Pengaruh Rasio Likuiditas Dan Profitabilitas Terhadap Perubahan Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan Di Bursa Efek Indonesia

SKRIPSI
PENGARUH RASIO LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP
PERUBAHAN HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN
DI BURSA EFEK INDONESIA

OLEH:

ANLOVANA RIZKY NASUTION
090522048

PROGRAM STUDI STRATA 1 AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2011

Universitas Sumatera Utara

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul:
“PENGARUH RASIO LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS
TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM
PADA PERUSAHAAN PERBANKAN
DI BURSA EFEK INDONESIA”
Adalah benar hasil karya tulis saya sendiri yang disusun sebagai tugas akhir guna
untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara Medan. Apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak benar, saya
bersedia menerima sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Medan, Juli 2011

Anlovana Rizky Nasution
NIM : 090522048

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Quick Ratio, Banking
Ratio dan Return On Equity terhadap perubahan harga saham perusahaan
perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2007 sampai
dengan tahun 2009. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tolak ukur
mana yang mempunyai pengaruh paling signifikan terhadap perubahan harga
saham.
Data yang digunakan adalah laporan keuangan dari masing-masing perusahaan
sampel, yang dipublikasikan melalui website www.bei.co.id dan Indonesia
Capital Market Directory (ICMD). Metode analisis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan pengujian asumsi klasik, serta
analisis statistik yaitu analisis regresi linear berganda. Metode pengambilan
sampel yang digunakan adalah puposive sampling. Variabel penelitian ini adalah
Quick Ratio variabel X1 Banking Ratio sebagai variabel X2, dan Return On Equity
sebagai variabel X3 serta Perubahan Harga Saham sebagai Variabel Y dengan total
sampel per tahun sebanyak 23 perusahaan.
Hasil penelitian ini adalah ketiga variabel independen tidak berpengaruh
signifikan terhadap Perubahan Harga Saham secara bersama-sama. Dan secara
parsial Quick Ratio,Banking Ratio,Return On Equity juga tidak berpengaruh
terhadap Perubahan Harga saham.
Kata Kunci: Quick Ratio,Banking Ratio, Return On Equity, perubahan harga
saham, regresi berganda.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT

This study analyzed the influence quick ratio, banking ratio, and return on
equity to the changing of stock price of the Banking corporation listing on
Indonesian Stock Exchange since 2007 up to 2009. This study was also intended
to know which performance measures have the most significant effect to the
changing of stock price.
Data that used in this research is financial statements from each company,
publized through website www.idx.co.id and Indonesia Capital Market Directory
(ICMD). Analysis method that used in this research is kuantitatif method with
multiple regression. Sampling method that used is purposive sampling. Variables
that used in this research are quick ratio as X1, banking ratio as X2, and return on
equity as X3 and also the changing of stock price as Y variable consist of the 23
firms.
This research concludes that all of independent variables not have significant
influence toward the changing of stock exchange in simultan, And in parsial quick
ratio,banking ratio and return on equity not have significant influence toward the
changing of stock exchange.

Keyword: quick ratio, banking ratio, return on equity, the changing of stock
price, multiple regression.

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada ALLAH SWT, yang telah melimpahkan Rahmat dan
Kasih Karunia-Nya sehingga penulisan skripsi ini dapat selesai dengan sebaikbaiknya.
Skripsi ini berjudul ”Pengaruh Rasio Likuiditas Dan Profitabilitas
Terhadap Perubahan Harga Saham Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Di
Bursa Efek Indonesia”, dan disusun bertujuan guna memenuhi salah satu syarat
untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Departemen
Akuntansi Universitas Sumatera Utara.
Dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasih yang
sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah memberikan bimbingan,
dorongan semangat, nasehat, dan bantuan selama proses penyusunan skripsi ini.
1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec, selaku Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara.
2. Bapak Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak, selaku Ketua Program Studi S1
Akuntansi dan Ibu Mutia Ismail, MM, Ak selaku sekretaris Program Studi S1
Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
3. Ibu Dra. Naleni Indra, MM, Ak , selaku dosen pembimbing yang telah banyak
meluangkan waktu dalam memberikan petunjuk, pengarahan, bimbingan dan
bantuan dari awal hingga selesainya skripsi ini.

Universitas Sumatera Utara

4. Bapak Drs. Chairul Nazwar, M.Si, Ak dan Ibu Risanty, SE, Msi, Ak selaku
dosen penguji dan pembanding yang telah banyak memberikan masukan dan
arahan dalam penulisan skripsi ini.
5. Teristimewa buat Ayahanda Anwar Nusirwan Nasution, B.Sc dan Ibunda
Rosanna Harahap serta abang-abang penulis yang selalu memberikan
semangat, motivasi, dan dorongan baik moril, material serta doa yang setiap
waktu kepada penulis.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh
karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Akhir kata,
penulis berharap semoga skripsi ini menjadi bahan bacaan yang bermanfaat bagi
pembaca baik sebagai bahan masukan ataupun sebagai bahan pembanding.

Medan, Juli 2011
Penulis,

Anlovana Rizky Nasution
NIM: 090522048

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

ABSTRAK........................................................................................................... i
ABSTRAC .......................................................................................................... ii
KATA PENGANTAR ....................................................................................... iii
DAFTAR ISI ..................................................................................................... iv
DAFTAR TABEL ........................................................................................... viii
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... ix
DAFTAR LAMPIRAN ...................................................................................... x

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian ....................................................... 1
1.2 Perumusan Masalah ................................................................ 5
1.3 Tujuan Penelitian .................................................................... 6
1.4 Manfaat Penelitian .................................................................. 6

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Teoritis.......................................................................7
2.1 Rasio Likuiditas.......................………………………….........7
2.2 Rasio Profitabilitas.....................................................................8
2.3 Saham........................................................................................9
2.3.1 Pengertian Saham...............................................................9
2.3.2 Harga Saham....................................................................10
2.3.3 Perubahan Harga Saham..................................................11
2.3.4 Teori Harga Saham..........................................................12

Universitas Sumatera Utara

B. Tinjauan Penelitian Terdahulu.................................................14
C. Kerangka Konseptual...............................................................16
D. Hipotesis Penelitian.................................................................17
BAB III

