ABSTRAK FAKTOR.FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MUTU PELAYANAN KEPBRAWATAN PADA UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP MUARA DUA KECAMATAN MUARA DUA KABUPATBN OKU SELATAN 2014

ABSTRAK
FAKTOR.FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MUTU
PELAYANAN KEPBRAWATAN PADA UPTD PUSKESMAS
RAWAT INAP MUARA DUA KECAMATAN MUARA DUA
KABUPATBN OKU SELATAN 2014
A" G oni, S Pd. S KM,S. KeP. il{. Kes

Pelayanan kesehatan yang bermutu seringkali diartikan sebagai sesuatu

yang mahal, padahal mutu tidak hanya menyangkut masalah biaya,
keunggulan teknik, keindahan, dan daya tahas saja, melainkan juga tentang
per$epsi dan harapan dimana persepsi tiap konsumen berbeda. Pelayanan
k*p"i**atan merupakan bagian penting dari upaya penyembuhan penyakit
dan pemulihan kesehatan yang dilaksanakan pada berbagai sarana pelayanan
kesehatan di Puskesmas.

Tujuan

litian ini untuk rnengetahui faktor-faktor yang
dengan mutu pe layanan keperawatan terhadap faktor
pene

berhubungan
ketangg apan, faktor keandalan, faktor empati, faktor jaminan, faktor bukti
Iangsung. Penelitian ini dilakukan di UPTD Puskesmas Rawat Inap Muaradua
Kecamatan Muaradua Kabupaten OKIJ Selatan yang dilaksanakan pada bulan
April-Juni 2013. Sampel penelitian ini adalah seluruh pasien yang dirawat di
bigian keperawatan UPTD Puskesmas Rawat Inap Muaradua sebanyak 60

responden dengan pendekatan cross sectional.Analisa yang digunakan adalah
Chi square.
Hasil penelitian didapat 42 (70%) responden yang menyatakan mutu
pelayanan keperawatan pada UPTD Puskesmas Rawat Inap Muaradua baik
dun 18 responden {30%) mengatakan kurang" Ada hubungan faktor
ketangg epatu dengan mutu pelayanan puskesmas p value 0,01 2, Ada hubungan
faktor keandalan dengan mutu pelayanan Puskesmas p value A,A07. Ada
hubungan faktor empati dengan mutu pelayanan Puskesmas p value 0,013.
Ada hubungan faktor jaminan dengan mutu pelayanan Puskssmas p value
0,034. Ada hubungan bukti langsung dengan mutu pelayanan puskesmas
rawat inap di kecamatan muara dua kabupaten OKU Selatan.
Disarankan kepada UPTD Puskesmas Muaradua untuk meningkatkan
mutu pelayanan keperawatan, selanjutnya petugas kesehatan dapat
berinteraksi dengan baik terhadap pasien, firemperhatikan standar
keperawatan yang ada, memberikan perhatian dan informasi kepada pasien
dan meningkatkan fasilitas pelay artan.

Kato Kunci : Mutu, Pelayanan, Keperawatan, Puskesmas

1.

Lata,r Belakang
Pembangunan kesehatan memiliki peranan penting dalam upaya

mencapai

visi Kabinet Indonesia Bersatu II, "Indonesia yang sejahtera,

demokratis, dan berkeadilan" serta komitmen pernerintah untuk mencapai

target Millenium Develapment Goals (MDGs). Untuk mencapai sasaran
pembangunan kesehatan yang telah ditetapkan, kementerian kesehatan
merumuskan visi dan misi, visi kementerian kesehatan yaitu "Masyarakat
sehat yang rnandiri dan berkeadilan" yang mengandung arti masyarakat

rnenyadari pentingnya hidup sehat, berkeinginan untuk hidup sehat dan

berdaya/mampu mencapai

hidup sehat, sementara akses

terhadap

pelayanan kesehatan yang bermutu diupayakan adil dan merata. (Depkes

RI, 2010).

