakukan program pendidikan non formal ini merupakan bagian dari kegiatan
bagi orang orang dewasa yang mencangkup antara lain menulis membaca
7

pendidikan persamaan hobi kerajinan seni dan rekreasi. Dalam sejarah pendidikan
Amerika Serikat, pendidikan sudah menjadi tanggung jawab pemerintah negara
bagian dan masyarakat setempat.

Walaupun demikian semenjak 1872 pemerintah telah ikut campur tangan
mulai dari memberikan tanah negara guna membangun fakultas dan juga
membantu sekolah dengan program makan siang, menyediakan dana bagi veteran
dan menyediakan pinjaman bagi mahasiswa. Semenjak tahun 1979 dibentuk
sebuah departemen pendidikan federal yang dipimpin oleh seseorang yang setaraf
sekretaris kabinet.

Yang memegang tugas melaksanakan kebijakan pemerintah dalam
pendidikan. Hampir semua negara bagian memisahkan antara badan yang
memberikan izin pendirian pergfuruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta.
Di perguruan tinggi memiliki struktur pelaksanaan tugas ya masing masing Kalau
kita lihat sumber keuangan pendidikan khususnya pendidikan dasar dan menengah
berasal dari daerah kabupaten dan sumber-sumber lokal lainnya yang sebagian
besar berasal dari pajak negara bagian. Anggaran pemerintah federal untuk
perguruan tinggi juga meningkat terutama pendidikan kejuruan teknik dan
pendidikan bagi orang yang kembali ke kampus untuk belajar. Pada umumnya
beban biaya pendidikan bagi mahasiswa negeri lebih berat dibanding beban biaya
untuk mahasiswa swasta. Dan dilihat dari Kurikulum dan Metodologi Pengajaran
negara amerika serikat Kebiasaan otonomi yang sudah lama dan kuat serta
keadaan masyarakat sangat mempengaruhi bentuk kurikulum serta cara mengajar
di Amerika Serikat. Disini tidak ada kurikulum nasional yang resmi. Bagian
pendidikan negara bagian menggariskan kurikulum dengan tingkat variasi yang
cukup besardan memberi peluang pada daerah setempat. Pada awalnya sekolah
amerika sangat dipengaruhi oleh agama dan fokus pada keterampilan tulis baca.
Semenjak abad ke 19 perhatian terhadap masalah sosial semakin menonjol.

Pada akhir abad ke 19 muncul tuntutan untuk mengubah kurikulum dan
metode mengajar dengan mengarahkan perhatian pada kebutuhan muris yang
8

berbeda, serta perhatian terhadap kebutuhan individu. Dengan demikian siswa
memiliki peluang yang besar untuk menentukan pilihan. Pertambahan jumlah
populasi sekolah yang sangat cepat dan kemajuan iptek menjadi dorongan untuk
inovasi-inovasi baru terutama metode pengajaran. Di daerah perkotaan persoalan
sosial telah mendorong munculnya mata pelajaran baru yaitu studi etnis,
pendidikan lingkungan, pendidikan seks, pendidikan narkoba dan sebagainya.
Namun, awal 1980-an ada kecendrungan untuk kembali pada yang lama serta
kebutuhan baru atas pendidikan akhir. Sistem pendidikan di Amerika mempunyai
sifat yang khas yang berbeda dari sistem pendidikan di negara-negara lain. Hal ini
terutama karena sistem pemerintahannya yang mendelegasikan kebanyakan
wewenang kepada negara bagian dan pemerintahan lokal (distrik atau kota).

Amerika tidak memiliki sistem pendidikan nasional yang ada adalah
sistem pendidikan dalam artian terbatas pada masing-masing negara bagian. Hal
ini berdasarkan padafilosofi bahwa pemerintah (federal/pusat) harus dibatasi
perannya, terutama dalam pengendalian kebanyakan fungsi-fungsi publik seperti
sekolah, pelayanan sosial dan lain-lain. Karena itu di Amerika dalam pendidikan
dasar dan menengah tidak ada kurikulum nasional bahkan tidak ada kurikulum
negara bagian. Apa yang ada hanyalah semacam standar-standar kompetensi
lulusan yang ditetapkan pemerintahan negara bagian ataupun pemerintahan lokal.
Walaupun begitu pemerintah federal (pusat) diberi wewenang terbatas.

Orang Amerika menempuh 12 tahun pendidikan di primary dan secondary
school. Dengan ijasah dari secondary school (high school), mereka dapat
melanjutkan studinya ke college, university, vocational (job training) school,
secretarial school, dan professional school lainnya.

Primary dan Secondary School: Anak-anak di AS masuk sekolah (primary
school) pada umur sekitar 6 tahun. Mereka belajar di sana selama 5 atau 6 tahun.
Kemudian mereka melanjutkan ke sekolah lanjutan (secondary school) yang
terdiri dari 3 tahun di "middle school" atau "junior high school" dan 3 atau 4 tahun
di "senior high school" (lebih sering disebut "high school" saja). Orang AS
9

menyebut kelas/tingkat dalam 12 tahun pertama sekolah ini dengan istilah
"grade".

