Penggunaan media pembelajaran monopoli untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Kanisius Klepu - USD Repository

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI UNTUK
MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD KANISIUS KLEPU
Skripsi
Diajukan untuk Melengkapi Salah Satu Syarat
Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Disusun Oleh :
Maria Erika
101134041

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2014

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI UNTUK
MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD KANISIUS KLEPU
Skripsi
Diajukan untuk Melengkapi Salah Satu Syarat
Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Disusun Oleh :
Maria Erika
101134041

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2014

i

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Sebagai ungkapan kasihku, skripsi ini aku persembahkan untuk :


Yesus

Kristus

dan

Bunda

Maria

atas

penyertaanNya

dan

berkatNya sehingga saya dapat menyelesaikan kuliah ini.


Kedua

orang

tuaku

“Maria

Goreti

Sumiyati”

dan

“Gregorius

Murdono” yang menjadi motivasi dalam hidupku tuk berusaha
menjadi seseorang yang lebih baik. Terimakasih atas dukungan, doa,
semangat, yang selalu menuntun setiap langkah dalam hidupku.


Kakakku tersayang “Albertus Roy Nugroho” yang selalu memberikan
semangat dan meluangkan banyak waktu demi kelancaran studiku



Sahabat tersayangku
Maria

Wanti

Fr.Amelia”

“Febrieny Wulandari, Aloisia Rani Meita,

Darmaswari,

yang

selalu

Fransisca
berjuang

Herning
bersama

Tyastuti
untuk

dan
dapat

menyelesaikan kuliah ini, karena arahan, canda, tawa, dan semangat
dari kalian adalah motivasiku.

iv

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

MOTTO
Jadilah seperti karang di lautan yang kuat dihantam ombak dan
kerjakanlah hal yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain,
karena hidup hanya sekali, maka lakukanlah yang terbaik selama kamu
bisa melakukannya.

v

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH
UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Yang bertandatangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma :
Nama : Maria Erika
NIM

: 101134041
Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada

Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya berjudul :
PENGGUNAAN

MEDIA

PEMBELAJARAN

MONOPOLI

UNTUK

MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA
MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD KANISIUS KLEPU.
Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas
Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain,
mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan
mempublikasikanya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa
perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalty kepada saya selama
tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat di Yogyakarta
Pada tanggal 28 Mei 2014
Yang menyatakan,

Maria Erika

vi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

Saya menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak
memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam
kutipan dan dalam daftar pustaka, sebagai layaknya karya ilmiah.

Yogyakarta, 28 Mei 2014
Penulis

Maria Erika

vii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRAK
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI UNTUK
MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATA
PELAJARAN IPS KELAS IV SD KANISIUS KLEPU
Oleh:
Maria Erika
101134041
Latar belakang penelitian ini yaitu kurangnya partisipasi dan hasil belajar
siswa pada mata pelajaran IPS. Tujuan penelitian ini (1) untuk mengetahui upaya
meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan media
pembelajaran Monopoli (2) untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran
monopoli dapat meningkatkan partisipasi belajar siswa (3) untuk mengetahui
penggunaan media pembelajaran monopoli dapat meningkatkan hasil belajar
siswa.
Penelitian Tindakan Kelas ini mengacu pada model Kemmis dan Mc.
Taggart, dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas
IV SD Kanisius Klepu Tahun Pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 24 siswa.
Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) upaya meningkatkan partisipasi
dan hasil belajar siswa dapat dilakukan dengan cara menggunakan media
pembelajaran monopoli, dengan langkah pembelajaran : (a) membahas materi, (b)
pembentukan kelompok, (c) pembagian media monopoli untuk setiap kelompok,
(d) pembagian LKS, (e) siswa memainkan media monopoli, (f) membahas LKS,
(g) konfirmasi oleh guru. (2) Penggunaan media pembelajaran monopoli dapat
meningkatkan partisipasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata
partisipasi belajar siswa kondisi awal sebesar 35, siklus I sebesar 72, siklus II
sebesar 82. (3) Penggunaan media pembelajaran monopoli dapat meningkatkan
hasil belajar aspek kognitif siswa. Hal ini dapat dilihat dari pemerolehan rata-rata
yang didapat siswa saat kondisi awal 62,83, siklus I 68,13, dan siklus II 77,29, dan
pencapaian KKM yang diperoleh siswa juga mengalami peningkatan, kondisi
awal ada 63,33%, siklus I 87,5%, siklus II 100%.
Kata kunci : partisipasi belajar, hasil belajar, media pembelajaran
monopoli.

viii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRACT
THE USING OF MONOPOLY AS A MEDIA TO IMPROVE STUDENTS'
INDEPENDENT AND STUDY RESULT IN SOCIAL STUDIES FOR
FOURTH GRADE OF KANISIUS KLEPU PRIMARY SCHOOL
By :
Maria Erika
101134041
Background this study was lack of participation and learning outcomes of
students in Social sciences subject. Purpose in this study are (1) to improve a
participation and study result of the students by using Monopoli as a media of
learning (2) does the using of Monopoli as a learning media can improve the
participation of the students (3) does the using of Monopoli as learning media can
improve the cognitif study result of the students.
Action Class Research with a cycle model by Kemmis amd Mc. Taggart.
This research is using 2 cycles. The subjects for this research are 24 fourth grade
students of Kanisius KlepuYogyakarta Primary School spring semester of
2013/2014. Analysis data method is using qualitative and quantitative description.
The result of the research shows: (1) the effort to improve the participation
and study result in Social Studies toward the students can by using a monopoli as
learning media by: (a) discussing the material, (b) forming a group, (c)
distributing the monopoly to each group, (d) distributing the sheet, (e) students
play the monopoly, (f) discussing the students' answers, (g) confirmation by the
teacher . (2) The using of monopoly as media learning can improve the
participation of the students. It can be seen through the research that shows the
average of students' independent at the earlier condition was 35, first cycle which
is 72, and the second cycle was 82. (3) The using of monopoly as a learning
media can improve the cognitif study result. It can be seen through average of the
students in the pre-cycle which is 62,83, the first cycles is 68,13 and the second
cycle is 77,29. Besides, there is also an improvement in the achievement of
minimal stardard by the students, pre-cycle data shows 63,33%, the first cycles
87,5%, and the second cycle 100%.
Keywords: study participation, study result, monopoly learning media

