KUALITAS AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

KUALITAS AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN NGUNUT
KABUPATEN TULUNGAGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

SKRIPSI

DisusunOleh :
ANGGIR RETNO YUNITA DEWI
201010070311025

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2015

KUALITAS AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN NGUNUT
KABUPATEN TULUNGAGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang
sebagai Persyaratan Memperoleh Gelar
Sarjana Pendidikan Biologi

DisusunOleh :
ANGGIR RETNO YUNITA DEWI
201010070311025

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2015

ii

LEMBAR PERSETUJUAN

Nama

: Anggir Retno Yunita Dewi

Nim

: 201010070311025

Jurusan

: Pendidikan Biologi

Fakultas

: Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Judul Skripsi

: Kualitas Air Minum Isi Ulang Di Kecamatan Ngunut
Kabupaten Tulungagung Sebagai Sumber Belajar Biologi

Diajukan untuk dipertanggungjawabkan dihadapan Dewan Penguji Guna
Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Strata Satu (S1)
pada Jurusan Pendidikan Biologi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang
Menyetujui

Pembimbing I

Pembimbing II

(Dra.Sri Wahyuni M.Kes)

(Dra. Lise Chamisijatin M.Pd)

iii

SURAT PERNYATAAN

Nama

: Anggir Retno Yunita Dewi

Tempat/Tgl. Lahir

: Tulungagung, 1 Maret 1992

NIM

: 201010070311025

Fakultas/Jurusan

: KIP/Pendidikan Biologi

Menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul “Kualitas Air Minum Isi
Ulang di Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung Sebagai Sumber
Belajar Biologi” adalah bukan skripsi orang lain baik sebagian maupun
keseluruhan, kecuali dalam bentuk kutipan yang telah disebutkan sumbernya.
Demikian surat pertanyaan ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan
apabila pernyataan ini tidak benar, saya bersedia mendapat sanksi akademis.

Malang, 02 November 2015
Yang Menyatakan,

ANGGIR RETNO YUNITA DEWI

Mengetahui

Pembimbing I

Pembimbing II

(Dra.Sri Wahyuni M.Kes)

(Dra. Lise Chamisijatin M.Pd)

iv

LEMBAR PENGESAHAN

Dipertahankan di Depan Dewan Penguji Skripsi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang
Dan Diterima Untuk Memenuhi
Sebagian dari Persyaratan
Memperoleh Gelar (S1) Pendidikan Biologi

Mengesahkan
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang

Malang, 02 November 2015

Dekan

(Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes)
NIP: 19620112 199002

Dewan Penguji

1. Dra.Sri Wahyuni M.Kes

1............................................

2. Dra. Lise Chamisijatin M.Pd

2............................................

3. Dra. Roimil Latifa MM, M Si

3............................................

4. Dra. Siti Zaenab M.Kes

4............................................

v

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

….Hai Orang-orang yang Beriman, Jadikanlah Sabar dan
Shalatmu Sebagai Penolongmu,Sesungguhnya Allah Beserta
Orang-orang yang Sabar….(Terjemahan QS. Al-Baqarah: 153)

Kupersembahkan karya yang telah kuperjuangkan dengan
penuh kesabaran, keikhlasan, hingga tetesan air mata ini
untuk :

Orang Tuaku, Ibunda Djuminten, Ayahanda
Lilik Sudiharwoto (alm) dan Sahabatku Rezky
Rahman Repon S.E.
Terimakasih atas segala doa, kasih sayang,
nasehat dan motivasinya yang tak henti
tercurah untukku, Para sahabat dan orangorang terkasih, serta teman-teman yang
dengan tidak mengurangi apresiasi saya tidak
dapat saya sebutkan satu persatu.
Terima kasih untuk semua dukungan dan
bantuannya selama ini., hanya Allah yang
dapat membalas semua kebaikan kalian di
kemudian hari.