Higher Education: Sesudah menyelesaikan high school (twelfth grade),
mereka dapat melanjutkan studinya ke college atau university. Pendidikan di
college atau university ini dikenal sebagai pendidikan tinggi ("higher education").
Kita harus tahu jenjang pendidikan di negara kita yang setingkat dengan twelfth
grade di AS. Kita juga harus memastikan apakah perlu menempuh 1-2 tahun
persiapan sebelum dapat mendaftar ke sekolah di AS. Di beberapa negara,
pemerintah dan swasta kadang-kadang tidak mengakui gelar yang kita dapat di AS
jika kita masuk ke salah satu college sebelum lulus SLTA.

Pendidikan di college atau university yang memberikan gelar Bachelor
dikenal sebagai pendidikan "undergraduate". Pendidikan lanjutannya disebut
pendidikan "graduate" atau "post-graduate". Pendidikan lanjutan atau pendidikan
graduate meliputi hukum, medical, MBA, dan Ph.D. (doktor).

F.

Sistem Pendidikan Di Amerika Serikat
Ada dua macam pendidikan di AS, yaitu negeri dan swasta; namun antara
keduanya ada pendidikan di rumah. Karena tidak disebutkan dalam konstitusi,
maka tanggung jawab pendidikan adalah pada negara bagian. Pengawasan
pendidikan dilakukan oleh 3 pihak, yaitu federal, state, dan local control. Di
tingkat lokal, pengawasan dilakukan oleh dewan sekolah, pengawas, sekolah
kabupaten, orang tua, dan masyarakat. Tiap state atau negara bagian memiliki
sistem pendidikan tersendiri, sehingga ada 50 macam sistem pendidikan di AS
sesuai

dengan

jumlah

negara

bagian.

Masing-masing

mendelegasikan

kekuasaannya kepada dewan sekolah. Karena itu kontrol pendidikan terletak pada
sekolah dan masyarakat di kabupaten.

10

Tiap sekolah memiliki sistem pendidikan. Jika jumlah sekolah di AS ada
14.000, ini berarti ada 14.000 macam sistem pendidikan. Jumlah tersebut dari
tahun ke tahun menurun. Pada tahun 1930 sebanyak 130.000 ribu, dan pada tahun
2000 tinggal 14.000. Jam belajar diatur setiap hari antara 6-7 jam, termasuk
makan siang. Dalam setahun hari masuk sekitar 180-190 yang terbagi dalam 4
kuartal @ 9 minggu untuk SMU. Sedangkan tingkat SD-SLTP sehari antara 6-7
jam pelajaran @ 45-55 menit. Terkadang ada penjadwalan dengan waktu 90 menit
yang disebut dengan block.

Kurikulum inti ditentukan oleh tiap state, terdiri dari: seni bahasa
(menulis, ejaan, membaca), bahasa, sains, matematika, ilmu pengetahuan sosial,
dan olah raga. Persyaratan lulusan ditentukan oleh tiap state, dan saat itu 34 states
mengharuskan tes bagi siswa yang menghasilkan produk, jadi bukan tes tertulis.
Produk tersebut antara lain berupa hasil riset dan dipresentasikan di depan kelas.
Ebtanas tidak ada. Nampaknya, tidak ada satu sistem pendidikan tertentu yang
harus dianut di AS.

Sistem pendidikan amerika serikat terjadi begitu saja, dan di pengaruhi
beberapa hal yang sangat berpengaruh yaitu pfaktor sejarah, geografi, dan faktor
demokrafi, Dan negara yang berpenduduk terdiri dari 50 negara bagian, dan
wasington dan luas wilayah lebih kurang 9,4 km persegi, Penduduk pertamanya
ialah orang orang indian atau penduduk asli di daerah alaska dan imigran berbagai
pelosok dunia semangkin bertambah besar penduduknya, orang yang pertama kali
menduduki amerika serikat aialah orng india kemudian eropa, bahkan sampai
asia,kemudian penduduk asli yaitu indian yang berkulit hitam sedangkan orang
eropa berkulit putih di lihat dari kulitnya mayoritas ialah kulit putih yaitu orang
orang eropa sedangkan minoritas ialah kulit hitam yaitu berpenduduk asli amerika
serikat orang orang indian. Dan kombinasi karakteristik geografis dan demografi
seperti di utara mengakibat kan terjadinya variasi yang sangat besar antara daerah
satu dengan daerah lain, negara bagian alaska , merupakan daerah yang paling
luas akan tetapi penduduknya sedikit, sedangkan negara bagian Rhode island
merupakan yang terkecil luasya,selain segi luas y kebanyakan jumlah penduduk di