METODE PENELITIAN
A. Desain Penelitian.....................................................................18
B. Jenis dan Sumber Data............................................................18
C. Populasi dan Sampel Penelitian...............................................19
D. Teknik Pengumpulan Data......................................................21
E. Defenisi Operasional dan Pengukuran Variabel......................21
3.1 Variabel Independen.........................................................21
3.2 Variabel Dependen............................................................22
3.3 Indikator............................................................................22
F. Metode Analisis Data..............................................................24
3.1 Pengujian Asumsi Klasik...................................................24
3.1.1 Uji Normalitas Data..................................................24
3.1.2 Uji Multikolinearitas.................................................26
3.1.3 Uji Heteroskedastisitas.............................................26
3.1.4 Uji Autokorelasi........................................................27
3.2 Pengujian Hipotesis Penelitian...........................................28
3.2.1 Regresi Metode Berganda.........................................28
3.2.2 Uji Signifikan Simultan (Uji F).................................28
3.2.3 Uji Signifikan Parsial (Uji t).....................................29

Universitas Sumatera Utara

G. Jadwal Penelitian....................................................................30
BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Data Penelitian.........................................................................31
B. Analisis Data Penelitian...........................................................37
4.1 Analisis Statistik Deskriptif...............................................37
4.2 Pengujian Asumsi Klasik...................................................39
4.2.1 Uji Normalitas Data..................................................39
4.2.2 Uji Multikolinearitas.................................................41
4.2.3 Uji Heteroskedastisitas.............................................43
4.2.4 Uji Autokorelasi........................................................45
4.3 Pengujian Hipotesis Penelitian...........................................46
4.3.1 Regresi Linear Berganda...........................................46
4.3.2 Uji Signifikan Simultan.............................................47
4.3.3 Uji Signifikan Parsial................................................48
C. Pembahasan Hasil Analisis Penelitian......................................50

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN
A. ............................................................................................ K
esimpulan..............................................................................53
B. ............................................................................................ K
eterbatasan Penelitian............................................................54
C. ............................................................................................ S
aran........................................................................................54

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................56
LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

Nomor

Judul

Halaman

Tabel 2.1

Hasil Penelitian Terdahulu .......................................................... 14

Tabel 3.1

Daftar Populasi dan Sampel Penelitian ........................................ 20

Tabel 3.2

Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel ........................... 23

Tabel 4.1

Quick Ratio ................................................................................ 32

Tabel 4.2

Banking Ratio................................................................................33

Tabel 4.3

Return On Equity ………………………………………………..35

Tabel 4.4

Perubahan Harga Saham................................................................36

Tabel 4.5

Descriptive Statistics......................................................................38

Tabel 4.6

Hasil Uji Normalitas ................................................................... 41

Tabel 4.7

Hasil Uji Multikolinearitas .......................................................... 42

Tabel 4.8

Koefisien Korelasi ...................................................................... 42

Tabel 4.9

Hasil Uji Glejser ......................................................................... 44

Tabel 4.10

Hasil Uji Autokorelasi ............................................................... 46

Tabel 4.11

Hasil Regresi Linear berganda .................................................... 46

Tabel 4.12

Hasil Uji F .................................................................................. 48

Tabel 4.13

Hasil Uji t ................................................................................... 49

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR

Nomor

Judul

Halaman

Gambar 2.1

Kerangka Konseptual .................................................................. 15

Gambar 4.1

Histogram ................................................................................... 37

Gambar 4.2

Grafik Normal P-P Plot ............................................................... 38

Gambar 4.3

Scatterplot................................................................................... 43

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

Judul

Halaman

Lampiran i

Data Variabel Quick Ratio .......................................................... 58

Lampiran ii

Data Variabel Banking Ratio…………………………………… 59

Lampiran iii

Data Variabel Return On Equity ……………………..............

Lampiran iv

Data Variabel Perubahan Harga Saham ………………................61

60

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Quick Ratio, Banking
Ratio dan Return On Equity terhadap perubahan harga saham perusahaan
perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2007 sampai
dengan tahun 2009. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tolak ukur
mana yang mempunyai pengaruh paling signifikan terhadap perubahan harga
saham.
Data yang digunakan adalah laporan keuangan dari masing-masing perusahaan
sampel, yang dipublikasikan melalui website www.bei.co.id dan Indonesia
Capital Market Directory (ICMD). Metode analisis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan pengujian asumsi klasik, serta
analisis statistik yaitu analisis regresi linear berganda. Metode pengambilan
sampel yang digunakan adalah puposive sampling. Variabel penelitian ini adalah
Quick Ratio variabel X1 Banking Ratio sebagai variabel X2, dan Return On Equity
sebagai variabel X3 serta Perubahan Harga Saham sebagai Variabel Y dengan total
sampel per tahun sebanyak 23 perusahaan.
Hasil penelitian ini adalah ketiga variabel independen tidak berpengaruh
signifikan terhadap Perubahan Harga Saham secara bersama-sama. Dan secara
parsial Quick Ratio,Banking Ratio,Return On Equity juga tidak berpengaruh
terhadap Perubahan Harga saham.
Kata Kunci: Quick Ratio,Banking Ratio, Return On Equity, perubahan harga
saham, regresi berganda.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT

This study analyzed the influence quick ratio, banking ratio, and return on
equity to the changing of stock price of the Banking corporation listing on
Indonesian Stock Exchange since 2007 up to 2009. This study was also intended
to know which performance measures have the most significant effect to the
changing of stock price.
Data that used in this research is financial statements from each company,
publized through website www.idx.co.id and Indonesia Capital Market Directory
(ICMD). Analysis method that used in this research is kuantitatif method with
multiple regression. Sampling method that used is purposive sampling. Variables
that used in this research are quick ratio as X1, banking ratio as X2, and return on
equity as X3 and also the changing of stock price as Y variable consist of the 23
firms.
This research concludes that all of independent variables not have significant
influence toward the changing of stock exchange in simultan, And in parsial quick
ratio,banking ratio and return on equity not have significant influence toward the
changing of stock exchange.

Keyword: quick ratio, banking ratio, return on equity, the changing of stock
price, multiple regression.