ix

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan
rahmatNya, penulis dapat menulis dan menyelesaikan dengan baik skripsi dengan
judul “Penggunaan Media Pembelajaran Monopoli untuk Meningkatkan
Partisipasi dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SD
Kanisius Klepu”.
Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh
gelar sarjana pendidikan di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
(PGSD), Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Sanata Dharma.
Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada beberapa pihak yang
membantu, membimbing, dan mendukung terselesainya skripsi ini. Maka pada
kesempatan ini penulis mengucakan terimakasih kepada :
1. Bapak Rohandi, Ph.D., dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Sanata Dharma yang telah mengesahkan skripsi ini.
2. Romo Gregorius Ari Nugrahanta, SJ., S.S., BST., M.A., Ketua
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
3. Bapak Drs. Y.B. Adimassana, M.A., dosen pembimbing I yang telah
memberikan bimbingan, pengarahan, dorongan dan perhatian sehingga
skripsi ini dapat terselesaikan.
4. Ibu Maria Melani Ika Susanti, M.Pd., dosen pembimbing II yang telah
bersedia meluangkan banyak waktu untuk membimbing, dan memberi
motivasi sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.

x

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

5. Andreas Yance Eko Sutopo, S.Pd, Kepala SD Kanisius Klepu dan
Bapak dan Ibu Guru SD Kanisius Klepu yang telah memberi semangat
kepada penulis.
6. Nimas Palmasari, S.Pd, guru kelas IV yang telah mendukung
terlaksananya penelitian.
7. Bapak dan Ibuku tercinta yang senantiasa memberikan yang terbaik,
kasih sayang dan semangat bagi penulis.
8. Teman-teman seperjuanganku, terimakasih untuk semangat dan
bantuan yang luar biasa.
Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih banyak keterbatasan
dan kekurangan, maka penulis sangat membutuhkan saran dan kritik dari berbagai
pihak. Akhirnya, penulis mengucapkan banyak selamat membaca semoga
bermanfaat bagi kita semua.

Yogyakarta, 28 Mei 2014
Penulis

Maria Erika

xi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL …………………………………………………………….

i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ………………………….……....

ii

HALAMAN PENGESAHAN ………………………………………………….. iii
HALAMAN PERSEMBAHAN ………………………………………………… iv
MOTTO ………………………………………………………………………….

v

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI …………………… vi
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN KARYA …………………………….. vii
ABSTRAK ……………………………………………………………………… viii
ABSTRACT ……………………………………………………………………… ix
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

………………………………………………………….

x

…………………………………………………………………… xii

DAFTAR TABEL

……………………………………………………………… xv

DAFTAR GAMBAR …………………………………………………………….. xvii
DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………………………………xviii
BAB I. PENDAHULUAN ………………………………………………………

1

A. Latar Belakang Masalah …………………………………………………

1

B. Pembatasan Masalah …………………………………………………….

6

C. Perumusan Masalah ……………………………………………………..

6

D. Pemecahan Masalah ……………………………………………………..

7

E. Batasan Pengertian ………………………………………………………

7

F. Tujuan Penelitian ………………………………………………………..

8

G. Manfaat Penelitian ………………………………………………………

9

BAB II. KAJIAN PUSTAKA …………………………………………………... 12
A. Kajian Teori …………………………………………………………….. 12
1. Pembelajaran dan Hasil Belajar
a. Pembelajaran

……………………………………. 12

…………………………………………………… 12
xii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

b. Hasil Belajar

…………………………………………………… 13

2. Media Pembelajaran ………………………………………………… 19
a. Pengertian Media Pembelajaran

……………………………….. 19

b. Manfaat Media Pembelajaran

…………………………………. 19

c. Media Pembelajaran Monopoli

………………………………… 20

3. Partisipasi Belajar

………………………………………………….. 24

a. Pengertian Partisipasi Belajar
b. Manfaat Partisipasi Belajar

………………………………… 24
……………………………………. 24

4. Ilmu Pengetahuan Sosial ……………………………………………. 25
a. Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial ……………………………. 25
b. Tujuan Pembelajaran IPS di SD ………………………………… 26
c. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar IPS

……………… 27

d. Penggunaan Media Monopoli dalam Pembelajaran IPS ………….. 28
B. Penelitian yang Relevan ………………………………………………… 28
C. Kerangka Berpikir ………………………………………………………. 34
D. Hipotesis Tindakan ……………………………………………………… 35
BAB III. METODE PENELITIAN …………………………………………….. 37
A. Jenis Penelitian ………………………………………………………….. 37
B. Seting Penelitian ………………………………………………………… 39
1. Tempat Penelitian …………………………………………………... 39
2. Subjek Penelitian ……………………………………………………. 39
3. Objek Penelitian

……………………………………………………. 40

4. Waktu Penelitian ……………………………………………………. 40
C. Rencana Tindakan
1. Persiapan

…………………………………………………….. 41

…………………………………………………………… 41

2. Rencana Tindakan Setiap Siklus

…………………………………… 42

a. Siklus I

………………………………………………………… 42

b. Siklus II

………………………………………………………… 46

xiii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

D. Pengumpulan Data dan Instrumennya

…………………………………. 49

………………………………………………… 50

1. Pengumpulan Data

………………………………………………………….. 52

2. Instrumen

3. Validitas dan Reliabilitas Instrumen ………………………………… 56
E. Analisis Data

…………………………………………………………… 67

F. Kriteria Keberhasilan …………………………………………………… 71
BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

……………………………………… 73

A. Hasil Penelitian ………………………………………………………….. 73
1. Kondisi Awal Sebelum Penelitian

…………………………………. 73

a. Partisipasi Belajar ………………………………………………. 74
b. Hasil Belajar …………………………………………………….. 75
2. Pelaksanaan Siklus I ………………………………………………… 77
a. Perencanaan …………………………………………………….. 77
b. Pelaksanaan

……………………………………………………. 78

c. Pengamatan

…………………………………………………….. 80

d. Refleksi ………………………………………………………….. 84
3. Pelaksanaan Siklus II ……………………………………………….. 87
a. Perencanaan …………………………………………………….. 87
b. Pelaksanaan