vi

KATA PENGANTAR
Assalumu’alaikum Wr. Wb.
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan
rahmat dan hidayah-NYA penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul:
“Kualitas Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Ngunut Kabupaten
Tulungagung Sebagai Sumber belajar Biologi”
Maksud dan tujuan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat
guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Muhammadiyah
Malang. Penulisan skripsi ini tidak akan lancar tanpa adanya bantuan, dukungan
serta bimbingan dari beberapa pihak baik langsung maupun tidak langsung yang
sangat besar artinya. Oleh karena itu penulis ingin menyampaikan rasa hormat dan
terima kasih kepada:
1. Bapak Dr.Poncojari Wahyono, M.Kes selaku Dekan Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang.
2. Ibu Dr.Yuni Pantiwati, M.M, M.Pd. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Biologi
Universitas Muhammadiyah Malang.
3. Ibu Dra.Sri Wahyuni M.Kes selaku pembimbing I, pembimbing akademik dan
Dra. Lise Chamisijatin M.Pd selaku pembimbing II yang telah meluangkan
waktu untuk memberikan bimbingan, arahan selama kuliah serta saran yang
sangat berharga dalam penyusunan skripsi ini kepada penulis sampai skripsi
ini dapat terselesaikan dengan baik.
4. Ibu Dr. Nurul Mahmudati, M.Kes selaku Kepala Laboratorium Kimia
Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan dukungan dan
memberikan izin penelitian.
5. Bapak Agung Witjoro, S.Pd., M.Kes selaku Kepala Laboratorium Biologi
Universitas Negeri Malang

yang telah memberikan dukungan dan

vii

memberikan izin penelitian serta Ibu Prof. Dr. Dra. Utami Sri Hastuti, M.Pd
yang selalu memberikan arahan dan dukungan serta semangat dan yang setia
menemani dan mendampingi selama penelitian.
6. Bapak Dr.H.Yudhi Utomo, M.Si selaku ketua laboratorium Kimia Universitas
Negeri Malang yang telah memberikan dukungan dan memberikan izin
penelitian serta Bapak Drs Sapto Pamudji yang telah menganalisiskan
kandungan Besi ( Fe ).
7. Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, terimakasih atas
do’a dan dukungannya
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih terdapat
banyak kekurangan dan kelemahannya, oleh karena itu penulis mengharapkan
saran dan kritik yang sifatnya membangun agar dapat lebih baik lagi. Besar
harapan penulis bahwa skripsi ini dapat memberikan manfaat dan berguna bagi
semua pihak dalam meningkatkan keilmuan. Akhir kata saya mengucapkan terima
kasih yang sebanyak-banyaknya.
Wassalamu’alaikum. Wr. Wb

Malang, 02 November 2015
Penulis,

Anggir Retno Yunita Dewi

viii

DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR SAMPUL LUAR ........................................................................ i
LEMBAR SAMPUL DALAM .................................................................... ii
LEMBAR PERSETUJUAN ........................................................................ iii
SURAT PERNYATAAN ............................................................................. iv
LEMBAR PENGESAHAN ......................................................................... v
MOTTO DAN PERSEMBAHAN .............................................................. vi
KATA PENGANTAR .................................................................................. vii
ABSTRAK .................................................................................................... ix
DAFTAR ISI................................................................................................. xi
DAFTAR TABEL ........................................................................................ xiv
DAFTAR GAMBAR .................................................................................... xvi
DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................ xvii
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang .................................................................................. 1
1.2. Rumusan Masalah .............................................................................. 3
1.3. Tujuan Penelitian................................................................................ 3
1.4. Manfaat Penelitian.............................................................................. 4
1.5. Batasan Masalah ................................................................................. 5
1.6. Definisi Istilah .................................................................................... 6
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Air Minum .......................................................................................... 7
2.1.1 Pengertian Air Minum ......................................................... 7
2.1.2 Jenis Air Minum ................................................................... 8
2.1.3 Proses Air Minum................................................................. 9
2.1.4 Kualitas Air Minum .............................................................. 14
2.1.5 Parameter Air Minum ........................................................... 16
2.1.6 Pengujian Dengan Menggunakan MPN ............................... 27
2.2. Air Minum Isi Ulang .......................................................................... 28
2.2.1 Pengertian Air Minum Isi Ulang ......................................... 28