Universitas Sumatera Utara

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
Dalam pembangunan ekonomi suatu negara dibutuhkan biaya atau dana
yang tidak sedikit. Dana tersebut dapat diperoleh dari pinjaman maupun modal
sendiri, yang dalam penggunaannya dapat dialokasikan sebagai suatu investasi.
Investasi merupakan penempatan sejumlah dana atau sumber daya lainnya pada
saat ini dengan harapan dapat memperoleh keuntungan dimasa yang akan datang.
Investasi dapat berupa aset real, misalnya emas,tanah dan aktiva tetap maupun
aset finansial seperti saham,deposito ataupun obligasi. Bentuk investasi yang
paling sederhana adalah menabung di bank dalam bentuk deposito maupun
tabanas, bentuk investasi ini yang paling banyak dilakukan oleh masyarakat
pemodal kecil bahkan masyarakat golongan atas lebih sering mendepositokan
uang daripada investasi di bidang lain. Namun dimasa sekarang ini bagi investor
yang berani menanggung risiko cenderung memilih investasi dalam bentuk aset
finansial seperti saham,obligasi maupun ekuitas internasional. Jenis investasi
inilah yang sekarang berkembang pesat.
Dalam menentukan keputusan investasi terhadap sebuah perusahan, sangat
penting bagi calon investor untuk mengetahui kondisi perusahaan. Investor harus

Universitas Sumatera Utara

melakukan penilaian terhadap prospek kinerja perusahaan untuk melakukan
investasi, karena pada umumnya hampir semua investasi (khususnya saham)
mengandung unsur ketidakpastian. Harga saham merupakan cerminan penilaian
investor terhadap kualitas manajemen dan prospek suatu perusahaan di masa yang
akan datang. Harga saham yang cenderung meningkat umumnya menunjukkan
kepuasan dan keyakinan investor terhadap kinerja suatu perusahaan dan
sebaliknya,jika harga saham cenderung menurun menunjukkan keraguan investor
terhadap kinerja keuangan perusahaan.Investor harus melakukan evaluasi dan
analisis terhadap faktor yang dapat mempengaruhi kondisi perusahaan di masa
yang akan datang, sehingga investor dapat memperkecil kerugian yang timbul
seminimal mungkin dari adanya fluktuasi pertumbuhan dan perkembangan
perusahaan yang bersangkutan.
Pengambilan keputusan untuk investasi dan perubahan yang terjadi pada
harga saham tergantung dari berbagai faktor. Salah satu faktor yang
mempengaruhi adalah dari kondisi keuangan. Dalam hal ini informasi keuangan
perusahaan memegang peranan penting apakah perusahaan tersebut menarik
minat investor. Investor pasti lebih tertarik pada perusahaan yang memiliki kinerja
keuangan yang baik sebab hal ini menyangkut keamanan dana yang akan
ditanamkannya. Penilaian kinerja keuangan perusahaan sangat penting dilakukan
baik oleh manajemen, pemegang saham, pemerintah dan pihak-pihak lain yang
berkepentingan.

Dengan

mendeteksi

kinerja

keuangan,

maka

dapat

diidentifikasikan kondisi perusahaan secara keseluruhan yang berguna untuk
membantu kegiatan investasi di pasar modal. Pasar modal merupakan wahana

Universitas Sumatera Utara

yang bagi pihak yang memerlukan dana (perusahaan) dengan pihak yang
kelebihan dana (investor).
Bursa efek Indonesia salah satu institusi penting yang beroperasi dalam
memberikan peluang investasi dan sumber pembiayaan dalam upaya mendukung
pembangunan ekonomi nasional. Bursa efek Indonesia berperan juga dalam upaya
mengembangkan pemodal lokal untuk menciptakan pasar modal Indonesia yang
stabil. Pada saat krisis ekonomi melanda Indonesia banyak bank yang harus
dilikuidasi akibat kinerja keuangannya yang tidak baik padahal dalam laporan
keuangannya menunjukkan hal yang positif. Dengan pengalaman tersebut investor
menjadi lebih hati-hati dalam keputusan investasinya.
Likuiditas suatu perusahaan perbankan menunjukkan bahwa suatu
perusahaan mampu membayar kewajiban jangka pendeknya dengan alat-alat
likuid yang dimiliki oleh perusahaan. Likuiditas perbankan dalam penelitian ini
diproksikan pada Quick Ratio dan Banking Ratio. Apabila sebuah bank
dinyatakan kurang likuid berarti nilai Quick Ratio dan Banking Rationya kecil.
Profitabilitas perbankan memberikan informasi kepada investor tentang seberapa
besar

kemampuan

perusahaan

untuk

menghasilkan

laba

baik

dengan

menggunakan aset yang ada maupun menghasilkan laba bagi para pemegang
saham. Profitabilitas perusahaan perbankan menunjukkan pendapatan yang
mampu dihasilkan oleh perusahaan perbankan dalam suatu periode tertentu.
Profitabilitas perbankan dalam penelitian ini diproksikan oleh Return on Equity.
Hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Juventus (2008), Yulianti
Halim ( 2007 ), Haryanto dan Toto Sugiharto ( 2003 ) tidak dikemukakan adanya

Universitas Sumatera Utara

konsistensi hasil penelitian. Menurut Juventus ( 2008 ) Return On Equity, Debt To
Equity Ratio dan Debt To Asset Ratio secara simultan memiliki pengaruh positif
terhadap harga saham, Return On Equity dan Debt To Asset Ratio secara parsial
memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham dan Debt to Equity Ratio
memiliki hubungan positif terhadap harga saham tetapi tidak memiliki pengaruh
signifikan terhadap harga saham. Adapun hasil penelitian terdahulu menurut
Yulianti Halim ( 2007 ), Return On Equity dan Earning Per Share berpengaruh
secara signifikan terhadap perubahan harga saham, sedangkan Net Profit Margin
dan Debt To Equity Ratio tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga
saham. Menurut Haryanto dan Toto Sugiharto ( 2003 ) Return On Equity
berpengaruh signifikan terhadap harga saham, Return On Asset dan Net Profit
Margin tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dan secara bersama
rasio ini tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
Dari sejumlah besar perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia,
penulis memilih melakukan penelitian pada perusahaan perbankan dengan kriteria
sampel tertentu. Pemilihan kelompok perusahaan yang tergabung dalam
perusahaan perbankan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia adalah dengan
pertimbangan bahwa diantara berbagai saham yang ditawarkan di Bursa Efek
Indonesia, sektor masa yang akan datang, karena saat ini kegiatan masyarakat
Indonesia sehari-hari tidak lepas dari jasa perbankan dan perusahaan perbankan
merupakan perusahaan yang mempunyai kontribusi cukup besar terhadap
pendapatan negara.