Visi Kementerian
Kementerian kesehatan

Kesehatan tersebut diwujudkan melalui misi

yaitu : Meningkatkan derajat

kesehatan

masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan
masyarakat madani, melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin

tersedianya upaya kesehatan yamg paripurna, merata, bermutu dan

berkeadialan, menjamin ketersedian dan pemerataan sumber daya
ke sehatan, menciptakan tata kelola pemerintah pernerintah yang baik dan
berkeadilan. (Depkes RI, 2010).

Untuk mendukung visi dan rnisi kernenterian kesehatan RI tersebut
Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan mempunyai visi
yaitu o'terwujudnya masyarakat berprilaku sehat dalam lingkungan sehat
dengan pelayanan kesehatan bermutu guna untuk mencapai OKU Selatan
Sehat" yang mengandung arti kesehatan bisa terwujud dengan masyarakat
yang berprilaku hidup bersih dan sehat dan didukung pelayanan kesehatan

yang bermutu. Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu
Selatan tersebut diwujudkan dengan misi Dinas Kesehatan Kabupten Ogan

Komering UIu Selatan sebagai berikut yaitu menggerakkan pembangunan

daerah kabupaten yang berwawasan kesehatan, mendorong kemandirian
masyarakat kabupaten OKU Selatan untuk hidup sehat, memelihara dan
meningkatkan pelayanan kesehatan yang berrnutu, merata, dan terjangkau

oleh seluruh masyarakat kabupaten OKU Selatan (Profil Dinas Kesehatan
Kab. OKU Selatan 2013).

Untuk mendukung visi dan misi tersebut di atas UPTD Puskesmas
Kecamatan Muaradua sebagai salah satu Unit Pelaksana Dinas Kesehatat
Kabupaten OKU Selatan mempunyai visi yaitu mendukung OKU Selatan

Sehat 2015 dengan misi menggerakkan pembangunan berwawasan
kesehatan, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan pemberdayaan
masyarakat dan keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan yang ada.
Jumlah Tenaga keperawatan pada UPTD Puskesmas Kecamatan Muaradua

tahun

z}fi

yang berstatus Pegawai Negeri Sipil sebanyak 29 orang

dengan latar belakang pendidikan

DIII

Keperaw atan,

dan I 0

orang

berpendidikan Sekolah Perawat Kesehatan sedangkan tenaga Honorer
sebanyak 21 orang berpendidikan DIII Keperawatan sedangkan jumlah

pasien yang dirawat

di

bagian keperawatan pada UPTD Puskesmas

Kecamatan Muaradua tahun

z}n

zAn sebanyak 2A5 pasien dan pada tahun

meningkat menj adi 221 pasien (Profit UPTD Puskesmas Muaradua,

2013).

Dari Uraian Visi dan Misi tersebut di atas bisa ditarik salah satu
kesimpulan untuk terwujudnya kesehatan masyarakat yarlg sejahtera
diperlukan pelayanan kesehatan yang bermutu yang dilaksanakan oleh
tenaga kesehatan yang profesional. Sedangkan seperti yang diberitakan
oleh Harian OKU Selatan pada Jumat 30 Maret 2013, disampaikan bahwa

belum meratanya pelayanan kesehatan, Pendidikan dan kurangnya akses

pelayanan kesehatan

di beberapa Kecamatan di OKU

Selatan

menyebabkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten OKU Selatan
Rendah. Dampak sumber daya manusia yang rendah diasumsikan terhadap

mutu pelayananan kesehatan juga rendah.