ix

2.2.2 Proses Pengelolaan Air Minum Isi Ulang ............................ 29
2.2.3 Standar Air Minum Isi Ulang ............................................... 30
2.2.4 Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Air Minum
Isi Ulang ............................................................................... 35
2.3. Bakteri Patogen ( Penyakit )............................................................... 35
2.3.1 Pengertian Bakteri Patogen ................................................. 35
2.3.2 Bakteri Koliform .................................................................. 36
2.3.3 Klasifikasi Bakteri Patogen .................................................. 37
2.3.4 Mekanisme Bakteri Patogen Ke Manusia ............................ 39
2.3.5 Penyakit Yang Disebabkan Bakteri Patogen ........................ 42
2.3.6 Faktor Virulensi Bakteri Patogen ......................................... 43
2.4. Penelitian Terdahulu .......................................................................... 45
2.5. Sumber Belajar ................................................................................... 48
2.5.1 Pengertian Sumber Belajar ................................................... 48
2.5.2 Jenis Sumber Belajar ............................................................ 49
2.5.3 Fungsi Sumber Belajar ......................................................... 51
2.5.4 Penggunaan Sumber Belajar................................................. 52
2.5.5 Pemanfaatan Hasil Penelitian Sebagai Sumber Belajar ....... 53
2.6. Kerangka Konseptual ......................................................................... 55
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.1. Jenis Penelitian ................................................................................... 56
3.2. Tempat Dan Waktu Penelitian ........................................................... 56
3.2.1 Waktu Penelitian .................................................................. 56
3.2.2 Tempat Penelitian ................................................................. 57
3.3. Populasi dan Sampel .......................................................................... 57
3.3.1 Populasi ................................................................................ 57
3.3.2 Sampel .................................................................................. 58
3.4. Variabel Penelitian ............................................................................. 58
3.4.1 Variabel Bebas ( Independen ) ............................................. 58
3.4.2 Variabel Terikat ( Dependen ) .............................................. 59

x

3.5. Defenisi Operasional Variabel ........................................................... 59
3.6. Alat Dan Bahan .................................................................................. 61
3.6.1 Alat ....................................................................................... 61
3.6.2 Bahan .................................................................................... 62
3.7. Prosedur Penelitian ............................................................................. 62
3.8. Teknik Pengumpulan Data ................................................................. 76
3.9. Teknik Analisis Data .......................................................................... 77
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Hasil Penelitian .................................................................................. 79
4.2. Keadaan Kualitas Air Minum Isi Ulang ............................................. 91
4.3. Pembahasan ........................................................................................ 97
BAB V PENUTUP
5.1. Kesimpulan......................................................................................... 111
5.2. Saran ................................................................................................... 113
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................... 114
LAMPIRAN .................................................................................................. 118

xi

DAFTAR TABEL
Tabel

Halaman

Tabel 2.1. Persyaratan Kimia Air Minum .................................................... 15
Tabel 2.2.Persyaratan Air Minum Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 Tentang Persyaratan
Kualitas Air Minum .................................................................. 17
Tabel 2.3. Parameter Bakteriologis Air Minum ............................................. 21
Tabel 2.4. Parameter Kimia Bahan – Bahan Inorganik ( yang memiliki pengaruh
langsung pada kesehatan ) Air Minum ........................................ 21
Tabel 2.5. Parameter Kimia Bahan – Bahan Inorganik ( yang memungkinkan
dapat menimbulkan keluhan pada konsumen ) Air Minum ......... 22
Tabel 2.6. Parameter Kimia Bahan – Bahan Organik ( yang memiliki pengaruh
langsung pada kesehatan ) Air Minum ........................................ 23
Tabel 2.7. Parameter Kimia Bahan – Bahan Organik ( yang memungkinkan dapat
menimbulkan keluhan pada konsumen ) Air Minum .................. 24
Tabel 2.8. Parameter Pestisida Air Minum .................................................... 24
Tabel 2.9. Parameter Kimia Desinfektan dan Hasil Sampingnya Pada
Air Minum................................................................................... 25
Tabel 2.10.Parameter Radioaktifitas Air Minum .......................................... 26
Tabel 2.11. Parameter Fisik Air Minum ........................................................ 27
Tabel 2.12. Penyakit Yang Disebabkan Bakteri Patogen .............................. 42
Tabel 3.1. Nilai MPN Untuk Tiga Seri Tabung ............................................ 75
Tabel 4.1. Asal Sampel Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Ngunut
Kabupaten Tulungagung ............................................................... 78
Tabel 4.2. Hasil Pemeriksaan MPN (Most Probable Number) Bakteri
Koliform ....................................................................................... 80
Tabel 4.3. Ringkasan Hasil Pemeriksaan MPN (Most Probable Number)
Bakteri Koliform .......................................................................... ....81
Tabel 4.4. Hasil Pemeriksaan Kandungan Bakteri E. Coli ........................... 83
Tabel 4.5. Asal Sampel untuk Parameter Kimia ........................................... 85
Tabel 4.6. Hasil Uji pH ................................................................................. 86
xii