Universitas Sumatera Utara

Histori lain yang mendasari dunia perbankan di Indonesia adalah seperti
diketahui

bahwa

pada

tahun

1997

kondisi-kondisi

perbankan

sangat

memperhatinkan, ini ditandai dengan likuidasinya 16 bank. Kondisi tersebut
mengakibatkan

berkurangnya

kepercayaan

masyarakat

terhadap

industri

perbankan. Fenomena ini berakibat pada turunnya minat investor untuk membeli
saham perbankan. Konsekuensi yang terjadi harga saham perbankan mengalami
penurunan. Krisis pada tahun 1997 telah berlalu,kini perbankan Indonesia
dihadapkan kembali dengan krisis yang lebih dahsyat yaitu krisis keuangan global
yang berawal dari resesi ekonomi AS pada tahun 2008 sehingga fenomenafenomena tersebut

diatas

menjadi pertimbangan

menarik

bagi

penulis

menuangkan penelitian ini dalam sebuah skripsi yang berjudul : “Pengaruh Rasio
Likuiditas dan Profitabilitas Terhadap Perubahan Harga Saham pada Perusahaan
Perbankan di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2007 - 2009.”

1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian diatas, maka peneliti merumuskan masalah sebagai
berikut:
a. apakah Quick Ratio secara parsial mempunyai pengaruh terhadap
perubahan harga saham?
b. apakah Banking Ratio secara parsial mempunyai pengaruh terhadap
perubahan harga saham?
c. apakah Return On Equity secara parsial mempunyai pengaruh terhadap
perubahan harga saham?

Universitas Sumatera Utara

d. apakah Quick Ratio, Banking Ratio, dan Return On Equity secara simultan
berpengaruh terhadap perubahan harga saham?

1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah:
a. untuk mengetahui pengaruh Quick Ratio terhadap perubahan harga saham
b. untuk mengetahui pengaruh Banking ratio terhadap perubahan harga
saham
c. untuk mengetahui pengaruh Return On Equity terhadap perubahan harga
saham
d. untuk mengetahui pengaruh Quick Ratio,Banking Ratio, Return On Equity
secara simultan trehadap perubahan harga saham.

1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini diharapkan :
1.

bagi peneliti, untuk menambah wawasan peneliti sehubungan dengan
pengaruh rasio likuiditas dan profitabilitas bank terhadap perubahan harga
saham perusahaan perbankan,

2.

bagi investor, sebagai bahan masukan dalam mengambil keputusan investasi,

3.

bagi akademisi, sebagai bahan referensi untuk melakukan penelitian yang
sejenis di masa yang akan datang.

Universitas Sumatera Utara

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Tinjauan Teoritis
2.1 Rasio Likuiditas
Likuiditas adalah kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi hutang
lancarnya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki perusahaan.
Rasio likuiditas adalah rasio yang menunjukkan hubungan kas dan aktiva
lancar lainnya dengan kewajiban lancar, sebagaimana dikemukakan oleh Brigham
( 2001 : 79 ). Menurut Kasmir ( 2008 : 129 ),”rasio likuiditas merupakan rasio
yang menggambarkan kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi kewajiban
(utang) jangka pendek”.
Rasio likuiditas yang menjadi fokus penelitian ini adalah:
1) Quick Ratio
Quick ratio atau rasio cepat digunakan untuk mengetahui kemampuan bank
untuk membayar kembali kewajibannya kepada para deposannya dengan aset
tunai yang dimilikinya. Rendahnya nilai rasio ini mengindikasikan bahwa suatu
perusahaan perbankan mengalami kesulitan kas. Rasio ini merupakan ukuran
kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajibannya dengan tidak
memperhitungkan persediaan, karena persediaan memerlukan waktu yang relatif

Universitas Sumatera Utara

7

lama untuk direalisir menjadi uang kas dan menganggap bahwa piutang segera
dapat direalisir sebagai uang kas, walaupun kenyataannya mungkin persediaan
lebih likuid daripada piutang.
2) Banking Ratio
Rasio ini digunakan untuk mengetahui kemampuan bank dalam membayar
kembali kewajiban kepada para nasabah yang telah menanamkan dana dengan
kredit-kredit yang telah diberikan kepada para debiturnya. Rendahnya nilai rasio
ini mengindikasikan banyaknya kredit macet yang dimiliki bank tersebut.

2.2 Rasio Profitabilitas
Profitabilitas merupakan suatu hal yang mencerminkan kemampuan dari
setiap perusahaan untuk menghasilkan laba.
Rasio profitabilitas adalah rasio yang memperlihatkan pengaruh gabungan
dari likuiditas, manajemen aktiva dan hutang terhadap hasil operasi untuk menilai
kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan, sebagaimana dikemukakan
Kasmir ( 2008 : 196 ). Menurut Gibson (2001: 303), “ profitability is the ability of
firm to generate earning. It is measured relative to a number of bases, such as
assets, sales, and investment”. Gibson mengartikan profitabilitas sebagai
kemampuan suatu perusahaan untuk meningkatkan laba perusahaan, profitabilitas
ini diukur dengan membandingkan laba yang diperoleh perusahaan dengan
sejumlah perkiraan yang menjadi tolak ukur keberhasilan perusahaan seperti
aktiva perusahaan, penjualan, dan investasi, sehingga dapat diketahui efektivitas
pengelolaan keuangan dan aktiva oleh perusahaan.

Universitas Sumatera Utara

Menurut Haryanto dan Toto (2003:142)
Profitabilitas perusahaan adalah salah satu cara untuk menilai secara tepat
sejauh mana tingkat pengembalian yang akan didapat dari aktivitas
investasinya. Jika kondisi perusahaan dikategorikan menguntungkan atau
menjanjikan keuntungan di masa mendatang maka banyak investor yang akan
menanamkan dananya untuk membeli saham perusahaan tersebut. Dan hal itu
tentu saja mendorong harga saham naik menjadi lebih tinggi.

