UMUM Konstruksi Transformator Tiga Phasa

19

2.5.3.1. Perubahan eifisiensi terhadap beban

Perbuahan efisiensi terhadap beban dinyatakan sebagai : 2 1 2 2 cos 2 cos 2 I P ek R I V V       ........................................................... 2.16 Melalui penurunan persamaan di atas bisa dicari nilai efisiensi maksimum untuk beban tertentu yaitu pada saat rugi tembaga = rugi inti seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.13. Gambar 2.13 Beban pada efisiensi maksimum

2.6 TRANSFORMATOR TIGA PHASA

2.6.1 UMUM

Pada prinsipnya, transformator tiga phasa sama dengan transformator satu phasa, perbedaannya adalah seperti perbedaan sistem listrik satu phasa dengan siste m listrik tiga phasa yaitu mengenal sistem bintang Y dan delta Δ , serta 20 sistem zig-zag Z , dan juga sistem bilangan jam yang sangat menentukan untuk kerja paralel transformator tiga phasa. Untuk menganalisa transformator daya tiga phasa dilakukan dengan memandang atau menganggap transformator tiga phasa sebagai transformator satu phasa, teknik perhitungannya pun sama, hanya untuk nilai akhir biasanya parameter tertentu arus, tegangan, dan daya transformator tiga phasa dikaitkan dengan nilai 3 . Transformator tiga phasa ini berkembang dengan alasan ekonomis, biaya lebih murah, karena bahan yang digunakan lebih sedikit dibandingkan tiga buah transformator satu phasa dengan jumlah daya yang sama dengan satu buah transformator tiga phasa, lebih ringan dan lebih kecil sehingga mempermudah pengangkutan menekan biaya pengiriman , pengerjaannya lebih cepat, serta untuk menangani operasinya hanya satu buah transformator yang perlu mendapat perhatian meringankan pekerjaan perawatan.

2.6.2 Konstruksi Transformator Tiga Phasa

Untuk mengurangi kerugian yang disebabkan oleh arus pusar didalam inti, rangkaian magnetik itu biasanya teradiri dari setumpuk laminasi tipis. Dua jenis konstruksi yang biasa dipergunakan diperlihatkan pada Gambar 2.14. 21 Gambar 2.14 Transformator tiga phasa Dalam jenis transformator tipe cangkang Shell type kumparan dililitkan sekitar kaki tengah dari inti, seperti yang ditunjukkan Gambar 2.15. Kebanyakan fluks terkurung dalam inti dan karena itu dirangkum oleh kedua kumparan. Meskipun fluks bocor yang dirangkum salah satu kumparan tanpa dirangkum yang lain merupakan bagian kecil dari fluks total, ia mempunyai pengaruh penting dengan membagi – bagi kumparan dalam bagian-bagian yang diletakkan sedekat mungkin satu sama lainnya. Gambar 2.15 Transformator 3 phasa tipe cangkang 22

2.6.3 Hubungan Transformator Tiga Phasa