Tabel 4.7. Hasil Uji Kandungan Besi ( Fe ) .................................................. 87
Tabel 4.8. Hasil Uji TSS ( Total Suspended Solid ) ..................................... 89
Tabel 4.9. Ringkasan Hasil Uji TSS ( Total Suspended Solid ) ................... 90

xiii

DAFTAR GAMBAR
Gambar

Halaman

Gambar 2.1. Kerangka Konseptual ................................................................ 55
Gambar 3.1. Teknik Pengenceran dan Inokulasi Sampel Air Minum pada medium
Kaldu Laktose, BGLB Dan MCA ............................................. 72
Gambar 4.1. Print Screen Hasil Uji Kadar Besi ( Fe ) ................................... 88
Gambar 4.2. Grafik Hasil Uji Untuk Parameter Mikrobiologi ...................... 91
Gambar 4.3. Grafik Hasil Pengukuran pH ..................................................... 94
Gambar 4.3. Grafik Hasil Pengujian Kandungan Besi ( Fe ) ......................... 96
Gambar 4.4. Grafik Hasil Pengujian TSS ...................................................... 96

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1: Foto-Foto Penelitian .................................................................. 118
Lampiran 2 : Surat Keterangan Penelitian ..................................................... 127

xv

DAFTAR PUSTAKA

Agustira, R., Lubis, K. S., & Jamilah. (2013). Kajian Karakteristik Kimia Air,
Fisika Air dan Debit Sungai Pada Kawasan DAS Padang Akibat
Pembuangan Limbah Tapioka. Jurnal Online Agroekoteknologi Vol. 1, No.
3, Juni 2013.
Alamsyah, S. (2006). Merakit Sendiri Alat Penjernihan Air Untuk Rumah Tangga
. Jakarta: Kawan Pustaka.
Apriliana, E., Ramadhian, M. R., & Gapila, Meta. (2014). Bakteriological Quality
Of Refill Drinking Water At Refill Drinking Water Depots In Bandar
Lampung. JUKE-Medicine Lampung University Volume 4, Nomor 7,
Maret Tahun 2014
Bambang, A. G., Fatimawati, & Kojong, N. S. (2014). Analisis Cemaran bakteri
Coliform dan Identifikasi Escherichia Coli Pada Air Isi Ulang dari Depot
di Kota Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi - UNSRAT Vol. 3 No. 3 Agustus
2014 ISSN 2302-2493.
Bungin, P. D. (2007). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan
Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Darmono. (2007). Perpustakaan Sekolah Pendekatan Aspek Manajemen dan Tata
Kerja. Jakarta: Grasindo.
Dwijoseputro, D. (1994). Dasar-dasar Mikrobiologi. Jakarta: Djambatan.
Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan
Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Kanisius.
Erdem, Ayten K., Zeybek, Z., Gurun, S., Dogruoz, N., Cotuk, Aysin. (2009).
Microbiological Investigation of Bottle Waters From Different Suppliers
in Intanbul. IUFS Journal of Biologi 2009, 68 (I): 37-45
Fardiaz, Srikandi. 1992. Mikrobiologi Pangan 1. Jakarta : Gramedia Pustaka
Umum
Gunawan, I. R. (1994). Pengantar Ilmu Bangunan. Yogyakarta: Kanisius.
Hakim

Abdul Tsani (2011). Pengertian Dan Definisi Besi | Besi
adalah?.http://tsani-oke.blogspot.com/2011/06/pengertian-dan-definisibesi-besi.html.Diakses pada 2011.