Rasio profitabilitas yang menjadi fokus penelitian ini adalah Retun On Equity.
Rasio laba bersih terhadap ekuitas saham biasa merngukur tingkat
pengembalian atas investasi pemegang saham. ROE sangat menarik bagi
pemegang saham maupun calon pemegang saham, dan juga manajemen karena
rasio tersebut merupakan ukuran atau indikator penting dari shareholder value
creation. Artinya semakin tinggi rasio ROE, semakin tinggi pula nilai perusahaan,
hal ini tentunya merupakan daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di
perusahaan tersebut.
2.3 Saham
2.3.1 Pengertian Saham
Dalam Undang-Undang No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, saham
merupakan surat berharga sebagai bukti kepemilikan individu atau institusi dalam
suatu perusahaan (bisa dipegang perorangan atau lembaga pada suatu
perusahaan). Apabila seseorang membeli saham, maka ia akan menjadi pemilik
dan disebut pemegang saham perusahaan tersebut. Jadi dapat disimpulkan

Universitas Sumatera Utara

pengertian saham adalah surat kepemilikan modal dalam suatu perusahaan yang
dapat diperjualbelikan di pasar modal.
Saham dapat didefenisikan sebagai tanda penyertaan atau kepemilikan
seseorang atau badan dalam suatu perusahaan. Wujud saham berupa selembar
kertas yang menerangkan siapa pemiliknya. Umumnya jenis saham yang dikenal
adalah saham biasa (common stock). Namun saham sendiri dibagi menjadi dua
jenis saham, yaitu saham biasa (common stock) dan saham preferen (preferred
stock).
Saham biasa merupakan saham yang menempatkan pemiliknya paling akhir
terhadap pembagian dividen dan hak atas harta kekayaan perusahaan apabila
perusahaan tersebut dilikuidasi (tidak memiliki hak–hak istimewa), serta
kewajiban menanggung risiko kerugian yang diderita perusahaan. Karakteristik
lain dari saham biasa adalah dividen dibayarkan selama perusahaan memperoleh
laba. Setiap pemilik saham memiliki hak suara dalam rapat umum pemegang
saham. Sedangkan saham preferen adalah saham yang pemiliknya akan memiliki
hak lebih dibandingkan hak pemilik saham biasa. Pemegang saham preferen akan
mendapat dividen lebih dulu dan juga memiliki hak suara lebih dibandingkan
pemegang saham biasa seperti hak suara dalam pemilihan direksi.

2.3.2 Harga Saham
Harga saham adalah harga suatu saham pada pasar yang sedang
berlangsung. Menurut Undang-Undang No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal
pada hakekatnya harga saham merupakan penerimaan besarnya pengorbanan yang

Universitas Sumatera Utara

harus dilakukan oleh setiap investor untuk penyertaan dalam perusahaan. Jika
pasar bursa efek ditutup, maka harga pasar adalah penutupannya (closing price).
Jadi harga pasar inilah yang menyatakan naik turunnya suatu saham.
Sedangkan menurut Anoraga (2001:58) berdasarkan fungsinya, nilai suatu
saham dibagi menjadi tiga jenis, yaitu :
1. Par Value (Nilai Nominal)
Merupakan nilai yang tercantum pada saham untuk tujuan akuntansi. Jumlah
saham yang dikeluarkan perseoran dikalikan dengan nilai nominalnya merupakan
modal disetor penuh bagi suatu perseroan dan dalam pencatatan akuntansi, nilai
nominal dicatat sebagai modal ekuitas perseroan dalam neraca.
2. Base Price (Harga Dasar)
Harga dasar dipergunakan dalam perhitungan indeks harga saham. Harga dasar
akan berubah sesuai dengan aksi emiten. Untuk saham baru harga dasar
merupakan harga perdananya. Untuk menghitung nilai dasar yaitu harga dasar
dikalikan dengan total saham yang beredar.
3. Market Price (Nilai Pasar)
Merupakan harga suatu saham pada dasar yang sedang berlangsung atau jika pasar
sudah ditutup maka harga pasar adalah harga penutupannya (closing price). Harga
pasar inilah yang menyatakan naik turunnya suatu saham dan setiap hari
diumumkan di surat kabar/media elektronik. Untuk menghitung nilai pasar
(kapitalisasi pasar) yaitu harga pasar dikalikan dengan total saham yang beredar.

2.3.3 Perubahan Harga Saham
Menurut Suprodjo dalam Satria, faktor–faktor yang dapat menjadi sumber
naik atau turunnya harga saham (perubahan harga saham) sewaktu di nilai adalah
faktor yang dapat diukur dengan angka – angka dan faktor yang tidak dapat
diukur dengan angka – angka.
1) Faktor yang dapat diukur dengan angka – angka terdiri dari:
a) laba yang diperoleh selama beberapa tahun terakhir,
b) bagian laba yang ditahan,
c) peningkatan atau penurunan nilai harta tetap perusahaan.
2) Faktor yang tidak dapat diukur dengan angka – angka terdiri dari:

Universitas Sumatera Utara

a) prospek usaha perusahaan di masa akan datang,
b) trademark, goodwill,
c) kualitas manajemen.

2.3.4 Teori Harga Saham
a. Valuation Model
Valuation model (model penilaian) merupakan suatu mekanisme untuk
merubah serangkaian variabel ekonomi atau variabel perusahaan yang diramalkan
(atau yang diamati) menjadi perkiraaan tentang harga saham. Variabel – variabel
ekonomi tersebut seperti laba perusahaan, dividen yang dibagikan, variabilitas
laba, dan sebagainya. Secara sederhana dapat dirumuskan sebagai berikut:
Po

= ∑ Dt / (1+r)t

Dimana :
Po : harga saham,
r : tingkat keuntungan yang dianggap layak,
D : dividen.

Perusahaan hanya bisa membagikan dividen yang makin besar kalau
perusahaan mampu menghasilkan laba yang makin besar. Dengan demikian, kalau
perusahaan bisa memperoleh laba yang makin besar, maka secara teoritis
perusahaan akan mampu membagikan dividen yang makin besar. Tentu saja
perusahaan tidak harus meningkatkan pembayaran dividen kalau laba yang
diperoleh makin besar. Uraian tersebut menunjukkan bahwa kalau kemampuan
perusahaan untuk menghasilkan laba meningkat, harga saham akan meningkat.
Dengan kata lain, profitabilitas akan mempengaruhi harga saham.

Universitas Sumatera Utara

b. Strong Form Eficiency
Strong Form Eficiency menyatakan bahwa semua informasi yang tercermin
dalam harga saham meliputi informasi yang sifatnya pribadi maupun yang
dipublikasikan( Lubis,2006:123). Ada tiga jenis informasi yaitu informasi yang
bersifat fundamental, informasi yang bersifat teknis, dan informasi yang
berhubungan dengan kondisi social, ekonomi, dan politik.
1.