……………………………………………………. 88

c. Pengamatan

…………………………………………………….. 91

d. Refleksi ………………………………………………………….. 94
B. Pembahasan

……………………………………………………………. 96

1. Partisipasi Belajar
2. Hasil Belajar

………………………………………………….. 97

………………………………………………………. 99

BAB V. PENUTUP ………………………………………………………………. 104
A. Kesimpulan

…………………………………………………………….. 104

B. Keterbatasan Penelitian
C. Saran

………………………………………………… 105

……………………………………………………………............ 106

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………. 107
xiv

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Daftar Tabel

Tabel 1.1 Data Kondisi Awal Partisipasi Belajar Siswa Melalui Pengamatan …..... 4
Tabel 1.2 Data Kondisi Awal Siswa Kelas IV SD Kanisius Klepu Berdasarkan
Nilai ulangan Harian Mata Pelajaran IPS …………………....………..

5

Tabel 2.1 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar SD kelas IV Semester II … 27
Tabel 3.1 Rencana Jadwal Penelitian ………………………………………..…… 40
Tabel 3.2 Pengumpulan Data dan Instrumennya ……………………………......

49

Tabel 3.3 Kisi-Kisi Lembar Pengamatan Partisipasi Siswa ….………………….. 53
Tabel 3.4 Rambu-rambu Skoring ………………………………………………… 53
Tabel 3.5 Kisi-Kisi Kuesioner Partisipasi ……………………………………...… 54
Tabel 3.6 Penskoran Skala Likert ………………………..………………………... 55
Tabel 3.7 Kisi-kisi Soal Tes ………..…………………………………..…..…….… 56
Tabel 3.8 Kriteria Penskoran Tes ……………………………………………..….

56

Tabel 3.9 Kriteria Validasi ………………………………………………………. 58
Tabel 3.10 Hasil Perhitungan Validasi Instrumen Partisipasi ……………………. 58
Tabel 3.11 Validitas Soal Siklus 1 ……………….……………… .……………… 61
Tabel 3.12 Validitas Soal Siklus II ……………….………………..…………… .. 62
Tabel 3.13 Hasil Perhitungan Validasi Perangkat Pembelajaran .………………… 64
Tabel 3.14 Hasil Perhitungan Validasi Media Pembelajaran ……………………. 65
Tabel 3.15 Kualifikasi Reliabilitas ……………….……………..………………… 67
Tabel 3.16 Klasifikasi Rata-rata Partisipasi Siswa ……………..………………… 70
xv

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Tabel 3.17 Target Pencapaian Partisipasi dan Hasil Belajar Setiap Siklus ……… 72
Tabel 4.1 Data Nilai Partisipasi Siswa ………….……………...………………… 74
Tabel 4.2 Hasil Nilai Ulangan IPS Siswa Kelas IV Tahun Pelajaran 2012/2013 … 76
Tabel 4.3 Persentase Nilai Partisipasi Siswa Berdasarkan Pengamatan dan
Kuesioner siklus I …………………………….……..………………… 81
Tabel 4.4 Hasil Belajar Siklus I ……. ………….……………....………………… 83
Tabel 4.5 Persentase Nilai Partisipasi Siswa Berdasarkan Pengamatan dan
Kuesioner siklus II ……………………..…………….……………….. 91
Tabel 4.6 Hasil Belajar Siklus II ……. ………….……………...………………… 93
Tabel 4.7 Data Persentase Partisipasi Belajar Siswa .………......………………… 97
Tabel 4.8 Nilai Hasil Belajar Siswa Kelas IV ….……………...………………… 99
Tabel 4.9 Perbandingan Target dan Pencapaian Penelitian .… .………………… 102

xvi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Daftar Gambar

Gambar 2.1 Permainan Monopoli ………………………………………………… 22
Gambar 2.2 Media Monopoli Koperasi Indonesia …………………………….…. 23
Gambar 2.3 Literatur Map Penelitian-penelitian Terdahulu ……………….…..… 34
Gambar 2.4 Bagan Alur Kerangka Berpikir ……………………………………... 35
Gambar 3.1 Model Siklus PTK Kemmis Tagart ………………………………….. 38
Gambar 4.1 Peningkatan Partisipasi Belajar Siswa …………………………...….. 99
Gambar 4.2 Persentase Pencapaian KKM …… …………………………..…… 101

xvii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Daftar Lampiran
Lampiran 1. Silabus Pembelajaran …………………………………………….. 110
Lampiran 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I …………………..… 118
Lampiran 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus II…………………….. 157
Lampiran 4. Lembar Kerja Siswa ……………………….…………………..... 196
Lampiran 5. Soal Evaluasi Setiap Pertemuan …………..…………………….. 204
Lampiran 6. Ringkasan Materi ………………………………………………… 212
Lampiran 7. Lembar Pengamatan Partisipasi Belajar Siswa ..………………… 219
Lampiran 8. Lembar Kuesioner ……………………………………………….. 220
Lampiran 9. Validasi Lemar Pengamatan ……………….…………………….. 222
Lampiran 10. Validasi Lemar Kuesioner ……………….…………………….. 224
Lampiran 11. Uji Validitas ……………………………….……………………. 228
Lampiran 12. Uji Reliabilitas …………………………..……………………… 232
Lampiran 13. Indeks Kesukaran Soal …………………….…………………… 236
Lampiran 14. Validasi Perangkat Pembelajaran ……….……………………..