Berdasarkan studi pendahuluan peneliti pada bulan Maret 2011

pada bagian keperawatan UPTD Puskesmas Rawat Inap Kecamatan
Muaradua, peneliti peroleh informasi masih terdapat banyak keluhan dari
pasien mengenai mutu pelayanan yang diberikan tenaga keperawatan, alat-

alat masih kurang, terkadang dalam memberikan pertolongan lambat
melayani. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui lebih banyak tentang

mutu pelayanan keperawatan yang diberikan oleh tenaga keperawatan
pada UPTD Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Muaradua.
2. Perumusan Masalah

Belum diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan mutu
pelayanan keperawatan di IIPTD Puskesmas Rawat Inap Puskesmas
Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan Tahun 20L4.
3. Pertanyaan Penelitian

Apakah ada hubungan dimensi ketanggapan, dimensi keandalan,
dimensi empati, dimensi jaminan, dan dimensi bukti langsung dengan
mutu pelayanan keperawatan di UPTD Puskesmas Rawat Inap Kecamatan
Muaradua tahun 2014?
4.

Tujuan Penelitan

il.

Tujuan Umum
Diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan mutu
pelayanan kdperawatan

di UPTD Puskesmas Rawat Inap Puskesmas

Kecamtan Muaradua Kabupaten OKU Selatan Tahun 2AA-

4

b,

Tajaan Xhasas

a- Diketahuinya distribusi frekuensi dari ketanggapan, keandalan,
ernpati, jaminan dan bukti langsung dengan mutu pelayanan
Keperaw atan di UPTD Puskesmas Rawat Inap Puskesmas
Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan Tahun 2014.

b.

Diketahuinya hubungan dimensi ketanggapan, keandalan dengan,

empati, jaminan, dan bukti langsung dengan mutu pelayanan
Keperawatan di UPTD Puskesmas Rawat trnap Puskesrnas
Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan Tahun 20t4.

4. Manfaat Penelitian

fl. Dinas Kesehatan Kabupaten

OKU Selatan

Sebagai informasi untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan
pimpinan dan 'petugas kesehatan lainnya dan sebagai bahan

bagi

evaluasi bagi pimpinan UPTD Puskesmas dalam upaya
rnempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan khususnya
dibidang Keperawatan dan peningkatan kinerj abagi petugas kesehatan.

Institusi Pendidikan
Sebagai rujukan bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian

h. Bagi

selanjutnya tentang kinerja perawat

di

Puskesmas yang memberikan

layanan rawat inap.
c.

Bagi Masyarakat.
Hasil penelitian ini,. dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat
tentang kinerja perawat pada UPTD Puskesmas yang memberikan
layanan rawat inap.

5. Ruang Lingkup Penelitian

Ruang Iingkup penelitian ini adalah factor

Ketangg apan,

Keandalan, Empati, Jaminan dan Bukti Langsung dengan mutu pelayanan

Keperawatan pada UPTD Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Muaradua
Kabupaten OKU Selatan.
6. Mutu Pelayanan Kesehatan

Mutu dapat diartikan sebagai derajat kesempurnaan atau tingkat
kesempurnaan penampilan dalam hal ini tingkat kesempurnaan
penampilan

dan pelayanan kesehatan untuk mengukur

derajat

kesempurnaan yang diidarn-idamkan atau yang ditetapkan yang dinamakan

standar yang ditetapkan dan disepakati (Depkes

RI.

1999). Menurut

Winston Dictronory (1956), mutu adalah tingkat kesempurnaan dari
penampilan sesuatu yang" sedang diamati.

Mutu pelayanan hanya dapat diketahui apabila

sebelumnya

dilakukan penilaian, dan ataupun terhadap kepatuhan terhadap standar
pelayanan. Dalarn praktek sehari-hari melakukan penilaian

ini

tidaklah

mudah. Penyebab utamanya ialah karena mutu pelayanan tersebut bersifat

multi Faktoronal.

' .*

7. Faktor yang Mempengaruhi Mutu Dalam Pelayanan

Kesehatan

Faktor mutu merupakan kerangka pikir berguna untuk membantu

tim kesehatan dalam menetapkan dan menganalisis program mereka, dan
untuk mengukur sejauh mana mereka telah mencapai standar program.