xvi

Halimah, L. (2008). Pemberdayaan Lingkungan sebagai Sumber Belajar dalam
Upaya Meningkatkan Kompetensi Berbahasa Indonesia Siswa Kelas 4 SD
Laboratorium UPI Kampus Cibiru. Jurnal Pendidikan Dasar Nomor: 10 Oktober 2008.
Hastuti, Hastuti Sri. (2012). Petunjuk Praktikum Mikrobiologi. Malang:
Universitas Muhammadiyah Malang.
Hidayati, A., & Yusrin. (2010). Pengaruh Lama Waktu Simpan Pada Suhu Ruang
(27-29 derajat Celcius) terhadap Kadar Zat Organik pada Air Minum Isi
Ulang. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS 2010 ISBN:
978.979.704.883.9.
Kurnializa, D., Syamswisna, & Yeni, L. F. (2014). Penyusunan Perangkat
Pembelajaran pada Materi Pencemaran Lingkungan Berdasarkan Uji
Kualitas Air di Sungai Kapuas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran.
Kurniatri, Arifayu Addiena. (2011). Quality of Refill drinking water in Greater
Jakarta 2010. Journal Quality of drinking water Vol. 2, No. 2, December
2011.
Kusnaedi. (2010). Mengolah Air Kotor untuk Air Minum. Penebar Swadaya.
Lubis, H., Putra, Effendy De L., & Jas Admar. (2005). Pemeriksaan Cemaran
Bakteri dan Beberapa Logam Berat pada Air Minum Isi Ulang yang
Beredar di Kota Medan. Majalah Kedokteran Nusantara Volume 38 No. 4
Desember 2005. Diterbitkan pada tahun 2009.
Mahanal, Susriyati, dkk. 2009. Pengaruh Pembelajaran Project Based Learning
(PjBL) pada Materi Ekosistem terhadap Sikap dan Hasil Belajar Siswa
SMAN 2 Malang. Malang: Jurnal Universitas Negeri Malang.
Marpaung, M. D., & Marsono, B. D. (2013). Uji Kualitas Air Minum Isi Ulang di
Kecamatan Sukolilo Surabaya Ditinjau dari Perilaku dan Pemeliharaan
Alat. Jurnal Teknik POMITS Vol. 2, No. 2, (2013) ISSN: 2337-3539
(2301-9271).
Nurhayati, T., Suhartono, m. T., Nuraida, L., & Poerwanto, S. B. (2010).
Pemurnian dan Karakterisasi Inhibitor Protease dari Chromohalobacter sp.
6A3 bakteri yang Berasosiasi dengan Spons Xetospongia testudinaria. J.
Teknol dan Industri Pangan Vol. XXI No. 2 Th 2010.
Nuria, Maulita C., Rosyid Abdur, Sumantri. (2009). Uji Kandungan Bakteri
Escherichia coli Pada Air Minum Isi Ulang Dari Depot Air Minum Isi