Informasi yang bersifat fundamental yaitu:

a.

kemampuan manajemen perusahaan,

b.

prospek perusahaan,

c.

prospek pemasukan,

d.

perkembangan teknologi,

e.

kemampuan menghasilkan keuntungan,

f.

manfaat terhadap perekonomian nasional,

g.

kebijakan pemerintah,

h.

hak – hak investor.

2.

Informasi yang bersifat teknis, misalnya:

a.

perkembangan kurs,

b.

keadaan pasar,

c.

volume, frekuensi transaksi,

d.

kekuatan pasar.

3.

Informasi yang berhubungan dengan kondisi sosial, ekonomi, politik,
misalnya:

a.

tingkat inflasi,

b.

kebijakan moneter,

c.

musim,

Universitas Sumatera Utara

d.

neraca pembayaran dan APBN,

e.

kondisi ekonomi,

f.

kondisi politik.

B. Tinjauan Penelitian Terdahulu
Berikut ini adalah beberapa hasil penelitian terdahulu yang dapat dilihat
pada tabel 2.1 di bawah ini.
Tabel 2.1
Hasil Penelitian Terdahulu
No
1

Peneliti
Haryanto
dan Toto
Sugiarto
(2003)

Judul
Pengaruh Rasio
Profitabilitas Terhadap
Harga Saham Pada
Perusahaan Industri
Minuman Di Bursa Efek
Jakarta

Hasil Penelitian
1. Return On Equity
berpengaruh signifikan
terhadap harga saham.
2. Return On Asset tidak
berpengaruh signifikan
terhadap harga saham.
3. Net Profit Margin tidak
ada hubungan dan
pengaruh signifikan
terhadap harga saham.
4. Secara bersama ketiga
rasio tersebut tidak
berpengaruh signifikan
terhadap harga saham.

2

Yulianti
Halim
(2007)

Pengaruh Return On
Equity, Net Profit Margin,
Earning Per Share Dan
Debt To Equity Ratio
Terhadap Harga Saham
Perusahaan Manufaktur
Yang Terdaftar Di Bursa
Efek Jakarta

1. ROE dan EPS memiliki
Pengaruh yang signifikan
terhadap perubahan harga
saham sedangkan NPM
dan DER tidak memiliki
pengaruh signifikan
terhadap perubahan harga
saham.
2. Diantara ROE dan EPS,
EPS mempunyai tingkat

Universitas Sumatera Utara

signifikan yang lebih
tinggi terhadap perubahan
harga saham.
3. ROE, NPM, EPS, dan
DER secara simultan
memiliki pengaruh yang
sangat signifikan terhadap
perubahan harga saham.
3

Juventus
(2008)

Rasio Profitabilitas dan
Leverage Terhadap Harga
Saham Perbankan di
Bursa Efek Jakarta

1. ROE secara simultan
memiliki pengaruh positif
terhadap harga saham.
2. DER,DAR secara simultan
memiliki pengaruh positif
terhadap harga saham.
3. ROE dan DAR secara
parsial memiliki pengaruh
signifikan dan memiliki
hubungan positif terhadap
harga saham.
4. DER memiliki hubungan
positif terhadap harga
saham tetapi tidak
memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap harga
saham.

Terdapat perbedaan penelitian yang dilakukan penulis dengan penelitian
terdahulu dimana penelitian ini mencoba menguji Banking Ratio dan Quick Ratio
terhadap perubahan harga saham yang tidak dilakukan oleh peneliti terdahulu.

C. Kerangka Konseptual
Berdasarkan latar belakang masalah dan tujuan penelitian yang telah
disampaikan di atas, maka penulis membuat kerangka konseptual sebagai berikut.

Universitas Sumatera Utara

Berdasarkan uraian teoritis dan tinjauan penelitian terdahulu, maka variabel
independen penelitian ini adalah Quick Ratio (X1), Banking Ratio (X2), Return On
Equity (X3) dan variabel dependennya adalah Perubahan Harga Saham (Y).
Hubungan antara Quick Ratio, Banking Ratio, Return On Equity terhadap
Perubahan Harga Saham tergambar dalam kerangka berikut ini:

Quick Ratio (X1)
Banking Ratio (X2)
Return On Equity (X3)

H1
H2
H3

Perubahan
Harga
Saham
(Y)

H4
Gambar 2.1
Kerangka Konseptual
Perusahan yang mempunyai kondisi keuangan yang baik yang dalam hal ini
digambarkan oleh Quick Ratio, Banking Ratio, dan Return On Equity tentu akan
memiliki peluang yang besar untuk bertahan di masa akan datang serta dapat
menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham. Sehingga terdapat hubungan
yang positif antara Quick Ratio, Banking Ratio, Return On Equity dengan
perubahan harga saham.

D. Hipotesis Penelitian
Hipotesis menurut Erlina (2007:41), menyatakan hubungan yang diduga
secara logis antara dua variabel atau lebih dalam rumusan preposisi yang dapat
diuji secara empiris. Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan

Universitas Sumatera Utara

masalah. Karena sifatnya masih sementara, maka perlu dibuktikan kebenaranya
melalui data empiris yang terkumpul. Titik tolak dari hipotesis adalah rumusan
masalah. Berdasarkan perumusan masalah dan kerangka konseptual di atas, maka
hipotesis penelitian ini adalah :
H1

: Quick Ratio berpengaruh terhadap perubahan harga saham

H2

: Banking Ratio berpengaruh terhadap perubahan harga saham

H3

: Return On Equity berpengaruh terhadap perubahan harga saham

H4

: Quick Ratio, Banking Ratio, Return On Equity berpengaruh terhadap
perubahan harga saham secara simultan.

Universitas Sumatera Utara

BAB III
METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian
Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan metode asosiatif
dengan hubungan kausal, karena tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan
hubungan sebab akibat dalam bentuk pengaruh antar variabel melalui pengujian
hipotesis. Menurut Sugiono (2004:1) penelitian asosiatif adalah penelitian yang
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Dengan
penelitian ini maka dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk
menjelaskan, meramalkan dan mengontrol suatu gejala.