Faktor

ini cocok untuk kondisi negara berkembang namun tidak

semua mempunyai bobot yang sama untuk semua program. Tiap faktor

harus

di

pertimbangkan untuk tiap jenis program khusus dan harus

disesuaikan dengan kondisi setempat. Faktor mutu

pelayanan
kesehatan.

ini dapat untuk

klinis maupun manajemen untuk mendukung pelayanan

t5

ll"

Kernmgka Konsep
Kerangka konsep penelitian dibuat berdasarkan teori Kottlen 199?
seperti gambarn 2 berikut

ini

:

;|

Variabel Dependen

Variabel Independen
Ketanggapan
{Resporusiveness)

Ksar&Ieft
{Reliability)

Empti
{Ewfuty't

Mrrttr Pelayenen Kepewafem

Jaminan
QLssaranee)

Bukti l"angsung
(Tangibles\

12. Hipotesis

1" Ada hubungan dimensi ketanggapan dengan mutu pelayanan
keperawatan.'

.;.

;

2. Ada hubungan dimensi keandalaa dengan mutu

pelayanaa

keperawatan.

3"

Ada hubungan dimensi empati dengan mutu pelayanan keperawatan"

4. Ada hubungan dimensi Jaminan dengan mutu pelayanan keperawatan"
5. Ada hubungan dinaensi bukti trangsumg dongan nautu peilayaman

16

keperawatan.
13. Des,ain

Penelitian.

Desain Fenelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan
pendekatan cross

sectional yang bertujuan menganalisa faktok-faktor

yang berhubungan dengan ketanggapan, keandalan, empati, jarninann dan

bukti langsung dengan mutu pelayanan keperawatan di UPTD Puskesmas
rawat inap Kecamatan Muara Dua Kabupaten OKU Selatan.
14. Populasi dan sampel.

&. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang dirawat di
bagian Keperawatan UPTD Puskesmas Rawat Inap Muaradua
Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan pada bulan April
sampai dengan Juli tahun 2014 sebanyak 60 Orang responden.

b.

Sampel dalam penclitian

ini

adalah seluruh responden yang dirawat

inap di bagian keperawatan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2014
atau total populasi.
15.

Tempat Penelitian

Penelitian

ini

dilaksanakan

di UPTD Puskesmas Rawat Inap

Kecamatan Muaradria Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
16.

Waktu Penelitian
Waktu penelitian adalah bulan

April sampai Juli 2014 di

UPTD

Puskesmas Rawat Inap Kecarnatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan.
17.

Pengumpulan

Dpfa
..

Data primer diperoleh melalui pengisian lembar koesioner yang
telah disiapkan yang diisi secara langsung oleh responden, sedangkan data

skunder yaitu diperoleh dari catatan keperawatan yang ada

di

bagian

Perawatan UPTD Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Muaradua Kabupaten

OKU Selatan.

t7

18. Pengolahan Data
Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan menggunakan
perangkat komputer.

19. Hasil Penelitian.
Tabel 5.1
Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Mutu Pelayanan
Keperawatan Pada UPTD Puskesmas Rawat Inap Muaradua
Tahun zAM
Persentase

No.

Mutu Pelayanan Keperawatan

Jumtatr

I

Baik

42

7A

2

Kurang tsaik

18

30

Jurnlatl

60

100

Berdasarkan tabel 5.1 diatas diketahui distribusi frekuensi Mutu
Pelayanan Keperawatan pada

UPm

Puskesmas Rawat Inap Kecamatan

Muaradua yang menyatakan baik sebanyak 42 responden QA %) sedangkan
yang menyatakarr kurang baik senyak 18 responnden (30 %).

Tabel 5.2
Ketanggapan Dalam Mutu Pelayanan
Faktor
Frekue$si
Distribusi
Keperawatan Fdda UPTD Puskesmas Rawat Inap Muaradua
Kecamatan Mumadua Tahun 2A14
No.