xvii

Ulang di Kabupaten Rembang. Jurnal Ilmu Pertanian VOL 5. NO 1, 2009:
Hal 27 – 35
Pujiastuti et al., (2013).Kualitas dan Beban Pencemaran Perairan Waduk Gajah
Mungkur. Jurnal EKOSAINS | Vol. V | No. 1 | Maret 2013.
Radhi, M., Oktavia, H., & Suryadi, H. (2008). Pemeriksaan Bakteriologis Air
Minum Isi Ulang di Beberapa Depo Air Minum Isi Ulang di Daerah
Lenteng Agung dan Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Majalah Ilmu
Kefarmasian, Vol. V, No. 2, Agustus 2008, 101-109.
Radji, M., Oktavia, H., & Suryadi, H. (2008). Pemeriksaan Bakteriologis Air
Minum Isi Ulang di Daerah Lenteng Agung dan Srengseng Sawah Jakarta
Selatan. Majalah Ilmu Kefarmasian, Vol. V, Agustus 2008, 101-109.
Rahayu, C. S., Setiadi, O., & Nurjazuli. (2013). Faktor Risiko Pencemaran
Mikrobiologi pada AIr Minum Isi Ulang di Kabupaten Tegal. Jurnal
Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol. 12 No. 1/April 2013.
Rumondor, P. P., Porotu'o, J., & Waworuntu, O. (2014). Identifikasi Bakteri pada
Depot Air Minum Isi Ulang di Kota Manado. Jurnal e-Biomedik (eBM),
Volume 2, Nomor 2, Juli 2014.
Sartono, E., Setiawan, H., Wahyu, R., & Kaluge, A. (2007). Pendidikan
Lingkungan: Budaya Jakarta. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Sarwadi, & Putra, A. (2014). Pengaruh Konsentrasi Arang Ampas Tebu terhadap
Daya Serapnya Pada Limbah Cair Kelapa Sawit. Jurna; Fisika Unand Vol.
3, No. 3, Juli 2014.
Semiawan, C. R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif . Jakarta: Grasindo.
Siagian, A. (2002). Mikroba Patogen pada Makanan dan Sumber Pencemarannya.
USU Digital Library.
Silalahi, U. (2009). Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Staf pengajar departemen mikrobiologi klinik FKUI-RSCM, (2012). Penuntun
Praktikum Mikrobiologi Kedokteran.Jakarta : Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia
Sudono, A. (2006). Sumber Belajar dan Alat Permainan untuk Pendidikan Usia
Dini. Jakarta: Grasindo.

xviii

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & RND. Bandung:
Alfabeta.
SNI 06-6989.3:2004 Air dan air limbah – Bagian 3: Cara Uji Padatan Tersuspensi
Total (Total Suspended Solid, TSS) Secara Gravimetri.
Sutiknowati, L. I. (2013). Mikroba parameter Kualitas Perairan P. Pari untuk
Upaya Pembesaran Biota Budidaya. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan
Tropis, Vol. 5, No. 1, Hlm. 204-218, Juni 2013.
Suwito, W. (2010). bakteri yang Sering Mencemari Susu: Deteksi, Patogenesis,
Epidemologi dan Cara Pengendaliannya. Jurnal Litbang Pertanian, 29(3),
2010.
Syahputri, R., Japar, M., & Yasin, Y. (2013). Pemanfaatan Sumber Belajar dalam
Menunjang Aktivitas Belajar PKN. Jurnal PPKN UNJ Online Volume 1,
Nomor 2, Tahun 2013 .
UPI, T. P. (2007). Ilmu & Aplikasi Pendidikan Bagian 2 Ilmu Pendidikan Praktis.
PT Imperial Bhakti Utama.
Wandrivel, R., Suharti, N., & Lestari, Y. (2012). Kualitas Air Minum yang
Diproduksi Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Bungus Padang
Berdasarkan Persyaratan Mikrobiologi. Jurnal Kesehatan Andalas 2012; 1
(3).
Widarto, I. L. (1996). Teknologi Tepat Guna Membuat Alat Penjernih Air.
Yogyakarta: Kanisius.
Widiyanti, Ni Luh Putu Manik & Ristiati, Ni Putu. 2004. Analisis Kualitatif
Bakteri Koliform Pada Depo Air Minum Isi Ulang di Kota Singaraja Bali.
Jurnal Ekologi Kesehatan Vol 3 No 1, April 2004: 64-73: Jurusan
Pendidikan Biologi, Fakultas P-MIPA IKIP Negeri Singaraja.
Yani, R., Musarofah, Atikah, T., & Purwianingsih, W. (2009). Biologi 1 kelas X
SMA dan MA. Jakarta: Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Yusuf, Yusnidar. 2012. Teknologi Pengolahan Air Tanah Sebagai Sumber Air
Minum Pada Skala Rumah Tangga. SIGMA Journal No. 02,Volume IV,
Desember 2012.

xix

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Kebutuhan air minum terus mengalami peningkatan seiring dengan jumlah
penduduk yang semakin meningkat pula. Air minum adalah air yang melalui
proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan
dan dapat langsung diminum (Rumondor et al., 2014). Air minum yang
dikonsumsi harus memenuhi persyaratan fisik, kimia dan bakteriologis yang
ditentukan oleh Dinas Kesehatan karena air minum yang kotor dan tidak
memenuhi persyaratan kesehatan dapat menyebabkan rendahnya taraf kesehatan
jasmani dan rohani sehingga seseorang mudah terkena penyakit dan dapat
mengurangi daya kerja serta daya produksi (Widarto, 1996).
Peraturan