B. Jenis dan Sumber Data
Peneliti menggunakan data sekunder dalam penelitian ini. Data sekunder
merupakan data primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan baik pihak
pengumpul data primer maupun oleh pihak lain (Umar, 2001: 69). Data yang
diperoleh adalah data time series yaitu data dari suatu fenomena tertentu yang
didapat dari beberapa interval waktu tertentu misalnya dalam waktu mingguan,
bulanan, dan tahunan. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara
mendownload melaui situs www.idx.co.id dan ICMD (Indonesian capital Market
Directory).

18

Universitas Sumatera Utara

C. Populasi dan Sampel Penelitian
Menurut Sugiyono, Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas
objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang
ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari, kemudian ditarik kesimpulannya.
Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar
di BEI sebanyak 31 perusahaan.
Menurut Sugiyono, sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang
dimiliki populasi tersebut. Metode pengambilan ssampel dalam penelitian ini
dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik
pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu dengan pertimbangan tertentu
(judgement sampling) (Jogiyanto,2004:9). Adapun yang menjadi kriteria dalam
pengambilan sampel adalah sebagai berikut:
1. perusahaan tersebut terdaftar di BEI pada tahun 2007, 2008 dan 2009
2. perusahaan tersebut memiliki laporan keuangan yang telah diaudit selama
tahun 2007, 2008 dan 2009.
3. perusahaan perbankan tidak mengalami delisting selama periode pengamatan.
Setelah dilakukan uji purposive sampling, maka perusahaan yang lolos uji adalah:

Universitas Sumatera Utara

Tabel 3.1
Daftar Populasi dan Sampel Penelitian

NO
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

NAMA PERUSAHAAN
PT Bank Agro Niaga, Tbk
PT Bank Artha Graha Internasional, Tbk
PT Bank Bukopin, Tbk
PT Bank Bumi Artha, Tbk
PT Bank Bumiputera Indonesia, Tbk
PT Bank Capital Indonesia, Tbk
PT Bank Central Asia, Tbk
PT Bank Century, Tbk
PT Bank Danamon Indonesia, Tbk
PT Bank Ekonomi raharja, Tbk
PT Bank Pundi Indonesia, Tbk
PT Bank Himpunan Saudara 1906, Tbk
PT Bank Internasional Indonesia, Tbk
PT Bank Kesawan, Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk
PT Bank Mandiri, Tbk
PT Bank Mayapada Internasional, Tbk
PT Bank Mega, Tbk
PT Bank Negara Indonesia, Tbk
PT Bank Niaga, Tbk
PT Bank Nusantara Parahyangan, Tbk
PT Bank OCBC NISP, Tbk
PT Bank Pan Indonesia, Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
dan Banten, Tbk
PT Bank Permata, Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk
PT Bank Sinar Mas, Tbk
PT Bank Swadesi, Tbk
PT Bank Tabungan Pensiun Nasional, Tbk
PT Bank Victoria International, Tbk
PT Bank Windu Kentjana International, Tbk

KODE
AGRO
INPC
BBKP
BNBA
BABP
BACA
BBCA
BCIC
BDMN
BAEK
BEKS
SDRA
BNII
BKSW
BBTN
BMRI
MAYA
MEGA
BBNI
BNGA
BBNP
NISP
PNBN

KRITERIA
1 2
3
X X
X X
X
X X
X
X X
X
X X
X
X X
X X
X
X X
X
X X
X
X X
X X
X
X X
X
X X
X
X X
X
X X X
X
X X
X
X X
X
X X
X
X X
X
X X
X
X X
X
X X
X

BJBR
BNLI
BBRI
BSIM
BSWD
BTPN
BVIC
MCOR

X
X
X
X
X
X
X
X

X
X
X
X
X
X

X
X
X
X
X
X
-

SAMPEL

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
-

Universitas Sumatera Utara

D. Teknik Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahap,
yaitu studi pustaka dan studi dokumentasi. Metode pengumpulan data tahap
pertama melalui studi pustaka, yaitu jurnal akuntansi dan buku-buku yang
berkaitan dengan masalah yang diteliti. Pengumpulan data tahap kedua melalui
studi dokumentasi, yaitu mengumpulkan data-data berupa harga saham dan
laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

E. Defenisi Operasional dan Pengukuran Variabel

Variabel yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah variable
sebagai berikut:
3.1 Variabel independen
Variabel independen merupakan variabel yang mempengaruhi variabel lain
(Umar, 2003:50). Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini
adalah Quick Ratio, Banking Ratio dan Return On Equity. Variabel independen
disimbolkan dengan “X1” ( Quick Ratio), “X2” ( Banking Ratio), “X3” ( Return
On Equity).

3.2 Variabel dependen
Variabel dependen merupakan variabel yang dijelaskan atau yang
dipengaruhi oleh variabel independen (Umar, 2003:50). Variabel dependen dalam
spenelitian ini adalah perubahan harga saham, dimana variabel dependen
disimbolkan dengan “Y”.

Universitas Sumatera Utara

3.3 Indikator
Indikator adalah variabel yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keadaan
atau status dan memungkinkan dilakukannya pengukuran terhadap perubahanperubahan yang terjadi dari waktu ke waktu.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 3.2
Defenisi Operasional dan Pengukuran Variabel
Variabel
Quick Ratio
(X1)

Banking
Ratio (X2)

Return On
Equity (X3)

Perubahan
Harga
Saham (Y)

Defenisi variabel

Indikator

Skala

Rasio cepat yang digunakan
Rasio
Cash Asset
Quick Ratio=
untuk
mengetahui
Total Deposits
kemampuan
bank
untuk
membayar
kembali
kewajibannya kepada para
deposannya dengan aset tunai
yang dimilikinya.
Rasio yang digunakan untuk
Rasio
Total Loans
Banking Ratio=
mengetahui kemampuan bank
Total Deposits
dalam membayar kembali
kewajiban
kepada
deposannya dengan menarik
kembali kredit-kredit yang
telah
diberikan
kepada
debiturnya.
Rasio laba bersih terhadap Return On Equity
Rasio
ekuitas saham biasa yang
digunakan untuk mengukur Laba Bersih Pemegang Saham
Ekuitas Saham Biasa
tingkat pengembalian atas
investasi pemegang saham.

perbandingan antara selisih
harga saham rata-rata (ratarata antara harga saham Y = HSPt − HSPTt −1 x100%
HSPTt −1
tertinggi dan harga saham
terendah dalam suatu periode)
sebelum penutupan dengan
harga saham penutupan suatu
emiten dalam suatu periode
(selama satu tahun).