Faktor Ketanggapan

Jnmlah

Persentase

I

Baik

44

73,3

2

Kurang Baik

16

26,7

Junalah

6A

100

Dilihat dari tabel 5.2 diketahui bahwa responden yang rnenyatakan Faktor
Ketanggapan baik sebanyak 44 responnden (73,3 Yo) dart yang menyatakan
Faktor Ketanggapan kurang baik sebanyak 16 responden (26,7 %).

18

Tabel 5.3
Keandalan Dalam Mutu Pelayanan
Faktor
Frekuensi
Distribusi
Keperawatan Pada UPTD Puskesmas Rawat Inap
Kecamatan Muaradua Tahun 2014

No.

Faktor Keandalan

JumIah

Persentase

I

Baik

45

75

2

Kurang Baik

15

25

Jumlatr

60

100

Dilihat dari tabel 5.3 diketahui bahwa responden yang menyatakan Faktor
Keandalan baik sebanyak 45 responden {75 %) dan yang menyatakan Faktor
Keandalan kurang baik sebanyak l5 responden (25 %).
Tabel 5.4
Empati Dalam Mutu Pelayanan
Faktor
Frekuensi
Distribusi
Keperawatan Pada UPTD Puskesmas Rawat Inap
Kecamatan Muar adua Tahun 20 I 4

No.

Faktor Empati

JumIah

Persentase

I

Baik

36

60

2

Kurang Baik

24

40

* Jumlah

60

100

Ditihat dari tabel 5.4 diketahui bahwa

responden yang menyatakan faktor

empati baik sebanyak 36 responden (60%) dan yang menyatakan faktor
empati kurang baik sebanyak 24 rcsponden (60%).

t9

Tabel 5.5
Distribusi Frekuensi Faktor Jaminan Dalam Mutu Pelayanan
Keperawatan Pada UPTD Puskesmas Rawat Inap
Kecamatan Muaradua Tahun 2AA

No.

Faktor Jaminan

JumIah

Persentase

I

Baik

43

71,7

2

Kurang Baik

t7

28,3

Jumlah

60

100

Dilihat dari tabel 5.5 diketahui bahwa responden yang menyatakan faktor
jaminan baik sebanyak 43 responden (71,7 %) dan yang menyatakan faktor
jaminan kurang baik sebanyak 17 responden (28,3

%\

Tabel 5.6
Distribusi Frekuensi Faktor Bukti Langsung Dalam Mutu
Pelayanan Keperawatan Pada UPTD Puskesmas Rawat inap
Kecamatan Muaradua Tahun zAru
No.

Faktor Bukti Langsung

JumIah

Persentase

1

Baik

37

61,7

2

Kurang Baik

23

38,3

JumXah

60

100

Dilihat dari tabel 5.6 diketahui bahwa responden yang menyatakan Faktor
bukti langsung baik sebanyak 37 responden (61,,7 %) dan yang menyatakan
Faktor bukti langsung kurang baik sebanyak 23 responden (38,3%).

20

Tabel 5.7
Hubungan Faktor Ketanggapan Dengan Mutu Pelayanan Keperawatan
Pada UPTD Puskesrnas Rawat Inap Kecamatan Muaradua OKU
Selatan Tahun zAW

No

Mutu Pelayanan
Keperawatan
Kurans Baik
Baik

Faktor
Ketanggapan

Jumlah

N

ot
ta

N

o,
/o

N

o/
/o

I

Baik

35

79,5

9

20,5

44

100

2

Kurang Baik

7

43,8

9

56,2

t6

100

Jumlah

42

70

18

30

60

100

Berdasarkan pada tabel 5.7 diketahui bahwa dari

P.

Yalue

0,012

60 responden yang

menyatakan mutu pelayanan keperawatan baik dan faktor ketanggapan baik 35
responden (79,3%) dan katadori kurang

baik sebanyak 7 responden (43,8%).