240

Lampiran 15. Validasi Media Pembelajaran ………………………………….. 249
Lampiran 16. Kondisi Awal Partisipasi Belajar Siswa ……………………….. 253
Lampiran 17. Daftar Nilai Kelas IV Tahun Ajaran 2012/2013 ……………….. 254
Lampiran 18. Hasil Partisipasi Siklus I ……………………………………….. 256
Lampiran 19. Soal Evaluasi Siklus I ………………………………………….. 261
Lampiran 20. Nilai Evaluasi Siklus I ………………………………………….. 265
Lampiran 21. Hasil Partisipasi Siklus II ……………………………………….. 266
xviii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Lampiran 22. Soal Evaluasi Siklus II …………………………………………

271

Lampiran 23. Nilai Evaluasi Siklus II ………………………………………… 275
Lampiran 24. Dokumentasi ……………….……………………,……………. 276
Lampiran 25. Surat Ijin Penelitian ……..……………….…………………….. 278
Lampiran 26. Surat Telah Mengadakan Penelitian …….…………………….. 279

xix

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB 1
PENDAHULUAN

Dalam bab ini, peneliti akan membahas latar belakang masalah, pembatasan
masalah, perumusan masalah, pemecahan masalah, batasan pengertian, tujuan
penelitian, dan manfaat penelitian yang akan dilakukan.
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam
segala lingkungan dan sepanjang hidup (Mudyahardjo, 2001:3). Melalui
pendidikan, seseorang dapat memperoleh ilmu-ilmu baru dari yang awalnya
tidak tahu menjadi tahu. Pengetahuan yang didapat tersebut kemudian dapat
dikembangkan dan digunakan untuk kehidupannya kelak. Untuk itu pendidikan
menjadi salah satu hal yang sangat penting demi kemajuan suatu bangsa.
Walaupun pendidikan merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia,
namun sampai saat ini bangsa Indonesia masih mengalami permasalahanpermasalahan dalam dunia pendidikan sehingga menyebabkan bangsa Indonesia
masih tertinggal dengan negara-negara maju lainya. Disinilah lembaga-lembaga
pendidikan mempunyai andil yang besar untuk membantu mencerdaskan
kehidupan bangsa.
Sekolah Dasar merupakan salah satu jenjang pendidikan dasar yang turut
membantu membentuk konsep dasar pengetahuan manusia seperti membaca,
menulis, berhitung, serta mengembangkan aspek sosial dan intelektual yang
dimiliki oleh seseorang. Tingkat perkembangan pada usia kanak-kanak

1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

2

sangatlah potensial oleh karena itu guru berkewajiban menyediakan lingkungan
pendidikan di sekolah untuk memberi kesempatan bagi pengembangan potensi
tersebut agar mencapai titik maksimal (Hamalik, 2009:3).
Menurut Sapriya (2009:194), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan
salah satu mata pelajaran yang diberikan di tingkat SD/MI/SLB. Pada jenjang
pendidikan SD/MI mata pelajaran IPS memuat materi geografi, sejarah,
sosiologi, dan ekonomi, namun secara konseptual materi pelajaran IPS di SD
belum mencakup seluruh disiplin ilmu sosial. Melalui belajar IPS, peserta didik
diarahkan untuk dapat menjadi warga negara Indonesia yang demokratis dan
bertanggung jawab.
Walaupun pembelajaran IPS berhubungan dengan keadaan sosial yang
berada di sekitar mereka, namun pada kenyataannya mata pelajaran IPS
dianggap sebagai sebuah mata pelajaran yang menjemukan atau membosankan,
sehingga menyebabkan hasil yang didapat siswa pada mata pelajaran IPS jauh
dari yang diharapkan oleh guru (Rosdijti, dkk, 2010:4).
Guru diharapkan dapat merancang dan mengelola proses pembelajaran
dengan menggunakan berbagai variasi model dan media pembelajaran yang
dapat melibatkan siswa secara langsung. Guru bertugas sebagai fasilitator yang
memancing peserta didik, sehingga proses pembelajaran dapat membantu siswa
dalam mengembangkan pengetahuannya baik melalui interaksi dengan temanteman maupun dengan lingkungannya. Oleh sebab itu, kegiatan pembelajaran
perlu disusun sedemikian rupa agar siswa dapat berpartisipasi langsung dalam
pembelajaran sehingga dapat berpengaruh pada hasil belajarnya .

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

3

Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia
menerima pengalaman belajarnya (Sudjana, 2011:22). Penilaian terhadap hasil
belajar dapat memudahkan guru untuk melihat kemajuan dan perkembangan
siswa dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran.
Untuk menilai hasil dan ketuntasan belajar setiap indikator yang telah
ditetapkan dalam satu kompetensi dasar guru menentukan Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKM) untuk setiap mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. KKM
setiap mata pelajaran berbeda-beda, harus disesuaikan dengan kemampuan ratarata peserta didik.
Di SD Kanisius Klepu, KKM pada mata pelajaran IPS adalah 60. Siswa
dinyatakan tuntas belajar IPS apabila sudah memenuhi KKM tersebut. Nilai Mid
semester genap tahun pelajaran 2012/2013 mata pelajaran IPS, matematika, dan
IPA, mempunyai kriteria ketuntasan yang paling rendah dibanding mata
pelajaran yang lainya. Namun nilai rata-rata mata pelajaran IPS adalah yang
paling rendah dibandingkan dengan mata pelajaran matematika dan IPA yaitu
64,87.
Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas pembelajaran IPS di SD Kanisius
Klepu, guru belum menggunakan variasi model pembelajaran khususnya dalam
penggunaan media pembelajaran, sehingga siswa kurang dilibatkan dalam
proses pembelajaran yang sedang berlangsung. Ketika pembelajaran akan
dimulai, sebagian dari siswa kebanyakan harus diingatkan oleh guru untuk
mengeluarkan buku catatan, dan hanya ada beberapa orang siswa saja yang ikut
berpartisipasi menjawab setiap pertanyaan yang diberikan oleh guru dan berani

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

4

bertanya ketika mengikuti proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat pada tabel
di bawah ini.
Tabel 1.1
Data Kondisi Awal Partisipasi Belajar Siswa Melalui Pengamatan
Kurang Sekali
6 siswa
(25%)

Skor Partisipasi
Kurang
Cukup
12 Siswa
1 Siswa
(50%)
(4,2%)

Baik
5Siswa
(20,8%)

Rata-rata
Partisipasi
35

Siswa yang dapat dikatakan berpartisipasi di dalam kegiatan pembelajaran
apabila memiliki skor partisipasi cukup atau baik. Berdasarkan tabel di atas, ada
sekitar 6 orang siswa atau 25 % dari 24 siswa yang berpartisipasi di dalam
pembelajaran, dan melakukan beberapa indikator pengamatan partisipasi yaitu
siap mengikuti pembelajaran, keterlibatan siswa, bertanya dan mendengarkan,
mengemukakan pendapat dan perhatian siswa. Siswa yang lain hanya diam dan
memperhatikan penjelasan dari guru dan menjawab pertanyaan jika ditunjuk.
Guru mengaku merasa kebingungan untuk menggunakan media yang sesuai
untuk pembelajaran IPS karena IPS mempunyai cakupan materi yang banyak
dan kebanyakan materi bersifat hafalan. Oleh karena itu guru jarang
menggunakan media pembelajaran dalam mengajarkan IPS. Hal tersebut juga
berdampak pada pemerolehan hasil belajar siswa, khususnya pada aspek
kognitif. Hal ini dapat dilihat dari pemerolehan nilai ulangan harian pada tabel
di bawah ini.