Menteri

Kesehatan

Republik

Indonesia

Nomor

492/Menkes/Per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum, menyebutkan
bahwa: a) kadar maksimum Escherichia coli yang diperbolehkan adalah 0/100 ml
sampel; b) kadar maksimum bakteri koliform yang diperbolehkan adalah 0/100 ml
sampel; c) kadar maksimum pH yang diperbolehkan adalah 6,5 – 8,5; dan d)
kadar maksimum besi yang diperbolehkan adalah 0,3. Selain itu, digunakan TSS
(Total Suspended Solid) yang mengacu pada SNI 06-6989.3-2004 yaitu maksimal
berjumlah 50 mg/l dan untuk mutu air kelas tiga dipersyaratkan maksimal
berjumlah 400 mg/l (Pujiastuti et al., 2013). Terkait dengan hal tersebut, dapat
ditarik garis besar bahwa parameter yang digunakan sebagai persyaratan kualitas

1

2

air minum isi ulang adalah kandungan Escherichia coli, bakteri koliform, kadar
pH, kandungan besi dan TSS.
Adanya peningkatan konsumsi air minum pada masyarakat membuat
bisnis air minum isi ulang berkembang pesat sejak tahun 2002 dan hal itu
merupakan upaya agar dapat memenuhi kebutuhan air minum (Radji et al, 2008).
Salah satu air minum yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah air minum
isi ulang. Air minum isi ulang dianggap sebagai satu jawaban bagi kebutuhan
masyarakat karena air minum isi ulang biasa diperoleh dari depot dan harganya
jauh lebih murah (bisa sepertiga) dari produk air minum air kemasan yang
memiliki merek sehingga tidak mengherankan apabila banyak masyarakat atau
konsumen yang beralih pada layanan air minum isi ulang (Bambang et.al., 2014).
Air minum isi ulang tidak habis dalam sekali pakai tetapi dalam beberapa
hari bahkan terkadang sampai 1 sampai 4 minggu tergantung dari penggunaan.
Namun pada sisi lain, air yang semakin lama disimpan akan memungkinkan
terjadinya pertumbuhan mikroorganisme pada air tersebut yang nantinya akan
berkembang menjadi bakteri patogen dan akan menyebabkan kadar zat organik
menjadi meningkat (Hidayati & Yusrin, 2010). Beberapa bakteri patogen
ditemukan pada air minum isi ulang dan bakteri tersebut merupakan penyebab
infeksi di banyak negara (Erdem et al, 2009).
Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan kajian
mendalam terkait kualitas air minum isi ulang dan mengambil objek penelitian
pada air minum isi ulang di Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Untuk

3

itu peneliti mengambil judul penelitian berupa: “Kualitas Air Minum Isi Ulang di
Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung Sebagai Sumber Belajar Biologi”.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, terdapat
masalah spesifik yang dikaji oleh peneliti yaitu:
1. Bagaimana kualitas air minum isi ulang di Kecamatan Ngunut Kabupaten
Tulungagung apabila dilihat dari parameter mikrobiologi (bakteri koliform
dan bakteri Escherichia coli)?
2. Bagaimana kualitas air minum isi ulang di Kecamatan Ngunut Kabupaten
Tulungagung apabila dilihat dari parameter kimia (derajat keasaman (pH),
kandungan Fe dan TSS)?
3.

Bagaimana kualitas air minum isi ulang di Kecamatan Ngunut Kabupaten
Tulungagung apabila ditinjau dari adanya bakteri koliform, bakteri
Escherichia coli, derajat keasaman (pH), kandungan Fe dan TSS?

4.

Bagaimana kelayakan konsumsi air isi ulang di Kecamatan Ngunut
Kabupaten Tulungagung?

1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dipaparkan di atas, maka tujuan
dilakukan penelitian ini adalah:

4

1.

