PENUTUP PELAKSANAAN JAMINAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN PEKERJA OUTSOURCING PADA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) PROVINSI BALI.

xi 4.2 Akibat Hukum Terhadap Terhambatnya Pelaksanaan Perlindungan Jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Badan Diklat Provinsi Bali. ........................................ 72

BAB V PENUTUP

5.1 Simpulan ........................................................................... 77 5.2 Saran ................................................................................. 77 DAFTAR PUSTAKA DAFTAR RESPONDEN DAFTAR INFORMAN LAMPIRAN xii ABSTRAK PELAKSANAAN JAMINAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN PEKERJA OUTSOURCING PADA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DIKLAT PROVINSI BALI Oleh: Ni Made Dyah Nanda Widyaswari Jaminan Keselamatan dan Kesehatan kerja merupakan bagian dari sistem jaminan sosial nasional yang diselenggarakan dengan menggunakan mekanisme asuransi kesehatan sosial yang bersifat wajib. Setiap pekerja berhak atas perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja sebagaimana diatur dalam pasal 86 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk menganalisis dan mendiskripsikan pelaksanaan jaminan keselamatan dan kesehatan pekerja Outsourcing pada Badan Diklat Provinsi Bali. Perlindungan hukum diartikan sebagai suatu bentuk tindakan atau perbuatan hukum pemerintah yang diberikan kepada subjek hukum sesuai dengan hak dan kewajibannya yang dilaksanakan berdasarkan hukum positif di Indonesia. Outsourcing Alih Daya dipandang sebagai tindakan mengalihkan beberapa aktivitas perusahaan dan hak pengambilan keputusannya kepada pihak lain outside provider, dimana tindakan ini terikat dalam suatu kontrak kerjasama. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode penelitian yuridis empiris, dengan menggunakan pendekatan perundang- undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan fakta. Efektifitas perlindungan jaminan keselamatan dan kesehatan terhadap pekerja Outsourcing yang dipekerjakan pada Badan Diklat Provinsi Bali belum terlaksana secara efektif. Tidak ada jaminan keselamatan dan kesehatan kerja apapun yang diberikan kepada pekerja Outsourcing. Faktor yang menghambat faktor pribadi pekerja maupun faktor dari perusahaan pemberi kerja itu sendiri, serta kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan. Adapun saran dari penulis ialah Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali harus melakukan penegakan dan pengawasan terhadap pelaksanaan jaminan kesehatan tenaga kerja Outsourcing pada Badan Diklat Provinsi Bali. Kata Kunci : Jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Perlindungan Hukum, Pekerja Outsourcing xiii ABSTRACT IMPLEMENTATION OF HEALTH AND SAFETY AGENCY WORKERS ON OUTSOURCING EDUCATION AND TRAINING TRAINING BALI PROVINCE By: Ni Made Dyah Nanda Widyaswari Health and Safety Assurance work is part of a national social security system is administered through mechanisms of social health insurance mandatory. Every worker is entitled to protection against safely and health of workers as provided for in Article 86 of Law Number 13 Year 2003 on Manpower. The purpose of this paper is to analyze and describe the implementation of the safety and health of workers Outsourcing the Training Agency of the Province of Bali. The legal protection is defined as a form of legal actions or deeds of government given to the subject of law in accordance with the rights and obligations undertaken by the positive law in Indonesia. Outsourcing Outsourcing is regarded as diverting some of the companys activities and decision rights to other parties outside provider, where the action is bound in a contract of cooperation. The method used in this thesis is empirical juridical research method, using the approach of legislation, case approach, and the approach to the facts. The effectiveness of the protection of safety and health of workers employed on the Outsourcing Training Agency of the Province of Bali is not implemented effectively. No guarantee of any occupational safety and health are given to workers Outsourcing. Factors that inhibit the workers personal factors and factors of the companys own employer, as well as the lack of supervision by the Department of Labor. The suggestion of the authors is that the Department of Manpower and Transmigration Decree Bali province must enforce and supervise the implementation of health insurance on the labor Outsourcing Training Agency of the Province of Bali. Keywords : Occupational Health and Safety Assurance , Legal Protection , Labor Outsourcing 1

BAB I PENDAHULUAN