5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Tabel 1.2
Data Kondisi awal siswa kelas IV SD Kanisius Klepu Berdasarkan Nilai
Ulangan Harian Mata Plajaran IPS
Tahun
Pelajaran

Kriteria
Ketuntasan
Minimal (KKM)

2012/2013

60

Ketuntasan
Tuntas

Tidak Tuntas

Jumlah
Siswa

63,33%
(19 siswa)

36,67%
(11 siswa)

30
siswa

Nilai
Ratarata
62,83

Sumber : Buku Nilai Kelas IV
Jika dilihat dari nilai KKM pada ulangan harian mata pelajaran IPS,
khususnya pada kompetensi dasar mengenal pentingnya koperasi dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada tahun pelajaran 2012/2013 siswa
yang tidak mencapai KKM 36,67% sebagian dari siswa mendapatkan nilai di
bawah KKM (60). Sedangkan 63,33% siswa mendapatkan nilai di atas KKM
(60).
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka peneliti akan mencoba
mengembangkan

kegiatan

pembelajaran

dengan

menggunakan

media

pembelajaran yaitu dengan menggunakan monopoli. Media pembelajaran
merupakan alat yang dapat membantu proses belajar mengajar dan berfungsi
untuk memperjelas makna pesan yang disampaikan, sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran dengan baik dan sempurna (Kustandi, dkk, 2011:9).
Monopoli sendiri merupakan salah satu permainan bergambar negaranegara di tiap petaknya dan cara bermainnya menggunakan “gacoan”, dadu,
kartu tanah, serta uang mainan. Kurangnya partisipasi siswa pada saat
pembelajaran berlangsung dan hasil belajar yang kurang memuaskan membuat
peneliti ingin mengembangkan media monopoli sebagai sarana belajar mengajar
untuk siswa. Peneliti memilih media monopoli karena monopoli merupakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

6

salah satu permainan yang digemari oleh anak-anak sehingga diharapkan anak
bersemangat untuk mengikuti proses pembelajaran. Selain itu seluruh siswa
dapat aktif berpartisipasi mengikuti proses pebelajaran karena seluruh siswa ikut
dilibatkan dalam penggunaan media monopoli, sehingga makna atau pesan
materi yang diberikan dapat tersampaikan dengan baik. Media Monopoli
nantinya akan dikemas untuk pembelajaran IPS materi dasar mengenal
pentingnya

koperasi

dalam

meningkatkan

kesejahteraan

masyarakat.

Penggunaan monopoli di dalam pembelajaran, diharapkan dapat membuat siswa
berpartisipasi langsung ketika mengikuti proses belajar mengajar. Partisipasi
siswa dalam pembelajaran sanggat penting untuk terciptanya pembelajaran yang
aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Dengan demikian tujuan
pembelajaran yang sudah direncanakan dapat tercapai semaksimal mungkin,
sehingga mempengaruhi pemerolehan hasil belajarnya khususnya pada aspek
kognitif siswa.
Atas dasar permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan
penelitian dengan judul: “PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN
MONOPOLI UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL
BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD
KANISIUS KLEPU”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

7

B. Pembatasan Masalah
Masalah dalam penelitian ini dibatasi pada mata pelajaran IPS dengan
kompetensi dasar mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat sedangkan media pembelajaran yang digunakan dalam
penelitian ini adalah menggunakan media pembelajaran monopoli untuk
meningkatkan partisipasi dan hasil belajar aspek kognitif siswa kelas IV SD
Kanisius Klepu tahun pelajaran 2013/2014.
C. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan yang diajukan dalam
penelitian ini adalah :
1. Bagaimana upaya meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dengan
menggunakan media pembelajaran Monopoli pada mata pelajaran IPS kelas
IV SD Kanisius Klepu tahun pelajaran 2013/2014 ?
2. Apakah penggunaan media pembelajaran monopoli dapat meningkatkan
partisipasi siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Kanisius Klepu tahun
pelajaran 2013/2014 ?
3. Apakah penggunaan media pembelajaran monopoli dapat meningkatkan
hasil belajar aspek kognitif siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD
Kanisius Klepu tahun pelajaran 2013/2014 ?
D. Pemecahan Masalah
Pemecahan masalah dalam penelitian ini mencakup :
1. Peningkatan partisipasi dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Kanisius
Klepu pada kompetensi dasar mengenal pentingnya koperasi dalam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

8

meningkatkan kesejahteraan masyarakat dilakukan dengan menggunakan
media pembelajaran monopoli.
2. Peningkatan hasil belajar aspek kognitif mata pelajaran IPS siswa kelas IV
SD Kanisius Klepu pada kompetensi dasar mengenal pentingnya koperasi
dalam

meningkatkan

kesejahteraan

masyarakat

dilakukan

dengan

menggunakan media pembelajaran monopoli.
E. Batasan Pengertian
Untuk menghindari kesalahan persepsi terhadap judul penelitian, maka
penulis membatasi pada definisi sebagai berikut :
1. Media pembelajaran adalah alat bantu mengajar yang berfungsi untuk
memperjelas makna pesan yang disampaikan kepada siswa sehingga siswa
dapat melakukan proses belajar secara efektif dan efisien dan tujuan
pembelajaran dapat tercapai.
2. Media Pembelajaran Monopoli merupakan salah satu permainan papan yang
bergambar negara-negara di tiap petaknya, cara bermainnya dengan
melakukan jual beli sesuai aturan yang telah ditentukan, dan menggunakan
gacoan, dadu, kartu tanah, serta uang mainan untuk bermain.
3. Partisipasi adalah keterlibatan siswa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi pembelajaran yang mencakup 5 hal yaitu kesiapan siswa untuk
mengikuti pembelajaran, keterlibatan siswa, bertanya dan mendengarkan
ketika guru menjelaskan, mengemukakan pendapat dan perhatian siswa saat
mengikuti pembelajaran.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