Untuk mengetahui kualitas air minum isi ulang di Kecamatan Ngunut
Kabupaten Tulungagung yang dilihat dari parameter mikrobiologi (bakteri
koliform dan bakteri Escherichia coli).

2.

Untuk mengetahui kualitas air minum isi ulang di Kecamatan Ngunut
Kabupaten Tulungagung yang dilihat dari parameter kimia (derajat keasaman
(pH), kandungan Fe dan TSS).

3.

Untuk mengetahui kualitas air minum isi ulang di Kecamatan Ngunut
Kabupaten Tulungagung yang ditinjau dari adanya bakteri koliform, bakteri
Escherichia coli, derajat keasaman (pH), kandungan Fe dan TSS.

4.

Untuk mengetahui kelayakan konsumsi air isi ulang di Kecamatan Ngunut
Kabupaten Tulungagung.

1.4 Manfaat Penelitian
Pada penulisan penelitian ini, peneliti berharap bahwa karya ini dapat
memberikan manfaat baik secara teoritis maupun secara praktis bagi pembacanya.
Berikut manfaat dalam penelitian ini:
1.4.1

Manfaat Teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang kualitas

air minum isi ulang. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan
kontribusi yang positif kepada mahasiswa Biologi Universitas Muhammadiyah
Malang.
1.4.2
1.

Manfaat Praktis

Bagi penulis

5

Bagi penulis, penelitian ini merupakan penelitian ilmu yang diperoleh dari
bangku kuliah dan sebagai penerapan ilmu biologi pada lingkup masyarakat
secara langsung. Selain itu, peneliti juga bisa memperoleh ilmu-ilmu dan
pengalaman-pengalaman baru dari fenomena yang ditemui dalam proses
penelitian.
2.

Bagi masyarakat
Peneliti memiliki harapan yang besar pada penelitian ini agar bisa menjadi
sumber referensi bagi semua kalangan terutama masyarakat di Kecamatan
Ngunut Kabupaten Tulungagung dalam mengetahui tentang kualitas air
minum isi ulang.

3.

Bagi pendidikan
Hasil dari penelitian diharapkan dapat menjadi bahan informasi dan
tambahan-tambahan referensi teori terkait dengan kualitas air minum.

4.

Bagi peneliti selanjutnya
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi bagi para peneliti
selanjutnya yang mengambil tema yang sama agar dapat melengkapi hal-hal
yang menjadi kekurangan dalam penelitian ini.

1.5 Batasan Masalah
Batasan masalah dalam penelitian ini terdiri dari:
1. Air minum isi ulang yang diteliti adalah air minum isi ulang di Kecamatan
Ngunut Kabupaten Tulungagung.

6

2. Parameter kualitas air yang diteliti adalah bakteri koliform, bakteri
Escherichia coli, derajat keasaman (pH), kandungan Fe dan TSS (Total
Suspended Solid).
3. Parameter derajat keasaman (pH), kandungan Fe dan TSS (Total Suspended
Solid) digunakan sebagai parameter persyaratan kimia untuk meneliti kualitas
asir minum isi ulang di Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung karena
ketiganya masuk dalam PERMENKES RI tentang standar kelayakan air
minum isi ulang.

1.6 Definisi Istilah
Definisi istilah dalam penelitian ini terdiri dari:
1. Air minum isi ulang adalah air pegunungan yang mengalami pengolahan
khusus melalui beberapa proses yaitu chlorinasi, aerasi, filtrasi dan
penyinaran dengan sinar ultra violet. Air minum isi ulang tidak habis dalam
sekali pakai tetapi dalam beberapa hari bahkan terkadang sampai 1-4 minggu
tergantung dari penggunaan (Hidayati & Yusrin, 2010).
2. Kualitas adalah baik buruknya sesuatu (Tim penyusun kamus pembinaan dan
pengembangan bahasa, 1997).
3. Bakteri patogen adalah bakteri yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Selain
itu, bakteri patogen dianggap sebagai bakteri penyebab penyakit pada
organisme lain, misalnya saja pada manusia (Alamsyah, 2006).

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

102 3159 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

37 792 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 703 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 458 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 611 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

53 1052 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

53 956 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 578 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

24 845 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

35 1041 23