%

Universitas Sumatera Utara

F. Metode Analisis Data
3.1 Pengujian Asumsi Klasik
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
analisis statistik dengan menggunakan persamaan regresi sederhana. Analisis data
dilakukan dengan bantuan SPSS versi 18.0. Peneliti melakukan uji asumsi klasik
terlebih dahulu sebelum melakukan pengujian hipotesis yaitu Uji Normalitas, Uji
Multikolonearitas, Uji Heterokedastisitas, dan Uji Autokorelasi.
3.1.1 Uji Normalitas Data
Menurut Erlina (2007:103) “Tujuan uji normalitas adalah ingin mengetahui
apakah dalam model regresi variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi
normal”. Pengujian ini diperlukan karena untuk melakukan uji t dan uji F
mengasumsikan bahwa nilai residual mengikuti distribusi normal. Jika asumsi ini
dilanggar atau tidak dipenuhi maka uji statistik menjadi tidak valid untuk jumlah
sampel kecil. Untuk melakukan uji, penulis mendasarkan pada uji grafik dan uji
statistik.
a.

Uji Grafik
Salah satu cara termudah untuk melihat normalitas residual adalah dengan

melihat grafik histogram yang membandingkan antara data observasi dengan
distribusi yang mendekati distribusi normal. Namun demikian hanya melihat
dengan melihat histogram hal ini dapat menyesatkan khususnya untuk jumlah
sampel yang kecil. Metode yang lebih handal adalah dengan melihat norma
probability plot yang membandingkan distribusi kumulatif dari distribusi normal.
Distribusi normal akan membentuk satu garis lurus diagonal, dan data ploting data

Universitas Sumatera Utara

residual akan dibandingkan degan garis diagonal. Jika distribusi data residual
normal, maka garis yang menggambarkan data sesungguhnya akan mengikuti
garis diagonalnya.
Pada prinsipnya normalitas dapat dideteksi dengan melihat penyebaran data
(titik) pada

sumbu diagonal atau dari grafik atau dengan melihat histogram

residualnya. Dasar pengambilan keputusan:


jika data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis
diagonal atau grafik histogramnya menunjukkan pola distribusi normal,
maka model regresi memenuhi asumsi normalitas,



jika data menyebar jauh dari diagonal dan atau tidak mengikuti arah garis
diagonal atau grafik histogram tidak menunjukkan pola distribusi normal,
maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas.

b.

Uji statistik
Uji normalitas dengan grafik dapat menyesatkan kalau tidak hati-hati secara

visual kelihatan normal, pada hal secara statistik bias sebaliknya. Oleh sebab itu
dianjurkan disamping uji grafik dilengkapi dengan uji statistik. Uji statistik yang
dapat digunakan untuk menguji normalitas residual adalah uji statistik nonparametrik. Kolomogorov-Smirnov. Jika nilai Asymp.sig > nilai signifikansi
(0,05) maka data berdistribusi normal.

Universitas Sumatera Utara

3.1.2 Uji Multikolonearitas
Uji ini bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya
korelasi diantara variabel independen. Model regresi yang baik seharusnya tidak
terjadi korelasi diantara variabel independen karena akan mengurangi keyakinan
dalam pengujian signifikansi. Untuk mendeteksi ada atau tidaknya gejala
multikolonearitas di dalam model regresi ini dengan melihat nilai Variance
Inflation Factor (VIF), nilai cutoff

yang umum dipakai untuk menunjukkan

adanya multikolonearitas adalah nilai VIF > 10. Apabila nilai VIF < 10 berarti
tidak terjadi multikolonearitas (Ghozhali, 2005:92)

3.1.3 Uji Heteroskedastisitas
Uji ini bertujuan

untuk melihat apakah dalam model regresi terjadi

ketidaksamaan variable dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain.
Jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka
disebut homoskedastisitas, dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Model
regresi yang baik adalah tidak terjadi heterokedastisitas. Uji heterokedastiitas
dalam penelitian ini dengan cara melihat grafik plot dan uji Gjejser.
a.

Melihat Grafik Scatterplot
Dasar analisis heteroskedastisitas adalah sebagai berikut:


jika ada pola tertentu, seperti titik-titik yang ada membentuk pola tertentu
yang teratur, maka terjadi heteroskedastisitas,

Universitas Sumatera Utara



jika tidak ada pola yang jelas atau titik-titik menyebar di atas dan di bawah
angka nol pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas atau
terjadi homoskedastisitas.

b.

Uji Glejser
Glejser mengusulkan untuk meregres nilai absolute residual terhadap

variabel independen dengan persamaan regresi :
|Ut| = α + βXt + vt
Jika variabel independen signifikan secara statistik mempengaruhi variabel
dependen (sig < 0.05) , maka ada indikasi heteroskedastisitas.

3.1.4 Uji Autokorelasi
Uji Autokorelasi bertujuan menguji apakah dalam suatu model regresi
linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan
pada periode t-1 atau sebelumnya. Pengambilan keputusan ada tidaknya
autokorelasi menurut Santoso (2002:218) dengan cara melihat besaran DubrinWatson (D-W) sebagai

Dokumen yang terkait

Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia

1 61 104

Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas, dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Perbankan di Bursa Efek Indonesia

3 36 99

Pengaruh Tingkat Likuiditas dan Profitabilitas Terhadap Perubahan Harga Saham Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

1 27 87

Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas terhadap Harga Saham Perusahaan Makanan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia

2 44 120

Pengaruh Profitabilitas Terhadap Perubahan Harga Saham Perusahaan Perbankan Di Bursa Efek Jakarta

1 30 88

PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, RASIO SOLVABILITAS, DAN PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Food and Beverages Di Bursa Efek indonesia)

0 2 55

ANALISIS PENGARUH RASIO PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2010.

0 1 15

PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM (STUDI PADA PERUSAHAAN PERBANKAN PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM (STUDI PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK JAKARTA).

0 0 12

Pengaruh Rasio Profitabilitas dan Rasio Pasar Modal terhadap Harga Saham pada Perusahaan Asuransi dan Perbankan di Bursa Efek Indonesia.

0 0 29

PENGARUH RASIO PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

0 0 17