9

4. Hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa akibat dari
pengalaman belajarnya. Dalam penelitian ini, hasil belajar dibatasi hanya
pada aspek kognitif.
5. Ilmu Pengetahuan Sosial adalah ilmu yang mempelajari perilaku dan
aktivitas manusia yang mencakup hubungan manusia dengan manusia, dan
hubungan manusia dengan lingkungannya.
F. Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui upaya meningkatkan partisipasi belajar siswa dengan
menggunakan media pembelajaran Monopoli pada mata pelajaran IPS kelas
IV SD Kanisius Klepu tahun pelajaran 2013/2014.
2. Untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran monopoli dapat
meningkatkan partisipasi siswa kelas IV SD Kanisius Klepu semester genap
tahun pelajaran 2013/2014 dalam belajar mengenal pentingnya koperasi
dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
3. Untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran monopoli dapat
meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu semester
genap tahun pelajaran 2013/2014 dalam belajar mengenal pentingnya
koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
G. Manfaat Penelitian
Manfaat dalam penelitian ini mencakup 2 hal yaitu manfaat teoritis dan
manfaat praktis. Adapun manfaat tersebut sebagai berikut.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

10

Manfaat Teoritis :
1. Untuk mengetahui pengertian dari pembelajaran, hasil belajar, media
pembelajaran, partisipasi, monopoli dan mata pelajaran IPS.
2. Untuk mengetahui fungsi dan manfaat dari media pembelajaran.
3. Untuk mengetahui manfaat dari partisipasi belajar.
4. Untuk mengetahui tujuan pembelajaran IPS di SD.
5. Untuk mengetahui upaya meningkatkan partisipasi belajar siswa dengan
menggunakan media pembelajaran.
Manfaat Praktis:
1. Peneliti
Menambah wawasan bagi peneliti mengenai media pembelajaran, caracara meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa, selain itu peneliti
dapat belajar untuk membuat pembelajaran lebih inovatif agar tidak
membosankan bagi siswa.
2. Sekolah
Memberikan masukan dan gambaran tentang media pembelajaran yang
dapat meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa khususnya pada
mata pelajaran IPS.
3. Pendidik
Dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan penggunaan media
pembelajaran yang dapat dilakukan di kelas guna meningkatkan
partisipasi dan hasil belajar siswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

11

4. Peserta didik
Melalui penggunaan media pembelajaran monopoli dapat membantu
siswa untuk menemukan dan menggali pengetahuannya sendiri dengan
berpartisipasi langsung dalam menggunakan media pembelajaran,
sehingga memperoleh hasil belajar IPS yang memuaskan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

Pada Bab II, peneliti membahas mengenai kajian pustaka yang berisi teoriteori yang mendukung, hasil penelitian yang relevan, kerangka berpikir, dan
hipotesis tindakan. Kajian pustaka membahas tentang teori-teori yang mendukung
penelitian ini. Pada hasil penelitian yang relevan berisi tentang jurnal penelitian
terdahulu. Pada kerangka berpikir akan dibahas mengenai hubungan antara
penggunaan media pembelajaran dengan partisipasi dan hasil belajar, sedangkan
pada hipotesis berisi dugaan sementara terhadap hasil penelitian yang akan
dilakukan.
A. Kajian Teori
Kajian pustaka pada penelitian ini akan membahas teori-teori yang
mendukung penelitian yaitu, media pembelajaran dan hasil belajar, media
monopoli, partisipasi, hasil belajar, dan Ilmu Pengetahuan Sosial.
1. Pembelajaran dan Hasil Belajar
a. Pembelajaran
Pembelajaran adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk
mencapai perkembangan optimal, yang meliputi aspek kognitif, afektif
dan psikomotorik (Kustandi & Sutjipto, 2011:6).
Sedangkan pembelajaran menurut Munadi (2010:4) merupakan
suatu usaha terencana dalam memanipulasi sumber-sumber belajar agar
terjadi proses belajar dalam diri siswa.

12

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

13

Kedua pengertian pembelajaran di atas sama-sama merupakan
suatu usaha untuk membelajarkan siswa di dalam pembelajaran namun
pengertian pembelajaran menurut Kustandi dan Sutjipto (2011:6) lebih
mengarah pada pencapaian perkembangan optimal yang mencakup aspek
kognitif, afektif, dan psikomotorik, sedangkan pembelajaran menurut
Munadi (2010:4) lebih ditekankan pada sumber-sumber belajar yang
membantu siswa untuk terlibat aktif dalam proses belajar.
Jadi pembelajaran adalah suatu usaha untuk membelajarkan siswa
agar terlibat aktif di dalam proses belajar.
b. Hasil Belajar
1) Pengertian Hasil Belajar
Hasil

belajar

menurut

Purwanto

(2009:34)

merupakan

perubahan prilaku siswa akibat belajar. Perubahan prilaku ini
diupayakan untuk mencapai tujuan pendidikan yang dapat berupa
aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Hasil belajar merupakan kemampuan-kemampuan yang dimiliki
siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya (Sudjana, 2010:22).
Dari kedua pengertian hasil belajar di atas dapat disimpulkan
bahwa hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki oleh siswa
akibat dari pengalaman belajarnya. Hasil belajar dapat digunakan oleh
guru untuk memberikan informasi tentang kemajuan siswa atas
pengalaman belajarnya baik dari aspek kognitif, afektif maupun
psikomotorik.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