11

amerika serikat yang mempengaruhi pendidikan di sana dan mempnyai persoalan
yang berbeda pula dalam pengadaan sekolah sekolah kita lihat seperti New York,
Washington, D.C., Chicago, Detroit, dan los angeles merupakan tempat tempat
yang banyak pengangguran, orang orang miskin dan orang orang yang tidak bisa
berbahasa inggris juga di iringi dengan masalah masalah ekonomi dan keadaan ini
mempengaruhi pendidikan yang ada di sana dan adapun Masalah penduduk ialah
semangkin kurangnya orang yang bergerak di bidang pertanian sebagai buruh
pertanian dan kira kira penduduk bekerja sebagai juru tulis sampai pada tenaga
tenaga propesional, dan jumlah tenaga wanita juga meningkat sementara
penganguran tinggi.

G.

Pendanaan Pendidikan AS
Sumber pendanaan pendidikan di Amerika, khususnya pendidikan
dasar dan menengah, yang lebih dikenal dengan PUBLIC SCHOOLS,
berasal dari Anggaran Pemerintah Pusat (Federal), Anggaran Pemerintah
Negara Bagian dan Anggaran Pemerintah Daerah. Dana pendidikan tingkat SD
dan SLTP dari negara bagian yang diperuntukkan 136 sekolah negeri dengan
jumlah murid sekitar 1,1 juta sebesar $8 milyar atau sekitar 32% dari anggaran
keseluruhan negara bagian. Ada tiga macam program pendidikan di Virginia,
yaitu SOQ (standards of quality), incentive-based programs, dan categorical
programs. SOQ berisi persyaratan program pendidikan minimal yang harus
dimiliki sekolah negeri. Standar tersebut ditulis dalam Konstitusi Virginia, dan
hanya

dapat

diubah

oleh

Dewan

Sekolah

dan

DPR.

SOQ termasuk pendanaan untuk keperluan dasar (transportasi, pelayanan
kesehatan, guru pengganti, pengembangan staf, biaya operasi dan pemeliharaan,
dan manajemen sistem informasi), pendidikan khusus seperti untuk anak cacad,
pendidikan kejuruan, pendidikan pengayaan, pendidikan bagi anak berbakat.
Incentive-based programs memberikan dana tambahan untuk pendidikan selain
yang diperlukan untuk mencapai SOQ. Program ini bukan suatu keharusan,
namun untuk mendapatkan dana dari negara bagian, sekolah harus membuktikan

12

bahwa ada program khusus yang ditawarkan seperti program pendidikan
teknologi.

13

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Ameerika Serikat adalahSebua negara dengan julukan “Paman Sam” ini
berinu kota di Washington, dengan luas wilayah 9.372.610 km². Sebagai negara
tempat PBB, IMF, world Bank, dan badan dunia lainnya, amerika berfungsi
sebagai sentral politik dan ekonomi internasional. Amerika juga merupakan
sebuah repoblik federal yang terdiri dari 50 negara bagiab dan sebuah distrik
federal. Berdasarkan luas wilayahnya, USA adalah negara terbesar ke-3 di dunia.

Ada dua macam pendidikan di AS, yaitu negeri dan swasta; namun antara
keduanya ada pendidikan di rumah. Karena tidak disebutkan dalam konstitusi,
maka tanggung jawab pendidikan adalah pada negara bagian. Pengawasan
pendidikan dilakukan oleh 3 pihak, yaitu federal, state, dan local control. Di
tingkat lokal, pengawasan dilakukan oleh dewan sekolah, pengawas, sekolah
kabupaten, orang tua, dan masyarakat. Tiap state atau negara bagian memiliki
sistem pendidikan tersendiri, sehingga ada 50 macam sistem pendidikan di AS
sesuai

dengan

jumlah

negara

bagian.

Masing-masing

mendelegasikan

kekuasaannya kepada dewan sekolah.

Tujuan system pendidikan Amerika secara umum dirumuskan dalam 5
poin sebagai berikut:

o Untuk mencapai kesatuan dalam keragaman;
o Untuk mengembangkan cita-cita dan praktek demokrasi;
o Untuk membantu pengembangan individu;
o Untuk memperbaiki kondisi social masyarakat; dan
o Untuk mempercepat kemajuan nasional.

14

15

DAFTAR FUSTAKA
Sp,Abdulah. Warta sejarah pendidikan Amerika serikat. http://wartasejarah.
blogspot.co.id/2014/06/pendidikan-amerika-serikat-as.html . diakses 04
April 2016, Pukul 20.00.
Muzamasih kuba, Perbandingan pendidikan amerika seriakat. perhttp://mzulkifli.blogspot.co.id/2013/06/makalah-perbandingan-pendidikandi_30.html di akses April 2016, Pukul 21.00.

Pendidikan di Amerika. http://rouf-artikel.blogspot.co.id/2013/03/pendidikan-diamerika-serikat.html. April 2016, Pukul 20.00.

16

Dokumen yang terkait

Dokumen baru