Sedangkan factor ketanggapan kurang baik dengan mutu pelayanan keperawatu

kurang

9

responden (56,2%).Dari hasil

uji statisti didapat p

value A,012. Ini

menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna arttara faktor ketanggapan dengan

mutu pelayanan keperawatan.
Tabel 5.8
Hubungan antar Faktor Keandalan terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan
Pada UPTD Puskesmas Rawat lnap Kecamatan Muaradua
OKU Selatan Tahun 20t4

No

Mutu Pelayanan
Keperawatan
Baik
Kurans Baik

Faktor
Keandalan

Jumtrah

N

ah

N

"/o

N

oh

I

Baik

36

80

9

20

45

100

2

Kurang Baik

6

4A

9

60

l5

100

Jumlah

42

70

18

30

60

100

P.
Yalae

0,007

21

Berdasarkan tabel 5.8 diatas diketahui bahwa dari 60 orang responden yang
menyatakan mutu pelayanan keperawatan baik dan faktor keandalan baik sebanyak

36 responden

(

8A%), Dan falcor keandalan kurang baik dengan mutu pelaya

pelayanan keperawatan kurang baik terdapat 9 responden (607o).

Dari hasil uji statistic diketahui p value 0,A07. Ini menunjukkan bahwa ada
hubungan yang bermakna antara Faktor Keandalan dengan

Mufu Pelayanan

Keperawatan di UPTD Puskesmas Kecarnatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan..
Tabel 5.9
Hubungan antar Faktor Empati terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan
Pada UPTD Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Muaradua
OKU Selatan Tahun 2014

Mutu Pelayanan
No

Keperawatan
Kurang Baik
Baik

Faktor
Empati

JumIah

N

o/
/o

N

ot
/o

N

o/
to

I

Baik

30

83,3

6

16,7

36

100

2

Kurang Baik

t2

50

t2

50

24

100

Jumlah

42

70

t8

30

60

r00

P.

YaIae

0,013

Berdasarkan tabel 5.9 diatas dapat diketahui bahwa dari 60 responden yang
menyatakan mutu pelayan#ke,perawatan baik dan fahor empati baik sebanyak 30
responden {83,3To), dan factor impati kurang baik dengan mutu pelayanan kurang

baik terdapat 12 responden 6A%).

Dari hasil uji statistic didapat

p

value 0,0tr8.

lni

menunjukkan ba]rwa ada

hubungan yang bermakna antara Faktor Empati dengan MIutu Pelayanan Keperawatan

di UPTD Puskesrnas Kecamatan Muara Dua Kabupaten OKU Selatan.

22

Tabel 5.10
Hubungan antar Faktor Jaminan terhadap Mufu Pelayanan Keperawatan
Pada UPTD Puskesrnas Rawat trnap Kecamatan Muaradua
OKU Selatan Tahun 2AA

Mutu Petrayanan
No

Faktor
Jaminan

Keperawatan
Baik
Kurans Baik

Jumlah

N

ot
to

N

ot
/o

N

a/a

79,1

I

2A,9

43

100

,l

9

52,9

l7

100

l8

30

60

100

I

Baik

34

2

Kurang Baik

8

Jumlah

42

47

70

P.

Yalue

Berdasarkan tabel 5. 10 diatas diketahui bahwa dari

0,034

60 responden

yang

menyatakan mutu pelayanan keperawatan baik dan faktor jarninan baik sebanyak 34

(79,L YA,

daurr

factor jaminan kurang dengan mutu pelayanan kurang 9 responden

(52,9).

Dari hasil uji ststistik didapat p value A,034. Ini menunjukkan batrwa ada
hubungan yang bermakna antara faktor jaminan dengan nnutu pelayanan keperawatan

di UPTD Puskesmas kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan.

'

Tabel 5.1 I
Hubungan antar f'ai

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

110 3487 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 891 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 803 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

18 525 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 676 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

57 1173 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1066 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 669 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 946 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 1162 23