14

2) Ranah Hasil Belajar
Ada tiga ranah hasil belajar yang menjadi objek penilaian yaitu
ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotorik.
a) Hasil Belajar Ranah Kognitif
Hasil Belajar Kognitif adalah perubahan prilaku yang
melibatkan kognisi siswa untuk menyelesaikan suatu masalah
(Purwanto, 2009:50).
Sementara itu Rahkhmant & Suherdi (2001:50) hasil belajar
kognitif merupakan prilaku siswa untuk mengenal dan memahami
bahan ajar yang dipelajari.
Kedua pengertian hasil belajar di atas sama-sama ditekankan
pada prilaku siswa untuk memahami dan menyelesaikan suatu
permasalahan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar
kognitif merupakan prilaku siswa untuk menyelesaikan suatu
masalah guna memahami bahan ajar yang sedang dipelajari.
Hasil belajar ranah kognitif menurut Bloom yang lama terdiri
dari enam aspek yaitu mengingat, pemahaman, aplikasi, analisis,
sintesis, dan evaluasi (Arikunto, 2012:129). (1) Mengingat, tahap
dimana siswa diminta untuk mengingat kembali satu atau lebih
fakta-fakta yang sederhana, (2) Pemahaman, pada tahap ini siswa
diminta untuk membuktikan bahwa ia memahami hubungan yang
sederhana di antara fakta-fakta atau konsep, (3) Aplikasi, siswa
dituntut untuk memiliki kemampuan untuk menyeleksi atau

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

15

memilih suatu konsep, aturan, gagasan, cara secara tepat untuk
ditetapkan dalam suatu situasi baru dan menerapkanya secara
benar, (4) Analisis, siswa diminta untuk menganalisis suatu
hubungan atau situasi yang kompleks atas konsep-konsep dasar,
(5) Sintesis, pada tahap ini siswa diminta untuk dapat
menyambungkan atau menyusun kembali hal-hal yang spesifik
agar dapat mengembangkan suatu struktur baru, (6) Evaluasi,
siswa dapat menerapkan pengetahuan dan kemampuan yang telah
dimiliki untuk menilai sesuatu.
Sedangkan taksonomi bloom sesudah direvisi terdiri dari
mengingat,

memahami,

mengaplikasi,

menganalisis,

mengevaluasi, dan mencipta (Anderson & Krathwohl, 2010:99).
(1) Mengingat, adalah mengambil pengetahuan yang dibutuhkan
dari memori jangka panjang. Dimensi pengetahuan terdiri dari
empat

tingkatan

yaitu

pengetahuan

faktual,

konseptual,

prosedural, metakognitif. (2) Memahami, apabila siswa dapat
mengkonstruksi makna dari pesan-pesan pembelajaran, baik yang
bersifat lisan, tulisan, ataupun grafis yang disampaikan melalui
pengajaran, buku, atau layar komputer, (3) Mengaplikasi, pada
tahap ini melibatkan penggunaan prosedur-prosedur untuk
mengerjakan soal latihan atau menyelesaikan suatu masalah, (4)
Menganalisis, pada tahap ini siswa diminta untuk dapat
memahami keterhubungan suatu bagian dengan bagian yang lain,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

16

(5) Megevaluasi, siswa diminta untuk dapat menilai sesuatu
berdasarkan kriteria dan standar tertentu, (6) Mencipta, pada tahap
ini siswa diminta untuk dapat membuat suatu produk baru dengan
mengabungkan beberapa pengetahuan yang dimilikinya menjadi
sesuatu yang tidak pernah ada sebelumnya.
Berdasarkan kedua teori menurut Purwanto (2009:50) dan
Arikunto (2012:129) di atas dapat disimpulkan bahwa letak
perbedaan taksonomi Bloom sebelum direvisi dan sesudah direvisi
yaitu pada tingkatan taksonomi bloom sebelum direvisi tingkat
yang teratas adalah evaluasi, sedangkan pada taksonomi bloom
yang sudah drevisi adalah mencipta. Selain itu pada tingkatan
taksonomi bloom sebelum direvisi berupa kata benda sedangkan
tingkatan taksonomi bloom sesudah direvisi berupa kata kerja
sehingga siswa harus dilibatkan di dalam kegiatan pembelajaran.
b) Hasil Belajar Afektif
Hasil belajar afektif merupakan prilaku siswa dalam menerima
sesuatu yang dikomunikasikan kepadanya dan merupakan aspek
penghayatan yang berupa nilai, moral, norma, aturan-aturan
prilaku dan sejenisnya (Rahkhmant & Suherdi, 2001:52).
Menurut Muslich (2011:46), ranah afektif berkenaan dengan
sikap dan nilai siswa dalam proses pembealajaran. Tipe hasil
belajar ini nampak pada tingkah laku siswa seperti bagaimana
perhatiannya terhadap pelajaran, bagaimana kedisiplinannya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

17

ketika mengikuti pembelajaran, bagaimana motivasi belajarnya,
bagaimana menghargai guru dan temanya, dan bagaimana
hubungan sosialnya.
Ada beberapa jenis hasil belajar ranah afektif yang perlu
dipahami oleh guru mulai dari tingkatan yang paling sederhana
sampai ke ingkatan yang paling kompleks (Muslich, 2011:46)
yaitu,
a)

Receiving atau attending, yaitu kepekaan dalam menerima
rangsangan dari luar yang datang dari peserta didik dalam
bentuk masalah, situasi, atau gejala. Yang termasuk dalam
hasil belajar afektif ini adalah kesadaran, kesadaran untuk
menerima

stimulus,

kontrol,

dan

seleksi

terhadap

rangsangan dari luar
b)

Responding atau jawaban, yaitu seleksi yang diberikan oleh
seseorang terhadap stimulasi yang datang dari luar. Yang
termasuk dalam tipe ini mencakup ketepatan, reaksi,
perasaan, kepuasan dalam menjawab stimulus dari luar
yang datang kepadanya.

c)

Valuing atau penilaian, yaitu nilai dan kepercayaan
terhadap stimulasi yang datang kepadanya. Yang termasuk
dalam tipe ini yaitu kesediaan menerima nilai, latar
belakang, atau pengalaman untuk menerima nilai, dan
kepekaan terhadap nilai tersebut.

18

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

d)

Organization atau organisasi, yaitu pengembangan dari
nilai

termasuk

hubungan

nilai

dengan

nilai

lain,

pemantapan dan prioritas nilai yang telah dimilikinya. Yang
termasuk dalam tipe ini adalah konsep tentang nilai,
organisasi sistem nilai, skala prioritas nilai dan sebagainya.
e)

Karakteristik nilai atau internalisasi nilai, yaitu keterpaduan
semua

nilai

yang

telah

dimiliki

seseorang

yang

mempengaruhi pola kepribadian dan tingkah lakunya.
Sehingga dalam tipe ini mencakup keseluruhan nilai dan
karakteristiknya.
c) Hasil Belajar Ranah Psikomotorik
Hasil

belajar psikomotorik

lebih mengacu

pada segi

keterampilan atau kemahiran siswa untuk memperagakan suatu
kegiatan atau tindakan (Rahkhmant & Suherdi, 2001:54)
Menurut Muslich (2011:48), hasil belajar ranah psikomotorik
nampak dalam bentuk keterampilan (skill) dan kemampuan
bertindak individu setelah ia menerima pengalaman belajarnya.
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar
ranah psikomotorik merupakan penilaian terhadap keterampilan
dan kemampuan bertindak siswa dalam menerima pengalaman
belajarnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

19

2. Media Pembelajaran
a. Pengertian Media Pembelajaran
Media pembelajaran adalah alat yang dapat membantu proses
belajar mengajar dan berfungsi untuk memperjelas makna pesan yang
disampaikan, sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih
baik dan sempurna (Kustandi & Sutjipto, 2011:9).
Menurut Muslich (2011:46) media pembelajaran adalah alat yang
digunakan untuk memperlancar atau mempercepat pencapaian tujuan
pembelajaran.
Sementara itu media pembelajaran menurut Munadi (2010:7)
merupakan segala sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan
pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkungan belajar
yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar
secara efektif dan efisien.
Berdasarkan ketiga pengertian media pembelajaran di atas maka
dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah alat bantu mengajar
yang berfungsi untuk memperjelas makna pesan yang disampaikan
kepada siswa sehingga siswa dapat melakukan proses belajar secara
efektif dan efisien dan tujuan pembelajaran dapat tercapai
b. Manfaat Media Pembelajaran
Manfaat

penggunaan

media

pembelajaran

menurut

Arsyad

(2007:26), dan Kustandi dan Sutjipto (2011:25) memiliki kesamaan
dengan membagi manfaat media menjadi empat yaitu :

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

20

1) Dapat memperjelas penyajian dan informasi, sehingga memperlancar
serta meningkatkan proses dan hasil belajar.
2) Dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak, sehingga dapat
meningkatkan motivasi belajar, interaksi langsung antar siswa dengan
lingkungan.
3) Dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu.
4) Dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang
peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan
terjadinya

interaksi

langsung

dengan

guru,

masyarakat

dan

lingkungannya.
Berdasarkan kedua teori tersebut maka dapat disimpulkan bahwa
manfaat media pembelajaran yaitu sebagai alat bantu dalam proses
pembelajaran.
c. Media Pembelajaran Monopoli
Menurut hasil wawancara dari beberapa penjual mainan, permainan
monopoli merupakan salah satu permaianan papan yang pada umumnya
memperjualbelikan rumah dan tanah. Akan tetapi dalam penelitian ini,
permainan monopoli telah dimodifikasi oleh peneliti sehingga dapat
digunakan sebagai media pembelajaran IPS. Dalam monopoli yang
dirancang oleh peneliti terdapat papan letak atau papan langkah, uang
mainan, gacoan, dadu, kartu soal, kartu jawab, dan kartu kesempatan.
Kartu soal dan kartu jawab pada permainan monopoli ini dimodifikasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

21

dengan memasukkan konsep-konsep dasar IPS yang berupa pertanyaanpertanyaan mengenai materi yang akan diajarkan.
Adapun aturan permainan monopoli pada umumnya sebagai berikut
(Sumber : aturan permainan monopoli) :
1) Pertama-tama pemain diberi uang sejumlah 150.000 sebagai modal
awal
2) Dadu yang dipakai sebanyak 2 buah
3) Pemain berjalan sesuai jumlah angka yang ditampilkan pada dadu
4) Jika dadu menampilkan angka yang sama, maka pemain berhak untuk
berjalan 2 kali
5) Jika dadu menampilkan angka yang sama sebanyak 3 kali, maka
pemain masuk penjara
6) Jika pemain berhenti pada lahan yang belum dimiliki pemain lain,
maka pemain tersebut berhak membeli, melelang, atau tidak
melakukan apapun. Jika pemain berhenti di lahan yang telah dimiliki
pemain lain, maka pemain tersebut wajib membayar sewa sesuai
dengan harga yang tertera di kartu lahan tersebut
7) Setiap pemain yang melewati "Go" berhak mendapat 20.000 dari
bank.
8) "Free Parking" tidak berpe

Dokumen yang terkait

Penggunaan media pembelajaran zooming presentation untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas x pada konsep suhu dan kalor

0 8 6

Penggunaan media pembelajaran flipchart dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di MA Nurul Falah Pagedangan

0 17 165

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together (nht) untuk meningkatkan partisipasi belajar dan hasil belajar siswa kelas x SMA Negeri 2 Klaten pada mata pelajaran ekonomi.

0 0 2

Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II.

0 1 291

Penggunaan model pembelajaran quantum untuk meningkatkan minat dan hasil belajar mata pelajaran IPS siswa kelas IV SD Kanisius Pugeran.

0 0 196

Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation untuk meningkatkan minat dan hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD Jetis Bantul tahun pelajaran 2014/2015.

0 0 283

Penggunaan model pembelajaran kooperatif metode Team Assisted Individualization untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar mata pelajaran IPS siswa kelas V SD.

0 2 231

Pengembangan media pembelajaran berbasis Microsoft Powerpoint mata pelajaran IPA materi Rangka Manusia untuk siswa kelas IV SD Kanisius Gamping

0 1 221

Peningkatan prestasi belajar menggunakan model cooperative learning teknik Jigsaw dalam mata pelajaran IPS siswa kelas IV SD Kanisius Gowongan tahun pelajaran 2009/2010 - USD Repository

0 0 141

Penerapan pembelajaran pedagogi reflektif pada mata pelajaran PKn untuk meningkatkan kesadaran siswa akan nilai organisasi pada siswa kelas V SD Kanisius Totogan tahun ajaran 2013/2014 - USD Repository

0 1 178

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

119 3984 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1057 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 945 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 632 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 790 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1348 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

66 1253 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 825 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 1111 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1350 23